Anda di halaman 1dari 13

RONDE

KEPERAWATAN
IFA RAHMAWATI

115070200111012

GIGIH ADETYA JUNAEDI

115070200111024

RINDIKA ILLA K

115070200111036

NOVITA WULANDARI
NI MADE ARDANINGSIH
SRI INDAH NOVIANTI
NUR KHOSIYAH
AMIN AYU BADRIYAH
SURYAT MOHSAN

115070200111048
115070201111008
115070201111020
115070201111032
115070207111004
115070207111014

DEFINISI

kegiatan yang bertujuan untuk mengatasi masalah


keperawatan pasien yang dilaksanakan oleh
perawat selain melibatkan pasien untuk membahas
dan melaksanakan asuhan keparawatan, pada
kasus tertentu harus dilakukan oleh perawat primer
dan atau konselor, kepala ruangan, perawat
pelaksana yang perlu juga melibatkan seluruh
anggota tim kesehatan (Nursalam, 2012).

KARAKTERISTIK
Pasien dilibatkan secara langsung
Pasien merupakan fokus kegiatan
Perawat Asosiet, Perawat Primer, dan konselor melakukan
diskusi bersama
Konselor memfasilitasi kreatifitas
Konselor membantu mengembangkan kemampuan Perawat
Asosiet dan Perawat Pelaksana dalam meningkatkan
kemampuan mengatasi masalah

TUJUAN
BAGI
BAGIPERAWAT
PASIEN

Melihat kemampuan staf dalam manajemen pasien

Untuk mengetahui kemajuan kondisi fisik dan mental pasien dari hari ke
Mendukung pengembangan profesional dan peluang pertumbuhan
hari, misalnya perawatan pada luka, drainase, perdarahan dan
Meningkatkan pengetahuan perawat dengan menyajikan dalam format studi kasus
sebagainya.
Menyediakan kesempatan, staf perawat untuk belajar meningkatkan penilaian keterampilan klinis
Membangun
kerjasama dan rasa hormat
Untuk memperkenalkan
pasien ke petugas dan sebaliknya
Meningkatkan
retensi
perawat kepuasan
berpengalaman
dan mempromosikan
kebanggaan dalam
(berhubungan
dengan
pasien
terhadap pelayanan
yangprofesi
keperawatan
diberikan)
Untuk membandingkan manifestasi klinis penyakit pada pasien sehingga perawat memperoleh
Untuk
wawasanmemastikan
yang lebih baik bahwa pasien mendapat perawatan sesuai dengan
Untuk
membuat
pengamatan
khusus pasien dan memberikan laporan ke dokter mengenai, misalnya
prosedur
yang
ditetapkan
luka, drainase, perdarahan, dan sebagainya
Untuk
memastikan bahwa pasien mendapatkan keamanan selama
Untuk melaksanakan rencana yang dibuat untuk perawatan pasien
perawatan
berlangsung
prosedur
Untuk mengevaluasi
hasil pengobatan
dan kepuasan pasien

MANFAAT
Secara
Meningkatkan
keterampilan
dan pengetahuan
garis besar
manfaat ronde
keperawatan: pada
perawat
Masalah pasien dapat teratasi
Perawat
dapat
mengevaluasi
kegiatan yang telah
Kebutuhan
pasien
dapat terpenuhi
diberikan pada pasien berhasil atau tidak
Terciptanya komunitas keperawatan yang professional
Sarana belajar bagi perawat dan mahasiswa perawat
Terjalinnya kerjasama antar tim kesehatan
Membantu mengorientasikan perawat baru pada pasien
Perawat dapat melakukan model asuhan keperawatan
Meningkatkan
kepuasan
dengan tepat dan
benar pasien

KRITERIA PASIEN

Mempunyai masalah keperawatan


yang belum teratasi meskipun sudah
dilakukan tindakan keperawatan
Pasien dengan kasus baru dan langka

TIPE-TIPE RONDE
1.4.
rounds
2. Matrons
3.
Teaching
Nurse management
Patient
comfort
roundsrounds
rounds
Seorang
berkeliling
ke ruangan-ruangan,
Ronde disini
Teaching
iniperawat
rounds
adalah
berfokus
dilakukan
rondepada
manajerial
antara
kebutuhan
teacher
yangutama
melihat
nurse
yang
pada
menanyakan
kondisi
sesuai
jadwal
rondenya.
rencanaperawat
diperlukan
dengan
pengobatan
pasien
atau
di pasien
rumah
dan
siswa
implementasi
sakit.
perawat,
Fungsi
dimana
pada
perawat
terjadi
Yang
dilakukan
ronde
ini adalah
memeriksa
sekelompok
dalam
proses
ronde
pembelajaran.
pasien.
iniperawat
adalah
Untuk
Teknik
memenuhi
melihat
ronde
semua
prioritas
ini biasa
kebutuhan
tindakan
dilakukan
standar
pelayanan,
kebersihan
dan kerapihan
dan
yang telah
pasien.
untuk
perawat
Misalnya
dilakukan
atau
ketika
siswa
serta
ronde
perawat.
melibatkan
dilakukan
Dengan
pasien
malam
dan
hari,
menilai
penampilan
dan
kemajuan
perawat
dalam
keluarga
perawat
pembelajaran
menyiapkan
padalangsung,
proses
tempat
interaksi.
perawat
tidurPada
atau
untuk
ronde
siswa
pasien
ini
dapat
tidak
tidur
memberikan
padadidapat
pasien.perawat
terjadi prosespalayanan
mengaplikasikan
pembelajaran
ilmu yang
antara
kepada pasien
dengan
head nurse
secara
langsung

LANGKAH-LANGKAH RONDE

PERAN MASING-MASING TIM


Perawat
primerprimer
(ketua(ketua
tim) dan
asosiet
Peran perawat
tim)perawat
lain dan atau
konselor
(anggota
tim) justifikasi
Memberikan
Menjelaskan
dan data demografi klien
Memberikan keadaan
reinforcement
Menjelaskan
masalah
utama
Menilai kebenaran
darikeperawatan
suatu masalah,
intervensi
Menjelaskan
yang yang
belumrasional
dan yang akan
keperawatanintervensi
serta tindakan
dilakukan
Mengarahkan dan koreksi
Menjelaskan
tindakan
Mengintegrasikan
teoriselanjutnya
dan konsep yang telah dipelajari
Menjelaskan alasan ilmiah tindakan yang akan diambil
Selain perawat, pasien juga dilibatkan dalam kegiatan ronde keperawatan ini untuk
membahas dan melaksanakan asuhan keperawatan.

KRITERIA EVALUASI
c.
Hasil
a.
b. Struktur
Proses
Klien merasa puas dengan hasil pelayanan
Persyaratan
administratif
(informed
Peserta
mengikuti
kegiatan
dari awal
Masalah
klien dapat
teratasi
consent,
Perawat dapat: alat dan lainnya)
hingga akhir
- Menumbuhkan cara berpikir yang kritis
Tim
-Seluruh
Meningkatkan
carakeperawatan
berpikir yang
sistematishadir
rondepeserta
berperan
aktifditempat
dalam
- Meningkatkan kemampuan validitas data klien
pelaksanaan
ronde
keperawatan
ronde
sesuai
yang telah
-kegiatan
Meningkatkan kemampuan
menentukan peran
diagnosis keperawatan
- Menumbuhkan pemikiran tentang tindakan keperawatan yang berorientasi pada
Persiapan
ditentukan
dilakukan
sebelumnya
masalah klien
- Meningkatkan kemampuan memodifikasi rencana asuhan keperawatan
- Meningkatkan kemampuan justifikasi
- Meningkatkan kemampuan menilai hasil kerja

Padahal, ronde keperawatan merupakan salah satu kegiatan yang dapat


meningkatkan mutu pelayanan kesehatan di suatu instansi rumah sakit.
PEMBAHASAN

Menurut hasil
wawancara
yang dilakukan oleh Zainuddin
Bagaimana
solusinya
????

Shaleh pada tanggal 23 Februari 2012 dengan Kasie Rawat


Maka, solusi yang harus dilakukan untuk memecahkan masalah tersebut adalah
Inap RSUD Abdul Wahab Sjahranbie Samarinda, pelaksanaan
- Pembuatan
kebijakan pedoman
pelaksanaan
ronderuangan
keperawatan
ronde keperawatan
belum optimal,
beberapa
ada
yang melaksanakan
ronde, sedangkan
ruangan yang
lain dibuat
- Sosialisasi
pedoman pelaksanaan
ronde keperawatan
yang telah
belum melaksanakan. Hal tersebut dikarenakan :
Pedoman yang telah dibuat harus disosialisasikan secara menyeluruh.
pedoman ronde keperawatan belum dibuat, sehingga belum
- Pelatihan pada seluruh staf perawat yang ada di instansi tersebut
adanya persepsi yang sama terhadap pelaksanaan ronde
Semua
ruangan yang ada di instansi (rumah sakit) melakukan ronde keperawatan
keperawatan
perawat
memiliki presepsi
yang sama
dalam pelaksanaan
ronde keperawatan
dan
perawat
pelaksana
juga belum
mengetahui
tentang pentingya
yang
dapat
dilakukan melalui
beberapa
metode yaitu
diskusi, simulasi (roleplay),
ronde
keperawatan
terhadap
peningkatan
layanan
bimbingan
pelaksanabagi
ronde
keperawatan.
dan
ronde
keperawatan
perawat
merupakan beban kerja yang
berlebihan

KESIMPULAN & SARAN


- Ronde
keperawatanrumah
merupakan
salahmembuat
satu upaya
yangkebijakan
Pihak manajemen
sakit dapat
suatu
dilakukan
untuk ronde
kepentingan
pasienyakni
dan pelayanan
mengenaiperawat
pelaksanaan
keperawatan
SOP, sarana
rumah
sakit yangdalam
memiliki
manfaat,
yaitu meningkatkan
dan prasarana
upaya
penyelenggaraan
ronde
keterampilan
pengetahuan
pada perawat,
dapat
keperawatan,dan
mengadakan
pelatihan
mengenai
ronde
mengevaluasi
keperawatan kegiatan yang telah diberikan pada pasien.
yang terjadi
masih
banyaknya
- Fenomena
Yang terpenting
adalahadalah
kesadaran
dari
dalam diriperawat
perawatyang
belum memahami ronde keperawatan dan manfaatnya.
Sehingga pelaksanaan ronde keperawatan di Indonesia masih
belum maksimal.

TERIMAKASI
H