Anda di halaman 1dari 57

POKOK BAHASAN

a.
b.
c.
d.

KASUS KECELAKAAN KERJA


HAZARD DAN RESIKO
TEORI DOMINO
PENGERTIAN PRINSIP DASAR-DASAR
K3
e. KESELAMATAN KERJA

Jumlah Kasus Kecelakaan


Kerja
No.

Tahun

Kecelakaan

Fatalitas

Cacat
Permanen

Kompensasi

2007

85.176

1.903

10.345

158.045.163.678

2008

65.424

1.748

10.395

190.607.146.307

2009

54.398

1.736

9.106

192.461.450.125

2010

65.925

2.045

8.503

219.231.917.907

2011

99.491

1.597

7.566

196.483.059.029

2012

103.074

1.883

6.449

219.785.223.864

PT. JAMSOSTEK (Persero)


(2012)

Kasus Kecelakaan Kerja per sektor


Konstruksi
Manufaktur

32

31,6 %

Transportasi
Kehutanan

9,3 %

Pertambangan
Lain-lain

2,6 %

3,8 %
20,7 %

Latar Belakang

Keselamatan dan Kesehatan Kerja tidak dapat dipisahkan


dengan faktor produksi dan jasa.

Perkembangan IPTEK di perusahaan.

Meningkatnya resiko bahaya di tempat kerja.

Meningkatnya kecelakaan dan penyakit akibat kerja.

Komitmen pimpinan perusahaan di bidang K3 rendah.

K3 belum mendapatkan perhatian yang memadai oleh


semua pihak.

Isu HAM, K3 dan lingkungan terkait dengan perlindungan


tenaga kerja.

Perlu perlindungan terhadap tenaga kerja dan masyarakat.

Mengapa program Keselamatan Dan


Kesehatan Kerja tidak berjalan optimal ?

Program K3 baru menjadi Prioritas belum


menjadi Nilai!
Pelaksanaan K3 belum dikelola setara dengan
produksi, kualitas dan biaya !
Program K3 belum didorong untuk continuous
improvement!

DASAR HUKUM - 1
Pasal 27 ayat (2) UUD 1945

Pasal 86, 87 Paragraf 5 UU Ketenagakerjaan

UU No.1 Tahun 1970

Peraturan
Pelaksanaan
Peraturan Khusus

PP; Per.Men ;
SE;

DASAR HUKUM
Pasal 27 ayat (2) UUD 1945 :
Tiap-tiap warga negara berhak atas pekerjaan dan
penghidupan yang layak bagi kemanusiaan
UU No.13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan
Pasal 86
(1) Setiap pekerja/buruh mempunyai hak untuk
memperoleh perlindungan atas :
a. K3
b. Moral dan kesusilaan dan
c. Perlakuan yang sesuai dengan harkat dan
martabat
manusia serta nilai-nilai agama
(2) Untuk melindungi keselamatan pekerja/buruh guna
mewujudkan produktivitas kerja yg optimal
diselenggarakan upaya K3
UU No.1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja
Setiap pekerja/buruh mempunyai hak untuk
memperoleh
perlindungan atas
keselamatan kerja
untuk
kesejahteraan

KESELAMATAN & KESEHATAN KERJA (K3)

Filosofi

Keilmuan

Upaya / pemikiran dalam menjamin keutuhan dan


kesempurnaan jasmani rohani manusia pada
umumnya dan tenaga kerja pada khususnya serta
hasil karya dan budaya yang dalam rangka
menuju masyarakat adil dan makmur berdasarkan
Pancasila.

Ilmu dan penerapan teknologi pencegahan


kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja

TUJUAN
Tenaga kerja berhak
mendapatkan perlindungan atas
keselamatan dalam pekerjaannya
Orang lain yang berada di tempat
kerja perlu menjamin
keselamatannya
Sumber-sumber produksi dapat
dipakai secara aman dan efisien
Untuk melaksanakan tujuan
dengan1.melalui
:
Kampanye
2.
3.
4.

Pemasyarakatan
Pembudayaan
Kesadaran dan kedisiplinan

Keselamatan (Safety)
Mengendalikan
kerugian
dari
kecelakaan (control of accident loss)
Kemampuan untuk mengidentifikasikan
dan menghilangkan (mengontrol) resiko
yang tidak bisa diterima (the ability to
identify and eliminate unacceptable
risks)

Kesehatan (Health)
Agar Tenaga Kerja memperoleh
Derajat kesehatan yang setinggitingginya,
baik
fisik,
mental
maupun sosial dengan usaha
usaha preventif dan kuratif.
Sasarannya
:
Manusia
(Tenaga
Kerja)

DEFINISI ACCIDENT
Suatu kejadian yang tidak
diinginkan berakibat
cedera pada manusia,
kerusakan barang,
gangguan terhadap
pekerjaan dan pencemaran
lingkungan.

HAZARD
Adalah sumber bahaya
potensial yang dapat
menyebabkan kerusakan
(harm).

Hazard dapat berupa


bahan-bahan kimia,
bagian-bagian mesin,
bentuk energi, metode

DANGER
Merupakan tingkat bahaya dari
suatu kondisi dimana atau
kapan muncul sumber bahaya.
Danger adalah lawan dari aman
atau selamat.

RISK
Resiko adalah ukuran
kemungkinan kerugian yang akan
timbul dari sumber bahaya
(hazard) tertentu yang terjadi.
Untuk menentukan resiko
membutuhkan perhitungan antara
konsekuensi/ dampak yang
mungkin timbul dan probabilitas,
yang biasanya disebut sebagai
tingkat resiko (level of risk).

DEFINISI INCIDENT
Suatu kejadian yang
tidak diinginkan,
bilamana pada saat itu
sedikit saja ada
perubahan maka dapat
mengakibatkan
terjadinya accident.

AMAN (SELAMAT)
Aman (safe) adalah suatu
kondisi dimana atau kapan
munculnya sumber bahaya
telah dapat dikendalikan ke
tingkat yang memadai, dan
ini adalah lawan dari
bahaya (danger).

TINDAKAN TAK AMAN


Adalah suatu pelanggaran
terhadap prosedur
keselamatan yang
memberikan peluang terhadap
terjadinya kecelakaan

KEADAAN TAK AMAN


Adalah suatu kondisi fisik atau
keadaan yang berbahaya yang
mungkin dapat langsung
mengakibatkan terjadinya
kecelakaan

Kategori Kecelakaan Kerja :


1.Kecelakaan Industri
( Industrial Accident)
2.Kecelakaan dalam
Perjalanan
(Community Accident)

UNSUR KECELAKAAN
Tidak diduga semula dan
tidak diinginkan
Mengganggu proses
Mengakibatkan kerugian
phisik dan material

SEBAB KECELAKAAN
Sebab dasar / Asal mula
Partisipasi pihak manajemen
Faktor manusia
Faktor lingkungan
Sebab Utama / gejala
Kondisi Tidak aman (Unsafe Condisi)
Perbuatan tidak aman (Unsafe Actions)
Khusu untuk penyakit akibat kerja
Akibat kecelakaan
Kerugian bersifat ekonomi
Kerugian bersifat non ekonomi

KONDISI YANG BERBAHAYA

Pengaman yg tidak sempurna


Peralatan / bahan yg tdk seharusnya
Kecacatan, ketidak sempurnaan
Pengaturan prosedur yang tidak aman
Penerangan tidak sempurna
Ventilasi tidak sempurna
Iklim kerja yg tidak aman
Tekanan udara yg tdk aman
Getaran yg berbahaya
Bising
APD yg tidak aman
Kejadian berbahaya

PERBUATAN YANG BERBAHAYA


Melakukan pekerjaan tanpa
wewenang, lupa mengamankan, lupa
memberikan tanda/peringatan.
Bekerja dengan kecepatan berbahaya
Membuat alat pengaman tdk
berfungsi
Memuat, membongkar, menempatkan,
mencapur menggabungkan dsb
dengan tidak aman

Mengambil posisi / sikap


tubuh tdk aman
Bekerja pada obyek yg
berputar / berbahaya
Mengalihkan perhatian,
mengganggu, sembrono,
menggagetkan
Melalaikan penggunaan
alat pelindung diri yang
ditentukan

PENYAKIT AKIBAT KERJA

Faktor biologis (infeksi hewan


,virus,bakteri,jamur,cacing)
Faktor kimia(debu,gas,uap,cairan )
Faktor fisika(kebisingan,getaran,suhu
Faktor fisiologi kerja(Sikap/cara
kerja,konstruksi mesin)
Faktor psikologis(rutinitas/suasana
kerja/hubungan kerja tdk nyaman)
Faktor mekanis(mesin/alat2berat)

LEMAHNYA
KONTROL

SEBAB
DASAR

PENYEBAB
TAK
LANGSUNG

INSIDEN
(Kontak)

KERUGIAN

PROGRAM
TAK SESUAI

FAKTOR

PERBUATAN
TAK AMAN
&
KONDISI
TAK AMAN

<KEJADIAN>
KONTAK
DENGAN
ENERGI
ATAU
BAHAN/ ZAT

KECELAKAAN

STANDAR
TAK SESUAI
KEPATUHAN
PELAKSANAAN

PERORANGAN
FAKTOR
KERJA

ATAU

KERUSAKAN
YANG TAK
DIHARAPKAN

LEMAHNYA
KONTROL

PENYEBAB
DASAR

PENYEBAB TAK
LANGSUNG

INSIDEN

KERUGIAN

LACK OF CONTROL

LEMAHNYA PENGENDALIAN/KELEMAHAN
PENGAWASAN OLEH MANAJEMEN

PROGRAM TIDAK SESUAI


STANDARD TIDAK SESUAI
KEPATUHAN TERHADAP
STANDAR

LEMAHNYA
KONTROL

PENYEBAB
DASAR

PENYEBAB TAK
LANGSUNG

KERUGIAN

FAKTOR LINGKUNGAN

SEBAB DASAR

FAKTOR PRIBADI
KEMAMPUAN FISIK
KEMAMPUAN MENTAL TIDAK
LAYAK
EMOSI
STRESS MENTAL
KURANG PENGETAHUAN &
KEAHLIAN
MOTIVASI
SIKAP

INSIDEN

PENGAWASAN /
KEPEMIMPINAN
KURANG /TDK ADANYA
STANDAR
PENGADAAN (PURCHASING)
KURANG PERALATAN
MAINTENANCE
PENGELOLAAN & SUPERVISI
KURANG MEMADAI

LEMAHNYA
KONTROL

PENYEBAB
DASAR

PENYEBAB TAK
LANGSUNG

INSIDEN

KERUGIAN

KONDISI TAK AMAN

OPERASI TANPA OTORISASI


GAGAL MEMPERINGATKAN
GAGAL MENGAMANKAN
KECEPATAN TIDAK LAYAK
MEMBUAT ALAT PENGAMAN
TIDAK BERFUNGSI
PAKAI ALAT RUSAK
PAKAI APD TIDAK LAYAK
PEMUATAN TIDAK LAYAK
PENEMPATAN TIDAK LAYAK
MENGANGKAT TIDAK LAYAK
POSISI TIDAK AMAN
SERVIS ALAT BEROPERASI
BERCANDA, CEROBOH
MABOK ALKOHOL, OBAT
GAGAL MENGIKUTI PROSEDUR

PELINDUNG/PEMBATAS TIDAK LAYAK

SEBAB LANGSUNG

PERBUATAN TAK AMAN

APD KURANG, TIDAK LAYAK


PERALATAN RUSAK
RUANG KERJA SEMPIT/TERBATAS
SISTEM PERINGATAN KURANG
BAHAYA KEBAKARAN
KEBERSIHAN KERAPIAN KURANG
KEBISINGAN
TERPAPAR RADIASI
TEMPERATUR EXTRIM
PENERANGAN TIDAK LAYAK
VENTILASI TIDAK LAYAK
LINGKUNGAN TIDAK AMAN

LEMAHNYA
KONTROL

INSIDEN

KONTAK

PENYEBAB
DASAR

PENYEBAB TAK
LANGSUNG

INSIDEN

KERUGIAN

STRUCK AGAINST menabrak/bentur benda

diam/bergerak
STRUCK BY terpukul/tabrak oleh benda bergerak
FALL TO jatuh dari tempat yang lebih tinggi
FALL ON jatuh di tempat yang datar
CAUGHT IN tusuk, jepit, cubit benda runcing
CAUGHT ON terjepit,tangkap,jebak diantara obyek
besar
CAUGHT BETWEEN terpotong, hancur, remuk
CONTACT WITH listrik, kimia, radiasi, panas, dingin
OVERSTRESS terlalu berat, cepat, tinggi, besar

PENYEBAB
DASAR

KERUGIAN

LEMAHNYA
KONTROL

PENYEBAB TAK
LANGSUNG

INSIDEN

MANUSIA
PERALATAN
MATERIAL
LINGKUNGAN

KERUGIAN

KECELAKAAN
(ACCIDENT):
Adalah suatu kejadian yang tidak kita
inginkan yang dapat
mengakibatkan kerugian terhadap
Manusia, Peralatan, Material dan
Lingkungan.

Contoh Kecelakaan
Tabrakan, mobil rusak
dan orangnya luka
Tersengat aliran listrik,
orangnya meninggal
Kebakaran, harta
musnah
Jatuh dari ketinggian,
luka/patah tulang
Pipa minyak pecah,
lingkungan tercemar.

HAMPIR CELAKA
(INCIDENT):
Adalah suatu kejadian yang
tidak kita inginkan yang
mungkin dapat mengakibatkan
kerugian terhadap Manusia,
Peralatan, Material dan
Lingkungan.

Contoh Hampir Celaka


Hewan ternak hampir
tertabrak mobil.
Kendaraan hampir
tabrakan.
Benda jatuh dari crane
hampir menimpa
instalasi.
Orang tergelincir,
hampir jatuh.

- MANUSIA (P)
ACCIDENT

TELAH TERJADI

- PERALATAN (E)

KERUGIAN TERHADAP

- MATERIAL (M) &


- LINGKUNGAN (E)

- MANUSIA (P)
INCIDENT

HAMPIR TERJADI

- PERALATAN (E)

KERUGIAN TERHADAP

- MATERIAL (M) &


- LINGKUNGAN (E)

sebelum kecelakaan:
melakukan segala upaya agar tidak timbul
kecelakaan

kebijakan pimpinan tertinggi (bidang K3)


pedoman, panduan, peraturan K3
Pengenalan/induksi pekerja baru
pelatihan K3
organisasi K3
rapat K3 berkala
Pemeriksaan/inspeksi
..

saat terjadi kecelakaan


mengurangi dampak yang terjadi dalam
kecelakaan

usaha mengatasi masalah (padamkan


api, amankan listrik, hentikan aliran
bahan bakar, dsb)
pertolongan terhadap manusia
penghitungan jumlah orang yang ada
(ada yang hilang/tidak)
evakuasi ke tempat aman
..
..

setelah kecelakaan
mempelajari kecelakaan yang terjadi dan
menghindari terulangnya kecelakaan sejenis

pelaporan kecelakaan
penyelidikan dan penyidikan sebab
kecelakaan
penghitungan kerugian
mengurus asuransi
perbaikan sis-dur
melakukan plant re-entry/business
resumption

METODE PENCEGAHAN
KECELAKAAN
ORGANISASI K3

Seorang pimpinan
Seorang Teknisi
Dukungan Manajemn
Prosedur , motivasi dan moral pekerja

MENEMUKAN FAKTA & MASALAH


Melalui Survey, Inspeksi, Investigasi

ANALISIS
Sebab utama masalah tsb, tingkat
kekerapannya, lokasi,
kaitannya dengan
manusia maupun kondisi

0 PEMILIHAN / PENETAPAN ALTERNATIF

Sebab utama masalah tsb, tingkat kekerapannya,


lokasi, kaitannya dengan manusia maupun kondisi

PELAKSANAAN

Langkah Penanggulangan
Kecelakaan Kerja
PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN
Ketentuan & syarat K3 mengikuti perkemb
ilmu pengetahuan, tehnik & teknologi
Penerapan ketentuan & syarat K3 sejak tahap
rekayasa
Penyel pengawasan & pemantauan pelak K3
STANDARISASI
Standar K3 maju akan menentukan tkt
kemajuan pelak K3
INSPEKSI / PEMERIKSAAN
Suatu kegiatan pembuktian sejauh mana
kondisi tempat kerja masih memenuhi
ketentuan & persyaratan K3

Langkah Penanggulangan
Kecelakaan Kerja
RISET TEKNIS, MEDIS, PSIKOLOGIS &
STATISTIK
Riset/penelitian untuk menunjang
tkt kemajuan bid K3 sesuai perkemb
ilmu
pengetahuan,
tehnik
&
teknologi
PENDIDIKAN & LATIHAN
Peningkatan
kesadaran,
kualitas
pengetahuan & ketrampilan K3 bagi
TK
PERSUASI
Cara penyuluhan & pendekatan di

Langkah Penanggulangan
Kecelakaan Kerja

ASURANSI
Insentif
finansial
utk
meningkatkan pencegahan kec
dgn pembayaran premi yg lebih
rendah terhdp peusahaan yang
memenuhi syarat K3

PENERAPAN K3 DI TEMPAT KERJA


Langkah-langkah
pengaplikasikan di tempat kerja

Keselamatan Kerja
1. Keselamatan Kerja Mekanik :
Meliputi mesin industri,pesawat angkat dan
angkut ( Crane,Forklift); kecelakaan terjadi
karena roda2 berputar, jatuhnya barang yg
diangkut atau terputusnya tali/seling.
2. Keselamatan Kerja Pesawat Uap dan Bejana
Tekan : kecelakaan kerja terjadi akibat
peleda
kan atau bocor pesawat uap/bejana tekan.

3. Keselamatan Kerja Listrik :


Keselamatan kerja yg berhubungan
dg listrik, kecelakaan terjadi krn
tersengat listrik, arus pendek berakibat
kebakaran.
4. Keselamatan Kerja Konstruksi
Bangunan dan Lift : kecelakaan kerja
terjadi krn akibat robohnya bangunan,
lift tidak berfungsi dg baik.

5. Keselamatan Kerja Kebakaran ;


Kebakaran timbul krn perpaduan 3
unsur yaitu adanya Oksigen
(O2),Bahan mudah terbakar dan
Panas.
6. Keselamatan Kerja Lingkungan ;
Lingkungan kerja yang tidak aman
dan tidak sehat bagi pekerja dan
masyarakat karena pengelolaan
limbah yang kurang baik.

Penerapan Keselamatan
Kerja
Mencegah dan mengurangi
terjadinya kecelakaan kerja dan
Penyakit Akibat Kerja, menciptakan
lingkungan kerja yg aman, sehat
serta efisien dan produktivitas kerja.
Untuk mencapai Nihil Kecelakaan
Memenuhi standar OHSAS 18001 dan
Sistem Manajemen K3.

Kesehatan Kerja
Sehat adalah kondisi fisik & mental seseorang yg bebas dari
penyakit atau gangguan kesehatan serta mampu berinteraksi
dengan lingkungan pekerjaannya.
Kesehatan Kerja spesialis ilmu kesehatan/kedokteran beserta
prakteknya yg bertujuan agar pekerja memperoleh derajat
kesehatan yg setinggi2nya baik fisik/mental/sosial dg usaha
preventif atau kuratif terhadap penyakit/gangguan kesehatan
yang diakibatkan oleh faktor pekerjaan dan lingkungan kerja
serta terhadap penyakit umum.

Penerapan Kesehatan Kerja


Meningkatkan dan memelihara derajat
kesehatan kerja.
Melindungi dan mencegah pekerja dari
semua gangguan kesehatan akibat
lingkungan kerja atau pekerjaanya.
Menempatkan pekerja sesuai dengan
kemampuan fisik,mental dan pendidikan
serta keterampilannya.
Meningkatkan efisiensi dan produktivitas .

Perhatian Utama Kesehatan


Kerja
Pencegahan terhadap kemungkinan
timbulnya penyakit serta
pemeliharaan kesehatan seoptimal
mungkin (preventif dan promotif).
Kesehatan kerja mencakup kegiatan
yang bersifat komprehensif berupa
upaya promotif,preventif, kuratif dan
rehabilitatif.

Prinsip Dasar K3
Melakukan usaha inspeksi keselamatan dan
kesehatan kerja untuk mengindentifikasi
kondisi kondisi tidak aman
Mengadakan usaha pendidikan dan
pelatihan para pekerja untukmeningkatkan
pengetahuan tugas mengenai cara kerja
yang aman, sehat & selamat
Membuat Peraturan Keselamatan dan
Kesehatan Kerja ditaati semua pekerja
Pembinaan disiplin dan ketaatan terhadap
semua Peraturan Perusahaan dibidang
keselamatan dan kesehatan kerja

Standar Kinerja K3

Rekrutmen Tenaga Kerja dilakukan sesuai prosedur


Mendapatkan pelatihan,penyuluhan ditempatkan sesuai
kemampuan
Semua karyawan memahami K3
Semua perbuatan dan kondisi berbahaya dilaporkan,dicatat
dan ditindaklanjuti
Setiap karyawan mendapat instruksi kerja yang tepat
Setiap karyawan mendapat indoktrinasi K3 dan dilakukan
komunikasi, konsultasi secara berkala
Setiap karyawan memahami dan mempraktekkan K3
Setiap karyawan memahami manfaat,cara pemakaian
,perawatan dan penyimpanan APD
Setiap kecelakaan dilakukan invetigasi dan dianalisa serta
dilaporkan
Tindak dan tanduk setiap manager adalah pecerminan
ttg.kepedulian terhadap K3
Disiplin dalam implementasi menuju pembangunan
karakter budaya K3

Standar Kinerja K3 Untuk :

Semua Peralatan, Pesawat, bahan berbahaya,Instalasi


yang berbahaya telah mempunyai perijinan dan
dilakukan pengujian berkala
Semua peralatan, pesawat, bahan berbahaya, instalasi
yang berbahaya telah dilakukan indentifikasi/penilaian
resiko, pengendalian baik administratif maupun tehnis
Semua Peralatan, pesawat, bahan berbahaya, instalasi
yang berbahaya dilayani oleh operator petugas yang
berkwalifikasi dan kompetensi
Semua jenis pekerjaan beresiko dilakukan penilaian
dan dibuatkan standar operasi kerja selamat
Kondisi lingkungan kerja dilakukan pengukuran dan
pengujian untuk mengetahui parameternya

SARAN KEPADA CALON AHLI K3


UMUM
Tingkatkan kopentensi menuju
profesionalisme dibidang K3
Tunjukkan prestasi K3di tempat
kerja secara proaktif
Yakinkan Manager dengan cara
presentasi bahwa K3 bukan
Cost tetapi Benefit
Lakukan Uji banding dg
perusahaan yang berhasil
menerapkan SMK3

Anda mungkin juga menyukai