Anda di halaman 1dari 12

SKRIPSI PENGARUH

KEPEMIMPINAN
TOKOH
MASYARAKAT
TERHADAP PRILAKU
SOSIAL REMAJA DI
DESA CITEPUS
PELABUHANRATU

DENGAN MELIHAT LATAR


BELAKANG
TERSEBUT
SEHINGGA
PERILAKU
INDIVIDU
KHUSUSNYA
REMAJA DENGAN MUDAH
MENYERAP BUDAYA LUAR
SEHINGGA PERLU UNTUK
MENYARING
SIFAT-SIFAT
NEGATIF
YANG
TIDAK
SESUAI
DENGAN
KEPRIBADIAN
BANGSA

ADAPUN
TUJUAN
SKRIPSI INI :
1.UNTUK MENGETAHUI
PENGARUH
TOKOH
AGAMA/
MASYARAKAT
DALAM MENINGKATKAN
KUALITAS
SOSIAL

Metode yang saya gunakan dalam


penelitian ini yaitu metode deskriptif
korelatif, dan cara pengambilan
sampling dengan teknik non probability
sampel dengan menggunakan metode
jugemend yaitu 206 orang.

Dan prosedur penelitian sbb;


1.Persiapan
2.Uji Coba instrumen
3.Uji Validitas dan Rehabilitas
4.Pengumpulan Data
5.Pengolahan Data
6.Analisis Data

Pada pengujian Hipotesis


penulis menggunakan uji
korelasi dan regresi liner
sederhana .Uji ini dilakukan
untuk memprediksi seberapa
besar perilaku sosial remaja
( Y ) jika variabel tokoh
masyarakat ( X ) sudah terukur.
Uji korelasi ini untuk mencari

Apabila skor tersebut


dijumlahkan maka akan
menghasilkan data yang
tergolong pada jenis data
interval. Untuk menguji
koefisien penulis
mengkalkulasikan rhitung dengan
rtabel dalam taraf nyata yang
dipilih

Kemudian pemeriksaan
kelinieran regresi dilakukan
melalui pengujian hipotesis
menggunakan analisis varians
( ANOVA ) dengan perhitungan
jumlah kuadarat masingmasing sumber varian seperti
tabel yang terlampir .

Berdasarkan penelitian
tersebut penulis mengambil
kesimpulan dari penelitian itu
yaitu :

menunjukan bahwa antara


kepemimipinan tokoh
masyarakat ( X ) dengan
perilaku remaja ( Y )
mempunyai hubungan yang
positif yaItu sebesar ry sebesar

Kembali ke pengandaian awal


tentang burung dengan
PERILAKU HIDUP
sebelah
sayap,
Tuhan
SESEORANG
memang
tidak pernah
TERGANTUNG
melahirkan
manusia yang
KEPADA
KEMAUAN
SENDIRI
BERPIKIR
sempurna.
POSITIF
DALAM
Kita
selalu
lebih di sini
MENYINGKAPIdi situ. Atau
dankurang
NORMA
DAN
sebaliknya. Kesombongan
ATURAN SOSIAL
atau keyakinan berlebihan
YANG BERLAKU
yang menganggap kita bisa