Anda di halaman 1dari 5

Manfaat Kayu Secang.

Kayu Secang dapat dimanfaatkan untuk mengobati sakit : diare,


disentri, batuk darah (TBC), luka dalam, sifilis, darah kotor, muntah
darah, berak darah, luka berdarah, memar berdarah, malaria,
tetanus, tumor, radang selaput lendir mata.
Komposisi kayu Secang :
Sifat Kimiawi Dan Efek Farmakologis:
Rasanya sepat tidak berbau, dapat menghentikan perdarahan,
pembersih darah, pengelat, penawar racun dan antiseptik.
Kadungan Kimia :
Kayu: Asam galat, tanin, resin, resorsin, brasilin, brasilein, d-alfaphellandrene, oscimene, minyak atsiri. Daun: 0,16%-0,20% minyak
atsiri yang berbau enak dan hampir tidak berwarna.
Kayu Secang dapat digunakan untuk campuran bir pletok dengan
beberapa rempah-rempah, kayu secang memberikan efek warna
kemerah-merahan apabila diseduh dengan air panas. Bir pletok
sendiri merupakan minuman penyegar dari bahan rempah-rempah
dan tidak mengandung alkohol. Adapun resep membuat bir pletok
Sbb :
Bahan-baham:
1. 1500 ml air.
2. 150 gram gula pasir.
3. 50 gram Kulit kayu manis.
4. 3 batang serai, memarkan.
5. 50 gram jahe, kupas & memarkan.
6. Serutan kayu secang secukupnya.
7. sdt garam.
Cara membuat :
1. Rebus air hingga mendidih, kemudian masukkan kayu manis,
serai, jahe,serutan kayu secang dan masak sampai
mengeluarlan aroma.
2. Tambahkan gula pasir dan garam, kecilkan api, rebus kembali
selama 15 menit kemudian angkat dan saring dengan
penyaring teh.
3. Bir pletok panas atau dingin. ( resep ini kurang lebih untuk 5
gelas).

Membuat Minuman
Secang
Minuman dari secang sangat cocok diminum seharihari untuk minuman kesehatan. Bisa disajikan dalam
keadaan panas maupun ditambahkan es batu agar
rasanya lebih segar.
Bahan :
Kayu secang kering 25 gram
Jahe 250 gram, bakar, memarkan
Serai 2 batang, memarkan
Cengkih 2 buah
Kayu manis 4 cm
Gula pasir 1 kg
Air 1 liter
Cara Membuat :
1. Campur air, kayu secang, jahe, kayu manis, serai
dan cengkih. Rebus hingga mendidih sampai aroma
rempahnya harum.
2. Tambahkan gula pasir, masak di atas api sedang
sambil diaduk hingga mendidih dan kental. Angkat dan
biarkan uap panasnya hilang.
3. Tutup dan diamkan semalam. Saring. Sirup siap
digunakan.

komposisi wedang secang yang


dijual dalam bentuk racikan adalah kayu secang (1
jimpit), cengkeh (5 biji), kapulaga (5 biji), kayu manis
(1/2 jari), jahe bakar (1 jempol), air (4 gelas).

Cara membuat wedang secang dilakukan dengan


cara mencuci semua bahan yang dibutuhkan kecuali
kayu secang hingga bersih dan direbus dengan api
kecil agar zat yang terkandung di dalamnya dapat
keluar dengan sempurna. Setelah air berwarna
kecoklatan dan berbau harum, baru dimasukkan kayu
secang dan panci ditutup hingga air mendidih dan
berwarna kemerahan. Untuk menambah cita rasa
manis dapat ditambahkan gula (gula batu/gula
putih/gula merah) atau madu sesuai selera.

Wedang secang dapat disajikan dalam keadaan


panas maupun dingin sesuai dengan kebutuhan.
Pada kondisi musim hujan wedang secang sangat
nikmat diminum dalam kondisi panas, hingga badan
menjadi segar dan hangat. Wedang secang dapat

juga disajikan dalam keadaan dingin bila diminum


dapat siang hari atau kondisi panas. Bagi yang
menyukai rasa asam, dapat ditambahkan air jeruk
nipis pada wedang secang tersebut. Wedang secang
yang diberi air jeruk nipis akan berubah warnanya
dari merah menjadi kuning.

MINUMAN SECANG

Minuman Secang atau banyak yang sebut dengan Wedang Secang Ini salah satu jenis
minuman tradisional yang menyimpan banyak manfaat. Minuman ini tidak banyak
orang tau manfaatnya padahal minuman ini bisa meningkatkan stamina, secang juga
mampu mengatasi perut kembung masuk angin dan penghangat tubuh serta
mengatasi gangguan pembuluh darah koroner yang menyempit dan juga berfungsi
mengurangi tekanan darah sehingga peredaran darah menjadi lancar. Jadi wedang
secang adalah alternative minuman isotonic impor berbagai merk yang selama ini
gencar di promosikan. Di minum ketika masih hangat,rasanya sungguh nikmat.
Wedang secang adalah minuman yang terbuat dari kulit pohon secang ( Caesalpinia
sappan L ). Wedang ini di buat dengan cara merebusnya kayu yang sudah di serutserut itu, di campur dengan kapulaga,kayu manis,serai,dan sedikit jahe. Hanya saja
tidak perlu ngeri karena warna minuman ini memang mirip merah darah . warna
merah itu yang membuat ciri khas secang.
Bahan- bahan yang di perlukan untuk membuat secang untuk 10 porsi adalah:

1. Jahe
2. Kemukus
3. Kayu secang
4. Sereh
5. Cengkeh
6. Keningar
7. Kapulogo
8. Gula pasir
9. Air

250 gram
10 biji
2 ons
5 batang
10 biji
20 cm
10 biji
secukupnya
5 liter

Cara membuat

1. Jahe di kupas sampai bersih akan lebih bagus jika jahe di bakar lalu di
keprak/tumbuk
2. Sereh di cuci lalu di keprak/tumbuk
3. Semua bahan di cuci kecuali kayu secang

4. Masak air lima liter, setelah mendidih semua bahan di masukan kedalam air
kecuali kayu secang. Tunggu sampai lima menit, setelah itu kayu secang boleh
di masukan setelah warnanya berubah menjadi merah kira-kira tiga menit,
minuman sudah jadi dan siap untuk dihidangkan.
5. Bagi yang suka manis boleh di tambah dengan gula atau madu.
Catatan:

1. Untuk merebusnya, sebaiknya gunakan alat perebus yang terbuat dari gerabah yang
terbuat dari tanah liat karena gerabah bisa mempertahankan aroma dari wedang
secang
2. Sajikan wedang secang dalam poci tanah. Dijamin lebih nikmat dan lebih terasa
tradisional.
3. Hal yang perlu di perhatikan adalah minuman ini tidak boleh di konsumsi setelah
warna menjadi coklat. Minuman ini mampu bertahan selama 6-7 jam jika tidak masuk
di almari pendingin. Dan kalau di masukan dalam freezer minuman ini bisa tahan
sampai 24 jam
4. Sebaiknya menggunakan madu sebagai pemanis bagi penderita penyakit diabetes.