Anda di halaman 1dari 18

Pengelolaan Air / irigasi

Pendahuluan
Prinsip : pemberian air pada tanaman harus

seefisien dan seefektif mungkin, sehingga


tanaman dapat tumbuh optimal dan
menghasilkan hasil panen yang semaksimal
mungkin.
Setiap jenis tanaman membutuhkan air yg
berbeda satu dng yang lainnya.
Setiap fase tumbuh kebutuhan airnya pun
berbeda pula

Peranan air bagi tanaman ?


Bahan baku primer untuk proses metabolisme (FS)
Mengaktifkan phytohormon dan enzim
Komponen sitoplasma
Pelarut senyawa organik
Transport molekul dan ion-ion dari satu tempat ke tempat

lain ( dari organ satu ke organ lainnya)


Menjaga temperatur daun
Transpirasi
Menjaga turgiditas daun dan batang tanaman
dsb

Tumbuh kerdil
Ukuran daun dan buah <<<
Gugur daun, bunga dan buah
Terhambatnya pertumbuhan tunas
produktif
Mempercepat fase reproduktif, TETAPI
HASIL YANG DIPANEN SEDIKIT
Menyebabkan senesen dan kematian

a.

Penentuan pola tanam : pengaturan .


sekuen jenis tanaman
ex. Padi - padi palawija/bera
padi - palawija/sayuran- bera

b.

Penentuan sistem tanam :


monokultur : satu jenis tanaman semusim
multiple cropping : campuran dua jenis
tanaman semusim (ex. tumpang sari
jagung- kacang), sela
( tanaman
semusim diantara tanaman tahunan, padi
gogo diantara pepaya, dsb)

c. Teknik pemberian air

Teknik pemberian air

Irigasi permukaan (surface irrigation)


Irigasi bawah permukaan ( sub surface
irrigation)
Irigasi curah (springkle irrigation)
Irigasi fertigasi (fertigasi irrigation)
Irigasi tetes (drip / trickle irrigation)

Keunggulan dan kelemahan ?

Irigasi permukaan

Air dialirkan
melalui saluran air berupa kanalkanal dari sumber air (waduk atau
bendungan, sungai)
Contoh : sawah irigasi teknis, irigasi
teknis, non teknis.
Pertanaman bawang merah pada
lahan sawah
Kebun buah-buahan dsb

Air dialirkan dari sumber air melalui


melalui saluran dibawah permukaan
tanah atau pipa besar, selanjutkan
dialirkan ke pertanaman.
kebun
sayuran, tanaman hias , lapangan
golf (modifikasi dengan sprinkle).

Irigasi Tetes : pengairan pada


pertanaman hidroponik,perkebunan
yang tingkat ET nya tinggi
( perkebunan di padang pasir, kebun
pepaya di Subang).
Fertigasi ( NFT, tanaman pada MPHP
dll)

Berapa jumlah air yang


diberikan
Tanaman

tidak mengalami stress,


air yang menguap ~ diabsorbsi
Tanaman herbaceus
membutuhkan air lebih banyak
dibandingkan tanaman berkayu.
Tanaman berdaun lebar lebih
banyak membutuhkan air.
Fase vegetatauf aktif
membutuhkan air lebih banyak .

Konservasi air
Menjaga kapasitas produktif lahan :
a. menghindari terjadinya erosi dan run off
b. membuat cekdam dan embung
c. sistem tanam agroforestry pada lahan miring
> 25 %
d. Memilih jenis tanaman yang tahan kekeringan
e. menghemat pemakaian air

Contoh kekurangan air