Anda di halaman 1dari 2

ETIKA EPIDEMIOLOGI

I.Terdiri atas beberapa sub bab yaitu:


A.
B.
C.
D.
E.
F.
G.

URGENSI ETIKA
PENGRTIAN ETIKA
PERLUNYA ETIKA EPIDEMIOLOGI
RUANG LINGKUP ETIKA EPIDEMIOLOGI
ASPEK ETIKA DALAM PENELITIAN
ETIKA EPIDEMIOLOGI
DAN HUKUM

II.Penjelasan
A. Urgensi Etika
Epidemiologi belumlah terlalu dikenal, masih dalam pertumbuhan dan jika epidemiologi
sudah dikenal akan mucul juga bahaya arogansi. Pedekatan yang mukin dilakukan untuk
menjawab masalah arogansi adalah peningkatan moral pelayanan kesehatan dalam
bentuk etika. Etika sudah menjadi kebutuhan dalam pelayanan kedokteran khususnya
dalam melakukan penelitian.Telah disusun kode dalam melakukan penelitian kedokteran
yang disebut Nuremberg Code.

B. Pengertian Etika
Etika adalah suatu filosofi yang memberikan perhatian terhadap yang benar dan salah
dengan melakukan pendekatan moral.
Unsur etika epidemiologi pada dasarnya terdiri dari 3 unsur utama yaitu:
a. Truth (kebenaran): etika adalah pencarian kebenaran dan berusaha menegakan
kebenaran itu secara adil.
b. Risk (resiko): etika selalu mempertimbang kan resiko atau bahaya yang terjadi dari
setiap intervensi atau pelayanan.
c. Benefit (manfaat): etika selalu ingin melihat adanya nilai manfaat dari setiap kegiatan
yang terkait dengan etika.
Etika dalam pelayanan kesehatan masyarakat akan diarahkan untuk:
a. Melindungi posisi inferior masyarakat sebagai pemakai jasa.
b. Menghadapi makin rumitnya masalah dan bentuk pelayanan yang disajikan.
c. Perlunya responsibility,baik terhadap risk maupun benefit dari setiap intervensi
pelayanan kesehatan.
d. Tuntutan hak atas kesehatan bagi setiap anak bangsa.
e. Kebutuhan akan pelayanan bermutu yang memerlukan teknologi modern yang sangat
mahal.

Pelayanan kesehatan mempunyai nilai normative seperti:


1.
2.
3.
4.
5.
6.

Efektif
Efisien
Adil (Equality and Equty)
Terjangkau (Affordeble)
Berkesinambungan (Sustainable)
Quality

C. Perlunya Etika Epidemiologi


Perlunya atau berkembangnya keperluan akan etika dalam epidemiologi berkaitan
dengan:
1. Semakin diperlukannya profesionalisasi dalam kepedulian terhadap masalah
kesehatan yang berkembang di masyarakat.
2. Perkembangan epidemiologi dan peranannya dalam menangani maslah kedokteran
dan kesehatan masyarakat yang semakin kompleks sehingga etika diperlukan untuk
menghindari kemungkinan penyipangan professional.

D. Ruang Lingkup Etika Epidemiologi


Etika epidemiologi yang banyak berkaitan dengan kegiatan penelitian atau pengumpulan
data dapat berupa:
a. Subjek penelitian epidemiologi
b. Pelaksanaan penelitian
c. Perlakuan peneliti terhadap data yang ada
Dalam hal data ,rekam medis merupakan bagian yang memerlukan etika dan suatu data
utama yang bias dipergunakan untuk tujusn epidemiologi

E. Aspek Etika Dalam Penelitian


Keterlibatan faktor etika dalam penelitian sudah bermula dari:
1. Pengumpulan data
2. Pemasukan data
3. Analisis data
4. Hasil data

F. Etika Epidemiologi dan Hukum


Masalah hukum secara tradisional biasanya berkaitan dengan pembuktian kasual dalam
hubungan kuasa efek yang dapat dibuktikan oleh saksi ahli dari dokter.
Hubungan antara keterpaparan misalnya dengan asbes dan terjadinya penyakit belum
dapat pembuktian yang nyata. Dalam hal ini epidemiologi berperanan dalam memberikan
penjelasan,penjelasan epidemiologi akan memakai penjelasan probabilitas. Epidemiologi
hanya mampu melihat pecahan-pecahan dari sebuah gambar kejadian tidak lengkap dan
mencoba mengambil kesimpulan dan memberi jawaban probabilitis.