Anda di halaman 1dari 5

LOGAM CAMPUR UNTUK RESTORASI LOGAM PENUH DAN VINIR RESIN

The Bureau of Standards mentapkan logam campur emas cor Tipe I sampai IV
menurut fungsinya dalam Kedokteran Gigi , dengan kekerasan meningkat dari
Tipe I sampai Tipe IV.
Empat jenis logam campur berikut ini diklasifikasikan menurut sifat sifatnya
dan bukan menurut kompisisinya.
Tipe I (lunak), inlai kecil, mulai diapdatasi (burinish), dan hanya mendapat sedikit
tekanan.
Tipe II (sedang), inlai yang terkena tekanan sedang, termasuk mahkota tiga
perempat yang tebal, abutment, puntik, dan mahkota yang penuh.
Tipe III (keras), inlai yang terkena tekanan besar, termasuk mahkota tiga
perempat yang tipis, backing logam cor yang tipis, abutment, pontik, mahkota
penuh, basis gigi tiruan serta gigi tiruan sebagian cekat yang pendek.
Tipe IV (sangat keras), inlai yang terkena tekanan yang sangat besar, termasuk
lempeng basis dan cengkeram gigi tiruan, gigi tiruan sebagaian rangka logam,
dan gigi tiruan sebagian cekat yang panjang. Ompisi terdiri dari sebagian emas
atau perak.
Jenis
Campur

Logam Unsur Utama

Au

Cu

Ag

Pd

Sn, In, Fe,


Zn, Ga

Sangat mulia (Au)

83

10

0,5

Seimbang

II

Sangat mulia (Au)

77

14

Seimbang

III

Sangat mulia (Au)

75

11

3,5

Seimbang

III

Mulia (Au)

46

39

Seimbang

III

Mulia (Ag)

70

25

Seimbang

IV

Sangat Mulia (Au)

56

14

25

Seimbang

IV

Mulia (Ag)

15

14

45

25

Seimbang

Logam-Keramik

Sangat Mulia (Au)

52

38

Seimbang

Logam-Keramik

Mulia (Pd)

30

60

Seimbang

Logam-Keramik

Sangat Mulia (Au)

88

7(+4Pt
)

Seimbang

Logam-Keramik

Mulia (Pd)

06

0-6

88

Seimbang

0-15

Pemanasan Logam Campur Sangt Mulia dan Logam Mulia


Logam campur emas dapat diperkeras cukup besar jika logam campurnya
mengandung tembaga dalam jumlah yang cukup. Logam campur tipe I dan II
biasanya tidak mengeras, atau mengeras dalam tingkat yan lebih rendah
daripada tipe II dan IV. Logam campur yang dapat dikeraskan, tentu dapat
dilunakkan. Pemanasan untuk melunakkan disebut tindakkan panas untuk
mencairkan.

Pemanasan untuk Melunakkan


Logam cor ditempatkan dalam tungku elektrik sama 10 meni pada temperatur
700oC kemudian dicelupkan dalam air.
Pemanasan untuk melunakkan
dianjurkan untuk struktur yang akan digerus, dibentuk, atau dimanipulasi dala
keadaan dingin yang baik di dalam maupun diluar mulut.

Pemanasan untuk Mengeraskan


Pengerasan usia atau pemanasan untuk mengeraskan logam campur dapat
dilakukan dengan beberapa cara. Salah satunya yag palin praktis adalah dengan
merendam atau men-tua-kan logam cor pada temperatur tertentu untuk
jangka waktu tertentu, biasanya 15 sampai 30 menit, sebelum dicelup ke dalam
air. Suhu penuaan tergantung pada komposisi logam campur tetapi pada
umumnya di antara 200oC dan 45oC. Waktu dan temperatur yang tepat
umumnya dicantumkan oleh pabrik pembuatnya.
Nilai kekerasan untuk logam campur, logam mulia berkorelasi dengan kekuatan
Menurut tradisi, angka kekerasandigunakan untuk menunjukkan kecocokan
sebuah logam campur untuk jenis penggunaan klinis tertentu.
Perpanjangan atau Elongasi adalah ukuran kelenturan atau derajat deformasi
plastis yang dapat dialami oleh logam campur sebelum terjadi fraktur Diperlukan
jumlah elongasi yang cukup besar jiaka penggunaan klinisnyas membutuhkan
deformasi dari struktur pasca-cor, seperti yang untuk cengkeram, penyesuaian
tepi dan pemburnishan.

Penyusutan Cor
Penyusutan terjadi dalam 3 tahap;
1.) Kontraksi termal dari cairan logam diantara temperatur pemanasan dan
titik carnya.
2.) Kontraksilogam yang terjadi ketika berubah dari bentuk cair ke padat

3.) Kontraksi termal dari logam padat yang terjadi ketika temperatur menurun
ke temperatur kamar

Penyusutan Pemadatan Linier dari Logam Campur Cor


Jenis Logam Campur

Penyusutan Cor (%)

Tipe I, berbasis emas

1,56

Tipe II, berbasis emas

1,37

Tipe III, berbasis emas

1,42

Ni-Cr-Mo-Be

2,3

Co-Cr-Mo

2,3

Logam Campur Perak-Palladium


Logam campur ini dapat mengandung atau tidak mengandung tembaga dan
sejumlah kecil emas. Temperatur pengecorannya adalah seperti logam campur
emas kuning. Loga campur Ag-Pd yang bebas tembaga mungkin mengandung
70% sampai 72% perak dan 25% palladium serta memiliki sifat fisik dari logam
campur emas Tipe III. Logam campur lain yang berbahan utama perak dapat
mengandung perak 60%, Palladium 25%, dan tembaga 15% atau lebih, dan
mempunyai sifat fisik seperti logam campur emas tipe IV. Potensi karat serta
korosnya yang lebih besar.

Logam Campur Nikel-Kromium dan Kobalt-Kromium


Logam campuran ini digunakan untuk restorasi logam penuh

Titanium dan Logam Campur-Titanium


Logam ini dapat digunakan untuk restorasi logam penuh, logam-keramik,
maupun gigi tiuan sebagian lepasan rangka logam.

Logam Campur Alumunium Perunggu


Perunggu biasanya dirumuskan sebagai logam campur tembaga yang kaya
tembaga dan tima (Cu-Sn) dengan atau tanpa unsur-unsur lain seperti seng dan
fosfor, pada dasarnya terdapat logam campur perunggu dua komponen (biner),
tiga komponen (terner), dan empat komponen (kuartener) yang tidak
mengandung timah, seperti alumunium perunggu (tembaga-alumunium [Cu-

Sn]), Silikon-perunggu (tembaga-silikon [Cu-Si]) dan berilium perunggu


(tembaga-berilium [Cu-Bel]). Mengandung tembaga 81-88% wt, alumunium 711% wt, nikel 2-4% wt, dan besi 1-4%wt.

Referensi
J Annusavice,Keneth. 2004. Buku Ajar Ilmu Bahan Kedokteran Gigi. Jakarta :EGC
Penerbit Buku Kedokteran.