Anda di halaman 1dari 50

www.fisikarno777.blogspot.

com

MAGNET
Benda yang memiliki sifat dapat menarik besi atau baja

Penggolongan bahan secara makroskopik

Magnetik

Non Magnetik

Penggolongan bahan secara mikroskopik


Bila ditinjau secara mikroskopik ( atom ) maka
bahan dapat digolongkan menjadi 3 :
1. Ferromagnetik
Bahan-bahan yang ditarik kuat oleh magnet.
Contoh : Besi, Baja, Nikel, Cobalt, Alcomag.
2. Paramagnetik
Bahan-bahan yang ditarik lemah oleh magnet
Contoh : Alluminium, Platina, Kayu
3. Diamagnetik
Bahan-bahan yang ditolak lemah oleh magnet
Contoh : Bismut, Seng, Emas, Tembaga.

Arah Utara

Sifat sifat
Magnet.
Arah Utara

Arah Selatan

Arah Utara

Arah Selatan

Arah Selatan Magnet yang dapat berputar bebas


secara horisontal selalu menunjuk arah
utara - selatan

2.

Magnet memiliki dua kutub yaitu


Kutub Utara dan kutub Selatan
Arah Utara

Arah Selatan

Ujung magnet yang dapat berputar


secara
horisontal
dan
selalu
menunjuk arah Utara dinamakan
Kutub Utara
Ujung magnet yang dapat
berputar secara horisontal dan
selalu menunjuk arah Selatan
dinamakan Kutub Selatan

3. Gaya tarik magnet yang terkuat pada


kutub kutubnya.

4.

Kutub yang tidak sejenis bila didekatkan


saling tarik menarik

Kutub yang sejenis bila didekatkan saling tolak


menolak

Teori Magnet

Magnet elementer
Magnet elementer adalah magnet-magnet kecil
yang menjadi penyusun suatu magnet

Perbedaan baja yang bersifat magnet dengan baja


bukan magnet
BAJA MAGNET

Baja magnet memiliki


susunan magnet
elementer teratur

BAJA BUKAN MAGNET

Baja bukan magnet


memiliki susunan magnet
elementer tidak teratur

Perbedaan sifat kemagnetan baja dengan besi


Baja bersifat magnet tetap karena magnet
elementernya sukar berputar
Besi bersifat magnet sementara karena magnet
elementernya mudah berputar

Cara membuat magnet


1. Dengan menggosok

Ujung yang lepas dari


penggosokan
membentuk kutub yang
berlawanan dengan
kutub yang digunakan
untuk menggosok

2.

Mengalirkan arus listrik dc


( Elektromagnet )

Kutub-kutub magnet yang


terbentuk dapat ditentukan
dengan aturan genggaman
tangan kanan

kutub Utara
arah arus listrik
Arah arus listrik ditunjukkan
oleh arah ke empat jari
Ibu jari menunjuk kutub
utara

Induksi ( Imbas ) Mendekatkan


magnet
Bila besi dan baja
didekatkan (tidak
menyentuh) pada
bahan magnet
yang kuat, maka
besi dan baja
akan menjadi
magnet.
Terjadinya
magnet seperti
ini disebut

Induksi ( Imbas ) Mendekatkan


magnet

Besi menjadi magnet pada


saat didekati magnet

U
S
U
S
U
S

Menghilangkan sifat magnet

DIPANASKAN
Dipukul-pukul
Dijatuh-jatuhkan
Didalam medan listrik

Magnet yang dipanaskan partikel-partikel penyusun magnet


menerima tambahan energi yang dapat membuat getaran
partikelnya semakin cepat. Jika getaran partikel semakin
cepat dapat menyebabkan susunan magnet-magnet
elementernya menjadi berubah dan tidak teratur, yang berarti
magnet kehilangan sifat magnetnya .

Medan Magnet

Ruang disekitar magnet yang


masih dipengaruhi gaya magnet

Medan magnet dapat ditunjukkan dengan serbuk


besi yang ditaburkan di sekitar magnet

Garis-garis lengkung yang dibentuk serbuk besi


dinamakan garis garis gaya magnet.
Ketentuan garis garis gaya magnet.
1. Garis garis gaya magnet keluar dari kutub utara menuju
kutub selatan
2. Antara garis garis gaya magnet tidak saling berpotongan
3. Daerah yang garis garis gaya magnetnya rapat
menunjukkan medan magnetnya kuat, daerah yang
garis garis gaya magnetnya renggang
menunjukkan
medan magnetnya lemah

Pola garis garis gaya magnet pada dua kutub


yang berdekatan
1. kutub utara magnet dengan kutub utara magnet

2. kutub selatan magnet dengan kutub selatan magnet

3. kutub utara magnet dengan kutub selatan magnet

Kemagnetan Bumi
Kutub Utara Bumi

Arah Utara

Kutub Selatan
Magnet Bumi

Magnet Jarum Kompas

Kutub Utara
Magnet Bumi

Arah Selatan

Kutub Selatan Bumi

Magnet jarum kompas selalu menunjuk arah utara


selatan membuktikan bumi bersifat magnet

Arah
Utara
Sudut Deklinasi
Sudut penyimpangan
magnet jarum kompas
dari arah utara selatan
bumi yang sebenarnya

Arah
Selatan

Penyebab terjadinya
sudut deklinasi Karena
letak kutub kutub
magnet bumi tidak
berhimpit dengan letak
kutub kutub bumi

Utara
B

Utara
T

Selatan
Sudut Deklinasi +
Jika kutub utara magnet
menyimpang ke timur

Selatan
Sudut Deklinasi
Jika kutub utara magnet
menyimpang ke barat

Sudut Inklinasi
oris
onta
l

Penyebab terjadinya
sudut inklinasi karena
medan magnet bumi
tidak sejajar dengan
permukaan bumi

Gar

is ho
rison
t

al

Gar
is h

Sudut yang
dibentuk magnet
jarum dengan garis
horisontal

Gari
s ho
rison
tal

Sudut Inklinasi

Garis horisontal

u
Garis horisontal

Sudut inklinasi positif


Jika kutub utara menyimpang
ke bawah

Garis horisontal
s

Sudut inklinasi negatif


Jika kutub utara menyimpang
ke atas

Sudut inklinasi 90o terjadi di daerah


kutub -kutub bumi
Sudut inklinasi 0o terjadi di daerah katulistiwa
( ekuator magnet bumi )

ELEKTROMAGNET
Percobaan Oersted

Disekitar kawat berarus listrik terdapat


medan magnet
Penyimpangan kutub utara disekitar kawat
berarus listrik dapat ditentukan dengan
aturan tangan kanan

Medan magnet disekitar kawat lurus berarus listrik

Arah arus listrik


Arah
medan
magnet

Menentukan arah medan magnet disekitar


kawat lurus berarus listrik dapat ditentukan
dengan aturan tangan kanan
Arah arus listrik

Arah medan
magnet

Ketentuan :
Arah arus listrik
ditunjukkan oleh
arah ibu jari
Arah medan
magnet
ditunjukkan oleh
arah ke empat
jari

Pada saat kawat dialiri


arus listrik ke atas,
kutub utara jarum
kompas menyimpang
ke kiri (berlawanan arah
jarum jam)
Pada saat kawat
dialiri arus listrik ke
bawah, kutub utara
jarum kompas
menyimpang ke
kanan (searah jarum
jam)

Kesimpulan 1 :
a. Di sekitar penghantar kawat
yang dialiri arus listrik
terdapat medan magnet.
b. Arah medan magnet
bergantung pada arah arus
listrik yang mengalir.

Kesimpulan 2 :
a. Semakin besar kuat arus
listrik yang mengalir maka
semakin besar kuat medan
magnetiknya (Bi)
b. Semakin dekat jarum
kompas terhadap kawat
berarus listrik maka semakin
oi
besar medan
B= magnetiknya
2r
(B1/r)

Arah medan magnet disekitar


kawat melingkar berarus listrik

Arah Medan Magnet

Arah Arus Listrik

Medan magnet pada solenoida

Cara Memperkuat kemagnetan


pada Elektromagnet
Menambah jumlah lilitan
Memperbesar kuat arus listrik
Memberi inti besi

Alat alat produk teknologi sehari hari yang


menggunakan konsep elektromagnet
Bel Listrik
Interuptor
Pemukul
Besi lunak

Pegas

Bel

Elektromagnet

Prinsip kerja ketika saklar ditutup maka arus lisrik mengalir pada
elektromagnet sehingga elektromagnet menjadi magnet, kemudian besi
lunak ketarik dan pemukul memukul bel , menghasilkan bunyi, saat besi
lunak ketarik maka listrik terputus pada interuptor sehingga elektromagnet
tidak menjadi magnet dan pegas mengembalikan posisi besi lunak keatas
dan menyentuh interuptor arus listrik mengalir.

Bel listrik
Baterai

Saklar
tekan

Elektromagn
et

Jika sakelar ditekan


maka arus akan segera
mengalir sehingga
kumparan menjadi
Jangkar besi
bersifat magnet
lunak
sehingga jangkar besi
akan tertarik dan palu/
pemukul akan mengenai
gong. Pada saat jangkar
Interuptor
besi ditarik oleh magnet
maka arus akan
terputus di interuptor,
akibatnya jangkar besi
akan kembali ke posisi
Pemukul
semula dan arus
kembali mengalir pada
rangkaian dan gong
kembali berbunyi. Hal
ini akan diulang-ulang

TELEPON

Mikropon

Telepon

Diafragma

Kotak

Serbuk

Magnet

Alluminium

Carbon

Carbon

batang

Diafragma
Elektromagnet

Besi

Prinsip kerja ketika anak berbicara di depan mikropun diafragma alluminium bergetar
menyebabkan serbuk karbon tertekan-tekan, yang menyebabkan nilai hambatan
serbuk karbon berubah-ubah sehingga menyebabkan arus listrik yang dialirkan pada
elektromagnet pada telepun juga berubah-ubah, yang menyebabkan kekuatan
kemagnetan pada elektromagnet juga berubah-ubah sehingga menggetarkan
diafragma besi hingga menghasilkan bunyi

Relai
Relai adalah sebuah alat yang
dengan energi listrik
(arus listrik) kecil dapat
menghubungkan atau
memutuskan listrik yang besar.
Dengan kata lain, relai bekerja
sebagai saklar pada rangkaian
listrik berarus besar.
Jika sakelar ditutup, arus
segera mengalir di
elektromagnet dan terjadi
kontak di K dan mengalirlah
arus di rangkain sekunder
(motor berputar).

Elektromagnet

Sakla
r

Motor
Pegas

Relai

Alat dengan arus listrik kecil dapat digunakan untuk


memutus dan menghubungkan arus yang besar

Sumber
tegangan dc

Sumber
Tegangan AC

B
F

F
I

Gaya Lorentz
Gaya yang muncul pada kawat berarus listrik
yang berada di dalam medan magnet

Arah gaya lorentz dapat


ditentukan dengan aturan
tangan kanan

Besar Gaya Lorentz


Besar gaya Lorentz sebanding dengan kuat
medan magnet, panjang kawat dan kuat
arus listrik.

=BI

F
B
I

= gaya Lorentz N )
= kuat medan magnet ( Tesla )
= kuat arus listrik ( A )
= panjang kawat ( m )

Apabila arah medan magnet (B)


tegak lurus terhadap
kuat arus listrik (i) maka

Fl = B x i
xl
Fl = Gaya Lorentz
(Newton)
B = Medan Magnet (Tesla)
l = Panjang Kawat
(meter)

Keluar bidang /atau


menuju
menuju
pengamat
Masuk bidang atau
/ menjauhi
menjauhi

Alat yang menggunakan prinsip gaya lorentz


Motor listrik
F
I B
B

Magnet
I
F

Kumparan
Sikat carbon
Komutator

Penggunaan Gaya
Magnetik
Gaya magnetik yang timbul pada penghantar
berarus listrik digunakan untuk mengubah energi
listrik menjadi energi gerak.
Contoh : motor listrik, alat ukur listrik dan
loud speaker

Fungsi
komutator
adalah
agar
arus
listrik yang mengalir
pada
loop
tidak
berbalik
arah,
sehingga loop dapat
terus berputar.

Alat Ukur
Listrik

Prinsip kerja
Jika jarum dialiri arus. Kumparan akan
berputar. Namun, kumparan tidak dapat
berputar terus karena tertahan oleh sebuah
pegas
spiral.
Berputarnya
spiral
akan
menggerakkan
jarum
penunjuk
angka.
Besarnya putaran kumparan sama dengan
besarnya penyimpangan jarum penunjuk
angka sehingga besarnya penyimpangan itu
dapat dijadikan sebagai hasil pengukuran.