Anda di halaman 1dari 31

PEDOMAN PENGORGANISASIAN INSTALASI RADIOLOGI

BAB I
PENDAHULUAN
Semakin meningkatnya tingkat pendidikan dan social ekonomi
masyarakat, maka system nilai dan orientasi dalam masyarakatpun mulai
berubah. Masyarakat mulai mununtut pelayanan yang lebih baik, lebih
ramah dan lebih bermutu. Dengan semakin meningkatnya tuntutan
masyarakat akan mutu pelayanan kesehatan, maka fungsi rumah sakit
sebagai pemberi pelayanan kesehatan secara bertahap terus ditingkatkan
agar menjadi efektif dan efisien serta member kepuasan terhadap pasien,
keluarga dan masyarakat. Berdasarkan hal itu, maka peningkatan mutu
pelayanan kesehatan rumah sakit perlu selalu ditingkatkan. Demikian juga
dengan pelayanan instalasi radiologi.
Instalasi radiologi adalah salah satu sarana penunjang medis yang
memberikan layanan pemeriksaan radiologi dengan hasil pemeriksaan
berupa foto/gambar/imaging yang dapat membantu dokter yang merawat
pasien dalam penegakan diagnosis. Fasilitas radioloig yang tersedia di
RSU Mitra Delima adalah :

Pemeriksaan radiologi Sederhana


Merupakan metode pemeriksaan yang paling sederhana,
tidak diperlukan persiapan khusus dan perjanjian. Pasien
dapat datang kapan saja. Contoh : Foto Rontgen, dada,

kepala, dll.
Pemeriksaan radiologi Khusus ( IVP )
Merupakan metode pemeriksaan yang membutahkan zat
kontras untuk mendapatkan hasil pemeriksaan yang baik dan
informatif. Pasien memerlukan persiapan puasa dan minum
pencahar. Zat kontras yang diberikan dapat berupa larutan
yang diminum atau dimasukkan melalui anus atau berupa
suntikan tergantung organ yang akan diperiksa. Zat kontras

hanya berfungsi sebagai pewarna dan bukan pengobatan.


Foto Thorax
Pemeriksaan yang bertujuan menggambarkan secara
radiografi organ pernafasan yang terdapat di dalam rongga

Lampiran
SK Direktur No 200/V/SK/RSMD/1005/2015

PEDOMAN PENGORGANISASIAN INSTALASI RADIOLOGI

dada. Di gunakan untuk mendiagnosis banyak kondisi yang


melibatkan dinding thorax, tulang thorax dan struktur yang
berada di dalam kavitas thorax termasuk paru-paru, jantung

dan saluran saluran yang besar.


USG ( USG Abdomen, USG Mammae, USG kepala )
Pemeriksaan dengan menggunakan gelombang

suara

frekuensi tinggi yang tidak dapat didengar oleh telinga,


pemeriksaan organ-organ dalam perut menggunakan sebuah
transduser USG (probe) yang ditempelkan erat pada kulit
perut/kulit mammae, kulit kepala dan otot-otot tubuh.
Instalasi RADIOLOGI yang selalu siap siaga 24 jam menerima
kunjungan pasien, harus siap menghadapi berbagai kesulitan dalam
menjalankan fungsinya. Jumlah kunjungan yang tidak bisa diprediksi
dengan tepat, kemungkinan kunjungan pasien yang melebihi kemampuan
daya tampung instalasi.
Buku pedoman pengorganisasian instalasi radiologi ini dibuat untuk
memberikan acuan kepada staf di instalasi radiologi untuk mengetahui
deskripsi kerjanya, berupa uraian tugas, wewenang, dan kewajibannya,
sehingga para staf bisa bekerja sesuai dengan rambu-rambu yang sudah
ditetapkan dan diharapkan tiak terjadi kegagalan pengorganisasian
instalasi radiolosi dalam situasi dan kondisi apapun.

BAB II
GAMBARAN UMUM RUMAH SAKIT RSU MITRA DELIMA
Tingkat pertumbuhan penduduk Indonesia semakin hari semakin
meningkat. Hal ini dapat dilihat dari data yang dikeluarkan oleh Dinas
Kependudukan tahun 2000 2025 yang menunjukkan bahwa untuk
Indonesia secara umum, jumlah penduduk akan mengalami peningkatan
dari 205,1 juta di tahun 2000 menjadi 273,1 juta ditahun 2025. Demikian
Lampiran
SK Direktur No 200/V/SK/RSMD/1005/2015

PEDOMAN PENGORGANISASIAN INSTALASI RADIOLOGI

juga untuk Kabupaten Malang. Dengan angka pertumbuhan penduduk


pertahun yang mencapai 1,02%, maka pertumbuhan penduduk akan
meningkat dari 2,36 juta pada tahun 2004 menjadi 2,96 juta pada tahun
2025.
Didalam

Undang-Undang

Nomor

36

Tahun

2009

Tentang

Kesehatan, mencantumkan bahwa kesehatan merupakan hak asasi


manusia dan kesehatan merupakan salah satu unsur kesejahteraan umum
harus diwujudkan sesuai cita - cita bangsa Indonesia sebagaimana
dimaksud dalam Pancasila dan

Undang Undang Dasar 1945. Setiap

manusia berhak untuk memperoleh pelayanan kesehatan baik itu yang


berasal dari pihak pemerintah maupun pihak swasta tanpa harus
memandang status sosial seseorang. Dengan semakin bertambahnya
jumlah penduduk, maka penambahan pusat pelayanan kesehatan mutlak
diperlukan, baik itu yang dikelolah pemerintah ataupun swasta.
Dengan
memperhatikan
kebijakan
pemerintah
pembangunan kesehatan tersebut, maka

dibidang

PT.Graha Mitra Delima ingin

berpartisipasi secara nyata dengan membangun sebuah rumah sakit


umum bernama RSU Mitra Delima. RSU Mitra Delima berdiri sejak tanggal
15 November 2010, berlokasi di Jalan Raya Bulupayung Nomor 1B Desa
Krebet, Kecamatan Bululawang Kabupaten Malang. Rumah sakit tipe D ini
berada diatas lahan seluas 1.750 m 2 dengan luas bangunan dasar 800 m 2
untuk 2 (dua) lantai. Diperkirakan rumah sakit ini dapat menjangkau
pelayanan dengan radius efektif sejauh kurang lebih 30 40 km,
mengingat bahwa lokasi rumah sakit yang sangat strategis dengan
tingkat komunikasi dan transportasi yang baik serta ditunjang oleh
mobilitas penduduk di wilayah Kabupaten Malang bagian timur selatan
yang kecenderungan menuju ke pusat Kota Malang melewati Kecamatan
Bululawang.
Jumlah kunjungan Rawat Jalan mencapai 1.017 (lama) dan 1.017
(baru). Sedangkan rawat Inap dengan jumlah pasien keluar sebesar 2.016
dan Instalasi Gawat Darurat total pengunjung mencapai 1.017.

Lampiran
SK Direktur No 200/V/SK/RSMD/1005/2015

PEDOMAN PENGORGANISASIAN INSTALASI RADIOLOGI

Secara umum program kegiatan RSU Mitra Delima Malang pada


tahun 2014 sudah bisa dilaksanakan dengan baik. Berdasarkan indikator
yang bisa menggambarkan efisiensi pengelolaan rumah sakit meliputi
BOR (Bed Occupancy Rate) mencapai 57,03, TOI (Turn Over Interval)
mencapai 3 hari, BTO (Bed Turn Over) mencapai 46 kali, ALOS (Average
Length Of Stay) mencapai 7 hari maka dapat disimpulkan bahwa
pengelolaan RSU Mitra Delima Malang tergolong efisien.

BAB III
VISI, MISI, NILAI, TUJUAN DAN MOTTO RSU MITRA DELIMA MALANG
3.1
VISI RSU MITRA DELIMA MALANG
Rumah Sakit Umum Mitra Delima memiliki visi :
Menjadikan RSU Mitra Delima sebagai rumah sakit pilihan pertama
bagi masyarakat di wilayah Kecamatan Bululawang dan sekitarnya.
3.2
MISI RSU MITRA DELIMA MALANG
Rumah Sakit Umum Mitra Delima memiliki misi :
a. Mewujudkan gedung, peralatan dan penampilan staff yang baik.
b. Mewujudkan kinerja karyawan yang disiplin, jujur, loyal dan
bertanggung jawab.
c. Mewujudkan pelayanan yang cepat, tepat serta penyampaian
informasi yang jelas dan tegas.
d. Ketersediaan dokter spesialis yang lengkap.
e. Peningkatan ilmu pengetahuan yang berkelanjutan bagi staff.
f. Pelayanan dengan sopan, santun, dan penuh perhatian.
3.3

NILAI DASAR RSU MITRA DELIMA MALANG

Lampiran
SK Direktur No 200/V/SK/RSMD/1005/2015

PEDOMAN PENGORGANISASIAN INSTALASI RADIOLOGI

Rumah Sakit Umum Mitra Delima memiliki nilai dasar :


a. Jujur
b. Loyalitas
c. Disiplin
d. Tanggung jawab
3.4
TUJUAN RSU MITRA DELIMA MALANG
Rumah Sakit Umum Mitra Delima memiliki tujuan :
Memberikan pelayanan kesehatan dengan sopan santun penuh
perhatian cepat tepat dan terjangkau.
3.5
MOTTO RSU MITRA DELIMA MALANG
Rumah Sakit Umum Mitra Delima memiliki motto :
Keselamatan dan kenyamanan pasien kami utamakan.

Lampiran
SK Direktur No 200/V/SK/RSMD/1005/2015

PEDOMAN PENGORGANISASIAN INSTALASI RADIOLOGI

BAB IV
STUKTUR ORGANISASI RSU MITRA DELIMA MALANG
4.1 BAGAN ORGANISASI

4.2 KETERANGAN
Direktur mempunyai tugas memimpin, menetapkan kebijakan,
membina, mengkoordinasikan dan mengawasi serta melakukan
pengendalian terhadap pelaksanaan tugas rumah sakit. Dalam
melaksanakan tugasnya, Direktur dibantu oleh 4 (empat) orang Kepala
Bagian yang berada dibawah dan bertanggung jawab kepada Direktur,
yaitu :
1.
2.
3.
4.

Kepala
Kepala
Kepala
Kepala

Bagian
Bagian
Bagian
Bagian

pelayanan Medis dan Keperawatan


Penunjang Medis
keuangan dan Administrasi
Umum

KEPALA BAGIAN PELAYANAN MEDIS DAN KEPERAWATAN


Kepala bangian pelayanan Medis dan Keperawatan diangkat dan di
berhentikan oleh Direktur untuk masa jabatan tertentu. Dalam
melaksanakan tugasnya, kepala Bagian Pelayanan Medis dan
Keperawatan berkoordinasi di bagian pelayanan medis, Bagian Keuangan
Administrasi, Bagian Umum. Kepala Bagian Pelayanan Medis dan
Keperawatan bertanggung jawab kepada Direktur.
Tanggung Jawab
Lampiran
SK Direktur No 200/V/SK/RSMD/1005/2015

PEDOMAN PENGORGANISASIAN INSTALASI RADIOLOGI

Kepala Bagian Pelayanan Medis dan Keperawatan mempunyai


tanggung jawab merumuskan kebijakan, mengembangkan,
mengkoordinasikan, mengawasi, membina, dan mengendalikan kegiatan
Pelayanan Medis dan keperawatan, serta Instalasi di bawah koordinasinya
Fungsi
Untuk melaksanakan tanggung jawab sebagaimana dimaksud pada
nomor (1), Kepala Bagian Pelayanan Medis dan Keperawatan, mempunyai
fungsi:
1. Pengkoordinasian perumusan strategi dan kebijakan di bidang
Pelayanan

mediis

dan

keperawatan

dan

instalasi

di

bawah

koordinasinya
2. Perencanaan dan pengembangan Pelayanan Medis, keperawatan
dan instalasi di bawah koordinasinya
3. Pengkoordinasian pelaksanaan Pelayanan Medis, keperawatan dan
instalasi di bawah koordinasinya
4. Pembinaan terhadap penyelenggaraan Pelayanan Medis, Pelayanan
diagnostik

khusus,

koordinasinya
5. Pengkoordinasian

keperawatan

dan

dan

sinkronisasi

instalasi

Pelayanan

di

bawah

Medis

dan

keperawatan dengan instalasi, komite dan staf fungsional dan/atau


instansi lainnya
6. Pengawasan, pengendalian

dan

evaluasi

Pelayanan

Medis,

keperawatan dan instalasi di bawah koordinasinya


7. Pembinaan dan penilaian kinerja serta remunerasi karyawan di
bawah koordinasinya
8. Pelaksanaan tugas-tugas lain yang diberikan oleh direktur
Uraian Tugas:
1. Menyusun rencana dan program kerja
2. Menyusun
rencana
kebutuhan
sumber

daya

dalam

rangka

penyelenggaraan pelayanan medis


3. Melaksanakan analisa dan penilaian terhadap ketersediaan pelayanan
dasar, penggunaan alat perlengkapan rumah sakit, serta alat-alat medis
4. Menyusun bahan perumusan kebijaksanaan teknis mutu pelayanan
kesehatan, rumah sakit, usaha kesehatan gizi, mata, laboratorium, serta
upaya peningkatan mutu pelayanan kesehatan masyarakat
5. Membina, mengawasi dan menilai kinerja semua staf di bidang pelayanan
Lampiran
SK Direktur No 200/V/SK/RSMD/1005/2015

PEDOMAN PENGORGANISASIAN INSTALASI RADIOLOGI

6. Menampung, menanggapi dan memproses masukan-masukan (pendapat,


usulan, keluhan, masalah) di bidang pelayanan
7. Mengadakan Pertemuan koordinasi di bidang pelayanan secara berkala
8. Mengkoordinasi kegiatan antar bidang yang terkait dengan pelayanan
9. Menyampaikan laporan pertanggungjawaban pelaksanaan tugas secara
periodik dan tertulis kepada direktur.
Wewenang:
1. Meminta pendapat dan petunjuk kepada Direktur Rumah Sakit.
2. Mengawasi dan memberi petunjuk dan arahan terhadap
3.
4.
5.
6.

pelaksanaan tugas bawahan.


Memberi tugas dan perintah kepada bawahan.
Mengoreksi pekerjaan yang diberikan kepada bawahannya.
Menilai DP3 (Daftar Penilaian Pelaksanaan Pekerjaan) bawahan.
Memberikan teguran dan penilaian serta penghargaan kepada staf
di bawahnya.

Hasil Kerja:
1. Terbentuknya prosedur kerja dan sistem kerja yang sesuai dengan
kebutuhan pelayanan medis dan keperawatan di setiap istalasi
pelayanan yang mebutuhkan.
2. Terbentuknya perencanaan program kegiatan pelayanan medis dan
keperawatan.
3. Terbentuknya perencanaan Sumber Daya Manusia bagi pelayanan
medis dan keperawatan.
4. Terbentuknya perencanaan fasilitas, sarana dan prasarana bagi
kegiatan pelayanan medis dan keperawatan.
5. Terbentuknya sistem kontrol dan evaluasi pelayanan medis dan
kepera
Persyaratan Jabatan:
1. Pendidikan
: Dokter Umum
2. Pengalaman Kerja : Aktif di manajerial Rumah Sakit minimal 1
tahun.
3. Kemampuan Lain
a. Intelegensia :

Kemampuan

untuk

menangkap

atau

memahami
instruksi, kemampuan untuk membuat
pertimbangan.
b. Komunikasi : Kemampuan untuk menggunakan komunikasi
verbal
Lampiran
SK Direktur No 200/V/SK/RSMD/1005/2015

PEDOMAN PENGORGANISASIAN INSTALASI RADIOLOGI

c. Ketelitian

dan non verbal secara efektif.


: Kemampuan untuk mengetahui dan

memahami
sesuatu secara rinci.
d. Kepemimpinan
: Mampu mendayagunakan Sumber Daya
Manusia
untuk bertindak dalam rangka mencapai tujuan
organisasi.
e. Membuat Keputusan: Mampu menganalisa masalah, mencari
solusi dan
mengambil keputusan.
KEPALA BAGIAN PENUNJANG MEDIS
Kepala Bagian Penunjang Medis diangkat dan diberhentikan oleh
Direktur untuk masa jabatan tertentu. Dalam melaksanakan tugasnya,
Kepala Bagian Penunjang Medis berkoordinasi dengan Bidang Pelayanan
Medis dan Keperawatan, Bagian Keuangan dan Administrasi, dan Bagian
Umum. Kepala Bagian Penunjang Medis bertanggung jawab kepada
Direktur

Tanggung Jawab
Kepala Bagian Penunjang Medis mempunyai tanggung jawab
merumuskan kebijakan, mengembangkan, mengkoordinasikan,
mengawasi, membina, dan mengendalikan kegiatan Penunjang Medis,
serta Instalasi di bawah koordinasinya
Fungsi
Untuk melaksanakan tanggung jawab sebagaimana dimaksud pada
nomor (1), Kepala Bagian Penunjang medis, mempunyai fungsi:
1. Pengkoordinasian perumusan strategi dan kebijakan di bidang
Penunjang Medis dan instalasi di bawah koordinasinya
2. Perencanaan dan pengembangan Penunjang Medis dan instalasi di
bawah koordinasinya
3. Pengkoordinasian pelaksanaan Penunjang Medis dan instalasi di
bawah koordinasinya
4. Pembinaan terhadap

penyelenggaraan

instalasi di bawah koordinasinya

Lampiran
SK Direktur No 200/V/SK/RSMD/1005/2015

Penunjang

Medis

dan

PEDOMAN PENGORGANISASIAN INSTALASI RADIOLOGI

5. Pengkoordinasian

dan

sinkronisasi

Penunjang

Medis

dengan

instalasi, komite dan staf fungsional dan/atau instansi lainnya


6. Pengawasan, pengendalian dan evaluasi Penunjang medis dan
instalasi di bawah koordinasinya
7. Pembinaan dan penilaian kinerja serta remunerasi karyawan di
bawah koordinasinya
8. Pelaksanaan tugas-tugas lain yang diberikan oleh direktur
Uraian Tugas
1. Membuat perencanaan program kegiatan pelayanan Laboratorium,
radiologi, Farmasi, Rekam Medik, dan Gizi dengan berkoordinasi
dengan unit terkait.
2. Merencanakan jumlah dan macam alat yang dibutuhkan untuk
pelayanan Laboratorium, radiologi, Farmasi, Rekam Medik, dan Gizi
dengan berkoordinasi dengan Kepala Unit terkait.
3. Merencanakan jumlah dan macam Sumber Daya Manusia yang
dibutuhkan di pelayanan Laboratorium, Radiologi, Farmasi, Rekam
Medik, dan Gizi serta menempatkannya sesuai kebutuhan.
4. Mensosialisasikan kebijaksanaan dan prosedur di Bidang Penunjang
Pelayanan kepada seluruh unit pelayanan di Rumah Sakit.
5. Membuat prosedur kerja atau sistem yang berkaitan dengan Bidang
Penunjang Pelayanan dan berkoordinasi dengan unit terkait.
6. Memberi bantuan bimbingan kepada seluruh Sumber Daya Manusia
yang ada di setiap unit pelayanan untuk keperluan pelayanan
Laboratorium, radiologi, Farmasi, Rekam Medik, dan Gizi bila
diminta sesuai perintah Direktur.
7. Mengadakan kerja sama dan memelihara hubungan baik dan
harmonis dengan seluruh komponen Rumah Sakit.
8. Menghadiri rapat yang diadakan oleh Direktur dan

ikut dalam

kepanitiaan yang diadakan oleh Rumah Sakit.


9. Menyelesaikan/mengatasi persoalan dan usul-usul yang timbul dari
setiap unit sesuai perintah Direktur.
10.Meneliti dan mempertimbangkan surat-surat permohonan kenaikan
gaji, cuti, pindah atau berhenti dan lain-lain dari pegawai yang ada
di bawahnya.
Wewenang
Lampiran
SK Direktur No 200/V/SK/RSMD/1005/2015

10

PEDOMAN PENGORGANISASIAN INSTALASI RADIOLOGI

1. Meminta pendapat dan petunjuk kepada Direktur Rumah Sakit.


2. Mengawasi, memberi petunjuk dan arahan terhadap pelaksanaan
3.
4.
5.
6.

tugas bawahannya.
Memberi tugas dan perintah kepada bawahan.
Mengoreksi pekerjaan yang diberikan kepada bawahannya.
Menilai DP3 (Daftar Penilaian Pelaksanaan Pekerjaan).
Memberikan teguran dan penilaian serta penghargaan kepada staf
di bawahnya.

Hasil Kerja
1. Terbentukya prosedur kerja dan sistem kerja yang sesuai dengan
kebutuhan pelayanan Laboratorium, radiologi, Farmasi, Rekam
Medik, dan Gizi di setiap unit pelayanan yang membutuhkan.
2. Terbentuknya
peremcanaan
program
kegiatan
pelayanan
Laboratorium, radiologi, Farmasi, Rekam Medik, dan Gizi.
3. Terbentuknya perencanaan Sumber Daya Manusia bagi pelayanan
Laboratorium, radiologi, Farmasi, Rekam Medik, dan Gizi.
4. Terbentuknya perencanaan fasilitas, sarana dan prasarana bagi
kegiatan pelayanan Laboratorium, radiologi, Farmasi, Rekam Medik,
dan Gizi.
5. Terbentuknya sistem kontrol dan evaluasi pelayanan Laboratorium,
radiologi, Farmasi, Rekam Medik, dan Gizi.
Persyaratan Jabatan
1. Pendidikan
: S1 Kesehatan
2. Pengalaman Kerja : Aktif di manajerial Rumah Sakit, minimal 1
tahun.
3. Kemampuan Lain

:
a. Intelegensia
menangkap

:
atau

Kemampuan
memahami

untuk
instruksi,

kemampuan untuk membuat pertinbangan.


b. Komunikasi
:
Kemampuan
untuk
menggunakan komunikasi verbal dan non
verbal secara efektif.
c. Ketelitian :
Kemampuan

untuk

mengetahui dan memahami sesuatu secara


rinci.

Lampiran
SK Direktur No 200/V/SK/RSMD/1005/2015

11

PEDOMAN PENGORGANISASIAN INSTALASI RADIOLOGI

d. Kepemimpinan

mendayagunakan
untuk

bertindak

Mampu
Sumber
dalam

tujuan organisasi.
e. Manajemen
:

Daya

rangka

Manusia
mencapai

Merencanakan,

mengorganisasi, mengendalikan, mengawasi,


f.

dan mengevaluasi.
Membuat Keputusan :
masalah,

mencari

Mampu menganalisa,

solusi

dan

mengambil

keputusan.
KEPALA BAGIAN KEUANGAN ADMINISTRASI
Kepala bagian keuangan dan administrasi diangkat dan di
berhentikan oleh Direktur untuk masa jabatan tertentu. Dalam
melaksanakan tugasnya, kepala Bagian Keuangan dan Administrasi
berkoordinasi di bagian Medis dan keperawatan, Bagian penunjang Medis,
dan bagian Umum. Kepala Bagian Keuangan dan Administrasi
bertanggung jawab kepada Direktur.
Tanggung Jawab
Kepala bagian keuangan dan administrasi mempunyai tanggung
jawab merumuskan kebijakan, mengembangkan, mengkoordinasikan,
mengawasi, membina, dan mengendalikan kegiatan Kepala bagian
keuangan dan administrasi, serta sub bagian di bawah koordinasinya
Fungsi
Untuk melaksanakan tanggung jawab sebagaimana dimaksud pada
nomor (1), Kepala Bagian keuangan dan administrasi, mempunyai fungsi:
1. Dapat mengkoordinir pengelolaan kegiatan Sub Bagian Keuangan ,
Administrasi , Kepegawaian , dan Pemasaran.
2. Dapat melakukan pembinaan SDM dibagian Keuangan , Administrasi
, baik perorangan maupun kategorial untuk mencapai kualitas yang
diinginkan.
3. Dapat melaksanakan kegiatan koordinasi dan evaluasi dari masingmasing Sub Bagian

Lampiran
SK Direktur No 200/V/SK/RSMD/1005/2015

12

PEDOMAN PENGORGANISASIAN INSTALASI RADIOLOGI

Uraian Tugas:
1. Membantu direktur dalam manajemen bagian administrasi dan
keuangan.
2. Bekerjasama dengan kepala bagian bidang / kepala bagian lainnya.
3. Mengkoordinasi pelaksanaan , pengelolaan , pengawasan ,
pengendalian dan evaluasi di Sub Bagian Keuangan , Administrasi ,
Kepegawaian , Pemasaran.
4. Melaksanakan perencanaan monitoring dan evaluasi terhadap
sarana dan mutu pelayanan bagian keuangan dan administrasi.
5. Melaksanakan program keselamatan pasien dan pengendalian
infeksi di Rumah Sakit.
6. Membantu menyusun laporan penyelenggaraan Rumah Sakit
khususnya dalam pelayanan bagian Keuangan dan Administrasi.
7. Melakukan analisa ketenagaan dibagian admin dan keuangan.
8. Menyusun uraian tugas semua staff dibagian Keuangan dan
Administrasi.
9. Melakukan penilaian kinerja dari staff yang berada dibagian
Keuangan dan Administrasi
10.Mengupayakan peningkatan SDM dibagian Keuangan dan
Administrasi melalui program pengembangan SDM.
11.Mengadakan pertemuan berkala dengan staff dibagian keuangan
dan administrasi.
12.Melaksanakan tugas-tugas lain yang diberikan oleh direktur.
Wewenang:
1. Memeriksa hasil kegiatan dibagian yang dipimpinnya sesuai dengan
standart yang ditetapkan.
2. Meminta data dan info staff terkait.
3. Memberikan bimbingan dan arahan kepada staff.
4. Melakukan kerjasama dan koordinasi dengan semua pihak demi
kelancaran pelayanan administrasi Rumah Sakit.
5. Menandatangani Surat dan Dokumen yang ditetapka menjadi
wewenang kepala bagian keuangan dan administrasi.
Hasil Kerja:
1. Terbentuknya prosedur kerja dan sistem kerja yang sesuai dengan
kebutuhan Bagian keuangan dan administrasi di setiap Sub bagian
yang mebutuhkan.

Lampiran
SK Direktur No 200/V/SK/RSMD/1005/2015

13

PEDOMAN PENGORGANISASIAN INSTALASI RADIOLOGI

2. Terbentuknya perencanaan program kegiatan bagian keuangan dan


administrasi.
3. Terbentuknya perencanaan Sumber Daya Manusia bagi bagian
keuangan dan administrasi.
4. Terbentuknya perencanaan fasilitas, sarana dan prasarana bagi
bagian Keuangan dan Administrasi.
5. Terbentuknya sistem kontrol dan evaluasi bagian Keuangan dan
Administrasi.

Persyaratan Jabatan:
1. Pendidikan
: S1
2. Pengalaman Kerja : Aktif di manajerial Rumah Sakit, minimal 1
tahun.
3. Kemampuan Lain

:
a. Intelegensia
menangkap

Kemampuan

atau

memahami

untuk
instruksi,

kemampuan untuk membuat pertinbangan.


b. Komunikasi
:
Kemampuan
untuk
menggunakan komunikasi verbal dan non
verbal secara efektif.
c. Ketelitian :
Kemampuan

untuk

mengetahui dan memahami sesuatu secara


rinci.
d. Kepemimpinan

mendayagunakan
untuk

bertindak

Mampu
Sumber
dalam

tujuan organisasi.
e. Manajemen
:

Daya

rangka

Manusia
mencapai

Merencanakan,

mengorganisasi, mengendalikan, mengawasi,


f.

dan mengevaluasi.
Membuat Keputusan :
masalah,

mencari

keputusan.
KEPALA BAGIAN UMUM

Lampiran
SK Direktur No 200/V/SK/RSMD/1005/2015

14

Mampu menganalisa,

solusi

dan

mengambil

PEDOMAN PENGORGANISASIAN INSTALASI RADIOLOGI

Kepala Bagian Umum diangkat dan diberhentikan oleh Direktur


untuk masa jabatan tertentu. Dalam melaksanakan tugasnya, Kepala
Bagian Umum berkoordinasi dengan Bidang Pelayanan Medis dan
Keperawatan, Bagian Keuangan dan Administrasi, dan Bagian Penunjang
Medis. Kepala Bagian Umum bertanggung jawab kepada Direktur
Tanggung Jawab
Kepala Bagian Umum mempunyai tanggung jawab merumuskan
kebijakan, mengembangkan, mengkoordinasikan, mengawasi, membina,
dan mengendalikan kegiatan Umum, serta Instalasi di bawah
koordinasinya
Fungsi
Untuk melaksanakan tanggung jawab sebagaimana dimaksud pada
nomor (1), Kepala Bagian Umum, mempunyai fungsi:
1. Pengkoordinasian perumusan strategi dan kebijakan di bidang
Umum dan instalasi di bawah koordinasinya
2. Perencanaan dan pengembangan Bagian Umum dan instalasi di
bawah koordinasinya
3. Pengkoordinasian pelaksanaan Bagian Umum dan instalasi di
bawah koordinasinya
4. Pembinaan terhadap

penyelenggaraan

instalasi di bawah koordinasinya


5. Pengkoordinasian dan sinkronisasi

Bagian

bagian

Umum

Umum

dan

dengan

instalasi, komite dan staf fungsional dan/atau instansi lainnya


6. Pengawasan, pengendalian dan evaluasi Bagian Umum dan
instalasi di bawah koordinasinya
7. Pembinaan dan penilaian kinerja serta remunerasi karyawan di
bawah koordinasinya
8. Pelaksanaan tugas-tugas lain yang diberikan oleh direktur

Uraian Tugas
1. Membuat perencanaan program kegiatan pelayanan Sub bagian
Logistik dan Sub Bagian Rumah Tangga dan Pemeliharaan
dengan berkoordinasi dengan unit terkait.

Lampiran
SK Direktur No 200/V/SK/RSMD/1005/2015

15

PEDOMAN PENGORGANISASIAN INSTALASI RADIOLOGI

2. Merencanakan jumlah dan macam alat yang dibutuhkan untuk


pelayanan Sub bagian Logistik dan Sub Bagian Rumah Tangga
dan Pemeliharaan dengan Kepala Unit terkait.
3. Merencanakan jumlah dan macam Sumber Daya Manusia yang
dibutuhkan di pelayanan Sub bagian Logistik dan Sub Bagian
Rumah Tangga dan Pemeliharaan serta menempatkannya sesuai
kebutuhan.
4. Mensosialisasikan kebijaksanaan dan prosedur di Bagian Umum
kepada seluruh unit pelayanan di Rumah Sakit.
5. Membuat prosedur kerja atau sistem yang berkaitan dengan
Bagian Umum dan berkoordinasi dengan unit terkait.
6. Memberi bantuan bimbingan kepada seluruh Sumber Daya
Manusia yang ada di setiap unit pelayanan untuk keperluan
pelayanan Sub bagian Logistik dan Sub Bagian Rumah Tangga
dan Pemeliharaan bila diminta sesuai perintah Direktur.
7. Mengadakan kerja sama dan memelihara hubungan baik dan
harmonis dengan seluruh komponen Rumah Sakit.
8. Menghadiri rapat yang diadakan oleh Direktur dan ikut dalam
kepanitiaan yang diadakan oleh Rumah Sakit.
9. Menyelesaikan/mengatasi persoalan dan usul-usul yang timbul
dari setiap unit sesuai perintah Direktur.
10.Meneliti dan mempertimbangkan surat-surat

permohonan

kenaikan gaji, cuti, pindah atau berhenti dan lain-lain dari


pegawai yang ada di bawahnya.

Wewenang
1. Meminta pendapat dan petunjuk kepada Direktur Rumah Sakit.
2. Mengawasi,
memberi
petunjuk
dan
arahan
terhadap
3.
4.
5.
6.

pelaksanaan tugas bawahannya.


Memberi tugas dan perintah kepada bawahan.
Mengoreksi pekerjaan yang diberikan kepada bawahannya.
Menilai DP3 (Daftar Penilaian Pelaksanaan Pekerjaan).
Memberikan teguran dan penilaian serta penghargaan kepada
staf di bawahnya.

Hasil Kerja

Lampiran
SK Direktur No 200/V/SK/RSMD/1005/2015

16

PEDOMAN PENGORGANISASIAN INSTALASI RADIOLOGI

1. Terbentukya prosedur kerja dan sistem

kerja yang sesuai

dengan kebutuhan pelayanan Sub bagian Logistik dan Sub


Bagian

Rumah

Tangga

dan

Pemeliharaan

di

setiap

unit

pelayanan yang membutuhkan.


2. Terbentuknya peremcanaan program kegiatan pelayanan Sub
bagian

Logistik

dan

Sub

Pemeliharaan.
3. Terbentuknya perencanaan

Bagian
Sumber

Rumah
Daya

Tangga

dan

Manusia

bagi

pelayanan Sub bagian Logistik dan Sub Bagian Rumah Tangga


dan Pemeliharaan
4. Terbentuknya perencanaan fasilitas, sarana dan prasarana bagi
kegiatan pelayanan Sub bagian Logistik dan Sub Bagian Rumah
Tangga dan Pemeliharaan
5. Terbentuknya sistem kontrol dan evaluasi pelayanan Sub bagian
Logistik dan Sub Bagian Rumah Tangga dan Pemeliharaan
Persyaratan Jabatan
1. Pendidikan
: S1
2. Pengalaman Kerja : Aktif di manajerial Rumah Sakit, minimal 1
tahun.
3. Kemampuan Lain
a. Intelegensia

:
: Kemampuan untuk menangkap atau

memahami instruksi, kemampuan untuk membuat pertinbangan.


b. Komunikasi
: Kemampuan untuk menggunakan komunikasi
verbal dan non verbal secara efektif.
c. Ketelitian
: Kemampuan untuk mengetahui dan memahami
sesuatu secara rinci.
d. Kepemimpinan :
Mampu
Manusia

untuk

organisasi.
e. Manajemen
f.

bertindak
:

mendayagunakan
dalam

rangka

Merencanakan,

Sumber

mencapai

Daya
tujuan

mengorganisasi,

mengendalikan, mengawasi, dan mengevaluasi.


Membuat Keputusan : Mampu menganalisa, masalah, mencari
solusi dan mengambil keputusan

Lampiran
SK Direktur No 200/V/SK/RSMD/1005/2015

17

PEDOMAN PENGORGANISASIAN INSTALASI RADIOLOGI

BAB V
STRUKTUR ORGANISASI INSTALASI RADIOLOGI

BAB VI
URAIAN JABATAN

Lampiran
SK Direktur No 200/V/SK/RSMD/1005/2015

18

PEDOMAN PENGORGANISASIAN INSTALASI RADIOLOGI

KEPALA INSTALASI RADIOLOGI


Kepala Instalasi Radiologi diangkat dan diberhentikan oleh Direktur untuk
masa jabatan tertentu.
Tanggung Jawab
Kepala Instalasi Radiologi bertanggung jawab terhadap operasianal hidup
Instalasi Radiologi serta melakukan pengawasan dan pengendalian terhadap :

Kesekretariatan

Istalasi Radiologi
Kelancaran pelayanan Penunjang Medis di Instalasi Radiologi
Pengawasan dan pengendalian kebutuhan peralatan dan bahan

habis pakai di Istalasi Radiologi


Pengembangan dan pelatihan SDM Istalasi Radiologi

keuangan

dan

pengadaan

perlengkapan

Fungsi
Untuk dapat melaksanakan tanggung jawab tersebut, Kepala Instalasi
Radiologi mengkoordinasikan semua bentuk kegiatan yang dilaksanakan di Instalasi
Radiologi bersama dengan Koordintor Pelayanan Radiologi.
Uraian Tugas
1. Melaksanakan,

memimpin

dan

mengembangkan

Instalasi

Radiologi.
2. Menyusun program kerja dilingkungan Instalasi Radiologi.
3. Merencanakan system kerja yang efektif dan efisien di lingkungan
Instalasi Radiologi.
4. Menyusun perencanaan SDM Penunjang Medis di lingkungan
Instalasi Radiologi.
5. Menyusun perencanaan

fasilitas,

sarana

dan

prasarana

di

lingkungan Instalasi Radiologi.


6. Melakukan
system evaluasi pelayanan di lingkungan Instalasi
Radiologi.
7. Melakukan system evaluasi SDM di lingkungan Instalasi Radiologi.
8. Mengerahkan seluruh SDM di Instalasi Radiologi untuk mencapai
visi, misi, motto dan tujuan RSU Mitra Delima.

Wewenang
1. Meminta pendapat dan petunjuk dari Kepala Bagian Penunjang
Medis, dan Direktur RSU Mitra Delima.
2. Memberikan masukan kepada Kepala Bagian Penunjang Medis
terkait pelayanan di Instalasi Radiologi.
3. Mendapatkan data baik pelayanan, penelitian, pengembangan
,pendidikan dan pelatiahan maupun

adminitrasi

dan keuangan

serta peralatan yang ada di Instalasi Radiologi.


4. Mengawasi dan memberi petunjuk serta arahan kepada staf/
bawahannya
5. Memberi penilaian dan teguran kepada staf/bawahanya
Lampiran
SK Direktur No 200/V/SK/RSMD/1005/2015

19

PEDOMAN PENGORGANISASIAN INSTALASI RADIOLOGI

Hasil Kerja
1. Terbentuknya program kerja di lingkungan Instalasi Radiologi.
2. Terbentuknya system kerja yang efektif dan efisien dilingkungan
Instalasi Radiologi.
3. Terbentuknya perencanaan SDM Penunjang Medis di lingkungan
Instalasi Radiolongi.
4. Terbentuknya perencanaan fasilitas, sarana, dan prasarana di
lingkungan Instalasi Radiologi.
5. Terbentuknya system evaluasi pelayanan di lingkungan Instalasi
Radiologi.
6. Terbentuknya system

evaluasi SDM

di lingkungan Instalasi

Radiologi.
7. Tercapainya visi, misi, motto dan tujuan RSU Mitra Delima.

Persyaratan Jabatan
4. Pendidikan
: Dokter Spesialis Radiologi
5. Pengalaman Kerja : Aktif di Manajerial Rumah Sakit minimal 1
tahun.
6. Kemampuan Lain
a. Intelegensia
menangkap

:Kemampuan
atau

untuk

memahami

instruksi,

kemampuan untuk membuat pertimbangan.


b. Komunikasi
:Kemampuan
untuk
menggunakan komunikasi verbal dan non
verbal secara efektif.
c. Ketelitian : Kemampuan untuk mengetahui
dan memahami sesuatu secara rinci.
d. Kepemimpinan : Mampu mendayagunakan
Sumber Daya Manusia untuk bertindak dalam
rangka mencapai tujuan organisasi.
e. Manajemen
:Merencanakan,
mengorganisasi, mengendalikan, mengawasi,
f.

dan mengevaluasi.
Membuat Keputusan :
masalah,

mencari

keputusan.

KOORDINATOR PELAYANAN RADIOLOGI


Tanggung Jawab
Lampiran
SK Direktur No 200/V/SK/RSMD/1005/2015

20

Mampu

solusi

dan

menganalisa
mengambil

PEDOMAN PENGORGANISASIAN INSTALASI RADIOLOGI

Koordinator Pelayanan Radiologi bertanggung jawab serta membantu Kepala


Instalasi Radiologi dalam :

Operasional hidup Instalasi Radiologi


Kelancaran pelayanan Penunjang Medis di Instalasi Radiologi
Pengawasan dan pengendalian terhadap kesekretariatan dan

pengadaan perlengkapan di Instalasi Radiologi


Pengawasan dan pengendalian kebutuhan peralatan dan

bahan habis pakai di Instalasi Radiologi


Pengembangan dan pelatihan SDM di Instalasi Radiologi

Fungsi
Untuk dapat melaksanakan tanggung jawab tersebut, Koordinator Pelayanan
Radiologi mengkoordinasikan semua bentuk kegiatan yang dilaksanakan di Instalasi
Radiologi bersama dengan Staff Administrasi Radiologi dan Staff Radiografer.
Uraian Tugas
1. Bersama Kepala Instalasi Radiologi mengembangkan Instalasi
Radiologi
2. Bersama Kepala Instalasi Radiologi menyusun program kerja di
lingkungan Instalasi Radiologi
3. Bersama Kepala Instalasi Radiologi merencanakan system kerja
yang efektif dan efisien di lingkungan Instalasi Radiologi
4. Bersama Kepala Instalasi Radiologi menyusun perencanaan SDM
Penunjang Medis di lingkungan Instalasi Radiologi
5. Bersama Kepala Instalasi Radiologi menyusun

perencanaan

fasilitas, sarana dan prasarana di lingkungan Instalasi Radiologi


6. Bersama Kepala Instalasi Radiologi melakukan system evaluasi
pelayanan di lingkungan Instalasi Radiologi
7. Bersama Kepala Instalasi Radiologi dalam melakukan system
evaluasi SDM di lingkungan Instalasi Radiologi
8. Bersama Kepala Instalasi Radiologi dalam mengerahkan seluruh
SDM di Instalasi Radiologi untuk mencapai visi, misi, motto dan
tujuan RSU Mitra Delima

Wewenang
1. Meminta pendapat dan petunjuk dari Kepala Instalasi Radiologi,
Kepala Bagian Penunjang Medis dan Direktur RSU Mitra Delima
2. Memberikan masukan terhadap Kepala Instalasi Radiologi terkait
pelayanan di Instalasi Radiologi
3. Mendapatkan data baik pelayanan, penelitian, pengembangan
,pendidikan dan pelatiahan maupun adminitrasi serta peralatan di
Instalasi Radiologi

Lampiran
SK Direktur No 200/V/SK/RSMD/1005/2015

21

PEDOMAN PENGORGANISASIAN INSTALASI RADIOLOGI

4. Mengawasi dan memberi petunjuk

serta arahan kepada staf/

bawahannya
5. Memberi penilaian dan teguran kepada staf/ bawahanya

Hasil Kerja
1. Terwujudnya program kerja di lingkungan Instalasi Radiologi
2. Terbentuknya system kerja yang efektif dan efisien di lingkungan
Instalasi Radiologi
3. Terbentuknya perencanaan SDM Penunjang Medis di lingkungan
Instalasi Radiologi
4. Terbentuknya
perencanaan fasilitas, sarana dan prasarana di
lingkungan Instalasi Radiologi
5. Terwujudnya system evaluasi pelayanan di lingkungan Instalasi
Radiologi
6. Terbentuknya system evaluasi SDM di lingkungan Instalasi Radiologi
7. Tercapainya visi, misi, motto dan tujuan RSU Mitra Delima

Syarat Jabatan
1. Pendidikan
: DIII Radiologi
2. Pengalaman Kerja : Mempunyai pengalaman kerja di Instalasi
Radiologi
3. Lain-lain:
a. Sehat jasmani dan rohani
b. Memiliki kedisiplinan, kejujuran, tanggung jawab terhadap
RSU Mitra Delima
c. Memiliki kemampuan kepemimpinan
d. Memiliki surat izin kerja radiografer

STAF ADMINISTRASI RADIOLOGI


Tanggung jawab
Staff Administrasi Radiologi bertanggung jawab melakukan pencatatan,
pengarsipan serta dokumentasi pelayanan di Instalasi Radiologi sesuai dengan
ketentuan yang berlaku.
Fungsi
Untuk dapat melaksanakan tanggung jawab tersebut, Staf Administrasi
Radiologi mengkoordinasikan semua bentuk kegiatan yang dilaksanakan di Instalasi
Radiologi bersama dengan seluruh staf Instalasi radiologi yang sedang bertugas.
Uraian Tugas
1. Mencatat data administrasi pasien di Instalasi Radiologi
2. Mengumpulkan dan menscreening blanko permintaan pemeriksaan
Radiologi
3. Mencetak, mendistribusikan, dan menyimpan hasil pemeriksaan
Radiologi
4. Manajemen penggunaan barang habis pakai di Instalasi Radiologi
5. Mengurus perizinan dan administrasi Instalasi Radiologi

Lampiran
SK Direktur No 200/V/SK/RSMD/1005/2015

22

PEDOMAN PENGORGANISASIAN INSTALASI RADIOLOGI

Wewenang
1. Meminta

pendapat

dan

petujuk

dari

Koordinator

pelayanan

Radiologi, kepala Instalasi Radiologi, Kepala Bagian Penunjang


Medis, dan Direktur RSU Mitra Delima.
2. Memberikan masukan kepada Koordinator Pelayanan Radiologi
terkait pelayanan di Instalasi Radiologi.
3. Melaksanakan semua bentuk tindakan yang menjadi wewenangnya
sebagai Staff Administrasi Radiologi.

Hasil kerja
1. Catatan kegiatan administrasi pasien di Instalasi Radiologi berupa
buku register pasien, pemeriksaan dan kwitansi.
2. Kumpulan blanko permintaan pemeriksaan

radiologi

sesuai

prosedur.
3. Terdapat hasil pemeriksaan radiologi yang didistribusikan kepada
dokter pengirim pasien/perujuk, pasien, dan arsip di bagian
radiologi.
4. Manajemen penggunaan barang habis pakai di Instalasi Radiologi
dengan adanya catatan pada buku order barang, buku barang
datang, dan buku inventaris barang/alat.
5. Perizinan dan administrasi Instalasi Radiologi berjalan sesuai
prosedur.

Syarat Jabatan
1. Pendidikan
: SMA
2. Pengalaman Kerja : Pernah bekerja di bidang Radiologi
3. Lain lain :
a. Sehat jasmani dan rohani
b. Memiliki kedisiplinan, kejujuran dan tanggung

jawab

terhadap RSU Mitra Delima

STAFF RADIOGRAFER
Tanggung Jawab
Staff Radiografer bertanggung jawab melakukan pemeriksaan di Instalasi
Radiologi sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Fungsi
Untuk dapat melaksanakan tanggung jawab tersebut, Staff Radiografer
mengkoordinasikan semua bentuk kegiatan yang dilaksanakan di Instalasi Radiologi
bersama dengan seluruh Staff Instalasi Radiologi yang sedang bertugas.
Uraian Tugas
1. Melakukan identifikasi pasien sebelum melakukan pemeriksaan
(rongten dan USG)
2. Melakukan persiapan terhadap seluruh pasien yang akan diperiksa
(rongten dan USG)
Lampiran
SK Direktur No 200/V/SK/RSMD/1005/2015

23

PEDOMAN PENGORGANISASIAN INSTALASI RADIOLOGI

3. Melakukan pemeriksaan rongten pasien


4. Melakukan prosesing hasil rongten
5. Mencetak hasil rongten, dan melaporkan hasil tersebut kepada
6.
7.
8.
9.

Dokter Penanggung Jawab pemeriksaan Radiologi RSU Mitra Delima


Mendampingi dokter radiologi dalam melakukan pemeriksaan USG
Kontroling fungsi peralatan di Instalasi Radiologi
Manajemen penggunaan barang habis pakai di Instalasi Radiologi
Mengurus perizinan dan administrasi Instalasi Radiologi

Wewenang
1. Meminta pendapat dan petujuk dari kepala Koordinator Pelayanan
Radiologi, Kepala Instalasi Radiologi, Kepala Bagian Penunjang
Medis dan Direktur RSU Mitra Delima.
2. Memberikan masukan kepada koordinator pelayanan radiologi
terkait pelayanan di Instalasi Radiologi.

Hasil Kerja
1. Pemeriksaan dilakukan kepada pasien sesuai identitas yang ada
dalam buku register.
2. Terlaksananya persiapan peralatan untuk seluruh pasien yang akan
diperiksa (USG dan Rongten).
3. Terlaksananya pemeriksaan rongten di Instalasi Radiologi.
4. Terlaksananya prosesing hasil rongten.
5. Hasil
prosesing
rongten
dibaca
oleh
dokter
spesialis
radiologi/dokter penanggung jawab radiologi RSU Mitra delima
6. Terlaksananya pendampingan dokter radiologi dalam melakukan
pemeriksaan USG.
7. Seluruh alat di Instalasi Radiologi berfungsi dengan baik dan
terkalibrasi.
8. Manajemen penggunaan barang habis pakai di instalasi radiologi
dengan adanya catatan pada buku order barang, buku barang
datang, dan buku inventaris barang/alat.
9. Perizinan dan administrasi instalasi radiologi

berjalan

sesuai

1. Pendidikan
: pendidikan profesi radiografer
2. Pengalaman Kerja : Pernah bekerja di bidang radiologi
3. Lain lain :
a. Sehat jasmani dan rohani
b. Memiliki kedisiplinan, kejujuran dan tanggung

jawab

prosedur

Syarat Jabatan

terhadap RSU Mitra Delima


c. Memiliki surat izin kerja radiographer.

Lampiran
SK Direktur No 200/V/SK/RSMD/1005/2015

24

PEDOMAN PENGORGANISASIAN INSTALASI RADIOLOGI

BAB VII
TATA HUBUNGAN KERJA INSTALASI RADIOLOGI
Hubungan Kerja dengan Direktur
Menjalankan perintah dan kebijakan Direktur yang berhubungan
dengan tugas dan tanggung jawab Instalasi Radiologi di Rumah
Sakit
Hubungan Kerja dengan Kepala Bagian
Kepala Bagian Pelayanan Medis dan Keperawatan
Menjalankan kebijakan, konsultasi dan koordinasi
pelaksanaan tugas pelayanan medik dan keperawatan di
Instalasi Radiologi.
Kepala Bagian Penunjang Medis
Menjalankan kebijakan, konsultasi

dan

koordinasi

pelaksanaan tugas penunjang medik di Instalasi Radiologi.


Kepala Bagian Keuangan dan Administrasi
Menjalankan kebijakan, konsultasi dan koordinasi
pelaksanaan tugas keuangan dan administrasi di Instalasi
Radiologi.
Kepala Bagian Umum
Menjalankan kebijakan,

konsultasi

dan

pelaksanaan tugas umum di Instalasi Radiologi.


Hubungan Kerja dengan Instalasi Lain

Lampiran
SK Direktur No 200/V/SK/RSMD/1005/2015

25

koordinasi

PEDOMAN PENGORGANISASIAN INSTALASI RADIOLOGI

1. Instalasi Gawat Darurat : berkoordinasi dalam kebutuhan


pasien

di

Instalasi

Gawat

Darurat

akan

kebutuhan

pemeriksaan radiologi.
2. Instalasi Rawat Jalan : berkoordinasi dalam kebutuhan pasien
di Instalasi rawat jalan akan kebutuhan pemeriksaan radiologi.
3. Instalasi Kamar Bersalin : berkoordinasi dalam kebutuhan
pasien

di

Instalasi

kamar

bersalin

akan

kebutuhan

pemeriksaan radiologi.
4. Instalasi Rawat Inap : berkoordinasi dalam kebutuhan pasien
di Instalasi rawat inap akan kebutuhan pemeriksaan radiologi.
5. Instalasi HCU : berkoordinasi dalam kebutuhan pasien di
Instalasi HCU akan kebutuhan pemeriksaan radiologi.
6. Instalasi IKO : berkoordinasi dalam kebutuhan pasien di
instalasi kamar operasi akan kebutuhan pemeriksaan radiologi
sebelum pembedahan.
7. Instalasi Farmasi : berkoordinasi dalam pelayanan pasien di
Instalasi farmasi akan kebutuhan pemeriksaan radiologi.
8. Instalasi Gizi : berkoordinasi dalam pelayanan pasien di
Instalasi gizi akan Kebutuhan pemeriksaan radiologi.
9. Instalasi Rekam Medik : mengkoordinasikan pelaksanaan
kegiatan rekam medis, evaluasi dan pelaporan di Instalasi
radiologi.
Hubungan Kerja dengan Sub Bagian
1. Sub Bagian Logistik : berkoordinasi

dalam

pemenuhan

kebutuhan logistic di Instalasi radiologi.


2. Sub Bagian Rumah Tangga dan Pemeliharaan : berkoordinasi
dalam pemeliharaan sarana

dan

prasarana

di

Instalasi

radiologi serta kebersihan dan keutuhan peralatan.


3. Sub Bagian Keuangan : berkoordinasi dalam pelaksanaan
kegiatan

pengelolaan

penerimaan

pendapatan,

perbendaharaan, dan akuntansi di Instalasi radiologi.


4. Sub
Bagian
Administrasi
:
berkoordinasi
kesekretariatan rumah sakit di Instalasi radiologi.

Lampiran
SK Direktur No 200/V/SK/RSMD/1005/2015

26

dalam

PEDOMAN PENGORGANISASIAN INSTALASI RADIOLOGI

5. Sub Bagian Kepegawaian : berkoordinasi dalam manajemen


SDM di Instalasi radiologi.
6. Sub Bagian Pemasaran : berkoordinasi dalam hal pemasaran
rumah sakit terhadap konsumen di Instalasi radiologi.

BAB VIII
POLA KETENAGAAN

NAMA
JABATAN

KUALIFIKASI
FORMAL
INFORMAL

Kepala
Instalasi
Radiologi
Koordinator
Pelayanan
Radiologi

Dokter
Spesialis
Radiologi
D III
Radiologi

Staff
Radiologi

D III
Radiologi

Staff
Administrasi
Laboratorium

SMA

Aktif di Manajerial
Rumah Sakit
minimal 1 tahun
Mempunyai
pengalaman kerja
di Instalasi
Radiologi
Mempunyai
pengalaman kerja
di Instalasi
Radiologi
Mempunyai
pengalaman kerja
di Instalasi
Radiologi

Lampiran
SK Direktur No 200/V/SK/RSMD/1005/2015

27

TENAGA
YANG
DIBUTUHK
AN
1 ( Satu )

TENAGA
YANG
ADA
1 ( Satu )

1 ( Satu )

1 ( Satu )

3 ( Tiga )

1 ( Satu )

2 ( Dua )

2 ( Dua )

PEDOMAN PENGORGANISASIAN INSTALASI RADIOLOGI

BAB IX
KEGIATAN ORIENTASI
Setiap karyawan baru yang ada di Bagian Instalasi Radiologi harus
dilakukan orientasi oleh penanggung

jawab staff pada masing-masing

bagian untuk mengetahui tugas dan tanggung jawab sesuai dengan


keahlian dan profesi masing-masing karyawan.
a. Penanggung

jawab

orientasi

karyawan

baru

adalah

sebagai

berikut :
- Kepala bagian Penunjang Medis
- Kepala Sub bagian instalasi Radiologi
b. Materi orientasi karyawan baru meliputi tentang :
- Orientasi Umum
- Orientasi Khusus

BAB X
PERTEMUAN ATAU RAPAT
Dalam rangka meningkatkan mutu di Instalasi Radiologi
dilaksanakan pertemuan rutin. Pertemuan ini dilaksanakan dengan

Lampiran
SK Direktur No 200/V/SK/RSMD/1005/2015

28

PEDOMAN PENGORGANISASIAN INSTALASI RADIOLOGI

tujuan bila ada suatu keputusan ataupun kebijakan baru untuk


dilaksanakan semua karyawan bagian Instalasi Radiologi dari hasil
pertemuan tersebut mampu telusur.
Adapun beberapa pertemuan rutin di Instalasi Laboratorium yaitu :
Pertemuan harian (pre conference pagi)
Dikerjakan setiap pagi 07.00 07.30 di depan Kantor
Penunjang

Medis

yang

dihadiri

oleh

petugas

Instalasi

Radiologi yang dinas malam, petugas Instalasi Radiologi dinas


pagi, Kepala Penunjang Medis dan Wakil Penunjang Medis.
Tujuan dari pertemuan ini adalah mengkoordinasikan semua
hal yang menyangkut pelayanan di Instalasi Radiologi mulai
dari SDM hingga sarana dan prasarana. Hasil pertemuan
ditulis dalam buku laporan pre conference.
Pertemuan Bulanan
Pertemuan Bulanan dilakukan setiap 1 bulan sekali (sabtu
minggu ke 3) jam 09.00 yang dihadiri oleh seluruh karyawan
di Instalasi Radiologi. Tujuan pertemuan ini adalah untuk
mengkoordinasikan pelayanan di Instalasi

Radiologi dan

Pelayanan di Rawat jalan, inap, IGD. Hasil rapat di tulis oleh


notulen rapat di buku rapat instalasi Radiologi.
Pertemuan urgent
Pertemuan ini dilakukan bisa saja secara mendadak apabila
ditemukan suatu masalah yang harus segera dibahas, jika ada
suatu pengumuman dari atasan yang sangat mendesak dan
bisa juga ada suatu perubahan peraturan yang baru. Hasil
rapat di tulis oleh notulen rapat di buku rapat instalasi
Radiologi.

Lampiran
SK Direktur No 200/V/SK/RSMD/1005/2015

29

PEDOMAN PENGORGANISASIAN INSTALASI RADIOLOGI

BAB XI
PELAPORAN
Dalam rangka mengevaluasi segala hal yang ada

di Instalasi

Radiologi, dilakukan pelaporan secara periodik sebagai bentuk


pertanggung jawaban dari masing-masing karyawan di Instalasi
Radiologi.
Laporan Harian
Laporan harian permintaan Foto Rogent dan USG
Abdoment, pasien rawat jalan dan pasien IGD di
instalasi radiologi.
Laporan harian permintaan Foto Rogent dan USG
Abdoment, pasien rawat inap di instalasi radiologi.
Laporan harian radiografer pelaksana, dioperkan tiap
pergantian jaga di instalasi radiologi.
Laporan harian pre conference pagi, disimpan dan di
follow up oleh kepala bagian penunjang medis.
Laporan tentang keselamatan pasien, bila ada kejadian
diserahkan ke tim keselamatan pasien.
Laporan Bulanan
Laporan bulanan
pemeriksaan

Foto

Lampiran
SK Direktur No 200/V/SK/RSMD/1005/2015

kegiatan
Rogent

30

pelayanan
dan

USG

permintaan

Abdoment

di

PEDOMAN PENGORGANISASIAN INSTALASI RADIOLOGI

instalasi radiologi, diserahkan kepada kepala penunjang


medis.
Laporan bulanan inventaris alat, sarana dan prasarana
di instalasi radiologi.
Laporan Tahunan
Laporan tahunan kegiatan pelayanan di instalasi radiologi,
diserahkan kepada direktur RSU Mitra Delima.

Lampiran
SK Direktur No 200/V/SK/RSMD/1005/2015

31