Anda di halaman 1dari 7

BAB 1

PENDAHULUAN

1.1

Latar Belakang
Saat ini telekomunikasi sangatlah penting untuk medukung kehidupan sehari hari. Industri

yang maju

tidak luput oleh adanya teknologi telekomunikasi yang baik, dengan adanya

telekomunikasi memudahkan perusahaan untuk saling terhubung satu sama lain bahkan
menjangkau hingga ke pelosok Nusantara sehingga mengefektifkan jalannya rantai pasokan.
Setiap Enterprise pada masa sekarang ini sudah pasti menggunakan layanan jasa telekomunikasi
untuk mendukung berjalannya kegiatan proses bisnisnya, selain untuk memudahkan kegiatan
bisnisnya, telekomunikasi juga dapat membuat perusahaan menjadi unggul dalam persaingan,
karena itulah kini bisnis telekomunikasi berkembang pesat dan menjadi sangat di minati karena
telah menjadi trend di segala macam bidang bisnis di dunia. Dengan perkembangan teknologi
yang begitu cepat dan persaingan antar perusahaan yang sangat ketat, membuat daya tawar
konsumen menjadi tinggi, dan ini merupakan ancaman bagi perusahaan. Maka penting bagi
perusahaan untuk mempertahankan keselarasan antara strategi, proses bisnis dan teknologi agar
dapat terus bersaing dengan perusahaan pesaingnya dan juga menjaga loyalitas pelanggan.
Perencanaan Strategi Sistem dan Teknologi Informasi adalah suatu proses untuk menyusun
perencanaan untuk penggunaan dan implementasi sistem dan teknologi informasi secara
komprehensif pada suatu organisasi atau perusahaan yang sejalan dengan strategi bisnis
organisasi atau perusahan untuk mendukung pencapaian tujuannya secara efektif dan efisien.
Salah satu metode yang di gunakan yaitu dengan Enterprise Architecture. Enterprise
Architecture adalah suatu profesi praktek menejemen yang didedikasikan untuk meningkatkan
kinerja suatu enterprise dengan cara membuat perusahaan mampu secara keseluruhan,
mengintegrasikan strategi praktek bisnis, alur informasinya dan sumber daya teknologi
(Bernad,2005,p33). Kegunaan utama dari Enterprise Architecture adalah menginformasikan,
memandu, dan membatasi keputusan bagi organisasi, khususnya dalam melakukan investasi
teknologi informasi (TI). Enterprise Architecture juga bisa digunakan sebagai jalan untuk
meningkatkan efisiensi TI pada saat inovasi bisnis dikembangkan perusahaan. Bagaimana
implementasi dari Enterprise Architecture bisa digunakan oleh organisasi, sebaiknya organisasi
mengadopsi sebuah metode atau framework yang bisa digunakan dalam melakukan
pengembangan Enterprise Architecture tersebut. Sehingga dengan ada metode Enterprise
Architecture diharapkan dapat mengelola sistem yang komplek dan dapat menyelaraskan bisnis
1

2
dan TI yang akan diada (Kourdi, 2007). Di dalam sebuah proses bisnis sering kali terdapat
ketidakharmonisan antara strategi, proses bisnis, dan teknologi. Pada penelitian yang dilakukan
oleh Indra Silanegara (2011) dilakukan 4 analisis untuk mengetahui kondisi bisnis dan SI/TI
yang ada, yaitu external business environment yang fokus pada analisis daya saing dan daya
tawar institusi, internal business environment yang focus pada inisiatif dan kebijakan strategis
institusi, internal IS/IT environment yang fokus pada analisis spesifik kondisi SI/TI institusi, dan
external IS/IT environment yang fokus pada analisis tren teknologi yang berkembang saat ini.
Terdapat aktifitas proses bisnis tidak dapat mecapai strategi yang telah di buat oleh perusahaan
karena teknologi yang ada pada perusahaan tersebut tidak mendukung. Dengan adanya
perencanaan strategi yang baik dan tepat, maka tujuan dan sasaran sebuah perusahaan baik itu
bersifat jangka pendek maupun jangka panjang dapat terpenuhi secara optimal. Hal ini tentunya
akan mendukung setiap fungsi bisnis yang ada di dalam perusahaan dalam melaksanakan setiap
kegiatannya dan menempatkan perusahaan dalam posisi yang unggul dalam persaingan bisnis
yang ada.
PT. Aplikanusa Lintasarta adalah perusahaan yang bergerak di bidang Information and
Communication Technology (ICT) yang memilki sejarah panjang di bidang pemenuhan
kebutuhan komunikasi data konsumen dalam bisnis skala kecil, menengah maupun besar, visinya
adalah untuk menjadi pemimpin dalam solusi informasi dan komunikasi bisnis di Indonesia.
Didirikan tahun 1988, PT. Aplikanusa Lintasarta merupakan salah satu penyedia jasa teknologi
informasi dan komunikasi yang paling komprehensif dan terdepan di Indonesia, yang
menghubungkan bisnis di seluruh pelosok Nusantara bermula dari menyediakan sistem pelaporan
bank dan layanan komunikasi data bagi sektor perbankan, yang akhirnya berujung pada
pengembangan ATM Bersama. Kini PT. Aplikanusa Lintasarta menghubungkan berbagai usaha
diseluruh Nusantara yang menyediakan komunikasi data, layanan informasi bisnis dan internet
bahkan ke daerah-daerah terpencil.
PT. Aplikanusa Lintasarta memiliki keahlian dan pengalaman yang membuatnya mampu
menangani sebagian atau seluruh kegiatan informasi dan komunikasi pengguna jasa secara
bertanggung jawab, memungkinkan mereka untuk berkonsentrasi pada bisnis inti. PT. Aplikanusa
Lintasarta dapat menyediakan aplikasi atau elemen pendukung lainnya sebagai bagian dari solusi,
atau bekerja sama dengan mitra mitra yang dipilih berdasarkan keahlian dan relevansi untuk
menyediakan solusi sesuai dengan kebutuhan masing-masing. PT. Aplikanusa Lintasarta
memiliki kemampuan beradaptasi, memiliki fleksibilitas, kecekatan dan dapat menjaga
kepercayaan para pengguna jasanya. Bebas dari birokrasi dan mentalitas silo (terkotak-kotak),

3
PT. Aplikanusa Lintasarta dapat bereaksi cepat, bekerja secara efisien dan mencapai hasil yang
optimal dalam waktu singkat, kini melayani lebih dari 1.700 mitra perusahaan, menghubungkan
lebih dari 19.000 jaringan, memanfaatkan infrastruktur canggih berbasis Platform Next
Generation Network (NGN), dengan local support di lebih dari 44 kota yang tersebar di berbagi
propinsi di Indonesia. Sejak awal PT. Aplikanusa Lintasarta selalu menjadi inovator. Dengan
menerapkan teknologi termutakhir, Lintasarta mengidentifikasi, mengkonfigurasikan dan
mengimplementasikan perkembangan terkini bagi para pengguna jasanya, membantu mereka
mencapai tujuan bisnis melalui solusi tepat dan menyediakan dukungan bagi mereka sepanjang
waktu. Namun kondisi PT. Aplikanusa Lintasarta saat ini juga tidak luput dalam persaingan,
karena banyaknya perusahan perusahaan sejenis, salah satu masalah yang terjadi pada PT.
Aplikanusa Lintasarta yaitu proses bisnis pada Unit Marketing yang belum efektif.
Berdasarkan latar belakang tersebut, maka dilakukan penelitian yang berfokus pada
proses bisnis Unit Marketing di PT. Aplikanusa Lintasarta.

1.2

Ruang Lingkup
Adapun ruang lingkup dari penelitian ini meliputi :
1) Untuk dapat dilakukan penelitian yang lebih spesifik dan mendalam maka penelitian ini
difokuskan pada analisis dan pemberian usulan mengenai keselarasan antara strategi,
proses bisnis, dan teknologi informasi dengan metode Enterprise Architecture.
2) Analisis mengenai strategi baik internal dan eksternal pada PT. Aplikanusa Lintasarta
yang tidak harmonis dengan proses bisnis yang berjalan.
3) Ruang lingkup penelitian ini dibatasi pada Unit Marketing PT. Aplikanusa Lintasarta dan
berfokus pada divisi All CAM.

1.3

Tujuan dan Manfaat


Tujuan :
1. Menganalisa dan memberi materi usulan peningkatan kualitas strategi organisasi
pada objek penelitian.
2. Menganalisa dan memberi usulan peningkatan kualiatas proses bisnis yang diteliti
agar lebih efektif dan efisien serta mampu mewujudkan strategi terkait.
3. Menganalisa dan memberi usulan pemanfaatan teknologi informasi yang lebih
efektif dan efisien serta mampu mendukung proses bisnis dan strategi terkait.

4
4. Menyelaraskan keterkaitan yang harmonis antara strategi, proses bisnis, teknologi
yang diusulkan.

Manfaat :
1. Menentukan strategi-strategi baru yang dapat di capai oleh perusahaan.
2. Meningkatkan kualitas strategis, proses bisnis, dan teknologi di perusahaan dan
meningkatkan nilai kompetitif perusahaan dalam persaingan bisnis kedepannya.
3. Penelitian ini dapat dimanfaatkan untuk sebagai referensi penelitian lebih lanjut.

1.4

Metodologi
Metodologi yang digunakan dalam penyusunan skripsi ini adalah:
1.4.1

Metodologi pengumpulan data

1.4.1.1 Studi Pustaka


Metode ini dilakukan dengan pengumpulan data dan informasi yang bersifat
teoritis dari buku-buku dan literature ilmiah yang berkaitan dengan topic skripsi
yang disusun.
1.4.1.2 Observasi
Metode ini dilakukan dengan cara mengamati secara langsung pihak yang terkait
dengan penelitian, untuk mendapatkan data dan kondisi yang tepat pada
lingkungan perusahaan.
1.4.1.3 Wawancara
Metode ini dilakukan dengan melakukan tanya jawab secara langsung yang
berkaitan dengan garis-garis masalah perusahaan. Teknik wawancara dilakukan
secara tidak terstruktur dengan melakukan wawancara terhadap pihak-pihak
terkait.

1.4.2

Metode Analisis
Metode Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan
menggunakan pedoman EA framework, yaitu praktik manajemen yang
didedikasikan untuk meningkatkan kinerja suatu enterprise dengan cara membuat
perusahaan tersebut mampu secara keseluruhan mengintegrasikan strategi,
praktek bisnis, alur informasi, dan sumber daya teknologi. EA framework yang
digunakan antara lain terfokus pada :

5
1. Strategic Plan (S-1)
2. Analisis SWOT (S-2)
3. Concept of Operation Scenario (S-3)
4. Concept of Operation Diagram (S-4)
5. Analisis Balanced Scorecard (S-5)
6. Business Plan (B-1)
7. Swim Lane Process Diagram (B-3)
8. Business Process /Service Model (B-4)
9. Business Process/Product Matrix(B-5)
10. Use Case Narrative and Diagram (B-6)
11. Object State-Transition Diagram (D-3)
12. Logical Data Model (D-5)
13. Activity/Entity (CRUD) Matrix (D-7)
14. System Communication Description (SA-2)
15. System Data Flow Diagram (SA-4)
16. Network Connectivity Diagram (NI-1)
17. Security and Privacy Plan (SP-1)
18. Disaster Recovery Procedures (SP-4)
19. Technology Forecast (ST-2)
20. Workforce Plan (W-2)
21. Organization Chart (W-2)
22. Knowledge and Skill Profile (W-3)

1.5 Sistematika Penulisan


Penyusunan penelitian ini terdiri dari beberapa bab dan sub-bab yang memaparkan
tentang landasan teori, analisa perancangan, aplikasi proses bisnis, Sistematika penulisan
dijabarkan sebagai berikut :

BAB 1 PENDAHULUAN
Bab ini akan menjelaskan secara singkat tentang latar belakang, ruang lingkup
penelitian, tujuan dan manfaat, serta metodologi dan sistematika penulisan yang
digunakan.
BAB 2 LANDASAN TEORI
Bab ini akan menjelaskan tentang teori-teori yang digunakan sebagai landasan
untuk penulisan dan pemecahan masalah.
BAB 3 ANALISIS ARSITEKTUR YANG SEDANG BERJALAN
DAN PERENCANAAN MANAJEMEN
Bab ini akan menjelaskan gambaran umum perusahaan seperti struktur organisasi,
ruang lingkup, gambaran umum persaingan bisnis, proses bisnis yang sedang
berjalan, analisis lingkungan internal perusahaan, analisis lingkungan internal
IS/IT, serta analisis lingkungan eksternal IS/IT.
BAB 4 USULAN ARSITEKTUR BARU DAN TRANSISI
Bab ini menguraikan mengenai perencanaan strategi sistem dan teknoloogi
informasi yang diusulkan, yang dapat digunakan sebagai pedoman untuk
memperoleh solusi yang tepat terhadap masalah yang sedang dihadapi oleh
perusahaan.
BAB 5 KESIMPULAN DAN SARAN
Bab ini berisi tentang kesimpulan dari data yang di dapat dari bab-bab
sebelumnya, serta saran-saran dari penulis untuk penulisan lebih lanjut