Anda di halaman 1dari 9

Keselamatan dan Kesehatan

Kerja (K3)

Bab 2
Hukum
Perburuhan &
Ketenagakerjaan
Noni Elokladeseli & Rizqi Rahayu
3 Sipil 2 pagi
Pengajar : Endang Kamdhari

ARTI KATA, HAKEKAT, DAN SIFAT


HUKUM PERBURUHAN
Arti Kata Hukum Perburuhan
Dari berbagai pendapat tersebut kita
dapat merumuskan bahwa hukum
perburuhan
himpunan

(arbeidsrecht)
peraturan

baik

adalah
tertulis

maupun tidak yang berkenan dengan


kejadian di mana seseorang bekerja

Hakekat Hukum Perburuhan


Hubungan antara buruh dengan majikan adalah
berbeda dalam dua hal, yaitu :
Pembeli, penjual dan mereka yang tukar menukar
barang. Baik yuridis maupun sosiologis adalah
merdeka,

bebas

untuk

melakukan

atau

tidak

melakukan jual beli atau tukar menukar.


Hubungan antara pembeli-penjual dan hubungan

pada orang lain dengan menerima

antara penukar timbul dan lenyap segera setelah

upah.

masing-masing

melakukan

penyerahan dan penukaran.

pembayaran,

ARTI KATA, HAKEKAT, DAN SIFAT


HUKUM PERBURUHAN
Hakekat Hukum Perburuhan
Secara Yuridis buruh memang bebas,

Sifat Hukum Perburuhan


Kitab Undang-Undang Hukum Perdata / (KUH)

prinsip negara kita, tidak seorang pun

Perdata pasal 1605s menetapkan bahwa dalam hal

boleh

upah buruh seluruhnya atau sebagian ditetapkan

di

perbudak,dan

segala

perbuatan serupa apapun bertujuan

berupa pemondokan, makan atau keperluan hidup

kepada atau ke arah itu dilarang.

lainnya, majikan wajib memenuhi menurut kebiasaan

Secara sosiologis buruh tidak bebas,

setempat.

sebagai orang yang tidak mempunyai

Suatu perjanjian yang bermaksud menghapus atau

bekal hidup lain selain tenaga yang

mengurangi kewajiban itu maka perjanjian yang dibuat

mereka miliki, ia terpaksa untuk bekerja

sendiri itu adalah batal.

pada orang lain.

Kedudukan Hukum Perburuhan dalam KUH


Perdata

Hukum perburuhan dalam KUH Perdata

KITAB UNDANG-UNDANG
HUKUM PERDATA

berada dalam bab VII A, yaitu tentang


perjanjian-perjanjian untuk melakukan
pekerjaan yang merupakan bagian dari buku

BAB VIIA

ketiga tentang perikatan.

Dalam bab VII A ini diuraikan tentang

PERJANJIAN PEMBORONGAN

PERJANJIAN PERBURUHAN

Melaksanakan pekerjaan secara


mandiri

Hubungan antara buruh dan


majikan

persetujuan-persetujuan untuk melakukan


pekerjaan.

Gambar 2.1. Kedudukan Hukum Perburuhan dalam KUH Perdata

Angkatan Kerja dan Kesempatan Kerja


Di Indonesia
Salah satu prioritas pembangunan nasional sebagaimana diamanatkan oleh program pembangunan
nasional (Propenas 2000-2004 dan sejalan dengan GBHN 1999-2004) adalah mempercepat
pemulihan ekonomi dan memperluas landasan pembangunan berkelanjutan dan berkeadilan yang
berdasarkan sistem ekonomi kerakyatan.
Untuk

mengukur

sasaran

tersebut,

keberhasilan
Propenas

pencapaian Dalam menciptakan kesempatan kerja ada 3 (tiga)


menggunakan cara pokok yaitu :

sejumlah indikator yaitu :

Memperlambat

laju

pertumbuhan

penduduk

Pertumbuhan ekonomi yang meningkat secara

dengan harapan dapat menekan laju pertumbuhan

bertahap .

sisi penawaran tenaga kerja.

Inflasi harus terkendali .

Menurunkan tingkat pengangguran.

Menurunkan jumlah penduduk miskin.

Meningkatkan

intensitas

pekerja

dalam

menghasilkan output (labour intensity of output).


Melalui pertumbuhan ekonomi .

- Pengangguran Tenaga Kerja di Indonesia Selain

masalah

upah,

persoalan Ada sejumlah besar penganggur yang dalam

mendasar ketenagakerjaan di Indonesia


adalah masalah tingkat pengangguran.
Hal ini disebabkan karena pertambahan

konsep ekonomi termasuk dalam kualifikasi


pengangguran

terselubung

(disguised

unemployment ), yakni tenaga kerja yang tidak


bekerja secara optimal karena tidak memperoleh

angkatan kerja baru jauh lebih besar

pekerjaan

dibanding pertumbuhan lapangan kerja

disebabkan lemahnya permintaan tenaga kerja.

produktif yang dapat diciptakan setiap


tahun .

yang

sesuai

dengan

bidangnya

Konsep lainnya adalah under employment, yakni

tenaga kerja yang jumlah jam kerjanya tidak


optimal karena ketiadaan kesempatan untuk
bekerja.

- Peningkatan Kesempatan Kerja Beberapa masalah yang mempengaruhi peningkatan kesempatan


kerja :
Adanya kesenjangan antara program

Kebijaksanaan

kependudukan .
Penyebaran penduduk antara
Pulau Jawa dan di luar Jawa.

pendidikan dengan arah pembangunan.


Kurangnya informasi pasar tenaga kerja
sehingga

menimbulkan

permintaan

dan

kesenjangan
penawaran

tenagakerja.

Menyangkut kualitas tenaga


kerja .

Menyangkut perkembangan di sektor


formal dan informal.

- Peningkatan Kesempatan Kerja Penguasaan dan penerapan teknologi dan ilmu pengetahuan adalah
tidak terelakkan bila Indonesia berkeinginan sejajar dengan negaranegara maju. Ini hanya mungkin terwujud jika tenaga kerja memiliki
basis kognitif dan skill di bidang teknologi yang memadai. Sehingga
perencanaan

tenaga

pembangunan

yang

kerja

yang

berorientasi

didukung
pada

dengan

strategi

peningkatan

kualitas

sumberdaya manusia menjadi pilihan tepat yang harus dikembangkan

Thank you for your


attention!
good bye and have a great
day