Anda di halaman 1dari 4

PANDUAN PRAKTIK KLINIS (PPK)

TATA LAKSANA KASUS


RSAL Dr. MINTOHARDJO
JAKARTA
2014 2016
Gaduh Gelisah / Agitasi
1 Pengertian (Definisi)

Aktivitas verbal/motorik berlebihan yg mengikuti


kondisi ketegangan mental (gaduh gelisah)
Bentuk:

2 Anamnesis

3 Pemeriksaan Khusus
Psikiatri

Iritabilitas,
Tidak kooperatif,
Postur mengancam,
Hingga menyerang.
Berkurangnya atensi

Gangguan psikomotor

Gangguan emosi

Kesadaran: compos mentis atau menurun


Perilaku dan Aktivitas Psikomotor: hiperaktivitas,
pengalihan aktivitas yang tidak terduga.
KEADAAN AFEKTIF:
1 Afek

: Tumpul atau datar, tidak serasi,

labil
2 Keserasian

: Tidak serasi

3 Empati

: Tidak dapat diempati.

FUNGSI INTELEKTUAL (KOGNITIF): cenderung


terganggu namun dapat dalam batas normal

GANGGUAN PERSEPSI:
1

Halusinasi: dapat disertai halusinasi

2 Ilusi: dapat disertai ilusi

3 Depersonalisasi:

dapat

disertai

depersonalisasi
4 Derealisasi: dapat disertai derealisasi
PROSES BERPIKIR:
1 Arus Berpikir

: terganggu

2 Isi Pikiran

: dengan atau tanpa waham

yang bersifat sementara


4 Kriteria Diagnosis

Sesuai dengan kriteria anamnesis


Sesuai dengan pemerikasaan psikiatri khusus

5 Diagnosis Kerja

6 Diagnosis Banding

7 Pemeriksaan Penunjang

1
2
3
4
1
2
3
4
1
2

Delirium akibat kondisi umum


Gangguan psikotik akut
Skizofrenia
Penyalahgunaan zat psikoaktif
Tirotoksikosis
Ensefalitis
Meningitis
Sepsis
Tanda vital
Pemeriksaan laboratorium: darah tepi lengkap,
elektrolit, gula darah.

8 Terapi

Mencari dan mengobati penyebab agitasi.


Farmakologik:
Antipsikotika bila ada tanda dan gejala psikosis,
misalnya halusinasi, waham atau sangat agitatif
(verbal atau fisik):

Haloperidol injeksi: 2-5 mg IM dan dapat


diulang

setiap

30

menit

(maksimal

20

mg/hari).
2 Abilify injeksi: 9,75 mg IM dan dapat diulang
setiap 2 jam (maksimal 30 mg/hari).
3 Olanzapine injeksi: 10 mg IM dan dapat
diulang setiap 2 jam (maksimal 30 mg/hari).

Nonfarmakologik:
1

Lakukan de-eskalasi verbal untuk menenangkan


pasien. Staf harus sangat memperhatikan
penggunaan bahasa verbal dan non-verbal.
Saat melakukan de-eskalasi verbal, jangan
pernah merasa atau menunjukan rasa takut
pada

pasien

akan

meningkatkan

kemungkinan agitasi pasien.


2 Fikasi / pengikatan pasien:
Lakukan evaluasi adanya cedera atau luka
pada pasien pada area yang akan mengalami

pengikatan
Pilih alat pengikat yang aman dan nyaman,

terbuat dari bahan katun


Pengikatan
dilakukan

oleh

beberapa

orang,minimal 5 orang dimana satu orang


memegang kepala pasien, 2 orang ekstremitas

atas dan 2 orang ekstremitas bawah)


Pengikatan dilakukan di tempat tidur bukan di
sisi tempat tidur dengan posisi terlentang,
kedua kaki lurus, satu

lengan di samping

badan, satu lengan ke arah kepala.


Ikatan sebaiknya tidak terlalu kencang, juga

tidak longgar untuk mencegah cedera


Beri bantal di daerah kepala
Perawat dan dokter melakukan monitoring
sesuai dengan lembar monitoring yang telah

disediakan
Lakukan latihan anggota gerak setiap 15
menit termasuk untuk mengubah posisi lengan

secara bergantian
Lakukan persuasi untuk melepaskan ikatan
setiap 2 jam untuk pasien usia 9 tahun keatas
dan setiap 1 jam untuk pasien kurang dari 9
tahun

Beri makan dan minum secara teratur serta

obat-obatan sesuai program


Atur posisi tubuh klien saat makan atau

minum
Belum dilakukan

9 Edukasi
(Hospital Health Promotion)

10
11
12
13

Prognosis
Tingkat Evidens
Tingkat Rekomendasi
Penelaah Kritis

Baik atau buruk


IV
C

1
dr. Rudyhard E. Hutagalung, SpKJ
2 dr. Eunice P. Najoan, SpKJ
3 dr. Feri I. Nasution, Sp KJ
4 dr. Pramudya, SpKJ
5 dr. Agus Susanto, SpKJ, SpKL
Pasien dapat dipulangkan setelah nilai PANNS /

14 Indikator Medis

BPRS mencapai nilai perbaikan di atas 50%.


Target:
Pasien 80% kembali ke fungsi semula
15 Kepustakaan

Baron DA, Dubin WR, Ning A. Other psychiatric


emergencies. In: Sadock BJ, Sadock VA, eds.
Kaplan & Sadocks Comprehensive textbook of
psychiatry. 9th ed. Vol 2. Philadelphia: Lippincot
Williams & Wilkins; 2009:2732
2

Bienvenu OJ, Neufeld KJ, Needham DM. treatment


of four psychiatric emergencies in the intensive
care unit. Crit Care Med. 2012;40:2662

Douglass AM, Luo J, Baraff LJ. Emergency medicine


and psychiatry agreement on diagnosis and
deposition of emergency department patient with
behavioral emergencies. Acad emerg Med.
2011:18;368