Anda di halaman 1dari 14

STIE Gici Business school

MATA KULIAH
LEGAL ASPEK BISNIS

Akuntansi

Pengertian
Legalitas
Bisnis

Legalitas suatu perusahaan atau bisnis adalah


merupakan unsur yang terpenting, karena legalitas
merupakan jati diri yang melegalkan atau mengesahkan
suatu bisnis sehingga diakui oleh masyarakat. Dengan
kata lain, legalitas perusahaan atau bisnis harus sah
menurut undang-undang dan peraturan, di mana
perusahaan/bisnis tersebut dilindungi atau dipayungi
dengan berbagai dokumen hingga sah di mata hukum
pada pemerintahan yang berkuasa saat itu.
Keberlangsungan suatu bisnis dipengaruhi oleh
berbagai faktor, salah satunya adalah keberadaan
unsur legalitas dari bisnis tersebut.
Dalam suatu bisnis, faktor legalitas ini berwujud pada
kepemilikan izin usaha yang dimiliki. Dengan memiliki
izin maka kegiatan bisnis yang dijalankan tidak
disibukkan dengan isu-isu penertiban atau
pembongkaran.

NPWP

Nomor Pokok Wajib Pajakadalah nomor yang


diberikan kepada Wajib Pajak sebagai sarana
dalam administrasi perpajakan yang
dipergunakan sebagai tanda pengenal diri atau
identitas Wajib Pajak dalam melaksanakan hak
dan kewajiban perpajakannya
Adapun fungsi NPWP adalah :
A. Sebagai sarana dalam administrasi perpajakan
B. Sebagai tanda pengenal diri dan identitas WP dalam melaksanakan hak dan
kewajiban perpajakan
C. Menjaga ketertiban dalam pembayaran pajak dan pengawasan administrasi
perpajakan
D. Dicantumkan dalam setiap dokumen perpajakan

SIUP

SIUP dibedakan menjadi 3 golongan


berdasarkan modal & kekayaan:
A..
SIUP besar, akan diberikan kepada perusahaan yang
modal dan kekayaanya dalam
akta pendirian berjumlah di atas Rp 10.000.000.000,(Sepuluh Milyard keatas).
B. SIUP sedang, akan diberikan kepada kepada
perusahaan yang modal dan kekayaanya dalam akta
pendirian berjumlah di atas Rp 5.000.000.000,- (lima Ratus
Juta Rupiah -10 Milyard).
C. SIUP kecil, akan diberikan kepada kepada perusahaan
yang modal dan kekayaanya dalam akta pendirian berjumlah
sampai dengan Rp 200.000.000,- (Dua Ratus Juta Rupiah Rp. 500jt).

Syarat SIUP:
1. Copy Akta pendirian dan perubahan
terakhir
2. Copy SK Pengesahan Akta Pendirian dan
Akta perubahan terakhir
3. Copy KTP Dirut
4. Asli Domisili perusahaan yang masih
berlaku
5. Copy Npwp Perusahaan
6. Pasphoto 3x4 3 lembar berwarna

AKTE NOTARIS

SPT PAJAK

Prosedur permohonan TDP


TDP

TDP (Tanda Daftar Perusahaan) adalah salah


satu bukti atas Perusahaan/Badan Usaha telah
melakukan Wajib Daftar Perusahaan berdasar
Undang-undang Nomor 3 Tahun 1982 Mengenai
WAJIB DAFTAR PERUSAHAAN
TDP (Tanda Daftar Perusahaan) harus dan wajib
dimilki oleh suatu perusahaan/badan usaha
Penanaman Modal Asing (PT-PMA), PT Non
PMA, CV, Koperasi, Firma atau perusahaan
perorangan yang dikeluarkan oleh Dinas
Perindustrian dan Perdagangan Kota/Kabupaten
cq. Kantor Pendaftaran Perusahaan.

A.Bagi permohonan TDP badan usaha KOPERASI maka


badan usaha/perusahaan harus terlebih dahulu
mendapatkan Pengesahan Akta Pendirian/Perubahan
dari Instansi Terkait.
B. Bagi permohonan TDP badan
usaha/perusahaan PT-PMA, PT Non
PMA, dan
Yayasan maka badan
harus terlebih dahulu
mendapatkan
Pengesahan Akta
Pendirian/Perubahan dari Menteri
Kehakiman &
HAM RI, atau
persetujuan dan atau setelah
tanggal
penerimaan laporan.
C. Bagi permohonan badan usaha/perusahaan CV
atau perusahan perorangan maka badan
usaha/perusahaan harus terlebih dahulu didaftarkan
kepengadilan negeri setempat sesuai dengan Domisili
Perusahaan.
D.Perusahaan mengambil formulir, mengisi,
menandangani permohonan dan mengajukan
permohonan TDP pada Kantor Dinas Perindustrian dan
Perdagangan Kota/Kabupaten cq. Kantor Pendaftaran
Perusahaan, sesuai domisili perusahaan.
E.Petugas dari Kantor Pendaftaran Perusahaan akan
memeriksa dan meneliti, jika memenuhi syarat WAJIB
DAFTAR PERUSAHAAN, maka sertifikat TANDA
DAFTAR PERUSAHAAN akan dikeluarkan.

1.)ASLI SK. Menteri Hukum & HAM RI dan Laporan perubahan Akta.
2)Copy Akta Pendiran (asli diperlihatkan)
3)Copy Perubahan-perubahannya termasuk perubahan Modal, Kepemilikan Saham dan
Perubahan Pengurus (asli diperlihatkan)
4)Copy Ijin Persetujuan Investasi dari BKPM untuk PMA/PMDN (asli diperlihatkan)
5)Copy Surat Keterangan Domisili Perusahaan (asli diperlihatkan)
6)Copy SIUP/SIUJPT/SIUPAL atau Izin Operasional Lainnya (asli diperlihatkan)
7)Copy KTP Pengurus (Direksi & Komisaris) atau Pasport jika Pengurus adalah WNA
8)Copy KTP Pemegang Saham atau Pasport jika WNA atau NPWP dan SK Menteri
Kehakiman apabila Pemegang Saham adalah PT, Koperasi atau Yayasan
9)Copy Pasport jika pengurus dan pemegang saham Warga Negara Asing
10)Asli TDP untuk Perubahan atau Perpanjangan

IMB
IMB adalah surat keterangan yang menyatakan bahwa
pelaksanaan pembangunan atau suatu tempat usaha tidak
mengganggu tempat masyarakat sekitarnya yang dikeluarkan
oleh Pemda melalui DPPK (Dinas Pengawasan Pembangunan
Kota)
Dokumen - dokumen yang dibutuhkan dalam pengurusan IMB diantaranya :

1.Denah gambar bangunan atau gambar teknik bangunan


2.Fotocopy KTP bagi pemohon perorangan
3.Fotocopy Akta Pendirian Usaha bagi pemohon berbadan hukum
4.Fotocopy Sertifikat Tanah atau Surat Keterangan Kepemilikan Tanah
5.Izin Perubahan Penggunaan Tanah bagi statusnya tanah pertanian
6.Persetujuan tetangga sekitar untuk bangunan bertingkat, bentang panjang, bangunan usaha da
tempat ibadah
7.Izin Lokasi untuk bangunan usaha yang pemohonnya berbadan hukum
8.Rencana Biaya Bangunan (RBB)
9.Denah lokasi

AMDAL

Prosedur permohonan TDP


SITU
Untuk mengurus SITU memerlukan beberapa dokumen dokumen diantaranya adalah :

SITU adalah pemberian izin tempat usaha


kepada seseorang atau badan usaha yang tidak
menimbulkan gangguan atau kerusakan
lingkungan di lokasi tertentu yang dikeluarkan
oleh Pemda setempat (Kotamadya / Kabupaten)
dan harus diperpanjang setiap 5 tahun sekali

Fotocopy KTP pemohon


Foto pemohon 3x4 sebanyak 2 lembar
Data lengkap pemohon yang sudah ditandatangani
Fotocopy SPPT PBB tahun terakhir
Fotocopy Akta Tanah
Fotocopy IMB (Untuk perusahaan besar dilampirkan
peta situasi)
Fotocopy Akta Pendirian bagi perusahaan dan badan
hukum
Surat Keterangan Tidak Sengketa dari Kepala Desa atau
Kelurahan dan Camat setempat
Surat Pernyataan Tidak Keberatan dari tetangga (izin
tetangga) yang diketahui Kepala Desa atau Kelurahan
dan Camat setempat
Berita Acara Pemeriksaan lokasi oleh Tim Periksa
Tingkat Kabupaten bagi perusahaan yang tingkat
gangguannya sangat besar atau tinggi
Contoh dari dokumen SITU adalah seperti berikut :

NRB (Nomor Rekening Bank)

Kesimpulan
Dan
Saran

Dalam menjalankan bisnis akan sangat membutuhkan suatu


legalitas demi keberlangsungan kegiatan tersebut. Bentukbentuk legalitas bermacam-macam disesuaikan dengan bidang
dan jenis kegiatan bisnis tersebut.
Dengan dimilikinya dokumen-dokumen pelegalan bisnis, maka
akan didapat beberapa manfaat diantaranya dalam hal
perlindungan dari tindakan hukum yang berhubungan dengan
masalah perizinan, dalam hal promosi produk, dalam hal bukti
kepatuhan terhadap hukum, dalam hal permudahan
mendapatkan proyek, dan dalam hal permudahan mendapatkan
pinjaman dana untuk perluasan bisnis maupun kegiatan lainnya.

Maka dari itu, berdasarkan ketentuan dari pemerintah dan


keuntungan-keuntungan yang diperoleh nantinya, seorang
pengusaha harus mengurus legalitasnya. Dengan proses yang
tidak terlalu rumit dan biaya yang tidak terlalu besar, pengusaha
sudah mendapatkan jaminan keberlangsungan bisnisnya. Justru
jika pelegalan itu tidak diurus, nantinya pengusaha itu sendiri
yang akan mendapatkan kesulitan dalam kegiatan usahanya.
Selain merasa terancam dengan penertiban oleh pihak berwajib,
mereka juga akan kesulitan mengembangkan usahanya menuju
ke arah yang lebih baik.

Selesai
Terima
Kasih