Anda di halaman 1dari 1

PETUNJUK PENGEMBANGAN SURVEILANS INFEKSI LUKA OPERASI

1. Semua factor resiko harus dicatat dengan lengkap pada catatan pasien oleh dokter, perawat
atau tim kesehatan lain yang menangani pasien ( kategori I ).
2. Klasifikasi operasi harus dicatat pada laporan operasi atau pada catatan pasien oleh ahli bedah
segera setelah pasien di operasi ( kategori II ).
Petunjuk surveilans yang dimaksud adalah variable spesifik untuk masing masing lokasi
infeksi. Variabel lain seperti : umur, jenis kelamin, unit / bagian dll, sama untuk semua lokasi
infeksi.
3. Pelaksanaan surveilans harus menghitung rate menurut klasifikasi luka operasi spesifik
minimal setiap 6 bulan sekali, melaporkannya pada Pokja Pengendalian Infeksi Rumah Sakit
( kategori I ).
4. Pelaksana surveilans menghitung rate menurut prosedur spesifik setiap 6 bulan sekali dan
melaporkannya pada Pokja pengendalian Infeksi serta para ahli bedah ( kategori II )>