Anda di halaman 1dari 3

Mahasiswa kesehatan dan prilaku organisasi

Banyak orang menilai bahwa mahasiswa kesehatan adalah mahasiswa yang super sibuk dan jauh
dari kata santai apalagi begelut di bidang keorganisasian. Tidak bisa mengatakan pernyataan
tersebut benar atau salah, karena memang bisa saja pernyataan itu salah dan benar tergantung
dari manajemen suatu kampus dan keinginan mahasiswa itu sendiri untuk memajukan
kampusnya. Karena sesibuk apapun seorang manusia pasti memiliki waktu sengggang dan santai
juga. Dan ada baiknya kalau saja waktu senggang tersebut digunakan untuk hal yang sangat
bermanfaat. Bermanfaat disini dalam hal positive terlebih lagi cerdas bisa menggunakan ilmu
yang mereka miliki tersebut untuk kemajuan masyarakat. Disebut cerdas karena memang sangat
jarang orang yang memiliki ilmu tidak bisa memberikan hal yang berguna bagi orang
disekitarnya dan masyarakat luas. Kadang-kadang memberikan ilmu itu demi uang, popularitas
dan sesuatu di balik ilmu tersebut amak dia hanya sampai pada tahap pintar saja bukan dalam
tahap cerdas. Bila bisa merubah perilaku masyarakat yang cenderung menyimpang dengan ilmu
yang mereka miliki terlebih tanpa imbalan apapun maka dia pantas disebut cerdas.

Mahasiswa kesehatan masih terlalu umum, secara khusunya adalah dibagi berbagai jurusan yang
paling kita kenal diantaranya adalah Kedokteran, keperawatan, Psikologi, kebidanan, dan
farmasi. Saya ambil contoh mahasiswa keperawatan, dimana keseharian mereka sangat terikat
dengan namanya kuliah. Kuliah bagi mereka adalah aktivitas yang selalu mereka lakukan setiap
harinya. Sampai-sampai ada yang nyeloteh “ lebih baik tidur di kampus saja”. Dari tugas kuliah,
kuliah itu sendiri dan berbagai macam praktikum selalu mereka lakuakan tiap harinya. Hal ini
memang dikarenakan nantinya calon tenaga medis ini akan menghadapi hal yang sama ketika
kerja di rumah sakit. Namun, tidaka ada yang sia-sia dalam hidup ini semua pasti ada hikmah
dan manfaatnya. Apa yang dilakukan dengan bersungguh-sungguh maaka imbalannya adalah
hasil yang sangat memuaskan di masa depannya. Jadi, kuliah adalah salah satu jalan dan usaha
menuju kesuksesan dengan catatan terampil dan bersungguh – sungguh.

Salah satu kunci kesuksesan juga adalah organisasi, karena di organisasi melatih otak kanan dan
kiri mahasiswa untuk bekerja. Di dalam organisasi mahasiswa dilatih untuk bisa termapil dalam
bertanggung jawab dan menjadi seorang pemimpin. Pertanyaannya “apakah bisa mahasiswa
kesehatan bisa menjalankan kegiatan oraganisasi ?”. jawabnya bisa iya bisa tidak tergantung dari
keinginan dan niat dari seorang mahasiswa itu. Dana bukanlah penghalang dalam suatu kegiatan
namun ada niat dan tujuan yang jelas maka akan terlaksana suatu kegiatan organisasi tersebut.

Di sekolah tinggi ilmu kesehatan Muhammadiyah Banjarmasin yyang terkenal dengan


mahasiswa perawatnya yang super sibuk bisa memanajemen mahasiswanya agar bisa dan
mampu berorganisasi ditengah padanya jadual kulia. Hal ini dapt dibuktikan banyaknnya
organisasi yang bermunculan di STIKes Muhammadiyah Banjarmasin ini, seperti BEM, SMBEC
(Stikes Muhammadiyah Banjarmasin English Club), KSR, IMM dan organisasi lainnya. Salah
satu organisasi di bawah kendali BEM yaitu UKM bidang sosial kemasyarakatan menjawab
pertanyaan “apakah mahasiswa Kesehatan bisa melaksanakan kegiatan organisasinya dengan
baik ? “. Bagi organisasi ini jawabannya adalah Ya, hal ini dikarenakan manajemen yang
dilakukan oleh ketua organisasi ini sangat bagus, yaitu menerapkan system buka tutup dan
kekeluargaan. Organisasi ini memiliki 35 anggota, 4 anggota inti dibawah naungan BEM dan 31
orang lagi adalah anggota pendukung atau pelaksana kegiatan. Kegiatan dari UKM sosial
kemasyarakatan atau lebih dikenal dengan STIKes Care Generation atau baksos memiliki 4
program unggulan yaitu Program Sehat Panti Asuhan, Sehat Sekolah ku dan Sehat RT ku. Serta
1 program yang sering mereka sebut kegiatan dadakan. Dimana kegiatan daadkan ini dilakukan
seperti bag-bagi brosur tentang kesehatan dan juga kegiatan lainnya. Sedangkan 3 kegiatan
utama tadi di lakukan tas dasar ilmu yang mereka miliki seperti penyuluhan kesehatan, kegiatan
baar, pengobatan missal, pengajaran P3K kepada siswa sekolah dan juga kegiatan lainnya.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan juga perilaku kesehatan
dimasyarakat, sekolah-sekolah dan juga Panti Asuhan. Intinya, mahasiswa diajak untuk
menerapkan apa yang mereka telah pelajari dikampus kemudian menuangkannya atau
memberikan kemampuan dan pengetahuan yang merek miliki tentang kesehatan kepada
masyarakat luas.

Maksud dari buka tutup disni adalah ketika ada dari anggotanya tidak bisa hadir dalam suatu
kegiatan maka anggota lain bisa menutupinya, kemudian bila memang tidak bisa semuanya ikut
maka bekerja sama dengan organisasi lain agar kegiatan tetap bisa berlangsung. Yang terpenting
dalam suatu organisasi adalah komunikasi yang bagus antara ketua dan anggotanya, antara
anggota dengan anggota yang alin, dan orgaisasi dengan pihak lain.

Tidak mudah untuk mengumpulkan semua orang dalam kegiatan tersebut namun sebagai seorang
ketua harus jangan cepat menyerah dan harus mencari cara lain agar informasi hasil dari rapat
tersebut dapat sampai kepada anggota yang tidak hadir. Kadang-kadang apabila ada anggota
yang tidak dapat hadir dalam rapat, ketua atau pihak publikasi selalu menginformasikan hasil
rapat kepada seluruh anggota. Kemudian anggota tersebut akan menetapkan sikapnya terhadap
hasil rapat. Sebagai ketua juga harus bisa mempromosikan kegiatannya tersebut dengan pihak
luar, agar organisasi dapat berkembang.

Masalah terbesar yang kadang-kadang timbul pada suatu organisasi adalah dana. Percaylah,
apabila tujuan dan niat dari kegiatan organisasi kita baik, Allah akan memudahkan kita dalam
melaksanakan kegiatan tersebut. Hal ini pernah terjadi pada kegiatan organisasi UKM Sosial
kemasyarakatan, ketika itu tidak cukup dana dalam melakukan kegiatan punyuluhan di Panti
Asuhan. Ketika itu uang untuk konsumsi untuk kegiatan kurang dan diluar rencana, karena
pertambahan peserta kegiatan. Maya Allah, ketika 1 hari sebelum kegiatan seorang donator
memberikan uangnya untuk kegiatan tersebut. Allhamdulillah kegiatan berjalan dengan lancar.

Harus di ingat, organisasi bukanlah tempat menambah stress atau masalah, namun organisasi
adalah tempat untuk membuang rasa stress dan esejenak melupakan masalah yang mereka miliki.
Dan sebagai ketua yang terpilih, pilihan orang kepada mereka karena mereka tau kita mmapu,
dan kerena kita mampu maka kita harus menjalankan segala kewajiban dan juga amanah yang
diberikan dengan penuh tanggung jawab dan ikhlas. Jangan pantang menyerah dalam melakukan
sesuatu yang bermanfaat dan juga menunjang dari profesi kita sen di undang sendiri.

Salah seorang dosen STIKes MB pernah berbicara

“ jadilah sejarah bagi kehidupan orang lain, karena kita pasti akan dikenang selamanya” dan pro
felly Nurrahmah pernah berbicara sewaktu diundang di STIkes Muhammdiyah Banjarmasin di
depan ratusan mahasiswa perawat STIKES MB

“jangan pernah uang, karena uang akan mengejar orang yang memiliki pengetahuan tinggi dan
mau membagikannya kepada orang lain”.

So, Hidup mungkin berawal dari mimpi, namun kita bukan seorang pemimpi tapi kita adalah
seorang pewujud mimpi tersebut. Good luck

By : nama ku bukan raka….

Thanks for Baksos Member atas semuar kerja sama yang telah dilakukannya demi memajukan
kampus tercinta. Kita awali dari setetes keringat dan kita akan akhiri dengan sebuah senyuman
bahagia.