Anda di halaman 1dari 17

OTITIS MEDIA SUPURATIF KRONIS

Andreas Edvan Sanjati Ley


11.2014.156

ANATOMI TELINGA

FISIOLOGIS PENDENGARAN

OTITIS MEDIA SUPURATIF KRONIK

ETIOLOGI

Disfungsi tuba auditoria kronik,


Infeksi fokal seperti sinusitis kronik
Adenoiditis kronik dan tonsilitis kronik
OMA menjadi OMSK
Perforasi membran timpani berukuran
luas akibat trauma

KLASIFIKASI OMSK

MANIFESTASI KLINIK

Telinga berair (otorrhoe)


Gangguan pendengaran
Otalgia ( nyeri telinga)
Vertigo

DIAGNOSIS OMSK

Gejala klinik
Pemeriksaan otoskopi
Pemeriksaan audiometri nada murni,
audiometric tutur (speech audiometry)
dan pemeriksaan BERA (brainstem evoked
response audiometry)
Foto rontgen mastoid
kultur dan uji resistensi kuman dari sekret
telinga

PENATALAKSANAAN OMSK

H2O2 3% selama 3-5 hari

Antibiotik ampisilin atau eritromisin


(bila pasien alergi terhadapat penisilin)

JENIS PEMBEDAHAN PADA OMSK

Mastoidektomi sederhana
Mastoidektomi radikal
Mastoidektomi radikal dengan
modifikasi (operasi bony)
Miringoplasti
Timpanoplasti
Timpanoplasti dengan pendekatan
ganda (Combined Approach
Tympanoplasty)

KOMPLIKASI
Komplikasi di

Komplikasi di

Komplikasi

Komplikasi ke

telinga tengah

telinga dalam

ekstradural

susunan saraf

1. Perforasi
membran
timpani
persisten
2. Erosi tulang
pendengaran
3. Paralisis
nervus
fasialis

1. Fistula labirin 1. Abses

pusat
1. Meningitis

2. Labirinitis

2. Abses otak

supuratif
3. Tuli saraf
sensorineural

ekstradural
2. Trombosis
sinus
lateralis
3. Petrositis

3. Hidrosefalus
otitis