Anda di halaman 1dari 19

LOSSES KERNEL

Kehilangan produksi KERNEL dari


potensi KERNEL yang ada akibat
keterbatasan proses produksi.
atau
Tidak terkutipnya/ tidak semua potensi
produksi KERNEL dapat diambil
karena keterbatasan proses produksi.
Angka Losses Kernel: 0,5 0,6%
terhadap TBS diolah

Mengapa ada
Losses?
Karena keterbatasan kemampuan menuju
sempurna dari faktor-faktor produksi yaitu:
- METODE KERJA/ TEKNOLOGI PROSES
(cara kerja : TBS direbus, dipipil=dibanting,
digerster, diperas, Nut dipisahkan dari fibre,
nut dibersihakan, nut diperam, nut
digreading, nut dipecah, kernel dipisah dari

Istilah-istilah Losses :
1. Losses Wajar : Losses Normatif pada kondisi peralatan
relatif
standar dan baik adanya serta pelaksanaan proses sesuai
dengan SOP.
2. Losses Tidak Wajar : Karena ada kerusakan atau kegagalan
mesin / peralatan dari kondisi standar/ Normatif dan atau
pelaksanaan SOP belum tertib.
3. Losses Ditolerir: Angka losses yang telah ditetapkan
sebagai
ambang batas.
4. Losses yang tidak ditolerir : Losses diatas yang ditolerir.
5. Losses Jinak : Losses yang sudah dikenal dan terdaftar
sebagai faktor perhitungan losses secara keseluruhan.
6. Losses Liar : Tidak terdaftar sebagai faktor losses, tetapi
menyebabkan terjadinya kehilangan/ berkurangnya
produksi.

Losses Kernel terdapat pada


Material:
a.Tandan Kosong
b.Ampas Fibre
c.Cangkang dari Separator LTDS
d.Cangkang dari Separator Clay

losis persample dan Titik pengambilan


sample :
- Tandan Kosong ( Bila proses pemipilan

tidak tuntas= USB )


- Ampas fibre maksimum 1 1,5% (dari fiber
setelah fibre cyclon)
- Cangkang dari Separator LTDS 3 4 %
( dari setelah shell syclon)
- Cangkang dari Separator Clay
bath/Hidrocyclon 1,5 3% ( diambil setelah
ayakan bergetar)

PERHITUNGAN PERSENTASE
(%)
LOSSES Kernel TERHADAP
TBS DIOLAH
1. Tentukan Material Balance TBS
2. Lakukan analisis laboratorium
Kandungan
Minyak/Kernel pada sample
material
( losses per sample)
3. Hitung Losses pada tiap-tiap

NERACA BAHAN/
MATERIAL BALANCE
N0

KOMPONEN

PERSENTASE (%)

TBS

100

TANDAN KOSONG

20 - 23

MPD (material passing digester) /


Brondolon

55 - 65

BIJI

12 - 16

SERAT

10 - 12

CANGKANG

6-9

AIR KONDENSAT

1- 12

SLUDGE (Sebelum diencerkan)

10 - 16

MINYAK SAWIT ( CPO)

20 - 25

10

INTI SAWIT (Kernel)

5-7

Contoh Material Balace Kealapa Sawit

Kernel

Contoh Perhitungan Losses

PKS Pagar Merbau


Losses Kernel maksimum yang ditolerir per TBS diolah:
Material Balance
x
Kandungan Kernel Sample =
Losses per TBS
- Tankos 22,57
x
0%
=
0,%
- Ampas Fibre 12,5
x
1,5%
=
0,19%
- LTDS
4
x
4%
=
0,16%
- Claybath 2
x
3%
=
0,06%
Jumlah =
0,41%
Dari Perhitungan diatas, didapat Losses yang ditolerir
maksimum:

Efisiensi Pengutipan Kernel


{Rend Kernel/(Rend Kernel + Losses
Kernel)} x100
CONTOH : Rendemen Kernel 5%
Losses = 0,41%
Efisiensi Pengutipan{ 5 / ( 5 + 0,41)} x

100 = 92%

Pengukuran Hasil Produksi


Kernel
Pada prinsipnya pengukuran persediaan Kernel
adalah dengan mengukur kubikasinya.
Contoh: Jika tempat persediaan Kernel adalah
Silo Selinder, maka :
a. Ukur sisa kosong selinder dari sisi atas
selinder.
b. Kurangkan tinggi selider dengan hasil
pengukuran
= tinggi Kernel.
c. Hitung volume selinder yang berisi Kernel =>
Kubikasi
= Luas alas x tinggi Kernel.

Penimbunan Kernel di Lantai

Contoh Rendemen : Kernel

Diketahui : Diameter (D) tangki timbun Kernel 6 m,


tinggi (H1)=10 m, tinggi H2 =6 m, Berat jenis
Kernel 0,7 . Htunglah tonase Kernel dan Rendemen
Kernel jika TBS diolah 1800 ton.
Jawab : Tonase Kernel :
D

H1

- Tebal/tinggi Kernel= (H1-H2)= t


- Tonase Kernel =
(xr) x t x BJ =ton
H2

Analisa Kehilangan Inti Sawit pada


Ampas Fibre

Kasus Umum Penyebabnya:

Kecepatan hisap separating coulumn terlalu kencang.


Tekanan Pressan terlalu tinggi, sehingga banyak biji pecah.
Cara analisis Losses:
Ambil dan timbang 500 gr sample secara sampling dari fibre cyclon
yang jatuh di konveyor bahan bakar boiler.
Hamparkan pada talam, lalu disortasi dipilah-pilah, kernel, kernel pecah,
biji dan kernel berekor.
Biji dan kernel berekor dipecah, lalu kenelnya diambil.
Setelah terkumpul semua kernel utuh dan kernel pecah, lalu ditimbang.
Perhitungan jumlah persentase kernel pada fibre sample adalah :
(Jumlah Kernel (Gr) per Berat Sample fibre) dikali 100%.
Perhitungan persentase karnel pada fibre per TBS adalah:
Persentase Kernel pada contoh fibre dakali Jumlah fibre pada TBS
( Material Balance)
Kernel
Fibre
=
---------- x
--------- x 100%
Fibre
TBS

Analisa Kehilangan Kernel pada Clay Bath/


Hiydrocyclon
Kasus Umum Penyebabnya:
Berat Jenis Larutan lebih kecil dari berat jenis kernel (1,07).
Notern/ kernel berekor
Kapasitas Clay bath lebih kecil dari jumlah umpan Crecksel.

Cara analisis Losses:


Ambil lalu keringkan dan timbang 500 gr sample
cangkang secara sampling dari Claybath yang jatuh
setelah dari ayakan.
Hamparkan pada talam, lalu disortasi dipilah-pilah, kernel, kernel
pecah, biji dan kernel berekor.

Biji dan kernel berekor dipecah, lalu kenelnya diambil.


Setelah terkumpul semua kernel utuh dan kernel pecah, lalu
ditimbang.
Perhitungan jumlah persentase kernel pada sample cangkang
Claybath adalah :

(Jumlah Kernel (Gr) per Berat Sample Cangkang) dikali


100%.

Sketsa mesin Clay Bath


( memisahkan cangkang dari inti )
INLET CR.MIXT

VIBR.SCREEN
INTI

CKG

POMPA

BLOWER

Kehilangan Kernel pada


LTDS

Kasus Umum:
Daya hisap LTDS terlalu kencang, yang
diatur pada setelan klep.
Banyak kernel pecah.
Ambil 500 gr sample cangkang secara sampling dari
pengeluaran shell cyclon
Hamparkan pada talam, lalu disortasi dipilah-pilah,
kernel/kernel pecah dan cangkang.
Persentase Kernel pada contoh LTDS dakali Jumlah
Cangkang pada TBS.

{(Kernel/cangkan) x
(Cangkang/TBS)}X 100%

Latihan Penyelesaian Kasus

I.Diketahui data sebagai berikut:


1. Rencana Produksi TBS bulan September 2015 sbb:
- Kebun SWS 5000 t RM 23%, RI 5%
- Kebun BSN 3000 t RM 22%, RI 4,0%
- Kebun KWM 2000 t RM 22,5% RI 4,5%
- Pihak ke III 4000 t RM 18 % RI 3,5%
2. Realisasi Pengolahan Bulan September 2015
- TBS Kebun SWS 5500 t
- TBS Kebun BSN 2500 t
- TBS Kebun KWM 3000 t
- TBS Pihak ke III 4500 t
- Sisa persediaan Kernel pada tanggal 31 Agustus 2015,sebanyak 50 ton,
- Produksi yang dijual/ dikirim pada bulan September sd tanggal 29 , Kernel = 700
t,
- Hasil stock opname pengukuran persediaan produksi pada tanggal 30 September
2014 sebagai berikut:
- tinggi bagian tangki yang kosong, 1 m, Diameter Bulking Silo 6 m, tinggi bulking
10 meter.
3. Data analisa laboratorium rata-rata bulan September adalah sbb:
- Losses Kernel : Pada pada fibre 2%, pada cangkang LTDS 4% pada Claybath 3%.
- Material Balance : fibre 12%, Cangkang LTDS 4%, Cangkang Clay bath 2% berat
jenis kernel 0,7.
II. Ditanya
1. Hitunglah capaian realisasi rendemen Kernel terhadap rendemen rencana bulan

JAWAB

1.
2.
3.
4.
1.
2.
3.
1.
1.
2.
1.

A.
Untuk mengetahui Rendemen Real
Hitunglah realisasi persediaan kernel posisi tanggal 30 september.
Hitunglah realisasi produksi kernel selama bulan september.
Hitunglah jumlah TBS diolah selama bulan September.
Hitunglah realisasi rendemen kernel.
B.
Untuk mengetahui Rendemen Rencana
Hitunglah jumlah rencana TBS diolah.
Hitunglah jumlah rencana produksi kernel.
Hitunglah rendemen kernel rencana
C. Untuk mengetahui capaian realisasi rendemen kernel
( rendemen realisasi dibagi rendemen rencana x 100%)
D. Untuk mengetahui efisiensi pengutipan kernel
Hitunglah losis kernel.
Efisiensi pengutipan = {( Rendemen/ (Losis + Rendemen)} x 100%
E. Untuk mengetahui Losis toleransi
Hitung efisiensi rencana: { rendemen renc/( Losis + rendemen
Renc) x100 = 84%