Anda di halaman 1dari 41

KELOMPOK 4

Sistem Riset Pemasaran


Riset pemasaran di definisikan sebagai
perancangan , pengumpulan, analisis, dan
pelaporan data sistematis serta temuan yg
relevan terhadap situasi pemasaran
tertentu yang dihadapi oleh perusahaan.
Tugas periset pemasaran adalah
membuat pandangan dan sikap perilaku
pelanggan.

Kebanyakan perusahaan besar memiliki


departemen riset pemasarannya sendiri.
Seperti contoh Consumer and Market
Knowledge (CMK) P&G mendedikasikan
kelompok CMK yang bekerja untuk bisnis P&G
di seluruh dunia untuk meningkatkan strategi
merek dan pelaksanaan program mereka
sekaligus, demikian pula dengan CMK
korporat yang lebih kecil dan tersentralisasi
dan memfokuskan diri pada beragam masalah
besar yang melebihi lini bisnis khusus.

Perusahaan riset pemasaran dibagi


menjadi 3 jenis :
Perusahaan riset yang terindikasi dengan
jasa
Perusahaan riset pemasaran sesuai pesanan
Perusahaan riset pemasaran spesialis lini

Perusahaan kecil dapat menyewa jasa


dari perusahaan riset pemasaran atau
mengadakan riset dalam cara yang kreatif
dan terjangkau, seperti :
Melibatkan mahasiswa atau profesor untuk
merancang dan melaksanakan proyek
Menggunakan internet
Memeriksa pesaing

PROSES RISET PEMASARAN


Mendefinisikan
Masalah dan Tujuan
Riset
Mengembangkan
Rencana Riset
Mengumpulkan
Informasi

Menganalisa Informasi

Mempresentasikan
Temuan

Mengambil Keputusan

1. Mendefinisikan Masalah, Alternatif


Keputusan, dan Tujuan Riset
Langkah pertama mengharuskan manajer
pemasaran dan peneliti pemasaran untuk
mendefinisikan masalah dengan hati-hati dan
menentukan tujuan riset.
Sebuah pepatah kuno mengatakan suatu
masalah yang didefinisikan dengan baik sudah
setengah selesai

Contoh:
Manajer pemasaran mendeskripsikan masalah sebagai berikut:
apakah penawaran layanan internet dalam penerbangan ini
menciptakan tambahan preferensi dan laba yang cukup besar bagi
American Airlines untk menjustifikasikan biayanya dibanding
kemungkinan investasi lain dalam peningkatan layanan yang mungkin
bisa dilakukan AA?
manajer menggaris bawahi keputusan ini:
1. apakah AA sebaiknya menawarkan koneksi internet?
2. jika iya, apakah AA sebaiknya hanya menawarkan layanan
ini pada kelas satu?
3. berapa harga yang harus dikenakan?
4. pada jenis pesawat dan lama perjalanan apa sebaiknya
layanan ini ditawarkan?

2. Mengembangkan Rencana Riset


Untuk merancang rencana riset kita harus mengambil keputusan
tentang:
Sumber Data
Pendekatan Riset
Instumen Riset
Rencana PengambilanSampel
Metode Kontak

Primer

Data baru yang


dikumpulkan untuk
tujuan tertentu atau
proyek riset tertentu

Sekunder

Data yang dikumpulkan


untuk tujuan lain dan
sudah ada di suatu
tempat

SUMBER
DATA

Periset biasanya memulai penyelidikan dengan


mempelajari beragam data sekunder yang
rendah biayanya dan sudah tersedia, untuk
melihat apakah mereka dapat menyelesaikan
sebagian
atau
seluruh
masalah
tanpa
mengumpulkan data primer yang mahal. Tapi
ketika data yang dibutuhkan tidak ada atau
sudah ketinggalan jaman, tidak akurat, tidak
lengkap, atau tidak dapat diandalkan,periset
harus mengumpulkan data primer.

Pendekatan Riset
Riset
Observasi

Riset
Etnografi

Riset
Kelompok
Fokus

Riset
Survei

Data
perilaku

Riset
eksperim
en

Riset Observasi: periset mengumpulkan data baru dengan meniliti


pelaku dan setting yang relevan, diam-diam meneliti ketika mereka
berbelanja atau ketika mereka mengkonsumsi produk.
Riset Etnografi : pendekatan riset observasi tertentu yang
menggunakan konsep dan alat dari ilmu antropologi dan disiplin
ilmu sosial lain untuk memberikan pemahaman mendalam tentang
bagaimana orang hidup dan bekerja.
Riset Kelompok Fokus : sebuah perkumpulan yang terdiri dari 6
sampai 10 orang yang dipilih secara teliti oleh periset berdasarkan
pertimbangan demografis, psikografis, atau pertimbangan lain dan
dipersatukan untuk mendiskusikan berbagai topik minat dalam
waktu yang panjang.

Riset Survei : perusahaan melaksanakan survei untuk mempelajari


pengetahuan , kepercayaan, preverensi,dan kepuasan masyarakat
dan mengukur berbagai besaran ini dalam populasi umum.
Data Perilaku : Pelanggan meninggalkan jejak perilaku pembeliam
mereka di data peminda toko, pembelian katalog, dan database
pelanggan.
Riset Eksperimen : Riset ini dirancang untuk menangkap hubungan
sebab akibat dengan menghilangkan berbagai penjelasan tentang
temuan yang diteliti.

Instrumen Riset
Kuesioner

Pengukuran
Kualitatif

Peralatan
Tekhnologi

Kuesioner: terdiri dari pertanyaan yang diajukan kepada responden.


Bentuk, kata-kata, dan urutan pertanyaan akan mempengaruhi
respons.
Pengukuran Kualitatif: merupakan pendekatan penelitian yang
relatif tidak terstruktur, yang memperbolehkan adanya rentang
kemungkinan respons.
Peralatan Teknologi : peralatan teknologi terkadang berguna dalam
riset pemasaran. Galvanometer dapat mengukur minat atau emosi
yang timbul akibat paparan iklan atau gambar tertentu. Tachitoskop
memancarkan sebuah iklan kepada subjek dengan interval paparan
yang dapat berkisar dari seperseratus detik atau kurang sampai
beberapa detik.

Unit
pengambilan
sampel

Rencana
Pengambilan
Sampel

Ukuran
Sampel

Prosedur
Pengambilan
Sampel

Siapa yang harus kita


survey??

Berapa banyak orang


yang harus kita survey?

Bagaimana kita harus


memilih responden?

Metode Kontak
Kuesioner Surat
Wawancara
Telepon
Wawancara
Pribadi

Wawancara Online

Kuesioner Surat : cara terbaik untuk menjangkau orang


yang tidak mau memberikan wawancara pribadi,
kuesioner memerlukan pertanyaan dengan kata-kata
sederhana dan jelas. Kekurangannya, tingkat responnya
lambat.
Wawancara Telepon : dapat mengumpulkan informasi
dengan cepat, pewawancara juga bisa mengklarifikasi
pertanyaan jika responden tidak mengerti

Wawancara Pribadi : pewawancara dapat mengajukan


banyak pertanyaan dan mencatat observasi tambahan
tentang responden. Namun wawancara pribadi
merupakan metode yang paling mahal, karena
memerlukan lebih banyak perencanaan dan pengwasan
administratif. Wawancara pribadi ada dua bentuk yaitu
wawancara yang diatur dan wawancara dengan
mencegat.
Wawancara Online : perusahaan dapat mencantumkan
kuesioner dalam situs webnya dengan berbagai cara
dan menawarkan insentif untuk menjawabnya.

3. Mengumpulkan Informasi
Merupakan fase termahal dan cenderung mengandung
kesalahan.
4 masalah utama yang timbul saat survey:
Beberapa responden tidak pernah ada di rumah dan
harus dihubungi kembali atau diganti
Responden menolak bekerjasama
Responden memberikan jawaban yang bias atau tidak
jujur
Pewawancara bias atau tidak jujur

4. Menganalisis Informasi
Penyimpulan
temuan
dengan
mentabulasikan data dan mengembangkan
distribusi frekuensi.

5. Mempresentasikan Temuan
Periset mempresentasikan temuan yang
relevan dengan keputusan pemasaran utama yang
dihadapi manajemen.
Periset dituntut untuk memainkan peran
konsultan
yang
lebih
proaktif
dalam
menerjemahkan data dan informasi menjadi
pandangan dan rekomendasi.

6. Mengambil Keputusan
Manajer
yang
memerintahkan
dilakukannya
riset
harus
mempertimbangkan bukti.

Mengukur produktifitas pemasaran


Riset pemasaran dapat membantu pemasar mengatasi
kebutuhan akuntabilitas yang semakin besar ini. Dua
pendekatan komplementer untuk mengukur produktivitas
pemasaran adalah:
1. Ukuran pemasaran
2. Pemodelan bauran pemasaran
3. Papan kendali (dashboard) pemasaran

Ukuran pemasaran
Tim ambler dari london business school menyarankan bahwa jika perusahaan
berfikir mereka sudah mengukur kinerja pemasaran dengan baik, mereka harus
menjawab dengan jujur lima pertanyaan dibawah ini
1. Apakah anda meneliti perilaku konsumen secara rutin (retensi,akuisisi,
penggunaan) dan mengapa konsumen berperilaku seperti itu (kesadaran,
kepuasan, kualitas anggapan)?
2. Apakah anda melaporkan hasil riset ini secara rutin kepada dewan dalam
format yang terintregasi dengan ukuran pemasaran keuangan?
3. Dalam laporan itu, apakah anda membandingkan hasil dengan tingkat yang
telah diramalkan sebelumnya dalam rencana bisnis?
4. Apakah anda juga membandingkan hasil tersebut dengan tingkat yang dicapai
oleh pesaing utama anda dengan menggunakan indikator yang sama?
5. Apakah anda menilai kinerja jangka pendek menurut perubahan dalam aset
berbasis pemasaran anda?

Penilaian dapat dibagi menjadi dua bagian:


1. Hasil jangka pendek
2. Perubahan ekuitas merk

Pemodelan bauran pemasaran


Model bauran pemasaran menganalisis data dari beragam sumber,
seperti data pemindai pengecer, data pengiriman perusahaan,
penetapan harga, media dan data belanja promosi, untuk
memahami pengaruh kegiatan pemasaran tertentu secara lebih
tepat.
Meskipun pemodelan bauran pemasaran membantu mengisolasi
pengaruh, pemodelan ini tidak efektif untuk menilai cara kerja
gabungan berbagai elemen pemasaran.

Papan kendali (dashboard) pemasaran


Kartu nilai kinerja pelanggan mencatat seberapa baik kinerja
perusahaan selama bertahun-tahun berdasarkan ukuran berbasis
pelanggan.
Kartu nilai kinerja pemangku kepentingan (stakeholder)
melacak kepuasan berbagai konstituen yang mempunyai
kepentingan kritis dan dampaknya bagi kinerja peerusahaan yaitu
karyawan, pemasok, bank, distributor, pengecer, dan pemegang
saham.

PERAMALAN DAN
PENGUKURAN
PERMINTAAN
Peluang pasar

Riset pemasaran

Perkiraan Permintaan

Pola Pengkuran Pemasaran


Pola ukuran
pelanggan

Ukuran kas

Ukuran unit

Ukuran merek

Ukuran Permintaan Pasar


1.
2.
3.
4.

Pasar potensial
Pasar tersedia
Pasar sasaran
Pasar terpenetrasi

Kosakata Permintaan Pasar


Pengukuran
Permintaan
PERUSAHA
AN

PASAR

1. Fungsi Permintaan
2. Peramalan
Penjualan
3. Potensi

Permintaan Pasar
1. Fungsi Permintaan Pasar

2. Peramalan Penjualan (Pasar)


Permintaan pasar yang berkorespondensi dengan
tingkat pengeluaran pemasaran industri yang
sebenarnya akan terjadi
Peramalan pasar menunjukkan permintaan pasar yang
diduga

3. Potensi Pasar
Batas yang didekati oleh permintaan pasar ketika
pengeluaran pemasaran industri mendekati tingkat
tak terbatas untuk suatu lingkungan pemasaran

Permintaan Perusahaan
1. Permintaan perusahaan
. Pangsa permintaan pasar yang diperkirakan perusahan dari usaha pemasaran
(periode waktu)
. Persepsi konsumen produk, jasa, harga, komunikasi perusahaan terhadap
pesaing

2. Peramalan penjualan perusahaan


. Tingkat penjualan yang diharapkan berdasar rencana pemasaran terpilih dan
lingkungan pasar yang diasumsikan
. Kuota penjualan
. Anggaran penjualan
3. Potensi penjualan perusahaan
. Batas penjualan yang didekati oleh permintaan perusahaan ketika usaha
pemasaran meningkat relatif terhadap usaha pesaing

Memperkirakan Permintaan Saat Ini


1. Total potensi pasar
Jumlah penjualan maksimum yang mungkin
ada bagi semua perusaahan
Total potensi pasar = Jumlah pembeli potensial x
harga
Metode rasio rantai= Jumlah dasar x presentase
penyesuaian

2. Potensi pasar suatu wilayah


- Metode pembentukan pasar
- Metode indeks multifaktor
Perusahaan obat mengasumsikan bahwa potensi pasar obat
berhubungan langsung dengan uuran populasi.Pada kenyataanya,
penjualan obat juga dipengaruhi oleh pendapatan per kapita dan
jumlah dokter per 10.000 orang. Maka dikembangkan indeks
multifaktor. Virgina mempunyai 2,00% pendapatan prbadi yang
siap dibelanjakan, 1,96% penjual eceran AS, 2,28% populasi AS.
Bobotnya berturut turut 0,5, 0,3, 0,2. Maka indeks daya beli Virginia
[0,5(2,00) + 0,3(1,96) + 0,2(2,28)]. Penjualan obat nasional 2,04%
bosa diharapkan di Virginia.

Memperkirakan Permintaan Masa Depan


1.
2.
3.
4.
5.

Survei maksud (intensi pembeli)


Gabungan pendapat tenaga penjualan
Pendapat ahli
Analisis penjualan masa lalu
Metode uji pasar