Anda di halaman 1dari 9

KUNCI & PEMBAHASAN

BIDANG BIOLOGI
Olimpiade Sains si GaMeS 2015
Universitas Sumatera Utara

Kode Soal:

BIO
Grand Master of Science (GaMeS)
games-organizer.blogspot.com

Bagian I : PILIHAN GANDA


1. Kunci : B
Terdapat dua daerah RE yang struktur dan
fungsinya
berbeda
jelas,
sekalipun
tersambung RE halus dan RE kasar. RE halus
diberi nama demikian karena permukaan
sitoplasmanya tidak mempunyai ribosom.
Sedangkan RE kasar tampak kasar jika
dilihat melalui mikroskop elektron karena
ribosom menonjol di permukaan sitoplasmik
membran. Dengan kata lain RE halus tidak
dilekati oleh ribosom sedangkan RE kasar
dilekati oleh ribosom.
2. Kunci : C
Pertumbuhan mikro organisme dapat diukur/ dihitung berdasarkan konsentrasi sel (jumlah sel
persatuan isi kultur) ataupun densitas sel (berat kering dari sel-sel persatuan isi kultur).
Penghitungan bakteri secara langsung, yaitu:
1) Pengukuran menggunakan bilik hitung (counting chamber)
2) Pengukuran menggunakan electronic counter
3) Pengukuran dengan plating technique (cawan petri/plate count)
4) Pengukuran dengan menggunakan teknik filtrasi membran
Sedangkan penghitungan secara tidak langsung, yaitu:
1) Pengukuran kekeruhan
2) Pengukuran aktivitas metabolik
3) Pengukuran berat kering (BSK/ Berat Sel Kering)
3. Kunci : E
Hidup dalam lumpur asam dan pada habitat yang kondisi tanah sangat buruk (khususnya dalam
hal kandungan nitrogen) menyebabkan tumbuhan memperkaya diri mereka sendiri. Cara yang
dilakukan tumbuhan karnivor seperti kantong semar, venus dan lainnya adalah untuk
memperoleh nitrogen dan mineralnya dengan cara membunuh dan mencerna serangga. Untuk
memperoleh karbohidrat mereka tetap melakukan fotosintesis. Tumbuhan karnivor (insektivora/
pemakan serangga) memerlukan nitrogen untuk menyusun protein atau asam nukleat dan
molekul organik penting lainnya.
4. Kunci : A
ATP yang dihasilkan dari pemecahan glukosa menjadi karbondioksida dan air dalam respirasi
aerob adalah sebagai berikut:
2 ATP dari glikolisis + 2 ATP dari siklus krebs + 34 ATP dari sistem transport elektron (total
38 ATP)
5. Kunci : D
Diketahui:
Denyut jantung 70 denyut/ menit.
Vena pulmonary menandung 0,24 ml O2/ml
Arteri pulmonary menandung 0,16 ml O2/ml
Konsumsi O2 seluruh tubuh adalah 500 ml/menit.

O2 konsumsi
500
Jadi output jantung pasien = __________________ = __________ = 6.250 ml / menit = 6,25
L/ menit
O2 vena O2 arteri
0,24 0,16
6. Kunci : E
Epitelium kelenjar merupakan jaringan epitelium yang khusus berperan untuk sekresi zat untuk
membantu proses fisiologis. Kelenjar ini dibedakan sebagai berikut:
a. Kelenjar eksokrin merupakan kelenjar yang berada di jaringan kulit, mempunyai saluran,
berfungsi membantu metabolisme dan komunikasi (pada hewan). Contoh: keringat, ludah
b. Kelenjar endokrin merupakan kelenjar yang terletak di dalam tubuh dan sering disebut
sebagai kelenjar buntu karena tidak mempunyai saluran bagi sekretnya sehingga
sekretnya langsung dilepaskan ke darah. Fungsinya adalah metaboliems. Contoh: hormon
adrenalin (kelenjar adrenal), hormon insulin (kelenjar pankreas)
7. Kunci : B
Hampir semua lemak dalam suatu hidangan mencapai usus halus dalam kondisi sepenuhnya
belum tercerna (95% samapai 99%). Hidrolisis lemak adalah permasalahan khusus, karena
molekul lemaktidak larut dalam air. Langkah pertama pencernaan lemak adalah memecahkan
butir-butir lemak menjadi ukuran-ukuran kecil dan melapisi partikel/ droplet-droplet lemak yang
sangat kecil tersebut dan mencegahnya agar tidak menyatu, suatu proses yang disebut
emulsifikasi. Enzim pencernaan yang tidak larut dalam lemak dapat bekerja pada permukaanpermukaan butiran. Semua ini dapat dicapai di bawah pengaruh garam empedu dari kantung
empedu yang disekresikan ke dalam lapisan duodenum. Karena droplet lemak tersebut kecil,
maka luas permukaan lemak yang besar menjadi terpapar ke lipase dan enzim yang
menghidrolisis molekul lemak. Selain itu karena garam empedu juga berlaku seperti detergen
yang sangat menurunkan tegangan antarpermukaan lemak dengan tegangan antarpermukaan
yang rendah. Gerakan mencampur saluran pencernaan berangsur-angsur dapat memecah
globulus lemak menjadi partikel yang lebih halus serta luas permukaan total lemak yang
meningkat dua kali, di bawah pengaruh lipase pankreas. Kebanyakan lemak dipecah menjadi
monogliserida, asam-asam lemak dan gliserol.
Lemak (empedu+pergolakan) lemak teremulsi
Lemak teremulsi (lipase pankreas) asam lemak+gliserol 4% dan gliserida 60%
8. Kunci : C
Parental : Andini XchXCH dan Rio XcHY

XcH
Y

Xch
XcH Xch
XchY
A
B
CH
CH
cH
CH
X
X X
X Y

A = buta warna, carier hemofili


B = buta warna, hemofili
C = carier buta warna, normal hemofili
D = normal buta warna, normal hemofili

9. Kunci : E
Mutasi titik (point mutation) dikenal juga dengan mutasi gen, merupakan mutasi yang
melibatkan penggantian satu pasang basa (substitusi basa). Satu basa pada satu titik sekuensi
DNA diganti dengan basa yang berbeda. Bila DNA direplikasi maka hasilnya adalah substitusi
pasangan basa. Contoh:
AG CGT

GGCGT

TCGCA

CCGCA
Mutasi titik dapat menyebabkan beberapa hal tergantung dari letak mutasinya pada gen. Bila
penggantian basa berlangsung di dalam gen yang mengkode protein, maka mRNA yang
ditranskripsi dari gen akan membuat basa yang salah. Bila mRNA tersebut ditranslasi menjadi
protein, maka kesalahan basa tersebut dapat menyebabkan tidak terjadinya pembentukan protein
atau terbentuknya protein abnormal. Atau bisa juga terbentuknya kodon nonsense (kodon STOP)
yang menghentikan sintesis lengkap protein fungsional dan dikenal dengan nonsense mutation.
10. Kunci : D
Teritori adalah daerah yang dipertahankan oleh seekor individu hewan, yang umumnya untuk
mengusir anggota lain dari spesies sendiri. Teritori secara khusus digunakan untuk sumber daya
makanan, tempat membesarkan anak dan perlindungan dari musuh sehingga dapat
meningkatkan kelestarian hidup.
Contoh dari teritori sebagai berikut:
a. Mengeluarkan suara seperti kicauan/ nyanyian burung, keributan (oleh singa laut),
gemertak dari tupai merah, serta suara gonggongan
b. Aroma atau zat kimia, seperti mengeluarkan urin atau feses
c. Berpatroli pada tiap-tiap batas teritori.
11. Kunci : A
Rangkaian peristiwa konservasi dari ion amonium menjadi nitrat sering disebut nitrifikasi.
Adapun tahap-tahap nitrifikasi sebagai berikut:
1) N2 difiksasi lalu diubah menjadi amonia (NH3) = amonifikasi
2) Oksidasi amonia menjadi nitrit (NO2-) = nitritasi
3) Nitrit diubah (oksidasi) menjadi nitrat (NO3-) = nitratasi
12. Kunci : C
Scavenger adalah hewan pemakan bangkai. Contoh: Hyena, Burung Nasar dan Burung Gagak.
13. Kunci : D
Berdasarkan rongga tubuh (ceolem), hewan triploblastik dibagi menjadi:
1) Aselomata, hewan tanpa rongga tubuh (bertubuh padat). Contoh: Platyhelminthes/
Cacing Pipih.
2) Pseudomata, hewan yang memiliki rongga tubuh semu, berisi cairan yang memisahkan
alat pencernaan dari dinding tubuh terluar, karena rongganya tidak terbungkus oleh
mesoderm. Contoh: Nematoda/ Cacing Gilig.
3) Selomata, hewan dengan rongga tubuh, berisi cairan dan mempunyai batas yaitu
terbungkus oleh mesoderm. Contoh: Cacing Tanah
14. Kunci : B
Kelas ikan (pisces)
Berdasarkan jenis tulangnya, ikan dapat dibagi menjadi 2 subkelas, yaitu:
1) Chondricthyes (ikan bertulang rawan)
Ciri-ciri:
- Endoskeleton berupa tulang rawan
- Operculum (tutup insang) tidak ada
- Celah insang tampak dari luar
- Mult terletak di daerah ventral dari kepala
- Tipe sisik ganoid dan plakoid
- Contohnya ikan hiu dan ikan pari
2) Osteichthyes (ikan bertulang keras)
Ciri-ciri:

Endoskeleton berupa tulang keras atau sejati


Memiliki Operculum (tutup insang)
Tipe sisik sikloid dan stenoid
Contohnya ikan mas, gurami, bandeng, mujair, bawal, tongkol, tuna, kerapu dan
sarden

15. Kunci : A
Franscesco Redi (1626-1697) berpendapat bahwa terbentuknya lalat pada percobaan Aristoteles
karena adanya lalat yang meletakkan telurnya pada daging percobaan Aristoteles.
Lazzaro Spallanzani (1729-1896) memperbaiki percobaan F. Redi dengan menutup tabung
percobaannya supaya mikroorganisme dari luar tidak masuk.
Louis Pasteur (1822-1895) memperbaiki percobaan Spallanzani dengan memasukkan udara ke
dalam percobaannya.
16. Kunci : D
Pertentangan pendapat antara aliran biogenesis dan abiogenesis menghasilkan penemuan cara
Tyndalisasi, yaitu pemanasan secara 3x pengulangan untuk membunuh bakteri dan
endosporanya.
17. Kunci : D
Virus melekatkan ekornya pada bakteri, lalu dinding bakteri dilarutkan oleh virus. Lalu DNA
virus masuk ke dalam tubuh bakteri inang (hospes)
18. Kunci : A
Escherichia coli adalah bakteri yang hidup dalam kolon. Bakteri tergolong Monera yang intinya
tidak mempunyai membran inti (prokarion) sehingga wujud inti tidak ada, sekalipun
mempunyai bahan inti = nukleo protein (protein dan asam nukleat). Bakteri mempunyai
membran sel dan dinding sel.
19. Kunci : C
Stratum germinativum berfungsi untuk meristematis (pembentuk laipsan baru pada kulit). Bila
stratum germinativum tidak berfungsi, maka kulit pada manusia akan kering, karena sel kulit
mati menumpuk.
20. Kunci : A
Beri-beri merupakan gejala penyakit akibat kekurangan vitamin B1 (Thiamin). Tubuh kita
memrlukan vitamin B1 1 2 mg/ hari.
Fungsi:
Sebagai ko-enzim dalam metabolisme karbohidrat
Mempengaruhi penyerapan zat lemak pada jonjot usus.
21. Kunci : B
Hipotalamus berkaitan dengan fungsi pusat nutrisi, pengaturan suhu tubuh dan pertumbuhan
sifat agresif.
22. Kunci : D
Sel-sel anulus membentuk sporangium paku. Sel-sel ini berfungsi dalam proses pengeluaran
spora dengan gerak higroskopis.
23. Kunci : B
Gerak nasti adalah gerak bagian tumbuhan yang arah geraknya tidak dipengaruhi oleh arah
datangnya rangsang. Gerak sulur daun dari Cucurbita sp. termasuk gerak tigmotropisme.

24. Kunci : A
Asam absisat berperan dalam
- Mengatur stoma selama musim kering
- Menghambat pemasakan buah
25. Kunci : B
Cacing hati (Fasciola hepatica) memerlukan inang perantara siput Lymnea dan inang menetap di
hati sapi.
26. Kunci : A
Amphioxus, ikan nila, ikan pari dan ikan paus termasuk satu filum Chordata. Filum ini memiliki
ciri pada perkembangan embrio berupa notochord (sumbu pusat) dan gelembung insang.
27. Kunci : D
Protalium jantan (mikroprotalium) tumbuh dari spora jantan (mikrospora).
28. Kunci : B
Endosperm berkromosom 3n (triploid), jadi 3n = 24 n = 8. Maka kromosom sel tumbuhan
tersebut adalah 2n = 2 x 8 = 16 kromosom.
29. Kunci : D
Kapri (Pisum sativum) tergolong famili Leguminoceae (kacang-kacangan) yang sefamili dengan
kedelai (Soja max).
30. Kunci : C
HO (Hongeroedem) terjadi akibat defisiensi protein.
31. Kunci : A
C6H12O6 + 6O2 6CO2 + 6H2O + 36ATP
Jadi, bila terjadi oksidasi terhadap 2 mol glukosa (C 6H12O6) maka ATP yang dihasilkan 72
molekul ATP.
32. Kunci : D
Siklus Benson-Calvin adalah bagian dari tahap reaksi gelap yang terjadi di stroma.
CO2 + RuBP
1

PGA/APG
2

NADPH2 (dari reaksi terang)


ATP

PGAL/ALPG
ADP, NADP
Glukosa (C6H12O6)
3
Amilum (C6H10O5)n

Keterangan:
1. fiksasi CO2

2. Siklus Calvin

3. polimerisasi

33. Kunci : D
T = tinggi ; t = pendek ; M = merah ; m = putih dominan, resesif

P1 :

TtMm
(tinggi merah)
heterozigot

F1 :

3 tinggi
1 pendek

TtMm
(tinggi merah)
heterozigot
3 merah = 9 tinggi merah
1 putih = 3 tinggi putih
3 merah = 3 pendek merah
1 putih = 1 pendek putih

34. Kunci : C
Transkripsi adalah pencetakan RNA duta oleh DNA
5 GTCAT 3 ditranskripsi menjadi
3 CAGUA 5
35. Kunci : B
Bentos adalah organisme yang melekat atau merayap di dasar ekosistem perairan. Pada daerah
pasang surut, keong, kepiting, dan kerang dapat berperan sebagai bentos.
36. Kunci : B
Mutasi yang mengakibatkan penambahan sel kromosom ekstra adalah duplikasi.
37. Kunci : E
Dinding sel merupakan bagian paling luar dari sel tumbuhan dan merupakan bagian yang
membedakan antara sel tumbuhan dan sel hewan. Setelah terjadi pertumbuhan sekunder, dinding
sel tumbuhan dibagi menjadi 3 lapisan, yaitu lamela tengah, dinding primer, dan dinding
sekunder.
1) Lamela tengah tersusun atas zat pektin.
2) Dinding primer tersusun atas zat selulosa, hemiselulosa dan pektin dan terkadang
lignin.
3) Dinding sekunder tersusun atas zat selulosa, hemiselulosa dan ligni (tidak ada zat
pektin).
38. Kunci : C
Teori tentang mekanisme terbentuknya spesies baru burung Finch di Galapagos adalah sebagai
berikut.
1) Finch di Galapagos berasal dari daratan Amerika Selatan, dan tidak kembali ke Amerika
Selatan (isolasi geografis).
2) Galapagos berbeda lingkungannya dengan di Amerika Selatan.
3) Finch di Galapagos beradaptasi dan mengalami seleksi alam, ada yang lolos seleksi alam
dan ada yang terkena seleksi alam. (penyesuaian diri)
4) Finch yang lolos seleksi melakukan hibridisasi dan menghasilkan keturunan yang
bervariasi.
5) Adaptasi dan seleksi alam terus menerus dalam waktu yang sangat lama dan hibridisasi
juga terus berlangsung.
6) Semakin lama variasi semakin banyak dan semakin jauh menyimpang dari moyangnya
dan terbentuklah spesies baru.
39. Kunci : D
Teluk Minamata di Jepang menampung limbah pabrik dan berbagai aktivitas lain yang
mengandung polutan logam berat terutama Hg (merkuri). Logam tersebut masuk ke dalam
jaring-jaring makanan dan terakumulasi pada konsumen tertinggi dalam priamida makanan
(Biological magnification).
40. Kunci : D

Golongan hewan yang sulit diklona adalah Aves, sebab Aves merupakan organisme tingkat
tinggi yang telah memiliki diferensiasi sel yang kompleks.

Bagian II : URAIAN
1. Sarkomer
= Unit struktural dan fungsional miofibril mengandung filamen aktin dan
miosin.
Defisit oksigen = Oksigen yang dibutuhkan untuk memetabolisme asam laktat. Substansi
yang terakumulasi selama aktivitas olahraga yang tinggi.
Insersi
= Akhiran otot yang menempel pada tulang yang bergerak.
Tetanus
= Kontraksi otot yang kuat dan berlangsung lama, terus menerus.
2. Siklus hidup Fasciola hepatica:
Telur
(keluar terbawa tinja)

3.

Mirasidium

(larva bersilia hidup di air)

Sporosista

(mirasidium menjadi sporosista dalam tubuh siput air tawar)

Redia

(sporosista beranak redia)

Serkaria

(redia beranak serkaria)

Metaserkaria

(serkaria menjadi metaserkaria keluar tubuh siput)

Kista

(metaserkaria menjadi kista menempel pada rumput)

Cacing Dewasa

(larva bersilia hidup di air)

Etologi (perilaku hewan):


a. Jika kepala cacing tanah ditekan secara berulang kali, kontraksi otot longitudinal untuk
menarik kepala untuk menjauh secara bertahap akan berkurang dan akhirnya berhenti.
(Habituation)
b. Domba yang sejak kecil diberi makan langsung dari tangan akan mengikuti si pemberi
makan, walaupun kemudian ia dikembalikan ke dalam kelompoknya.
(Imprinting)
c. Ketika kepada simpanse diberikan kotak-kotak dan pisang yang diletakkan terlalu tinggi
untuk diraih, ia akan menumpuk kotak-kotak tersebut di bawah pisang dan memanjatnya
untuk meraih pisang.
(Insight learning)
d. Beberapa spesies burung yang dibesarkan dalam laboratorium hanya memiliki pola
nyanyian yang rudiment. Tetapi, ketika dilepaskan ke alam bebas, mereka mengembangkan
dan memodifikasi pola nyanyian sehingga cocok dan dapat berkomunikasi dengan populasi
lokal.
(Exploratory learning)

4.
No
1.
2.
3.

Genus
Ursus
Cebus
Pan

Asal
Amerika Utara, Amerika Selatan dan Eropa
India, Asia
Afrika

Ordo
Carnivora
Primates
Primates

4.
5.
6.

5.

Pongo
Elephas
Macropus

Asia
India, Afrika, Asia
Australia

Primates
Proboscidea
Marsupilia

Diketahui:
- Ercis tinggi dominan terhadap ercis berbatang pendek
- Ercis pendek (tt) = 9% = 0,09 ; t = 0,3
- Hukum Hardy-Weinberg:
T2 + 2Tt + t2 = 1 T + t = 1 T = 1 0,3 = 0,7
a. Ercis homozigot dominan (TT) = 0,7 x 0,7 = 0,49 = 49 %
b. Ercis homozigot resesif (tt) = 9 % = 1.530 tanaman, maka total populasi 100 % = 17.000
tanaman
c. Ercis heterozigot (Tt) = 2 x 0,7 x 0,3 = 0,42 = 42 %
d. Banyak tanaman ercis heterozigot = 0,42 x 60.000 = 25.200 tanaman
*** YOU ARE THE CHAMPION ***