Anda di halaman 1dari 41

SINUSITIS

ASSYIFA A. FERNENDES
11.2014.184

ANATOMI SINUS PARANASAL

KOMPLEKS OSTIOMEATAL

FUNGSI SINUS PARANASAL


1.
2.
3.
4.
5.
6.

Sebagai pengatur kondisi udara (air conditioning)


Sebagai penahan suhu (thermal insulators)
Membantu keseimbangan kepala
Membantu resonansi suara
Sebagai peredam perubahan tekanan suara
Membantu produksi mukus

SINUSITIS

Definisi :
Sinusitis adalah peradangan mukosa sinus paranasal. Umumnya disertai
atau dipicu oleh rhinits sehingga sering disebut rhinosinusitis.
Epidemiologi :
Setiap 1 dari 7 orang dewasa di Amerika Serikat dideteksi positif
sinusitis
Insiden terjadinya sinusitis meningkat seiring dengan meningkatnya
kasus asma
Etiologi :
virus
Bakteri
jamur

PATOFISIOLOGI

nyeri/rasa
tekanan pada
muka
ingus purulen
post-nasal drip
Gejala

demam

hiposmia/a
nosmia
sakit kepala

PEMERIKSAAN FISIK
1. Sekret purulen yang terdapat di meatus medius

2. Post nasal drip

3. Otitis media

Pemeriksaan penunjang
1. Pemeriksaan radiologi
- Foto kepala
- CT Scan
- MRI
2. Pemeriksaan mikrobiologi
3. Sinuskopi

1. Pemeriksaan radiologi
.Foto kepala posisi posterior - anterior (PA atau
posisi Caldwell)

Foto kepala lateral

Foto kepala posisi Waters

CT Scan sinus paranasal

MRI Sinus paranasal

2.PEMERIKSAAN MIKROBIOLOGI
Biakan yang berasal dari hidung bagian posterior dan nasofaring
biasanya lebih akurat dibandingkan dengan biakan yang berasal dari
hidung bagian anterior.

3. SINUSKOPI

KLASIFIKASI BERDASARKAN
LOKASI SINUS

KLASIFIKASI SINUSITIS
BERDASARKAN KLINIS

Akut

Subakut

Kronik

ISPA tidak sembuh selama 10 hari


ISPA memburuk dalam 5 7hari
hidung tersumbat disertai rasa nyeri atau rasa tekanan
pada muka dan ingus purulent, yang sering sekali turun
ke tenggorok (post nasal drip)
tanda tanda radang akutnya (demam, sakit kepala
hebat, nyeri tekan) sudah reda

Gejala berlangsung berbulan bulan bahkan bertahun


tahun
Gejala akut sudah tidak ada tetapi mukosa sinus menebal

SINUSITIS DENTOGEN

PERBEDAAN
SINUSITIS
DENGAN
RINITIS ALERGI

PENATALAKSANAAN
Tujuan terapi sinusitis :
1) mempercepat penyembuhan
2) mencegah komplikasi
3) mencegah perubahan menjadi kronik.
Prinsip pengobatan ialah membuka sumbatan di KOM sehingga
drenase dan ventilasi sinus sinus pulih secara alami.

1. Penatalaksanaan medikamentosa
. Antibiotik 10 14 hari
. Dekongestan
. tetes hidung
2. Penatalaksanaan bedah
Indikasi :
(1) bila terancam komplikasi
(2) untuk menghilangkan nyeri hebat
(3) bila pasien tidak berespon terhadapat terapi medis
Jenis pembedahan :
(-) Pembedahan radikal
(-) Pembedahan non radikal Bedah Sinus Endoskop Fungsional
(BSEF) / functional endoscopic sinus surgery (fess)

Bedah Sinus Endoskop Fungsional (BSEF) / Functional


Endoscopic Sinus Surgery (FESS)

KOMPLIKASI
Komplikasi ke mata

Komplikasi intrakranial
1.
2.
3.
4.
5.

Osteomielitis
Epidural abses
Subdural empiema
Abses otak
Meningitis

PROGNOSIS
Sinusitis akut : bonam dengan
medikamentosa (70%)
Sinusitis kronik : bonam dengan pembedahan
(90%)

THANKS