Anda di halaman 1dari 30

STRES DAN ADAPTASI

Ns. Yuyun Rahayu, S.Kep


PRODI S-1 KEPERAWATAN
STIKes MUHAMMADIYAH CIAMIS

Stres dan Stressor

Stres merupakan respon tubuh


yang bersifat tidak spesifik terhadap
setiap tuntutan atau beban
atasnya. (Hans Selye 1950)
Stres sebagai stimulus

Pandangan Stres

Sebagai stimulus
Yang menuntut, dimana semakin tinggi besar
tekanan yang dialami seseorang, maka semakin
besar pula stres yang dialami.
Sebagai Respon
Mengidentifikisi respon individu terhadap stres yang
diterima, akibat dari respon pisiologis dan
emosional atau respon yg non spesifik tubuh
terhadap lingkungan yang ada
Sebagai transaksional
Merupakan suatu interaksi antara orang dengan
lingkungan

Macam-macam Stres

Stres fisik
Stres kimiawi
Stres mikrobiologi
Stres fisiolgik
Stres proses pertumbuhan dan
perkembangan
Stres psikis atau emosional

Sumber Stresor

Dalam diri
Keluarga
Masarakat dan lingkungan

Model Stres Kesehatan

Model stres kesehatan merupakan suatu


model dimana stres dapat mempengaruhi
status kesehatan seseorang, model ini
terdiri dari beberapa unsur diantaranya :

Langsung
Kepribadian
Interaktif
Prilaku sehat
Perilaku sakit

Faktor Pengaruh Respon Terhadap


Stresor
1.
2.
3.
4.
5.
6.

Sifat stresor
Durasi stresor
Jumlah stresor
Pengalaman masa lalu
Tipe kepribadian
Tingkat perkembangan

Tahapan Stres (Van Amberg,


1997)

Tahap pertama
Tahap yang ringan dari stres, ditandai adanya
semangat bekerja besar, penglihatan tajam,
merasa mampu menyelesaiakan pekerjaan,
merasa senang akan pekerjaan ttp kemampuan
yang dimilikinya semakin berkurang
Tahap kedua
Pada tahap ini memiliki ciri aadanya perasan letih,
rasa lelah setelah makan siang, cepat lelah
menjelang sore, sering mengelh lambung, denyut
jantung berdebar2 otot punggung dan tengkuk
semakin tegang.

Lanjutan .

Tahap ketiga
Pada tahap ini apabila seseorang mengalami ggn
seperti pada lambung, ketegangan otot, perasan tidak
tenang, ggn pola tidur, lemah.
Tahap keempat
Tahap ini seseorang mengalami gejala pekerjaan yg
menyenangkan terasa mbosank, semula tanggap
terhadap situasi menjadi kehilangan kemempuan
untuk merespon, tidak mampu melaksanakan kegiatan
sehari-hari, gangguan pola tidur, tdk bergairah,
kemampuan mengingat dan konsentrasi menurun
karena adanya perasaan ketakutan dan kecemasan

Lanjutan .

Tahap kelima
Stres tahap ini ditandai adanya kelelahan fisik
secara mendalam, tdk mampu menyelasaikan
pekerjaan yang ringan dan sederhana, ggn
sistem pencernaan, perasan takut dan cemas
semakin
Tahap keenam
merupakan tahap puncak dan sesorang
mengalami panik dan perasan takut mati, N ,
susah nafas, gemetaran seuruh tubuh,
kemungkinan terjadi kolaps atau pingsan

Reaksi Tubuh Terhadap


Stres

Perubahan warna rambut


Perubahan ketajaman mata
Ggn pendengaran
Penurunan konsentrasi
Ada keluhan sakit kepela
Kulit sering berkeringat
Ggn sistem pernafasan
Ggn sistem kardiovaskuler
Ggn sistem pencernaan
Ggn sistem perkemihan
Ggn sistem endokrin

Cara menilai Stres

Dalam melakukan penilaian


terhadap stres dapat digunakan
Skala Holmes sedangkan untuk
mengetahui kekebalan terhadap
stres dapat dapat menggunakan
skala Miller dan Smith.

Skala Holmes :

No

Pengalam kehidupan

Skor

Kematian suami istri

100

Kematian keluarga dekat

63

Perkawinan

50

Kehilangan jabatan

47

Pensiunan,pengasingan diri

45

Kehamilan istri

40

Kesulitan seks

39

Tambah anggota keluarga baru

39

Kematian kawan dekat

37

10

Konflik suami atau istri

35

11

Menggadaikan rumah

31

12

Perubahan dalam tanggung jawab pekerjaan

29

13

Konflik dg ipar, mertua danmenantu

29

14

Perasaan tersinggung atau penyakit

53

15

Rujuk dalam perkawinan

45

16

Perubahan kesehatan seseoranganggota keluarga

44

17

Perubahan dalam status keuangan

38

18

Perceraian

65

19

Peralihan jenis pekerjaan

36

Nilai

No

Pengalam kehidupan

Skor

20

Mencegah terjadinya penggadaian atas pinjaman

30

21

Anak meninggalkan rumah

29

22

Prestasi pribadi yang luar biasa

28

23

Istri mulai/berhenti bekerja

29

24

Kesulitan dg atasan

23

25

Tukar tempat tinggal

20

26

Perubahan dalam hiburan

19

27

Pinjaman dg rumah sebagai jaminan

17

28

Perubahan dalam jumlah pertemuan keluarga

15

29

Pelanggaran ringan

11

30

Menukar kebiasaan pribadi

24

31

Perubahan jam kerja

20

32

Tukar sekolah

20

33

Tukar kegiatan sekolah

18

34

Tukar kebiasan tidur

16

35

Perubaha dalam kebiasaan makan

15

36

Berlibur

13

Nilai

Jumlah skor

Keterangan :
jika jumlah skor di atas 300 dalam kurun waktu satu tahun masa kehidupan, maka yang
bersangkutan menunjukan gejala stres.

Skala Miller dan Smith


No

Aktivitas Kehidupan sehari-hari

Skor
1

Tiap hari saya sedikitnya sekali menghadapi makanan hangat dan


berimbang

Sedikitya 4 malam dalam seminggu saya tidur 7- 8 jam

Saya seara teratur menerima dan memberi kasih sayang

Sedikitnya saya mempunyai seseorang saudara dalam jarak 75 km yang


bisa saya andalkan

Setidaknya 2 kali dalam seminggu saya gerak badan sampai berkeringat

Saya tidak merokok, kalaupun merokok kurang dari 10 batangsehari

Saya tidakminum alkohol, kalau minm kurang dari 5 kali dalam semnggu

Berat bada saya sesuai dg tinggi badan

Saya mempunyai penghasilan yang cukup unuk meneutupi pengeluaran


pokok

10

Saya memperoleh kekuatan dari agama saya

11

Saya secara teratur menghadiri kegiatankegiatan sosial atau klub

12

Saya mempunyai lingkungan sahabat dan kenalan

13

Saya mempunya sahabat satu atau lebih kepada siapa saya dapat
percayakan soal-aoal pribadi saya

14

Kesehatan saya baik (termasuk telinga, mata, dan gigi)

15

Saya bicara terus terang mengutarakan perasan hati diwaktu marah atau
gelisah

16

Saya secara teratur bercakap-cakap dg orang-orang dengan saya tinggal,


soal urusan domestik misalnya kebersihan rumah dan kehidupan seharihari

Nilai
4

No

Aktivitas Kehidupan sehari-hari

Skor
1

17

Setidaknya seminggu sekali saya melakukan sesuatu untuk hiburan


Saya bisa mengatur waktu secra efektif
Sehari-hari saya minum air putih dan tidak minum kopi, the atu cola,
walaupun minum kurang dari 3 cangkir sehari
Saya setiap hari mencari waktu untuk menenangkan diri

Jumlah skor total

Nilai 1
: hampir elalu dikerjakan
nilai 2,3,4 : rentang diantara 1 5
Nilai 5
: hampir tidak pernah dikerjakan
Keterangan : Penilaian terhadap kekebalan stres adalah sebagai berikut
Jumlah total skor 20 = nilai
Nilai kurang dari 30
Nilai 30 50
Nilai 51 80

: kebal terhadap stres


: kurang kebel terhadap stres
: tidak kebal terhadap stres

Nilai
4

Manajemen Stres

Pengaturan diet dan nutrisi


Istirahat dan tidur
Olah raga atau latihan Teratur
Berhenti merokok
Tidak mengkonsumsi minuman keras
Pengaturan berat badan
Pengaturan waktu
Terfi psikofarmaka
Terapi somatik
Psikoterapi
Terapi psikoreligius

Lanjutan .

Sedangkan manajemen koping


menurut Dadang Hawari (2002), yaitu
dg cara meningkatkan strategi koping
yaitu berfokus pada emosi dan koping
yang berfokus pada masalah.

Homeostatis

Merupakan suatu keadaan tubuh


untuk mempertahankan
keseimbangan dalam menghadapi
kondisi yang dialami.
Homeostatis dala tubuh dapat
dikendalikan o/ sistem endikrin dan
saraf otonom.

Lanjutan .
4 cara tubuh melakukan proses
homeoststis, yaitu
:
1.
2.
3.
4.

Self regulation
Berkompensasi
Sistem umpan balik (-)
Cara umpan balik u/ mengkoreksi
suatu ketidak seimbangan fisiologis.

Proses Homeostatis
Input
Input

Output
Output

Homeostatis
Homeostatis

Konsep Adaptasi

Adaptasi merupakan suatu konsep


perubahan yang meneyertai individu
dalam berespon terhadap perubahan
yang ada di lingkungan dan dapat
mempengaruhi keutuhan tubuh baik
secra fisiologi maupun psikologi yang
akan menghasilkan prilaku adaptif
yang mengahsilakan respon dengan
usaha mempertahankan
keseimbangan dari suatu keadaan.

Macam Adaptasi

Adaptasi Fisiologi
Adaptasi ini merupakan proses
penyesuaian tubuh secara alamiah
atau secara fisiologis utk
memeprtahankan keseimbangan
dari berbagai faktor yg
menimbulkan/mempengaruhi
keadaan menjadi tidak seimbang.

Lanjutan .

Tahapan pada adaptasi fisiologi :

Tahap alarm reaction


Tahap resistensi
Tahap akhir

Proses adaptasi Fisiologis


Stresor

Alarm reaction

Stage of resistance

Stage of exhaustion

Rest

Death

Lanjutan .

Adaptasi Psikologis

Merupakan proses penyesuaian secara


psikologis akibat stresor.
Terdapat 2 cara utk mempertahankan
diri dari berbagai stresor
1.
2.

Melakukan koping
task orientid yg
dikenal dg problem solvingstrategi
Ego orientid
mekanisme pertahanan diri

Task orientid reaction

Reaksi ini merupakan koping yang


digunakan dalam mengatasi
masalah dg berorientasi pada
proses penyelesaia masalah,
meliputi afektif, kogntif, psikomotor.

Ego Orientid Reaktion


1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.

Rasinalisme
Displacement
Kompensasi
Proyeksi
Represi
Supresi
denial

Adaptasi

Adaptasi sosial budaya


Merupakan cara untuk mengadakan perubahan
dengan melakukan proses penyesuaian perilaku
yang sesuai dg norma yg berlaku di masyarakat.
Adaptasi spiritual
Yaitu penyesuaian diri dg melakukan perubahan
perilaku yg didasari pada keyakinan yg dimiliki
sesuai dg agama yg dianut.