Anda di halaman 1dari 12

SURAT KEPUTUSAN

DIREKTUR RSU MUHAMMADIYAH PONOROGO


Nomor: 878/KEP/III.5.AU/D/2009
Tentang :
PEDOMAN ORIENTASI TENAGA KEPERAWATAN
RSU MUHAMMADIYAH PONOROGO
Direktur RSU Muhammadiyah Ponorogosetelah :
: 1. Bahwa pedoman pelaksanaan orientasi tenaga keperawatan yang
Menimbang
diatur dalamSK Direktur nomer 032/KEP/III.5.AU/F/2007,
berdasarkan hasil evaluasibagian keperawatan perlu direvisi
terkait dengan perubahan waktupelaksanaan orientasi dan
penambahan item materis.
2. Bahwa dengan demikian, agar revisi pedoman orientasi tenaga
keperawatantersebut memiliki landasan hukum yang kuat, maka
penerapannya ditetapkanmelalui Surat Keputusan Direktur.
:
Mengingat
1. Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Muhammadiyah.
2. Undang-Undang No. 44 tahun 2009 tentang Ruamh Sakit.
3. SK Menkes RI No. 436/1993 tentang "Berlakunya Standar Rumah

Sakit dan Standar Pelayanan Medis di Indonesia".


4. Surat Keputusan MKKM PDM Kab. Lamongan nomer

Menetapkan

Pertama

Kedua

Ketiga

Keempat

Kelima

012/SK.PDM/IV.B/l.a/1998 tentang Falsafah, Visi, Misi, Motto dan


Tujuan RSU Muhammadiyah Ponorogo
5. SK Direktur RSML Nomor 715/KEP/III.5.AU/D/2009 tentang
Revisi Pedoman Orientasi Karyawan RSM Lamongan
MEMUTUSKAN
PEDOMAN ORIENTASI TENAGA KEPERAWATAN RSU
MUHAMMADIYAH PONOROGO.
Pedoman Orientasi Tenaga Keperawatan RSU Muhammadiyah
Ponorogo sebagaimana terlampir
Mengamanatkan kepada Manager keperawatan beserta bagian
Diklat untuk membuatProtap dan ketentuan lain serta mengawasi
pelaksanaannya.
Protap atau Ketentuan Orientasi sebagaimana dimaksud pada
diktum ketetapan'Kedua' di atas, merupakan bagian yang terkait
dan tidak terpisahkan dengan suratkeputusan ini
Keputusan ini berlaku untuk jangka waktu 3 (tiga) tahun sejak
tanggal
ditetapkandengan ketentuan akan dilakukan
penyempurnaan dan atau evaluasi sekurang-kurangnya sekali
dalam masa berlakunya
Bila dikemudian hari terdapat kekeliruan dalam ketetapan ini, akan
ditinjau kembalisesuai dengan Perundangan Kesehatan yang ada.
Ponorogo, 2015

Direktur,

Dr. Iwan Hartono, M.Kes


Tembusan:
1. Ketua MPKU PCM Ponorogo Kota
2. Kabag SDI & Kesekretariatan RSU Muhammadiyah Ponorogo
3. Manager KeperawatanRSU Muhammadiyah Ponorogo

Lamp
: Surat Keputusan Direktur RSU Muhammadiyah Ponorogo.
Nomor : 878/KEP/III.5.AU/D/2009
Tentang : Revisi ke 3 pedoman orientasi tenaga keperawatan RSU Muhammadiyah Ponorogo
PEDOMAN
ORIENTASI TENAGA KEPERAWATAN
RSU MUHAMMADIYAH PONOROGO
A. PENDAHULUAN

Mutu pelayanan rumah sakit merupakan suatu hal yang menjadi obsesi bagi seluruh pihak yang
berkaitan dengan insitusi pelayanan medik. Keinginan tersebut dilaksanakan dengan berbagai
upaya peningkatan mutu input dan proses, baik yang berupa pengembangan sumber daya
manusia melalui berbagai pelatihan dan rekruitmen.
Langkah lanjutan untuk mendapatkan mutu layanan yang baik setelah rekruitmen adalah
melaksanakan program orientasi karyawan baru, sehingga nantinya pada saat harus melaksanakan
tugas kegiatannya karyawan yang bersangkutan tidak canggung dan dapat segera menyesuaikan diri
dengan suasanan dan irama kerja yang harus dijalani yang pada gilirannya akan dapat menjaga mutu
layanan yang diberikan
B. DEFINISI
1. Program orientasi adalah program yang disusun sedemikian rupa sehingga setelah mengikuti
program tersebut seorang petugas baru di lingkungan unit Keperawatan tertentu di RS.
Muhammadiyah Lamongan yang masuk sebagai anggota tim dapat mengerti Organisasi dan
Tatalaksana di lingkungan Unit Keperawatan RSU Muhammadiyah Ponorogosehingga
dapat malaksanakan tugas sesuai uraian tugas dan kewenangannya
2. Tenaga Keperawatan adalah seorang tenaga profesinal baik perawat maupun bidan yang baru
direkrut atau baru menempati unit keperawatan yang ditunjuk di RSU Muhammadiyah
Ponorogo. Tenaga Keperawatan yang baru direkrut adalah karyawan yang sama sekali baru
bekerja di lingkungan RSU Muhammadiyah Ponorogo, sedangkan tenaga keperawatan yang
baru menempati unit keperawatan tertentu adalah bisa dari tenaga keperawatan yang baru
dimutasikan ke Unit Keperawatan yang berada di RSU Muhammadiyah Ponorogo.
C. TUJUAN
1. TujuanUmum
a. Memberikan pemahaman terhadap ketentuan yang berlaku diRSU
MuhammadiyahPonorogo.
b. Memberikan bekal awal dalam melaksanakan tugas, kewajiban dan wewenang yang
diamanatkan kepadanya.
c. Dapat berperan serta secara optimal dalam memberikan pelayanan yang profesional dan
bermutu sesuai standar dan prosedur yang sudah ditetapkan oleh profesi keperawatan

2. TujuanKhusus
a. Untuk menjamin bahwa petugas baru di lingkungan Unit keperawatan yang ditunjuk
di RSU MuhammadiyahPonorogo dapat bertugas sesuai dengan peraturan dan
kebijakan yang berlaku di lingkungan Unit keperawatan tersebut
b. Memberi kesempatan bagi tenaga keperawatan baru untuk mengenal dan
beradaptasi
dengan lingkungan barunya.
c. Untuk menilai sejauh mana penampilan kinerja tenaga keperawatan baru tersebut di
unit keperawatan yang ditempatinya
d. Untuk menentukan karakter kemampuan tenaga keperawatan baru tersebut
sesuaikompetensinya terutama dalam memahami prosedur pengamanan dalam
berbagai bidangdi berbagai unit kerja dan tekhnik - tekhnik mengerjakan basic life
support dalam keadaandarurat
D. WAKTU PELAKSANAAN
1. Orientasi Tenaga Keperawatan Baru
Orientasi Tenaga Keperawatan baru dilaksanakan setelah proses penerimaan karyawan
baru yang dilakukan selama 1 bulan berturut-turut (yang mana didalamnya termasuk
pemberian materi pokok selama sekurang - kurangnya 7 jam dan atau maximalnya 3 hari
sebagai masa uji coba menjadi karyawan RSU Muhammadiyah Ponorogo.
2. Orientasi Tenaga Keperawatan Mutasi

Orientasi bagi karyawan pindahan dimulai saat tenaga tersebut mulai bekerja di unit kerja
yang baru ditempati selama kurang lebih 1 bulan sampai faham dengan falsafah, tujuan
dan prosedur-prosedur kerja di unit keperawatan tersebut.
E. INFORMASI UMUM
1. Program orientasi yang terkait dengan masalah pengenalan organisasi, kebijakan dan
prosedur di Bidang keperawatan dan RSU Muhammadiyah Ponorogo yang bersifat
umum, yang mana merupakan materi pokok yang harus disampaikan pada tenaga
keperawatan baru, dilaksanakan sekurang - kurangnya 7 jam dan atau maximalnya
dilaksanakan selama 3 hari, dengan cara metode totorial ( ceramah dan tanya jawab )
2. Program orientasi yang terkait dengan unit keperawatan yang ditunjuk sebagai tempat
orientasi bagi tenaga keperawatan baru dilaksanakan dengan metode work shop ( praktik),
dilaksanakan selama 1 bulan berturut-turut ( waktu ini penghitungannnya dimulai dari
pelaksanaan orientasi awal oleh Bidang Keperawatan dengan cara metode tutorial )
sebagai masa uji coba menjadi karyawan RSU Muhammadiyah Ponorogo
3. Petugas baru yang merupakan petugas mutasi dari unit kerja lain di lingkungan
RSUMuhammadiyah Ponorogo tidakperlu lagi mendapat materi pokok, tetapi langsung
mendapat meteri yang berkaitan dengan Organisasi dan Tatalaksana serta kebijakan di
Unit Keperawatan yang ditunjuk di RSU Muhammadiyah Ponorogo. Adapun masa
orientasinya selama kurang lebih 1 bulan
4. Program orientasi wajib diikuti sampai selesai oleh semua petugas baru

F. RENCANA JADWAL ORIENTASI


No JENIS ORIENTASI BULAN PELAKSANAAN
1

Tenaga Baru

1
X

Tenaga Mutasi

->

4|5
aHfffiTftg
Iffiiilliilif
l

1
X

10 t i l l 12
H

Keterangan:
1. X : Dilaksanakan minimal 1 tahun sekali.
2. -> : Direncanakan 3 tahun sekali atau menurut kebutuhan.
Disusun berdasarkan program rekruitmen tenaga baru dan program mutasi tenaga RSU
Muhammadiyah Ponorogo.
G- PESERTA
Peserta program orientasi ini adalah semua petugas yang baru menempati di unit
Keperawatan yang ditunjuk di RSU Muhammadiyah Ponorogo
H. PENDANAAN
Biaya untuk pelaksanaan program orientasi ini menjadi beban anggaran rutin rumah sakit
I. PENGORGANISASIAN
Pelaksanaan program orientasi keperawatan ini menjadi tugas dan wewenang Bidang
Keperawatan dan pelaksanaan program ini dilaksanakan dilingkungan Unit Keperawatan
yang ditunjuk
J. PROSEDUR
1. Orientasi Tenaga Keperawatan Baru
a. Bidang Keperawatan memberikan orientasi materi pokok dengan metode tutorial
kepada tenaga keperawatan baru selama sekurang - kurangnya 7 jam dan atau
maximalnya 3 hari
b. Setelah pemberian materi pokok, Bidang Keperawatan menginformasikan kepada
Kepala ruangan di unit Keperawatan yang akan ditempati tenaga keperawatan baru
tersebut untuk mengorientasi tenaga keperawatan baru tersebut dengan metode work
shop selama 1 bulan berturut-turut ( waktu ini penghitungannnya dimulai dari
pelaksanaan orientasi awal yang sudah dilakukan oleh Bidang Keperawatan dengan
cara metode tutorial ) dengan cara merotasi tenaga keperawatan baru tersebut disemua
unit keperawatan di RSUM Ponorogo dengan jadwal diatur oleh manager Keperawatan
c. Petugas baru mengikuti program orientasi sesuai jadwal
d. Pada akhir program orientasi tenaga keperawatan baru tersebut dapat menyampaikan
masukan program orientasi yang telah diikutinya kepada Kepala Ruangan di unit
Keperawatan yang terkait
e. Kepala ruangan yang terkait membuat evaluasi hasil orientasi tenaga keperawatan baru
tersebut dan disampaikan ke Bidang Keperawatan maximal 3 hari setelah orientasi
berakhir
f. Petugas baru dapat memulai tugas sebagai bagian dari tim di lingkungan Unit
Keperawatan yang ditunjuk tersebut di RSU Muhammadiyah Ponorogo

Orientasi Tenaga Keperawatan Mutasi


a. Bidang Keperawatan memberikan arahan singkat kepada tenaga keperawatan mutasi
(informasi umum : maksud dan tujuan adanya mutasi dan unit keperawatan yang
ditunjuk)
b. Setelah pemberian informasi umum, Bidang Keperawatan menginformasikan kepada
Kepala ruangan di unit Keperawatan yang akan ditempati tenaga keperawatan mutasi
tersebut untuk mengorientasi dengan metode work shop selama kurang lebih 1 bulan
sampai faham dengan falsafah, tujuan dan prosedur-prosedur kerja di unit keperawatan
tersebut
c. Tenaga keperawatan mutasi dianggap sebagai petugas baru di unit keperawatan yang
ditunjuk tersebut harus mengikuti program orientasi sesuai jadwal
d. Pada akhir program orientasi petugas baru dapat menyampaikan masukan program
orientasi yang telah diikutinya kepada Kepala Ruangan di unit Keperawatan yang
terkait
e. Kepala ruangan yang terkait membuat evaluasi hasil orientasi tenaga keperawatan baru
tersebut dan disampaikan ke Bidang Keperawatan maximal 3 hari setelah orientasi
berakhir
f. Petugas baru dapat memulai tugas sebagai bagian dari tim di lingkungan Unit
Keperawatan yang ditunjuk tersebut di RSU Muhammadiyah Ponorogo
K. EVALUASI
1. Evaluasi Orientasi Tenaga Keperawatan Baru
Evaluasi kegiatan orientasi tenaga keperawatan baru secara umum dilakukan oleh diklat
bersama panitia pelaksana yang dibentuk oleh direktur dan evaluasipelaksanaan
orientasi secara khusus di unit keperawatan dilakukan oleh bidangkeperawatan
melalui Kepala ruangan di unit keperawatan yang ditempati tenagakeperawatan baru
tersebut.
Adapun Evaluasi Orientasi untuk tenaga keperawatan baru di Bidang Keperawatan
antara lain:
a, Misi, Falsafah dan Tujuan Keperawatan
b. Struktur Organisasi Bidang Keperawatan
c. Pola tenaga keperawatan dan sistem penilaian kinerja keperawatan

d. Kebijakan dan prosedur yang berlaku di pelayanan Keperawatan


e. Metode Pemberian Asuhan Keperawatan di RSUM Ponorogo

f. Komite Keperawatan : Struktur, urgas, Prosedur Penaganan Etik keperawatan di


RSUM Ponorogo
g. Pengenalan PPNI Komisariat RSUM Ponorogo
h. HakdanKewajibanPerawat

i. Instrumen A, B, C
j. MARSPPNI dan IBI
k. Sosialisasi Pelayanan di Unit Keperawatan RSUM Ponorogo ( Rajal / RI)
1. Konsep Rekam Medis di Keperawatan
m.Prosedur pengelolaan obat dan kerjasama perawat dan farmasi klinis di ruangan
n. Prosedur pengelolaan sterilisasi di ruangan
o. Cara menggunakan dan memelihara fasilitas dan sarana yang tersedia di unit
keperawatan
p. Tatalaksana pengendalian INOS q. Orientasi tempat dan tenaga keperawatan di ruangan r.
Tatalaksana Koordinasi dengan lintas unit di RSML ( Laborat, Radiologi, Kamar
Obat,dll)
s. Pengenalan Billing Sistem
Yang mana didalamnya juga tercantum penilaian tentang : Kreatifitas, inisiatif, dan
disiplin
Evaluasi Orientasi Tenaga Keperawatan Mutasi
Evaluasi kegiatan orientasi tenaga keperawatan mutasi dilakukan oleh Bidang
keperawatan melalui Kepala ruangan di unit keperawatan yang ditempati tenaga
keperawatan mutasi tersebut.
Adapun Evaluasi Orientasi untuk tenaga mutasi di Bidang Keperawatan antara lain :
a. Falsafah dan Tujuan di Bidang Keperawatan dan Unit Keperawatan yang terkait
b. Struktur Organisasi di unit keperawatan terkait
c. Pola tenaga keperawatan di unit keperawatan terkait
d. Kebijakan dan prosedur yang berlaku di unit pelayanan Keperawatan terkait (
contoh yang terkait dengan SOP ) e. Metoda pemberian Askep di unit keperawatan
terkait f. Penilaian Mutu Asuhan Keperawatan (instrumen A, B, C )g. Hak dan
Kewajiban Perawat baru terkait dengan kebijakan ruangan ( Pembagian
jasa tindakan dan Askep, dill)
h. Prosedur pengelolaan obat dan kerjasama perawat dan farmasi klinis di ruangan i.
Prosedur pengelolaan sterilisasi di ruangan j. Cara menggunakan dan memelihara
fasilitas dan sarana yang tersedia di unit
keperawatan
k. Orientasi tempat dan tenaga keperawatan di ruangan
1. Pengenalan Billing Sistem di unit keperawatan
Kreatifitas, inisiatif, dan
Yang mana didalamnya juga tercantum penilaian tentang
disiplin

Adapun kesimpulannnya adalah sebagai berikut:


No. Materi Orientasi

Pemateri

ijsiif^
i. Misi, Falsafah dan Tujuan Keperawatan

Kepala keperawatan Bidang

2.

Kepala keperawatan Bidang

Struktur Organisasi Bidang Keperawatan

No. Materi Orientasi


3.
Pola tenaga keperawatan dan sistem penilaian
kinerja keperawatan
4.
Kebijakan dan prosedur yang berlaku di pelayanan
Keperawatan
5.
Metoda pemberian Askep di RSML
6.
7.
8.
9.
10.
11.
12.
13.
14.
15.
16
17
18
19

Komite Keperawatan : Struktur, urgas, Prosedur


Penaganan Etik keperawatan di RSML
Pengenalan PPNI Komisariat RSML
Hak dan Kewajiban Perawat
Instrumen A, B, C
MARS PPNI DAN IBI (diagendakan setiap hari
sebelum materi dimulai/setelah selesai ateri
terakhir) : Peserta - cari mars PPNI
Sosialisasi Pelayanan di Unit Keperawatan RSML (
Rajal / RI )
Konsep Rekam Medis di Keperawatan
Prosedur pengelolaan obat dan kerjasama perawat
dan farmasi klinis di ruangan
Prosedur pengelolaan sterilisasi di ruangan
Cara menggunakan dan memelihara fasilitas dan
sarana yang tersedia di unit keperawatan
Orientasi tempat dan tenaga keperawatan di ruangan
Tatalaksana pengendalian INOS
Tatalaksana Koordinasi dengan lintas unit di RSML
( Laborat, Radiologi, Kamar Obat, dll )
Pengenalan Billing Sistem

iBteFalsafah dan Tujuan di Bidang Keperawatan dan


i Unit Keperawatan yang terkait
2
3
4
5
6

Struktur Organisasi di unit keperawatan terkait

Pola tenaga keperawatan di unit keperawatan terkait


Kebijakan dan prosedur yang berlaku di unit
pelayanan Keperawatan terkait ( contoh yang terkait
dengan SOP )
Metoda pemberian Askep di unit keperawatan
terkait
Penilaian Mutu Asuhan Keperawatan ( instrumen A,
B,C)

Pemateri
Kepala
Bidang
keperawatan
Kepala
Bidang
keperawatan
Ketua
Komite
keperawatan
Ketua
Komite
keperawatan
Ketua PPNI RSML
Kasie Keperawatan
Kasie Keperawatan
Kasie Keperawatan
Kasie Keperawatan
Kabag Rekam medis
Ka. Instalasi Farmasi

Kasie Sterilisasi
Kasie IPS
Kasie Keperawatan
Tim INOS
Masing - masing Kabag
terkait
SIRS
Masing - masing Kepala
Paviliun
di
Unit
Keperawatan

7
8
9

Hak dan Kewajiban Perawat baru terkait dengan


kebijakan ruangan ( Pembagian jasa tindakan dan
Askep, dill )
Prosedur pengelolaan obat dan kerjasama perawat
dan farmasi klinis di ruangan
Prosedur pengelolaan sterilisasi di ruangan

C:\Documents andSettings\sekretariaADesktop\09_rev3pedoman orientasi tenaga keperawatan.doc

No. Materi Orientasi


Pemateri
10 Cara menggunakan dan memelihara fasilitas dan
sarana yang tersedia di unit keperawatan
11 Orientasi tempat dan tenaga keperawatan di ruangan
12 Pengenalan Billing Sistem di unit keperawatan
L. PENUTUP
Demikian program pelaksanaan orientasi tenaga keperawatan, dimana program ini merupakan
revisi ketiga yang telah kami sesuaikan dengan kebijakan yang baru.Dan kami berharap,
semoga program ini dapat dipakai sebagai acuan kerja dan pembagian tugas dalam
pelaksanaan kegiatan orientasi bagi tenaga keperawatan yang baru bekerja di RSML maupun
bagi tenaga mutasi di unit pelayanan keperawatan.

Direktur Utama,
RS Muhammadiyah Lamongan

Ditetapkan di
Pada Tanggal
Tepat Tanggal

' <lr. HVFaisol Ama, M.Sc.


NRP : Q&05400
U
C:\Documents and Settings\sekretariat\Desktop\Q9_rev3 pedoman orientasi tenaga keperawatan.doc

Lamongan
9Muharroml431H.2
6 Desember 2009 M.

Lamp
Surat Keputusan Direktur RSU Muhammadiyah Ponorogo.
Nomor
878/KEP/III.5.AU/D/2009
Tentang
REVISI KE 3 PEDOMAN ORIENTASI KARYAWAN
_______KEPERAWATAN RSU MUHAMMADIYAH PONOROGO_____

TENAGA

EVALUASI ORIENTASI TENAGA KEPERAWATAN BARU


RSU MUHAMMADIYAH PONOROGO
NO
KRITERIA
PENILAIAN KETERANGAN
A. Materi Umum RSML
Struktur Organisasi RSML
Visi, Misi Motto dan tujuan RSML
Prosedur Pengamanan dalam berbagai bidang di
RSML
Kebrjakan dan Prosedur yang berlaku di RSML
Prosedur pengelolaan obat dan kerjasama perawat dan
farmasi klinis di ruangan
Tatalaksana pengendalian INOS
Konsep Rekam Medis di Keperawatan
Tatalaksana koordinasi dengan lintas unit di RSML (
Laborat, RO, Kamar obat, dll )
Prosedur pengelolaan sterilisasi di ruangan
Pengenalan Billing Sistem
B. Materi Keperawatan
1
Struktur Organisasi Keperawatan dan Unit Kerja
2
Falsafah dan Tujuan Keperawatan dan Unit Kerja
3
Pola tenaga dan sitem penilaian kinerjanya
4
Komite Keperawatan : Struktur, urgas, Prosedur
Penaganan Etik keperawatan di RSML
5
Kebijakan dan Prosedur Keperawatan dan Unit Kerja
meliputi :
a. Prosedur Keilmuan Keperawatan
b. Prosedur Menejerial Keperawatan
c. Prosedur Administrasi di ruang keperawatan
Metode Pemberian Asuhan Keperawatan pada pasien
6
dan pendokumentasiannnya
7
Instrumen A, B, C
Hak dan kewajiban Tenaga Keperawatan
8
9
Pengenalan PPNI Komisariat RSML
10
Penguasaan penggunaan sarana dan fasilitas di ruang
keperawatan ( alat medis, inventaris, dll )
Pelayanan di Unit Keperawatan RSML ( Rajal / RI )
11
12
Orientasi tempat dan tenaga di ruangan
C. Penilaian Tambahan
1
Kreatifitas
2
Inisiatif
3
Disiplin
C:\Docameitts andSettings\sekretariae\Desktop\Q9_rev3pedoman onentasi tenaga keperawatan,doc

Lamp
Nomor
Tentang

NO
1
2

Surat Keputusan Direktur RSU Muhammadiyah Ponorogo.


878/KEP/III.5.AU/D/2009
REVISI KB 3 PEDOMAN ORIENTASI KARYAWAN
KEPERAWATAN RSU MUHAMMADIYAH PONOROGO

TENAGA

EVALUASI ORIENTASI TENAGA KEPERAWATAN MUTASI


RSU MUHAMMADIYAH PONOROGO
KRITERIA
PENILAIAN
KETERANGAN
Falsafah dan Tujuan di Bidang
Keperawatan dan Unit Keperawatan yang
terkait
Struktur Organisasi di unit keperawatan
terkait

Pola tenaga keperawatan di unit


keperawatan terkait
4
Metoda pemberian Askep di unit
keperawatan terkait
5
Penilaian Mutu Asuhan Keperawatan (
instrumen A, B, C )
6
Hak dan Kewajiban Perawat baru terkait
dengan kebijakan ruangan ( Pembagian
jasa tindakan dan Askep, dill )
7
Prosedur pengelolaan obat dan kerjasama
perawat dan farmasi klinis di ruangan
8
Prosedur pengelolaan sterilisasi di ruangan
9
Cara menggunakan dan memel ihara
fasilitas dan sarana yang tersedia di unit
keperawatan
Kebijakan dan Prosedur Keperawatan dan
10
Unit Kerja meliputi :
t. Prosedur Keilmuan Keperawatan
u. Prosedur Menejerial Keperawatan
v. Prosedur Administrasi di ruang
keperawatan
Penilaian Tambahan
1
Kreatifitas
2
Inisiatif
Disiplm
3

C:\Documents and Settings\sekretdrial\Desktop\Q9_rev3 pedoman orientasi tenaga keperawatan.doc

Lamp
Nomor
Tentang

Surat Keputusan Direktur RSU Muhammadiyah Ponorogo.


878/KEP/III.5.AU/D/2009
REVISI KE 3 PEDOMAN ORIENTASI KARYAWAN
KEPERAWATAN RSU MUHAMMADIYAH PONOROGO

TENAGA

Lampiran Juklak Penilaian


Kriteria Penilaian
Penilaian
Kriteria
Baik
1. Mengerti/ mengetahui secara keseluruhan Memahami secara
2. keseluruhan Melaksanakan sesuai prosedur / kebijakan
3.
Cukup
1. Mengerti/ mengetahui sebagian besar Memahami sebagian
2. besar Melaksanakan sesuai prosedur
3.
Kurang
1. Mengerti/ mengetahui sebagian kecil Memahami sebagain kecil
2. Melaksanakan tidak sesuai prosedur
3.
Keterangan
Catatan khusus
Penilaian tambahan
1. Kreatifltas diruangan Inisiatif diruangan Kedisiplinan
2.
3.

C:\DocumetOs and Settings\sekretariaf[Desktop\09_rev3 pedoman orientasi tenaga keperawatan.doc