Anda di halaman 1dari 19

HIPERTENSI

URGENSI
Andhika Citra Buana
Pembimbing : dr. M.
Muqsith, Sp. JP-FIHA

Latar belakang
Hipertensi mempengaruhi sekitar 50 juta
individu di Amerika Serikat, dan kira-kira 1
milyar orang di dunia
Hipertensi krisis merupakan salah satu
kegawatan dibidang neurovascular yang
sering dijumpai di instalasi gawat darurat.
Hipertensi krisis ditandai dengan peningkatan
tekanan darah akut dan sering berhubungan
dengan gejala sistemik yang merupakan
konsekuensi dari peningkatan darah tersebut.

Identitas pasien
Nama

: Ny. NN
Umur :55 tahun
Jenis kelamin : Perempuan
Agama : Islam
Suku : Aceh
Alamat : Lampineung
CM
: 0-91-07-77
Tanggal Masuk : 6/11/2015

Anamnesis
Keluhan

Utama : sakit kepala


berdenyut
Keluhan Tambahan
: nyeri ulu hati
Riwayat penyakit sekarang
Pasien datang dengan keluhan nyeri ulu
hati sejak lebih kurang 2 mingggu
terakhir yang menjalar ke punggung
belakang.

Riwayat

Penyakit Dahulu
Riwayat hipertensi sejak 2 tahun yang
lalu, riwayat DM
Riwayat Penyakit Keluarga
Disangkal
Riwayat Penggunaan Obat
captopril

Vital sign
Keadaan

Umum : Baik
Kesadaran
: Compos Mentis
Tekanan Darah: 204/194 mmHg
Nadi
: 100 x/menit, ireguler
Frekuensi Nafas : 20 x/menit
Temperatur
: 36,50C (aksila)

Pemeriksaan Fisik
Kepala

: normocephali
Mata
: konjungtiva palpebral inferior pucat
(-/-), sklera ikterik (-/-)
Telinga : normotia, serumen (-/-)
Hidung : NCH (-), sekret (-)
Mulut : sianosis (-), mukosa bibir lembab (+)
Leher : pembesaran KGB (-), JVP R+2 cmH2O

Thorax
Thorax depan dan belakang
Inspeksi
Bentuk dan Gerak
: Normochest, pergerakan simetris
Tipe Pernafasan : Thoracoabdominal
Retraksi : (-)
Palpasi
Pergerakan dada simetris
Nyeri tekan (-/-)
Suara fremitus taktil kanan = suara fremitus taktil kiri
Perkusi
Sonor (+/+)
Auskultasi
Vesikuler (+/+), ronkhi (+/+), wheezing (-/-)

Jantung
Inspeksi : Ictus Cordis tidak terlihat
Palpasi : Ictus Cordis teraba di ICS IVLinea Mid
clavicula Sinistra
Perkusi :
Kanan atas: ICS II lineaparasternalis
Kanan bawah: ICS IV lineaparasternalis
Kiri atas: ICS II lineaparasternalis
Kiri bawah: ICS V linea mid clavicularissinistra
Auskultasi : BJ I > BJ II, iregular, bising (-), gallop (-)

Abdomen
Inspeksi

: Distensi (-)
Palpasi : Soepel (-), Nyeri tekan (-) Undulasi (-)

Hepar/ Lien/ Renal tidak dapat diraba


Perkusi : Timpani (+), Shifting dullness (-)
undulasi (-)
Auskultasi : Peristaltik usus normal
Genetalia
: tidak dilakukan pemeriksaan

Pemeriksaan penunjang
Jenis Pemeriksaan
Hemoglobin

Hasil
15,1

Nilai rujukan
12 -15 gr/dl

Leukosit

8,8

4.2-10.5 x 103/ul

Eritrosit

5,3

4,2 5,4 x 103/ul

Trombosit

283

150 450 x 103/ul

Hematokrit

45

37.0 - 47.0 %

GDS

173

Cr

0,84

<200
0,51-0,95 mg/dL

EKG

Irama : sinus
Heart Rate : 82x/ menit
Axis : Normo axis
P-wave : 0,7 s
Interval PR : 0,14 s
ST elevasi : negatif
ST depresi : negatif
Q patologis : positif di lead V1, V2, V3
dan V4

diagnosa
Hipertensi

urgensi

Tatalaksana

Bed Rest
Valsartan 1 x 160 mg
Amilodipin 1 x 5 mg

definisi
Peningkatan

tekanan darah seperti pada


hipertensi emergensi namun tanpa
disertai kerusakan organ target. Pada
keadaan ini tekanan darah harus segera
diturunkan dalam 24 jam dengan
memberikan obat-obatan anti hipertensi
oral.

etiologi
Krisis

HT terjadi karena peningkatan


secara mendadak resistensi vascular
sistemik yang berhubungan dengan
vasokonstriktor humoral.

penatalaksanaan
Nifedipine
Clonidine
Captopril
prazosin

Anda mungkin juga menyukai