Anda di halaman 1dari 4

BAB I

PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Akar, batang, daun, serta bagian-bagian tumbuhan lainnya merupakan bagian-bagian
yang secara langsung berguna untuk mempertahankan kehidupantumbuhan itu sendiri selama
pertumbuhannya, oleh sebab itu alat-alat tersebutseringkali dinamakan pula alat-alat
pertumbuhan atau alat-alat vegetatif.
Sebelum suatu tumbuhan mati, biasanya telah dihasilkan suatu alat, yang nantiakan
dapat tumbuh menjadi tumbuhan baru. Alat-alat demikian dinamakan alat perkembangbiakan
(organum reproductivum),yang dibedakan dalam duagolongan diantaranya yang bersifat
vegetatif dan yang bersifat generatif.
Buah merupakan hasil penyerbukan pada bunga yang kemudian di ikuti dengan
pembuahan, yang akan menghasilkan bakal buah dan bakal biji yang kemudian tumbuh
menjadi buah dan biji dimana biji inilah yang akan tumbuhmenjadi calon tumbuhan baru.
Dengan dihasilkannya buah dan biji, tumbuhandapat mempertahankan jenisnya, dan dapat
pula terpencar ketempat lain.
Ilmu tumbuhan pada waktu sekarang telah mengalami kemajuan begitu pesat, hingga
bidangbidang pengetahuan yang semula merupakan hanyacabangcabang ilmu tumbuhan
saja, sekarang ini telah menjadi ilmu yang berdirisendiri. Dari berbagai cabang ilmu
tumbuhan yang sekarang telah berdiri sendiriadalah Morfologi Tumbuhan.
Menurut definisinya, morfologi tumbuhan tidak hanya menguraikan bentuk dan
susunan tubuh tumbuhan saja tetapi juga bertugasmenentukan apakah fungsi masingmasing
bagian dari tumbuhan tersebut.Berdasarkan judul percobaannya yaitu Buah dan Biji maka
yang akandibahas utamanya mengenai bermacam macam sifat dan tipe buah serta
bagian- bagian buah dan biji.

1.2 Rumusan Masalah


Adapun rumusan masalah dalam laporan ini yaitu:
1. Definisi dari buah dan biji
2. Contoh/gambar buah dan biji
3. Macam-macam buah dan biji
4. Fungsi buah dan biji
5. Bagian-bagian buah dan biji

1.3 Tujuan
Adapun tujuan dari laporan ini yaitu:
1. Untuk mengetahui definisi dari buah dan biji
2. Contoh/gambar buah dan biji
3. Untuk mengetahui macam-macam buah dan biji
4. Untuk mengetahui fungsi buah dan biji
5. Untuk mengetahui bagian-bagian buah dan biji

BAB II
PEMBAHASAN
2.1 Definisi dari buah dan biji
Buah adalah organ pada tumbuhan berbunga yang merupakan perkembangan lanjutan
dari bakal buah (ovarium). Buah biasanya membungkus dan melindungi biji. Aneka rupa dan
bentuk buah tidak terlepas kaitannya dengan fungsi utama buah, yakni sebagai pemencar
biji tumbuhan. Pengertian buah dalam lingkup pertanian (hortikultura) atau pangan adalah
lebih luas daripada pengertian buah di atas dan biasanya disebut sebagai buah-buahan.
Buah dalam pengertian ini tidak terbatas yang terbentuk dari bakal buah, melainkan
dapat pula berasal dari perkembangan organ yang lain. Karena itu, untuk membedakannya,
buah yang sesuai menurut pengertian botani biasa disebut buah sejati. Buah seringkali
memiliki nilai ekonomi sebagai bahan pangan maupun bahan baku industri karena di
dalamnya disimpan berbagai macam produk metabolisme tumbuhan, mulai
dari karbohidrat, protein, lemak, vitamin, mineral, alkaloid, hinggaterpena dan terpenoid.
Ilmu yang mempelajari segala hal tentang buah dinamakan pomologi.
Biji (bahasa Latin:semen) adalah bakal biji (ovulum) dari tumbuhan berbunga yang
telah masak. Biji dapat terlindung oleh organ lain (buah, pada Angiospermae atau
Magnoliophyta) atau tidak (pada Gymnospermae). Dari sudut pandang evolusi, biji
merupakan embrioatau tumbuhan kecil yang termodifikasi sehingga dapat bertahan lebih
lama pada kondisi kurang sesuai untuk pertumbuhan.
Dengan demikian biji telah memperlihatkan diri sebagai perkembangan penting dalam
reproduksi dan pemencaran Spermatophyta(tumbuhan berbunga atau tumbuhan
berbiji; bahasa Yunani sperma biji, phyton tumbuhan); dibandingkan dengan tanaman yang
lebih primitif seperti lumut hati dan pakis, yang tidak memiliki biji dan menggunakan cara
lain untuk menyebarkan diri.
Kata "biji" adalah pinjaman dari bahasa Sanskerta, bija. Kata "biji" acap dipertukarkan
penggunaannya dengan "benih" dan "bibit". Dalam istilah teknis pertanian dan kehutanan,
"benih" adalah biji yang dipersiapkan khusus untuk menghasilkan tanaman baru, sedangkan
"bibit" (atau juga disebut "semai") adalah tanaman (atau hewan) muda siap tanam (kalau
hewan, siap dibesarkan) setelah ditumbuhkan atau dibesarkan sampai umur tertentu atau hasil
perbanyakan tanaman dengan cara yang lain (misalnya cangkok, stek, okulasi dan lain-lain).

2.2 Contoh/gambar buah dan biji

Anda mungkin juga menyukai