Anda di halaman 1dari 9

SOAL IKAKOM ANGKATAN 2010

1. 2. Pemeliharan cross sectional sering dilakukan di indonesia karena ..


A.
Pada umumnya baik
B.
Murah
C.
Melibatkan institusi lain
D.
Jangka panjang
E.
Data umum sulit di dapat
3. Mengapa pemeriksaan longitudinal jarang dilakukan diindonesia ?
A.
Lebih akurat
B.
Lebih mahal
C.
Lebih murah
D.
Lebih efektif
4. . dalam penentuan tujuan ada syaratnya :
A.
Memakai kata kerja
B.
Memakai kata benda
C.
Memakai kata sifat
D.
Tidak ada pencapaian
E.
Tidak ada riliabilitas
5. salah satu kendala dari controling di indonesia adalah..
A.
Kurangnya analisa tugas
B.
Kurangnya analisa fungsi
C.
Kurangnya feedback
D.
Kurangnya job description
E.
Kurangnya department
6.
7. pengambilan keputusan dapat dijalankan ?
A.
Identifikasi masalah
B.
Penentuan masalah
C.
Penentuan tujuan
D.
Hematif mencari masalah
E.
Planning of action
8. Langkah kelima dan perencanaan yg di anut oleh kemenkes adalah
A.
penentu prioritas
B.
pengambilan keputusan
C.
planning matrix
D.
alternative pemecahan masalah
E.
identifikasi masalah
9. Pengairan kuartener mendeapatkan dana dari :
A.
APBN
B.
APBD 1
C.
APBD 3
D.
Kecamatan
E.
Masyarakat
10. Penghasilan kependudukannya terendah
A.
Nelayan
B.
Petani
C.
Jasa
D.
Pegawai pemerintah

E.

Guru

11.
12. perasaan tdk dihargai oleh karyawan atau pekerja lain nerupakan fsktor-fsktor
A.
Kimia
B.
Fisika
C.
Biologi
D.
Psikososial
E.
Ergonomi
13. penggunaan ethylene oxide dlm kegiatan dirumah sakit, termasuk dlm faktor
risiko ..
A.
Fisik
B.
Kimiawi
C.
Biologis
D.
Ergonomi
E.
Psikososial
14. . tertusuk jarum suntik setelah mennyuntik pd pasien termasuk ..
A.
Fisik
B.
Kimiawi
C.
Biologis
D.
erganomi
E.
psikososial
15. . heat exhaution, heat stroke merupakan ..
A.
Fisiki
B.
Kimia
C.
Biologis
D.
Ergonomi
E.
Psikososial
16.
17. pemeriksaan untuk low back pain adalah
A.
phalen s test
B.
straight leg test
C.
tinel sign tes
D.
reverse phalen test
E.
drop arm test
18. yg termasuk food gorne illness (penyakit bawaan makanan ) kecuali :
A.
Demam typhoid
B.
Kolera
C.
Disentri basilis
D.
Clostridium botulinum
E.
Hepatitis B
19. upaya menilai tingkat kesesuaikan suatu faktor risiko, melalui langkah :
A.
Fisik identification ( identifikasi hazards) dan risk assesment (Asesmen
risiko)
B.
Fisik evaluation (asesmen risiko )
C.
Fisik management (management risiko )
D.
Risk communication (informasi )
E.
Risk assessment (asesmen risiko )
20.
21. faktor resiko semuanya harus di kelola dengan baik agar tidak terjadi bencana ?

A.
Risk assessment & risk suntitication
B.
Risk comunication
C.
Risk evaluation
D.
Risk management
E.
Risk identification
22. . dalam kesehtan kerja, jalan masuknya bahan berbahaya ke dalam tubuh yang
terbanyak melalui :
A.
Inhalasi
B.
Ingesti
C.
Dermal
D.
Eye
E.
Ear
23.
24.
25. penempatan kembali seseorang pekerja cacat secara selektif disebut dgn ?
A.
Tindakan promotif
B.
Preventif
C.
Kuratif
D.
Rehabilitatif
E.
Komprehensif
26. . pengobatan secara causal dan simptomatis pada pak termasuk program :
A.
Pelayanan promotif
B.
Pelayanan preventif
C.
Pelayanan kuratif
D.
Pelayanan rehabiliatif
E.
Pelayanan komprehersif
27. . pemberian gizi seimbang pada pekerja termasuk golongan :
A.
pelayanan paranoid
B.
pelayanan preventif
C.
pelayanan kuratif
D.
pelayanan rehabilitatif
E.
pelayanan komperharsif
28. 29. . lantai tempat kerja yang licin dan berantakan termasuk kategori :
A.
unsafe oce
B.
unsafe condition
C.
unsafe act &nunsafe condition
D.
unsafe act & safe condition
E.
safe act & unisafe condition
30. survilens pada pekerja yang terpapar bising langsung ditempat kerja memerlukan
pemeriksaan khusus
A.
Audiometri
B.
Spinometri
C.
Chest- x ray
D.
MRI
E.
NAB
31. surveilans akan memeriksa tentang debu pda pekerja maka pemeriksaan yg dilakukan
yaitu ?
A.
audiometri
B.
spirometri

C.
CT-Toraks
D.
NAB
E.
MRI
32. surveilons akan memeriksan tentang anatomi paru pada pekerja maka pemerksaan
yang dilakukan yaitu ?
A.
audiometri
B.
spirometri
C.
CT-toraks
D.
NAB
E.
MRI
33.
34. survailens pada pekerjaan yang memerlukan pemeriksaan fungsi paru diperiksa
dengan :
A.
Audiometri
B.
Spinometri
C.
Chest- x ray
D.
MRI
E.
NAB
35.
36. . berapa besar pajanan akumulatif yang diterima pekerja selama bekerja, yang bisa
digambarkan :
A.
Lama bekerja
B.
Usia
C.
Tempat kerja
D.
Jenis kelamin
E.
Kebiasaan
37. kerentanan seorang pekerja disebabkan oleh mulai terjadinya proses degeneratif
dapat digambarkan mengenai :
A.
Lama kerja
B.
Usia
C.
Tempat kerja
D.
Jenis kelamin
E.
Kebiasaan
38. upaya untuk mengetahui apakah seorang calon karyawan sesuai dengan lowongan
pekerjaan yang tersedia (to fit the men to the job), diketahui melalui :
A.
Pemeriksaan kesehatan berkala
B.
Pemeriksaan kesehatan pra. Kerja
C.
Pemeriksaan kesehtan khusus
D.
Benar semua
E.
Semua salah
39.
40. yang salah mengenai ergonomi adalah :
A.
Prinsipnya to fit the men to the job
B.
Prnsipnya to fot the job to the men
C.
Gabungan aplikasi berbagai ilmu displin
D.
Bagian dari ilmu kesehatan kerja
E.
Berkaitan dengan anatomi tubuh manusia
41. CTS merupakan faktor risiko kerja pada :
A.
Upper extreming work

B.
C.
D.
E.

Backinjury
Lower extremity work
Anterior extremity work
Posterior extremity work

42.
43. kesalahan CTS adalah kecuali :
A.
Compress neuropati
B.
Gangguan n. Ulnaris
C.
Gangguan terowongan karpal
44. penambahan bahan pewarna terlarang pada makanan :
A.
Campuran fisik
B.
Campuran biologis
C.
Campuran kimiawi
D.
Campuran ergonomi
E.
Campuran psikososial
45. . toksisitas adalah
A.
Ilmu yang mempelajari kandungan suatu zat
B.
Kemampuan zat tertentu untuk memberikan efek membahayakan suatu
organisme
C.
Jumlah suatu zat yang masuk ke dlm tubuh melalui jalur tertentu
D.
Tdk tergantung dari NAB
E.
Dpat dikendalikan dengan antitoksin
46. . LD5a adalah:
A.
Jumlah minimal yg dapat mematikan binatang percobaan, variasi individu,
atau spesies sangat
B.
Konsentrasi suatu zat dalam udara yang menyebabkan kematian 50% dari
populasi uji
C.
Jumlah suatu zat yg dapat menyebabkan kematian 50% dari populasi uji
D.
Jumlah maksimal yg dapat mematikan binatang percobaan variasi
E.
Konsenstrasi suatu zat dalam udara yg dapat menyebabkan kematian
100% dri poppulasi uji
47.
48. kesimpulan diagnosa hiolistik dari sehi aspek internal pasien tsb adalah..
A.
Batuk berdahak yang tidak kunjung sembuh
B.
BB turun 4 kg dlm 1 bulan terakhir
C.
Tinggal di pemukiman padat penduduk
D.
Dinyatakan oleh dokter menderita TBC
E.
Pem. Lab sputum BTA +
49. kesehatan diagnosis holistik dri segi aspek klinis pasien tersebut adalah
A.
Batuk berdahak yang tak berkunjung sembuh
B.
BB turun dalam 1 bulan berakhir
C.
Tinggal di pemukiman padat penduduk
D.
Didiagnosis menderita TBC
E.
Hasilpemeriksaan laboratorium BTA postif
50.
51.

Seorang anak usia 10 tahun tidak dapat sekolah selama 6 hari karena di diagnosis
dokter keluarganya menderita morbili. Diagnosisi ini ditegakkan berdasarkan
timbulnya bercak-bercak merah di seluruh tubuh gadis tsb yg di dahului demam. Anak
ini belum pernah mendapatkan vaksin ulang campak. Ayahnya adalah pegawai negri
golongan 3 , tinggal di satu rumah BTN tipe 70 anak tersebut tidur sekamar dengan ke
3 adiknya
52. kesimpulan diagnosa holistik pada aspek psikososial :
A.
Gatal selama 6 bulan dengan harapan hilang dan pasien menderita skabies
B.
Masalah perilaku sanitasi pasien
C.
Pendapatan keluarga yang kurang
D.
Disekitar rumah terdapat keluhan yang sama
53. kesimpulan diagnostik holistik dari segi aspek personal pasien tersebut adalah
A.
Gatal seluruh tubuh sejak 6 bulan lalu dengan harapan gatal hilang
B.
Pasien diagnosis menderita skabies
C.
Masalah perilaku kebesihan pasien yang buruk
D.
Pendapatan keluarga yang kurang
E.
Tetangga disekitar rumah menderita keluhan yang sama.
54. kesimpulan diagnostik holistk dari pasien segi aspek klinis pasien tersebut adalah..
A.
Gatal seluruh tubuh seak 6 bulan lalu dengan harapan gatal hilang
B.
Pasien diagnosis menderita skabies
C.
Masalah perilaku kebersihan pasien yang buruk
D.
Pendapatan keluarga rumah menderita
E.
Tetangga disekitar rumah menderita keluhan yang sama
55.
56. . kesimpulan diagnosa holitik dari segi aspek personal pasien tsb adalah ..
A.
Dinyatakan oleh dokter keluarga menderita morbili
B.
Bercak merah diseluruh tubuh yg diawali oleh demam
C.
Belum dapat vaksin campak ulangan
D.
Rumah sempit berisi 7 org
E.
Tidak masuk sekolah karena sakit
57. . kesimpulan diagnosa holitik dari segi aspek personal pasien tsb adalah ..
A.
Dinyatakan oleh dokter keluarga menderita morbili
B.
Bercak merah diseluruh tubuh yg diawali oleh demam
C.
Belum dapat vaksin campak ulangan
D.
Rumah sempit berisi 7 org
E.
Tidak masuk sekolah karena sakit
58. . peran dokter keluarga sebagai penentu padda setiap tindakan kedokteran dengan
memperhatikan semua kondisi yang ikut memperngaruhinya disebut sebagai ?
A.
Care provider
B.
Decicion
C.
Comunity leader
D.
Manager
E.
Comunication
59.

60. berkemampuan untuk berkolaborasi dalam penanganan kesehatan dan kedokteran


dimana dengan persetujuan pasien, dapat merujuk pada saat yg tepat adalah peranan
dokter keluarga yg disebut sebagai :
A.
Care provider
B.
Community leader
C.
Decision maker
D.
Manager
E.
Community
61. definisi dokter keluarga menurut WONCA 2003 adalah dokter yang memberikan
pelayanan medis yang bersifat tersebut dibawah kecuali...
A.
Komprehensif
B.
Koordinatif
C.
Berkesimbangan
D.
Komunikatif
E.
Mengutamakan pencegahan
62. pelaynan dokter keluarga yang efektif adalah pelayanan yg :
A.
Menangani maslah kesehatan yg ditujukan pada keluhan
B.
Mengenai masalah kesehatan sebagai manusia seutuhnya sebagai dari
anggota keluarga dan lingkungan
C.
Menyeluruh terpadu dan berkesimbangan
D.
Menghindari pemeriksaan yg berulang
E.
Biaya kesehatan rendah
63. manfaat pelayanan dokter keluarga adalah...
A.
Penanganan penyakit sebagai manusia seutuhnya
B.
Pelayanan menyeluruh dgn mengutamakan promotif dan preventif
C.
Berkesimbangan
D.
Pelayanan terpadu sehingga penangganan masalah tindakan menimbulkan
masalah lain
E.
Semua benar
64.
65.
66. . kegiatan dalam praktek dokter keluarga yang meminta bantuan profesional terhadap
kasus penyakit/ masalah kesehaan yang sedang ditangani, namun kewenangan
penanganan tetap berada padadokter keluarga, di sebut sebagai ?
A.
komunikasi efektif
B.
konseling
C.
konsultasi
D.
rujukan medis
E.
rujukan kesehatan
67. . pelayanan kesehatan dari yang tinggi ke rendah disebut ?
A.
Komunikasi efektif
B.
Konseling
C.
Konsultasi
D.
Rujukan kesehtan
E.
Rujukan medis
68. kegiatan dlm praktek dokter keluarga yg dilakukan dlm rangka membantu klien
untuk memahami dirinya dan masalah kesehatan yg dihadapi yg diakhiri dgn
pengambilan keputusan oleh klien disebut ..
A.
Komuniksi efektif

B.
Rujukan medis
C.
Konseling
D.
Rujukan kesehatan
E.
Konsultasi
69. pelayanan dlm kedokteran keluarga dlm pelimpahan wewenangdan tgg jawab
penatalaksanaan pasien dri strata pelayanan kesehatan lebih mampu/sempurna untuk
tindakan lebih lanjut yg di perlukan adalah
A.
Komunikasi efektif
B.
Konseling
C.
Konsultasi
D.
Rujukan medis
E.
Rujukan kesehatan
70. . kebijakan yag digunakan dokter keluarga berorientasi pada hubungan antar anggota
keluarga yang erat dan tanggung jawab timbal balik dalam menjalankan fungsi
keluarga serta potensi keluarga, melihat manusia dari...
A.
Hakekat biologik
B.
Hakekat psikologik
C.
Hakekat sosiologik
D.
Hakekat ekologik
E.
Hakekat medik
71. . timbul dan berkembanganya penyakit tidak saya disebabkan oleh faktor intrinsik
dlm tubuh, tetapi juga krna berbagai komponen biologis kimia dan fisik dlm rumah
tangga adlah pendekatan dokter keluarga yang melihat manusia dari ...
A.
Hakekat biologik
B.
Hakekat psikologik
C.
Hakekat sosiologik
D.
Hakekat ekologik
E.
Hakekat medik
72. yang tidak termasuk tujuan rekam medis :
A.
Buku harian perawatan pasien
B.
Sumber data dan sarana umum untuk konsultasi
C.
Sumber informasi yg dapat dilihat siapa saja
D.
Dokumen sumber untuk kualitas jaminan perawatan
E.
Sumber pendidikan dan riset
73. Pernyataan dibawah ini yang paling benar mengenai pelayanan peliatif adalah :
A.
Perawatan palliative adalah perawatan total dan aktif dari untuk penderita
yang penyakitnya masih responsive terhadap pengobatan kuratif
B.
Perawatan paliatif adalah system perawatan terpadu yang bertujuan
meningkatkan kualitas hidup dengan cara meringkan nyeri dan penderitaan
lain memberikan dukungan spiritual dan psikososial mulai saat diagnose
ditegakkan sampai akhir hayat dan dukungan terhadap keluarga yang
kehilangan/berduka
C.
Perawtan kesehatan terpadu yang bersifat pasif dan sebagian dengan
pendekatan multidisplin yang terintegrasi
D.
Titik sentral perhatian perawatan adalah pasien sebagai manusia dgn
tertitik berat pada penyakit yang di deritanya
E.
Setiap bentuk perawatan medis atau perawatan yg berkonsentrasi
menghentikan menunda perkembangan penyakit itu sendiri.

74. . pelayanan terintegrasi mencakup :


A.
Dokter, perawat, terapis, petugas social-medis, psikolog, rohaniawan,
relawan dan profesi lain yg diperlukan
B.
Hanya dokter dan perawat saja
C.
Dokter, perawat dan terapis saja
D.
Dokter, perawat, terapis dan relawan
E.
Semua pernyataan diatas salah
75.
76.
77.
78. . peran dokter keluarga perawatan peliatif
A.
Dokter keluarga memiliki peran yang tidak begitu maksimal dalam
perawatan peliatif
B.
Dalam menjalankan perannya sebgai tim perawataan seseorang dokter
menjalan tugas sesuai dengan standar kompetensi
C.
Tidak perlu melibatkan tenaga medis lainnya
D.
Berperan sebagai konsulen dalam tim perawatan peliatif
E.
Tidak perlu meminta persetujuan keluarga / pasien dalam mengambil
tindakan
79. . konsep-konsep yang relevan dengan budaya adalah :
A.
Holisme
B.
Enkulturasi
C.
Etnosentris
D.
Strotipe
E.
Dinamis
80.
81.
82.
83.
84.
85.
86.
87.
88.
89.
90.
91.
92.
93.
94.
95.
96.
97.
98.
99.
100.

101.

102. -

Anda mungkin juga menyukai