Anda di halaman 1dari 75

PRINSIP DISAIN GTSL

DARI KENNEDY

DISAIN GTSL KENNEDY


KLASSIFIKASI KEHILANGAN
GIGI

KONSTRUKSI GTSL

PRINSIP DISAIN GTSL KENNEDY KLAS.I.


GTSL KENNEDY KLAS.I. :
BILATERAL FREE END PARTIAL DENTURE
ATAU
DISTAL EXTENSION PARTIAL DENTURE
DENGAN / TANPA MODIFIKASI
DASAR DISAIN / TERAPI ;
MENGURANGI BEBAN
MEMBAGI BEBAN ANTARA GIGI DAN RIDGE
MEMBAGI BEBAN SELUAS-LUASNYA /
MENYEBAR LUASKAN BEBAN

YANG MENDASARI PRINSIP DISAIN


GTSL KENNEDY KLAS.I. :
ADANYA PERBEDAAN KOMPRESIBILITAS ANTARA JARINGAN
PERIODONTAL GIGI PENJANGKARAN DAN JAR.SUBMUKOSA (
MUKOPERIOSTEUM ) EDENTULOUS RIDGE
DENTURE BEARING AREA RB LEBIH SEMPIT DARI RA

KOMPRESSIBILITAS :
KEMAMPUAN JARINGAN UNTUK
DIMAMPATKAN

J.OSBORNE & G.A.LAMMIE

MENGURANGI BEBAN
MENGURANGI JUMLAH ANASIR GIGI YG DIGANTI,
MIS. : M3 TIDAK DIGANTI
MEMPERKECIL LUAS PERMUKAAN GIGI YG DIGANTI,
MIS. :
P DIGANTI C
M DIGANTI P
MEMAKAI ANASIR <
MEMPERLUAS OUTLINE SADEL :
RB SAMPAI RETROMOLAR PAD ( TERTUTUPI 10 mm )
RA SAMPAI HAMULAR NOTCH

D.M.WATT & A.R.Mc.GREGOR

MEMBAGI BEBAN ANTARA GIGI


DAN RIDGE
1.MEMBUAT VARIASI HUBUNGAN ANTARA
KLAMMER DAN SADEL :
a.STRESS BREAKER ,YAITU :
BAGIAN DARI GTSL YG MEMUNGKIN
KAN PERGERAKAN ANTARA SADEL DAN
RITENER DIREK AKSI-AKSI DAYA TOR
SI HORISONTAL DAN SEBAGIAN DAYA
LATERAL YG MENGENAI GIGI PENJANGKARAN DAPAT DIPERKECIL

DISAIN HINGE

FLEKSIBEL KONEKTOR

DISAIN DIMPLE HINGE

DISAIN DISJUNCT

DISAIN SWING LOCK


SISTEM SWING LOCK INI MENGGUNAKAN SAYAP /
BAR YG DAPAT BERPUTAR HORISONTAL MELALUI
SUMBU VERTIKAL DISA TU SISI RAHANG & SALING
MENGUNCI PD SISI RAHANG LAINNYA

SAYAP LABIAL
GINGIVA BAG. LABIAL
DARI GIGI-GIGI ANTERIOR ATAU MELUAS
DARI BAR BERPUTAR MEMEGANGI GIGIGIGI

KEKURANGAN :
RETENSI SAYAP
KEBERSIHAN MU LUT UNTUK MENCEGAH KERUSAKAN
PADA GIGI & GINGIVA
DIBUTUHKAN RELINING SECARA PERIO
DIK

KEKURANGAN DISAIN STRESS


BREAKER
1. TERLALU BANYAK MENERUSKAN BEBAN
OKLUSAL PADA EDENTULOUS RIDGE
2.MEMUNGKINKAN MENERUSKAN BEBAN LATE RAL YG BESAR PADA EDENTULOUS RIDGE
3. MENAMBAH KERUMITAN PEMBUATAN GTSL
4. KURANG COMFORT
5. KEBERSIHANNYA SULIT DIJAGA
6. BIAYA LEBIH MAHAL

b.KOMBINASI RIGID CONNECTION


DENGAN OCCLUSALLY & GINGIVALLY
APPROACHING CLASP
DAPAT MENGURANGI DAYA LATERAL &
HORISONTAL PD GIGI PENJANGKARAN
KONSEP DARI KRATOVIL :
DENGAN KLAMMER RPI ( MESIAL
REST PROXIMAL PLATE I BAR )

c. DENGAN MEMPERLUAS OUT LINE


SADEL

2.MENEMPATKAN RES OKLUSAL


LEBIH KE ANTERIOR
MAKIN KE ANTERIOR LETAK RES OKLUSAL MAKIN BESAR
DAYA YANG DITERIMA OLEH
EDENTULOUS RIDGE

3.DENGAN MEMBUAT CETAKAN


MUKOKOMPRESI

TUJUAN :
MUKOSA PD EDENTULOUS RIDGE
DIMAMPATKAN TERLEBIH DAHULU
CETAKAN FINAL ( MUKO STATIS )
DIHARAPKAN KOMPRESIBILITAS
JAR.PERIODONTAL GIGI PENJANGKARAN

MENCETAK KOMBINASI MUKOKOMPRESI &


MUKOSTATIS DNG MEMPERGUNAKAN INDIVIDUAL
TRAY

MENCETAK KOMBINASI MUKOKOMPRESI


& MUKOSTATIS DNG MEMPERGUNAKAN
STOCK TRAY

MEMBAGI BEBAN SELUAS-LUASNYA


MELIBATKAN SISA GIGI ASLI KEDALAM
KONSTRUKSI
SPLINTING ATAU
MPERGUNAKAN RITENER INDIREK
RITENER INDIREK :
BAGIAN DARI GTSL YANG BERFUNGSI MEN
DUKUNG GTSL SECARA TIDAK LANGSUNG

SPLINTING DESAIN

MACAM BENTUK RINTENER INDIREK


RES OKLUSAL, RES INSISAL
EMBRASURE HOOK CLASP
KLAMMER KONTINYU
BAR DI RAHANG ATAS
PLATE
CUMMER ARM
CARA MELETAKKAN RITENER INDIREK
TEGAK LURUS GARIS FULKRUM DAN SEJAUH MUNGKIN DARI SADEL

CARA MENEMPATKAN RITENER


INDIREK

CONTOH DISAIN

DENGAN MODIFIKASI

BENTUK RITENER INDIREK


RES OKLUSAL

RES INSISAL

EMBRASUR HOOK

CONTINOUS CLASP

RES SINGULUM

CUMMER ARM

BAR

PLAT

KLAS.II. KENNEDY
UNILATERAL FREE END PARTIAL
DENTURE
SADEL
TANPA MODIFIKASI

PANJANG

DENGAN MODIFIKASI

PENDEK

DASAR TERAPI
DASAR TERAPI SAMA DENGAN KLS.I.
RITENER INDIREK DILETAKKAN PADA SISI
YANG BUKAN FREE END

KLAS.III KENNEDY
DENGAN / TANPA MODIFIKASI
ADA DUA :
1. UNILATERAL DENTURE

SADDLE DENTURE
SIDE PLATE DENTURE
REMOVABLE BRIDGE

INDIKASI UNILATERAL DENTURE


1. KEHILANGAN GIGI TIDAK LEBIH DARI 2 GIGI
2. BEBAN OKLUSAL RINGAN
3. GIGI PENJANGKARAN TANPA RESTORASI BE SAR
4. KEDUA GIGI PENJANGKARAN DENGAN :
MAHKOTA KLINIS YG SEMPURNA
TUMBUH SEMPURNA & TEGAK
MAHKOTA ANATOMIS BERBENTUK GENTA
MEMPUNYAI DOUBLE BRACING & RETENTION

2. BILATERAL PARTIAL DENTURE


INDIKASI :
KEHILANGAN GIGI LEBIH DARI DUA
GIGI PENJANGKARAN TIDAK MEME
NUHI SYARAT
KEUNTUNGAN :
KONSTRUKSI BILATERAL LEBIH STA
BIL

KONSTRUKSI GTSL BILATERAL


TOOTH BORNE :
GIGI PENJANGKARAN SEHAT,TDK
ADA KELAINAN PERIODONTAL
KONDISI DEFEK KECIL
MOCOSA BORNE / KOMBINASI
GIGI PENJANGKARAN LEMAH ATAU
DENGAN KELAINAN PERIODONTAL

KLAS.IV KENNEDY
SINGLE SADDLE DENTURE
KASUS KEHILANGAN GIGI-GIGI ANTERIOR
( EDENTULOUS AREA DIBATASI SISI MESIAL
GIGI )
TANPA MODIFIKASI
MEMBUTUHKAN RITENER INDIREK
DAERAH EDENTULOUS
SHORT SPAN ( 1 4 GIGI )
LONG SPAN ( > 4 GIGI )

MACAM MACAM DISAIN GTSL KLS.IV


KENNEDY
1. HORSE SHOE ( TAPAL KUDA )
TANPA SAYAP LABIAL
OPEN FACE DESIGN
BILA DEFEK KECIL

INDIKASI
KEHILANGAN GIGI TIDAK LEBIH DARI
4 GIGI
GIGI-GELIGI POSTERIOR RA TUMBUH
SEMPURNA & TEGAK
BAGIAN PALATINAL GIGI-GELIGI POS
TERIOR RA MEMPUNYAI KONTUR TER >
OH BAIK & FREKUENSI KARIES RENDAH

KEJELEKAN :
MUDAH TERJADI KARIES
DIBAGIAN PALATINAL PD GIGI-GELIGI
POSTERIOR RA
DAPAT TERJADI PAPILARY
HYPER- PLASIAPD MUKOSA DAERAH

DISAIN SKELETON & HORSE


SHOE

PAPILLARY HYPERPLASIA

DENGAN SAYAP LABIAL


BILA

KEHILANGAN GIGI LEBIH DARI 4


DEFEK BESAR
PRINSIP DISAIN ; TOOTH BORNE

BILA DISAIN MUCOSA BORNE


AKAN TERJADI KERUSAKAN YG HEBAT PD
JARINGAN PENDUKUNG GTSL DIBAWAH SA
DEL

2. SKELETON DENTURE

SKELETON DENTURE RB

3. SPOON DENTURE
BIFID SPOON DENUTRE
MERUPAKAN GTSL SEMENTARA
RETENSI GTSL :
DAYA ADESI
KLAMMER
GINGIVAL MARGIN HARUS BEBAS
DARI BASIS GTSL 3 4 mm

SPOON DENTURE DNG KAWAT


KLAMMER

4. EVERY DENTURE
DISAIN INI DAPAT DIGUNAKAN PADA
KLAS.III DAN KLAS.IV
KHUSUS UNTUK RAHANG ATAS
GINGIVAL MARGIN DIBUAT BEBAS DR
BASIS GTSL 3 mm
OUTLINE BASIS GTSL 2 mm DIDEPAN
FOVEA PALATINA
MEMPERGUNAKAN KLAMMER PD GIGI
PALING POSTERIOR ( T / I CLASP )

DISAIN GTSL AKRILIK KLAS.I.


KENNEDY
TUJUAN MENAIKAN
PLAT AKRILIK (KO NEK
TOR MAYOR ) SAMPAI
DIATAS SINGULUM
GIGI-GIGI ANTERIOR :
1.MEMPERKUAT PLAT
2.SUPPORT
BERPERAN
SBG RITENER INDIREK

BILA :

GIGI MOLAR KETIGA TIDAK MEMENUHI KRITERIA


GIGI PENJANGKARAN
PENYANGGA
RES
OKLUSAL
DASAR TERAPI GTSL KENNEDY KL.III.
GIGI MOLAR KETIGA TIDAK MEMENUHI KRITERIA
GIGI PENJANGKARAN MAUPUN PENYANGGA
TIDAK MASUK DALAM KONSTRUKSI DASAR TERA
PI GTSL KENNEDY KL.I.

DISAIN GTSL KENNEDY KL.II.

GTSL KERANGKA LOGAM :


GT5SL AKRILIK
DISAIN : UNILATERAL FREE END DENTURE
RITENER DIREK :
CIRCUMFERENTIAL CLASP
KLAMMER 3 JARI : 24,27,44,47
COMPOUND CLASP : 14
KLAMMER 2 JARI MOD. : 14
RPI CLASP : 34
KLAMMER GILLET : 33
KONEKTOR MAYOR :
BAR
PLAT

Disain gigi tiruan sebagian lepasan Kennedy kl.III

Tx A : - RB GTSL akrilik
- Konektor mayor : lingual
plat
- Ritener direk Tiga jari, pd
34, 38, 45, 47.
- Anasir gigi : resin akrilik

Tx A: - RB GTSL Kerangka Logam


- Konektor mayor : lingual bar
- Ritener direk Circumferential
clasp pd 34,38,45,47
- Anasir gigi : resin akrilik
- Sadel
: resin akrilik

GTSL KENNEDY KLAS.III


GTSL KENNEDY
KLAS.III AKRILIK
DISAIN : BILATERAL DENTURE

:
17,14,27,34,37,44,47
(KLAMMER 3 JARI )
23 (KLAMMER GILLET)
RITENER DIREK

KONEKTOR MAYOR :

PLAT

DISAIN GTSL AKRILIK KENNEDY KL.IV.

DISAIN :
MUCOSA SUPPORTED : HORSE SHOE
KOMBINASI TOOTH & MUCOSE SUPPORTED

QUIZ

KUIS DISAIN GTSL


NAMA :
NIM :
WAKTU : 10 MENIT
JAWABLAH :
A. BILA PERNYATAAN DAN SEBAB BENAR & BERHUBUNGAN
B. BILA PERNYATAAN DAN SEBAB BENAR TP TDK BERHUB.
C. BILA PERNYATAAN BENAR & SEBAB SALAH
D. BILA PERNYATAAN SALAH & SEBAB BENAR
E. KEDUANYA SALAH

) 1. SALAH SATU SYARAT GIGI PENYANGGA ADALAH TIDAK


ADA KELAINAN PERIODONTAL
SEBAB
PENYAKIT PERIODONTAL MERUPAKAN SALAH SATU PENYE
BAB GIGI GOYANG

) 2. ARAH PASANG GTSL TERGANTUNG PADA KASUS KEHILANGAN


GIGI
SEBAB
SEMAKIN BANYAK MODIFIKASI DARI KEHILANGAN GIGI SEMAKIN SULIT MENENTUKAN ARAH PASANG GTSL

) 3. DALAM MERENCANAKAN SUPPORT GTSL, MELALUI MUCOSAL


SUPPORTED A.L DENGAN JALAN MEMPERLUAS OUTLINE SADEL
SEBAB
PERLUASAN OUTLINE SADEL TERGANTUNG PADA PANJANG
PENDEKNYA DAERAH TAK BERGIGI

) 4. BUCCAL SHELF AREA MERUPAKAN DAERAH PENYANGGA UTAMA GTSL


DIRAHANG BAWAH
SEBAB
TULANG DI BUCCAL SHELF AREA LEBIH KOMPAK / PADAT DIBANDING
DAERAH LAIN
) 5. UNTUK MENYEBARLUASKAN BEBAN & STABILISASI GTSL,MAKA HARUS
DIKETAHUI TERLEBIH DAHULU GARIS FULKRUM
SEBAB
GARIS FULKRUM MENENTUKAN ARAH PERGERAKKAN GTSL

) 6. Bentuk dan ketebalan konektor major tergantung pada kasus dan bahan
sebab
Untuk konektor major lingual bar maka gingival margin harus dibebaskan
min 3 mm
) 7. Dasar desain GTSL Kennedy kl.I. a.l membagi beban antara gigi & ridge
dengan mempergunakan klammer RPI / 2 jari modifikasi
sebab
Adanya perbedaan kompresibilitas pd jar.mukoperiosteum daerah tak bergigi
( lebih tinggi ) dengan jar.periodontal gigi penjangkaran

) 8. Untuk mengurangi beban lateral yg diteruskan pd gigi penjangkaran maka


dapat mempergunakan anasir gigi yg non anatoform ( bentuk kuspnya landai
sebab
semakin runcing cusp anasir gigi tiruan semakin besar daya lateral yg dite
ruskan pd gigi penjangkaran

) 9. Res oklusal pd kasus kl.I. Kennedy RB diletakkan lebih keanterior dari sadel
maka beban yg diterima oleh gigi penjangkaran menjadi lebih kecil
sebab
semakin keanterior res oklusal mk beban yg diterima ridge semakin besar

( ) 10.Pada disain GTSL Kennedy KL.I & II selalu diperlukan ritener indirek
sebab
Ritener indirek menahan pergerakkan GTSL kearah mukosa dibagian anterior