Anda di halaman 1dari 21

DIAGNOSIS

MULTIAKSIAL
MEILISA SRI SUZANA
H1AP10026
SMF ILMU KEDOKTERAN JIWA
FKIK UNIVERSITAS BENGKULU-RSJKO

Proses Diagnosis Gangguan


Jiwa
ANAMNESIS
PEMERIKSAAN
DIAGNOSIS
TERAPI
TINDAK LANJUT

Anamnesis
Alasan berobat
Riwayat gangguan sekarang
Riwayat gangguan dahulu
Riwayat perkembangan diri
Latar belakang social, keluarga,
pendidikan, pekerjaan,
perkawinan, dll

Pemeriksaan
Fisik diagnostic
Status mentalis
Laboratorium
Radiologik
Evaluasi psikologik
Lain-lain

Diagnosis

Diagnosis Multiaksial Suatu


sistem
yang
digunakan
untuk
mendiagnosis secara komprehensif
(gangguan
jiwa,
gangguan
kepribadian, kondisi medik umum,
masalah psikososial & lingkungan,
dan taraf fungsi secara global)
sehingga membantu rencana terapi
& meramalkan prognosis.

Terapi
Farmako terapi
Psikoterapi
Terapi social
Terapi okupasional
Lain-lain

Tindak Lanjut
Evaluasi Terapi
Evaluasi Diagnosis
Lain-lain

Diagnosis Multiaksial
Aksis I Gangguan klinis
Kondisi lain yang menjadi
fokus perhatian klinis
Aksis II Gangguan kepribadian
Retardasi mental
Aksis Kondisi medik umum
III
Aksis Masalah psikososial &
IV
lingkungan
Aksis V Penilaian fungsi secara

Antara Aksis I, II, III tidak selalu harus


ada hubungan etiologic atau
patogenesis.
Hubungan antara Aksis I-II-III dan
Aksis IV dapat timbal balik saling
mempengaruhi.

Urutan Hierarki Blok Diagnosis


Gangguan Jiwa
Hierarki

Gangguan Jiwa

Ciri khas

I. F00.xx
F09.xx
F10.xx
F19.xx

Gg. Mental Organik & Simtomatik


Gg. Mental Perilaku Akibat Zat
Psikoaktif

Etiologi organik/ fisik jelas,


primer/ sekunder

II. F20.xx
F29.xx

Skizofrenia, Gg. Skizotipal & Gg.


Waham

Gejala psikotik, etiologi


organik tidak jelas

III. F30.xx
F39.xx

Gg. Suasana Perasaan (Mood/


Afektif)

Gejala gg. Afek (psikotik &


non psikotik)

IV. F40.xx
F48.xx

Gg. Neurotik, Gg. Somatoform, Gg.


Stress

Gejala non psikotik,


etiologi non organik

V. F50.xx
F59.xxx

Sindrom perilaku yang berhubungan


dengan Gg. Fisiologis & Faktor Fisik

Gejala fungsi fisiologis,


etiologi non organik

Cont
Hierarki

Gangguan Jiwa

Ciri khas

VI. F60.xx
F69.xx

Gg. Kepribadian & Perilaku Masa


Dewasa

Gejala perilaku, etiologi nonorganik

VII. F70.xx
F79.xx

Retardasi Mental

Gejala perkembangan IQ,


onset masa kanak

VIII. F80.xx
F89.xx

Gejala perkembangan psikologis

Gejala perkembangan
khusus, onset masa kanak

IX. F90.xx
F98.xx

Gg. Perilaku & Emosional dengan


Onset Masa Kanak & Remaja

Gejala perilaku/ emosional,


onset masa kanak

Kondisi lain yang menjadi fokus


perhatian klinis

Tidak tergantung gangguan


jiwa

X. Kode Z

Aksis I
F00
F09

F10
F19

F20
F29

F30
F39

F40
F48

F50
F59

F60
F69

F70
F79

Gg. Mental Organik & Simtomatik


Gg. Mental Perilaku Akibat Zat Psikoaktif
Skizofrenia, Gg. Skizotipal & Gg. Waham
Gg. Suasana Perasaan (Mood/ Afektif)
Gg. Neurotik, Gg. Somatoform, Gg. Stress
Sindrom perilaku yang berhubungan dengan Gg.
Fisiologis & Faktor Fisik
Gg. Kepribadian & Perilaku Masa Dewasa
Retardasi Mental

Aksis II
F60

: GANGGUAN KEPRIBADIAN KHAS

F60.0

: Gangguan kepribadian paranoid

F60.1

: Gangguan kepribadian skizoid

F60.2

: Gangguan kepribadian dissosial

F60.3

: Gangguan kepribadian emosional tidak stabil

F60.4

: Gangguan kepribadian histrionik

F60.5

: Gangguan kepribadian anankastik

F60.6

: Gangguan kepribadian cemas

F60.7

: Gangguan kepribadian dependen

F60.8

: Gangguan kepribadian khas lainnya

F60.9

: Gangguan kepribadian YTT

Cont
F61

GANGGUAN KEPRIBADIAN CAMPURAN &


LAINNYA

F61.0

: Gangguan kepribadian campuran

F61.1

: Perubahan kepribadian yang bermasalah

GAMBARAN KEPRIBADIAN MALADAPTIF (uraikan)


MEKANISME DEFENSI MALADAPTIF (uraikan)
F70-F79 : RETARDASI MENTAL
R 03.2

: TIDAK ADA DIAGNOSIS AKSIS II

R 46.8

: DIAGNOSIS AKSIS II TERTUNDA

Aksis III
A00 B99

: Penyakit infeksi dan parasit tertentu

C00 D48

: Neoplasma

E00 G90

Penyakit endokrin, nutrisi & metabolik

G00 G90

: Penyakit susunan saraf

H00 H59

: Penyakit mata dan adneksa

H60 H95

: Penyakit telinga & proses mastoid

I00 I99

: Penyakit sistem sirkulasi

J00 J99

: Penyakit sistem pernapasan

K00 K93

: Penyakit sistem pencernaan

Cont
L00 L99
M00
M99
N00
N99
O00
O99
Q00
Q99
R00
R99
S00

: Penyakit kulit & jaringan subkutan


Peny. Sistem muskuloskeletal & jar. Ikat
:
:
:
:
:
:

Peny. Genitouria
Kehamilan, kelahiran anak & masa nifas
Malformasi kongenital, deformasi, kel.
kromosom
Gejala, tanda & temuan klinis-lab abn
Cedera, keracunan & akibat kausa ekst.

Aksis IV

Masalah dengan primary support group


(keluarga)
Masalah berkaitan dengan lingkungan sosial
Masalah pendidikan
Masalah pekerjaan
Masalah perumahan
Masalah ekonomi
Masalah akses ke pelayanan kesehatan
Masalah berkaitan interaksi dengan hukum/
kriminal
Masalah psikososial & lingkungan lain

Aksis V
GLOBAL ASSESMENT OF FUNCTION (GAF) SCALE
100 91

90 81

80 71

70 61

Gejala tidak ada, berfungsi maksimal,


tidak ada masalah yang tak
tertanggulangi.
Gejala minimal, berfungsi baik, cukup
puas, tidak lebih dari masalah harian
biasa.
Gejala sementara dan dapat diatasi,
disabilita ringan dalam sosial,
pekerjaan, sekolah, dll.
Beberapa gejala ringan dan menetap,
disabilitas ringan dalam fungsi, secara
umum masih baik.

Cont
50 41
40 31

30 21

20 11
10 01
0

: Gejala berat, disabilitas berat


Beberapa disabilitas dalam hubungan
: dgn realita & komunikasi, disabilitas
berat dalam beberapa fungsi.
Disabilitas berat dalam komunikasi &
: daya nilai, tidak mampu berfungsi
hampir dalam semua bidang.
Bahaya mencederai diri/ orang lain,
: disabilitas sangat berat dalam
komunikasi & mengurus diri.
Seperti di atas persisten & lebih
:
serius
: Informasi tidak adekuat

DAFTAR PUSTAKA

Maslim, Rusdi. Buku Saku Diagnosis


Gangguan Jiwa Rujukan Ringkasan
dari PPDGJ III Bagian ilmu Kedokteran
Jiwa FK Unika Atmajaya. Jakarta.
2001
Diagnostic and Statistical Manual
Disorders, fourth edition (DSM IV-TM).

Terima kasih