Anda di halaman 1dari 7

SOAL MCQ KULIT DAN KELAMIN

1. Seorang pasien datang dengan keluhan muncul bercak-bercak kemerahan yang gatal
pada kulit kepala diantara wajah dan kulit yang ditumbuhi rambut. Semakin
digaruk, semakin bertambah ruam yang muncul. Kemungkinan diagnosis pada pasien
tersebut adalah
a. Psoriasis
b. Pitiriasis alba
c. Pitiriasis versikolor
d. Grey patch ringworm
e. Black dot ringworm
Pembahasan Psoriasis :
Predileksi :kulit kepala di perbatasan wajah dan kulit kepala, ekstensor ekstremitas, siku,
lutut, lumbosakral
Khas Psoriasis :
- Fenomena tetesan lilin : skuama menjadi putih apabila digores
- Fenomena Auspitz : skuama putih akan meninggalkan bintik perdarahan jika digores
- Fenomena Kobner : trauma pada kulit sehat akan menimbulkan lesi baru
setelah 3 minggu.
2. Seorang pasien laki-laki mengeluh gatal-gatal pada kedua telapak tangannya. Pada
pemeriksaan tampak eritema, papul, plakat, vesikel. Pasien sehari-hari bekerja
mengaduk semen. Pemeriksaan yang dapat dilakukan setelah pasien sembuh adalah .
a. Uji Tes Tempel
b. Uji Tes Atopik
c. Pemeriksaan gram
d. Pemeriksaan KOH
e. Tes Provokasi
Pembahasan :
Tes Tempel dilakukan setelah pasien sembuh, untuk membedakan antara Dermatitis
Kontak Iritan (hasil : descrendo) dan Dermatitis Kontak Allergica (hasil :
crescendo)
3. Seorang laki-laki datang ke poliklinik mengeluhkan muncul bercak-bercak yang
menyebar pada punggung, dan dada. Pasien mengeluh tidak gatal dan tidak terasa
(kebas). Pada pemeriksaan didapatkan makula hiperpigmentosa yang berukuran
lentikuler hingga plakat yang tersebar di punggung dan dada. Kemungkinan diagnosis
pasien tersebut adalah .
a. Pitiriasis alba
b. Vitiligo
c. MH
d. Pitiriasis versikolor
e. Tinea corporis

Pembahasan :
Trias MH : Diagnosis MH tegak apabila 1 cardinal sign (+)
- Lesi kulit yang mati rasa
- Penebalan saraf tepi dan gangguan fungsi saraf (kulit kering, anestesi, parese)
- BTA (+)
4. Seorang pasien mengalami demam 380C sejak 3 hari yang lalu. Sebelumnya, kaki
pasien terbentur dan kini timbul kemerahan. Pada pemeriksaan fisik tampak adanya
makula eritema berbatas tegas tanpa peninggian di bagian tepi yang ditemukan di
bagian tungkai bawah kaki kanan. Kemungkinan diagnosisnya adalah .
a. Tinea kruris
b. Erisipelas
c. MH
d. Pitiriasis versikolor
e. Psoriasis
Pembahasan Erisipelas :
Predileksi : Tungkai bawah yang terkena trauma
Gejala Klinis : demam, malaise, eritema merah cerah batas tegas dengan pinggir
nya meninggi disertai radang akut.
5. Seorang pasien 40 tahun, datang dengan keluhan gatal-gatal di leher bagian belakang.
Pada pemeriksaan ditemukan adanya likenifikasi, pemeriksaan KOH (-). Terapi topikal
yang tepat untuk diberikan pada pasien adalah
a. Clobetasol dipropionate
b. Gentamycin
c. Mikonasol
d. Acyclovir
e. Urea
Pembahasan :
Neurodermatitis / Liken Simpleks Kronis (LSK) :
Epidemiologi usia 30-50 tahun
Gejala : gatal ditandai dengan kulit tebal dan garis kulit tampak lebih menonjol
(likenifikasi) akibat garukan berulang
Predileksi : bagian yang dapat dijangkau tangan untuk digaruk (belakang leher, siku,
skrotum, vulva, pergelangan dan punggung kaki)
Bukan disebabkan oleh infeksi jamur (pemeriksaan KOH negative)
Terapi : steroid, dan antihistamin
6. Seorang pasien datang dengan keluhan alergi terhadap udang yang barusan ia makan.
Padahal esok hari pasien harus menjalankan ujian di kampus. Pilihan terapi yang dapat
diberikan pada pasien karena tidak menyebabkan efek mengantuk yakni .
a. Loratadine
b. Chlorpeniramin maleat
c. Dipenhidramin
d. CTM
Pembahasan Antihistamin :
Anti H-1 generasi 1 (menyebabkan kantuk) : CTM (Chlor Tripheniramine Maleat),
Diphenhidramine

Anti H-1 generasi 2 (tidak menyebabkan kantuk) : LoratadineCetirizine, terfenadine


7. Seorang anak datang diantar ibunya dengan keluhan gatal-gatal pada daerah tangan
dan kemaluan sejak semnggu yang lalu. Pasien sering rewel terutama pada malam
hari.. Adik dan ibu pasien juga mengeluhkan gatal-gatal, namun tidak sesering
pasien. Kemungkinan diagnosis pada pasien tersebut adalah ..
a. Varicella
b. Scabies
c. Pitiriasis versikolor
d. Dermatofitosis
e. Dermatitis
Pembahasan :
Tanda Cardinal Scabies : Diagnosis Scabies 2 dari 4 tanda cardinal
- Pruritus nocturnal (Gatal pada malam hari)
- Menyerang manusia yang berkelompok
- Terdapat terowongan
- Menemukan tungau
8. Seorang anak datang dengan keluhan gatal-gatal dikulit kepala sejak 3 minggu yang
lalu. Selain itu, pasien juga mengeluh timbul sisik putih disertai dengan rambut yang
tidak mengkilat lagi. Selain itu, rambut menjadi mudah rontok apabila dicabut.
Kemungkinan diagnosis pada pasien tersebut adalah ..
a. Dermatitis Seboroik
b. Kerion
c. Grey Patch Ringworm
d. Black Dot Ringworm
e. Psoriasis
Pembahasan Tinea Kapitis :
- Grey Patch Ringworm : Diawali papul yang melebar membentuk bercak pucat dan
bersisik, merasa gatal, rambut warna abu-abu (tidak mengkilat), mudah patah
dan tercabut dari akarnya alopecia setempat
9. Seorang wanita datang dengan keluhan keluar cairan berwarna kuning yang gatal
dan berbau amis dari kelaminnya. Pada pemeriksaan didapatkan perdarahan berupa
titik-titik pada cervix (strawberry cervix). Terapi yang dapat diberikan yakni .
a. Mikonasol
b. Metronidazole
c. Cefixime
d. Hidrokortison
e. Klotrimazole
Pembahasan :
Trichomoniasis :
Gejala : duh tubuh kuning kehijauan, bau, gatal, berbuih, post coital bleeding
Pemeriksaan inspekulo : strawberry cervix (perdarahan pungtata pada cervix)
Terapi : Metronidazole 3x500mg selama 7 hari
10. Seorang wanita datang dengan keluhan keluar cairan berwarna kuning yang gatal
dan berbau amis dari kelaminnya. Pada pemeriksaan didapatkan perdarahan berupa

titik-titik pada cervix (strawberry cervix). Organisme penyebab penyakit tersebut


berbentuk .
a. Diplokokkus gram negative intracellular
b. Protozoa dengan flagel
c. Coccus grom positif
d. Pseudohifa
e. Hifa bersepta
Pembahasan :
Trichomoniasis :
Gejala : duh tubuh kuning kehijauan, bau, gatal, berbuih, post coital bleeding
Pemeriksaan inspekulo : strawberry cervix (perdarahan pungtata pada cervix)
Organisme penyebab : Trichomonas vaginalis Protozoa berflagel
11. Seorang bayi datang dibawa oleh bidan dengan keluhan keluar sekret berwarna
kekuningan pada kedua matanya. Pada konjungtiva tampak eritema, edema dan
sekret purulen berwarna kekuningan. Pada pemeriksaan sekret didapatkan hasil
kokkus berpasangan gram negative intrasellular. Penyebab penyakit tersebut adalah
.
a. Candida albicans
b. Neisseria gonorrhea
c. Treponema pallidum
d. Trichomonas vaginalis
e. Staphylococcus aureus
Pembahasan :
Konjungtivitis Gonorrhoe
Epidemiologi : neonatus
Gejala : muncul sekret purulen kekuningan pada mata, konjungtiva eritema, edema
dan sekret kuning menyemprot jika dibuka. Pemeriksaan sekret
ditemukan
diplokokkus gram negative intra dan ekstraselluler (Organisme penyebab :
Neisseria gonorrhoe)
12. Seorang laki-laki datang dengan keluhan keluar duh tubuh berwarna putih dari
lubang kemaluannya. Pasien tidak mengeluhkan nyeri saat kencing. Pada
pemeriksaan sekret didapatkan leukositosis +, tanpa disertai adanya gambaran
diplokokkus intraseluler. Kemungkinan diagnosis pada pasien tersebut adalah .
a. Uretritis non Gonorrhe
b. Uretritis gonorrhe
c. Cystitis akut
d. Cystitis kronis
e. Prostatitis
Pembahasan :
Uretritis Non GO : keluar duh tubuh mukopurulen (putih) pemeriksaan sekret
leukositosis +
Uretritis GO : keluar duh tubuh purulen (kekuningan) pemeriksaan sekret
diplokokkus gram negative intra dan ekstra seluler

13. Seorang wanita datang dengan keluhan keputihan. Keputihan terasa gatal dan berbau
tidak enak. Pada pemeriksaan tampak vulva eritema dan edema, tampak bercak putih
pada dinding vagina. Organisme penyebab penyakit diatas adalah .
a. Candida albicans
b. Neisseria gonorrhea
c. Treponema pallidum
d. Trichomonas vaginalis
e. Staphylococcus aureus
Pembahasan :
Kandidosis Vulvo Vaginitis : gejala gatal dan vaginal discharge, pemeriksaan
didapatkan mukosa vagina kemerahan, vulva membengkak, tampak vaginal thrush
(bercak putih terdiri atas gumpalan jamur dan nekrosis sel epitel yang menempel pada
dinding vagina)
Organisme penyebab : Candida albicans
14. Seorang anak datang dengan keluhan muncul adanya plenting-plenting diseluruh
tubuh. Sebelumnya pasien juga mengalami demam 3 hari dan kemudian timbul rasa
gatal. Pada pemeriksaan didapatkan adanya papul eritematosa disertai vesikel
berbentuk tear drops dan pustule. Kemungkinan diagnosis pada kasu tersebut adalah
..
a. Morbili
b. Scabies
c. Varicella
d. Dermatitis Atopik
e. Impetigo
Pembahasan Varicella :
Epidemiologi : sering pada anak
Efloresensi : papul eritematosa vesikel (bentuk tear drops) pustule digaruk
krusta
Predileksi : seluruh tubuh
15. Seorang pasien datang dengan keluhan gatal-gatal pada lipat paha. Pada pemeriksaan
didapatkan macula eritema dengan skuama halus, polisiklik disertai papul di bagian
tepi. Lesi bagian central lebih tenang daripada bagian tepi yang lebih meradang.
Pemeriksaan penunjang yang dapat dilakukan pada kasus tersebut adalah .
a. Tzank test
b. Tes BTA
c. Pemeriksaan KOH
d. Lampu Wood
e. Pemeriksaan Gram
Pembahasan :
Tinea Cruris
Predileksi : Lipat paha, perineum, perianal, gluteus, perut bagian bawah
Efloresensi : macula eritematosa berbatas tegas ditutupi skuama halus, disertai
central healing (lesi lebih nyata pada bagian tepi daripada bagian tengah)

16. Seorang laki-laki datang dengan keluhan gatal-gatal di dada dan punggung. Keluhan
ini dirasakan semenjak 1 minggu yang lalu. Pada pemeriksaan didapatkan adanya lesi
bulat berbatas tegas berupa macula hipopigmentasi dengan skuama halus. Pada
pemeriksaan lampu wood tampak adanya gambaran floresensi warna kuning
keemasan. Kemungkinan diagnosis pada pasien tersebut adalah .
a. Tinea corporis
b. Vitiligo
c. Pitiriasis rosea
d. Ptiriasis alba
e. Pitiriasis versikolor
Pembahasan Pitiriasis versikolor :
Predileksi : ketiak, wajah, punggung, dada, lengan, leher
Efloresensi : bercak hipopigmentasi disertai skuama halus dan rasa gatal
Pemeriksaan Lampu Wood : lesi berwarna kuning keemasan
17. Seorang laki-laki datang dengan keluhan gatal-gatal di dada dan punggung. Keluhan
ini dirasakan semenjak 1 minggu yang lalu. Pada pemeriksaan didapatkan adanya lesi
bulat berbatas tegas berupa macula hipopigmentasi dengan skuama halus. Pada
pemeriksaan KOH tampak adanya gambaran meatball and spaghetti appearance.
Kemungkinan diagnosis pada pasien tersebut adalah .
a. Tinea corporis
b. Dermatofitosis
c. Pitiriasis rosea
d. Non Dermatofitosis
e. Pitiriasis versikolor
Pembahasan Pitiriasis versikolor :
Predileksi : ketiak, wajah, punggung, dada, lengan, leher
Efloresensi : bercak hipopigmentasi disertai skuama halus dan rasa gatal
Pemeriksaan KOH 20% : tampak hifa pendek dan spora berkelompok diluar hifa
(meatball and spaghetti appearance)
18. Seorang wanita mengeluh muncul adanya benjolan-benjolan yang bergerombol di
kemaluannya. Benjolan tersebut berbentuk seperti jengger ayam. Kemungkinan
diagnosisnya adalah .
a. Kondiloma akuminata
b. Kondiloma lata
c. Sifilis
d. Gonorrhoe
e. Ca cervix
Pembahasan Kondiloma akuminata :
Klinis : vegetasi bertangkai dan kemerahan, permukaan berjonjot seperti jengger
ayam (pada wanita ditemukan di daerah vulva, introitus vagina)
19. Seorang pasien datang mengeluh adanya plenting-plenting pada punggung dan dada.
Pada pemeriksaan didapatkan adanya komedo, papul, nodul, pustule dengan dasar
eritema. Kemungkinan penyebab pada kasus tersebut adalah ..
a. Staphylococcus aureus

b. Candida albicans
c. Streptococcus B hemoliticus
d. Propionibacterium acne
e. Dermatofita
Pembahasan Akne vulgaris :
Predileksi : wajah, dada, punggung
Efloresensi : polimorfik (papul, pustule, nodus nodus disertai komedo)
Organisme penyebab : Propionibacterium acnes
20. Seorang pasien datang dengan keluhan muncul bintik-bintik berwarna putih di sekitar
kedua kelopak matanya. Pada pemeriksaan didapatkan adanya papul dan nodul
berukuran milier hingga lentikuler berwarna putih di kelopak mata kanan dan kiri.
Kemungkinan penyebab dari tumor jinak tersebut adalah .
a. Folikel rambut
b. Apokrin
c. Ekrin
d. Deposit lemak
e. Kelenjar Sebasea
Pembahasan :Tumor Jinak kelenjar ekrin (Siringioma)
Predileksi : kelopak mata, pipi, dahi
Efloresensi : papul putih milier sampai lentikuler

Anda mungkin juga menyukai