Anda di halaman 1dari 135

BAGIAN 1

A. DEFINISI ASURANSI JIWA


Polis asuransi jiwa merupakan kontrak pelimpahan risiko ( Risk Shifting) atas kehilangan
uang (financial lost) dari pemegang polis (pembayar premi) dan perusahaan asuransi
jiwa, dimana perusahaan asuransi jiwa akan membayarkan sejumlah uang pertanggungan
apabila tertanggung ( orang yang akan mendapat perlindungan dari asuransi jiwa)
meninggal dunia selama polis asuransinya berlaku.
Asuransi bisa juga disebut sebagai kumpulan risiko (risk pooling) karena asuransi jiwa
merupakan pelimpahan risiko. Dimana para pemegang polis akan membayarkan premi
asuransi dan ini merupakan kontribusi mereka ke suatu kumpulan dana yang disebut
dana asuransi dan akan dipergunakan untuk membayarkan manfaat kepada orang-orang
yang menjadi tanggungan para pemegang polis sebagai akibat dari meninggalnya
tertanggung atau sebagai pembayaran manfaat karena polis sudah jatuh tempo atau
berakhirnya masa asuransinya.
Asuransi merupakan penerapan hukum bilangan besar ( Law of Large Number ) dimana
memprediksikan frekuensi dan besarnya kerugian. Hukum bilangan besar artinya semakin
besar jumlah orang yang diasuransikan terkena musibah (misalnya meninggal), semakin
besar juga kecenderungan kerugian yang akan dialami dibandingkan dengan kerugian
yang diperkirakan. Jadi semakin besar orang yang ikut asuransi (diasuransikan), semakin
bisa diprediksi kerugian yang akan dialami oleh orang-orang yang diasuransikan.
Tidak semua risiko dalam asuransi bisa diasuransikan. Risiko-risiko yang bisa
diasuransikan harus memenuhi persyaratan sebagai berikut :
o
o
o
o
o

Kerugian yang bersifat meyakinkan


Tingkat kerugian mesti bisa diprediksikan
Kerugian yang bersifat pasti
Seseorang mengalami kerugian yang terjadi karena ketidaksengajaan
Kerugian tidak mengakibatkan katastropik pada perusahaan asuransi.

A.1. JENIS RISIKO MANUSIA YANG BISA DIASURANSIKAN

HIDUP
TERLALU LAMA

MENINGGAL
TERLALU CEPAT

PENYAKIT/ CACAT

MENINGGAL TERLALU CEPAT


Meninggalnya seseorang kepala keluarga/ bread winner sehingga seseorang
tersebut meninggalkan kewajiban finansialnya yang belum terpenuhi yang dapat
mengakibatkan keluarga yang ditinggalkan tidak menerima cukup dana sebagai
pengganti dari sumber lain atau tidak menerima asset finansial yang cukup untuk
mengganti kehilangan nafkah maka mereka akan merana secara emosional dan
finansialnya.

HIDUP TERLALU LAMA / LIVE TOO LONG


Risiko utama bagi orang tua adalah tidak cukupnya pendapatan untuk menjalani
kehidupan di hari tua, sehingga diperlukannya perencanaan hari tua mereka.
Dimana perencanaan hari tua adalah sesuatu yang banyak menyebabkan masalah
bagi orang dan lingkungannya.

TERSERANG PENYAKIT
Dengan meningkatnya harapan hidup, maka orang akan cenderung untuk
memerlukan biaya hidupnya semakin besar sejalan dengan usianya dan akan
berpengaruh pada kesehatannya. Yang akhirnya semakin besar biaya untuk
kesehatan / medis yang tersedia, kecuali sudah ada asuransi kesehatan, tabungan
atau asset finansial maupun sumber dana yang cukup yang dimilikinya untuk
dapat memenuhi biaya, karena mereka dapat kehilangan keuangannya apabila
terjadi penyakit berat yang dapat mengakibatkan ketidakmampuan sehingga tidak
dapat bekerja lagi. Dengan demikian selain kehilangan penghasilan juga harus
menanggung biaya pengobatan atas sakitnya.

B. JENIS JENIS POLIS ASURANSI JIWA

1.

Asuransi Jangka warsa (Term Life)


v Memberikan santunan hanya jika
Tertanggung meninggal dalam masa
perlindungan (masa kontrak).
Masa asuransi

Mulai
Asuransi

Tertanggung
meninggal

v Tidak ada unsur tabungan (nilai tunai)


Akhir
asuransi

1 ) ASURANSI BERJANGKA / TERM INSURANCE


Merupakan jenis asuransi yang memberikan manfaat apabila terjadi kematian dalam
masa asuransi yang masih berlaku akan diberikan sejumlah uang pertanggungan. Premi
asuransi ini lebih kecil bila dibandingkan dengan uang pertanggungannya, selain itu premi
ini juga lebih murah bila dibandingkan dengan jenis asuransi jiwa seumur hidup dan
asuransi jiwa dwiguna.
Karakteristik Asuransi Berjangka pada umumnya:
Memberikan proteksi kematian pada tertanggung jika kematian terjadi selama
masa asuransi.
Polis akan batal jika premi tidak dibayarkan dalam masa tenggang waktu.

Tidak ada akumulasi nilai tunai karena di dalam polis asuransi berjangka tidak
ada elemen tabungan.

Jenis Polis asuransi berjangka dibagi 3 jenis:


Asuransi Berjangka Tetap ( Level Term Insurance)
Memberikan manfaat meninggal yang jumlahnya tetap (UP) dan premi asuransinya
jumlahnya tetap selama masa asuransi.
Asuransi Berjangka Menurun ( Decreasing Term Insurance)
Memberikan manfaat dimana jumlah UP menurun selama jangka waktu pertanggungan,
manfaat meninggal dimulai dengan suatu jumlah tertentu kemudian secara bertahap
akan menurun menjadi nol pada akhir masa asuransi.
Biasanya digunakan sebagai jaminan jika meminjam uang di bank atau jaminan kredit
perumahan.
POLIS PENGHASILAN KELUARGA
Memberikan penghasilan tetap secara berkala kepada keluarga almarhum tertanggung.
Dimana penghasilan mulai ada ketika tertanggungnya meninggal dan akan terus berlanjut
sampai jangka waktu tertentu
2. Asuransi Seumur Hidup ( Whole Life )
UP.Rp.100 jt.

Jumlah Tabungan
Rp.100 jt.

Perlindungan
Akumulasi
Nilai Tunai

Mulai
Asuransi

Umur
85 th.

v Memberikan santunan sejumlah


Uang Pertanggungan apabila
Tertanggung meninggal atau
pada saat jatuh tempo, mis.85
tahun.
v Ada unsur tabungan (nilai tunai)
v Participating atau Non
Participating

2 ) ASURANSI SEUMUR HIDUP / WHOLE LIFE


Asuransi ini dirancang untuk menyediakan proteksi seumur hidup tertanggung dan polis
ini juga mempunyai elemen tabungan yang bisa membentuk nilai tunai selama polisnya
masih berlaku.
Karakteristik asuransi seumur hidup:
Memberikan proteksi kematian dan jangka waktu proteksinya seumur hidup.
Polis akan batal jika premi tidak dibayar selama masa tenggang waktu karena polis
belum memiliki nilai tunai.
Ada pinjaman polis apabila polis sudah ada nilai tunai.
Jumlah premi akan lebih besar dibandingkan dengan polis asuransi berjangka
karena di dalam polis ini ada unsur tabungan.
Polis ini bisa dijual sebagai polis premi berkala atau tunggal.

JENIS POLIS ASURANSI SEUMUR HIDUP


Polis Asuransi Seumur Hidup Langsung
Pembayaran premi jenis polis asuransi ini dilakukan sampai tertanggung meninggal atau
berusia 90 tahun atau 100 tahun.

Polis Asuransi Seumur Hidup dengan Pembayaran terbatas


Pembayaran Premi polis asuransi ini sampai batas usia tertentu misalnya hanya sampai
usia 55 tahun.
Polis asuransi jiwa seumur hidup sangat berguna dalam situasi berikut :
- Situasi dimana seseorang berharap untuk melihat sejumlah pertumbuhan modal
investasinya
- Situasi dimana seseorang berharap mempunyai proteksi jiwa dan pada saat
bersamaan mengakumulasi dana tabungan yang bisa digunakan untuk memenuhi
kebutuhan keuangan darurat yang timbul
- Situasi dimana kebutuhan proteksi penghasilan bersifat permanen seperti dana untuk
memenuhi kebutuhan pengeluaran terakhir seseorang ( misalnya biaya tagihan rumah
sakit, biaya pemakaman almarhun, dll )
3. Asuransi Dwiguna (Endowment)
v Memiliki manfaat ganda yaitu sebagai Proteksi dan program Tabungan.
v Asuransi akan memberikan pembayaran Uang Pertanggungan, baik pada saat jatuh
tempo polis atau saat Tertanggung meninggal dalam masa perlindugan.
v Tersedia hasil Tabungan pada akhir kontrak polis (jatuh tempo)
v Tersedia nilai tunai dan Participating Policy (Polis dgn pembagian laba)

UP Rp.100 jt.

Jumlah tabungan
Rp.100 jt.

Perlindungan

Tabungan
Umur 30 th.
Mulai asuransi

Umur 50 th
Akhir asuransi
Jatuh Tempo (maturity)

v Memiliki manfaat ganda yaitu sebagai


Proteksi dan program Tabungan.
v Asuransi akan memberikan pembayaran
Uang Pertanggungan, baik pada saat
jatuh tempo polis atau saat Tertanggung
meninggal dalam masa perlindugan.
v Tersedia hasil Tabungan pada akhir
kontrak polis (jatuh tempo)
v Tersedia nilai tunai
v Participating Policy (Polis dgn pembagian
laba)

3 ) JENIS POLIS ASURANSI JIWA DWIGUNA


Polis ini memberikan manfaat:
o Jika tertanggungnya meninggal dunia dalam masa asuransi atau
o Jika tertanggungnya tetap hidup pada saat polis jatuh tempo atau
o Jika tertanggung menebus polisnya dan mengambil nilai tunainya.
Jenis polis ini preminya lebih tinggi dibandingkan jenis polis asuransi lain.
Polis dwiguna sesuai dalam situasi berikut :
- Untuk pendidikan anak
- Untuk tabungan lainnya ( membeli rumah, kendaraan, naik haji, dana pensiun dll )

Karakteristik dari polis Dwiguna :


o Jangka waktu / masa asuransinya dalam jangka waktu tertentu pada saat polis
diterbitkan, dan biasanya jangka waktu yang diperkenankan minimal 10 tahun.
o Tersedianya pilihan untuk perubahan polis jika polis sudah ada nilai tunai
o Polis dinyatakan batal apabila premi tidak dibayar dalam waktu tenggang rasa.
o Adanya pinjaman polis ketika nilai tunai sudah mulai terbentuk
o Pembentukan nilai tunai lebih cepat, dan nilai tunai akan dibayarkan apabila ada
penebusan polis.

CARA PENERBITAN POLIS DWIGUNA


o

POLIS JIWA TUNGGAL (Single Policy)


Polis ini hanya memproteksi satu jiwa dimana pemegang polis dan tertanggung
adalah orang yang sama.

POLIS ASURANSI KELOMPOK (Group Policy)


Polis yang memberikan proteksi atas sekelompok jiwa dalam jumlah besar. Polis
ini diterbitkan untuk perusahaan yang akan memberikan proteksi kepada
karyawannya dan hanya ada satu polis induk yang diterbitkan bagi pemohon
untuk menentukan jenis asuransi dan jumlah uang pertanggungan.

4 ) POLIS ASURANSI KECELAKAAN/ PERSONAL ACCIDENT INSURANCE POLICY


Polis ini memberikan perlindungan atas kecelakaan yang mengakibatkan luka tubuh
atau kematian.

5 ) ANUITAS
Anuitas adalah produk-produk asuransi jiwa untuk memberikan perlindungan bagi
seseorang yang hidup terlalu lama melebihi sumber keuangannya. Dimana kontrak
anuitas akan memberikan jaminan pendapatan kepada peserta anuitas selama hidupnya
( atau periode lebih pendek) dengan pembayaran tahunan, setengah tahunan, kuartalan
atau bulanan. Anuitas dibagi 2 yaitu :
Anuitas segera, peserta membayar secara lump sum kepada perusahaan asuransi
dan mulai menerima pembayaran secara reguler satu periode anuitas setelah tanggal
pembayaran anuitas.
Anuitas ditahan adalah peserta pembeli polis dengan cara pembayaran lump sum atau
cicilan, dimana pembayaran dimulai setelah periode tertentu misalnya 5 tahun setelah

tanggal pembayaran pembelian polis. Tanggal pembayaran dapat dinyatakan oleh


perusahaan atau peserta.

C. MANFAAT TAMBAHAN
KETENTUAN POLIS TAMBAHAN / RIDERS
Manfaat tambahan tidak secara otomatis disertakan pada polis, pemegang polis harus
meminta manfaat tambahan yang disertakan tetapi permintaan mereka memerlukan
penilaian dan persetujuan perusahaan asuransi. Jika disetujui, pemegang polis harus
membayar premi tambahan, untuk manfaat tambahan yang meningkatkan risiko
perusahaan asuransi.
BEBERAPA MANFAAT TAMBAHAN YANG ADA DALAM POLIS
a. Manfaat Tambahan Bebas Premi ( Waifer of Premium )
Manfaat ini memberikan pembebasan dari pembayaran premi apabila tertanggungnya
terkena cacat total dan tetap. ( biasanya ada dalam produk asuransi tradisional ). Dalam
prakteknya manfaat tambahan bebas premi ini bisa juga ditambahkan dengan
pembebasan pembayaran premi apabila tertanggungnya menderita penyakit kritis ( Waiver
of Premium Plus )
b. Manfaat Tambahan Cacat Total dan Tetap ( Total Permanent Disability )
Manfaat ini memberikan / membayarkan sejumlah uang pertanggungan atau bisa juga
manfaatnya diberikan secara berkala selama beberapa tahun, apabila tertanggungnya
mengalami cacat total dan tetap tetapi ada masa tunggu dan definisi dari cacat.
c. Manfaat Tambahan Meninggal Karena Kecelakaan / Accident Death Benefit Rider
( ADDB)
Manfaat ini memberikan pembayaran suatu jumlah sebagai tambahan atas uang
pertanggungan asuransi induk jika tertanggung meninggal karena kecelakaan,
Manfaat tambahan ini hanya dibayarkan jika tertanggung meninggal karena kecelakaan.
d. Manfaat Tambahan Penyakit Kritis ( Critical Illnes Rider)
Memberikan pembayaran lump sum jika tertanggung didiagnosa menderita salah satu
penyakit kritis yang diproteksi asuransinya. Manfaat tambahan ini bisa berbentuk akselerasi
(sejumlah persentase tertentu uang pertanggungan dibawah polis induk akan dibayarkan
apabila didiagnosa penyakit kritis) atau tambahan manfaat (tambahan manfaat ini tidak
berdampak pada polis induk).
e. Manfaat Tambahan Rumah sakit ( Santunan Harian )
Manfaat tetap berdasarkan jangka waktu rawat inap dirumah sakit tanpa memandang
biaya rumah sakit yang sesungguhnya. Jumlah manfaat yang diberikan tergantung pada
uang pertanggungan asuransi dasar. Kebanyakan manfaat tambahan ini memberikan
proteksi rawat inap baik karena sakit maupun kecelakan.
f. Manfaat Tambahan Bagi Pasangan dan Anak ( Spouse )
Manfaat tambahan ini memberikan proteksi bagi pasangan dan anak dari tertanggung,
dimana jangka perlindungannya berakhir apabila mencapai usia tertentu, biasanya 21
atau 25. Jika pasangan dari pemegang polis terkena risiko cacat tetap atau total, meninggal
maka perusahaan asuransi akan membebaskan pembayaran premi hingga jangka waktu
tertentu.

BAGIAN 2
A. MENETAPKAN PREMI
PERTIMBANGAN DALAM PERHITUNGAN PREMI
Premi perusahaan asuransi jiwa dihitung oleh aktuaria yang mempertimbangkan factorfaktor:
Tingkat Mortalita
Table mortalita akan memprediksikan jumlah rata-rata orang yang akan meninggal setiap
tahun pada setiap umur berdasarkan sejumlah besar orang dan kematian dicatat
perusahaan sepanjang tahun., dengan kata lain dalam menghitung atau menetapkan
besarnya premi akan dilihat tingkat mortalita yang ada sehingga mereka yang menghitung
(aktuaria) tidak menguatirkan dengan berapa lama seorang akan hidup, namun berapa
banyak individu didalam grup besar akan meninggal dalam suatu periode.
Perhitungan Tingkat Mortalita =
Jumlah orang akan meninggal : jumlah orang pada umur tersebut .
Hasil dari pembagian tersebut disebut sebagai table mortalita yang nantinya akan dibuat
suatu table yang dikategorikan berdasarkan usia.
Jika pengalaman mortalita perusahaan asuransi bagus maka premi yang akan dikenakan
lebih rendah.
Hasil Investasi
Dalam menjalankan bisnis usahanya perusahaan asuransi mengelola sejumlah uang
atas nama para pemegang polis mereka. Dana ini selayaknya diinvestasikan untuk
mendapatkan hasil yang pantas dan tingkat bunga dari masing-masing perusahaan
asuransi berbeda, karena bunga dihasilkan dari cadangan yang terakumulasi dalam suatu
polis juga dimasukkan dalam proses penetapan premi.
Pada umumnya premi dapat berkurang apabila unsur bunga dimasukkan dalam
perhitungan. Premi yang dihitung berdasarkan table mortalita biasanya disebut premi
murni sebaliknya premi bersih adalah premi yang dihitung dengan mempertimbangkan
faktor mortalita dan unsur bunga. Sehingga dapat dikatakan bahwa jika perusahaan
mampu mendapatkan hasil investasi yang lebih tinggi atas dana yang dikelolanya, maka
premi yang dikenakan akan lebih rendah dibandingkan premi dengan hasil investasi
lebih rendah.
Biaya Pengeluaran
Secara umum biaya yang dikeluarkan yang berhubungan dengan polis dibagi dalam 2
kategori:
o Biaya yang dikeluarkan dalam tahun pertama ( biaya akuisisi) untuk membukukan
polis termasuk semua biaya publisitas, promosi penjualan, komisi tahun 1 agen,
biaya penerbitan polis, dsb.
o Biaya yang dikeluarkan setiap tahun selama polis berjalan, seperti biaya
administrasi penagihan premi dan pelayanan polis, dsb.
Dalam penentuan premi, faktor biaya pengeluaran tersebut diatas harus dipertimbangkan.
Semakin besar biaya pengeluaran suatu perusahaan asuransi, semakin tinggi premi yang
dikenakan.

B. LEVEL PREMIUM DAN CADANGAN PREMI ( PREMIUM RESERVED)


Sistim ini yang dipergunakan oleh perusahaan asuransi dalam menetapkan premi, dimana
sistim ini, pemegang polis membayar jumlah premi yang sama setiap tahun polis berjalan,
tanpa memperdulikan naiknya risiko karena bertambahnya usia tertanggung dan jumlah
total yang diakumulasikan setiap jenis polis disebut cadangan premi.
TABEL PREMI
Tingkat mortalita dan hasil investasi secara bersamaan akan menghasilkan premi bersih,
ini adalah jumlah yang diperlukan untuk membayar proteksi asuransi.
Sedangkan premi kotor adalah premi bersih ditambah semua biaya yang dikeluarkan ini
yang akan dikenakan ke para pemegang polis.
Setelah premi dihitung maka angka tersebut dimasukkan ke dalam tabel yang biasa
disebut sebagai table tingkat premi.
Pada prinsipnya premi yang sudah dihitung akan dibayar setahun dimuka oleh pemegang
polis, namun pemegang polis diberikan pilihan cara pembayaran premi yang secara reguler
( tahunan, semesteran , kuartalan). Sehingga jika terjadi kematian sebelum semua
pembayaran preminya di lunasi, maka saldo premi yang belum dibayar akan dikurangi
dari jumlah pembayaran klaim pada polis yang bersangkutan.
DISKON PREMI

Diskon dari tabel premi jika pengaju asuransi :


Wanita
Tidak merokok
mempunyal uang pertanggungan polis yang besar.

BAGIAN 3
A. SELEKSI RISIKO
Dalam asuransi dikenal istilah seleksi risiko, karena setiap orang yang mengasuransikan
dirinya (tertanggung) akan memberikan kontribusinya sesuai dengan proporsi risiko yang
bawanya ke dana asuransi , ini disebut juga sebagai prinsip kontribusi kesetaraan, karena
kemungkinan seseorang meninggal selama periode tertenu meningkat dengan
bertambahnya usia bahkan bisa saja faktor kesehatan, pekerjaan dsb.

ANTI SELEKSI / SELEKSI TERBALIK


Tujuan utama underwriting dalam menentukan seleksi risiko :
Umum
o Memastikan bahwa standar panjang usia seorang tertanggung berkaitan erat
dengan table mortalita yang digunakan.
o Menjaga keseimbangan diantara pemegang polis, yaitu tingkat preminya sesuai
dengan tingkat risikonya.
o Menghindari seleksi terbalik
Khusus
o Untuk menyeleksi mereka yang bisa diberikan asuransi dengan kondisi dan tingkat
premi normal. Orang ini disebut standard lives.
o Untuk menentukan kenaikan premi yang akan dikenakan sehubungan dengan
tidak bisa diberikan asuransi dengan kondisi normal, ini disebut sub standard
lives.
o Untuk menolak mereka yang tidak bisa diasuransikan sama sekali atau ditolak.
PROSES SELEKSI
Untuk mencapai tujuan underwriting, proses seleksi dikategorikan 2 :
Physical Hazards
Physical Hazard merupakan karakteristik yang bisa diamati. Bisa dikaitkan dengan
hal-hal berikut:
Usia: semakin tinggi usia semakin tinggi risiko meninggal
Pekerjaan, Jenis kelamin
Kebiasaan dalam merokok, pecandu narkoba, dsb
Kondisi kesehatan dari berbagai organ tubuh, denyut nadi, tekanan
darh, perut, dsb.
Sejarah penyakit masa lalu
Berat dan tinggi badan, ukuran dada dan perut dsb.
Sejarah keluarga; penyakit keturunan panjang usia
Tempat tinggal, bepergian , suku bangsa dsb
Moral Hazards
Moral Hazards berhubungan dengan niat yang ada dalam memiliki polis, karena
niat untuk mendapatkan manfaat yang akan diterima dari polis asuransi, ini artinya
bahaya moral itu ada.

B. SELEKSI NON MEDIS / FORMULIR PENGAJUAN ASURANSI


PERAN AGEN
Peran agen dalam hal seleksi non medis adalah menanyakan secara intensif kesehatan
masa lalu dan kesehatan saat ini bagi pengaju asuransi, sehingga membantu perusahaan
asuransi dalam memutuskan layak diterima atau tidak.
Alasan perusahaan asuransi menaikkan mortalita dalam kasus asuransi non medis adalah:
o Adanya kekurangan kesehatan yang hanya diketahui oleh pengaju asuransi saja
dan secara sengaja disembunyikan.
o Adanya kekurangan kesehatan yang tidak diketahui oleh pengaju asuransi yang
bisa diketahui melalui pemeriksaan kesehatan.
o Agen tidak beretika yang tidak mendorong pengaju asuransi untuk membuka
semua fakta material.
KELEBIHAN ASURANSI NON MEDIS
Kelebihan bisnis non medis dari sudut pandang perusahaan asuransi dan agen adalah :
o Menghemat biaya pemeriksaan kesehatan
o Mengurangi waktu yang terpakai untuk pemeriksaan kesehatan
o Menghindari berbagai penundaan dan ketidaknyamanan sehubungan dengan
pemeriksaan kesehatan.

BAGIAN 4
A. PARTISIPASI DALAM KEUNTUNGAN / PARTIPATION IN PROFITS
POLIS PARTISIPASI DAN NON PARTISIPASI
Polis Partisipasi adalah polis yang mempunyai hak untuk mendapatkan keuntungan
(bonus) dari perusahaan asuransi dengan memberikan kontrubusi premi lebih. Premi
ekstra yang dikenakan kepada pemegang polis partisipasi disebut beban bonus.
JENIS-JENIS BONUS
o

Bonus Reversionari Sederhana


Jenis bonus ini yang paling umum bagi alokasi bonus dimana bonus dinyatakan
sebagai tambahan atas uang pertanggungan dan dibayarkan pada saat pembayaran
uang pertanggungan, misalnya pada saat jatuh tempo polis atau tertanggung
meninggal dunia.

Bonus Reversionari Majemuk


Adalaj bonus yang dialokasikan secara proporsional dengan uang pertanggungan
dan bonus sudah dilekatkan ke polis. Polis yang mendapatkan jenis polis ini harus
polis yang berjangka panjang dan jumlah bonus yang cukup sudah dilekatkan pada
polis. Jumlah bonus ini akan dibayarkan pada saat yang sama dengan
dibayarkannya uang pertanggungan.

Bonus Tunai
Dalam hal ini bonus akan dibayarkan tunai.

Bonus Jatuh tempo atau Bonus Terminal


Bonus ini biasanya dinyatakan dalam bentuk persentase dari bonus reversionariyang
sudah ada, misalnya 25% dari semua bonus yang sudah ada atau bisa juga dari
uang pertanggungan, misalnya 5% dari uang pertanggungan. Bonus ini bisa
diterapkan hanya pada polis-polis dimana polis akan diklaim pada saat tertanggung
meninggal atau jatuh tempo sebelum valuasi berikut jatuh tempo. Bonus jatuh tempo
merupakan cara yang bagus untuk dapat meningkatkan hasil pendapatan investasi
dari polis yang telah berjalan dalam jangka waktu yang cukup lama.

BAGIAN 5
KONTRAK DAN PERJANJIAN KEAGENAN
Suatu perjanjian legal yang mengikat yang dilakukan antara dua orang atau lebih, yang
mempunyai hak untuk melakukan satu atau lebih tindakan atau menanggung yang lainnya.
Persyaratan utama untuk suatu kontrak sebagai berikut:
o
Niat untuk menciptakan hubungan legal
Ini merupakan persyaratan pertama dan yang terpenting dalam melakukan suatu
kontrak.
o
Penawaran dan penerimaan
o
Persyaratan / consideration
Biasanya suatu kontrak didasarkan pada asas timbal balik (reciprocity). Pihak yang
menjanjikan (Promisor). Dalam suatu kontrak asuransi jiwa :
o Premi yang dibayarkan adalah persyaratan atas janji yang tercantum dalam polis
o Nilai tebus adalah persyaratan atas suatu janji dari pemegang polis untuk
melepaskan semua haknya dalam polis asuransi.
o

Anak dibawah umur


Dengan pengecualian tertentu anak dibawah umur biasanya tidak bisa terlibat
dalam kontrak. Biasanya seseorang yang belum mencapai 18 tahun diperlakukan
sebagai anak dibawah umur
Orang-orang yang mengalami cacat hukum
Umumnya, suatu kontrak yang dilakukan oleh orang cacat mental atau orang
mabuk tidak mengikatnya jika pada saat menandatangani kontrak ia tidak bisa
memahami sifat dan isi kontark dimana ia terikat dan pihak lainnya sadar atau
telah menyadari akan kondisi mentalnya.

Definisi Agen
Dalam asuransi jiwa, yang disebut agen adalah orang yang ditunjuk oleh perusahaan
asuransi untuk mendapatkan bisnis baru dan melayani bisnis yang telah ia dapatkan.
Suatu keagenan (agency) didefinisikan sebagai suatu hubungan dimana agen
bersangkutan terlibat dengan pemberi kuasa dan diberikan kuasa untuk mewakili
hubungan antara pemberi kuasa dengan pihak ketiga.
Dalam agency (keagenan) didefinisikan sbb:
Pemberi Kuasa, adalah pihak yang menunjuk agen tersebut. Ia bertanggung jawab atas
tindakan agen, baik yang baik maupun yang buruk.
Agen, mewakili dan bertanggung jawab pada pemberi kuasa. Sementara itu, pemberi
kuasa bertanggung jawab pada agen jika agen ceroboh dan menyebabkan kerugian
pada pemberi kuasa, karena pemberi kuasa berhak untuk mendapatkan ganti rugi dari
agen.
Pihak Ketiga, agen berhubungan dengan pihak ketiga dalam hal menjalin kontrak antara
pemberi kuasanya dengan pihak ketiga. Agen tidak mewakili pihak ketiga.

BAGIAN 6
A. NIAT BAIK UTMOST GOOD FAITH (UBERRIMA FIDES)
Dalam melakukan kontrak ada 2 belah pihak yang harus menyetujui dan menyepakati
adanya hal-hal yang tertulis dalam kontrak / perjanjian yang tercantum di dalam kontrak.
Dalam bahasa hokum artinya kedua pihak harus ad idem karena jika salah satu pihaknya
berbeda dalam berpikir ataupun mengetahui hal-hal yang tercantum dalam kontrak
perjanjian, maka tidak akan terjadi perjanjian atau kontrak dengan kondisi seperti ini.
Prinsip utmost good faith mengharapkan para pihak untuk:
Mengungkap semua fakta material yang disadari atau paling tidak diketahui bahkan
jika tidak ada pertanyaan khusus diajukan diformulir SPA
Tidak membuat pernyataan menyimpang mengenai fakta-fakta material
Pelanggaran atas utmost good faith dapat terjadi dalam berbagai cara berikut:
Tidak diungkapkan, lupa mengungkapkan fakta material secara tidak sengaja
atau karena pihak bersangkutan berpikir itu bukan merupakan fakta material
Penyembunyian secara sengaja menyembunyikan fakta moral
Kesalahan tidak sengaja, pernyataan tidak akurat mengenai fakta-fakta material,
mempercayai fakta-fakta tersebut benar
Fradulent misrepresentation, pernyataan-pernyataan dibuat dengan niat menipu
dan diketahui oleh orang yang membuat pernyataan tersebut sebagai kesalahan,
atau dibuat dengan ceroboh tanpa ada niat meluruskannya.

B. PRINSIP INSURABLE INTEREST


Semua polis asuransi adalah kontrak indemnity yang berarti bahwa tujuan asuransi adalah
menempatkan tertanggung sedekat mungkin dengan posisi keuangan yang sama sebelum
terjadi kerugian.
Yang secara langsung berhubungan dengan prinsip indemnity adalah prinsip insurable
interest. Penerapannya terjadi ketika seseorang memiliki polis atas jiwa orang lain. Wajar
untuk mengasumsikan bahwa orang yang mengajukan jiwa orang lain untuk mendapat
keuntungan dari keberadaan atau kehilangan orang tersebut karena kematian dini atau
cacat. Kepentingan ini disebut insurable interest. Jika tidak ada insurable interest tidak
ada keperluan memiliki polis asuransi.
Berikut ini adalah contoh-contoh insurable interest:

Suami dan istri atas jiwanya yang satu dan lainnya


Seseorang atas jiwa anaknya (yang masih dibawah umur) atas jiwa seseorang
yang pada saat itu secara penuh atau sebagian bergantung padanya.
Kreditur atas jiwa debitur
Perusahaan atas jiwa karyawan
Karyawan atas jiwa pemilik perusahaan tempat dia bekerja

Seseorang juga dapat dikatakan insurable interest yang tidak terbatas jiwanya sendiri.
Artinya seseorang bisa membeli jumlah berapa saja asuransi atas jiwanya sendiri.
Alasan yang paling umum bagi pemilik perusahaan memiliki polis atas jiwa karyawannya
adalah mengasuransikan perusahaan terhadap potensi kerugian keuangan yang mungkin

akan diderita bisnisnya jika karyawan tersebut yang merupakan karyawan kunci, meninggal
atau menjadi cacat. Jenis polis ini disebut Keyperson Insurance.

BAGIAN 7
A. POLIS BATAL DAN POLIS DITEBUS
Polis Batal apabila premi tidak dibayar dalam masa tenggang waktu dan sebelum polis
memiliki nilai tunai. Alasan polis batal adalah:
o
o
o
o
o
o
o

Awalnya nasabah tidak yakin sepenuhnya untuk membeli polis tetapi mendapat
tekanan untuk membeli
Jenis polis tidak sesuai untuk memenuhi kebutuhan tertanggung
Premi terlalu mahal bagi tertanggung untuk mempertahankan polis
Informasi mengenai kontrak tidak akurat atau sepenuhnya disampaikan sehingga
polis batal dengan adanya kenyataan yang berbeda
Pelayanan agen yang kurang baik
Twisting oleh agen pesaing
Tertanggung mungkin mengalami kesulitan keuangan dan tidak mampu membayar
premi

Batalnya polis mengakibatkan kerugian bagi perusahaan asuransi dan tertanggung dengan
alasan berikut : Perusahaan asuransi mungkin tidak bisa mendapatkan kembali biaya yang
dikeluarkan dalam proses penerbitan polis. Contoh biaya yang dikeluarkan adalah biaya
akuisisi, publisitas, gaji, komisi, biaya cetak perangko/biaya kirim dan administrasi kantor.
Kerugian pada pihak tertanggung adalah hilangnya uang yang telah ia bayarkan untuk premi
ketika polisnya batal. Kerugian keluarga adalah kehilangan perlindungan yang disediakan
oleh polis.
Pemulihan kembali polis batal
Perusahaan asuransi biasanya memperbolehkan pemulihan polis yang batal kecuali polis
batal terlalu lama. Beberapa syarat untuk memulihkan polis kembali adalah:
o
o

Membayar semua premi tertunggak dengan bunga


Bisa dipulihkan kembali dalam waktu 2 tahun dengan membayar premi tertunggak
beserta bunganya.

Jika seorang nasabah menebus polisnya, ia akan kehilangan perlindungan yang disediakan
oleh polis dan tidak mungkin baginya untuk memulihkan kembali polis tersebut. Beberapa
alternatif yang dapat dilakukan untuk mencegah penebusan polis adalah sbb :
-

Mengurangi premi yang dibayarkan dengan menurunkan UP


Menebus hanya bonus saja untuk mendapatkan tunai
Mengambil pinjaman polis
Merubah frekuensi pembayaran
Melakukan konversi ke polis bebas premi ( paid up policy ) tanpa melakukan pembayaran
premi lagi dikemudian hari
Melakukan konversi ke polis asuransi berjangka ( extended term insurance) dengan
perpanjangan masa asuransi tanpa melakukan pembayaran premi dikemudian hari.

BAGIAN 8
KLAIM MENINGGAL
Syarat-syarat yang harus dipenuhi untuk pembayaran klaim meninggal antara lain :
- Formulir klaim
- Pernyataan dokter
- Dokumen polis asli
- Bukti kematian
- Bukti usia dan
- Bukti kepemilikan hak polis
KLAIM JATUH TEMPO
Sebelum polis jatuh tempo, perusahaan asuransi akan mulai mempersiapkan pembayaran klaim
jatuh tempo. Perusahaan asuransi akan menulis surat ke pemegang polis atau orang yang
berhak menerima, terkadang 1 bulan sebelum tanggal jatuh tempo.

BAGIAN 9
A. TABUNGAN & ASURANSI JIWA
Menabung : Hampir setiap orang memiliki tabungan
Hasil yang relatif aman dan stabil
Untuk kebutuhan jangka pendek (cash flow)
Dana anda kemungkinan tidak berkembang melebihi inflasi yang ada
Mengandalkan tabungan cukup berisiko untuk perencanaan keuangan jangka panjang
Banyak godaan untuk menarik dana dari tabungan untuk memuaskan kebutuhan belanja
Jumlah tabungan yang tidak teratur dan cenderung unotuk menunda menabung karena
tidak ada kewajiban
Perlu waktu lumayan lama untuk tabungan terakumulasi dalam jumlah yang besar.
Tabungan sangat penting untuk keperluan mendadak dan jangka pendek, namun jika kita
mempunyai tujuan keuangan jangka panjang maka mengandalkan tabungan bukan merupakan
alternatif yang baik. Karena uang yang di tabung di bank rentan terhadap inflasi. Inflasi adalah
situasi dimana ada terlalu banyak uang tunai beredar dan terlalu sedikit barang tersedia. Asuransi
jiwa memiliki dua fungsi sekaligus. Sebagai tabungan dan sebagai proteksi, beberapa keuntungan
lain dari asuransi jiwa adalah :
-

Memaksa kita untuk menyisihkan uang secara teratur


Relatif lebih aman terhadap inflasi, hasil investasi dari unit link lebih tinggi dari bunga
tabungan, sehingga cenderung lebih dapat mengimbangi inflasi.
Jaminan agunan yang berguna untuk meminjam dana dari bank.

B. REKSADANA
w
w
w

Merupakan kumpulan dana dari para investor untuk diinvestasikan dalam instrumeninstrumen tertentu.
Setia p investor dalam reksa dana berhak secara proporsional atas imbal hasil
investasi penghasilan (dividen maupun bunga) atas instrumen yang ada beserta
keuntungan/kerugian (capital gain/loss) dari instrumen tersebut.
Reksa Dana dikelola oleh manajer investasi, dimana manajer investasi yang akan
mengarahkan investasi agar sesuai dengan tujuan dan kebijakan investasi reksa dana
tersebut.

Risiko reksadana :
-

Risiko
Risiko
Risiko
Risiko

keuangan
kemampuan pemasaran kembali ( marketability risk )
likuiditas
tingkat bunga

BAGIAN 10
INDUSTRI ASURANSI JIWA DAN STRUKTUR ORGANISASI PERUSAHAAN
ASURANSI
1.

PENDAHULUAN
Perusahaan asuransi merupakan intermediaris keuangan, sebagai bagian dari industri
jasa keuangan berfungsi dalam ekonomi.
Perusahaan asuransi merupakan salah satu intermediaris penting di setiap negara. Mereka
menginvestasikan asset kedalam usaha dan industri. Investasi ini membantu menyediakan
dana kepada usaha lain yang memerlukannya untuk beroperasi dan tumbuh dan kepada
perseorangan yang memerlukan membeli rumah. Perusahaan asuransi juga
memperkerjakan banyak tenaga kerja.

2.

JENIS JENIS PERUSAHAAN ASURANSI


Perusahaan asuransi jiwa dapat berbentuk kepemilikan pemegang saham atau
kepemilikan pemegang polis itu sendiri.
Perusahaan propritori, kepemilikan berada pada pemegang saham. Pemegang saham
memberikan kontribusi sebagai modal perusahaan dan setiap kerugian perusahaan akan
mengurangi kepemilikan sahamnya.
Perusahaan mutual, kepemilikan berada pada pemegang polis dan setiap kerugian
berakibat pada pengurangan pada uang pertanggungan sesuai dengan kontrak
perusahaan.
Perusahaan surplus, akan menjadi milik pemegang polis di perusahaan mutual.
Sedangkan pada perusahaan propritori, besarnya distribusi surplus kepada pemegang
polis yang berpartisipasi berbeda dan satu perusahaan ke perusahaan lainnya. Setelah
distribusi surplus, sisanya menjadi dividen pemegang saham.
Perusahaan Komposit adalah perusahaan yang melakukan transaksi baik jiwa ataupun
umum (perlu lisensi berbeda dan Departemen Keuangan).

BAGIAN 11

A. MANFAAT & JENIS-JENIS POLIS ASURANSI JIWA UNIT LINK


1.

APAKAH POLIS UNIT LINK

Polis Asuransi Jiwa dengan nilai polis yang terkait secara langsung dengan kinerja
investasi yang dipilih.

Tabungan jangka panjang, perlindungan asuransi dan akumulasi kekayaan

Memberikan minimum nilai polis yang dijamin ( Uang Pertanggungan dan atau Nilai
Investasi ), jika terjadi resiko meninggal dunia terhadap Tertanggung.
Polis asuransi Jiwa ini menggabungkan proteksi dengan dana investasi. Polis ini
memberikan pemegang polis perlindungan asuransi jiwa sekaIigus kesempatan untuk
berpartisipasi secara langsung dalam investasi-investasi yang dikelola perusahaan
asuransi. Dana yang ditempatkan didalam produk dipotong untuk perIindungan asuransi
dan sisanya diinvestasikan dalam bentuk unit dan dana terkait.

2.

MANFAAT PRODUK-PRODUK UNIT LINK


a. Investasi
Orang-orang membeli polis Unit Link pada umumnya untuk tujuan investasi walaupun
ada elemen elemen tabungan dan proteksinya.
b. Tabungan
Polis Unit Link dapat juga untuk memenuhi tujuan keuangan jangka panjang pemegang
polis. Dengan ber-investasi secara berkala (regular) dalam produk tersebut, pemilik polis
dapat menggunakan polis sebagai sarana untuk menyimpan kekayaan jangka panjang
(long term store of wealth).
c. Proteksi
Sebagal tambahan manfaat perlindungani asuransi jiwa, produk-produk ini dapat
memberikan perlindungan cacat tetap dan permanen (total and permanent disability)
atau perlindungan penyakit kritis (critical illness).

3.

JENIS-JENIS PRODUK UNIT LINK


a. Berdasarkan Frekuensi Pembayaran Premi
- Premi Tunggal
Untuk premi tunggal, premi dibayarkan sekaligus (lump sum) dan digunakan untuk
membeli unit dan suatu dana. .
- Premi Berkala Atau Premi Regular
Untuk jenis ini, premi dibayar secara dengan berkala atau regular. Unit dibeli begitu
premi diterima.
b. Berdasarkan Fitur Produk
- Unit Link Whole Life
- Unit Link Dwiguna (Endowment)

B. CARA MENERBITKAN POLIS UNIT LINK, KARAKTERISTIK DAN


PERBANDINGANNYA DENGAN POLIS TRADISIONAL
1.

CARA-CARA MENERBITKAN POLIS ASURANSI JIWA UNIT LINK


Ada 2 cara dimana polis asuransi jiwa unit link diterbitkan. Cara pertama menggunakan
dua harga untuk membeli dan menjual unit. Cara kedua menggunakan harga tunggal.
Mari kita lihat dua cara tersebut.

a. Cara 1
Dalam menggunakan cara ini, anda mesti mengetahui istilah berikut ini :
- Harga Penawaran (Offer Price)
Harga penawaran adalah harga dimana perusahaan asuransi jiwa
mengalokasikan unit-unit ke polis dan premi yang dibayar.
- Harga Permintaan (Bid Price)
Harga permintaan adalah harga dimana perusahaan asuransi jiwa akan menghargai
unit bila pemegang polis ingin menjual atau melakukan klaim
atas polis..
- Beda Harga Permintaan- Penawaran (Bid-Offer Spread)
Pada umumnya ada perbedaan lima persen antara harga penawaran dan
permintaan

harga

b. Cara 2
- Harga Tunggal
Pada model harga tunggal, pemegang polis membeli dan menjual unit pada satu
harga tersebut saja. Sebaliknya, model permintaan-penawaran, pemegang polis
membeli unit pada harga penawaran dan menjual unit pada harga permintaan.
Untuk model harga tunggaI biaya awaI penjualan tertulis secara terperinci untuk
pemegang polis. Ini untuk menyatakan bahwa hanya premi netto, sesudah
pengurangan biaya awal penjuaIan, yang akan digunakan untuk membeli unit.

2. KARAKTERISTIK POLIS ASURANSI JIWA UNIT LINK


a. Proteksi
Karena produk unit link dibuat dan didistribusikan oleh perusahaan asuransi, proteksi
dasar dan minimum manfaat adalah proteksi meninggal. Elemen proteksi dapat berupa
proteksi atas kematian, cacat tetap dan total, meninggal karena kecelakaan atau
manfaat kecelakaan personal, penyakit kritis dan lainnya. Sebagai tambahan, manfaat
lain seperti manfaat rumah sakit, dapat dikaitkan kepada produk unit link.
b. Menambah Dana (Top-Up)
Dalam jangka waktu perlindungan unit link, pemegang mempunyai pilihan untuk
menambah dana kapan aja dengan menginvestasikan premi tambahan. Tambahan dana
ini bisa dengan berulang kali atau sekali saja. Kebanyakan perusahaan asuransi jiwa
menawarkan alokasi 100% premi sebagai tambahan dana dan biasanya dikenakan biaya
5%.
c. Memindahkan Dana (Fund Switch)

Kebanyakan perusahaan asuransi menawarkan lebih dari satu dana investasi bagi
pemegang polis untuk dipilih. Hal ini memungkinkan pemegang polis untuk memindahkan
dana sesuai dengan keadaan pribadinya. Perpindahan dana hanyalah suatu perpindahan
dana dari suatu dana ke dana Iainnya. Kebanyakan pemindahan dana terjadi berdasarkan
harga penawaran-harga penawaran (bid-bid/basis). Jadi menjual dana menggunakan
harga penawaran (bid price) dan membeli dana tersebut menggunakan harga penawaran
(bid- price). Pemindahan dana biasanya dilakukan secara ad-hoc, yaitu dapat saja
dilakukan secara berulang kali atau sekali kali saja. Nama lain dari pemindahan berulang
kali adalah pemindahan dana otomatis, maksudnya adalah semua pemindahan dana
dilakukan pada tanggal tertentu dengan jumlah yang telah ditentukan oleh pemegang
polis.
Sebagai tambahan untuk pemindahan dana, seorang pemegang polis dapat merubah
alokasi dana saat dia melakukan penambahan premi (top-up) atau saat dia membayar
premi berkala.
d. Penebusan Sebagian (Partial Withdrawal)
Pemegang polis memiliki hak untuk menebus sebagian atau seluruhnya unit yang
dialokasikan untuknya. Biasanya perusahaan asuransi mengenakan biaya jika klien
melakukart penebusan ditahun pertama.
e. Alokasi Premi
Presentase premi yang digunakan untuk membeli unit dan dana-dana investasi yang
terkait. Contoh, jika alokasi premi adalah 45%, maka sisanya 55% digunakan untuk
memenuhi biaya perusahaan asuransi. Periode alokasi berkurang (reduces elocation)
biasanya berakhir setelah beberapa tahun.
Sesuai contoh dibawah:
0%
60%
70%
80%

dari
polis ditahun ke 1
dari
polis ditahun ke 2
dari
polis ditahun ke 3
seterusnya

Premi tahun pertama tidak digunakan untuk membeli premi sama sekali, hanya setengah
dan premi tahun kedua akan dialokasikan untuk membeli unit, 70% premi tahun ke 3 dan
100% premi tahun keempat dan seterusnya.
f.

Harga Didepan (Forward Pricing)


Unit-unit biasanya dibeli menggunakan forward pricing. Artinya adalah jumlah unitunit yang dibeli berdasarkan harga penawaran (offer price) pada saat
tanggal valuasi
berikutnya setelah premi dibayarkan.

g.

Cuti Premi (Premium Holiday)


Periode dimana pemilik polis tidak membayar premi namun masih dapat menikmati
manfaat yang tertulis di kontrak polis.

h. Manfaat Tambahan (Riders)


Pada umumnya, polis asuransi jiwa seumur hidup unit link (whole life unit- link) memberikan
proteksi lebih selain hanya mortalitas seperti; penyakit kritis, cacat tetap dan total dengan
hanya menambah manfaat tambahan.

3. JENIS-JENIS BIAYA
- Biaya Awal Penjualan (Initial Sales Charge)
Biaya ini adalah biaya yang dibayarkan didepan untuk perusahaan asuransi yang
menjual dana. Biaya ini biasanya berbentuk persentase dan jumlah investasi (seperti 3%
atau 5%). Biaya ini bersifat satu kali saja dan tidak berkelanjutan.
- Biaya Pengelolaan Dana (Fund Management Fee)
Adalah biaya yang dibebankan oleh pengelola dana untuk mengelola dana.
- Biaya Manfaat (Benefit Charges)
Adalah biaya untuk manfaat asuransi, misalnya; manfaat kematian dan ketidakmampuan.
Biaya ini biasanya didanai melalui pembatalan sejumlah unit
yang senilai dengan biaya
manfaat.
- Biaya Polis (Policy Fees)
Adalah biaya administrasi untuk menerbitkan polis
- Biaya Administrasi (Administrative Charges)
Adalah biaya awal yang digunakan sebagian besar untuk merawat data dan juga servis Iainnya.
- Biaya Penebusan (Surrender Charges)
Adalah biaya yang dibebankan kepada klien apabila dia memutuskan untuk mentunaikan
polisnya sebelum suatu jangka waktu tertentu. Tujuannya adalah untuk mengganti kerugian
perusahaan saat menerbitkan polis. Biaya penebusan biasanya berupa persentase dan nilai
tunai total dan menurun setelah tahun pertama dan seterusnya.
Sebagai contoh, biaya penebusan biasanya:
95% dari nilai tunai ditahun 1
85%, dari nilai tunai ditahun ke 2
65% dari nilai tunai ditahun ke 3
Terus menurun sampai 0.

C.

CONTOH BAGAIMANA POLIS UNIT LINK BEKERJA


Misalnya klien anda menginvestasikan Rp. 15 juta dalam premi tunggal yang memberikan
manfaat kematian 125% dan jumlah yang diinvestasikan atau nilai dana unit terkaitnya
atau yang mana yang lebih tinggi. Harga beli adalah Rp. 9.500 dan harga penawaran
adalah Rp. 10.000 untuk setiap unitnya.
Selain perbedaan harga, ada biaya satu kali untuk administrasi dan biaya asuransi
kematian sebesar 3 % dari jumlah yang diinvestasikan dan biaya polis Rp. 850.000.
Biaya pengelolaan dana sebesar 2%.
Dari investasi sejumlah Rp. 15 juta, jumlah bersih adalah Rp 9 juta:
Investasi

= Rp. 15 Juta

Biaya Administrasi dan kematian

= Rp. 450.000 (3% x Rp. 15 Juta)

Biaya Polis

= Rp. 850.000

Jumlah bersih

= Rp. 13.7 juta

Jumlah investasi bersih kemudian digunakan membeli 1.370 unit pada harga
penawaran Rp. 10,000.
Jumlah Unit yang Dibeli

= Rp 13.7 juta/Rp.10,000
= 1.370 unit

Jika klien meninggal dunia setelah membeli polis dan harga unit tidak berubah, penerima
manfaatnya akan menerima Rp. 18.75 juta (125% x Rp. 15 juta).
Dengan berjalannya waktu, misalkan harga beli meningkat menjadi Rp20.000/unit. Dia
akan menerima Rp 27.4 Juta (1.370 unit x Rp. 20.000) jika dia menjual semua unitnya.
Bila dia meninggal tanpa menjual unitnya, penerima manfaatnya akan menerima Rp.
27.4 Juta, yang lebih tinggi dibandingkan dengan manfaat kematian sebesar Rp. 18.75
juta

D. PERBEDAAN ANTARA POLIS ASURANSI JIWA UNIT LINK DAN POLIS ASURANSI JIWA
TRADISIONAL
-

Bonus
Polis-polis tradisional berpartisipasi (participated traditional policy) berbagi keuntungan
dengan perusahaan dan manfaat polis ini meningkat melalui penambahan secara
regular melalul bonus reversionary dan terminal bonus. Bonus masa depan tidak
digaransi; walaupun demikian, sekali dideklarasikan, mereka menjadi garansi yang
akan ditambahkan pada polis.

Risiko
Pemegang polis tradisional berpartisipasi (participated traditional policy) digaransi
sejumlah nilai tebus rninimum, ini sebagai tambahan bonus-bonus yang dideklarasikan.
Secara umum, polis unit link tidak memberi garansi hasil investasi dan pemegarig polis
menanggung semua risiko investasi.

- Transparansi
Dalam polis tradisional, pemegang polis tidak akan mengetahui porsi dan premi yang
akan dipakai untuk membayar biaya asuransi, biaya lain dan komponen tabungan.
Perusahaan dalam polis unit link Iebih jelas dan pemegang polis dapat mengetahui
jumlah yang sudah diambil untuk biaya administrasi, biaya asuransi dan jumlah-jumlah
yang dialokasikan untuk membeli unit untuk memberi manfaat investasi.
-

Investasi Campuran (Investment Mix)


Untuk polis tradisional, premi dikumpulkan untuk ke dana perusahaan asuransi (insurers
life fund) dan dana tensebut di investasikan dengan mempertimbangkan sifat, jangka
waktu dan mata uang dan kewajiban perusahaan asuransi tersebut. Pada umumnya,
life fund diinvestasikan terutama di obligasi dengan sedikit saham. Untuk polis unit
link, setiap jenis fund diinvestasikan sesuai dengan spesifikasi tujuan investasinya; bisa
saja 100% diobligasi atau 100% di saham.

E. JENIS-JENIS DANA UNIT LINK


1.

PENDAHULUAN
Polis unit link adalah sebuah instrumen yang menggabungkan asuransi dan investasi.
Sebagian dari dana yang diinvestasikan dipotong untuk perlindungan asuransi dan sisanya
diinvestasikan didalam unit unit dan dana terkait. Dana unit link biasanya suatu dana
(atau reksadana) yang dikelola oleh perusahaan asuransi atau pengelola keuangan diluar
perusahaan (external fund manager).

Rp.

Rp.

Rp.

US$

CASH
CASH
FUND
FUND

FIXED
FIXED
INCOME
INCOME
FUND
FUND

BALANCED
BALANCED
FUND
FUND

MANAGED
MANAGED
FUND
FUND

100% di
instrumen pasar
uang < 1thn
Perlindungan dan
likuiditas dana
Investasi jangka
pendek

2.

Min. 80% di
instrumen obligasi
Pendapatan yang
tetap
Investasi jangka
menengah (3 th)

Campuran antara
ekuitas (50%) dan

obligasi (50%)
Pertumbuhan dana

Investasi jangka
menengah &
panjang

Min. 80% di
instrumen obligasi
Pendapatan yang
tetap
Investasi jangka
menengah (3 th)

JENIS-JENIS DANA UNIT LINK


Terdapat beberapa jenis dana unit link. Kami rnenguraikan sebagian yang penting den
sering dijumpai :

2.1

Dana Saham
Dana saham merupakan pertumbuhan modal pokok jangka panjang melalui investasi
dalam saham di bursa saham seperti bursa saham Jakarta.
Kelebihan dana saham termasuk :
a.
Hasil Investasi Dalam Waktu Jangka Panjang - Jika investor dapat bertahan
melakukan investasi jangka panjangnya, dana saham menawarkan kemungkinan
hasil investasi terbesar dibandingkan obligasi atau pasar uang.
b.

Verbal - Ada beberapa jenis dana saham. Dana negara yang diinvestasikan dinegara
tertentu seperti Indonesia dan United-States of America.

Dana saham mernpunyai beberapa kelemahan:


a.
Lebih Mempunyai Risiko
2.2.

Dana Obligasi (Atau Dana Pendapatan Tetap)


Dana obligasi mengacu pada investasi pada obligasi pemerintah dan perusahaan. Dana
obligasi serupa dengan pasar uang dimana mereka menginvestasikan dalam sekuritas
yang rnemberikan bunga. Namun demikian, dana obligasi diinvestasikan kedalam
sekuritas-sekuritas yang lebih berisiko dan memberikan bunga, dengan masa jatuh tempo
yang lebih panjang (lebih dari 1 tahun). Sekuritas in memberikan bunga lebih tinggi.

Manfaat dana obligasi adalah:


a.
Pendapatan Tetap
b.
Kurang Volatile Dibanding Dana
Dana obligasi mempunyai beberapakelemahan:
a.
Pendapat Yang Diterima Bisa Berfluktuasi
b.
Lebih Mahal Dan Obligasi Individu
2.3.

Dana Pasar Uang (Atau Dana Tunai)


Investor dari dana pasar uang mencari pendapatan dan harga yang stabil. Dana pasar
uang biasanya diinvestasikan dalam investasi jangka pendek yang berkualitas tinggi
dengan masa jatuh tempo 12 bulan atau kurang, termasuk diantaranya deposito bank
dan obilgasi perusahaan berkualitas tinggi.
Manfaat dana pasar uang adalah:
a.
Risiko
b.
Hasil Investasi Lebih Tinggi Dibanding
c.
Likuiditas.
d.
Tempat Menyimpan Dana Darurat
Dana pasar mempunyai kelebihan:
a.
Risiko Inflasi
b.
Tidak Cocok Untuk Investor Jangka Panjang

2.4

Dana Campuran - (Managed Funds Atau Balanced Funds)


Dana campuran merupakan kombinasi dan saham, pasar uang dan obligasi didalam
sebuah investasi. Dana campuran memberikan kombinasi pertumbuhan modal pokok
dan pendapatan. Mereka biasanya terstruktur berupa kombinasi misalnya, 70% saham
dan 30% obligasi.
Kelebihan dana campuran adalah:
a.
Ekspos Ke Saham Dan Obligasi
b.
Penyeimbangan (Rebalancing) Secara Berkala
Dana campuran mempunyai beberapa kelemahan:
a.
Ekspos Ke Risiko Saham Dan Obligasi dana campuran dapat lebih sensitif ke
risiko pasar (disebabkan oleh saham) dan risiko bunga (akibat obligasi).
b.
Biaya Trading Yang Lebih Tinggi

2.5

Dana Dengan Garansi Atau Proteksi Modal Pokok (Capital Guaranteed Atau Capital
Protected Funds)
Mereka menginvestasikan porsi besar (85-95%) asetnya dalam obligasi dan sisanya dalam
instrumen derivatif. Obligasi memberikan investor suatu kepastian akan menerima
sejumlah modal ketika dananya jatuh tempo sedangkan derivatif memberikan potensi
apresiasi harga jika derivatif mempunyai kinerja baik
Kelebihan dana dengan garansi ini adalah:
a.
Ekpos Kerisiko Lebih Rendah Baik Saham Ataupun Obligasi
b.
aman untuk ambil bagian dalam saham.
c.
Modal Pokok Diinvestasikan Dengan Garansi
d.
Jangka Waktu Investasi Pendek
Kekurangan dana dengan garansi adalah:
a.
Ekspos Rendah Terhadap Saham
b.
Kinerja Tidak Optimum Saat Pasar Sedang Bagus
c.
Denda Untuk Penarikan Dini

2.6.

MEMINDAHKAN DANA (SWITCHING)

Fasilitas ini memperbolehkan pemegang polis kebebasan untuk memindahkan sebagian atau
semua uangnya dari satu dana ke dana yang lain.

D. MANFAAT DAN RISIKO DARI POLIS UNIT LINK


1.

MANFAAT BERINVESTASI DI POLIS UNIT LINK

Pengumpulan Atau Diversifikasi (Pooling Or Diversification)


Portofolio yang terdiversifikasi memiliki karakteristik risiko lebih baik daripada portofolio
yang tidak secara baik didiversifikasikan

Fleksibilitas
Produk unit link bisa sangat fleksibel, karena mereka unit fund driven. Sebagai hasilnya,
pemegang polis unit link dapat membayar preminya secara berbeda-beda, mengambil
cuti premi, menambah premi tunggal, penarikan, penebusan dan merubah uang
pertanggungan secara mudah.

Manajemen Profesional
Pemegang polis dapat menikmati layanan dan manajer pengelola dana yang profesional
(professional fund manager).

Kemampuan (Affordability)
Investor dapat mengakses ke dana investasi dengan jumlah kecil yang tidak mungkin dia
lakukan apabila dia membeli saham secara langsung atau dengan biaya efektif untuk
jumlah investasi yang rendah.

Administrasi
Pemegang polis, selain hanya menjaga dokumen polisnya dan laporan tahunan dari
perusahaan asuransi, tidak perlu khawatir dengan administrasi dana investasinya.

2.

RISIKO INVESTASI Dl POLIS UNIT LINK

Polis Unit Link Mempunyai Seluruh Risiko Yang Dimiliki Oleh Reksadana
Barter (Trade-Off) Antara Perlindungan Asuransi Dan lnvestasi
Secara umum, dalam hal polis unit link, sejumlah besar persentase premi yang dibayar
digunakan untuk membeli unit dalam dana dimana nilai unit dana tersebut tidak bisa
diprediksikan dan, sejumlah kecil persentase premi digunakan membayar proteksi asuransi
jiwa
Polis Unit Link Dapat Menjadi Mahal
Biaya didepan untuk potongan asuransi dapat menjadi cukup mahal. Ditambah dengan
komisi penjualan dan biaya pengelolaan secara terus menerus, potongan ini dapat
menghabiskan hasil investasi dana

BAGIAN 12

A. DOKUMEN POLIS
Definisi polis dan ketentuan yang biasa ada dalamkontrak asuransi jiwa tradisional dan unit link
antara lain :
1.

POLIS
Adalah kontrak legal antara perusahaan asuransi dan pemegang polis. Polis berisi
kewajiban dan hak dan para pihak dalam kontrak tersebut

2.

HAK-HAK PEMEGANG POLIS


Beberapa hak yang umum bagi pemegang polis adalah seperti berikut ini:

Memilih penerima manfaat

Memilih bagaimana manfaat asuransi dibayar

Memindahkan hak-hak polis

Meminjam dari polis

Menerima tunai nilai tebus

Menentukan dan merubah frekuensi pembayaran premi

Merubah dari dana yang satu ke dana yang lain ( hanya ada di unit link )

Membayar tambahan ekstra premi ( hanya ada di unit link )


Hak-hak ini termasuk dalam ketentuan-ketentuan polis di dokumen polis.

3.

DOKUMEN POLIS
Dokumen polis terdiri dari:
a.
Judul.
b.
Kata pengantar dan Klausa Operasional
c.
Ringkasan Polis.
d.
Keseluruhan Kontrak
e.
Perjalanan, Tempat Tinggal Dan Pekerjaan
f.
Pembayaran Premi
Untuk polis Unit Link, dokumen polis juga menjabarkan isi berikut:
Peningkatan Premi
Menetapkan bagaimana pemegang polis dapat meningkatkan premi dalam polis
premi regular Unit Linknya
Reduksi Premi
Menetapkan bagaimana pemegang polis dapat menurunkan premi (tidak boleh
melebihi ketentuan perusahaan) polis regular Unit Linknya.
Penambahan Premi Tunggal
Menetapkan bagaimana pemegang polis dapat menambah premi tunggal dalam
polisnya.
Tenggang Waktu (Grace Period)
Tenggang waktu adalah jangka waktu (biasanya 14 hari dari tanggal jatuh
tempo premi) yang diberikan perusahaan asuransi pada pemegang polis untuk
membayar premi lanjutan yang telah jatuh tempo tetapi belum dibayar
Usia
Bunuh Diri
Dalam ketentuan ini, jika tertanggung bunuh diri dalam jangka waktu yang
ditentukan (biasanya satu tahun) dan tanggal penerbitan polis atau tanggal polis
dihidupkan kemball, polis akan batal.

Namun, begitu jangka waktu yang ditentukan berakhir, perusahaan asuransi akan
harus membayar klaim meskipun tertanggung meninggal karena bunuh dini.
Ketentuan ini berlaku terlepas apakah tertanggung sadar atau tidak sadar pada
waktu ia bunuh dini.
Klausa Masa Uji (Incontestability)
Dengan ketentuan ini, perusahaan asuransi tidak akan mempermasalahkan
keabsahan kontrak asuransi jiwa dan menghindari perselisihan setelah polis aktif
dalam beberapa tahun tertentu (tergantung setiap perusahaan, umumnya dua
tahun) dengan pengecualian adanya penipuan. Dengan kata lain, ketentuan ini
menghentikan perusahaan asuransi dan penolakan kewajibannya dalam polis
semata-mata atas dasar pelanggaran utmost good faith.
Pemulihan (Reinstatement)
Pemulihan adalah proses dimana perusahaan asuransi memulihkan kembali
seperti sediakala polis asuransi jiwa yang telah:
Diberhentikan karena tidak membayar premi lanjutan; atau
Terus berlanjut dalam bentuk extended term insurance atau asuransi bebas
premi (non-forfeiture options).
Kebanyakan perusahaan asuransi umumnya tidak memperbolehkan memulihkan
kembali polis yang telah ditebus nilai tunainya atau jika polis telah gugur untuk
jangka waktu yang lama.
Masa Bebas Melihat (Free Look Provision)
Ketentuan ini, bila ada, memperbolehkan pemegang polis dalam jangka waktu
tertentu (biasanya 7 hari) setelah polis diterima untuk mengevaluasi polis. Jika
pemegang polis tidak puas dengan polis dan mengembalikan polis ke perusahaan
asuransi dalam jangka waktu yang telah ditentukan, ia akan menerima
pengembalian premi yang dikurangi biaya-biaya.
Non-forfeiture Options
Non-forfeiture options hanya diberikan bagi polis asuransi permanen (yaitu
Asuransi Seumur Hidup dan Dwiguna) yang mengakumulasi nilai tunai.
Pilihan yang umum disediakan oleh kebanyakan perusahaan asuransi adalah :
Pilihan nilai tunai
Pemegang polis bisa menerima nilai tunai yang terakumulasi dalam polisnya jika
ia memutuskan menebus polisnya setelah sejumlah tahun yang ditentukan.
Pilihan polis bebas premi dan
Pemegang polis juga bisa menggunakan nilai tunai dalam polis untuk membeli
polis premi tunggal bebas premi, pada usia tertentu (misalnya usia pada saat
pilihan ini berlaku), dengan mengurangi nilai proteksi.
Pilihan extended term insurance
Sebagal tambahan dan hal di atas, pemegang polis bisa juga menggunakan
akumulasi nilai tunai sebagai premi tunggal untuk membeli polis bebas premi
dengan perpanjangan jangka waktu asuransi untuk uang pertanggungan yang
setara dengan uang pertanggungan sebelumnya.

Ketentuan Automatic Non-forfeiture Options


Jika pemegang polis tidak memilih salah satu dan pilihan-pilihan tersebut di atas,
perusahaan asuransi biasanya akan mengaktifkan ketentuan Pembayaran Premi
Otomatis.
Alokasi Unit
Menjabarkan bagaimana perusahaan asuransi melakukan alokasi unit pada polis
Unit Linknya.
Manfaat
Menspesifikasikan berbagai manfaat yang pemegang polis dapat nikmati, biasanya
manfaat tersebut berupa :
Manfaat Kematian
Dalam klausa ini, perusahaan asuransi menspesifikasikan jumlah yang akan
dibayarkan kepada pemegang polis bila terjadi kematian

Nilai Tunai

Tujuannya adalah agar pemegang polis dapat mengetahui;


Dia dapat menebus sebagian atau keseluruhan polisnya untuk mendapatkan
uangnya.
Bagaimana nilai tebus dihitung.
Biaya penebusan yang akan dibebankan.
Cuti Premi
Menjelaskan kepada pemegang polis bahwa selama nilai tunai polis melebihi
minimum persyaralan perusahaan, dia dapat berhenti membayar premi untuk
jangka waktu tertentu. Juga dijelaskan kepada pemegang polis bahwa :
Tidak ada unit akan dialokasikan pada polis sampai ada pembayaran premi
diterima.
Semua manfaat tambahan (riders) akan berhenti.
Biaya Administrasi
Klausa ini menjelaskan biaya bulanan yang akan dikenakan oleh perusahaan
asuransi.
Biaya Asuransi
Menjelaskan kepada pemegang polis bahwa akan ada biaya asuransi bulanan
kedalam polis. Juga dinyatakan bagaimana biaya ini dihitung dan perusahaan
dapat menaikan biaya mortalita dengan pemberitahuan 6 bulan dimuka.
Potongan Bulanan
Menjelaskan kepada pemegang polis bahwa ada potongan bulanan pada polis
premi regular yang sudah dihitung.
Penambahan Premi Tunggal
Memberitahukan kepada pemegang polis bahwa dia capat menambah premi setiap
saat dengan hanya memberitahukan secara tertulis kepada perusahaan asuransi.
Juga dijelaskan jumlah unit yang dapat dibeli saat terjadi penambahan premi.
Pemindahan Dana
Memberitahukan pemegang polis berikut ini:

bahwa dia mempunyai hak untuk memindahkan dari suatu dana ke dana
lain setiap saat dengan hanya memberitahu perusahaan secara tertulis;

bagaimana jumlah unit dialokasikan kedalam dana baru


dinyatakan
jumlah unit yang akan dipindahkan ke dana lain tidak boleh kurang dari
jumlah minimum yang diperbolehkan
perusahaan
biaya yang dibebankan
kapan perusahaan akan memberitahukan perpindahan.

Perubahan Alokasi
Memperbolehkan pemegang polis untuk merubah alokasi unit sebelum ulang tahun
polis dengan memberitahukan perusahaan secara tertulis.

Dana
Menjelaskan deskripsi dana yang telah dipilih oleh pemegang polis.

Perubahan (Endorsement)
Lembaran perubahan yang ditambahkan dalam polis asuransi menjadi bagian tidak
terpisahkan dari kontrak asuransi dan memperluas atau membatasi manfaat yang
dibayarkan.

BAGIAN 13

A. PERPAJAKAN DAN PERATURAN


1.

PERPAJAKAN POLIS ASURANSI JIWA UNIT LINK


Terhadap pembayaran akibat penutupan asuransi yang mengandung unsur tabungan,
apabila pembayaran manfaat tabungannya dilakukan dalam jangka waktu 3 (tiga) tahun
atau kurang, maka selisih Iebih antara manfaat tabungan yang diterima dengan premi
yang telah dibayarkan, diperlakukan pajak yang sama dengan pajak penghasilan dan
bunga tabungan atau bunga deposito berdasarkan ketentuan dalam pasal 1 ayat (I) dan
(2) serta pasal 3 peraturan pemerintah No. 51 tahun 1994 (BN No. 5655) tentang pajak
penghasilan atas bunga deposito dan tabungan serta diskonto sertifikat Bank Indonesia
yang bersifat final.

Contoh :
- Premi tunggal Rp. 10 juta dan Top Up Rp. 5 juta, Total = Rp. 15 juta
- Estimasi Nilai Tunai saat ini ( Setelah 2,5 tahun ) Rp 30 juta
- Penarikan Rp. 20 juta ( tahun 2 lebih 10 bulan )
- Pajak yang dikenakan adalah : 20 % x ( Rp. 20 juta - Rp. 15 juta )

BAGIAN 14
A. PROFESIONALISME DAN ETIKA
1. Karakteristik Seorang Penjual Yang Berhasil
Melakukan tugas pelayanan yang berguna bagi masyarakat (Perform of an
essential service to society).
Mempunyai kompetensi profesional yang tinggi.
Mempunyai sikap toleran terhadap kompetisi.
Tunduk dan patuh pada standar etik dan profesionalisme yang
tinggi.
2. Code of Conduct
Semua tenaga pemasaran diharuskan mematuhi kode etik AAJI dan juga kode
etik agensi, dimana tenaga pemasanan tersebut benaung.
a.
KODE ETIK AAJI
Dalam kode etik AAJI, prinsip dasar adalah:

menghindari konflik kepentingan pribadi;

menghindari berlaku tidak sepatutnya (inisconduct position)

menjaga informasi yang berkenaan dengan perlanggaran /


kelakuan buruk (information pertthlning to inisconduct)

memastikan kelengkapan dan keakuratan data yang dibutuhkan;

memastikan kerahasiaan informasi

memastikan bertindak adil pada semua pemegang polis

menjalankan bisnis dengan itikad baik dan integritas tinggi.


b.

KODE ETIK UNTUK TENAGA PEMASARAN


Kode etik ini menjelaskan hal berikut :
- Tanggung Jawab Tenaga Pemasaran
Setiap tenaga pemasaran mempunyai tanggung jawab kepada:

perusahaan

nasabah yang dimiliki dan calon nasabah

Masyarakat (pemerintah)

Profesi (diri sendiri)


- Tenaga pemasaran Sebagai Pihak Yang Dipercaya
(Fiduciary)
Para tenaga pemasaran mempunyai tugas kepercayaan terhadap
perusahaan asuransi. Mereka harus bertindak jujur dan niat baik serta
melakukan tindakan berikut atas kepentingan perusahaan.

Menjual mengikuti proses penjualan berdasarkan kebutuhan


Menjelaskan isi polis kepada calon klien dan klien
Menerima pembayaran premi dan membayar klaim
Memberikan pelayanan kepada calon klien dan pemegang
polis
Mengikuti proses underwriting dan new business sesuai
informasi kilen

Memastikan adanya hubungan kepentingan asuransi


(insurable interest) antara ahIi waris (beneficiary) dengan
pemegang polis.

- Menghormati Privasi Dan Kerahasiaan


Para tenaga pemasaran disyaratkan untuk menyimpan semua
informasi nasabah dengan sangat rahasia. Mereka
juga perlu untuk mematuhi hal berikut saat mengumpulkan informasi
dari kliennya.
Mengumpulkan hanya informasi, yang relevan yang diperlukan
untuk menyelesaikan transaksi bisnis
Mengumpulkan semua informasi yang legal
Mengumpulkan informasi langsung dan calon klien atau klien
yang sudah ada. Bila klien mewakilkan kepada orang ketiga,
tenaga pemasaran diharapkan mencatat identitas pihak lain itu
Beritahukan orang yang memberikan informasi
tersebut :
- Kenapa informasi ini diperlukan
- Bagaimana informasi ini akan digunakan
- Dimana informasi akan disimpan dan hak
klien untuk meng-akses informasi.
Beritahukan pengaman apa saja yang digunakan untuk
memastikan kerahasiaan informasi yang
dikumpulkan.
Memastikan semua informasi yang dikumpulkan terkini dan
akurat.
Tidak menggunakan informasi untuk hal lain tanpa persetujuan
tertulis dari klien.
Memastikan informasi hanya digunakan oleh staff perusahaan
asuransi untuk kebutuhan perusahaan tersebut saja.
- Melanggar Pidana Dalam Menjalankan Bisnis
Sesuai dengan UU no. 2 tahun 1992 beserta Ketentuan Peraturan
Pelaksanaannya, dan juga berdasarkan Kode Etik Agen Asuransi Jiwa yang
dikeluaran AAJI, tenaga pemasaranan asuransi dilarang melakukan tindakantindakan sebagai berikut :

penipuan (fraud)

menyalah gunakan dana nasabah

pemalsuan (forgery)
- Penipuan
Yang dimaksud dengan penipuan adalah secara sengaja melakukan mispresentasi yang
mengakibatkan keuntungan tidak legal untuk tenaga pemasaran atau pihak lain.
- Menyalahgunakan Dana Nasabah
Yang dimaksud adalah menggunakan uang atau aset yang seharusnya diterima nasabah,
untuk kepentingan lain yang tidak diperuntukannya. Termasuk diantaranya menahan
pembayaran premi yang telah dikumpulkan dan nasabah kepada perusahaan.
- Pemalsuan
Yang dimaksud dengan pemalsuan adalah secara sengaja membuat dokumen palsu
dengan tujuan untuk digunakan atau seperti digunakan seperti dokumen asli, atau
membujuk seseorang untuk mempercayai bahwa dokumen palsu tersebut adalah
dokumen asli.

c.

Sikap Tidak Bermoral


Berikut ini adalah sikap tidak bermoral yang dilarang dilakukan tenaga pemasaran :

menahan informasi dari nasabah;

meletakkan kepentingannya sendiri di atas kepentingan nasabah mereka

memberi potongan premi (juga dikenal sebagal rebating)

mengganti polis
- Twisting (membujuk klien untuk membatalkan polis yang
telah dibeli dan perusahaan yang sama atau perusahaan lain dan
menggantinya dengan polis baru dan perusahaannya)
- Churning (membujuk klien untuk membatalkan polis dan
mengambil polis lain dari perusahaan yang sama)

salah penyampalan dan tidak mengungkapkan informasi sepenuhnya:

gagal mengidentifikasi dan menyesuaikan produk dengan kebutuhan


nasabah

membuat pernyataan menyesatkan atau pernyataan tidak benar bagi


perusahaan

memaksa nasabah membeli asuransi

membujuk nasabah mernbeli asuransi dengan memberi hadiah dalam


bentuk uang atau barang berharga Iainnya

menjelekkan perusahaan pesaing;

meminta nasabah menandatangani formulir kosong pengajuan asuransi.

d.

Proses Penjualan
Para tenaga pemasaran harus menekankan kepentingan nasabah di atas
kepentingan pribadinya. Mereka disyaratkan untuk:

menjual berdasarkan kebutuhan nasabah dengan konsep Know Your


Customer;

menjelaskan dengan Iengkap ciri-ciri, manfaat dan ketentuan yang


berhubungan dengan produk

menjaga profesionalisme dengan memastikan informasi diperbarui secara


berkala (paling sedikit setahun sekali)

mengikuti persyaratan pengisian formulir pengajuan


asuransi berikut :
- harus mengisi formulir pengajuan di hadapan nasabah;
- memastikan nasabah memahaini semua pertanyaan;
- percaya bahwa informasi akurat dan lengkap sebelum meminta tanda
tangan nasabah.
- setelah melengkapi formulir, jelaskan kepada klien
variasi-variasi yang ada.
- memastikan bahwa nasabah memahami peraturan mengenai tanda
terima asli dan tanda terima sementara sebelum meminta nasabah
membayar premi pertama.

e.

Penyerahan Polis
Para tenaga pemasaran disyaratkan untuk menyerahkan polis secepat mungkin
kepada nasabah mereka dan meminta tanda terima dan nasabah bahwa ia telah
menerima dokumen polis.

f.

Sanksi Terhadap Pelanggaran Kode Etik Asuransi Jiwa


Pelanggaran yang mempunyai karakteristik pidana akan menyebabkan:

pemutusan kontrak yang telah ditandatangani tenaga pemasaran dengan


perusahaan asuransi

melaporkan ke AAJI untuk disebarluaskan ke semua


anggota (black list)

3.

MANFAAT PENERAPAN STANDAR ETIKA


Ada beberapa manfaat yang dapat dipetik oleh tenaga atau manager
pemasaran asuransi dalam menerapkan standar etika yang baik,
diantaranya adalah,

Respek Pribadi (Self-Respect)

Bebas Dari Ketakutan (Freedom From Fear Of Discovery

Kehormatan Dan Kebanggaan (Prestige And Esteem )

Respek Dan Rekan Sejawat Dan Asosiasi

Kelangsungan Usaha

Kontribusi Kepada Komunitas

LATIHAN SOAL UJIAN UNIT LINK


LATIHAN 1
KISI-KISI 2005
PETUNJUK MENGERJAKAN SOAL

Bacalah dengan teliti ketentuan-ketentuan dibawah ini sebelum Saudara memulai ujian:
1. Ujian terdiri dari 80 soal pilihan berganda yang harus diselesaikan dalam waktu 150
menit.
2. Setiap soal mempunyai 4 jawaban dimana hanya ada 1 jawaban yang benar.
3. Berilah tanda silang pada LEMBAR JAWABAN, jawaban yang Saudara anggap benar.
Jika Saudara telah menentukan jawaban dan kemudian ingin merubahnya dengan
yang lain, maka coretlah jawaban yang salah dan silang jawaban yang baru.
4. Contoh menjawab soal-soal:
Pertanyaang: Tabel yang digunakan oleh aktuaris dalam membentuk tarip premi
adalah:
A.
B.
C.
D.

table premi
table distribusi
table mortalita
table statistik

Jawaban yang benar adalah ( C ), maka silanglah dalam lembaran jawaban dalam
huruf C.

PERTANYAAN :
Bacalah dengan teliti ketentuan-ketentuan dibawah ini sebelum Saudara memulai ujian:
1. Asuransi Jiwa memberikan sejumlah uang tertentu apabila tertanggung meninggal, sedangkan
Asuransi Kesehatan menyediakan manfaat apabila tertanggung:
A.
B.
C.
D.

Jatuh sakit atau mengalami kecelakaan


Jatuh sakit atau meninggal dunia
Meninggal dunia karena sakit
Meninggal dunia karena kecelakaan

2. Menurut Hukum Bilangan Besar, semakin banyak jumlah observasi yang dilakukan atas
suatu peristiwa,
A. Semakin kecil kemungkinannya bahwa observasi tersebut menghasilkan estimasi
probabilita yang benar
B. Semakin besar kemungkinannya bahwa observasi tersebut menghasilkan
estimasi probabilita yang benar
C. Semakin besar kemungkinannya bahwa observasi tersebut menghasilkan
estimasi probabilita yang salah
D. Semakin kecil kemungkinannya bahwa observasi tersebut menghasilkan estimasi
probabilita yang salah
3. Manfaat perorangan yang dapat dipenuhi melalui asuransi jiwa adalah:
A.
B.
C.
D.

Pembiayaan keluarga
Key person dan Employee Benefit
A, B dan C benar
A, B dan C salah

4. Risiko yang dihadapi setiap orang yang dapat diasuransikan dapat dikelompokkan menjadi:
A.
B.
C.
D.

Risiko Meninggal dini


Risiko sumber dana untuk hidup terlalu lama
Risiko kesehatan yang buruk
A, B dan C benar

5. Whole Life Insurance berbeda dengan Term Insurance, karakteristik dari whole life insurance
adalah:
A.
B.
C.
D.

Permanen dan level premium


Gabungan dari asuransi dan tabungan
A dan B benar
A dan B salah

6. Manakah yang termasuk karakteristik Polis Dwiguna (Endowment)?


A.
B.
C.
D.

Asuransi permanen
Gabungan dari asuransi dan tabungan
A dan B benar
A dan B salah

7. Participating Policy adalah polis yang memberikan bagian keuntungan kepada pemegang
polis. Keuntungan itu dihasilkan dari keuntungan:
A. Bunga deposito
B. Operasional Perusahaan Asuransi Jiwa
C. Hasil lelang
D. Cadangan premi
8. Dalam penerbitan polis Asuransi Jiwa dikenal istilah Polis asuransi Jiwa Tunggal dan Polis
asuransi Kelompok, dibawah ini manakah yang termasuk Polis Asuransi Jiwa Tunggal?
A.
B.
C.
D.

Polis
Polis
Polis
Polis

asuransi
asuransi
asuransi
asuransi

yang memproteksi banyak jiwa


yang memproteksi sebagian kelompok jiwa
yang memproteksi sedikit jiwa
yang memproteksi satu jiwa

9. Dalam situasi dimana premi-premi atas suatu polis seumur hidup dibebaskan (waived), karena
tertanggung pemegang polis telah menjadi cacat total, nilai-nilai polis akan:
A. Berkurang oleh jumlah premi netto yang telah dilepaskan selama tiap tahun
keadaan cacad (disability)
B. Terus meningkat selama jangka waktu keadaan cacad
C. Tidak berubah sampai keadaan cacad berakhir, kemudian meningkat dengan
cara biasanya
D. Tidak berubah sampai keadaan cacad berakhir, kemudian meningkat dengan
langkah lebih cepat
10. Premi yang hanya didasarkan pada tingkat mortalita dan bunga disebut:
A. Premi bruto
B. Premi neto
C. Hanya ada satu jawaban yang benar
D. Semua salah
11. Premi yang didasarkan pada tingkat mortalita dan bunga digunakan untuk
A. Membayar santunan meninggal
B. Membayar biaya polis
C. Membayar biaya operasional
D. Membayar sewa kantor
12. Apa yang dimaksud dengan cadangan premi?
A.
B.
C.
D.

Jumlah total premi yang diakumulasikan


Hasil investasi ditambah premi
A dan B benar
A dan B salah

13. Anuitas dengan periode pembayaran dijadwalkan untuk dimulai pada beberapa waktu
emudian, disebut
A.
B.
C.
D.

Anuitas segera
Anuitas tentu
Anuitas ditahan
Anuitas tidak tentu

14. Kerugian ekonomik disebut catastropik dalam asuransi jika kerugian itu
A.
B.
C.
D.

Berkaitan dengan bencana alam


Terjadi kecelakaan lalu lintas
Sebuah kejadian yang menyebabkan kerugian besar bagi penanggung
A , B dan C benar

15. Apabila suatu polis memuat santunan kematian karena kecelakaan, sebab kematian harus
diselidiki secara seksama untuk menentukan apakah kematian tertanggung sesuai dengan
definisi yang ada dalam polis. Apabila terbukti kematian itu tidak sebagaimana ditentukan
dalam polis, maka
A.
B.
C.
D.

Uang pertanggungan maupun benefit tambahan tidak akan dibayar


Uang pertanggungan tidak akan dibayar dan benefit tambahan akan dibayar
Uang pertanggungan akan dibayarkan dan benefit tambahan akan ditolak
Uang pertanggungan akan dibayarkan dan benefit tambahan juga dibayarkan

16. Sebuah kontrak disebut valid


A.
B.
C.
D.

Bermaterai
Mempunyai kekuatan hukum
Disaksikan oleh pejabat pengadilan
Dibuat didepan notaris

17. Pemeriksaan kesehatan bagi calon tertanggung lazimnya dilakukan oleh seorang dokter.
Selain dokter, pemeriksaan kesehatan dapat juga dilakukan di laboratorium yang dilakukan
oleh
A.
B.
C.
D.

perawat
asisten dokter
tenaga medis
semua benar

18. Bagian dari agents statement (laporan agen) dalam SPA yang tidak dilampirkan pada polis
adalah tentang
A.
B.
C.
D.

hobby
informasi pasar
kebiasaan
kesehatan

19. Penundaan pembayaran premi pertama oleh calon pemegang polisakan berakibat pada
A.
B.
C.
D.

Cepat atau lambatnya penerbitan polis


Tanggal berlakunya polis
Produktifitas agen
Cepat atau lambatnya proses seleksi

20. Dalam polis asuransi jiwa dapat ditambahkan manfaat tambahan. Dibawah ini yang termasuk
manfaat tambahan adalh
A.
B.
C.
D.

Waiver of premium
Accidental death benefit
A dan B benar
Hanya ada satu yang benar

21. Dalam proses seleksi risiko, diperlukan penelitian tentang calon tertanggung yang berkaitan
dengan
A.
B.
C.
D.

pekerjaan
gaya hidup
kondisi ekonomi
semua benar

22. Dalam SPA terdiri dari dua bagian, dimana bagian pertama dari SPA berisi
keterangan
mengenai calon tertanggung dan pemegang polis serta macam asuransi yang diminta,
sedangkan bagian kedua berisi
A.
B.
C.
D.

Hubungan calon tertanggung dengan pemegang polis


Keterangan mengenai data pribadi
Jumlah uang pertanggungan yang diminta
Hasil pemeriksaan kesehatan dari calon tertanggung yang dilakukan oleh dokter
yang ditunjuk

23.Suatu kondisi yang menyebabkan seseorang menjadi kurang hati-hati atas tindakannya
dibandingkan yang seharusnya dilakukan oleh orang tersebut, dikenal sebagai
A.
B.
C.
D.

Morale Hazard
Moral Hazard
Careless Hazard
Unintentionally error

24. Insurable Interest pada asuransi jiwa harus ada pada saat.
A.
B.
C.
D.

Penutupan asuransi
Penutupan asuransi dan terjadinya peristiwa yang dapat menimbulkan klaim
Terjadinya peristiwa yang dapat menimbulkan klaim
Penutupan asuransi atau terjadinya peristiwa yang dapat menimbulkan klaim

25. Salah satu jenis kontrak asuransi dasar adalah


A.
B.
C.
D.

Universal life insurance


Whole life
Family policies
Variable life insurance

26. Salah satu syarat agar polis dapat diterima oleh pembeli adalah
A. Premi tidak perlu kompetitif karena tidak menjadi halangan untuk membeli polis,
yang penting adalah pemegang polis mampu membayarnya
B. Premi semurah-murahnya dengan manfaat polis seminimal mungkin meskipun
tidak memenuhi kebutuhan pemegang polis
C. Premi dirancang mahal dengan manfaat polis semaksimal mungkin agar
memenuhi kebutuhan pemegang polis tanpa perlu memperhatikan faktor
kompetitif harga
D. Premi dirancang sesuai dengan manfaat polis dan memiliki faktor kompetitif di
pasar
27. Dalam proses seleksi risiko ada karakteristik fisik yang bisa diamati dan hal ini memungkinkan
akan dikenakan premi yang lebih tinggi atau hanya mendapatkan perlindungan yang terbatas.
Dalam hal ini mana yang termasuk karakteristik fisik
A.
B.
C.
D.

Physical hazard
Moral Hazard
Hanya ada satu yang benar
A dan b salah

28. Sebelum Undewriting memutuskan untuk memberikan perlindungan terhadap pemohon


asuransi jiwa, akan dilakukan beberapa seleksi sebagai berikut:
i. Memastikan bahwa standar panjang usia seorang tertanggung berkaitan erat
dengan table mortalita
ii. Menjaga keseimbangan antara pemegang polis akan tingkat premi yang akan
dikenakan sesuai dengan tingkat risikonya
iii.Untuk menentukan tingkat kenaikan premi yang akan dikenakan
iv.Untuk menolak mereka yang tidak bisa diasuransikan
A.
B.
C.
D.

i dan ii saja
i dan iii saja
ii dan iv saja
i, ii, iii dan iv saja

29. Dalam polis partisipasi dikenal dengan adanya hak untuk berbagi keuntungan dari perusahaan
asuransi kepada pemegang polis. Dan keuntungan itu sering disebut dengan bonus. Ketika
perusahaan asuransi mengenakan premi ekstra kepada pemegang polispartisipasi, maka
premi ekstra tersebut disebut sebagai
A.
B.
C.
D.

Beban bunga
Bonus yang tertunda
Beban bonus
Beban deviden

30. Ada beberapa jenis bonus yang ada pada polis partisipasi, dibawah ini manakah yang termasuk
Bonus Reversionari Sederhana?
i. Perusahaan tidak bisa merubah bonus
ii. Bonus yang diberikan berhubungan dengan uang pertanggungan
iii. Bonus diberikan pada saat pembayaran uang pertanggungan
iv. Bonus sebagai tambahan atas uang pertanggungan
A.
B.
C.
D.

i dan ii saja
i dan iii saja
i, ii dan iii saja
i, ii, iii, iv

31. Sedangkan yang dimaksud Bonus Reversionari Majemuk adalah


i. Bonus dialokasikan secara proporsional dengan uang pertanggungan
ii. Bonus dilekatkan pada polis
iii. Besarnya bonus terlihat pada tambahan bonus baru paad tingkat bonus
iv. Bonus dibayarkan pada saat pembayaran uang pertanggungan
A.
B.
C.
D.

i dan ii saja
i dan iii saja
I, ii dan iii saja
i, ii, iii, iv saja

32. Apa yang dimaksud dengan Bonus terminal ?


i.
ii.
iii.
iv.

Bonus yang berlaku untuk polis yang aktif dalam jangka panjang
Dibayarkan pada saat klaim jatuh tempo atau tertanggung meninggal
Dibayarkan tunai
Besarnya bonus sudah ditentukan

A.
B.
C.
D.

i dan ii saja
i dan iii saja
i, ii, iii saja
i, ii, iii dan iv

33. Dalam pengajuan asuransi jiwa harus ada prinsip utmost good faith, dibawah ini yang termasuk
utmost good faith:
i. Mengungkapkan semua fakta ke dalam formulir pengajuan asuransi
ii. Mengisi formulir pengajuan asuransi dengan jujur dan benar
iii. Mengisi pertanyaan kesehatan dengan tidak akurat
iv. Melakukan fradulent misrepresentation
A.
B.
C.
D.

i dan ii saja
i dan iii saja
i, ii dan iii saja
ii dan iv saja

34. Asuransi jiwa tidak mungkin terselenggara dengan kondisi keuangan yang baik, kecuali jika
faktor-faktor dibawah ini dimasukkan dalam perhitungan tarif premi asuransi jiwa
i.
ii.
iii.
iv.
A.
B.
C.
D.

tingkat bunga dan tingkat mortalita


biaya penerbitan polis, komisi agen
besarnya deviden, bonus dan biaya
biaya pembatalan polis dan
i dan ii saja
i dan iii saja
ii dan iii saja
ii dan iv saja

35. Seorang undewriter akan melakukan kajian ulang terhadap polis-polis yang telah diterbitkan
apabila
A. Premi ekstra yang dibebankan kepada tertanggung ingin ditambah
B. Pertanggungan telah berjalan kurang 2 tahun dan tertanggung sedang sakit
C. Pertanggungan telah berjalan lebih dari 2 tahun dan tertanggung sedang sakit
D. Pemegang polis ingin mengaktifkan kembali polisnya yang telah tidak aktif
(lapsed) selama lebih dari 10 tahun.
36. Pada dasarnya pemegang polis asuransi jiwa dapat melakukan pembatalan polis. Pembatalan
polis tersebut bisa disebabkan oleh:
i. Tertanggung tidak yakin akan polis yang sudah dibeli karena apa yang
kenyataannya berbeda
ii. Adanya perubahan produk yang terjadi sehingga premi naik
iii. Mahalnya premi yang bebankan pada pemegang polis
iv. Preminya tidak disetorkan kepada perusahaan asuransi jiwa
A.
B.
C.
D.

diterima

i dan ii saja
i dan iii saja
i , ii dan iii saja
i, ii , iii dan iv saja

37. Pada umumnya, seseorang yang mengasuransikan dirinya sendiri akan dianggap
A.
B.
C.
D.

tidak memiliki insurable interest apabila belum memiliki anak kandung


tidak memiliki insurable interest apabila belum memiliki istri / suami
Memiliki insurable interest yang tidak terbatas atas dirinya
Memiliki insurable interest apabila telah memiliki istri/suami dan anak kandung

38. Tindakan seorang agen yang membujuk pemegang polis untuk membatalkan polisnya dan
membeli polis baru dari perusahaan asuransi jiwa lain tanpa penjelasan yang rinci mengenai
perbedaan-perbedaan antara kedua polis itu dan konsekuensi finansial atas transaksi tersebut,
dikenal dengan istilah:
A.
B.
C.
D.

Twisting
Misrepresentation
Replacement
Rebating

39. Perusahaan asuransi bisa memperbolehkan polis batal untuk dipulihkan (reinstatement),
dan merupakan tugas dari undewriter oleh karena itu seorang underwriter memiliki alternatif
A.
B.
C.
D.

Polis dapat dipulihkan kembali tanpa pembayaran apapun


Polis dapat dipulihkan kembali dengan persyaratan
Polis dapat dipulihkan kembali dengan penerbitan polis yang baru
A, B dan C benar

40. Pemulihan polis dapat menyebabkan pemegang polis terkena proses


A.
B.
C.
D.

Masa incontestabilitynya berlaku kembali


Masa perlindungannya diberlakukan sejak awal kontrak
Hanya ada satu yang benar
A dan B benar

41. Alasan utama mengapa nilai tunai atau nilai tebus selalu lebih kecil dari cadangan polis
A. Biaya yang dikeluarkan pada tahun pertama polis akan tertutupi selama masa
asuransi sangat besar
B. Untuk mencegah pemegang polis memberhentikan polisnya karena alas an
kondisi kesehatan
C. Hanya ada satu yang benar
D. A dan B benar
42. Alternatif yang dapat disarankan oleh agent agar pemegang polis tidak menebus

polis

A. Melakukan konversi ke polis bebas premi tanpa melakukan pembayaran premi


lagi dikemudian hari
B. Melakukan konversi ke polis asuransi berjangka
C. Hanya ada satu yang benar
D. A dan B benar
43. Dalam penebusan polis, ada dokumen-dokumen yang harus diminta oleh
kecuali
i.
ii.
iii.
iv.

Polis asli
Biaya penebusan
Formulir penebusan
Biaya administrasi

A.
B.
C.
D.

i dan ii saja
i dan iii saja
i , ii dan iii saja
i, ii, iii dan iv

underwriting,

44. Bagian underwriting memiliki hubungan kerja yang sangat erat dengan bagian bagian
lainnya, antara lain
A.
B.
C.
D.

Agen , bagian aktuaria, bagian penerbitan polis


Agen, Bagian penerbitan polis dan bagian personalia
Bagian penerbitan polis, bagian aktuaria dan bagian klaim
Bagian penerbitan polis, bagian aktuaria dan bagian personalia

45. Ketentuan incontestability dalam perusahaan asuransi jiwa pada umumnya berlaku dalam
jangka waktu
A.
B.
C.
D.

3 bulan
6 bulan
12 bulan
24 bulan

46. Pada umumnya klaim meninggal mendapat perhatian khusus, seperti situasi berikut
A.
B.
C.
D.

Tertanggung meninggal dalam periode incontestable


Tertanggung hilang
Ahli waris / termaslahat menyebabkan kematian tertanggung
A, B dan C benar

47. Polis asuransi jiwa memuat ketentuan tentang masa leluasa (grace periode), dimana apabila
dalam masa ini pemegang polis tidak membayar premi maka
A.
B.
C.
D.

Polis akan batal, pemegang polis tidak berhak menerima apapun


Polis akan batal, pemegang polis berhak meminta nilai tunai pois
Polis akan batal, pemegang polis wajib membayar premi selama masa leluasa
Polis akan batal, pemegang polis tidak perlu membayar premi selama masa
leluasa

48. Pernyataan manakah yang salah mengenai Twisting?


A. Twisting adalah bentuk misrepresentation
B. Twisting adalah menawarkan bentuk incentive kepada prospek untuk membeli
polis
C. Twisting menyesatkan pemegang polis untuk membeli polis asuransi yang tidak
diperlukan oleh pemegang polis
D. Twisting membujuk pemegang polis untuk menghentikan polisnya dan
menggunakan nilai tebusnya untuk membeli polis asuransi lainnya tanpa
menjelaskan implikasi keuangan atas penggantian tersebut
49. Beberapa polis asuransi jiwa memuat ketentuan pengecualian khusu (special exclusions),
dimana pengertian tersebut membatasi kewajiban perusahaan asuransi, apabila
tertanggungnya meninggal karena sebab-sebab khusus, antara lain dinas militer atau kegiatan
penerbangan tertentu. Apabila sebab kematian itu secara khusus tidak dimasukkan dalam
pertanggungan, maka
A.
B.
C.
D.

Perusahaan
Perusahaan
Perusahaan
Perusahaan

hanya membayar kembali premi yang telah diterima


tidak membayar apapun
membayar sebesar nilai tunai polis
membayar biaya-biaya polis

50. Dokumen yang diperlukan ketika mengajukan klaim kematian


i.
ii.
iii.
iv.

Polis asli beserta formulir klaim


Pernyataan surat keterangan dokter akibat dari kematian
Menyerahkan bukti serifikat kematian
Membayar biaya pengurusan klaim

A.
B.
C.
D.

i dan ii saja
i dan iii saja
i , ii dan iii saja
i, ii, iii dan iv saja

51. Seorang pemegang polis memiliki uang pertanggungan Rp 500 juta dan ia meninggal setelah
satu bulan pembayaran premi, maka ahli warisnya akan mendapatkan
A. uang pertanggungan Rp 500 juta + bonus
B. uang pertanggungan Rp 500 juta
C. uang pertanggungan Rp 500 juta dikurangi dengan premi yang tertunggak untuk
tahun bersangkutan
D. Sebesar Nilai tunai pada saat itu
52. Polis asuransi jiwa menyediakan kelebihan
i. Memaksa untuk menabung dengan disiplin
ii. Pengaman inflasi
iii. Sebagainagunan untuk meminjam dana
iv. Sebagai tabungan wajib
A.
B.
C.
D.

i dan ii saja
i dan iii saja
i, ii dan iii saja
i, ii, iii dan iv saja

53. Kelemahan menabung melalui bank


i.
ii.
iii.
iv.

Cenderung menunda menabung


Cenderung menarik tabungan
Waktunya lama untuk mengakumulasi jumlah besar
Dapat digunakan untuk hari tua

A.
B.
C.
D.

i dan ii saja
i dan iii saja
i, ii dan iii saja
i, ii, iii dan iv

54. Bentuk investasi selain di Bank dalam bentuk tabungan, deposito ada juga bentuk lain dari
investasi seperti reksadana, dimana reksadana mempunyai peran
i.
ii.
iii.
iv.

Menyebar dana investasi investor kecil ke sejumlah besar investasi


Menghemat waktu dan tenaga investor dalam membuat keputusan investasi
Memberikan manfaat atas kenaikan investasi
Harga unit di reksadana sangat fluktuatif

A.
B.
C.
D.

i dan ii saja
i dan iii saja
i , ii dan iii saja
i, ii, iii dan iv

55. Melakukan investasi di Reksadana memberikan investor risiko


A.
B.
C.
D.

Risiko Keuangan , risiko likuiditas dan risiko bunga


Risiko daya beli dan risiko kemampuan pemasaran kembali
A dan B salah
A dan B benar

56. Alasan pemegang polis / tertanggung membeli asuransi jiwa adalah


A.
B.
C.
D.

Proteksi terhadap kematian yang tidak terduga dan risiko terkena cacat
Sebagai bentuk untuk tabungan dan Investasi
Hanya salah satu yang benar
A dan b benar

57. Manakah dibawah ini yang termasuk polis asuransi tradisional, kecuali
A. Term Insurance
B. Whole Life Insurance
C. Bacalah dengan teliti ketentuan-ketentuan dibawah ini sebelum Saudara memulai
ujian Endowment Insurance
D. Rider Insurance
58. Ketika seseorang sedang memulai karirnya dan mempunyai kekurangan dalam sumber
keuangan untuk membeli polis asuransi yang permanen maka anda sebagai seorang agen
asuransi menyarankan dia untuk membeli polis asuransi jiwa jenis
A.
B.
C.
D.

Term Insurance
Whole Life Insurance
Endowment Insurance
Rider Insurance

59. Apa yang ditawarkan polia asuransi jiwa berjangka


A.
B.
C.
D.

Proteksi maksimal
Premi rendah / murah dibandingkan jenis polis asuransi jiwa yang lain
Salah satu benar
A dan B benar

60. Kegunaan dari polis asuransi jiwa seumur hidup adalah


A.
B.
C.
D.

Memberikan kebutuhan proteksi penghasilan yang sifatnya permanen


Dapat mengakumulasikan dana tabungan
Salah satu benar
A dan B benar

61. Perusahaan asuransi bisa dalam bentuk perusahaan yang propritori, artinya
A. Pemilik perusahaan berada pada pemegang polis
B. Pemilik perusahaan berada pada pemegang saham
C. Pemilik perusahaan berada pada pemegang polis 50% dan pemegang saham
50%
D. A, B, C dan D salah
62. Apa yang dimaksud dengan polis asuransi jiwa unit link?
i.
ii.
iii.
iv.

Memberikan proteksi terhadap jiwa


Polis yang menggabungan proteksi dengan dana investasi
Nilai polis berfluktuasi tergantung dari kinerja dananya
Risiko investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pemegang polis

A.
B.
C.
D.

i dan ii sja
i dan iii saja
i , ii dan iii saja
i , ii ,iii, iv

63. Dalam polis unit link, jenis/tipe produk asuransi jiwanya adalah
A.
B.
C.
D.

Whole Life dan Endowment


Whole Life, Endowment dan Term Life
Whole Life, Endowment, Term Life dan RIder
Link, Whole Life, Term Life, Endowment dan Rider

64. Bila Harga penawarannya Rp 1.000, sedangkan Harga permintaan Rp 950 dan Premi yang
dibayarkan sebesar Rp 1.000.000, maka berapa unit yang akan didapat oleh pemegang
polis?
A.
B.
C.
D.

1052,63 unit
1000 unit
20000 unit
950 unit

65. Bila Harga permintaan Rp 4.750 dan Harga penawaran Rp 5000, sedangkan jumlah unit
yang dimilki pemegang polis sebesar 1000 unit, berapa nilainya apabila pemegang polis
akan menjual unitnya?
A.
B.
C.
D.

Rp 4.750.000
Rp 5.000.000
Rp 250.000
Rp 5.250.000

66. Bonus Reversionery dan terminal bonus merupakan bonus yang ada pada polis
A.
B.
C.
D.

Tradisional
Unit Link
Tradisional dan unit link
Hanya ada satu yang benar

67. Dalam polis unit link ada beberapa jenis Investasi yang akan dilakukan, diantaranya adalah
Investasi ke saham. Kelebihan Investasi di saham adalah
i. Investasi dalam jangka panjng
ii. Sangat potensial untuk mendapatkan keuntungan yang tinggi dibandingkan
melakukan investasi di obligasi atau pasar uang
iii. Memiliki risiko lebih tinggi untuk kehilangan dananya
iv. Dapat dipastikan akan mendapatkan deviden
A.
B.
C.
D.

i dan ii saja
i dan iii saja
i, ii dan iii saja
i, ii, iii dan iv

68. Sedangkan apabila melakukan investasi di obligasi, maka pemegang polis akan mendapatkan
manfaat
i. Mendapatkan penghasilan tetap yang berupa bunga
ii. Masa investasinya jangka panjang
iii. Mendapatkan pendapatan secara reguler
iv. Pendapatan dana obligasi lebih tinggi
A.
B.
C.
D.

i dan ii saja
ii dan iii saja
iii dan iv saja
iv saja

69. Berikut ini yang benar tentang bid dan offer price?
A. Bid Price adalah Harga yang dipergunakan untuk mengalokasikan unit ke dalam
polis ketika premi diterima
B. Offer price adalah Harga yang dipergunakan untuk penebusan polis atau klaim
C. Harga bid price selalu lebih rendah dari offer price
D. Harga bid price selalu lebih tinggi dari offer price
70. Asuransi jiwa bebas premi (non forfeiture options) hanya diberlakukan bagi polis asuransi
jiwa
A.
B.
C.
D.

Term Life
Unit Link
Whole Life dan Endowment
Rider

71. Apa yang dimaksud dengan Capital Guaranteed atau Capital Protected Funds?
i.
Biasanya masa jatuh temponya dana Investasi 3 5 tahun
ii. Investasi dalam bentuk obligasi yang besarnya 85-95% dari asset
iii. Cocok bagi mereka yang konservatif
iv. Ada penalty (biaya) apabila diambil dananya lebih awal
A.
B.
C.
D.

i dan ii saja
ii dan iii saja
iii dan iv saja
iv saja

72. Kelebihan dari capital guarateed atau capital protected funds adalah
i.
ii.
iii.
iv.

Cocok bagi mereka yang konservatif


Hasil investasi lebih tinggi disbanding deposito tetap
Jangka waktu investasi pendek
Cocok bagi mereka yang memasuki usia pensiun

A.
B.
C.
D.

i dan ii saja
ii dan iv saja
i, ii dan ii saja
i, ii, iii dan iv saja

73. Apa yang dimaksud dengan Free Look Provision?


A. Perusahaan asuransi memberikan keleluasaan untuk mengevaluasi kembali
polis yang sudah diterima
B. Perusahaan asuransi memperbolehkan pemegang polis untuk mengembalikan
polisnya dalam jangka waktu yang sudah ditentukan apabila tidak puas dengan
polisnya
C. A dan B salah
D. A dan B benar
74. Apabila tertanggung bunuh diri dalam jangka waktu yang ditentukan (1tahun) dari tanggal
penerbitan polis, maka perusahaan asuransi mempunyai kewajiban
i.
ii.
iii.
iv.

Membayarkan klaim 100%


Tidak mempunyai kewajiban membayar klaim
Mengembalikan semua premi semua premi tanpa bunga
Membayarkan nilai tunai

A.
B.
C.
D.

i dan ii saja
ii dan iii saja
iii dan iv saja
iv saja

75. Apabila pemegang polis membatalkan / mengembalikan polis dalam masa free look provision,
maka pemegang polis akan menerima
A.
B.
C.
D.

Pengembalian premi yang sudah dikurangi dengan biaya-biaya


Pengembalian premi yang mengacu pada nilai pasar
A dan B salah
A dan B benar

76. Berapa lama Free Look Provision diberikan oleh perusahaan asuransi jiwa?
A.
B.
C.
D.

15
15
14
14

hari
hari
hari
hari

dari
dari
dari
dari

tanggal penerimaan polis oleh pemegang polis


polis diterbitkan
tanggal penerimaan polis oleh pemegang polis
polis diterbitkan

77. Berapa besar minimal uang pertanggungan yang ditentukan untuk produk unit link dengan
pembayaran premi berkala?
A.
B.
C.
D.

125% dari premi tahunan


Rp 10 juta
Antara Rp 10 juta dan 125% dari premi tahunan, mana yang lebih besar
Rp 5 juta dan 5 kali premi tahunan

78. Penempatan dana yang diperkenankan sesuai dengan ketentuan pada batasan investasi
adalah
i.
ii.
iii.
iv.

Kas dan Bank, deposito berjangka dan serifikat deposito


Saham yang tercatat di bursa
Obligasi
Reksadana

A.
B.
C.
D.

i dan ii saja
ii dan iii saja
iii dan iv saja
i, ii, iii dan iv

79. Tindakan agen dianggap sebagai sikap tidak bermoral adalah


A.
B.
C.
D.

Agen menahan informasi dari nasabah


Melakukan rebating / memberikan discount premi
Memaksa nasabah untuk membeli polis asuransi
A, B dan C benar

80. Apabila agen asuransi membujuk pemegang polis untuk membatalkan polisnya dan
mengambil polis lain dari perusahaan yang sama, agen tersebut melakukan tindakan yang
dikenal dengan
A.
B.
C.
D.

Twisting
Churning
Fraudent
Forgery

KUNCI JAWABAN TEST 1


KISI - KISI 2005
No.

Jawaban

No.

Jawaban

No.

Jawaban

No.

1.

21. D

41. D

61. B

2.

22. D

42. D

62. D

3.

23. B

43. B

63. A

4.

24. A

44. C

64. B

5.

25. B

45. D

65. A

6.

26. D

46. D

66. A

7.

27. A

47. B

67. C

8.

28. D

48. B

68. B

9.

29. C

49. C

69. C

10. B

30. D

50. C

70. C

11. A

31. D

51. C

71. A

12. A

32. A

52. D

72. D

13. C

33. A

53. C

73. D

14. C

34. A

54. C

74. B

15. C

35. D

55. D

75. D

16. B

36. B

56. D

76. C

17. D

37. C

57. D

77. D

18. B

38. A

58. A

78. D

19. B

39. B

59. D

79. D

20. C

40. A

60. D

80. B

Jawaban

PENJELASAN JAWABAN :
1. ( A ) Polis asuransi jiwa merupakan kontrak antara pemegang polis (pembayar premi) dan
perusahaan asuransi jiwa, dimana perusahaan asuransi jiwa akan membayarkan sejumlah
uang pertanggungan apabila tertanggung ( orang yang akan mendapat perlindungan dari
asuransi jiwa) meninggal dunia selama polis asuransinya berlaku. Dalam hal ini, pemegang
polis dan tertanggung bisa merupakan orang yang sama. Sedangkan asuransi kesehatan
menyediakan manfaat apabila tertanggung jatuh sakit atau mengalami kecelakaan. Selain
itu asuransi kesehatan biasanya memberikan manfaat yang berupa santunan rawat inap,
penggantian biaya rawat jalan, manfaat melahirkan, manfaat rawat gigi, santunan
pembedahan dan santunan penyembuhan.
2. ( B ) Asuransi dikenal juga sebagai penerapan hukum bilangan besar dimana
memprediksikan frekuensi dan besarnya kerugian. Hukum bilangan besar artinya semakin
besar jumlah orang yang diasuransikan terkena musibah (misalnya meninggal), semakin
besar juga kecenderungan kerugian yang akan dialami dibandingkan dengan kerugian yang
diperkirakan. Jadi semakin besar orang yang ikut asuransi (diasuransikan), semakin bisa
dioprediksi kerugian yang akan dialami oleh orang-orang yang diasuransikan.
3. ( A ) Manfaat Perorangan yang dapat dipenuhi melalui asuransi jiwa antara lain adalah
untuk pembiayaan keluarga, tersedianya dana bagi keluarga yang ditinggalkan oleh pencari
nafkah utama. Karena pada dasarnya asuransi diambil bukan karena ada seseorang yang
akan meninggal, namun lebih karena adanya orang yang harus bertahan hidup ketika
ditinggalkan. Sedangkan pilihan kedua Key Person dan Employee Benefit adalah manfaat
asuransi jiwa bagi kepentingan perusahaan.
4. ( D ) A, B dan C benar semua. Jenis risiko manusia yang bisa diasuransikan adalah :
o
RISIKO KEMATIAN / MENINGGAL DINI ( DIE TOO SOON )
Meninggalnya seseorang pencari nafkah yang diakibatkan karena sakit atau
kecelakaan sehingga seseoirang tersebut meninggalkan kewajiban finansialnya
yang belum terpenuhi yang dapat mengakibatkan keluarga yang ditinggalkan tidak
menerima cukup dana sebagai pengganti dari sumber lain atau tidak menerima
asset finansial yang cukup untuk mengganti kehilangan nafkah maka mereka
akan merana secara emosional dan finansialnya.
o

RISIKO SUMBER DANA UNTUK HIDUP TERLALU LAMA / LIVE TOO LONG
Dimana manusia akan mendapatkan kehidupan yang lebih lama, dan pada
umumnya rata-rata harapan hidup laki-laki maupun wanita berkisar antara usia
70 dan 75 tahun. Risiko utama bagi orang tua adalah tidak cukupnya pendapatan
untuk menjalani kehidupan di hari tua, sehingga diperlukannya perencanaan hari
tua mereka. Dimana perencanaan hari tua adalah sesuatu yang banyak
menyebabkan masalah bagi orang dan lingkungannya.

RISIKO KESEHATAN YANG BURUK


Dengan meningkatnya harapan hidup, maka orang akan cenderung untuk
memerlukan biaya hidupnya semakin besar sejalan dengan usianya dan akan
berpengaruh pada kesehatannya. Yang akhirnya semakin besar biaya untuk
kesehatan / medis yang tersedia, kecuali sudah ada asuransi kesehatan, tabungan
atau asset finansial maupun sumber dana yang cukup yang dimilikinya untuk
dapat memenuhi biaya, karena mereka dapat kehilangan keuangannya apabila
terjadi penyakit berat yang dapat mengakibatkan ketidakmampuan sehingga tidak
dapat bekerja lagi. Dengan demikian selain kehilangan penghasilan juga harus
menanggung biaya pengobatan atas sakitnya.

5. ( C ) Whole life insurance adalah gabungan antara asuransi dan tabungan dan memiliki
Karakteristik sebagai berikut :
Memberikan proteksi kematian dan jangka waktu proteksinya seumur hidup.
Polis akan batal jika premi tidak dibayar selama masa tenggang waktu karena polis
belum memiliki nilai tunai.
Ada pinjaman polis apabila polis sudah ada nilai tunai.
Jumlah premi akan lebih besar dibandingkan dengan polis asuransi berjangka karena
di dalam polis ini ada unsur tabungan
Polis ini bisa dijual sebagai polis premi berkala atau tunggal.
6. ( C ) Karakteristik dari polis Dwiguna:
o Jangka waktu / masa asuransinya dalam jangka waktu tertentu pada saat polis
diterbitkan, dan biasanya jangka waktu yang diperkenankan minimal 10 tahun.
o Polis dinyatakan batal apabila premi tidak dibayar dalam waktu tenggang rasa.
o Pembentukan nilai tunai lebih cepat, dan nilai tunai akan dibayarkan apabila ada
penebusabn polis.
o Adanya pinjaman polis ketika nilai tunai sudah mulai terbentuk
o Tersedianya pilihan untuk perubahan polis jika polis sudah ada nilai tunai
7. ( B ) Participating Policy adalah polis yang memberikan bagian keuntungan kepada
pemegang polis. Keuntungan itu dihasilkan dari keuntungan operasional perusahaan
asuransi jiwa. dengan kata lain Polis Partisipasi adalah polis yang mempunyai hak
untuk mendapatkan keuntungan (bonus) dari perusahaan asuransi dengan
memberikan kontrubusi premi lebih. Premi ekstra yang dikenakan kepada pemegang
polis partisipasi disebut beban bonus
8. ( D ) Dalam penerbitan polis Asuransi Jiwa dikenal istilah Polis asuransi Jiwa Tunggal dan
Polis asuransi Kelompok :
o POLIS JIWA TUNGGAL (Single Policy)
Polis ini hanya memproteksi satu jiwa dimana pemegang polis dan tertanggung
adalah orang yang sama.
o

POLIS ASURANSI KELOMPOK (group Policy)


Polis yang memberikan proteksi atas sekelompok jiwa dalam jumlah besar. Polis
ini diterbitkan untuk perusahaan yang akan memberikan proteksi kepada
karyawannya dan hanya ada satu (1) polis induk yang diterbitkan bagi pemohon
untuk menentukan jenis asuransi dan jumlah uang pertanggungan.

9. ( B) Dalam situasi dimana premi-premi atas suatu polis seumur hidup dibebaskan (waived),
karena tertanggung pemegang polis telah menjadi cacat total, nilai-nilai polis akan terus
meningkat selama jangka waktu keadaan cacat. Manfaat Tambahan Bebas Premi
(Waifer of Premium) Manfaat ini memberikan pembebasan dari pembayaran premi
apabila tertanggungnya terkena cacat total dan tetap. Manfaat tambahan ini biasanya
ada dalam produk asuransi tradisional. Dalam prakteknya manfaat tambahan bebas
premi ini bisa juga ditambahkan dengan pembebasan pembayaran premi apabila
tertanggungnya menderita penyakit kritis ( Waiver of Premium Plus )
10. ( B ) Premi yang hanya didasarkan pada tingkat mortalita dan bunga disebut Premi neto
Tingkat mortalita dan hasil investasi secara bersamaan akan menghasilkan premi bersih,
ini adalah jumlah yang diperlukan untuk membayar proteksi asuransi.
Sedangkan premi kotor adalah premi bersih ditambah semua biaya yang dikeluarkan ini
yang akan dikenakan ke para pemegang polis.
Setelah premi dihitung maka angka tersebut dimasukkan ke dalam tabel yang biasa
disebut sebagai table tingkat premi.

11. ( A ) Premi yang didasarkan pada tingkat mortalita dan bunga digunakan untuk membayar
santunan meninggal.
Tingkat Mortalita
Faktor utama yang sangat dipertimbangkan untuk penghitungan premi asuransi adalah
tabel mortalita, dimana table ini akan memprediksikan jumlah rata-rata orang yang akan
meninggal setiap tahun pada setiap umur berdasarkan sejumlah besar orang dan kematian
dicatat perusahaan sepanjang tahun, dengan kata lain dalam mengitung atau menetapkan
besarnya premi akan dilihat tingkat mortalita yang ada sehingga mereka yang menghitung
(aktuaria) tidak menguatirkan dengan berapa lama seorang akan hidup, namun berpa
banyak individu didalam grup besar akan meninggal dalam suatu periode.
Perhitungan Tingkat Mortalita =
Jumlah orang akan meninggal : jumlah orang pada umur tersebut .
Hasil dari pembagian tersebut disebut sebagai table mortalita yang nantinya akan dibuat
suatu table yang dikategorikan berdasarkan usia.
12. ( A ) Cadangan premi adalah Jumlah total premi yang diakumulasikan. Sistim ini yang
dipergunakan oleh perusahaan asuransi dalam menetapkan premi, dimana sistim ini,
pemegang polis membayar jumlah premi yang sama setiap tahun polis berjalan, tanpa
memperdulikan naiknya risiko karena bertambahnya usia tertanggung dan jumlah total yang
diakumulasikan setiap jenis polis disebut cadangan premi.
13. ( C ) Anuitas dengan periode pembayaran dijadwalkan untuk dimulai pada beberapa
waktu kemudian disebuat anuitas ditahan.
Anuitas adalah produk-produk asuransi jiwa untuk memberikan perlindungan bagi
seseorang yang hidup terlalu lama melebihi sumber keuangannya. Dimana kontrak
anuitas akan memberikan jaminan pendapatan kepada peserta anuitas selama hidupnya
( atau periode lebih pendek) dengan pembayaran tahunan, setengah tahunan, kuartalan
atau bulanan. Anuitas dapat diklasifikasikan kedalam segera atau ditahan.
Anuitas segera, peserta membayar secara lump sum kepada perusahaan asuransi
dan mulai menerima pembayaran secara reguler satu periode anuitas setelah tanggal
pembayaran anuitas.
Anuitas ditahan adalah peserta pembeli polis dengan cara pembayaran lump sum
atau cicilan, dimana pembayaran dimulai setelah periode tertentu misalnya 5 tahun
setelah tanggal pembayaran pembelian polis. Tanggal pembayaran dapat dinyatakan
oleh perusahaan atau peserta
14. ( C ) Kerugian ekonomik disebut catastropik dalam asuransi jika kerugian itu sebuah
kejadian yang menyebabkan kerugian besar bagi penanggung. Risiko-risiko yang bisa
diasuransikan harus memenuhi persyaratan sebagai berikut :
o Seseorang mengalami kerugian yang terjadi karena ketidaksengajaan misalnya
menderita penyakit kritis tahap akhir.
o Kerugian yang bersifat pasti, misalnya kematian, sakit, ketidakmampuan atau
cacat dan usia tua biasanya merupakan kondisi yang bisa diidentifikasikan.
o Kerugian yang bersifat meyakinkan, misalnya seseorang tidak mampu lagi bekerja
karena suatu kecelakaan.
o Tingkat kerugian mesti bisa dipredikisikan, misalnya tingkat kematian dapat
diprediksi melalui penerapan hokum bilangan besar.
o Kerugian tidak mengakibatkan katastropik pada perusahaan asuransi, misalnya
kematian seseorang tidak akan menyebabkan perusahaan menjadi pailit.

15. ( C ) Apabila suatu polis memuat santunan kematian karena kecelakaan, sebab kematian
harus diselidiki secara seksama untuk menentukan apakah kematian tertanggung sesuai
dengan definisi yang ada dalam polis. Apabila terbukti kematian itu tidak sebagaimana
ditentukan dalam polis, maka Uang pertanggungan akan dibayarkan dan benefit tambahan
akan ditolak. Perusahaan asuransi berhak untuk mengadakan penyelidikan atas kematian
tertanggung. Biasanya dalam perusahaan asuransi dikenal istilah Contestable Period,
lamanya biasanya 2 tahun. Dalam jangka waktu itu perusahaan memiliki hak untuk
mengadakan penyelidikan atas kematian tertanggung, jika ditemukan adanya ketidakjujuran
maka perusahaan asuransi berhak untuk tidak membayarkan klaim.
Klausa Masa Uji (Incontestability)
Ketentuan incontestability diperkenalkan oleh perusahaan asuransi dengan dasar
suka rela untuk memberikan kepastian yang lebih besar pada masyarakat bahwa
salah pernyataan yang tidak disengaja yang dilakukan oleh pengaju asuransi
bukan penyebab ditolaknya suatu klaim.
Dengan ketentuan ini, perusahaan asuransi tidak akan mempermasalahkan
keabsahan kontrak asuransi jiwa dan menghindari perselisihan setelah polis aktif
dalam beberapa tahun tertentu (tergantung setiap perusahaan, umumnya dua
tahun) dengan pengecualian adanya penipuan. Dengan kata lain, ketentuan ini
menghentikan perusahaan asuransi dan penolakan kewajibannya dalam polis
semata-mata atas dasar pelanggaran utmost good faith.
Sebagai contoh, permohonan asuransi jiwa Bapak X memuat pernyataannya
bahwa dia telah melakukan medical check-up pada tanggal 15 November 2005.
bapak X meninggal 3 tahun kemudian. Saat melakukan evaluasi klaimnya,
perusahaan asuransi menemukan bahwa Ana menjalani pengobatan penyakit
jantung bukari medical check up rutin. Dalam kasus ini perusahaan berhak
melakukan peninjauari (contest) kontrak asuransinya karena adanya unsur
penipuan.
16. ( B ) Sebuah kontrak disebut valid mempunyai kekuatan hukum. Kontrak adalah suatu
perjanjian legal/hukum yang mengikat yang dilakukan antara dua orang atau lebih, yang
mempunyai hak untuk melakukan satu atau lebih tindakan atau menanggung yang lainnya.
Persyaratan utama untuk suatu kontrak sebagai berikut:
o
Niat untuk menciptakan hubungan legal
Ini merupakan persyaratan pertama dan yang terpenting dalam melakukan suatu
kontrak.
o
Penawaran dan penerimaan
o
Persyaratan / consideration
Biasanya suatu kontrak didasarkan pada asas timbal balik (reciprocity). Pihak yang
menjanjikan (Promisor). Dalam suatu kontrak asuransi jiwa :
o Premi yang dibayarkan adalah persyaratan atas janji yang tercantum dalam polis
Nilai tebus adalah persyaratan atas suatu janji dari pemegang polis untuk
melepaskan semua haknya dalam polis asuransi.
17. ( D ) Semua jawaban benar
18. ( B ) Semua jawaban benar kecuali informasi pasar
19. ( B ) Penundaan pembayaran premi pertama oleh calon pemegang polis akan berakibat
pada tanggal berlakunya polis. Untuk kasus biasa hal ini mungkin tidak terlalu
berpengaruh, yang dikhawatirkan ketika tertanggung meninggal pada hari-hari
seharusnya polis sudah terbit. Jika pembayaran premi pertama sudah dibayar maka
otomatis perusahaan asuransi akan membayarkan klaim kematian. jika setoran premi
pertama belum dilakukan maka klaim kematian tidak akan dibayarkan meskipun berkas
surat permintaan asuransi sedang diproses di bagian underwtiring.

20. ( C ) A dan B benar


MANFAAT TAMBAHAN UMUM YANG DITAWARKAN OLEH ASURANSI JIWA
Manfaat Tambahan Bebas Premi (Waifer of Premium)
Manfaat ini memberikan pembebasan dari pembayran premi apabila tertanggungnya
karena cacat total dan tetap.
Manfaat Tambahan Cacat Total dan Tetap
Manfaat ini memberikan / membayarkan sejumlah uang pertanggungan atau bisa juga
manfaatnya diberikan secara berkala selama beberapa tahun misalnya 10% ditahun
pertama, 20% ditahun kedua, 30% ditahun ketiga, dan 40% ditahun keempat, apabila
tertanggungnya mengalami cacat total dan tetap tetapi ada masa tunggu dan definisi
dari cacat.
Manfaat Tambahan Berjangka
Manfaat tambahan ini adalah polis berjangka yang disertakan pada polis permanen.
Jenis-jenis manfaat tambahan berjangka:
o
o

Manfaat Tambahan Berjangka Tetap


Manfaat Tambahan Berjangka Menurun dan penghasilan keluarga.

Manfaat Tambahan Meninggal Karena Kecelakaan / Accident Death Benefit Rider


Manfaat ini memberikan pembayaran suatu jumlah sebagai tambahan atas uang
pertanggungan asuransi induk jika tertanggung meninggal karena kecelakaan, dimana
jumlah yang dibayarkan oleh manfaat tambahan ini sama dengan jumlah uang
pertanggungan dasar dan oleh karena sering disebut sebagai manfaat ganda.
Manfaat tambahan ini hanya dibayarkan jika tertanggung meninggal karena kecelakaan.

Manfaat Tambahan Penyakit Kritis


Manfaat tambahan ini memberikan pembayaran lum psum jika tertanggung didiagnosa
menderita salah satu penyakit kritis yang diproteksi asuransinya. Manfaat tambahan ini
bisa berbentuk akselerasi (sejumlah persentase tertentu uang pertanggungan dibawah
polis induk akan dibayarkan apabila didiagnosa penyakit kritis) atau tambahan manfaat
(tambahan manfaat ini tidak berdampak pada polis induk).
Manfaat Tambahan Rumah sakit
Manfaat tambahan ini adalah manfaat tetap berdasarkan jangka waktu rawat inap dirumah
sakit tanpa memandang biaya rumah sakit yang sesungguhnya. Jumlah manfaat yang
diberikan tergantung pada uang pertanggungan asuransi dasar. Kebanyakan manfaat
tambahan ini memberikan proteksi rawat inap baik karena sakit maupun kecelakan.
Manfaat Tambahan Bagi Pasangan dan Anak
Manfaat tambahan ini memberikan proteksi bagi pasangan dan anak dari tertanggung,
dimana jangka perlindungannya berakhir apabila mencapai usia tertentu, biasanya 21
atau 25.
21. ( D ) Semua benar
PROSES SELEKSI
Untuk mencapai tujuan underwriting, proses seleksi dikategorikan 2:
Physical Hazards

Physical Hazard merupakan karakteristik yang bisa diamati. Bisa dikaitkan dengan
hal-hal berikut:
Usia: semakin tinggi usia semakin tinggi risiko meninggal
Pekerjaan, Jenis kelamin
Kebiasaan dalam merokok, pecandu narkoba, dsb
Kondisi kesehatan dari berbagai organ tubuh, denyut nadi, tekanan
darh, perut, dsb.
Sejarah penyakit masa lalu
Berat dan tinggi badan, ukuran dada dan perut dsb.
Sejarah keluarga; penyakit keturunan panjang usia
Tempat tinggal, bepergian , suku bangsa dsb
Moral Hazards
Moral Hazards berhubungan dengan niat yang ada dalam memiliki polis, karena
niat untuk mendapatkan manfaat yang akan diterima dari polis asuransi, ini artinya
bahaya moral itu ada.
22. ( D ) SPA terdiri dari dua bagian, dimana bagian pertama dari SPA berisi keterangan
mengenai calon tertanggung dan pemegang polis serta macam asuransi yang
diminta, sedangkan bagian kedua berisi hasil pemeriksaan kesehatan dari calon
tertanggung yang dilakukan oleh dokter yang ditunjuk.
23. ( B ) Suatu kondisi yang menyebabkan seseorang menjadi kurang hati-hati atas
tindakannya dibandingkan yang seharusnya dilakukan oleh orang tersebut, dikenal sebagai
Moral Hazard ( lihat keterangan no. 21 )
24. ( A ) Insurable Interest pada asuransi jiwa harus ada pada saat Penutupan asuransi
PRINSIP INSURABLE INTEREST
Semua polis asuransi adalah kontrak indemnity yang berarti bahwa tujuan asuransi adalah
menempatkan tertanggung sedekat mungkin dengan posisi keuangan yang sama sebelum
terjadi kerugian. Tidak pernah menjadi tujuan asuransi untuk menjadikan tertanggung
lebih baik keuangannya sebelum kerugian terjadi.
Prinsip indemnity tidak bisa diterapkan secara langsung ke asuransi jiwa. Tetapi uang
pertanggungan yang diberikan polis kepada seseorang akan selalu berhubungan dengan
penghasilannya dan juga kemampuannya untuk membayar premi.
Yang secara langsung berhubungan dengan prinsip indemnity adalah prinsip insurable
interest. Penerapannya terjadi ketika seseorang memiliki polis atas jiwa orang lain . Wajar
untuk mengasumsikan bahwa orang yang mengajukan jiwa orang lain untuk mendapat
keuntungan dari keberadaan atau kehilangan orang tersebut karena kematian dini atau
cacat. Kepentingan ini disebut insurable interest. Jika tidak ada insurable interest tidak
ada keperluan memiliki polis asuransi.
Berikut ini adalah contoh-contoh insurable interest:

Suami dan istri atas jiwanya yang satu dan lainnya


Seseorang atas jiwa anaknya (yang masih dibawah umur) atas jiwa seseorang
yang pada saat itu secara penuh atau sebagian bergantung padanya.
Kreditur atas jiwa debitur
Perusahaan atas jiwa karyawan
Karyawan atas jiwa pemilik perusahaan tempat dia bekerja

25. ( B ) Salah satu jenis kontrak asuransi dasar adalah Whole life. Jenis-jenis kontrak
asuransi antara lain :
1. ASURANSI BERJANGKA / TERM INSURANCE
Asuransi ini merupakan jenis asuransi yang memberikan manfaat apabila terjadi kematian
dalam masa asuransi yang masih berlaku akan diberikan sejumlah uang pertanggungan.
Jenis Polis asuransi berjangka dibagi 3 jenis:
a. Asuransi Berjangka Tetap (Level Term Insurance)
b. Asuransi Berjangka Menurun (Decreasing Term Insurance)
2. POLIS PENGHASILAN KELUARGA
Karakteristik polis ini memberikan penghasilan tetap secara berkala kepada keluarga
almarhum tertanggung. Dimana penghasilan mulai ada ketika tertanggungnya meninggal
dan akan terus berlanjut sampai jangka waktu tertentu. Jenis asuransi ini sering dugunakan
untuk asuransi tambahan untuk polis dwiguna atau seumur hidup.
3. ASURANSI JIWA SEUMUR HIDUP / WHOLE OF LIFE
Asuransi ini dirancang untuk menyediakan proteksi seumur hidup tertanggung dan polis
ini juga mempunyai elemen tabungan yang bisa membentuk nilai tunai selama polisnya
masih berlaku.
JENIS POLIS ASURANSI JIWA SEUMUR HIDUP
a. Polis Asuransi Seumur Hidup Langsung
Pembayaran premi jenis polis asuransi ini dilakukan sampai tertanggung meninggal atau
berusia 90 tahun atau 100 tahun.
b. Polis Asuransi Seumur Hidup dengan Pembayaran terbatas
Pembayaran Premi polis asuransi ini sampai batas usia tertentu misalnya hanya sampai
usia 55 tahun. Jadi polis ini bagi mereka yang menginginkan proteksi seumur hidup tetapi
tidak ingin membayar premi seumur hidup.
4. ASURANSI JIWA DWIGUNA
Polis ini memberikan manfaat:
o Jika tertanggungnya meninggal dunia dalam masa asuransi atau
o Jikja tertanggungnya tetap hidup pada saat polis jatuh tempo atau
o Jika tertanggung menebus polisnya dan mengambil nilai tunainya.
5. POLIS ASURANSI KECELAKAAN / PERSONAL ACCIDENT INSURANCE POLICY
Polis ini memberikan perlindungan atas kecelakaan yang mengakibatkan luka tubuh
atau kematian.
6. ANUITAS
Anuitas adalah produk-produk asuransi jiwa untuk memberikan perlindungan bagi
seseorang yang hidup terlalu lama melebihi sumber keuangannya.
26. ( D ) Salah satu syarat agar polis dapat diterima oleh pembeli adalah premi dirancang
sesuai dengan manfaat polis dan memiliki faktor kompetitif di pasar. Pilihan jawaban
yang lain cenderung negatif
27. ( A ) Lihat keterangan jawaban no. 21
28. ( D ) Semua jawaban benar
Tujuan utama underwriting dalam menentukan seleksi risiko:
Umum
o Memastikan bahwa standar panjang usia seorang tertanggung berkaitan erat
dengan table mortalita yang digunakan.

o
o

Menjaga keseimbangan diantara pemegang polis, yaitu tingkat preminya sesuai


dengan tingkat risikonya.
Menghindari seleksi terbalik

Khusus
o Untuk menyeleksi mereka yang bisa diberikan asuransi dengan kondisi dan tingkat
premi normal. Orang ini disebut standard lives.
o Untuk menentukan kenaikan premi yang akan dikenakan sehubungan dengan
tidak bisa diberikan asuransi dengan kondisi normal, ini disebut sub standard
lives.
o Untuk menolak mereka yang tidak bisa diasuransikan sama sekali atau ditolak.
29. ( C ) Dalam polis partisipasi dikenal dengan adanya hak untuk berbagi keuntungan dari
perusahaan asuransi kepada pemegang polis. Dan keuntungan itu sering disebut
dengan bonus. Ketika perusahaan asuransi mengenakan premi ekstra kepada
pemegang polis partisipasi, maka premi ekstra tersebut disebut sebagai Beban bonus
POLIS PARTISIPASI DAN NON PARTISIPASI
Polis Partisipasi adalah polis yang mempunyai hak untuk mendapatkan keuntungan
(bonus) dari perusahaan asuransi dengan memberikan kontrubusi premi lebih. Premi
ekstra yang dikenakan kepada pemegang polis partisipasi disebut beban bonus.
JENIS-JENIS BONUS
o
Bonus Reversionari Sederhana
Jenis bonus ini yang paling umum bagi alokasi bonus dimana bonus dinyatakan
sebagai tambahan atas uang pertanggungan dan dibayarkan pada saat pembayaran
uang pertanggungan, misalnya pada saat jatuh tempo polis atau tertanggung
meninggal dunia.
o

o
o

o
o

Bonus Reversionari Majemuk


Jenis bonus ini adalah bonus yang dialokasikan secara proporsional dengan uang
pertanggungan dan bonus sudah dilekatkan ke polis. Polis yang mendapatkan jenis
polis ini harus polis yang berjangka panjang dan jumlah bonus yang cukup sudah
dilekatkan pada polis. Jumlah bonus ini akan dibayarkan pada saat yang sama
dengan dibayarkannya uang pertanggungan.
Bonus Tunai. Dalam hal ini bonus akan dibayarkan tunai.
Bonus sebagai pengurangan premi akan datang
Jenis ini merupakan proses suatu tahap dalam polis asuransi jiwa seumur hidup
akan terjadi yaitu ketika perusahaan asuransi secara penuh melepaskan kewajiban
pemegang polis untuk membayar premi dikemudian hari.
Bonus terjamin
Jenis bonus ini merupakan polis non partisipasi dimana sejumlah uang
pertanggungan meningkat secara otomatis setiap tahun dengan tingkat bunga tetap.
Bonus Jatuh tempo atau Bonus Terminal
Jenis bonus ini biasanya dinyatakan dalam bentuk persentase dari bonus
reversionariyang sudah ada, misalnya 25% dari semua bonus yang sudah ada
atau bisa juga dari uang pertanggungan, misalnya 5% dari uang pertanggungan.
Bonus ini bisa diterapkan hanya pada polis-polis dimana polis akan diklaim pada
saat tertanggung meninggal atau jatuh tempo sebelum valuasi berikut jatuh tempo.
Bonus jatuh tempo merupakan cara yang bagus untuk dapat meningkatkan hasil
pendapatan investasi dari polis yang telah berjalan dalam jangka waktu yang cukup
lama.
Bonus Interim
Bonus ini akan diputuskan satu kali dalam jangka waktu beberapa tahun.
Program Asuransi dan bonus

30. ( D ) Semua jawaban benar. ( lihat keterangan jawaban no 29 )


31. ( D ) Semua jawaban benar. ( lihat keterangan jawaban no 29 )
32. ( A ) i dan ii ( lihat keterangan jawaban no 29 )
33. ( A ) i dan ii
NIAT BAIK UTMOST GOOD FAITH
Dalam melakukan kontrak ada 2 belah pihak yang harus menyetujui dan menyepakati
adanya hal-hal yang tertulis dalam kontrak / perjanjian yang tercantum di dalam kontrak.
Dalam bahasa hokum artinya kedua pihak harus ad idem karena jika salah satu
pihaknberbeda dalam berpikir ataupun mengetahui hal-hal yang tercantum dalam kontrak
perjanjian, maka tidak akan terjadi perjanjian atau kontrak dengan kondisi seperti ini.
Prinsip utmost good faith mengharapkan para pihak untuk :
Mengungkap semua fakta material yang disadari atau paling tidak diketahui bahkan
jika tidak ada pertanyaan khusus diajukan diformulir SPA
Tidak membuat pernyataan menyimpang mengenai fakta-fakta material
Pelanggaran atas utmost good faith dapat terjadi dalam berbagai cara berikut :
Tidak diungkapkan, lupa mengungkapkan fakta material secara tidak sengaja
atau karena pihak bersangkutan berpikir itu bukan merupakan fakta material
Penyembunyian secara sengaja menyembunyikan fakta moral
Kesalahan tidak sengaja, pernyataan tidak akurat mengenai fakta-fakta material,
mempercayai fakta-fakta tersebut benar
Fradulent misrepresentation, pernyataan-pernyataan dibuat dengan niat menipu
dan diketahui oleh orang yang membuat pernyataan tersebut sebagai kesalahan,
atau dibuat dengan ceroboh tanpa ada niat meluruskannya.
34. ( A ) i dan ii
Asuransi jiwa tidak mungkin terselenggara dengan kondisi keuangan yang baik,
kecuali jika faktor-faktor dibawah ini dimasukkan dalam perhitungan tarif premi
asuransi jiwa
i. tingkat bunga dan tingkat mortalita
ii. biaya penerbitan polis, komisi agen

35. ( D ) Seorang underwriter akan melakukan kajian ulang terhadap polis-polis yang telah
diterbitkan apabila pemegang polis ingin mengaktifkan kembali polisnya yang telah tidak aktif
( lapsed) selama lebih dari 10 tahun. Hal tersebut dilakukan karena selama 10 tahun
memungkinkan terjadinya perubahan yang signifikan terhadap kesehatan calon tertanggung.
jika polis lapsed masih dalam jangka waktu 6 bulan, bisanya dept underwriting tidak perlu
untuk melakukan pemeriksaan kesehatan kembali.
36. ( B ) i dan iii
POLIS BATAL
Polis Batal apabila premi tidak dibayar dalam masa tenggang waktu dan sebelum polis
memiliki nilai tunai. Alasan polis batal adalah:
o
o
o
o

Dulunya tertanggung tidak yakin sepenuhnya untuk membeli polis tetapi mendapat
tekanan untuk membeli
Jenis polis tidak sesuai untuk memenuhi kebutuhan tertanggung
Premi terlalu mahal bagi tertanggung untuk mempertahankan polis
Informasi mengenai kontrak tidak akurat atau sepenuhnya disampaikan sehingga
polis batal dengan adanya kenyataan yang berbeda

o
o
o

Pelayanan agen yang buruk


Twisting oleh agen pesaing
Tertanggung mungkin mengalami kesulitan keuangan dan tidak mampu membayar
premi

37. ( C ) Pada umumnya, seseorang yang mengasuransikan dirinya sendiri akan dianggap
memiliki insurable interest yang tidak terbatas atas dirinya. ( lihat keterangan jawaban
no. 24 ) Seseorang dapat dikatakan insurable interest yang tidak terbatas
jiwanya sendiri. Artinya seseorang bisa membeli jumlah berapa saja asuransi atas
jiwanya sendiri. Namun pada praktiknya perusahaan asuransi selalu mendasarkan
uang pertanggungan pada posisi keuangan orang tersebut. Bagi kelompok tersebut
diatas, uang pertanggungan polis mereka tidak diperbolehkan melebihi kepentingan
asuransinya.
Yang perlu diperhatikan, hubungan keluarga saja tidak cukup untuk memberikan
seseorang kepentingan asuransinya atas jiwa saudaranya sama seperti atas jiwa orang
tua atau saudara kandungnya. Begitu kecintaan dan perhatian antara pihak tidak bisa
memberikan seseorang insurable interest atas jiwa pihak lainnya.
Kreditur yang mengasuransikan jiwa debitur harus menunjukkan batas kepentingannya
atas jiwa kreditur agar pengajuan asuransinya bisa dipertimbangkan oleh perusahaan
asuransi.
38. ( A ) Tindakan seorang agen yang membujuk pemegang polis untuk membatalkan
polisnya dan membeli polis baru dari perusahaan asuransi jiwa lain tanpa penjelasan
yang rinci mengenai perbedaan-perbedaan antara kedua polis itu dan konsekuensi
finansial atas transaksi tersebut, dikenal dengan istilah Twisting.
Sikap Tidak Bermoral yang dilarang untuk dilakukan oleh tenaga pemasaran:

Menahan informasi dari nasabah;

Meletakkan kepentingannya sendiri di atas kepentingan nasabah mereka;

Memberi potongan premi (juga dikenal sebagal rebating);

Mengganti polis;
- twisting (membujuk klien untuk membatalkan polis yang
telah dibeli dan perusahaan yang sama atau
perusahaan lain dan menggantinya dengan polis baru dan
perusahaannya);
- churning (membujuk klien untuk membatalkan polis dan mengambil
polis lain dari perusahaan yang sama);

Salah penyampalan dan tidak mengungkapkan informasi sepenuhnya:


Ilustrasi penjualan (membuat perubahan dalam ilustrasi
penjualan atau memanipulasi software untuk membentuk h a r a p a n
investasi yang tidak wajar);
Pernyataan yang tidak tepat;
Perbandingan yang tidak Iengkap (membuat perbandingan
yang tidak lengkap dan polisnya dibanding polis
perusahaan lain sebagai upaya untuk membatalkan polis
tersebut untuk mengambil polis lain dari tenaga
pemasaran perusahaan tersebut).

gagal mengidentifikasi dan menyesuaikan produk dengan kebutuhan


nasabah;

membuat pernyataan menyesatkan atau pernyataan tidak benar bagi


perusahaan;

memaksa nasabah membeli asuransi;

membujuk nasabah mernbeli asuransi dengan memberi hadiah dalam


bentuk uang atau barang berharga Iainnya;

menjelekkan perusahaan pesaing;

meminta nasabah menandatangani formulir kosong pengajuan asuransi.

39. ( B ) Perusahaan asuransi bisa memperbolehkan polis batal untuk dipulihkan (reinstate
ment), dan merupakan tugas dari undewriter oleh karena itu seorang underwriter
memiliki alternatif polis dapat dipulihkan kembali dengan persyaratan .
Pemulihan kembali polis batal
Perusahaan asuransi biasanya memperbolehkan pemulihan polis yang batal kecuali
polis batal terlalu lama. Beberapa syarat untuk memulihkan polis kembali adalah:
o
o

Membayar semua premi tertunggak dengan bunga


Bisa dipulihkan kembali dalam waktu 2 tahun dengan membayar premi tertunggak
beserta bunganya.

40. ( A ) Pemulihan polis dapat menyebabkan pemegang polis terkena proses masa
incontestabilitynya berlaku kembali.
41. ( D ) A dan B benar
Alasan utama mengapa nilai tunai atau nilai tebus selalu lebih kecil dari cadangan polis
1. Biaya yang dikeluarkan pada tahun pertama polis akan tertutupi selama masa
asuransi sangat besar
2. Untuk mencegah pemegang polis memberhentikan polisnya karena alas an
kondisi kesehatan
42. ( D ) A dan B benar Alternatif yang dapat disarankan oleh agent agar pemegang polis tidak
menebus polis
1. Melakukan konversi ke polis bebas premi tanpa melakukan pembayaran premi
lagi dikemudian hari
2. Melakukan konversi ke polis asuransi berjangka
Pilihan yang umum disediakan oleh kebanyakan perusahaan
asuransi adalah:

pilihan nilai tunai

pilihan polis bebas premi; dan

pilihan extended term insurance


Pilihan Nilai Tunai
Pemegang polis bisa menerima nilai tunai yang terakumulasi dalam polisnya jika
ia memutuskan menebus polisnya setelah sejumlah tahun yang ditentukan.
Pilihan Polis Bebas Premi
Pemegang polis juga bisa menggunakan nilai tunai dalam polis untuk membeli
polis premi tunggal bebas premi, pada usia tertentu (misalnya usia pada saat
pilihan ini berlaku), dengan mengurangi nilai proteksi.
Perpanjangan Jangka Waktu Asuransi
Sebagal tambahan dan hal di atas, pemegang polis bisa juga menggunakan
akumulasi nilai tunai sebagai premi tunggal untuk membeli polis bebas premi
dengan perpanjangan jangka waktu asuransi untuk uang pertanggungan yang
setara dengan uang pertanggungan sebelumnya. Panjangnya jangka waktu
asuransi tergantung dengan nilai tunai bersih yang tersedia untuk digunakan
sebagai premi tunggal bersih pada saat tertanggung mencapal usia tertentu untuk
membeli polis dengan perpanjangan jangka waktu asuransi. Dengan demikian
polis dengan nilai tunai bersih yang besar bisa membeli proteksi aturansi jiwa
dengan perpanjangan jangka waktu asuransi agar tetap aktif untuk jangka waktu
yang lebih panjang.
43. ( B ) i dan iii saja

44. ( C ) Bagian underwriting memiliki hubungan kerja yang sangat erat dengan bagian bagian
lainnya, antara lain Bagian penerbitan polis, bagian aktuaria dan bagian klaim.
Departemen New business atau underwriting melakukan :
Proses aplikasi baru;
Memutuskan apakah menerima atau menolak aplikasi;
kategori penerimaan kasus;
Menerbitkan tanda terima premi pertama;
Mendaftarkan atau menghilangkan pemeriksa kesehatan yang telah disetujui sebelumnya
- umum atau khusus;
Mengkaji batas underwriting tanpa medis sejalan dengan kondisi yang terus berubah;
Membayar tagihan media bagi pemeriksaan medis oleh dokter resmi;
Underwriting medis biasanya dibantu oleh penasehat media perusahaan;
persiapan dan penerbitan polis.
45. ( D ) 24 bulan/ 2 tahun ( Lihat jawaban no. 15 )
46. ( D ) A, B dan C benar
Pada umumnya klaim meninggal mendapat perhatian khusus, seperti situasi berikut
- Tertanggung meninggal dalam periode incontestable
- Tertanggung hilang
- Ahli waris / termaslahat menyebabkan kematian tertanggung
47 ( B ) Polis asuransi jiwa memuat ketentuan tentang masa leluasa (grace periode), dimana
apabila dalam masa ini pemegang polis tidak membayar premi maka polis akan batal,
pemegang polis berhak meminta nilai tunai polis.
Tenggang Waktu (Grace Period)
Tenggang waktu adalah jangka waktu (biasanya 14 hari dari tanggal jatuh tempo
premi) yang diberikan perusahaan asuransi pada pemegang polis untuk membayar
premi lanjutan yang telah jatuh tempo tetapi belum dibayar. Selama masa tenggang
waktu, tertanggung akan terus menikmati manfaat perlindungan asuransi.
48. (B ) Lihat jawaban no. 38
49. (C ) Pengecualian khusus (special exclusions), pengertian tersebut membatasi kewajiban
perusahaan asuransi, apabila tertanggungnya meninggal karena sebab-sebab
khusus, antara lain dinas militer atau kegiatan penerbangan tertentu. Apabila sebab
kematian itu secara khusus tidak dimasukkan dalam pertanggungan, maka
perusahaan membayar sebesar nilai tunai polis
50. (C ) i, ii dan iii saja
Dokumen yang diperlukan ketika mengajukan klaim kematian
i. Polis asli beserta formulir klaim
ii. Pernyataan surat keterangan dokter akibat dari kematian
iii. Menyerahkan bukti serifikat kematian
51. (C ) Seorang pemegang polis memiliki uang pertanggungan Rp 500 juta dan ia meninggal
setelah satu bulan pembayaran premi, maka ahli warisnya akan mendapatkan uang
pertanggungan Rp 500 juta dikurangi dengan premi yang tertunggak untuk tahun
bersangkutan. Untuk kasus ini premi untuk tahun pertama sudah dibayar, untuk tahun
kedua karena kebetulan tertanggung meninggal sebelum membayar premi kedua,
sedangkan umur polis sudah 1 tahun 1 bulan. Maka ahli warisnya akan mendapatkan
uang pertanggungan Rp 500 juta dikurangi dengan premi yang tertunggak untuk
tahun kedua

52. (D ) Semua jawaban benar


Polis asuransi jiwa menyediakan kelebihan
i.
ii.
iii.
iv.

Memaksa untuk menabung dengan disiplin


Pengaman inflasi
Sebagainagunan untuk meminjam dana
Sebagai tabungan wajib

53. ( C ) i, ii, dan iii


Kelemahan menabung melalui bank
i. Cenderung menunda menabung
ii. Cenderung menarik tabungan
iii. Waktunya lama untuk mengakumulasi jumlah besar
54. (B ) i, ii, dan iii
Bentuk investasi selain di Bank dalam bentuk tabungan, deposito ada juga bentuk lain dari
investasi seperti reksadana, dimana reksadana mempunyai peran :
i. Menyebar dana investasi investor kecil ke sejumlah besar investasi
ii. Menghemat waktu dan tenaga investor dalam membuat keputusan investasi
iii. Memberikan manfaat atas kenaikan investasi
55. (D ) A dan B benar
Melakukan investasi di Reksadana memberikan investor risiko
- Risiko Keuangan , risiko likuiditas dan risiko bunga
- Risiko daya beli dan risiko kemampuan pemasaran kembali
56. ( D ) A dan B benar. Alasan pemegang polis / tertanggung membeli asuransi jiwa adalah
sebagai proteksi terhadap kematian yang tidak terduga dan risiko terkena cacat juga
sebagai bentuk untuk tabungan dan Investasi. ( Lihat Jawaban no. 4 )
57. ( D ) Rider Insurance
Yang termasuk polis asuransi tradisional, antara lain :
A. Term Insurance
B. Whole Life Insurance
C. Endowment Insurance
58. (A ) Term Insurance. Namun perlu diingatkan kepada nasabah bahwa dalam term
insurance ini hanya memproteksi jiwanya selama jangka waktu tertentu, selama dia
membayar premi. Ketika jangka waktu asuransinya habis maka dirinya tidak lagi
terproteksi dan jika terjadi risiko kematian nasabah tidak akan mendapat manfaat apaapa. Demikian pula jika masa asuransi telah habis dan nasabah masih hidup, tidak
ada nilai tunai yang diperoleh, dengan kata lain uang yang dibayarkan sebagai premi
menjadi hangus
59. ( D ) A dan B benar. Yang ditawarkan polia asuransi jiwa berjangka adalah proteksi
maksimal dengan premi rendah / murah dibandingkan jenis polis asuransi jiwa yang
lain ( Lihat keterangan no. 25 )
60. (D ) A dan B benar. Kegunaan dari polis asuransi jiwa seumur hidup adalah memberikan
kebutuhan proteksi penghasilan yang sifatnya permanen dan dapat
mengakumulasikan dana tabungan

ASURANSI JIWA SEUMUR HIDUP / WHOLE OF LIFE


Asuransi ini dirancang untuk menyediakan proteksi seumur hidup tertanggung dan polis
ini juga mempunyai elemen tabungan yang bisa membentuk nilai tunai selama polisnya
masih berlaku.
Karakteristik asuransi seumur hidup:
Memberikan proteksi kematian dan jangka waktu proteksinya seumur hidup.
Polis akan batal jika premi tidak dibayar selama masa tenggang waktu karena polis
belum memiliki nilai tunai.
Ada pinjaman polis apabila polis sudah ada nilai tunai.
Jumlah premi akan lebih besar dibandingkan dengan polis asuransi berjangka
karena di dalam polis ini ada unsur tabungan.
Polis ini bisa dijual sebagai polis premi berkala atau tunggal.
61. (B ) JENIS JENIS PERUSAHAAN ASURANSI
Perusahaan asuransi jiwa dapat berbentuk kepemilikan pemegang saham atau
kepemilikan pemegang polis itu sendiri.
Perusahaan propritori, kepemilikan berada pada pemegang saham. Pemegang saham
memberikan kontribusi sebagai modal perusahaan dan setiap kerugian perusahaan akan
mengurangi kepemilikan sahamnya.
Perusahaan mutual, kepemilikan berada pada pemegang polis dan setiap kerugian
berakibat pada pengurangan pada uang pertanggungan sesuai dengan kontrak
perusahaan.
Perusahaan surplus, akan menjadi milik pemegang polis di perusahaan mutual.
Sedangkan pada perusahaan propritori, besarnya distribusi surplus kepada pemegang
polis yang berpartisipasi berbeda dan satu perusahaan ke perusahaan lainnya. Setelah
distribusi surplus, sisanya menjadi dividen pemegang saham.
Perusahaan Komposit adalah perusahaan yang melakukan transaksi baik jiwa ataupun
umum (perlu lisensi berbeda dan Departemen Keuangan).
Untuk perusahaan propritori, pemegang saham mengangkat dewan komisaris,dan dewan
direksi sesuai ketentuan perusahaan. Komisaris dan direksi berhenti dan dapat dipilih
lagi pada rapat pemegang saham. Dewan direksi memutuskan kebijaksanaan perusahaan
dan mempunyai hak untuk mengangkat eksekutif dan melakukan pendelegasian untuk
membantu menjalankan administrasi harian perusahaan.
62. (D ) Semua jawaban benar
Polis asuransi Jiwa Unit Link rnenggabungkan komponen asuransi dengan dana investasi.
Polis ini memberikan pemegarig polis perlindungan asuransi jiwa sekaIigus kesempatan
untuk berpartisipasi secara langsung dalam investasi-investasi yang dikelola perusahaan
asuransi. Dana yang ditempatkan didalam produk dipotong untuk perIindungan asuransi
dan sisanya diinvestasikan dalam bentuk unit dan dana terkait.
Polis asuransi jiwa unit link :
i. Memberikan proteksi terhadap jiwa
ii. Polis yang menggabungan proteksi dengan dana investasi
iii. Nilai polis berfluktuasi tergantung dari kinerja dananya
iv. Risiko investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pemegang polis

63. (A ) Dalam polis unit link, jenis/tipe produk asuransi jiwanya adalah Whole Life dan
Endowment.
JENIS-JENIS PRODUK UNIT LINK
1. Berdasarkan Frekuensi Pembayaran Premi
i. Premi Tunggal
Untuk premi tunggal, premi dibayarkan sekaligus (lump sum) dan digunakan untuk
membeli unit dan suatu dana.
Biasanya, jenis premi tunggal digunakan sebagai tabungan dan investasi
jangka panjang. Walaupun, tidak biasa, jenis polis ini mungkin saja
digunakan
sebagai proteksi asuransi jiwa.
Penambahan-penambahan dana (Top-ups) biasanya merupakan pilihan
tersedia.

yang

ii. Premi Berkala Atau Premi Regular


Untuk jenis ini, premi dibayar secara dengan berkala atau regular. Unit dibeli begitu
premi diterima.
Premi regular biasanya digunakan proteksi asuransi. Disamping proteksi
asuransi jiwa, cacat tetap dan total, penyakit kritis, dan berbagai bentuk perlindungan
lainnya juga tersedia. Fasilitas untuk membedakan tingkatperlindungan asuransi adalah
salah satu fitur yang umum.
Cuti premi (premium holiday) dan penambahan dana (Top-ups), tergantung
pada peraturan administrasi perusahaan asuransi, biasanya diperbolehkan.
2. Berdasarkan Fitur Produk
i. Unit Link Whole Life
Polis ini mirip dengan polis tradisional seumur hidup (Tradisional Whole L i f e )
karena polis ini dirancang untuk nlemberikan proteksi seumur hidup.
U n t u k
premium regular, pemegang polis dapat mernilih untuk tingkat
perlindungan
asuransinya.
ii. Unit Link Dwiguna (Endowment)
Polis Unit Link dwiguna biasanya memberikan perlindungan asuransi
dengan jangka waktu tetap. Jangka waktunya bisa tetap misalnya, 5 tahun
a t a u
sampai umur tertentu, misalnya jatuh tempo pada umur 62. Ini akan
menarik bagi
investor yang mempunyal jangka waktu investasi tertentu atau terbatas.
64. (B ) 1000 unit. Jumlah unit pada awal penyetoran adalah Jumlah Premi dibagi dengan
harga penawaran/jual ( Rp. 1.000.000/ Rp. 1000 = 1000 Unit )
65. (A ) Rp. 4. 750.000. Nilai tunai ketika pemegang polis ingin menjual unitnya adalah
jumlah unit yang ada dikalikan dengan harga permintaan/beli pada saat itu. ( 1000
unit x Rp. 4.750 = Rp. 4. 750.000 )
66. (D ) Bonus Reversionery dan terminal bonus merupakan bonus yang ada pada polis
Tradisional ( Lihat keterangan jawaban no. 29 )

67. ( C ) i, ii dan iii


Dalam polis unit link ada beberapa jenis Investasi yang akan dilakukan, diantaranya adalah
Investasi ke saham. Kelebihan Investasi di saham adalah
i. Investasi dalam jangka panjang
ii. Sangat potensial untuk mendapatkan keuntungan yang tinggi dibandingkan
melakukan investasi di obligasi atau pasar uang
iii. Memiliki risiko lebih tinggi untuk kehilangan dananya
Dana Saham
Dana saham merupakan pertumbuhan modal pokok jangka panjang melalui investasi
dalam saham di bursa saham seperti bursa saham Jakarta.
Walaupun pendapatan dari dividen dimungkinkan, biasanya merupakan
pertimbangan kedua setelah peningkatan harga saham.
Kelebihan dana saham termasuk:
a.
Hasil Investasi Dalam Waktu Jangka Panjang - Dana saham menarik bagi investor
yang berharap untuk melakukan investasi jangka panjang dan dapat menanggung
risiko naik turunnya harga dalam upaya memberikan hasil investasi melalui
keuntungan atas modal pokok. Jika investor dapat bertahan melakukan investasi
jangka panjangnya, dana saham menawarkan kemungkinan hasil investasi terbesar
dibandingkan obligasi atau pasar uang.
b.

Verbal - Ada beberapa jenis dana saham. Dana negara yang diinvestasikan dinegara
tertentu seperti Indonesia dan United-States of America. Dana regional yang
diinvestasikan di area regional seperti Eropa dan Asia. Dana global yang
diinvestasikan di ekonomi utama diseluruh dunia. Ada juga dana saham yang
mengkhususkan diri dalam industri spesifik seperti kesehatan, disebut dana sektor.

Dana saham mernpunyai beberapa kelemahan:


a.
Lebih Mempunyai Risiko - bila memilih dana saham, investor mempunyai risiko
lebih tinggi untuk kehilangan dananya dibandingkan dengan obligasi atau pasar
uang. Kerugian potential akan lebih besar apabila investor tidak melakukan investasi
dalam jangka panjang.
68. ( B ) ii dan iii. Manfaat berinvestasi di obligasi antara lain :
- Masa investasinya jangka panjang
- Mendapatkan pendapatan secara reguler
Dana Obligasi (Atau Dana Pendapatan Tetap)
Dana obligasi mengacu pada investasi pada obligasi pemerintah dan perusahaan. Dana
obligasi serupa dengan pasar uang dimana mereka menginvestasikan dalam sekuritas
yang memberikan bunga. Namun demikian, dana obligasi diinvestasikan kedalam
sekuritas-sekuritas yang lebih berisiko dan memberikan bunga, dengan masa jatuh tempo
yang lebih panjang (lebih dari 1 tahun). Sekuritas ini memberikan bunga lebih tinggi.
Manfaat dana obligasi adalah:
a.
Pendapatan Tetap - Dana obligasi menarik bagi investor yang ingin mendapatkan
pendapatan secara regular. Walaupun banyak obligasi individu (secara sendirisendiri) membayar bunga dua kali setahun, kebanyakan dana obligasi
mendistribusikan bunga bulanan. Hal ini disebabkan dana obligasi mempunyai
50-200 obligasi yang berbeda dimana setiap obligasi membayar bunga dalam
waktu berbeda setiap tahunnya.
b.

Kurang Volatile Dibanding Dana Saham - Dana obligasi cenderung untuk


kurang berfluktuasi apabila dibandingkan dana saham.

Dana obligasi mempunyai beberapakelemahan:


a.
Pendapat Yang Diterima Bisa Berfluktuasi - Pembayaran bunga obligasi individu
bersifat tetap. Pendapatan dana obligasi, dapat berfluktuasi walaupun secara
Iebih ringan. Ini terjadi karena obligasi yang berbeda diperdagangkan masuk dan
keluar dari dana obligasi sebagai akibat jual dan beli tersebut. Sebagai hasil,
tidak mungkin untuk mengetahui secara tepat berapa banyak pendapatan yang
akan didistribusikan atas dasar bulan demi bulan.
b.

Lebih Mahal Dan Obligasi Individu - membeli suatu obligasi memerlukan komisi
didepan. Dana obligasi dilain pihak bukan saja mengenakan biaya komisi didepan,
namun juga biaya operasi secara terus menerus.

69. ( C ) Harga bid price selalu lebih rendah dari harga offer price
i. Harga Penawaran (Offer Price)
Harga penawaran adalah harga dimana perusahaan asuransi jiwa
mengalokasikan unit-unit ke polis dan premi yang dibayar. Bila harga
penawaran
Rp. 1000 dan Rp 500.000 premi dipakal untuk membeli unit,
maka akan dibelikan
100 unit untuk pemilik polis.
ii. Harga Permintaan (Bid Price)
Harga permintaan adalah harga dimana perusahaan asuransi jiwa akan m e n g h a r g a i
unit bila pemegang polis ingin menjual atau melakukan klaim
atas polis. Harga
permintaan pada umumnya lebih rendah dan harga
penawaran. 100 unit dapat
ditunaikan senilai Rp. 475.000 bila harga permintaan Rp. 4.750.
iii. Beda Harga Permintaan- Penawaran (Bid-Offer Spread)
Pada umumnya ada perbedaan lima persen antara harga penawaran dan
harga
permintaan. Ini diketahui sebagai beda harga permintaan penawaran dan sebenarnya
merupakan pendapatan perusahaan
asuransi jiwa untuk menutup biaya biaya
polis tersebut. Biasanya jugadibebankan bea dana manajemen tahunan, biasanya satu
persen,
dimana diambil dari dana sebelum harga unitnya dihitung.
70. ( C ) Asuransi jiwa bebas premi (non forfeiture options) hanya diberlakukan bagi polis
asuransi jiwa Whole Life dan Endowment
Non-forfeiture Options
Non-forfeiture options hanya diberikan bagi polis asuransi permanen (yaitu
Asuransi Seumur Hidup dan Dwiguna) yang mengakumulasi nilai tunai.
Pilihan yang umum disediakan oleh kebanyakan perusahaan
asuransi adalah:

pilihan nilai tunai

pilihan polis bebas premi; dan

pilihan extended term insurance


71. ( A ) i dan ii saja.
Dana Dengan Garansi Atau Proteksi Modal Pokok (Capital Guaranteed Atau Capital
Protected Funds)
Dana ini menawarkan kombinasi keamanan dan juga kesempatan investasi. Dalam
berbagai bentuk, dana ini mempunyai masa jatuh walaupun masa jatuh tempo lain
dimungkinkan. Mereka menginvestasikan porsi besar (85-95%) asetnya dalam obligasi
dan sisanya dalam instrumen derivatif. Obligasi memberikan investor suatu kepastian
akan menerima sejumlah modal ketika dananya jatuh tempo sedangkan derivatif
memberikan potensi apresiasi harga jika derivatif mempunyai kinerja baik

Kelebihan dana dengan garansi ini adalah:


a.
Ekpos Kerisiko Lebih Rendah Baik Saham Ataupun Obligasi - Dana dengan
modal dijamin cocok bagi investor yang konservatif yang mencari hasil investasi
yang lebih tinggi dibanding deposito tetap dan juga cara aman untuk ambil bagian
dalam saham.
b.
Modal Pokok Diinvestasikan Dengan Garansi - Penerbit dana, biasanya
perusahaan asuransi atau sebuah bank, memberikan garansi bahwa sejumlah
awal yang diinvestasikan adalah jumlah minimum yang akan dikembalikan kepada
investor.
c.
Jangka Waktu Investasi Pendek - Dana ini cocok bagi investor yang memilih
untuk berinvestasi dalam jangka pendek. Sebagai
contoh, seorang investor yang dekat dengan masa pensiun bisa menjadi investor
yang cocok. Dia ingin berinvestasi di saham tapi tidak bisa memberikan toleransi
kegagalan harga yang dapat diakibatkan oleh saham.
Kekurangan dana dengan garansi adalah:
a.
Ekspos Rendah Terhadap Saham - Dana ini menawarkan ekposur lebih kecil ke
saham sehingga bukan merupakan pilihan investasi bagi investor dengan jangka
waktu investasi lebih panjang.
b.

Kinerja Tidak Optimum Saat Pasar Sedang Bagus - Dana ini paling tidak ideal
saat pasar saham sedang menanjak (rallying). Hal ini disebabkan ekspos
rendahnya ke saham.

72. ( D ) i, ii, iii dan iv saja ( Lihat keterangan jawaban no. 71 )


73. ( D ) A dan B benar.
Masa Bebas Melihat (Free Look Provision)
Adalah keleluasaan bagi pemegang polis, yang memperbolehkan pemegang polis
dalam jangka waktu tertentu (biasanya 7 hari) setelah polis diterima untuk
mengevaluasi polis. Jika pemegang polis tidak puas dengan polis dan
mengembalikan polis ke perusahaan asuransi dalam jangka waktu yang telah
ditentukan, ia akan menerima pengembalian premi yang dikurangi biaya-biaya,
misalnya biaya pemeriksaan kesehatan yang telah dibayar oleh perusahaan
asuransi dalam melakukan proses penilaian asuransi, jika ada. Dalam hal kasus
polis asuransi Unit Link, dalam menentukan jumlah yang dibayarkan kepada
pemegang polis, perusahaan asuransi harus melakukan penyesuaian untuk
merefleksikan perubahan nilai pasar dan aset bersangkutan.
74. ( D ) ii dan iii saja. Apabila tertanggung bunuh diri dalam jangka waktu yang ditentukan
( 1 tahun) dari tanggal penerbitan polis, maka perusahaan asuransi mempunyai
kewajiban
- Tidak mempunyai kewajiban membayar klaim
- Mengembalikan semua premi semua premi tanpa bunga
75. ( D ) A dan B benar. ( Lihat keterangan jawaban no. 73 )
76. ( C ) 14 hari dari tanggal penerimaan polis oleh pemegang polis ( Lihat keterangan
jawaban no. 73 )
77. ( D ) Rp 5 juta dan 5 kali premi tahunan. Ketentuan ini berbeda-beda dalam tiap
perusahaan asuransi. Biasanya untuk menentukan besarnya nilai uang pertanggungan
unit link perusahaan asuransi berpatokan pada usia, jenis kelamin dan besarnya premi
yang dibayar. Tiap perusahaan memiliki batasan minimal dan maksimal masing-masing.

78. ( D ) Semua jawaban benar.


Batasan lnvestasi (Investment Limit)
Batas investasi dana diatur melalui SK Menteri Keuangan
No. 424/KMK 06/2003 Bagian Kelima Pasal 21 Ayat 2 mengatur
penempatan atas kekayaan yang bersumber dari produk Asuransi
Yang Dikaitkan Dengan Investasi hanya dapat dilakukan dalam jenis:
a.
Kas dan bank;
b.
Deposito berjangka dan sertifikat deposito, termasuk deposit on call dan
deposito yang berjangka kurang dan atau sama
dengan 1 bulan;
c.
Saham yang tercatat di bursa efek;
d.
Obligasi dan medium term notes;
e.
Unit penyertaan reksadana;
f.
Reksadana.
Surat diterbitkan atau dijamin oleh pemerintah Indonesia dan Bank
Indonesia.
Tidak ada ketentuan pembatasan pada penempatan kekayaan diatas, artinya,
dana dapat saja diinvestasikan 100% di saham asal kebijaksanaan investasi
tersebut harus dijelaskan kepada calon pemegang polis sebelum transaksi
sehingga calon pemegang polis dapat mengetahul risikonya.
Apabila perusahaaan asuransi melakukan penempatan investasi di luar negeri,
maka jumlah investasi bisa digunakan sebagai dasar perhitungan batasan adalah
nilai seluruh jenis investasi kecuali kas dan bank seperti berikut:
a.
Saham yang terdaftar di bursa efek; untuk setiap saham tidak
melebihi 10% dari jumlah investasi.
b.

Obligasi dan Medium Term Notes dengan peringkat paling rendah A atau
yang setara pada saat penempatan; untuk
setiap penerbit tidak melebihi 10% dari jumlah investasi.
c.

Penyertaan Iangsung (saham yang tidak dicatat di bursa efek) mengacu


pembatasan investasi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 14 Huruf e
yaitu 10% dari total Investasi dan penyertaan Iangsung sesuai pasal 18
Ayat 1 Huruf e yaitu 10% dari jumlah investasi.

d.

Jumlah seluruh penempatan investasi di luar negeri tidak melebihi 20%


dari jumlah investasi.

79. ( D ) A, B dan C benar


Tindakan agen dianggap sebagai sikap tidak bermoral antara lain :
- Agen menahan informasi dari nasabah
- Melakukan rebating / memberikan discount premi
- Memaksa nasabah untuk membeli polis asuransi
80. ( B ) Churning ( Lihat jawaban no. 38 )

LATIHAN SOAL UJIAN UNIT LINK


LATIHAN 2
PETUNJUK MENGERJAKAN SOAL

Bacalah dengan teliti ketentuan-ketentuan dibawah ini sebelum Saudara memulai ujian:
1. Ujian terdiri dari 60 soal pilihan berganda yang harus diselesaikan dalam waktu 100
menit.
2. Setiap soal mempunyai 4 jawaban dimana hanya ada 1 jawaban yang benar.
3. Berilah tanda silang pada LEMBAR JAWABAN, jawaban yang Saudara anggap benar.
Jika Saudara telah menentukan jawaban dan kemudian ingin merubahnya dengan
yang lain, maka coretlah jawaban yang salah dan silang jawaban yang baru.
4. Contoh menjawab soal-soal:
Pertanyaang: Tabel yang digunakan oleh aktuaris dalam membentuk tarip premi
adalah:
A.
B.
C.
D.

table premi
table distribusi
table mortalita
table statistik

Jawaban yang benar adalah ( C ), maka silanglah dalam lembaran jawaban dalam
huruf C.

PERTANYAAN :
Bacalah dengan teliti ketentuan-ketentuan dibawah ini sebelum Saudara memulai ujian:
1.

Polis-polis penghasilan keluarga (Familiy Income) adalah bentuk dasar dari


A.
B.
C.
D.

2.

Penyembunyian
Tidak terbuka
Kesalahan tidak disengaja
Kesalahan dengan tujuan penipuan

Perusahaan asuransi biasanya akan memberikan diskon dari tingkat tabel premi jika
pengaju
A.
B.
C.
D.

6.

Departemen Keagenan
Departemen Pelayanan Polis
Departemen Personalia
Departemen Pemasaran dan Komunikasi Perusahaan

Tindakan seorang pengaju yang secara sengaja menyembunyikan fakta material dari
pengajuan asuransinya dikenal sebagai
A.
B.
C.
D.

5.

Memiliki fitur pilihan dimana polis tidak bisa ditebus.


Hanya diterbitkan dalam bentuk polis berpartisipasi saja.
Manfaat kematiannya dibayarkan secara bertahap.
Ketika kontrak polis berakhir maka tidak membayarkan apapun pada tertanggung.

Departemen yang bertanggung jawab untuk memastikan kelayakan pemeliharaan


polis dan pinjaman obligasi yang ada dalam wewenangnya adalah
A.
B.
C.
D.

4.

seumur hidup
Dwiguna
berjangka menurun
kecelakaan

Manakah salah satu pernyataan berikut ini mengenai Asuransi Berjangka yang BENAR?
A.
B.
C.
D.

3.

Asuransi
Asuransi
Asuransi
Asuransi

Laki-laki
Anak-anak
Sudah Menikah
Bukan perokok

Yang manakah salah satu pernyataan berikut ini mengenai pengesahan (endorsement)
yang SALAH ?
A.
B.
C.
D.

Merupakan bagian kontrak asuransi


Hanya diterbitkan pada saat polis mulai berlaku
Diterbitkan untuk membatasi manfaat yang dibayarkan yang tertera di polis
Diterbitkan untuk memperpanjang pembayaran manfaat yang tertera di
polis.

7.

Yang manakah salah satu dari pernyataan berikut ini mengenai polis Anuitas yang SALAH?
A.
B.
C.
D.

8.

9.

10.

Polis tersebut menyediakan proteksi terhadap seseorang yang hidup terlalu lama.
Polis tersebut bisa digolongkan menjadi anuitas segera atau anuitas ditangguhkan.
Polis tersebut dirancang untuk menyediakan kebutuhan pensiun pribadi.
Polis tersebut menyediakan pembayaran sekaligus kepada tertanggung pada saat
polis jatuh tempo.

Yang manakah dokumen-dokumen berikut ini yang berlaku sepanjang kontrak?


I.
II.

Dokumen Polis
Formulir Pengajuan

A.
B.
C.
D.

I only
II only
Both I & II
Bukan I atau II

Yang manakah pernyataan berikut ini yang merupakan fitur-fitur polis seumur hidup?
I.
II.

Menghasilkan nilai tunai


Tidak memiliki fitur pinjaman polis

A.
B.
E.
F.

I only
II only
Both I & II
Bukan I atau II

Yang manakah dari pernyataan berikut ini mengenai keterikatan asuransi yang BENAR?
I. Seseorang mempunyai keterikatan asuransi yang tidak terbatas atas jiwanya
II.Bagi asuransi jiwa, keterikatan asurani harus ada pada saat mengajukan klaim.
A.
B.
C.
D.

11.

Suatu dana unit link yang pilihan aset-asetnya berdasarkan pada karakter pertumbuhan
modal pokoknya adalah
A.
B.
C.
D.

12.

I only
II only
Both I & II
Bukan I atau II

Dana
Dana
Dana
Dana

obligasi
ekuitas
penghasilan tetap
pasar uang

Manfaat berinvestasi di dana pasar uang adalah


A.
B.
C.
D.

Merupakan investasi dengan risiko rendah


Menyediakan penghasilan rutin
Memberikan hasil investasi yang tinggi dalam jangka panjang
Menawarkan diversifikasi antara ekuitas dan obligasi dalam satu investasi

13.

Manakah pernyataan berikut ini yang BUKAN salah satu fleksibilitas yang dinikmati oleh
pemegang polis Unit Link?
A.
B.
C.
D.

14.

Menarik bonus-bonus
Mengambil cuti premi
Melakukan top up premi tunggal
Merubah besarnya uang pertanggungan

Bapak X menginvestasikan Rp. 10 juta di premi tunggal polis unit link. Dengan informasi
berikut:
Harga Penawaran
: Rp. 8.000,Harga Permintaan
: Rp. 7.500,Biaya Polis
: Rp. 950.000,Biaya administrasi dan mortalita: 2% dari premi tunggal
Jumlah unit yang akan didapatkan Bapak X adalah
A.
1.106
B.
1.180
C.
1.131
D.
1.225

15.

Asuransi Jiwa yang dirancang untuk perorangan atau kelompok, memberikan proteksi
atas kerugian nilai ekonomi yang diakibatkan oleh:
A.
B.
C.
D.

16.

Kematian
Cacat akibat kecelakaan atau sakit
Usia tua
Semua benar

Semua produk asuransi dirancang sesuai dengan prinsip-prinsip yang berdasar pada
konsep kerugian (risiko) ekonomi dan dimana tidak semua kerugian (risiko) dapat
diasuransikan. Kerugian (risiko) yang dapat diasuransikan itu harus memenuhi
karakteristik:
A. Kerugian yang terjadi karena ketidaksengajaan dan sifatnya pasti
B. Tingkat kerugiannya bisa diprediksi dan tidak bersifat katastropik bagi
penanggungnya
C. A dan B benar
D. A dan B salah

17. Karakteristik dari Term Insurance adalah


A.
B.
C.
D.

Asuransi sementara atas dasar level atau menurun


Gabungan dari asuransi dan tabungan
A dan B benar
A dan B salah

18. Manakah dibawah ini yang termasuk Polis Penghasilan Keluarga ?


A.
B.
C.
D.

Memberikan manfaat penghasilan tetap secara berkala


Termasuk polis asuransi berjangka
A dan B benar
A dan B salah

19. Perusahaan asuransi bisa dalam bentuk perusahaan mutual, artinya


A. Pemilik perusahaan berada pada pemegang polis
B. Pemilik perusahaan berada pada pemegang saham
C. Pemilik perusahaan berada pada pemegang polis 50% dan pemegang saham
50%
D. A, B, C dan D salah
20. Suatu Perusahaan yang kepemilikannya berada pada pemegang polis, apabila terjadi risiko
kerugian akan berakibat pada
A.
B.
C.
D.

Pengurangan uang pertanggungan sesuai kontrak dengan perusahaan


Pengurangan bonus
A dan B salah
A dan B salah

21. Pelayanan dalam perusahaan asuransi yang memastikan nilai tunai cukup untuk membayar
premi yang outstanding dan premi serta bunga dibebankan dalam Automatic Premium
Advance System, ada di
A.
B.
C.
D.

Keagenan
Underwriting
Aktuaria
Policy Servicing

22. Bentuk investasi dalam polis asuransi jiwa unit link adalah
i.
ii.
iii.
iv.

Hasil investasinya tergantung dari kinerja dana investasi


Hasil investasi lebih tinggi dari pada polis tradisional
Tujuan keuangan jangka panjang
Investasi dapat dilakukan secara reguler

A.
B.
C.
D.

i dan ii saja
i dan iii saja
i, ii dan iii saja
i, ii, iii dan iv

23. Karakteristik dari polis unit link salah satunya berhubungan dengan cara
premi adalah
A.
B.
C.
D.

pembayaran

Premi Tunggal dan Premi Reguler


Top UP dan Cuti Premi
A dan B salah
A dan B benar

24. Dalam penerbitan polis unit link dapat menggunakan dua Harga maupun satu Harga. Apabila
menggunakan 2 harga ada istilah yang sring dipakai, istilah tersebut adalah
A.
B.
C.
D.

Harga Penawaran dan Harga Permintaan


Bid Offer Spread
A dan B salah
A dan B benar

25. Bid Offer Spread dalam istilah polis unit link adalah
A.
Perbedaan 5% antar Harga penawaran dan Harga permintaan
B. Merupakan biaya yang dikenakan pada polis unit link
C. Hanya ada satu yang benar
D. A dan B benar
26. Harga penawaran/ harga jual digunakan apabila pemegang polis
A.
B.
C.
D.

Menjual unitnya
Membeli unit
Menjual polis
Membeli polis

27. Harga permintaan/ harga beli digunakan apabila pemegang polis


A.
Menjual unit
B. Membeli unit
C. Menjual polis
D. Membeli polis
28. Spesifikasi produk unit link adalah adanya
A.
B.
C.
D.

Pemindahan dana dan penambahan dana


Penebusan dana dan pendapatan bonus
Cuti Premi dan pendapatan bonus
Biaya Risiko

29. Dana dalam satu jenis investasi dapat dipindahkan ke dalam jenis investasi yang lain, baik
sebagian atau seluruhnya. Konsep ini disebut
A. Fund Switch
B. Top Ups
C. Partial Withdrawal
D. Alokasi premi
30. Biasanya Biaya awal yang dikenakan kepada pemegang polis adalah sebesar
A.
B.
C.
D.

3% dari jumlah investasi


5% dari jumlah investasi
3% atau 5% dari jumlah investasi
3%-5% dari jumlah investasi

31. Biaya pengelolaan dana dalam polis unit link dikenal dengan
A.
B.
C.
D.

Administrative charges
Surrender Charges
Fund Management charges
Benefit charges

32. Perbedaan Nilai tebus dalam polis tradisional dan Nilai investasi dalam polis unit link adalah
:
A.
Nilai tebus dan nilai investasi merupakan tambahan bonus yang ditetapkan
B. Nilai tebus dan nilai investasi akan dicantumkan dalam polis
C. Nilai tebus merupakan garansi sedangkan nilai investasi tidak digaransi
D. A, B, dan C benar
33. Yang termasuk Dana pasar uang / dana tunai
A.
B.
C.
D.

Investasi dalam jangka pendek


Deposito dan obligasi
A dan B salah
A dan B benar

34. Apa manfaat melakukan investasi pada pasar uang?


i.
ii.
iii.
iv.

Risiko rendah
Hasil investasi lebih tinggi dari pada deposito
Mempunyai risiko terhadap inflasi
Tidak cocok untuk investasi jangka pendek

A.
B.
C.
D.

i dan ii saja
ii dan iii saja
iii dan iv saja
iv saja

35. Dana campuran /Managed funds merupakan kombinasi


A.
B.
C.
D.

Saham, pasar uang dan obligasi


Saham dan obligasi
Pasar uang dan saham
Pasar uang dan obligasi

36. Kelebihan dana campuran / Managed fund


A.
B.
C.
D.

Menawarkan diversifikasi antara saham dan obligasi


Harga saham dan Harga obligasi jatuh pada saat yang sama
Biaya trading lebih tinggi karena ada unsur penyeimbang
A, B, dan C benar

37. Dalam polis asuransi jiwa unit link ada ketentuan tentang keterbukaan informasi (Disclosure
of Information), hal ini dibuat sesuai keputusan
A.
B.
C.
D.

No Kep-2475/LK/2004
No Kep-422/LK/2003
No. 424/KMK 06/2003
No Kep-424/LK/2003

38. Perlakuan pajak penghasilan terhadap penerimaan manfaat asuransi jiwa termasuk polis
asuransi jiwa unit link diatur mengacu pada surat edaran

A.
B.
C.
D.

No.SE-09/PJ42/1997
UU No.7 tahun 1983 (BN No.3995)
UU No.10 tahun 1994
A, B dan C benar

39. Dalam produk asuransi jiwa yang dikaitkan dengan investasi, dimana perusahaan asuransi
yang mengeluarkan produk unit link harus memiliki tenaga ahli dengan kualifikasi wakil
manager investasi yang berpengalaman dibidangnya sekurang-kurangnya 3 tahun dan
memiliki sistim informasi yang memadai. Hal ini tercantum dalam :

A.
B.
C.
D.

No. 422/KMK.06/2003
No. 424/KMK.06/2003
No.Kep 2475/LK/2004
No.SE-09/PJ42/1997

40. Pengaturan Batasan Investasi dalam produk asuransi yang dikaitkan dengan investasi, diatur
melalui:
A.
B.
C.
D.

No.422/KMK.06/2003
No.424/KMK.06/2003
No.Kep-2475/LK/2004
No.SE-09/PJ42/1997

41. Penempatan investasi di luar negeri yang dilakukan oleh perusahaan asuransi diatur dalam
SK Menteri Keuangan, meliputi jenis investasi, kecuali
A.
B.
C.
D.

Kas dan Bank


Saham yang tercatat di bursa
Obligasi
Reksadana

42. Berapa besar dana yang diperbolehkan dalam penempatan investasi diluar negeri, kecuali
A. Kas tidak melebihi 10%
B. Untuk Saham yang terdaftar di bursa tidak melebihi 10%
C.
Obligasi dan Maedium term Notes dengan peringkat A tidak melebihi 10%
dari jumlah investasi
D. Jumlah seluruh penempatan investasi di luar negeri tidak melebihi 20% dari
jumlah investasi
43.

Agen asuransi jiwa masa kini harus professional, sehingga seorang agen asuransi harus
memiliki suatu karakteristik sebagai penjual yang sukses, diantaranya
A.
B.
C.
D.

Sanggup melakukan pelayanan yang bermanfaat bagi masyarakat


Memiliki kompetensi dan sikap toleran terhadap kompetisi
Hanya ada satu yang benar
A, B dan C benar

44.

Prinsip dasar yang tertuang dalam kode etik AAJI, adalah


i.
ii.
iii.
iv.

Menghindari konflik kepentingan pribadi


Menjalankan bisnis dengan itikad baik
Memastikan kerahasiaan informasi
Menjalankan bisnis dengan itikad baik dan integritas tinggi

A.
B.
C.
D.

I dan ii saja
ii dan iii saja
iii dan iv saja
i, ii, iii dan iv

45. Kode etik AAJI untuk tenaga pemasaran / agen menjelaskan seperti :
A.
B.
C.
D.

Agen bertanggung jawab atas terjadinya penjualan


Menghormati privasi dan kerahasiaan
Agen ertanggung jawab terhadap nasabah
Agen bertanggung jawab terhadap diri sendiri selaku penjual

46. Apa yang dimaksud dengan penipuan yang dilakukan oleh seorang agen asuransi ?
A. Agen secara sengaja melakukan mispresentasi yang mengakibatkan keuntungan
bagi agen atau pihak lain dimana secara hokum tidak legal
B. Agen menggunkan dana nasabah
C. Agen dengan sengaja membuat dokumen palsu
D. A, B dan C benar
47. Berapa besar minimal uang pertanggungan yang ditentukan untuk produk unit link
pembayaran premi sekaligus/ tunggal ?
A.
B.
C.
D.

dengan

125% dari premi tunggal


Rp 10 juta
Antara Rp 10 juta dan 125 % dari premi tunggal, mana yang lebih besar
Rp 5 juta dan 5 kali premi tunggal

48. Pembayaran premi asuransi berjangka menurun memiliki karakteristik:


a) Preminya semakin menurun
b) Premi tetap dan dibayar selama masa perlindungan.
c) Premi tetap dan berhenti setelah beberapa tahun sebelum jangka waktu polis berakhir
d) Premi akan semakin naik berkaitan dengan umur seseorang
49. Ada dua klasifikasi anuitas:
a) Fast or furious
b) Immediate or deferred
c) Early or hold
d) a dan c benar.
50. Yang tidak termasuk dalam phisical hazards adalah:
a) Pekerjaan
b) Kebiasaan
c) Kondisi kesehatan
d) Niat memiliki polis

51. Formulir pengajuan asuransi biasanya mencari informasi berikut ini:


a) Data dari jumlah tabungan orang yang mengajukan asuransi
b) Status kepemilikan rumah
c) Referensi pengajuan asuransi yang ditolak atau digugurkan
d) Hubungan dengan agen yang menawarkan asuransi
52. Yang bukan isi dari laporan pemeriksaan kesehatan:
a) Karaktersitik fisik dari orang tersebut beserta ukuran fisiknya
b) Lingkungan kerja dari jiwa yang diperiksa
c) Kondisi berbagai organ dan sistem tubuh
d) Rekomendasi dari pemeriksa kesehatan
53. Bila seorang agen mengetahui bahwa klien yang diprospeknya masuk dalam kategori sub
standar maka seharusnya;
a) Menuliskan data tersebut dalam SPAJ
b) Menjelaskan kepada prospek bahwa ada kemungkinan polisnya akan ditolak atau
diterima dengan biaya yang lebih tinggi/mahal
c) Mendorong nasabah prospek untuk jujur
d) a, b dan c benar semua
54. Istilah Ubberima fides mengacu pada:
a) Insurable interest
b) Claim
c) Utmost good faith
d) Moral hazard
55. Kontrak asuransi yang bertujuan untuk perlindungan yang memberikan keuntungan yang
dijamin:
a) Participating Contract
b) Non-Participating Contract
c) Endowment
d) Annuities
56. Dibawah ini yang bukan non-forfeiture provision?
a) Automatic Premium Loan
b) Paid-up Policy
c) Extended Term Assurance
d) Decreasing Term Assurance
57. Dalam situasi apakah terjadi klaim?
a) Ketika tertanggung membuat surat wasiat
b) Ketika tertanggung meninggal
c) Ketika tertanggung melakukan pinjaman polis
d) Ketika tertanggung berhenti membayar premi
58. Secara ringkas dapat di katakan bahwa manfaat produk-produk unit link adalah :
a) Proteksi, tabungan dan investasi
b) Proteksi saja
c) Hanya investasi saja
d) Gabungan antara proteksi dan perlindungan

59. Berdasarkan frekuensi pembayarannya maka jenis produk asuransi unit link dapat di bagi
menjadi :
a) Premi tunggal
b) Premi di bayar di muka
c) Premi regular atau berkala
d) Jawaban yang benar adalah a dan c
60.Dalam menerbitkan polis asuransi jiwa unit link di kenal beberapa cara yaitu :
a) Menggunakan harga tunggal
b) Menggunakan Harga dua harga (Offer dan Bid Price)
c) Hanya jawaban b yang paling benar
d) Jawaban a dan b yang paling benar

KUNCI JAWABAN LATIHAN 2


No.

Jawaban

1.

2.

3.

4.

5.

6.

7.

8.

9.

10. C
11. B
12. A
13. A
14. A
15. D
16. C
17. A
18. C
19. A
20. A

No.

Jawaban

No.

Jawaban

21. D

41.

22. D

42. A

23. A

43. D

24. D

44. D

25. A

45. B

26. B

46. A

27. A

47. A

28. A

48. C

29. A

49. B

30. C

50. D

31. C

51. C

32. C

52. B

33. D

53. D

34. A

54. C

35. A

55. B

36. A

56. D

37. A

57. B

38. D

58. A

39. A

59. D

40. B

60. D

LATIHAN SOAL UJIAN UNIT LINK


LATIHAN 3
PETUNJUK MENGERJAKAN SOAL

Bacalah dengan teliti ketentuan-ketentuan dibawah ini sebelum Saudara memulai ujian:
1. Ujian terdiri dari 60 soal pilihan berganda yang harus diselesaikan dalam waktu 100
menit.
2. Setiap soal mempunyai 4 jawaban dimana hanya ada 1 jawaban yang benar.
3. Berilah tanda silang pada LEMBAR JAWABAN, jawaban yang Saudara anggap benar.
Jika Saudara telah menentukan jawaban dan kemudian ingin merubahnya dengan
yang lain, maka coretlah jawaban yang salah dan silang jawaban yang baru.
4. Contoh menjawab soal-soal:
Pertanyaang: Tabel yang digunakan oleh aktuaris dalam membentuk tarip premi
adalah:
A.
B.
C.
D.

table premi
table distribusi
table mortalita
table statistik

Jawaban yang benar adalah ( C ), maka silanglah dalam lembaran jawaban dalam
huruf C.

PERTANYAAN :
Bacalah dengan teliti ketentuan-ketentuan dibawah ini sebelum Saudara memulai ujian:
1. Asuransi jiwa adalah mekanisme pemindahan risiko, yaitu :
a. Pemegang polis menukarkan kepastiannya dengan ketidakpastiannya
b. Pemegang polis menukarkan ketidakpastiannya dengan kepastian
c. Pemegang polis menukarkan preminya dengan risikonya
d. Penanggung menukarkan risikonya dengan kepastiannya
2. Risiko yang dapat diasuransikan (Insurable Riskd) harus memiliki karakteristik:
a) Kerugian yang mengakibatkan pailit pada perusahaan asuransi
b) Kerugian yang bersifat tidak pasti
c) Kerugian bersifat meyakinkan
d) Kerugian karena kesengajaan
3. Tiga jenis risiko pribadi yang bisa diasuransikan, yaitu :
a) Asuransi Berjangka (Term Insurance)
b) Asuransi Jiwa Seumur Hidup (Whole of Life)
c) Asuransi Dwiguna (Endowment)
d) a, b, dan c benar semua
4. Tiga jenis asuransi jiwa yang paling dasar adalah :
a) Asuransi Berjangka (Term Insurance)
b) Asuransi Jiwa Seumur Hidup (Whole of Life)
c) Asuransi Dwiguna (Endowment)
d) a, b, dan c benar semua
5. Uang pertanggungan hanya dibayarkan jika kematian terjadi dalam periode masa
pertanggungan masih berlaku, adalah;
a) Asuransi Berjangka (Term Insurance)
b) Asuransi Jiwa Seumur Hidup (Whole of Life)
c) Asuransi Dwiguna (Endowment)
d) Asuransi Kerugian
6. Asuransi Berjangka memiliki karakteristik;
a) Tidak ada fitur pinjaman uang tunai
b) Karena dasarnya adalah polis partisipasi, maka ada bonus
c) Pada saaat meninggal, manfaat dibayarkan bertahap
d) a, b, dan c benar semua
7. Asuransi Berjangka Tetap memiliki karakteristik:
a) Preminya tetap namun uang pertanggungan semakin menurun
b) Premi meningkat sesuai usia namun uang pertanggungan tetap.
c) Premi tetap dan uang pertanggungan tetap selama jangka waktu polis
d) Memiliki akumulasi nilai tunai.
8. Asuransi Jiwa Seumur Hidup dikenal juga sebagai ;
a) Endowment dan Asuransi Tetap
b) General Insurance dan Asuransi 99 tahun
c) Whole Life Insurance dan Asuransi Permanen
d) Term Insurance dan Asuransi Berjangka

9. Asuransi Berjangka Menurun memiliki karakteristik:


a) Preminya semakin menurun
b) Premi tetap dan dibayar selama hidup.
c) Uang pertanggungan semakin menurun selama jangka waktu polis
d) Premi akan semakin naik berkaitan dengan umur seseorang
10. Fitur umum Asuransi Jiwa Seumur Hidup:
a) Premi lebih murah dibandingkan dengan jenis asuransi berjangka
b) Memiliki elemen tabungan sebagai tambahan atas manfaat meninggal
c) Tidak diperkenankan melakukan pinjaman polis
d) Memberikan perlindungan kematian selama jangka waktu tertentu
11. Salah satu jenis Polis Asuransi Jiwa Seumur Hidup:
a) Polis Asuransi Jiwa Seumur Hidup Langsung (Straight Life Policy)
b) Polis Asuransi Jiwa Seumur Hidup Bertahap (Step Whole Life)
c) Polis Asuransi Jiwa Seumur Hidup Permanen (Permanent Whole Life)
d) Polis Asuransi Jiwa Seumur Hidup Tak Langsung (Non Direct Policy)
12. Polis Asuransi Jiwa Seumur Hidup Dengan Pembayaran Terbatas, adalah ;
a) Proteksi asuransi seumur hidup tertanggung dengan pembayaran terbatas
b) Proteksi asuransi seumur hidup tertanggung dengan proteksi terbatas
c) Proteksi asuransi seumur hidup dengan nilai tunai terbatas
d) Proteksi asuransi seumur hidup dengan pembayaran bertahap
13. Manfaat polis asuransi Dwiguna akan dibayarkan dengan kondisi sebagai berikut:
a) Ketika tertanggung meninggal selama jangka waktu asuransi
b) Ketika tertanggung tetap hidup pada saat polis jatuh tempo
c) Ketika tertanggung menebus polisnya dan mengambil nilai tunainya
d) a, b dan c benar semua
14. Fitur-fitur umum Polis Dwiguna :
a) Jumlah premi lebih murah dibandingkan Asuransi Jiwa Seumur Hidup
b) Pada saat tertanggung meninggal, uang pertanggungan dibayarkan bertahap
c) Pinjaman Polis tidak diperkenankan sampai polis berakhir
d) Pilihan perubahan polis tersedia begitu polis mempunyai nilai tunai
15. Polis Jiwa Tunggal memproteksi :
a) 1 Jiwa dan 1 kelompok
b) Hanya 1 jiwa saja
c) Pembayaran premi secara tunggal
d) 1 polis induk atas beberapa jiwa.
16. Polis Asuransi Kelompok memberikan proteksi atas :
a) 1 kelompok dengan beberapa polis
b) 1 jiwa dengan 1 polis asuransi kelompok
c) 1 polis induk atas sejumlah besar jiwa
d) 1 polis induk kelompok atas 1 jiwa.
17. Anuitas adalah produk secara spesifik yang memberikan perlindungan bagi:
a) Seseorang yang hidup terlalu lama, melebihi sumber keuangannya
b) Seseorang yang hidup terlalu cepat
c) Profesi atau pekerjaannya diproteksi
d) Luka tubuh (bodily injury) karena kecelakaan

18. Manfaat Tambahan Bebas Premi adalah :


a) Menjaga agar polis tetap aktif jika tertanggung kehilangan pekerjaan
b) Menjaga agar polis tetap aktif jika tertanggung masuk rumah sakit
c) Menjaga agar polis tetap aktif jika tertanggung kehilangan 1 tangannya
d) Menjaga agar polis tetap aktif jika tertanggung mengalami cacat total dan tetap
19. Manfaat Tambahan Cacat Total dan Tetap adalah :
a) Biasanya sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari polis induk
b) Memberikan manfaat jika tertanggung kehilangan 1 kakinya
c) Merupakan asuransi dasar yang melindungi cacat tubuh
d) Menjaga agar polis tetap aktif jika tertanggung mengalami cacat total tetap
20. Rasio 5 banding 1 pada manfaat Tambahan Berjangka adalah :
a) UP Asuransi dasar Rp.500 juta dan manfaat berjangka maksimal Rp.1 juta
b) UP Asuransi dasar Rp.500 juta dan manfaat berjangka maksimal Rp. 2,5 Miliar
c) UP Asuransi dasar Rp.500 juta dan manfaat berjangka maksimal Rp. 100 juta
d) UP Asuransi dasar Rp.500 juta dan manfaat berjangka minimal Rp.100 juta
21. Salah satu jenis Manfaat Tambahan Berjangka :
a) Manfaat Tambahan Berjangka meningkat
b) Manfaat Tambahan Berjangka
c) Manfaat Tambahan Penghasilan Keluarga
d) Semua benar
22. Manfaat Tambahan Penyakit Kritis :
a) Disebut juga Death Deseased
b) Disebut juga Deard Vendor
c) Disebut juga Dread Deseased
d) Disebut juga Dearty Death
23. Premi perusahaan asuransi jiwa dihitung oleh profesional, yaitu :
a) Underwiter
b) Aktuaria
c) Dokter
d) Master
24. Faktor-faktor yang dipertimbangkan dalam menentukan premi :
a) Tingkat Usia, Biaya polis, Gaji karyawan
b) Jenis produk, Tingkat Mortalita, Tingkat Usia
c) Tingkat Mortalita, Biaya Pengeluaran, Hasil Investasi
d) Hasil Investasi, Laba perusahaan, Biaya Pengeluaran
25. Tabel mortalita adalah:
a) Tabel yang memprediksikan jumlah rata-rata orang yang akan meninggal setiap tahun
pada setiap umur berdasarkan sejumlah besar orang dan kematian dicatat
perusahaan sepanjang tahun
b) Tabel yang memprediksikan jumlah rata-rata orang yang akan meninggal setiap bulan
pada setiap umur berdasarkan sejumlah besar orang dan kematian dicatat
perusahaan selama sebulan
c) Tabel yang dimiliki oleh perusahaan yang berisikan jumlah kematian orang pada
waktu tertentu.
d) Tabel kematian yang diterbitkan oleh Biro Pusat Statistik.

26. Dalam menghitung tingkat mortalita seorang aktuaris akan;


a) Mengkuatirkan berapa lama sesorang akan hidup
b) Mengkuatirkan berapa banyak individu didalam group besar akan meninggal dalam
suatu periode
c) Mengkuatirkan berapa banyak individu akan meninggal setiap tahun
d) Mengkuatirkan berapa banyak individu didalam group besar akan meninggal dalam
setiap hari
27. Jika pengalaman mortalita perusahaan asuransi bagus, maka :
a) Premi yang akan dikenakan akan lebih kompleks
b) Premi yang akan dikenakan akan lebih tinggi
c) Premi yang akan dikenakan akan lebih rendah

d) Premi yang akan dikenakan akan sangat murah


28. Biaya yang dikeluarkan perusahaan asuransi pada tahun pertama:
a) Biaya administrasi penagihan premi
b) Biaya membukukan polis
c) Biaya administrasi pelayanan polis
d) a dan c benar.
29. Sistem yang dipergunakan oleh perusahaan asuransi untuk menetapkan premi;
a) Sistem Premium Income dan Cadangan Premi
b) Sistem Premi Terpadu
c) Sistem Mekanisme Premi dan Cadangan
d) Sistem Level Premium dan Cadangan Premi
30. Premi Bersih dihasilkan secara bersama dari;
a) Hasil Investasi dikurangi mortalita
b) Biaya pengeluaran dikurangi hasil investasi
c) Tingkat mortalita dan hasil investasi
d) Cadangan premi dan biaya pengeluaran
31. Premi yang dikalkulasi hanya berdasarkan tabel mortalita biasanya disebut:
a) Premi bersih atau premi netto
b) Premi asuransi
c) Premi murni atau premi resiko
d) Premi perusahaan
32. Yang termasuk dalam phisical hazards adalah:
a) Pertimbangan mengambil asuransi
b) Kebiasaan
c) Kondisi Keuangan
d) Tujuan memiliki polis
33. Formulir pengajuan asuransi biasanya mencari informasi berikut ini:
a) Data dari jumlah tabungan orang yang mengajukan asuransi
b) Status kepemilikan rumah
c) Referensi pengajuan asuransi yang ditolak atau digugurkan
d) Hubungan dengan agen yang menawarkan asuransi

34. Asuransi Non Medis berarti :


a) Menerima asuransi tanpa melalui seleksi
b) Tetap menilai faktor pemeriksa fisik pengaju yang dikeluarkan dokter
c) Menerima asuransi dengan Uang Pertanggungan yang lebih rendah
d) Dibebaskan dari biaya pemeriksaan medis
35. Yang bukan isi dari laporan pemeriksaan kesehatan:
a) Karaktersitik fisik dari orang tersebut beserta ukuran fisiknya
b) Jenis pekerjaan yang menyangkut risiko kesehatannya
c) Kondisi berbagai organ dan sistem tubuh
d) Rekomendasi dari pemeriksa kesehatan
36. Bila seorang agen mengetahui bahwa klien yang diprospeknya masuk dalam kategori sub
standar maka seharusnya;
a) Menuliskan data tersebut dalam SPAJ
b) Menjelaskan kepada prospek bahwa ada kemungkinan polisnya akan ditolak atau
diterima dengan biaya yang lebih tinggi/mahal
c) Mendorong nasabah prospek untuk jujur
d) a, b dan c benar semua
37. Kemungkinan alasan untuk menaikkan mortalita dalam kasus asuransi non medis adalah
dibawah ini kecuali:
a) Adanya kekurangan kesehatan yang sengaja disembunyikan
b) Agen tidak beretika yang tidak mendorong pengaju asuransi untuk berlaku jujur
c) Adanya masalah keuangan dalam keluarga pengaju
d) Adanya kekurangan kesehatan yang tidak diketahui pengaju
38. Kelebihan bisnis non medis dari sudut pandang perusahaan asuransi dan agen adalah
dibawah ini kecuali:
a) Menghemat biaya pemeriksaan kesehatan
b) Mengurangi waktu yang terpakai untuk pemeriksaan kesehatan
c) Meningkatkan beban kerja underwriter
d) Menghindari penundaan dan ketidaknyaman sehubungan dengan pemeriksaan
kesehatan
39. Berkaitan dengan penduduk tetap atau tidak tetap, jika pengaju warga negara asing
maka:
a) Mengajukan surat keterangan terlebih dahulu ke kelurahan tempat ia tinggal
b) Tidak perlu dokumen apapun
c) Tidak dapat diasuransikan di Indonesia
d) Melengkapi kuesioner khusus mengenai status kependudukannya
40. Yang dimaksud dengan bonus reversionari sederhana adalah:
a) Bonus akan dibayarkan jika polis lapse
b) Bonus dinyatakan sebagai tambahan atas uang pertanggungan dan dibayarkan pada
saat pembayaran uang pertanggungan.
c) Bonus merupakan pengurangan premi yang akan datang
d) Bonus ini tidak dinyatakan setiap tahun, tetapi diputuskan satu kali dalam jangka
waktu beberapa tahun

41. Yang dimaksud dengan kontrak adalah:


a) Kesepakatan yang ditandatangani oleh Pemegang Polis
b) Perjanjian yang diperkuat oleh hukum
c) Surat penugasan dari perusahaan asuransi
d) Surat Penawaran Asuransi jiwa
42. Penanggung dapat melakukan tindakan dibawah ini jika menemukan pelanggaran utmost
good faith:
a) Menolak kewajiban membayarkan manfaat polis
b) Mengembalikan seluruh premi jika polis sudah berjalan minimal 2 tahun
c) Tetap memberikan manfaat karena sudah terlanjur menjadi polis
d) a, b dan c benar semua
43. Prinsip yang tidak dapat diterapkan dalam kontrak asuransi:
a) Prinsip Utmost good faith
b) Prinsip Caveat emptor
c) Prinsip Indemnity
d) a, b dan c benar semua
44. Pernyataan yang dibuat dengan niat menipu dan diketahui oleh orang yang membuat
pernyataan tersebut sebagai kesalahan, atau dibuat dengan dengan ceroboh tanpa ada
niat meluruskan.
a) Fraudulent misrepresentation
b) Non-Disclosure
c) Caveat Emptor
d) Contribution
45. Yang disebut sebagai orang-orang yang mengalami cacat secara hukum adalah:
a) Kehilangan dua tangan
b) Orang mabuk
c) Telah terkena stroke
d) Anak dibawah umur 18 tahun
46. Yang paling berhak atas uang manfaat meninggal jika tertanggung meninggal adalah :
a) Pemilik Polis
b) Anak kandung
c) Istri
d) Orang tua
47. Asuransi endowment (dwiguna) dapat digunakan sebagai:
a) Cara menabung yang sistematis
b) Untuk mengakumulasikan dana yang digunakan untuk tujuan tertentu
c) Untuk berjaga-jaga bila terjadi risiko dalam hidup
d) Semua diatas benar semua
48. Dibawah ini yang bukan non-forfeiture options?
a) Pilihan uang pertanggungan
b) Pilihan polis bebas premi
c) Pilihan extended term insurance
d) Pilihan Nilai Tunai

49. Yang bukan merupakan persyaratan untuk pembayaran klaim ?


a) Bukti kepemilikan hak polis
b) Menunjukkan surat wasiat
c) Menyerahkan dokumen polis asli
d) Menyerahkan pernyataan dokter
50. Dibawah ini yang bukan kegunaan dari reksadana:
a) Menyebar dana investasi investor kecil ke sejumlah besar investasi
b) Menghemat waktu dan tenaga investor dalam membuat keputusan
c) Memberikan proteksi yang tinggi bagi investor
d) Memberikan manfaat atas keniakan investasi pada pemegang unit
51. Asuransi jiwa menyediakan berbagai macam kelebihan diantaranya:
a) Premi yang cukup mahal
b) Memaksa nasabah untuk menabung secara teratur
c) Klaim yang prosedural
d) Hasil investasi yang sangat tinggi
52. Unit Link memberikan kepada investor hasil yang..
a) Tidak secara langsung berkaitan dengan kinerja investasi
b) Secara langsung berkaitan dengan kinerja investasi
c) Tidak secara langsung berhubungan dengan pengalaman klaim
d) Secara langsung berhubungan dengan pengalaman klaim
53. Risiko tinggi dan investasi yang tidak pasti memberikan:
a) Peluang yang berfluktuasi untuk mendapatkan capital gain
b) Peluang yang tinggi untuk mendapatkan capital gain
c) Pertumbuhan income yang kecil dan lambat
d) Capital gain yang stabil
54. Diversifikasi investasi adalah
a) Mengurangi risiko dengan menempatkan dana kepada pengelola yang
mengalokasikan ke beberapa kategori investasi
b) Mengurangi risiko investasi dengan menempatkan semua telur dalam satu keranjang
c) Menempatkan dana kepada pengelola untuk dialokasikan dalam satu jenis investasi
d) Menyebar risiko investasi dengan tidak menempatkan dana pada beberapa jenis
investasi

55. Dibawah ini pilihan investasi yang memberikan keuntungan tertinggi sekaligus tahan
terhadap inflasi?
a) Kas
b) Obligasi
c) Futures
d) Saham
56. Berinvestasi pada obligasi akan memperoleh beberapa keuntungan dibawah ini kecuali:
a) Mendapatkan income secara yang teratur
b) Cenderung kurang berfluktuasi dibandingkan dengan saham
c) Return yang lebih tinggi dibandingkan dengan deposito
d) Obligasi memerlukan komisi di depan

57. Yang dimaksud dengan offer price adalah:


a) Harga tetap yang digunakan dalam asuransi
b) Juga biasa disebut bid price
c) Harga yang digunakan perusahaan untuk mengalokasikan unit-unit ke polis
d) Harga yang digunakan perusahaan untuk menghargai unit pada polis
58. Pemegang polis dapat menaikkan uang pertanggungan dengan cara:
a) Dengan menambah jumlah premi
b) Membutuhkan medical underwriting
c) Dengan mengurangi mortality charges
d) Dengan mengurangi proteksi
59. Fasilitas switching berguna untuk:
a) Perencanaan aset oleh agen
b) Perencanaan keuntungan dari polis
c) Perencanaan keuangan oleh pemegang polis
d) Perencanaan penjualan oleh manajer investasi
60. Pada unit link bila pemegang polis membayar pembayaran secara reguler, berarti:
a) Regular premium plans
b) Annual policy plan with renewals
c) Top Up policy plans
d) Single premium plans
61. Unit link yang menggunakan dua harga, maka:
a) Pemegang polis membeli unit pada offer price dan menjual pada bid price
b) Pemegang polis membeli unit pada bid price dan menjual pada offer price
c) Hanya ada satu harga yang digunakan
d) Bid price selalu leih tinggi dibandingkan dengan offer price

62. Dalam penggunaan harga tunggal, maka jumlah unit yang dapat dibeli sama dengan:
a) Premi yang dibayar dibagi dengan harga unit
b) Premi yang dibayar dikurangi biaya kemudian dibagi harga unit
c) Premi yang dibayar dibagi dengan bid price
d) Premi yang dibayar dikurangi biaya kemudian dibagi dengan bid price
63. Yang dimaksud dengan rebating adalah:
a) Membujuk klien untuk membatalkan polis, untuk mengganti dengan polis yang baru
b) Menjelek-jelekan perusahaan lain
c) Memberi potongan premi
d) Semua diatas benar
64. Manfaat dana pasar uang dibawah ini, kecuali:
a) Likuiditas
b) Risiko Tinggi
c) Tempat menyimpan dana darurat
d) Hasil investasi yang lebih tinggi dibanding dengan deposito
65. Setiap tenaga pemasaran bertanggung jawab kepada:
a) Perusahaan
b) Nasabah yang dimiliki dan calon nasabah
c) Diri sendiri
d) Semua diatas benar

66. Tujuan dari after sales service adalah:


a) Memberikan kepuasan kepada cutomer
b) Memberikan perbandingan produk
c) Untuk mengaplikasikan strategi pasar
d) Sesuai prosedur perusahaan
67. Manfaat dari Produk Unit Link, mana yang paling tepat :
a) Perlindungan cacat, dan penyakit kritis
b) Memenuhi tujuan kekayaan jangka panjang
c) Investasi, proteksi dan tabungan
d) Perlindungan asuransi jiwa

68. Jenis produk Unit Link dibedakan dengan cara pembayaran, yaitu :
a) Premi Top Up
b) Premi Tunggal
c) Jawaban b dan d yang benar
d) Premi Berkala / Premi Regular
69. Berdasarkan fitur produk Unit Link dibedakan menjadi 2 :
a) Unit Link Term
b) Unit Link Jangka Pendek dan Jangka Panjang
c) Unit Link Whole Life dan Dwiguna
d) Tidak ada jawaban yang benar
70. Ada 3 cara didalam menggunakan 2 harga untuk membeli dan menjual unit :
a) Open, closed, forbid price
b) Offer, Bid, Bid-Offer Spread
c) Offer, Bird, Bird-Offer Spread
d) Offer, Bite, Bite-Offer Spread
71. Ada berapa macam untuk karakteristik Polis Asuransi Jiwa Unit Link
a) 9
b) 8
c) 6
d) 8
72. Apa artinya dengan penambahan dana (Top Ups):
a) Bisa dilakukan kapan saja
b) Bisa dilakukan berulang kali
c) Bisa dilakukan sekali saja
d) a, b, dan c benar semua
73. Setiap kali melakukan penambahan dana (Top Ups), dikenakan biaya sebesar :
a) 5%
b) 3%
c) 6%
d) 4%
74. Ada berapa jenis biaya untuk Polis Asuransi Jiwa Unit Link :
a) 6 jenis
b) 5 jenis
c) 7 jenis
d) Hanya b dan c yang benar

75. Perbedaan mendasar untuk Polis Asuransi Jiwa Unit Link & Polis Asuransi Jiwa
Tradisional adalah :
a) Bonus, resiko, penerbitan, pengungkapan
b) Resiko, pengungkapan, bonus, investasi
c) Penerbitan, bonus, resiko, investasi campuran
d) Investasi campuran, pengungkapan,resiko,bonus
76. Asuransi Berjangka Tetap memiliki karakteristik:
a) Preminya tetap namun uang pertanggungan semakin menurun
b) Premi meningkat sesuai usia namun uang pertanggungan tetap.
c) Premi tetap dan uang pertanggungan tetap selama jangka waktu polis
d) Memiliki akumulasi nilai tunai.
77. Dana saham adalah jenis-jenis dana Unit Link. Kelebihan dari dana saham : (hal 87)
a) Hasil investasi dalam waktu jangka menengah dan variasi
b) Hasil investasi dalam waktu jangka pendek dan spesifikasi
c) Hasil investasi dalam waktu jangka panjang dan variasi
d) Hasil investasi dalam jangka panjang dan positif
78. Jenis-jenis dari dana unit link : (hal 87)
a) Dana saham, dana obligasi, dana tunggal, dana berkala, dana tidak digaransi
b) Dana campuran, dana tunggal, dana saham, dana tetap,dana garansi
c) Dana saham, dana obligasi, dana pasar uang, dana campuran, dana dengan garansi/
proteksi modal pokok
d) Tidak ada yang benar
79. Selama masa tenggang (Grace Period), tertanggung :
a) Tidak dapat menikmati manfaat perlindungan asuransi
b) Dapat menikmati manfaat perlindungan asuransi
c) Tergantung dari besarnya tunggakan premi
d) Tidak ada jawaban yang benar
80. Untuk polis tradisional, premi dikumpulkan untuk dana perusahaan asuransi, dan dana
tersebut di investasikan dengan mempertimbangkan :
a) Return investasi yang tinggi
b) Sifat, jangka waktu dan mata uang di kewajiban perusahaan
c) Jenis reksadana yang paling menguntungkan
d) Saham-saham unggulan

KUNCI JAWABAN LATIHAN 3


No.

Jawaban

No.

Jawaban

No.

Jawaban

No.

Jawaban

1. B

21. C

41. B

61.

2. B

22. C

42. A

62. B

3. D

23. B

43. C

63. A

4.

24. C

44. A

64. D

5.

25. A

45. B

65. D

6.

26. B

46. A

66. A

7.

27. C

47. D

67. C

8.

28. B

48. A

68. C

9.

29. D

49. B

69. C

10. B

30. C

50. C

70. B

11. A

31. C

51. B

71. D

12. A

32. B

52. B

72. D

13. D

33. C

53. A

73. A

14. D

34. B

54. A

74. A

15. B

35. B

55. D

75. D

16. C

36. D

56. D

76. C

17. A

37. C

57. C

77. C

18. D

38. C

58. B

78. C

19. D

39. D

59. C

79. B

20. B

40. B

60. A

80. B

LATIHAN SOAL UJIAN UNIT LINK


LATIHAN 4
PETUNJUK MENGERJAKAN SOAL

Bacalah dengan teliti ketentuan-ketentuan dibawah ini sebelum Saudara memulai ujian:
1. Ujian terdiri dari 88 soal pilihan berganda yang harus diselesaikan dalam waktu 160
menit.
2. Setiap soal mempunyai 4 jawaban dimana hanya ada 1 jawaban yang benar.
3. Berilah tanda silang pada LEMBAR JAWABAN, jawaban yang Saudara anggap benar.
Jika Saudara telah menentukan jawaban dan kemudian ingin merubahnya dengan
yang lain, maka coretlah jawaban yang salah dan silang jawaban yang baru.
4. Contoh menjawab soal-soal:
Pertanyaang: Tabel yang digunakan oleh aktuaris dalam membentuk tarip premi
adalah:
A.
B.
C.
D.

table premi
table distribusi
table mortalita
table statistik

Jawaban yang benar adalah ( C ), maka silanglah dalam lembaran jawaban dalam
huruf C.

PERTANYAAN :
Bacalah dengan teliti ketentuan-ketentuan dibawah ini sebelum Saudara memulai ujian:
1. Yang manakah dari pernyataan berikut ini tentang kumpulan resiko (risk pooling) ?
a) Para tertanggung memberikan kontribusi kesuatu kumpulan dana, kemudian klaim
dibayarkan kepada sebagian kecil pemegang polis.
b) Para tertanggung membayarkan klaim kepada sebagian kecil pemegang polis
c) Para pemegang polis membayarkan klaim kepada sebagian kecil pemegang polis
d) Para pemegang polis memberikan kontribusi kesuatu kumpulan dana, kemudian
klaim dibayarkan kepada sebagian kecil pemegang polis.
2. Yang manakah polis-polis berikut ini yang TIDAK mempunyai nilai tunai ?
a)
Polis Asuransi berjangka
b)
Polis Asuransi Jiwa Seumur Hidup
c)
Polis Asuransi Dwiguna
d)
Polis Asuransi Jiwa dengan Unit-Linked
3. Anuitas adalah serangkaian pembayaran yang dijamin selama beberapa tahun bahkan
seumur hidup. Kegunaan dari Annuitas, adalah :
I. Memberikan perlindungan bagi seseorang yang hidup terlalu lama melebihi sumber
keuangannya.
II. Adanya kesempatan untuk memiliki sebagian perusahaan.
III. Memberikan jaminan pendapatan kepada peserta selama hidupnya dengan
pembayaran tahunan, setengah tahunan, kuartalan, atau bulanan.
IV. Sebagai penanggulangan inflasi.
a)
b)
c)
d)

Hanya
Hanya
Hanya
Hanya

I dan III
II dan IV
I, II, dan III
IV

4. Suatu kontrak dimana pembayaran kepada pemegang annuitas dilakukan secara reguler
satu periode anuitas setelah tanggal pembayaran anuitas, disebut:
a) Anuitas segera (Immediate)
b) Anuitas ditahan (Deferred)
c) Anuitas tertentu (Certain)
d) Anuitas hidup (Life)

5. Berikut ini merupakan pernyataan mengenai Asuransi Dwiguna, KECUALI :


a)
Mempunyai elemen proteksi jiwa
b)
Mempunyai elemen tabungan
c)
Pada saat tertanggung meninggal, nilai tunai akan dibayarkan sekaligus.
d)
Pilihan perubahan polis tersedia begitu polis mempunyai nilai tunai.

6. Manakah dari pernyataan berikut ini yang sesuai untuk riders (manfaat tambahan) :
a)
Riders secara otomatis disertakan pada polis
b)
Riders tidak bisa diberhentikan oleh perusahaan asuransi selama premi dibayar
c)
Premi riders sudah termasuk dalam premi asuransi induk
d)
Jika polis asuransi induk sudah gugur, manfaat riders masih dapat berlaku

7. Aktuaria akan memperhitungkan premi berdasarkan pertimbangan faktor-faktor berikut,


kecuali :
a)
Biaya hidup
b)
Tingkat mortalita
c)
Hasil Investasi
d)
Biaya pengeluaran

8. Tabel mortalita memprediksi jumlah rata-rata orang yang akan meninggal setiap tahun
pada setiap umur berdasarkan sejumlah besar orang dan kematian dicatat perusahaan
asuransi sepanjang tahun. Ini merupakan cara kerja dari prinsip asuransi jiwa :
a)
Hukum bilangan besar
b)
Keterikatan Asuransi
c)
Itikad baik
d)
Utmost good faith
9. Yang manakah pernyataan berikut yang tidak sesuai dengan biaya pengeluaran asuransi
secara umum?
I. Biaya tahun pertama digunakan untuk promosi, komisi agen, pembukuan polis,
penerbitan polis, dll
II. Biaya tahun kedua digunakan untuk biaya publikasi, komisi agen, keuntungan
perusahaan, dll
III. Biaya setiap tahun selama polis berjalan seperti biaya administrasi, pelayanan polis, dll
IV. Biaya setiap tahun dikenakan untuk keuntungan perusahaan
a)
b)
c)
d)

I dan II
I dan III
Tidak ada yang benar
Semua benar

10. Berikut ini adalah faktor-faktor yang mempengaruhi diskon premi yang dibayarkan oleh
pengaju asuransi, kecuali :
a) Wanita
b) Tidak merokok
c) Uang pertanggungan yang besar
d) Jenis penyakit yang diidap pengaju asuransi
11. Tuan Prospek mengajukan asuransi jiwa karena mengidap penyakit yang menyebabkan
keraguan akan hidup lebih lama. Resiko ini dalam perusahaan asuransi jiwa dikenal
dengan :
a)
Seleksi lurus
b)
Seleksi resiko
c)
Seleksi terbalik
d)
Seleksi terkait
12. Yang manakah pernyataan berikut ini yang tidak termasuk dalam tujuan utama
Underwriting dalam memastikan seleksi terbalik/anti seleksi ?
a) Memastikan standard panjang usia seorang tertanggung berkaitan erat dengan tabel
mortalita yang digunakan
b) Memastikan para pemegang polis dapat membayarkan klaim
c) Menjaga keseimbangan diantara pemegang polis, yaitu tingkat preminya sesuai
dengan tingkat resikonya
d) Untuk menghindari seleksi terbalik

13. Yang manakah faktor-faktor kebalikan yang digunakan oleh underwriting untuk
mengidentifikasi proses seleksi ?
a)
Bahaya fisik dan bahaya moral
b)
Bahaya fisik dan resiko penyakit
c)
Bahaya moral dan resiko penyakit
d)
Resiko penyakit dan resiko jiwa

14. Yang manakah dasar informasi yang tidak digunakan oleh Underwriting dalam menyeleksi
resiko pengaju asuransi ?
a)
Formulir pengaju asuransi
b)
Pernyataan pribadi
c)
Pemeriksaan kesehatan
d)
Penampilan pengaju asuransi
15. Manfaat tambahan yang dapat ditambahkan untuk suatu asuransi jiwa, disebut juga
dengan :
a)
Raider
b)
Reider
c)
Rider
d)
Roider
16. Yang manakah dari pernyataan berikut yang merupakan perbedaan antara Hospital Cash
Income Benefit (HCIB) dan Critical Illnes Rider (CIR) ?
a) HCIB memberikan pembayaran lumpsum apabila terdiagnosa penyakit kritis,
sedangkan CIR memberikan perlindungan rawat inap karena sakit ataupun
kecelakaan.
b) HCIB memberikan pembayaran tunai sekaligus apabila dirawat dirumah sakit,
sedangkan CIR memberikan perlindungan karena penyakit kritis
c) HCIB memberikan pembayaran tunai, sedangkan CIR memberikan pembayaran
secara bertahap (reguler)
d) HCIB memberikan pembayaran secara bertahap apabila terdiagnosa penyakit kritis,
sedangkan CIR memberikan pembayaran secara lumpsum biaya rawat inap
17. Tuan prospek berusia 40 tahun tetapi premi yang dibayarkannya menurut tabel premi
adalah untuk usia 45 tahun. Hal ini disebabkan oleh?
a)
Adanya ekstra premi karena resiko pengaju asuransi
b)
Adanya pengurangan klaim karena resiko pengaju asuransi
c)
Adanya pertimbangan penundaan premi karena resiko pengaju asuransi
d)
Adanya kasus penundaan resiko pengaju asuransi
18. Apakah yang dimaksudkan dengan menegakkan pengurangan klaim (lien) ?
a) Kondisi bahwa dalam kasus kematian dalam jangka waktu tertentu perusahaan
harus mengurangi premi
b) Kondisi bahwa dalam kasus kematian dalam jangka waktu tertentu perusahaan
harus mengurangi sejumlah tertentu dari jumlah klaim
c) Pembayaran klaim yang tidak dibayarkan karena kasus tertentu
d) Pembayaran klaim yang dibayarkan karena kasus kematian yang disebabkan oleh
penyakit tertentu
19. Yang manakah dari pernyataan berikut yang bukan keputusan dari Underwriting ?
a)
Menerima dengan tingkat normal
b)
Menunda untuk beberapa waktu
c)
Membantah pengajuan asuransi
d)
Menerima dengan adanya perubahan program, jangka waktu, atau keduanya

20. Yang menjadi tujuan pengisian formulir pengajuan asuransi adalah sebagai berikut,
kecuali :
a) Membuat pengaju asuransi bisa mengajukan asuransi ke perusahaan asuransi
b) Berdasarkan informasi yang diberikan pada formulir pengajuan, underwriter
memutuskan apakah memberikan polis atau tidak
c) Sebagai bukti bila ada perselisihan dikemudian hari
d) Sebagai formulir perdebatan antara pengaju asuransi dan perusahaan asuransi
21. Polis yang mempunyai hak untuk berbagi keuntungan dari perusahaan asuransi dengan
memberikan kontribusi premi lebih disebut :
a)
Polis partisipasi
b)
Polis non partisipasi
c)
Polis mutual
d)
Polis korporasi
22. Bonus yang dinyatakan sebagai tambahan atas uang pertanggungan dan dibayarkan
pada saat pembayaran uang pertanggungan disebut :
a)
Bonus Riversionari Majemuk
b)
Bonus Riversionari Sederhana
c)
Bonus Tunai
d)
Bonus Terjamin

23. Bonus terjamin terdapat dalam :


a)
Polis partisipasi
b)
Polis non patisipasi
c)
Polis unit link
d)
Polis dwiguna
24. Bonus yang diberikan untuk meningkatkan hasil pendapatan investasi dari polis yang
telah berjalan dalam jangka waktu yang cukup lama, disebut :
a)
Bonus terjamin
b)
Bonus tunai
c)
Bonus jatuh tempo
d)
Bonus interim
25. Kontrak asuransi jiwa hanya dimulai setelah :
a) Setelah diterbitkan surat penerimaan, dan pembayaran premi pertama diterima oleh
perusahaan asuransi
b) Setelah terjadi tawar menawar antara pengaju dengan perusahaan asuransi
c) Setelah perusahaan asuransi menerima premi pertama dari pengaju
d) Setelah formulir pengajuan asuransi diterima oleh perusahaan asuransi
26. Yang manakah persyaratan dari kontrak asuransi jiwa ?
a)
Keterikatan dan hubungan
b)
Premi yang dibayarkan dan nilai tebus
c)
Hubungan dan persatuan pengaju
d)
Perjanjian yang tercantum dalam polis
27. Suatu kontrak umumnya didasarkan pada asas :
a)
Itikad baik
b)
Praduga tidak bersalah
c)
Timbal balik
d)
Perjanjian

28. Berapakah usia seorang anak dianggap sebagai anak dibawah umur (minors) ?
a)
Belum mencapai 17 tahun
b)
Belum mencapai 18 tahun
c)
Belum mencapai 21 tahun
d)
Belum mencapai 25 tahun
29. Yang manakah yang merupakan fitur-fitur khusus dari beberapa kategori orang dalam
membuat kontrak ?
a)
Anak-anak dibawah umur
b)
Orang-orang yang mengalami cacat hukum
c)
Minors
d)
Semua benar
30. Yang manakah pihak-pihak yang tidak terlibat dalam keagenan?
a)
Pemberi kuasa
b)
Agen
c)
Teman kerja
d)
Pihak ketiga
31. Yang manakah berikut ini yang bukan menjadi otoritas dari para agen dalam bertindak ?
a) Menyatakan otoritasnya secara tertulis dalam perjanjian keagenan
b) Otoritas tersirat yang dinyatakan secara lisan secara jelas kepada perusahaan
asuransi jiwa
c) Mengimplikasikan otoritas yaitu agen mengimplikasi kuasa untuk menagih premi
jatuh tempo dari pemegang polis karena ia memiliki otoritas tertulis untuk
mendapatkan bisnis bagi perusahaan asuransi jiwa
d) Agen harus bertindak sesuai dengan kebiasaan yang berlaku di pasar tempat
dimana ia bekerja
32. Perjanjian keagenan membentuk suatu :
a) Hubungan keterikatan antara agen asuransi dan pemberi kuasa
b) Hubungan kepercayaan (fiduciary) antara agen asuransi dan pemberi kuasanya
c) Hubungan ketertarikan (interest) antara agen asuransi dan pemberi kuasa
d) Hubungan baik antara agen asuransi dan pemberi kuasa
33. Yang manakah berikut ini yang bukan tugas utama agen sehubungan dengan
kepercayaan yang diberikan ?
a)
Patuh (obedience)
b)
Kesetiaan (loyalitas)
c)
Memberikan perhatian dan mempunyai keahlian
d)
Membukukan uang yang diterima
34. Prinsip penjualan yang diterapkan dalam kontrak umum adalah :
a)
Caveat emptor
b)
Offeror
c)
Offer
d)
Ad idem

35. Yang manakah dari pernyataan berikut yang prinsip utmost good faith ?
I. Menyatakan itikat baik dengan sebenar-benarnya
II. Mengungkapkan semua fakta material yang didasari atau paling tidak diketahui
bahkan jika tidak ada pertanyaan khusus diajukan di formulir pengajuan asuransi jiwa
III. Tidak membuat pernyataan-pernyataan yang sebenar-benarnya
IV. Tidak membuat pernyataan menyimpang mengenai fakta-fakta material
a)
Hanya I dan II yang benar
b)
Hanya II dan III yang benar
c)
Hanya III dan IV yang benar
d)
Hanya II dan IV yang benar
36. Tujuan asuransi adalah menempatkan tertanggung sedekat mungkin dengan posisi
keuangan yang sama sebelum terjadi kerugian, ini merupakan :
a) Kontrak indemnity
b) Kontrak insurable interest
c) Kontrak asuransi persamaan
d) Kontrak utmost good faith
37. Seseorang yang memiliki polis atas jiwa orang lain untuk mendapatkan keuntungan dari
keberadaan atau kehilangan orang tersebut karena kematian dini atau cacat, disebut :
a) Insurable interest
b) Indemnity interest
c) Utmost good faith
d) Utmost interest
38. Yang manakah berikut ini yang bukan menunjukkan adanya kepentingan insurable
interest ?
a) Hubungan seorang atasan dengan bawahan atas jiwa yang satu dan lainnya
b) Suami dan istri atas jiwa yang satu dan lainnya
c) Kreditur atas jiwa debitur
d) Perusahaan atas jiwa karyawan
39. Pemilik perusahaan memiliki polis atas jiwa karyawannya adalah :
a) Mengasuransikan perusahaan terhadap potensi kerugian keuangan yang mungkin
akan diderita bisnisnya jika karyawan tersebut sebagai karyawan kunci meninggal
atau cacat
b) Mengasuransikan karyawan kunci untuk meningkatkan keuntungan perusahaan
c) Mengasuransikan perusahaan untuk mendapatkan keuntungan seoptimal mungkin
apabila karyawan kunci meninggal atau cacat
d) Mengasuransikan karyawan kunci untuk dapat mempertahankan keuntungan
perusahaan
40. Polis
a)
b)
c)

akan batal apabila :


Premi ditarik oleh pemegang polis
Premi ditarik oleh tertanggung
Premi tidak dibayar dalam masa tenggang waktu dan sebelum polis memiliki nilai
tunai
d) Premi tidak dibayar dalam masa pembayaran tiga tahun pertama

41. Yang manakah dari pernyataan berikut yang bukan menjadi alasan polis batal ?

a)
b)
c)
d)

Pelayanan agen yang buruk


Jenis polis sesuai untuk memenuhi kebutuhan tertanggung
Twisting oleh agen pesaing
Premi polis terlalu mahal bagi tertanggung untuk mempertahankan polisnya

42. Perusahaan asuransi umumnya akan bergantung pada dokumen berikut ini untuk
pembayaran klaim meninggal, kecuali :
a)
Sertifikat kematian
b)
Kematian tidak terdaftar
c)
Laporan kematian dari dokter terakhir yang menangani almarhum
d)
Bukti pemegang polis
43. Pengadilan bisa mengumumkan kematian seseorang biasanya tujuh tahun setelah orang
tersebut terakhir diketahui keberadaannya oleh mereka yang berhubungan dengannya.
Pengumuman tersebut dikenal dengan :
a) Pernyataan asumsi kehilangan (Preassumption of lost)
b) Pernyataan asumsi kematian (Preassumption of death)
c) Pernyataan asumsi tertanggung (Preassumption of insured)
d) Pernyataan asumsi pemegang polis (Preassumption of polish holder)
44. Yang manakah pernyataan berikut ini yang paling tepat?
a) Apabila tertanggung meninggal, perusahaan asuransi otomatis akan membayarkan
klaim
b) Bila tertanggung berbeda dengan pemegang polis, pembayaran klaim akan
diberikan kepada ahli waris
c) Apabila tertanggung berbeda dengan pemilik polis. Jika pemilik polis masih hidup,
klaim akan dibayarkan kepadanya.
d) Sebelum klaim meninggal dibayarkan, ahli waris terlebih dahulu akan diwawancarai
oleh perusahaan asuransi.
45. Pada polis asuransi berjangka, tidak terdapat fitur pinjaman polis karena:
a) Tidak mempunyai nilai tunai
b) Asuransi hanya pada jangka waktu tertentu saja
c) Asuransi hanya pada jangka pendek
d) Mempunyai nilai tunai
46. Polis yang memberikan penghasilan tetap secara berkala kepada keluarga almarhum
tertanggung, dikenal dengan jenis :
a) Polis asuransi berjangka
b) Polis penghasilan keluarga
c) Polis asuransi tambahan
d) Polis asuransi berjangka tetap
47. Yang manakah berikut ini yang menjadi fitur asuransi jiwa seumur hidup ?
a) Pada saat kematian, manfaat meninggal dibayarkan sekaligus (lumpsum)
b) Memberikan perlindungan sampai usia tertanggung 60 tahun
c) Tidak memiliki nilai tunai
d) Menyediakan nilai tunai dan tidak memberikan perlindungan kematian
48. Berikut adalah beberapa manfaat tambahan umum, kecuali :

a)
b)
c)
d)

Manfaat tambahan Cacat Total dan Tetap (TPD)


Manfaat tambahan Pembebasan Premi (WoP)
Manfaat tambahan Meninggal karena Kecelakaan (AD Benefit)
Manfaat tambahan Meninggal dan Cacat karena Kecelakaan (ADD Benefit)

49. Manfaat meninggal karena kecelakaan memberikan pembayaran suatu jumlah sebagai
tambahan atas uang pertanggungan asuransi induk jika tertanggung meninggal karena
kecelakaan. Jumlah yang dibayarkan oleh manfaat ini sering disebut sebagai :
a)
Manfaat Tambahan (Additional benefit)
b)
Manfaat Ganda (Double idemnity)
c)
Manfaat Terlampir (Attached idemnity)
d)
Manfaat Tunggal (Single idemnity)
50. Berikut ini adalah beberapa karakteristik resiko yang dapat diasuransikan, kecuali :
a)
Kerugian terjadi karena ketidaksengajaan
b)
Kerugian bersifat pasti
c)
Kerugian bersifat meyakinkan
d)
Kerugian mengakibatkan katastropik pada perusahaan asuransi
51. Yang manakah dari pernyataan berikut yang bukan menjadi alasan seseorang menabung
?
a) Menyediakan uang untuk kebutuhan khusus di kemudian hari seperti usia tua,
pendidikan anak, dsb
b) Menyediakan pengganti penghasilan bagi tanggungannya jika kepala keluarga
meninggal dini
c) Menyediakan cadangan uang untuk kebutuhan dana mendadak yang tidak
diharapkan
d) Menyediakan dana cadangan untuk dapat dihambur-hamburkan
52. Jenis polis yang bermanfaat untuk pendidikan anak adalah :
a)
Jenis polis asuransi berjangka
b)
Jenis polis asuransi jiwa seumur hidup
c)
Jenis polis asuransi investasi
d)
Jenis polis asuransi dwiguna
53. Yang manakah berikut ini yang bukan merupakan jenis-jenis perusahaan asuransi ?
I. Perusahaan propritori, dimana kepemilikan berada pada pemegang saham
II. Perusahaan mutual, kepemilikan berada pada pemegang polis dan setiap kerugian
berakibat pada pengurangan uang pertanggungan sesuai dengan kontrak perusahaan
III. Perusahaan komposit, perusahaan yang melakukan transaksi baik jiwa ataupun umum
IV. Perusahaan profit, perusahaan yang didirikan untuk mendapatkan keuntungan
a)
Hanya I dan III yang benar
b)
Hanya I, II, dan III yang benar
c)
Hanya III yang benar
d)
Hanya IV yang benar
54. Yang manakah berikut ini yang menjadi tugas departemen aktuaria ?
a)
Menetapkan kesehatan (solvency) perusahaan melalui valuasi actuarial
b)
Memastikan perawatan polis dan pinjaman sesuai dengan batasan kustodi
c)
Mengelola file pembayaran polis terkait
d)
Menetapkan dana diinvestasikan sesuai dengan regulasi
55. Yang manakah yang sesuai dengan polis unit link ?

a)
b)
c)
d)

Menggabungkan
Menggabungkan
Menggabungkan
Menggabungkan

komponen
komponen
komponen
komponen

asuransi dengan dana investasi


asuransi dwiguna dengan dana investasi
asuransi jiwa seumur hidup dengan dana investasi
dana investasi dengan saham

56. Yang manakah cara-cara polis asuransi jiwa unit link diterbitkan ?
a)
Menggunakan harga membeli saja
b)
Menggunakan dua harga untuk membeli dan menjual unit
c)
Menggunakan harga menjual saja
d)
Menggunakan harga unit yang ditetapkan perusahaan
57. Perbedaan penting antara polis unit link premi tunggal dan berkala adalah pada polis unit
link premi berkala :
a) Tidak terdapat cuti premi, sedangkan pada premi tunggal terdapat cuti premi
b) Biasanya digunakan sebagai tabungan, sedangkan pada premi tunggal biasanya
digunakan proteksi asuransi
c) Mensyaratkan pembayaran premi berkala, sedangkan pada premi tunggal
pembayaran preminya sekaligus
d) Tidak tersedia penambahan dana (Top-ups), sedangkan pada premi tunggal
penambahan dana (Top-ups) merupakan keharusan
58. Berikut ini yang benar tentang harga permintaan dan penawaran :
a)
Harga permintaan adalah harga yang dipergunakan untuk mengalokasikan unit
kedalam polis ketika premi diterima
b)
Harga penawaran adalah harga yang dipergunakan untuk penebusan polis atau
klaim
c) Harga permintaan pada umumnya lebih tinggi dari harga penawaran
d) Harga permintaan pada umumnya lebih rendah dari harga penawaran
59. Berikut ini yang bukan karakteristik polis unit link :
a) Nilai tunai dan uang pertanggungan ditentukan oleh kinerja investasi
b) Produk unit link dibuat dan didistribusikan oleh perusahaan asuransi, proteksi dasar
dan minimummanfaat adalah proteksi meninggal
c) Tambahan dana (top-ups) harus diberikan sebagai tambahan investasi
d) Penebusan sebagian tidak dapat dilakukan dalam lima tahun pertama
60. Pernyataan yang benar mengenai polis asuransi jiwa unit link adalah :
a)
Nilai tunai tidak dijamin
b)
Penebusan sebagian tidak diperkenankan
c)
Premi harus dibayarkan sekali saja
d)
Cuti premi tidak diperkenankan
61. Presentasi premi yang digunakan untuk membeli unit dari dana-dana investasi yang
terkait disebut :
a)
Presentasi investasi didepan
b)
Alokasi premi
c)
Alokasi investasi
d)
Presentasi premi yang diinvestasikan
62. Yang dimaksud dengan harga didepan adalah :

a)
b)
c)
d)

Harga yang ditentukan perusahaan asuransi sebelum dibelikan unit


Harga penawaran sebelum premi dialokasikan ke unit
Harga permintaan sebelum premi dialokasikan ke unit
Harga penawaran pada saat tanggal valuasi berikutnya setelah premi dibayarkan

63. Untuk
a)
b)
c)

mengambil cuti premi dibawah polis unit link ini berarti pemegang polis :
Ingin menyerahkan polisnya untuk mendapatkan kembali uang tunainya
Telah membuat perubahan dari unit link fund kelainnya
Tidak membayar premi namun masih dapat menikmati manfaat yang tertulis di
kontrak polis
d) Ingin menambah jumlah premi yang harus dibayar

64. Yang tidak termasuk jenis biaya yang dikenakan pada produk unit link adalah :
a)
Biaya awal penjualan dan biaya penebusan
b)
Biaya polis dan biaya asuransi
c)
Biaya manfaat dan biaya administrasi
d)
Biaya administrasi dan biaya pengelolaan dana
65. Seorang nasabah menginvestasikan Rp. 15 juta dalam premi tunggal dengan memberikan
manfaat kematian 125% dari jumlah yang diinvestasikan atau nilai dari unit terkaitnya atau
mana yang lebih tinggi. Harga beli adalah Rp. 8.500,- dan harga penawaran Rp. 8.900,untuk setiap unitnya.
Selain perbedaan harga, ada biaya satu kali untuk administrasi dan biaya asuransi
kematian sebesar 2,5% dari jumlah yang diinvestasikan dan biaya polis Rp. 750.000,-.
Biaya pengelolaan dana sebesar 1%. Berapakah jumlah unit yang dapat dibeli dengan
premi tunggal tersebut ?
a)
1.558,9887 unit
b)
1448,9887 unit
c)
1557,9887 unit
d)
1447,9887 unit
66. Jika nasabah pada soal no. 76 meninggal dunia setelah membeli polis dan harga
penawaran unit berubah menjadi Rp. 11.000 dan harga beli menjadi Rp. 10.000,-.
Berapakah manfaat kematian yang akan diterima oleh penerima manfaat dari nasabah
tersebut ?
a)
Rp. 15.000.000,b)
Rp. 15.589.887.c)
Rp. 18.750.000,d)
Rp. 19.000.000,67.

Dalam polis tradisional berpartisipasi, berbagi keuntungan dengan perusahaan dan


manfaat polis ini meningkat melalui penambahan secara reguler melalui :
a)
Bonus loyalitas dan bonus kesetiaan
b)
Bonus reversionary dan bonus terminal
c)
Bonus berdasarkan keuntungan perusahaan
d)
Bonus tak terduga

68.

Yang manakah dari pernyataan berikut yang paling benar mengenai risiko polis
asuransi jiwa unit link dan risiko polis asuransi jiwa tradisional

I.
II.
III.
IV.

Pemegang polis tradisional berpartisipasi digaransi sejumlah nilai tebus minimum, ini
ditambahkan dari bonus-bonus yang dideklarasikan
Pemegang polis tradisional berpartisipasi memberikan sejumlah nilai tebus
berdasarkan perkembangan unitnya
Polis unit link tidak memberi garansi hasil investasi dan pemegang polis menanggung
semua risiko investasi
Polis unit link tidak memberi garansi hasil investasi tetapi pemegang polis diberi
jaminan atas uang pertanggungan sesuai kontrak walaupun hasil investasi minus
a)
I dan II benar
b)
I dan III benar
c)
I dan IV benar
d)
Semua salah

69. Untuk polis tradisional, premi dikumpulkan untuk ke dana perusahaan asuransi (insurers
life fund) dan dana tersebut mempertimbangkan :
a) Perilaku, keadaan, dan tingkat investasi perusahaan asuransi tersebut
b) Cara pengelolaan dana yang dilakukan oleh perusahaan asuransi tersebut
c) Perubahan-perubahan yang dilakukan oleh perusahaan asuransi tersebut
d) Sifat, jangka waktu, dan mata uang dari kewajiban perusahaan asuransi tersebut
70. Pada umumnya life fund diinvestasikan terutama di :
a)
Deposito berjangka
b)
Saham
c)
Obligadi
d)
Pasar uang
71. Dana unit link biasanya dikelola oleh :
a)
Harus perusahaan asuransi
b)
Perusahaan asuransi atau pengelola keuangan diluar perusahaan
c)
Harus pengelola keuangan diluar perusahaan
d)
Hanya oleh perusahaan asuransi dimana nasabah membayarkan premi

72. Jenis investasi manakah yang dapat memberikan hasil investasi dalam waktu jangka
panjang dan dapat menanggung risiko naik turunnya harga dalam upaya memberikan
hasil investasi melalui keuntungan atas modal pokok ?
a)
Futures
b)
Obligasi
c)
Saham
d)
Waran
73. Hal manakah dibawah ini yang menggambarkan fleksibilitas polis unit link
I. Cuti premi
II. Menambah dana
III. Penebusan sebagian
IV. Program polis yang bervariasi
a)
I dan III yang benar
b)
II dan IV yang benar
c)
I, II, dan III yang benar
d)
I, II, III, dan IV yang benar
74.

Jenis dana investasi dibawah ini yang proporsi sahamnya lebih tinggi dari pada
proporsi obligasinya adalah :
a)
Dana tunai(Cash fund)

b)
c)
d)

Dana pendapatan tetap (Fixed income)


Dana saham (Equity fund)
Dana campuran (Managed fund)

75. Nasabah A adalah seorang yang takut risiko dan tidak ingin kehilangan uang, bermaksud
membeli polis asuransi jiwa unit link. Jenis dana unit link mana yang paling sesuai untuk
nasabah A ?
a)
Dana saham
b)
Dana obligasi
c)
Dana campuran
d)
Dana pasar uang
76. Kelemahan dana pasar adalah :
a)
Berisiko terhadap inflasi dan tidak cocok untuk investasi jangka panjang
b)
Berisiko terhadap inflasi dan cocok untuk investasi jangka menengah panjang
c)
Tidak cocok untuk investasi jangka panjang dan memberikan hasil yang tinggi
d)
Cocok untuk investasi jangka panjang dan memberikan hasil yang tinggi
77. Instrumen derivatif memberikan :
a)
Investor suatu kepastian akan menerima sejumlah modal ketika dananya jatuh
tempo
b)
Potensi apresiasi harga jika mempunyai kinerja baik
c)
Investasi yang paling menarik dari semua instrumen
d)
Potensi terbaik dari semua instrumen
78. Dana dengan garansi menawarkan :
a)
Jaminan atas nilai investasi
b)
Kombinasi jaminan uang pertanggungan dan nilai investasi yang menarik
c)
Kombinasi keamanan dan kesempatan investasi
d)
Jaminan atas uang pertanggungan

79. Yang manakah yang bukan kekurangan dana dengan garansi ?


a)
Ekspos rendah terhadap saham
b)
Kinerja tidak optimum saat pasar sedang bagus
c)
Denda untuk penarikan dini
d)
Tidak sesuai untuk investasi jangka pendek
80. Yang manakah pernyataan mengenai diversifikasi (diversification) yang berikut ini yang
benar ?
a)
Diversifikasi membantu menghapus risiko-risiko investasi
b)
Diversifikasi mengakibatkan penurunan yang tinggi terhadap hasil keuntungan
c)
Diversifikasi memiliki karakteristik risiko lebih baik daripada portofolio yang tidak
secara baik didiversifikasikan
d)
Diversifikasi dapat menghindarkan pemegang polis dalam goncangan di pasar
investasi
81. Yang manakah pernyataan tentang obligasi yang berikut ini adalah benar:
a)
Obligasi perusahaan tidak ada resiko kredit apapun

b)

Obligasi diinvestasikan kedalam sekuritas-sekuritas yang lebih berrisiko dan


memberikan bunga dengan masa jatuh tempo yang lebih panjang (lebih dari 1
tahun)
c)
Pemegang obligasi perusahaan mempunyai hak memberikan suara di
perusahaan yang mengeluarkan obligasi perusahaan tersebut
d)
Para investor bisa mengambil keuntungan modal dari obligasi jika suku bunga
pasar lebih tinggi daripada tingkat bunga kupon obligasi

82.Yang dimaksud dengan tenggang waktu adalah :


a)
Jangka waktu yang diberikan oleh perusahaan asuransi (biasanya 14 hari dari
tanggal jatuh tempo premi) yang diberikan perusahaan asuransi pada pemegang
polis untuk membayar premi lanjutan yang telah jatuh tempo tetapi belum dibayar
b)
Jangka waktu yang diberikan oleh perusahaan asuransi (biasanya 30 hari dari
tanggal jatuh tempo premi) yang diberikan perusahaan asuransi pada pemegang
polis untuk membayar premi lanjutan yang telah jatuh tempo tetapi belum dibayar
c)
Jangka waktu yang diberikan oleh perusahaan asuransi (biasanya 45 hari dari
tanggal jatuh tempo premi) yang diberikan perusahaan asuransi pada pemegang
polis untuk membayar premi lanjutan yang telah jatuh tempo tetapi belum dibayar
d)
Jangka waktu yang diberikan oleh perusahaan asuransi (biasanya 180 hari dari
tanggal jatuh tempo premi) yang diberikan perusahaan asuransi pada pemegang
polis untuk membayar premi lanjutan yang telah jatuh tempo tetapi belum dibayar
83. Yang manakah dari pernyataan berikut ini yang merupakan pengertian dari reinstatement
?
a) Proses dimana perusahaan asuransi membatalkan pembayaran kalim nasabah
b) Proses dimana perusahaan asuransi menolak pengajuan asuransi
c) Proses dimana perusahaan asuransi memulihkan kembali seperti sediakala polis
asuransi jiwanya
d) Proses dimana perusahaan asuransi memulihkan kembali dengan polis baru
sehingga nasabah bisa merasakan manfaat asuransinya
84. Yang manakah pernyataan berikut yang tidak sesuai dengan syarat pemulihan polis?
I. Pemegang polis memasukkan formulir pengajuan menghidupkan kembali sesuai
dengan kurun waktu yang dinyatakan dalam ketentuan menghidupkan kembali polis
II. Pemegang polis memberikan kepada perusahaan asuransi bukti cukup mengenai
masih berlanjutnya kepentingan asuransi
III. Pemegang polis telah melunasi semua tunggakan premi dengan bunga
IV. Pemegang polis setuju memulihkan polisnya tanpa melunasi premi tertunggak
a)
Hanya I yang benar
b)
Hanya I dan II yang benar
c)
Hanya I, II, dan III yang benar
d)
Hanya IV yang benar
85. Yang dimaksud dengan masa bebas melihat adalah :
a) Masa dimana pemegang polis dapat melihat polis yang sudah diterima
b) Masa dimana pemegang polis diperbolehkan dalam jangka waktu tertentu
(biasanya 7 hari) setelah polis diterima untuk mengevaluasi polis
c) Masa dimana pemegang polis diperbolehkan dalam jangka waktu tertentu
(biasanya 7 hari) setelah polis diterbitkan untuk mengevaluasi polis
d) Masa perlindungan sementara yang berlaku bagi pemegang polis
86. Fasilitas non-forfeiture options hanya diberikan kepada polis asuransi ?
a)
Polis asuransi berjangka

b)
c)
d)

Polis asuransi seumur hidup


Polis asuransi dwiguna
Pernyataan b dan c benar

87. Perlakuan pajak untuk polis asuransi jiwa mengacu pada surat edaran Dirjen Pajak No.
SE-09/PJ-4201997. Unsur-unsur yang terkandung dalam polis asuransi jiwa yang
diperlakukan pajak yang sama dengan pajak penghasilan dari bunga tabungan atau
deposito, yaitu :
a)
Unsur biaya
b)
Unsur proteksi
c)
Unsur tabungan
d)
Unsur proteksi dan tabungan
88. Salah satu praktek-praktek yang tidak profesional yang dilakukan oleh penjual dalam
memasarkan produk asuransi jiwa dengan memberikan potongan premi kepada calon
nasabah agar membeli polis dikenal dengan istilah :
a)
Mispresentation
b)
Twisting
c)
Anti selection
d)
Rebating

KUNCI JAWABAN LATIHAN 4


No.

Jawaban

No.

Jawaban

No.

Jawaban

No.

Jawaban

1.

21.

41. B

61.

2.

22. B

42. D

62. D

3.

23. B

43. B

63. C

4.

24. C

44. C

64. B

5.

25. A

45. A

65. A

6.

26. B

46. B

66. C

7.

27. C

47. A

67. B

8.

28. B

48. D

68. C

9.

29. D

49. B

69. D

10. D

30. C

50. D

70. C

11. C

31. B

51. D

71. B

12. B

32. B

52. D

72. C

13. A

33. B

53. B

73. D

14. D

34. A

54. A

74. D

15. C

35. D

55. A

75. D

16. A

36. A

56. B

76. A

17. A

37. A

57. C

77. B

18. B

38. A

58. D

78. C

19. C

39. A

59. B

79. D

20. D

40. C

60. A

80. C

81. B
82. A
83. C
84. D
85. B
86. D
87. C
88. D

REFERENSI JAWABAN
Untuk keterangan lebih jelas, atas jawaban pertanyaan. Silahkan membaca buku Tutorial
Unit Link dari Singapore College of Insurance, yang akan diberikan ketika kita sudah
mendaftarklan diri untuk mengikuti ujian AAJI. Link jawaban dapat dilihat dari rincian di bawah
ini :
1. (Jawab : D. 3 point 2, kalimat pertama )
2. (Jawab : A hal. 8 point pertama kalimat pertama setelah titik)
3. (Jawab : A hal. 13 point 6 paragraf ke dua)
4. (Jawab : A hal. 13 point 6 paragraf kedua)
5. (Jawab : D hal. 11 point 3 prg. ketiga, dan hal 12 point 3.1)
6. (Jawab : B hal. 15 prg. Pertama, kedua, dan ketiga)
7. (Jawab : A hal 19 point 1 paragraph. kedua)
8. (Jawab : A hal. 19 point 1.1 paragraph. ketiga)
9. (Jawab : B hal. 21 point-point pada 1.3)
10. (Jawab : D hal. 22 point 4)
11. (Jawab : C hal 23 point 2 paragraph. pertama)
12. (Jawab : B hal. 23 point 2 paragraph. 3 umum)
13. (Jawab : A hal. 24 point 3 paragraph. pertama)
14. (Jawab : D hal. 25 dan 26 point 4.1, 4.2, dan 4,3)
15. (Jawab : C hal. 15)
16. (Jawab : A hal. 17 point 1.5 dan 1.6)
17. (Jawab : A hal. 29 paragraph 4)
18. (Jawab : B hal. 29 paragraph 5)
19. (Jawab : C hal. 28 kalimat terakhir dan hal. 29 paragraph 2, dan 6)
20. (Jawab : D hal. 36 paragraph terakhir)
21. (Jawab : A hal. 37 paragraph pertama)
22. (Jawab : B hal. 37 paragraph ketiga)
23. (Jawab : B hal. 38 paragraph 4 point 2.5)
24. (Jawab : C hal. 38 paragraph terakhir)
25. (Jawab : A hal. 42 paragraph pertama)
26. (Jawab : B hal. 42 paragraph 4 point a dan 2)
27. (Jawab : C hal. 42 paragraph kedua)
28. (Jawab : B hal. 42 paragraph terakhir)
29. (Jawab : D hal. 42 dan 43 point 5.1 dan 5.2)
30. (Jawab : C hal. 43 paragraph keempat)
31. (Jawab : B hal. 44 paragraph pertama point-point)
32. (Jawab : B hal. 44 paragraph ketiga point 7)
33. (Jawab : B hal. 44 paragraph terakhir point 7)
34. (Jawab : A hal. 45 paragraph kedua)
35. (Jawab : D hal. 46 paragraph pertama)
36. (Jawab : A hal. 49 paragraph pertama)
37. (Jawab : A hal. 49 paragraph 3)
38. (Jawab : A hal. 49 paragraph terakhir)
39. (Jawab : A hal. 50 paragraph 6)
40. (Jawab : C hal. 53 paragraph pertama)
41. (Jawab : B hal. 53 paragraph pertama point-point)
42. (Jawab : D hal. 57 paragraph ketiga)
43. (Jawab : B hal. 57 paragraph terakhir point d)
44. (Jawab : C hal. 58 paragraph keempat point 3)
45. (Jawab : A hal. 8 point 5)
46. (Jawab : B hal. 9 paragraph kedua point 1.2.3)
47. (Jawab : A hal. 10 paragraph pertama point 2.1)

48. (Jawab : D hal. 15 paragraph keempat point-point).


49. (Jawab : B hal. 16 paragraph keenam point 1.4)
50. (Jawab : D hal. 4 point 2.2)
51. (Jawab : D hal. 61 paragraph pertama point 1)
52. (Jawab : D hal. 67 paragraph pertama point 1)
53. (Jawab : B hal. 69 paragraph keempat, kelima, dan ketujuh pada point 2)
54. (Jawab : A hal. 71 paragraph ketiga point ketiga)
55. (Jawab : A hal. 77 paragraph pertama)
56. (Jawab : B hal. 81 paragraph pertama)
57. (Jawab : C hal. 78 point 3.1)
58. (Jawab : D hal. 81 paragraph ketiga point 1.1 ii)
59. (Jawab : B hal. 82 paragraph kedua point 2.1)
60. (Jawab : A hal. 77 paragraph ketiga, hal. 82 paragraf terakhir, dan hal. 83 paragraf kelima)
61. (Jawab : B hal. 83 paragraph kedua)
62. (Jawab : D hal. 83 paragraph keempat)
63. (Jawab : C hal. 83 paragraph kelima point 2.7
64. (Jawab : B hal. 84 point 3)
65. (Jawab : A cara perhitungan ada di hal. 85 investasi = Rp. 15 juta dikurangi (2,5%*15 juta)
dikurangi Rp. 750.000 = Rp. 13.875.000,-. Jumlah unit investasi = 13.875.000 : 8.900 =
1.558,9887 unit)
66. (Jawab : C cara perhitungan ada di hal. 85 UP = 125% * Rp. 15 juta = Rp. 18.750.000,Nilai tunai = 1558,9887 unit * Rp. 10.000,- = Rp. 15.589.887,-)
67. (Jawab : B hal. 85 paragraph keenam point 5.1)
68. (Jawab : C hal. 85 paragraph kedelapan point 5.2)
69. (Jawab : D hal. 86 paragraph kedua point 5.4)
70. (Jawab : C hal. 86 paragraph kedua point 5.4)
71. (Jawab : B hal. 87 paragraph pertama kalimat terakhir)
72. (Jawab : C hal. 87 paragraph keempat point 2.1 a)
73. (Jawab : C hal. 82 dan 83 point-point no. 2)
74. (Jawab : D hal. 89 point 2.4)
75. (Jawab : D hal. 89 point a)
76. (Jawab : A hal. 89 point 2.4 a dan b)
77. (Jawab : B hal. 90 paragraph kedua point 2.5 kalimat terakhir)
78. (Jawab : C hal. 90 paragraph kedua kalimat pertama point 2.5)
79. (Jawab : D hal. 90 paragraph keenam point 2.5 bagian bawah)
80. (Jawab : C hal. 93 paragraph pertama point 1.1)
81. (Jawab : B hal. 88 paragraph pertama point 2.2)
82. (Jawab : A hal. 100 paragraph keenam point iv)
83. (Jawab : C hal. 102 paragraph kedua)
84. (Jawab : D hal. 102 paragraph ketiga point viii)
85. (Jawab : B hal. 103 paragraph pertama kalimat pertama)
86. (Jawab : D hal. 103 paragraph kedua point x)
87. (Jawab : C hal. 107 paragraph pertama dan kedua)
88. (Jawab : D hal. 119 paragraph ketiga point v titik ke tiga)

LATIHAN SOAL UJIAN UNIT LINK


LATIHAN 5
PETUNJUK MENGERJAKAN SOAL

Bacalah dengan teliti ketentuan-ketentuan dibawah ini sebelum Saudara memulai ujian:
1. Ujian terdiri dari 70 soal pilihan berganda yang harus diselesaikan dalam waktu 150
menit.
2. Setiap soal mempunyai 4 jawaban dimana hanya ada 1 jawaban yang benar.
3. Berilah tanda silang pada LEMBAR JAWABAN, jawaban yang Saudara anggap benar.
Jika Saudara telah menentukan jawaban dan kemudian ingin merubahnya dengan
yang lain, maka coretlah jawaban yang salah dan silang jawaban yang baru.
4. Contoh menjawab soal-soal:
Pertanyaang: Tabel yang digunakan oleh aktuaris dalam membentuk tarip premi
adalah:
A.
B.
C.
D.

table premi
table distribusi
table mortalita
table statistik

Jawaban yang benar adalah ( C ), maka silanglah dalam lembaran jawaban dalam
huruf C.

PERTANYAAN :
Bacalah dengan teliti ketentuan-ketentuan dibawah ini sebelum Saudara memulai ujian:
1. Uang pertanggungan pada sebuah polis asuransi jiwa akan di bayarkan kepada penerima
manfaat apabila :
a) Tertanggung meninggal dunia pada masa asuransi
b) Pemegang polis meninggal dunia selama masa asuransi
c) Tertanggung meninggal dunia setelah masa asuransi berakhir
d) Pemegang polis masih hidup sampai dengan akhir masa asuransi
2. Hukum bilangan besar pada pengelolaan resiko asuransi jiwa adalah :
a) Semakin kecil orang yang di asuransikan maka akan semakin besar kemungkinan
resiko yang akan di alami
b) Semakin besar orang yang di asuransikan maka semakin sulit memprediksi resiko
yang akan di alami
c)
Semakin kecil kelompok orang yang di asuransikan maka akan semakin kecil
pula kemungkinan memprediksi resiko yang akan di alami
d) Semakin besar kelompok yang di asuransikan maka akan semakin besar kemungkinan
untuk memprediksi kerugian
3. Salah satu jenis resiko dalam kehidupan seseorang yang dapat di asuransikan adalah :
a) Hidup terlalu miskin
b) Tidak memiliki penghasilan
c) Kurangnya sumber dana apabila seseorang hidup terlalu lama
d) Jawaban a dan b benar
4. Jenis asuransi jiwa yang memberikan santunan uang pertanggungan pada akhir masa
asuransi atau pada saat meninggal dunia adalah :
a) Term insurance
b) Whole of life
c) Endowment
d) Jawaban a yang paling tidak tepat
5. Secara umum yang menjadi salah satu ciri dari asuransi berjangka adalah:
a) Memiliki nilai tunai yang dapat di pinjam sampai dengan masa tertentu
b) Total premi yabg telah di bayarkan akan di berikan pada akhir masa asuransi apabila
tertanggung tidak meninggal dunia
c) Akan mendapatkan bonus pada tahun tertentu kepemilikan polis
d) Hanya memberikan santunan uang pertanggungan apabila tertanggung meninggal
dunia pada masa asuransi
6. Polis penghasilan keluarga adalah satu produk asuransi jiwa jenis :
a) Whole Life
b) Endowment
c) Asuransji berjangka
d) Level Term Insurance
7. Asuransi yang paling cocok untuk di gunakan untuk tujuan memproteksi jiwa sesorang
yang mengambil hipotek atau pinjaman lainnya seperti KPR adalah :
a) Whole Life
b) Endowment
c) Decreasing Term Insurance
d) Level Term Insurance

8. Jumlah premi yang harus di bayar pada polis asuransi jiwa whole life lebih besar di
banding dengan pembayaran premi pada term insurance di sebabkan :
a) Nilai pertanggungan whole life relatif lebih besar di banding dengan term
b) Whole life memiliki elemen tabungan sekaligus proteksi yang panjang
c) Nilai tunai pada term insurance lebih kecil di banding whole life
d) Term insurance tidak memiliki fasilitas untuk pinjaman polis
9. Masa asuransi pada polis jenis endowment bervariasi dimana minimum adalah :
a) 5 tahun
b) 1 tahun
c) 10 tahun
d) 15 tahun
10. Untuk menjaga agar polis tetap dalam kondisi aktif atau inforce pada saat tertanggung
mengalami cacat total tetap, maka asuransi tambahan yang paling tepat untuk di pilih
adalah :
a) Accidental death benefit
b) Total and permanent disability
c) Hospital cash benefit
d) Waiver of Premium
11. Asuransi berjangka selain bisa berfungsi sebagai asuransi dasar dapat juga di pergunakan
sebagai asuransi tambahan adalah :
a) Berjangka tetap
b) Berjangka menurun
c) Penghasilan keluarga
d) Semua benar
12.Setelah mengetahui jumlah orang yang meninggal maka aktuaris akan membagi jumlah
tersebut dengan jumlah orang pada umur tertentu di sebut sebagai :
a) Tingkat likuiditas
b) Tingkat solvabilitas
c) Tingkat mortalita
d) Tingkat morbalita
13.Premi yang di bebankan kepada kepada pemegang polis setelah memperhitungkan tingkat
mortalita, hasil investasi, dan biaya yang di keluarkan perusahaan asuransi di sebut :
a) Premi kotor
b) Premi bersih
c) Premi lengkap
d) Premi investasi
14.Untuk menentukan kenaikan tingkat premi yang akan di kenakan dan / atau batas
tambahan yang akan dijalankan karena mereka tidak bisa memenuhi kondisi normal di
sebut sebagai :
a) Standard lives
b) Sub Standart lives
c) Under standard lives
d) Over Standard lives

15.Sebuah kondisi dimana dalam kasus kematian dalam jangka waktu tertentu perusahaan
harus mengurangi jumlah tertentu dari klaim di sebut :
a) Lien
b) Utmost good faith
c) Underwriting
d) Force majeur
16.Salah satu hasil dari proses underwriting adalah pengaju polis di kenakan ekstra premi di
mana dengan kondisi ini di kenakan premi lebih dari kondisi normal. Kondisi ini biasanya
dikenakan :
a) Hanya kondisi tertentu pada kontrak asuransi
b) Bisa pada seluruh kondisi pada kontrak asuransi
c) Bervariasi pada pengenaan premi
d) Semua jawaban di atas benar
17.Pada pengajuan asuransi dengan kondisi tanpa pemeriksaan medis
maka :
a) Peran agen tidak terlalu penting dalam memberikan informasi ke
bagian underwriting
b) Underwriting tidak perlu mengajukan pertanyaan apapun dan langsung
menyetujui permohonan
c) Perusahaan asuransi selalu mempunyai hak untuk meminta
pemeriksaan kesehatan walaupun pengajuan yang di lakukan adalah kondisi non
medis
d) Agen dapat menanyakan langsung kepada underwriting mengenai
pemeriksaan kesehatan yang di perlukan
18. .Berikut ini adalah data yang diperlukan dalam formulir pengajuan
asuransi yang dapat membantu menjelaskan identitas pengaju kecuali :
a) Nama lengkap dan tanggal lahir
b) Nomor KTP dan alamat tempat tinggal
c) Silsilah keluarga
d) Pkerjaan dan kebangsaan
19.Perbedaan dasar antara polis partisipasi dan non partisipasi adalah :
a) Pemegang polis partisipasi akan mendapatkan pembagian
keuntungan
b) Pemegang polis partisipasi membayar premi lebih mahal
c) Ke dua jawaban di atas benar
d) Tidak ada jawaban yang benar
20.Kondisi yang terjadi pada pembayaran Bonus Reversionari majemuk
adalah :
a) Polis tersebut adalah polis jangka pendek
b) Bonus di alokasikan secara proporsional dengan uang pertanggungan dan bonus
sudah di lekatkan pada polis
c) Bonus akan di bayarkan tidak bersamaan dengan pembayaran uang pertanggungan
d) Bonus akan di bayarkan secara tunai

21.Sesuatu bisa di katakan sebagai kontrak bila di dasarkan pada asas


timbal balik yaitu :
a) Pihak yang memberikan janji untuk melakukan sesuatu akan meminta persyaratan
tertentu sebagai imbal balik
b) Pihak yang berjanji hanya akan melakukan sesuatu tanpa meminta persyaratan
tertentu sebagai imbal balik
c) Persyaratan tidak menjadi kewajiban untuk di terima oleh pihak yang memberikan
janji
d) Pernyataan di atas tidak ada yang benar
22.Dalam menjual produk asuransi jiwa di kenal adanya sistem keagenan dimana :
a) Agen merupakan seseorang yang melakukan tindakan atau pekerjaan atas nama diri
sendiri
b) Agen merupakan perantara yang melakukan tindakan atau pekerjaan untuk orang lain
dalam berhubungan dengan pihak ke tiga
c) Agen merupakan orang yang tidak berhubungan dengan pihak ke
tiga
d) Agen mengatas namakan pihak ke tiga dalam berhubungan dengan perusahaan
asuransi jiwa
23.Prinsip utmost good faith mengharapakan semua pihak untuk :
a) Tidak membuat pernyataan menyimpang mengenai fakta-fakta
material
b) Mengungkapkan semua fakta material yang di sadari atau paling
tidak di ketahui bahakan jika tidak ada pertanyaan khusus di ajukan
di formulir pengajuan asuransi
c) Jawaban a dan b salah
d) Jawaban a dan b benar
24.Jika tertanggung melakukan sesuatu yang tidak sesuai dengan prisnsip utmost good
faith maka tindakan yang mungkin dilakukan :
a) Menolak kewajiban
b) Membawa persoalan ke pengadilan
c) Tidak melakukan kedua tindakan di atas tetapi menganggap polis
tidak berlaku lagi atau batal
d) Semua jawaban di atas tidak ada yang salah
25.Hal yang menjadi alasan mengapa sebuah polis di antaranya adalah sebagai berikut
kecuali :
a) Jenis polis tidak sesuai dengan untuk memenuhi kebutuhan
tertanggung
b) Pelayanan agen yang buruk
c) Nasabah tidak mengenal dengan baik agennya
d) Tertanggung mungkin mengalami kesulitan keuangan dan tidak
mampu membayar premi
26.Akibat batalnya polis maka banyak kerugian yang akan timbul diantaranya
a) Perusahaan asuransi tidak bisa mendapatkan kembali biaya yang
sudah terlanjur di keluarkan selama proses penerbitan polis
b) Jawaban di atas salah
c) Kerugian pada pihak tertanggung adalah hilangnya uang yang telah
di bayar untuk premi
d) Hanya jawaban a dan c yang benar

27.Untuk memulihkan polis yang sudah lapse maka di perlukan beberapa


dokumen berikut kecuali :
a) Pernyataan bahwa kesehatan tetap baik dan laporan kesehatan
lengkap
b) Akte kelahiran
c) Formulir singkat laporan kesehatan oleh pemeriksa kesehatan yang di tunjuk
d) Laporan lain yang di minta oleh perusahaan asuransi
28. Definisi dari nilai tunai adalah :
a) Nilai yang merupakan angka gambaran dari besarnya manfaat
kematian atau uang pertanggungan dari waktu ke waktu
b) sama dengan premi yang telah di bayar setiap tahun secara berkal
c) Nilai yang akan di bayarkan perusahaan kepada pemegang polis
yang menghentikan polisnya
d) Jawaban di atas tidak ada yang benar
29. Alasan mengapa nilai tunai selalu lebih kecil dari cadangan polis karena
a) Nilai tunai harus selalu di persiapkan sebagai bagian yang akan di
ambil oleh pemegang polis
b) Biaya besar yang di keluarkan pada tahun pertama polis akan
tertutupi selama masa asuransi
c) Untuk mencegah mereka yang memiliki kondisi yang baik
menghentikan polis mereka
d) Hanya jawaban a yang tidak benar
30 Agen semesti selalu memberi pemahaman kepada nasabah untuk tidak menebus kontrak
polisnya. Sebaiknya sarankan alternatif apabila nasabah ingin menghentikan polis dengan
:
a) Mengambil pinjaman polis
b) Merubah frekuensi pembayaran premi
c) Menghentikan sementara polisnya tanpa mengambil nilai tunai
d) Jawaban c tidak benar
31. la
a)
b)
c)

nasabah ingin menebus polis maka dokumen yang di perlukan adalah :


Konfirmasi data-data pemegang polis
Formulir penebusan
Akte pemindahan hak bila pemberitahuan pemindahan hak
sebelumnya telah diberikan ke perusahaan asuransi
d) Semua jawaban di atas benar

32. Manakah hal di bawah ini yang bukan merupakan persyaratan klaim
meninggal yang harus di pernuhi :
a) Menyerahkan formulir klaim
b) Bukti kematian
c) Tanda terima pembayaran polis
d) Menyerahkan dokumen polis asli
33. Bila tertanggung di nyatakan hilang maka sertifikat kematian baru dapat di keluarkan
setelah orang tersebut hilang selama :
a) 3 tahun
b) 5 tahun
c) 2 tahun
d) 7 tahun

34. Seseorang yang ingin memiliki polis asuransi jiwa selain untuk memproteksi diri juga
dengan tujuan menabung untuk hal berikut kecuali :
a) Menjaga agar kekayaan keluarganya tidak berkurang
b) Menyediakan uang untuk kebutuhan khusus di kemudian hari
seperti usia tua, pendidikan anak dsb
c) Menyediakan pengganti penghasilan bagi tanggungannya jika
kepala keluarga meninggal dunia
d) Menyediakan cadangan uang untuk kebutuhan dana mendadak
yang tidak di harapkan
35. Di bandingkan dengan menabung biasa di bank, dengan di asuransi maka seseorang
akan mendapatkan beberapa manfaat kecuali :
a) Memaksa nasabah menabung secara teratur
b) Akan terbiasa berbelanja tanpa menggunakan kartu kredit
c) Menyediakan pengamanan terhadap inflasi
d) Jaminan agunan yang berguna untuk meminjam dana
36. Pada polis asuransi terdapat manfaat dimana dapat di jadikan sebagai jaminan agunan.
Produk asuransi jiwa yang dapat di jadikan demikian adalah :
a) Term insurance
b) Whole life insurance
c) Endowment insurance
d) Jawaban a adalah tidak tepat
37. Meskipun merupakan bentuk tabungan / investasi yang bisa memberikan hasil investasi
yang tinggi, tetapi reksadana memberikan investor resiko seperti :
a) Resiko keuangan dan daya beli
b) Resiko kemampuan pemasaran kembali (marketability risk)
c) Resiko likuiditas dan tingkat bunga
d) Tidak ada jawaban yang tidak tepat
38. Pada umumnya orang membeli asuransi untuk tujuan berikut ini kecuali :
a) Proteksi kematian yang tak terduga dan cacat
b) Sebagai hadiah kepada orang tercinta
c) Sebagai bentuk tabungan
d) Sebagai bentuk investasi
39. Seseorang yang membutuhkan jaminan keuangan keluarga dalam jumlah besar tetapi
hanya bisa menyisihkan sedikit dari penghasilannya untuk membayar premi cocok untuk
membeli polis :
a) Term insurance
b) Whole life insurance
c) Endowment insurance
d) Unit link
40. Polis asuransi jiwa seumur hidup akan sangat berguna pada situasi berikut ini kecuali :
a) Kebutuhan proteksi penghasilan bersifat permanan
b) Berharap untuk melihat sejumlah pertumbuhan modal investasinya
c) Berharap memiliki proteksi jiwa dan pada saat bersamaan
mengakumulasi dana tabungan yang dapat di gunakan untuk
memenuhi kebutuhan keuangan darurat yang timbul
d) Kondisi keuangan sangat mendesak yang memerlukan tambahan
dana secepatnya

41.Seseorang yang memilih untuk menyiapkan tersedianya biaya pada saat memasuki usia
pensiun maka jenis asuransi jiwa yang paling sesuai adalah :
a) Term insurance
b) Whole life insurance
c) Endowment insurance
d) Unit Link
42. Berikut ini adalah jenis-jenis perusahaan asuransi kecuali :
a) Perusahaan personal
b) Perusahaan propritori
c) Perusahaan komposit
d) Perusahaan mutual
43. Perusahaan asuransi yang kepemilikannya berada pada pemegang saham yang
memberikan kontribusi sebagai modal perusahaan dan setiap kerugian perusahaan akan
mengurangi kepemilikan sahamnya adalah jenis perusahaan :
a) Perusahaan komposit
b) Perusahaan personal
c) Perusahaan propritori
d) Perusahaan mutual
44. Perusahaan asuransi yang melakukan transaksi baik jiwa ataupun umum adalah jenis
perusahaan asuransi :
a) Perusahaan komposit
b) Perusahaan personal
c) Perusahaan mutual
d) Perusahaan propritori
45. Tugas dari department New Business atau underwriting salah satunya adalah :
a) Mengangkat agen dan supervisor agensi serta terlibat dalam
mendapatkan bisnis dan proses awal bisnis baru
b) Memutuskan apakah menerima atau menolak aplikasi
c) Menetapkan tingkat kesehatan (solvency) perusahaan melalui
valuasi acturial
d) Mengelola file pembayaran polis terkait
46. Memonitor pengalaman perusahaan berkaitan dengan mortalitas dan mengusulkan
perubahan kebijaksanaan dari waktu ke waktu adalah salah satu tugas dari :
a) Departement keagenan
b) Departement new business atau underwriting
c) Department pelayanan polis
d) Departement aktuaria
47. Departemen investasi harus memastikan bahwa :
a) Riset pasar untuk mengidentifikasi tarket consumer berjalan dengan
baik
b) Dana di investasikan sesuai dengan regulasi
c) Perusahaan comply dengan undang-undang, peraturan dan regulasi
d) Pengelolaan administrasi polis berjalan lancar

48. Berikut ini adalah tugas dari department new business atau underwriting kecuali :
a) Memastikan perawatan polis dan pinjaman sesuai dengan batasan
kustodi
b) Proses aplikasi baru
c) Kategori penerimaan kasus
d) Mengkaji batas underwriting tanpa medis sejalan dengan kondisi
yang terus berubah
49. Departement Marketing dan komunikasi pada perusahaan asuransi jiwa melaksanakan
pekerjaan-pekerjaan yang berkaitan dengan :
a) Melakukan riset pasar untuk mengidentifikasikan target kostumer
b) Bekerja sama dengan department lain untuk mengembangkan
produk baru dan merevisi yang ada untuk memenuhi kebutuhan
kostumer
c) Menyiapkan kampanye advertisement dan promosi material
d) Semua jawaban di atas tidak ada yang salah
50. Perusahaan asuransi yang melakukan transaksi baik jiwa ataupun umum adalah jenis
perusahaan asuransi :
a) Perusahaan komposit
b) Perusahaan personal
c) Perusahaan mutual
d) Perusahaan propritori

51. Saat ini produk asuransi jiwa tidak hanya terbatas pada produk-produk tradisional saja
tetapi juga telah tersedia polis unit link yaitu sebuah produk yang :
a) Menggabungkan komponen asuransi dengan dana investasi
b) Memberikan pemegang polis perlindungan asuransi jiwa sekaligus
kesempatan untuk berpartisipasi langsung dalam investasi-investasi
yang di kelola oleh perusahaan asuransi
c) menempatkan dana dalam produk kemudian di potong untuk
perlindungan asuransi dan sisanya di investasikan dalam bentuk
unit dari dana terkait
d) Semua jawaban di atas tidak ada yang salah
52. Secara ringkas dapat di katakan bahwa manfaat produk-produk unit link adalah :
a) Proteksi, tabungan dan investasi
b) Proteksi saja
c) Hanya investasi saja
d) Gabungan antara proteksi dan perlindungan
53. Berdasarkan frekuensi pembayarannya maka jenis produk asuransi unit link dapat di
bagi menjadi :
a) Premi tunggal
b) Premi di bayar di muka
c) Premi regular atau berkala
d) Jawaban yang benar adalah a dan c
54. Dalam menerbitkan polis asuransi jiwa unit link di kenal beberapa cara yaitu :
a) Menggunakan harga tunggal
b) Menggunakan Harga dua harga (Offer dan Bid Price)
c) Hanya jawaban b yang paling benar
d) Jawaban a dan b yang paling benar

55. Dalam polis auransi jiwa unit link pemegang polis di perkenankan untuk menambah
dana investasinya berkali-kali. Karakteristik ini di sebut juga sebagai :
a) Fund switch
b) Top up
c) Partial withdrawal
d) Premium holiday
56. Bila seseorang ingin menarik dananya melalui mekanisme partial withdrawal maka
persyaratan yang harus di penuhinya adalah :
a) Boleh mengambil sampai dengan dananya habis
b) Boleh mengambil dananya dengan sisa di rekening sebesar Rp.500.000
c) Boleh mengambil dananya dengan sisa di rekening sebesar Rp.750.000
d) Boleh mengambil dananya dengan sisa di rekening tidak boleh kurang dari
jumlah minimum yang di perbolehkan perusahaan asuransi
57. Perbedaan harga antara permintaan dan penawaran atau Bid-Offer Spread biasanya
sebesar :
a) 7,5 %
b) 3 %
c) 5 %
d) 10 %
58. Seseorang yang ingin melakukan pemindahan dana sementara atau Fund Switch pada
polis unit link yang berdasarkan penerapan harga bid-offer maka pemindahan tersebut
memakai :
a) Harga bid-offer juga
b) Harga offer saja
c) Harga bid-bid basis
d) Harga unit yang berlaku
59. Manakah di antara pernyataan-pernyataan di bawah ini yang paling benar :
a) Unit-unit biasanya di beli menggunakan forward pricing
b) Jumlah unit-unit yang di beli berdasarkan harga penawaran (offer price)
pada saat tangggal valuasi berikutnya setelah premi di bayarkan
c) Kedua pernyataan di atas adalah benar
d) Jawaban a dan b tidak ada yang benar
60. Diantara pernyataan-pernyataan di bawah ini adalah berkaitan dengan salah satu
karakteristik unit link yaitu cuti premi (premium holiday) :
a) Cuti premi adalah periode dimana pemilik polis masih membayar premi
tetapi tidak bisa menikmati manfaat yang tertulis di kontrak polis
b) Cuti premi adalah periode dimana pemilik polis tidak membayar premi
namun masih dapat menikmati manfaat yang tertulis di kontrak polis
c) Cuti premi adalah periode di mana pemilik polis tidak membayar premi dan
tidak bisa menikmati lagi manfaat yang tertulis di kontrak polis
d) Cuti premi adalah periode dimana pemilik polis tidak bisa membayar premi
lagi dan polis berakhir
61. Biaya awal yang di gunakan sebagian besar untuk merawat data dan juga servis lainnya
di sebut :
a) Intial sales charge
b) Fund management fee
c) Benefit charges
d) Administrative charges

62. Pengertian dari biaya polis (Policy fees) adalah :


a) Biaya-biaya yang di keluarkan untuk menutup polis
b) Biaya-biaya yang di perlukan untuk menggantoi polis bila hilang
c) Biaya administrasi untuk menerbitkan polis
d) Biaya yang di bebankan untuk mengelola dana
63. Seorang klien menginvestasikan dana sebesar Rp.20 juta dalam premi tunggal. Harga
beli pada saat itu adalah Rp. 10.000 sedangkan harga penawaran adalah sebesar Rp.
10.500 per unit. Berapakah jumlah dana bersih yang dapat di investasikan dalam unit
bila biaya asuransi adalah 2,5% dari jumlah yang di investasikan dan biaya polis adalah
Rp.750.000,a) Rp.18 Juta
b) Rp. 20 Juta
c) Rp. 17,5 Juta
d) Rp. 18,75 Juta
64. Dengan memakai data sama seperti di atas, maka berapakah jumlah unit yang dapat di
beli ?
a) 1,785.7142
b) 1,750.7245
c) 1,780,5714
d) 1,787,6745
65.Secara umum yang menjadi perbedaan antara polis tradisional berpartisipasi (participated
traditional policy) dengan unit link dari sisi resiko adalah :
a) Pemegang polis tradisional tidak di garansi niali tebus minimumnya
sedangkan unit link di garansi hasil investasinya
b) Pemegang polis unit link tidak memiliki garansi hasil investasi dan
pemegang polis menanggung semua resiko investasi sedangkan pemegang
polis tradisional akan di garansi nilai tebus minimumnya
c) Tidak ada perbedaan resiko antara pemegang polis tradisional dengan
pemegang polis unit link
d) Resiko yang di jamin hanya ada pada polis unit link
66. Dana yang di investasikan sebagian besar ke instrument obligasi dan hanya sedikit ke
instrument saham adalah pola investasi oleh perusahaan asuransi untuk :
a) Polis Tradisional saja
b) Polis Unit link saja
c) Reksadana
d) Tidak ada jawaban yang benar
67. Dana saham yang merupakan salah satu alternative instrument investasi yang di bisa di
pilih pada unit link memiliki beberap kelebihan salah satunya adalah
a) Tidak memiliki resiko apapun
b) Hasil investasinya selalu berbentuk bunga tetap
c) Hasil investasi dalam waktu jangka panjang
d) Selalu menghasilkan keuntungan setiap waktu
68. Sedangkan yang menjadi kelemahan dana saham adalah :
a) Tidak bisa di konversi menjadi obligasi
b) Merupakan salah satu instrument investasi yang tidak likuid
c) Mudah untuk di palsukan
d) Lebih memiliki resiko yang tinggi di banding instrument lain

69. .Instrumen investasi yang memberikan kemungkinan return atau hasil investasi yang
besar tetapi resiko juga besar yaitu :
a) Obligasi
b) Deposito
c) Saham
d) Emas
70. Dengan membeli asuransi tambahan atau rider maka tertanggung mendapatkan tambahan
manfaat dengan syarat :
a. Selama polis dasar tetap inforce
b. Walaupun polis dasar tidak aktif maka asuransi tambahan masih berlaku
c. Bisa di beli sendiri tanpa asuransi dasar
d. Jangka waktunya boleh melebihi masa asuransi polis dasar

KUNCI JAWABAN LATIHAN 5


No.

Jawaban

No.

Jawaban

No.

Jawaban

No.

1.

21.

41. C

61. D

2.

22. B

42. A

62. C

3.

23. D

43. C

63. D

4.

24. D

44. D

64. A

5.

25. C

45. B

65. B

6.

26. D

46. D

66. A

7.

27. B

47. B

67. C

8.

28. C

48. A

68. D

9.

29. D

49. D

69. C

10. D

30. D

50. D

70. A

11. D

31. D

51. D

12. C

32. C

52. A

13. A

33. D

53. D

14. B

34. A

54. D

15. A

35. B

55. B

16. D

36. D

56. D

17. C

37. D

57. C

18. C

38. B

58. C

19. C

39. A

59. C

20. B

40. D

60. B

Jawaban

REFERENSI JAWABAN
Untuk keterangan lebih jelas, atas jawaban pertanyaan. Silahkan membaca buku Tutorial
Unit Link dari Singapore College of Insurance, yang akan diberikan ketika kita sudah
mendaftarklan diri untuk mengikuti ujian AAJI. Link jawaban dapat dilihat dari rincian di bawah
ini :
1. (Jawaban
2. (Jawaban
3. (Jawaban
4. (Jawaban
5. (Jawaban
6. (Jawaban
7. (Jawaban
8. (Jawaban
9. (Jawaban
10. (Jawaban
11. (Jawaban
12. (Jawaban
13. (Jawaban
14. (Jawaban
15. (Jawaban
16. (Jawaban
17. (Jawaban
18. (Jawaban
19. (Jawaban
20. (Jawaban
21. (Jawaban
22. (Jawaban
23. (Jawaban
24. (Jawaban
25. (Jawaban
26. (Jawaban
27. (Jawaban
28. (Jawaban
29. (Jawaban
30. (Jawaban
31. (Jawaban
32. (Jawaban
33. (Jawaban
34. (Jawaban
35. (Jawaban
36. (Jawaban
37. (Jawaban
38. (Jawaban
39. (Jawaban

pada
pada
pada
pada
pada
pada
pada
pada
pada
pada
pada
pada
pada
pada
pada
pada
pada
pada
pada
pada
pada
pada
pada
pada
pada
pada
pada
pada
pada
pada
pada
pada
pada
pada
pada
pada
pada
pada
pada

hal
hal
hal
hal
hal
hal
hal
hal
hal
hal
hal
hal
hal
hal
hal
hal
hal
hal
hal
hal
hal
hal
hal
hal
hal
hal
hal
hal
hal
hal
hal
hal
hal
hal
hal
hal
hal
hal
hal

3 paragraph 1)
3 paragraph 5)
4 paragraph 9)
5 paragraph 5)
7 paragraph 6)
9 paragraph 2)
9 paragraph 1)
10 paragraph 6)
12 paragraph 2)
15 paragraph 6)
16 paragraph 5)
19 paragraph 5)
22 paragraph 1)
24 paragraph 2)
29 paragraph 5)
29 paragraph 4)
33 paragraph 2)
33 paragraph 11)
37 paragraph 2)
37 paragraph 4)
42 paragraph 2)
43 paragraph 3)
46 paragraph 1 dan 2)
47 paragraph 5)
53 paragraph 1)
53 paragraph 9)
54 paragraph 3)
56 paragraph 3)
56 paragraph 3)
55 paragraph 6)
56 paragraph 1)
57 paragraph 3)
57 paragraph 9)
61 paragraph 1)
62 paragraph 2)
62 paragraph 5)
63 paragraph 11)
65 paragraph 1)
65 paragraph 9)

40. (Jawaban
41. (Jawaban
42. (Jawaban
43. (Jawaban
44. (Jawaban
45. (Jawaban
46. (Jawaban
47. (Jawaban
48. (Jawaban
49. (Jawaban
50. (Jawaban
51. (Jawaban
52. (Jawaban
53. (Jawaban
54. (Jawaban
55. (Jawaban
56. (Jawaban
57. (Jawaban
58. (Jawaban
59. (Jawaban
60. (Jawaban
61. (Jawaban
62. (Jawaban
63. (Jawaban
64. (Jawaban
65. (Jawaban
66. (Jawaban
67. (Jawaban
68. (Jawaban
69. (Jawaban
70. (Jawaban

pada
pada
pada
pada
pada
pada
pada
pada
pada
pada
pada
pada
pada
pada
pada
pada
pada
pada
pada
pada
pada
pada
pada
pada
pada
pada
pada
pada
pada
pada
pada

hal
hal
hal
hal
hal
hal
hal
hal
hal
hal
hal
hal
hal
hal
hal
hal
hal
hal
hal
hal
hal
hal
hal
hal
hal
hal
hal
hal
hal
hal
hal

66
68
69
69
69
70
71
72
70
73
69
77
77
78
81
82
83
81
82
83
83
84
84
85
85
85
86
87
87
87
15

paragraph
paragraph
paragraph
paragraph
paragraph
paragraph
paragraph
paragraph
paragraph
paragraph
paragraph
paragraph
paragraph
paragraph
paragraph
paragraph
paragraph
paragraph
paragraph
paragraph
paragraph
paragraph
paragraph
paragraph
paragraph
paragraph
paragraph
paragraph
paragraph
paragraph
paragraph

4)
2)
4)
4)
7)
8)
12)
4)
7)
1)
7)
1)
4)
1)
1)
3)
1)
5)
4)
5)
6)
5)
4)
4)
4)
8)
2)
4)
6)
4)
3)

LATIHAN SOAL UJIAN UNIT LINK


LATIHAN 6
PETUNJUK MENGERJAKAN SOAL

Bacalah dengan teliti ketentuan-ketentuan dibawah ini sebelum Saudara memulai ujian:
1. Ujian terdiri dari 70 soal pilihan berganda yang harus diselesaikan dalam waktu 150
menit.
2. Setiap soal mempunyai 4 jawaban dimana hanya ada 1 jawaban yang benar.
3. Berilah tanda silang pada LEMBAR JAWABAN, jawaban yang Saudara anggap benar.
Jika Saudara telah menentukan jawaban dan kemudian ingin merubahnya dengan
yang lain, maka coretlah jawaban yang salah dan silang jawaban yang baru.
4. Contoh menjawab soal-soal:
Pertanyaang: Tabel yang digunakan oleh aktuaris dalam membentuk tarip premi
adalah:
A.
B.
C.
D.

table premi
table distribusi
table mortalita
table statistik

Jawaban yang benar adalah ( C ), maka silanglah dalam lembaran jawaban dalam
huruf C.

PERTANYAAN :
Bacalah dengan teliti ketentuan-ketentuan dibawah ini sebelum Saudara memulai ujian:
1. Instrumen investasi yang memberikan manfaat penanggulangan inflasi (hedging) terhadap
kerugian dan spekulasi untuk melipatgandakan modal pokok (capital gain) ?
A. Obligasi
B. Future
C. Reksadana
D. Saham
Preferensi
2. Yang mana dari pilihan invesasi di bawah ini yang kurang likuid dan dapat menyebabkan
arus kas negative untuk investor yang berani mengambil resiko tinggi (highly leverged
investors) ?
A. Obligasi
B. Saham
C. Properti
D. Reksadana
3. Yang mana dari produk asuransi jira di bawah ini yang memberikan hanya proteksi asuransi
jiwa ?
A. Anuitas
B. Polis seumur hidup
C. Polis asuransi berjangka
D. Polis seumur hidup dengan pembayaran terbatas.
4. Yang mana dari itngkat penghasilan (measures of return) yang paling penting bagi investor
berpendapatan tetap ?
A. Nilai jatuh tempo (face value)
B. Tingkat kupon (coupon rate)
C. Tingkat penghasilan saat ini (current yield)
D. Tingkat penghasilan sampai jatuh tempo (prevailing yield to maturity)
5. Kegunaan Utama polis Regular Premium Unit-Linked adalah untuk investasi dan:
A. Likuiditas
B. Tabungan
C. FleksibilitasD. Proteksi
6. Tujuan Utama dari Managed Fund adalah ?
A. Mengelola resiko dana.
B. Memaksimalkan hasil investasi dari dana.
C. Memberi perlindungan (to hedge) terhadap fluktuasi harga dana.
D. Memberikan likuiditas pada saham dan obligasi yang ada dalam dana.
7. Biaya yang tidak berkaitan dengan umur pemohon polis pada Polis Unit Linked premi tunggal
adalah, KECUALI :
A. Biaya polis,
B. Biaya penebusan (surrender)
C. Biaya pengelolaan dana (fund menagement)
D. Biaya administrasi dan mortalita.
8. Kinerja investasi dana (insurers fund) berkaitan pada polis unit-Linked dan polis Dwiguna
dengan profit pada area di bawah ini, KECUALI :
A. Premi
B. Nilai Tunai
C. Manfaat kematian
D. Nilai maturity
9. Pernyataan mana yang SALAH mengenai manfaat investasi di dalam saham biasa?
A. Likuid.
B. Membayarkan dividen kepada pemegang saham.
C. Tidak expose pada risiko kegagalan.
D. Dapat memberikan peningkatan atas modal (capital gain) kepada pemegang saham pada
saat kemakmuran ekonomi.

10. Yang mana dari pernyataan berikut mengenai saham preferensi yang SALAH ?
A. Saham preferensi adalah hibrid dari saham biasa dan saham perusahaan.
B. Pemegang saham preferensi akan dibayarkan dividen terlebih dahulu sebelum pemegang
saham biasa.
C. Pemegang saham preferensi dapat melakukan klaim atas aset preusan terlebih dahulu,
sebelum pemegang saham biasa pada saat perusahaan jatuh (dissolution)
D. Kepada pemegang saham preferensi akan selalu dibayarkan sejumlah tetap dividen,
ketimbang kinerja keuangan perusahaan.
11.

Yang mana dari instruyen investasi berikut yang mempunyai jangka waktu investasi
menengah ke jangka panjang?
A. Obligasi (bonds)
B. Opsi (options)
C. Deposito
D. Polis Regular Premium Unit Linked

12.

Informasi berikut manakah yang seorang agen asuransi jira tidak perlu menyampaikan
pada kliennya pada saat menjual polis Unit-Linked?
A. Risiko produk
B. Pemasaran produk (marketability of product)
C. Jangka waktu produk
D. Fitur produk

13.

Pernyataan manakah yanga salah mengenai Twisting?


A. Twisting adalah bentuk mispresentasi
B. Twisting adalah menawarkan bentuk insentif kepada prospek untuk membeli polis.
C. Twisting menyesatkan pemegang polis untuk membeli polis yang tidak diperlukan oleh
pemegang polis.
D. Twisting membujuk pemegang polis untuk menghentikan polisnya dan menggunakan
nilai tebusnya untuk membli polis Asuransi lainnya tanpa menjelaskan implikasi keuangan
atas penggantian tersebut.

14.

Pernyataan yang BENAR mengenai Polis Asuransi Jiwa Regular Premium Unit Linked
adalah?
A. Nilai Tunai tidak digaransi
B. Penebusan sebagian tidak diperkenankan.
C. Premi harus dibayarkan satu kali saja.
D. Kegagalan premi (default in premium) tidak diperbolehkan, bahkan pada saat polis telah
mempunyai akumulasi Nilai Tunai.

15.

Kenapa anuitas menjadi investasi yang baik?


A. Memberikan asuransi terhadap kemungkinan kematian dalam jangka waktu tertentu.
B. Anuitas dalah kewajiban (medium debt obligation) suatu perusahaan yang dijaminkan
melalui aset tertentu.
C. Dapat digunakan sebagai bentuk perlindungan terhadap perkembangan keuangan masa
depan.
D. Karena mempunyai kemungkinan mendapatkan peningkatan modal jangka panjang (long
term caital gains) saat kondisi pasar sedang baik.

16.

Yang mana dari pertanyaan berikut mengenai Fund Management Fee dari Polis Asuransi
Jiwa Unit-Linked yang benar?
A. Fee tersebut tidak menutup biaya investasi.
B. Fee tersebut sudah dibayar melalui harga unit.
C. Fee tersebut mencakup biaya administrasi dari dana.
D. Fee tersebut tidak tergantung atas tipe aset yang dikelola.

17.

Yang mana dari pernyataan mengenai obligasi pemerintah yang salah?


A. Secured bonds mempunyai tingkat bunga yang lebih rendah daripada debentures.
B. Bila seorang investors membeli obligasi dari suatu perusahaan, maka dia meminjamkan
uangnya kepada perusahaan tersebut.
C. Bukan merupakan kewajiban perusahaan yang mengeluarkan obligasi perusahaan untuk
membayarkan kupon yang tercantum di dalam obligasi.
D. Seorang investor dapat menuai peningkatan modal melalui obligasi perusahaan apabila
bunga pasar lebih rendah dari tingkat kupon dari obligasi.

18.

Pada produk anuitas Unit-Linked, pemegang polis dapat mengatur agar sejumlah unit
dapat ditarik pada setiap interval waktu untuk memastikan pendapatan yang cukup dapat
dibentuk. Apa kelemahan pengaturan ini apabila terjadi fluktuasi drastis di dalam nilai unit?
A. Ada tambahan biaya untuk pengaturan tersebut.
B. Unit dapat habis sebelum harapan hidup (the life expectancy) pemegang polis.
C. Pendapatan yang akan diterima oleh pemegang polis akan selalu dikurangi separuhnya.
D. Pemegang polis perlu untuk membayar premi secara regular untuk menambah (top
up)secara regular dala upaya untuk memastikan ada cukup unit dalam dana unitnya.

19.

Mr. A adalah seorang low risk taker dan dia bermaksud membeli polis Asuransi jiwa yang
dapat memberikan proteksi atas jiwanya serta maturity value. Produk yang mana yang Mr. A
beli?
A. Polis Seumur Hidup
B. Polis Asuransi Berjangka
C. Polis Dwiguna dengan profit
D. Polis Unit-Linked Regular Premium

20.

Yang mana dari dana Unit-Linked di bawah ini yang dapat memberikan tempat
penyimpanan sementara yang paling aman bagi investor?
A. Cash Funds
B. Equity Funds
C. Property Funds
D. Geographically specialized unit fund

21.

Yang mana dari hasil investasi produk asurnasi jiwa yang secara tidak langsung terhubung
dengan kinerja investasi perusahaan?
A. Anuitas Non-participating
B. Polis Dwiguna dengan profit
C. Polis Seumur Hidup tanpa profit
D. Polis Single Premium Unit-Linked

22.
A.
B.
C.
D.

Yang mana yang bukan keunggulan investasi di dana Unit-Linked?


Ketersediaan ahli investasi
Akses ke pooled portfolio investasi
Jaminan keuntungan atas kapital yang pasti
Membantu mengurangi beban administrasi untuk investasi yang sangat sulit.

23.

Yang mana dari instrumen investasi dibawah yang dapat memberikan investor manfaat
dari menajemen risiko, proteksi keuntungan dan membentuk likuiditas dari investasinya?
A. Opsi
B. Properti
C. Deposito
D. Saham biasa

24. Pernyataan yang benar mengenai investasi di dana unit-linked yang BENAR?
I. Memberikan tingkat proteksi yang fleksibel kepada pemegang polis.
II.Hanya cocok untuk pemegang polis yang siap untuk menghadapi fluktuasi jangka
pendek dari nilai tunai dan nilai maturity-nya.
III.
Dibandingkan dengan polis asuransi konvensional, polis unit-linked mengandung
perhitungan alterasi yang lebih sulit jika pemegang polis ingin merubah uang
pertanggungannya.
A.
B.
C.
D.

I & II saja
I & III saja
II & III saja
I, II & III

25. Apa kelebihan investasi di saham biasa?


I.
II.
III.
A.
B.
C.
D.

Investor dijamin atas peningkatan modal.


Investor dapat keuntungan bagian dari kepemilikan perusahaan.
Investor dapat memperdagangkan saham biasanya di pasar secara mudah.
I & II saja
I & III saja
II & III saja
I, II & III

26. Mr. W harus menyisihkan uangnya untuk persiapan pendidikan anaknya 15 tahun kemudian.
Dia memutuskan untuk menyisihkan sejumlah uang dideposito bank untuk 15 tahun yang
dia pikir paling aman. Risiko apa yang dia hadapi dengan melakukan hal itu?
I.
Inflasi akan meng-erosi nilai sebenarnya dari portfolionya.
II.
Risiko reinvestasi dari rolling over deposito.
III. Risiko kehilangan modal apabila terjadi perubahan suku bunga.
A.
B.
C.
D.

I & II saja
I & III saja
II & III saja
I, II & III

27. Dua faktor yang seorang investor perlu pertimbangkan waktu memilih efek berpendapatan
tetap setelah mempertimbangkan level umum dari hasil investasi?
I. Marutitas (maturity)
II. Likuiditas (liquidity)
III. Kemungkinan di pasarkan (marketability)
IV. Kualitas investasi (investment quality)
A. I & III saja
B. I & IV saja
C. II & III saja
D. II & IV saja

28. Yang mana dari pernyataan beriktu yang BENAR mengenai unit-linked?
I. Struktur biaya dispesifikasikan kedalam dokumen polis.
II. Porsi dari premi yang digunakan untuk investasi harus diketahui oleh pemegang polis.
III. Puncak dan palung hasil investasi disesuaikan untuk memberikan penghasilan yang halus
(provide a smoothed rate of return).
A.
B.
C.
D.

I & II saja
I & III saja
II & III saja
I, II & III

29. Yang mana dari pernyataan tentang hasil investasi dan risiko dari polis unit-linked yang
BENAR?
I. Tidak ada risiko investasi pada polis tanpa profit.
II. Hasil investasi serta risiko dari polis unit-linked langsung berada pada pemegang polis.
III. Hasil investasi dan risiko diperhalus (smoothed) oleh perusahaan asuransi melalui polis
dengan profit.
A.
B.
C.
D.

I & II saja
I & III saja
II & III saja
I, II & III

30. Misalnya tidak ada perubahan harga, berapa kerugian pemegang polis Single Premium
Unit-linked apabila dia hendak melakukan penjualan polisnya (cash in the policy)?
Premi tunggal
= 50,000
Bid price
=$2
Bid-Offer spread
= 4% (throughout)
Pertumbuhan harga unit
= 9% p.a
Total biaya dan fees = $ 1,200
Asumsi: Biaya dan fee dibebankan setelah keseluruhan premi tunggal
diinvestasikan.
A. $ 1,096

B. $ 1,200

C. $ 3,076

D. $ 3,123

31. Berapa tingkat pengembalian polis Asuransi gross premium of the single premium unitlinked dalam 5 tahun kedepan?
Premi tunggal
= $ 50,000
Offer price pada Akhir tahun ke 5 = $ 2.70
Bid-offer spread
= 5% selamanya
Jumlah unit yang dibeli saat polis inception (setelah semua biaya dan fees)=
units
A. 5%

B. 6%

C. 7%

D. 8%

26,391

32. Berapa banyak pemegang polis single premium unit-linked terima bila dia menebus
polisnya pada akhir tahun ke 7?
Offer price pada saat inception = % 1.80
BOS
= 5% selamanya
Rata-rata pertumbuhan harga unit
= 8% p.a
Jumlah unit yang tersisa pada akhir tahun ke-7 = 27,813 units
A. $ 47,560
B. $ 50,063
C. $ 81,214
D. $ 85,664
33. Manakah di bawah ini yang bukan merupakan pertimbangan penting dalam memilih investasi?
a. Perpajakan
b. Tolak ukur investasi
c. Likuiditas
d. Toleransi resiko
34. Produk investasi di bawah ini yang tidak dikenai pajak adalah:
a. Bunga deposito
b. Dividen
c. Single premium unit linked
d. Reksadana
35. Misalnya seorang membeli obligasi 94% dari face value ($1000) dengan kupon 10%, berapa
harga obligasi tersebut pada saat jatuh tempo?
a. $ 9400
b. $ 600
c. $ 100
d. $ 1000
36. Faktor-faktor di bawah ini yang harus dipertimbangkan ketika membeli Properti?
a. Lokasi
b. Metode pendanaan
c. Penyewa properti
d. Problem pengelolaan
37. Mana yang benar dari pernyataan-pernyataan di bawah ini yang benar tentang Efek
Pendapatan Tetap?
a. Alat investasi yang sangat baik sebagai penanggulangan inflasi
b. Jumlah minimum investasi yang kecil
c. Dapat menyebabkan arus kas negatif bagi investor dengan dana besar
d. Semua salah

38. Anuitas adalah serangkaian pembayaran yang dijamin selama beberapa tahun, bahkan
seumur hidup. Kegunaan dari anuitas adalah:
I. Penanggulangan atas perkembangan keuangan yang tidak sesuai.
II. Adanya kesempatan untuk memiliki sebuah perusahaan
III. Jaminan atas kemungkinan memerlukan penghasilan setelah tidak produktif
IV. Sebagai penanggulangan inflasi
a.
b.
c.
d.

Hanya I dan III


Hanya II dan IV
Hanya I, II dan III
Hanya I

39. Jennis investasi manakah yang memiliki kelebihan dalam peningkatan modal pokok, likuiditas
dan penanggulangan risiko?
a. Obligasi
b. Saham
c. Futures
d. Waran
40. Batasan investasi produk unit linked baik yang single premium atau regular adalah :
a. Kas, deposito, saham, obligasi, reksadana dan SBI
b. Kas, deposito, saham, obligasi dan SBI
c. 100% saham atau 100% obligasi
d. Tidak ada batasan investasi
41. Sebagai seorang penjual produk Unit Linked, informasi-informasi penting apa saja yang
harus dijelaskan kepada calon nasabah :
a. Risk Profile
b. Jumlah dana yang dikelola
c. Risiko produk
d. Tingkat investasi yang akan datang
42. Penghasilan investasi pada produk Unit Linked yang dimasukkan kembali ke dana yang
bersangkutan sehingga akan merubah harga unit adalah :
a. Distribusi Unit
b. Top Up
c. Akumulasi Unit
d. Selisih bid-offer
43. Tujuan investasi pada saham, kecuali adalah :
a. Memaksimalkan pertumbuhan modal pokok
b. Memaksimalkan pendapatan investasi
c. Penanggulangan inflasi
d. Tidak ada resiko kredit
44. Perlakuan pajak untuk polis asuransi jiwa mengacu pada surat edaran Dirjen Pajak No.SE09/PJ-42/1997. Unsur-unsur yang terkandung dalam polis asuransi jiwa diperlakukan pajak
yang sama dengan pajak penghasilan dari bunga tabungan atau deposito yaitu :
a. Unsur Biaya
b. Unsur Proteksi
c. Unsur Tabungan
d. Unsur Proteksi dan Tabungan

45. Tujuan utama dana Polis Unit Linked Regular Premium adalah :
a. Investasi
b. Proteksi
c. Memberikan aliran dana yang realistik
d. Semua jawaban salah
46. Hal manakah dibawah ini yang menggambarkan fleksibilitas polis unit linked?
I . Cuti Premi
II. Uang Pertanggungan yang bervariasi
III. Penarikan sebagian dana investasi
IV. Program polis yang bervariasi
a.
b.
c.
d.

I dan III benar


II dan IV benar
I, II dan III benar
I, II, III dan IV benar

47. Jenis dana investasi ini adalah yang proporsi sahamnya lebih tinggi daripada proporsi
obligasinya adalah :
a. Cash Fund
b. Fixed Income
c. Equity Fund
d. Managed Fund
48. Yang termasuk jenis biaya investasi pada produk unit linked adalah :
a. Biaya Awal dan Biaya Polis
b. Biaya Polis dan Biaya Asuransi
c. Biaya Pengelolaan Dana Biaya Polis
d. Biaya Awal dan Biaya Pengelolaan dana
49. Pemegang polis anuitas unit linked premi tunggal umumnya tidak disarankan untuk
menginvestasikan dananya pada jenis investasi :
a. Obligasi
b. Saham
c. Dana Campuran
d. Deposito
50. Suatu kontrak dimana pembayaran kepada pemegang anuitas tersebut dibeli adalah :
a. Certain annuity
b. Life annuity
c. Immediate annuity
d. Certain & Life annuity

KUNCI JAWABAN LATIHAN 6

No.

Jawaban

No.

Jawaban

No.

1.

21. B

41. C

2.

22. C

42. C

3.

23. A

43. D

4.

24. A

44. C

5.

25. C

45. D

6.

26. A

46. C

7.

27. B

47. C

8.

28. A

48. D

9.

29. D

49. B

10. D

30. D

50. C

11. D

31. B

12. B

32. C

13. B

33. B

14. A

34. D

15. C

35. D

16. B

36. C

17. C

37. D

18. B

38. A

19. C

39. B

20. A

40. D

Jawaban