Anda di halaman 1dari 2

DI TENGAH SIBUKNYA MAHASISWA KESEHATAN

Dikalangan fakultas dan jurusan di berbagai kampus di kota Banjarmasin ini,


jurusan yang paling sibuk dan sangat asik dengan dunianya sendiri adalah jurusan
kedokteran, keperawatan, kebidanan, dan farmasi. Hal ini dikarenakan setiap
harinya mereka melaksanakan kuliah dengan jadwal yang sangat padat dan
menguras banyak pikiran. Salah satunya mahasiswa keperawatan dan kebidanan,
jadwal kuliah harian mereka sangatlah padat. Bisa di bayangkan, jadwal kuliah
mereka yaitu dari jam 8 pagi sampai jam 6 sore dan terkadang sampai dengan jam
9 malam (pada hari-hari tertentu) dan juga pelaksanaan kuliah dari hari senin
sampai jum’at bahkan sabtu. Sangat berbeda dengan jurusan dan fakultas dari
kampus lain, seperti keguruan ataupun ekonomi yang memang tidak memiliki
jadwal padat seperti itu. Namun di tengah padatnya jadwal kuliah, salah satu
kampus kesehatan yaitu SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN MUHAMMADIYAH
BANJARMASIN atau lebih dikenal dengan STIKes MB, dapat membuktikan bahwa
waktu yang sibuk bukan penghalang dalam melaksanakan kegiatan keorganisasian.
Kampus yang berlokasi dekat dengan Rumah Sakit Islam Banjarmasin ini sangat
terkenal dengan ciri khas kata-kata”the professional health campus” yaitu
membentuk mahasiswa kesehatan yang professional di bidangnya.

Dalam kesibukan yang luar biasa, ternyata mahasiswa-mahasiswa STIKes MB masih


bisa melakukan kegiatan keroganisasian salah satunya di bidang sosial
kemasyarakatan. Lebih dikenal dengan UKM Sosial kemasyarakatan atau baksos
yaitu suatu organisasi yang mengabdikan kemampuan dan pemikirannya untuk
meningkatkan kemampuan dan pengetahuan masyarakat di bidang kesehatan
seperti melakukan penyuluhan kesehatan di sekolah-sekolah, masyarakat serta
panti asuhan di Banjarmasin. organisasi ini melaksanakan kegiatan 2-4 kali dalam
1 bulan dan memiliki 4 program utama yaitu panti asuhan, sekolah dan masyarakat
dan satu program sering disebut program dadakan yaitu seperti bagi-bagi brosur
kesehatan dan nantinya di adakannya senam lansia. Menurut mereka begitu
banyak panti asuhan dan juga sekolah-sekolah yanhg menantikan kehadiran
mereka duntuk emlakukan penyuluhan kesehatan di tempatnya karena memang
misi mereka adalah meningkatkan kemampuan dan pengetahuan kesehatan di
masyarakat, sekolah, dan juga panti asuhan yang terkadang dipinggirkan oleh
perhatian pemerintah. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya foto-foto kegiatan yang
mereka punya.

Ditengah kesibukan sebagai mahasiswa Stikes Muhammadiyah banjamasin, mereka


masih bisa merancang kegiatan yang sederhana namun memiliki nilai manfaat yang
tinggi serta memberikan rasa kepedulian yang tinggi terhadap dunia kesehatan di
kota Banjarmasin .

“Sesibuk apapun seorang mahasiswa pasti memiliki waktu senggang dan apabila
waktu senggang itu di gunakan untuk memikirkan serta melakukan kegiatan untuk
memajukan kampusnya,maka ia akan berusaha aktif dalam kegiatan tersebut”.
Ucap Rahmani ketua UKM bidang Sosial Kemasyarakatan mahasiswa jurusan S1-
Keperawatan STIKES Muhammadiyah Banjarmasin semester 6.

Kegiatan yang dilakukan oleh UKM sosial kemasyaraktan yang berada di bawah
kendali dari BEM STIKES Muhammadiyah Banjarmasin ini sangat menunjang sekali
terhadap profesi yang mereka ambil saat ini. Tidak hanya itu, kegiatan organisasi
ini juga lebih mementingkan nilai kebersamaan dan kesenangan dalam
berorganisasi.

“organisasi di bawah bimbingan ka Rahmani ini, lebih mementingkan kekeluargaan


dan juga berorganisasi merupakan tempat mahasiswa untuk mengeluarkan
inspirasi dan juga tempat tinggal ke 3 setelah kampus dan rumah serta organisasi
bukan tempat membuat stress tapi menghilangkan kepenatan dan kejenuhan
selama seminggu kuliah, itulah yang beliau ajarkan kepada kami” ucap Lisa
mahasiswa D3 Keperawatan International yang menjadi Anggota di organisasi ini.

Pada saat kegiatan yang dilakukan di Panti Asuhan banyak nilai moral yang
didapatkan anggota organisasi ini, sampai-sampai meneteskan air mata ketika
mengetahui keadaan panti asuhan yang memang minim dari perhatian berbagai
pihak yang seharusnya memperhatikan mereka.

“gara-gara saya sering melakukan kegiatan penyuluhan di Panti asuhan, tidak


taunya malah dipilih dosen saya yaitu pa Yustan untuk mewakili kawan-kawan saya
mempresentasikan hasil Praktek kesehatan masyakata desa kami kemaren di
Kabupaten Gunung Kidul, semoga saja kedepannya ada regenerasi dari saya
terutama anak-anak baksos” ucap Rahmani sambil mengusap-usap kepalanya.

Harapan dari organisasi ini, semoga derajat kesehatan dikota Banjarmasin


meningkat dari tahun ke tahun dengan adanya kegiatan Sosial Kemasyarakatan ini
dan pemerintah kota Banjarmasin bisa ikut serta membantu kegiatan bermanfaat
ini.