Anda di halaman 1dari 16

KETOASIDOSIS METABOLIK

(KAD)

WINDA DESY HERLIYANA

DEFINISI

Ketoasidosis

diabetik

(KAD)

adalah

keadaan

dekompensasikekacauan metabolik yang ditandai oleh


trias hiperglikemia, asidosis dan ketosis, terutama
disebabkan oleh defisiensi insulin absolut atau relatif

EPIDEMIOLOGI

Insidensi KAD 4 8 kejadian per 1000 pasien DM,


angka kematian KAD berkisar 9-10%

Dapat terjadi pada DM tipe 1 dan 2, meskipun KAD


lebih sering dijumpai pada DM tipe 1. KAD merupakan
manifestasi awal dari DM tipe 1 atau mungkin
merupakan akibat dari peningkatan kebutuhan insulin
pada DM tipe 1 pada keadaan infeksi, trauma, infark
myokard atau kelainan lainnya.

PATOGENESIS

FAKTOR PENCETUS
Ada

sekitar 20% pasien KAD yang baru diketahui


menderita DM untuk pertama kali.

DIAGNOSIS
Anamnesis

: riwayat DM (+), poliuri,


polidipsi, mual, muntah, nyeri perut,
penglihatan kabur, lemah.

Pemeriksaan

fisik : hipotensi - syok,


dehidrasi, nafas berbau aseton ( bau manis
seperti buah ), hiperventilasi ( napas
kussmaul ), kesadaran sadar koma.


1.
2.
3.

Trias DKA :
Gula darah >250 mg/dl, biasanya melebihi
500mg/dL
Hiperketonemia (serum dan / urine)
Asidosis metabolik
(pH <7,30, pernapasan
kussmaul)

Temuan

tambahan yang mendukung


diagnosa:
1. Gula darah >250mg/dL
2. pH arteri <7,30
3. Serum bikarbonat <18 mEq/L
4. Anion gap >10
5. Keton darah dan urin meningkat

KLASIFIKASI

PENATALAKSANAAN
1.
2.

Fase I ( fase gawat )


Fase II ( fase rehabilitasi )

FASE I (GAWAT)
1.

Rehidrasi
Berikan cairan isotonik NaCl 0,9% atau RL
2L

80 tpm

30-50 tpm

20 tpm

2 jam

4 jam

18 jam

24 jam

2. Insulin
4 unit/jam (menggunakan rumus minus 1 kali 2)
3. Infus Kalium
pertahankan kadar kalium diatas 3,5 mEq/L
meggunakan formula hipo K-1234 (25-100-5)

Kalium 3,0- 3,5 mEq beri 1 flakon KCL/500cc/24 jam


Kalium 2,5-3,0 mEq beri 2 flakon KCL/500cc/24 jam
Kalium 2,0-2,5 mEq beri 3 flakon KCL/500cc/24 jam
Kalium < 2,0 mEq beri 25 mEq/100cc NaCl / 5jam

4. Infus bicarbonat
bila pH 7,2 atau bikarbonat < 12 mEq/L : 50-100
mEq/500cc/24 jam.
bolus BIK 50 mEq / 10 menit diberikan bila pH 7 dan
sisanya 50 mEq diberikan dengan drip selama 2 jam
5. Antibiotika (harus rasional dengan dosis yang adekuat)

FASE II ( REHABILITASI )
1.

2.
3.

Maintenance NaCl 0,9 % dan dextrose 5% atau


maltosa 10 % bergantian 30-50 tpm. IR 4 unit
SC sebelum maltosa
Kalium : parenteral (bila K < 4 mEq/L) atau per
os air tomat/ kaldu 1-2 gelas / 12 jam
Makanan lunak, karbohidrat kompleks per oral

KOMPLIKASI
ARDS ( adult respiratory distress syndrome )
Edema otak
Gagal ginjal akut
Hipoglikemia dan hiperkalemia
terjadi akibat pemberian insulin dan cairan yg
berlebihan

DAFTAR PUSTAKA

http://internist.weebly.com/uploads/1/6/7/2/16728
952/ketoasidosis_diabetikumstevent_sumantri.pdf

TERIMAKASIH

Anda mungkin juga menyukai