Anda di halaman 1dari 6

PAKET A

1. D (sudah jelas)
2. ? (dalam buku K3LH, dijelaskan bahwa faktor penyebab kecelakaan bisa
dari tenaga kerja, lingkungan, konstruksi, alat)
3. C (dalam modul Multimedia Content Production dijelaskan bahwa
Multimedia adalah penggunaan dan pemrosesan beberapa media (text,
audio, graphics, animation, video, and interactivity) yang berbeda untuk
menyampaikan informasi atau menghasilkan produk multimedia (music,
video, film, game, entertaiment, dll) Atau penggunaan sejumlah teknologi
yang berbeda yang memungkinkan untuk menggabungkan media (text,
audio, graphics, animation, video, and interactivity) dengan cara yang baru
untuk tujuan komunikasi)
4. E
Alur Proses Produksi MultiMedia
1. Pre Production
Adalah proses penyiapan semua elemen yang terlibat dalam sebuah
produksi (shoting)
film/video. Dari mulai pengaturan budget, pemilihan sutradara, aktor,
cameramen, crew, lokasi,
peralatan, kostum/wardrobe dll.
A. Ide & Pemilihan Konsep.
Adalah merupakan realisasi dari sebuah ide pemikiran dan gagasan yang
bertujuan
untuk menuangkannya kedalam media visual dan audio.
B. Story Line / Sinopsis.
Adalah ringkasan cerita/film, menjadi bentuk pemendekan dari sebuah film
dengan
tetap memperhatikan unsur-unsur cerminan film tersebut. membuat
Sinopsis merupakan
suatu cara yang efektif untuk menyajikan karangan film yang panjang
dalam bentuk
yang singkat.
Dalam sinopsis, keindahan gaya bahasa, ilustrasi, dan penjelasanpenjelasan
dihilangkan, tetapi tetap mempertahankan isi dan gagasan umum
pegarangnya.
Sinopsis biasanya dibatasi oleh jumlah halaman, misalnya satu atau dua
halaman,
seperlima atau sepersepuluh dari panjang film.
Langkah-langkah membuat sinopsis.
- Mencatat gagasan utama dengan menggaris bawahi gagasan gagasan
yang penting.
- Menulis ringkasan berdasarkan gagasan-gagasan.
- Gunakan kalimat yang padat, efektif, dan menarik untuk merangkai jalan
cerita.
- Dialog dan monolog tokoh cukup ditulis isi atau dicari garis besarnya
saja.

- Sinopsis tidak boleh menyimpang dari jalan cerita dan isi dari
keseluruhan film.
C. Script/Naskah Skenario.
Membuat rancangan audio visual treatment dan penulisan naskah secara
rinci yang
mengembangkan gagasan utama pada synopsis menjadi sebuah cerita
yang menarik
dan informatif. Diawali dengan penjelasan dan pengenalan tiap karakter
dalam cerita
secara menyeluruh.
D. Shot List & Storyboard.
Sebuah teknik shoting management. Disini dibuat daftar pengambilan
gambar pada
setiap adegan, dan divisualisasikan dalam bentuk sketsa
gambar/storyboard jika
diperlukan.
2. Production
Adalah proses pelaksanaan produksi (shoting) yang mengacu pada
persiapan yang dihasilkan
dari proses PreProduction.
A. Directing/Penyutradaraan.
Sutradara/Director adalah orang yang memimpin pelaksanaan shoting dan
bertugas
mengatur bagaimana tim dalam pembuatan film seperti: aktor,
cameramen, lighting,
artistik, editor & special effect artist harus tampil sebagaimana mestinya
dalam
pembuatan sebuah film sesuai dengan script/naskah. Dan biasanya
didamping oleh satu
orang atau lebih asisten sutradara.
B. Penguasaan Kamera & Teknik Shoting.
Anggle
Adalah sudut pandang pengambilan gambar yang dapat dilihat dari
viewfinder pada
sebuah kamera film/video. Dimana pemilihan anggel sangat berperan
penting dalam
menciptakan unsur artistik dan pemahaman cerita dalam pengadeganan
sesuai dengan
script/naskah.
Lighting/Pencahayaan
Dalam sebuah proses pengambilan gambar diperlukan adanya aset
pencahayaan yang
memadai. Baik itu didapat dari sumber natural (sinar matahari) pada
shoting
exterior/luar ruang, ataupun melalui bantuan sinar lampu pada shoting
interior/dalam

ruang.
Komposisi
Merupakan teknik pengaturan posisi gambar, ukuran & kedalaman ruang,
perspektif &
mood adegan untuk menghasilkan citra sesuai dengan tuntutan
script/naskah.
Log/Catatan Shoting
Diperlukan adanya log/catatan yang dibuat menjelaskan penandaan
setiap gambar peradegan
yang sudah selesai diambil, dilengkapi dengan keterangan koordinat
waktu
(timecode) pada kaset yang digunakan. Proses ini akan sangat membantu
mempercepat
proses pengeditan gambar.
3.Post Production
Adalah proses penyelesain akhir (finishing) dari sebuah rangkaian produksi
(shoting) yang
meliputi mengeditan gambar, penambahan title, grafik, animasi & special
effects, musik, sound
effects, audio dubing, & output ke media video seperti: Betacam, DVCAM,
MiniDV, & CD/DVD.
Video Standart : PAL,D1/DV
Frame Size : 720 X 576 (pixel)
Frame Rate : 25 fps
Pixel Aspect Ratio : D1/DV,PAL (4:3/1,067)
Audio : 48 kHz 16 Bit Stereo
Pembagian tahap Post Production
1. Offline :
- Capture
- Edit
2. Online :
- Compositing
- Motion Graphic
- Visual Effects
- Color Grading
- Music & Sound FX
- Titling
- 3D
5. B
Memori (atau lebih tepat disebut memori fisik) merupakan istilah generik
yang merujuk pada media penyimpanan data sementara pada komputer.
Setiap program dan data yang sedang diproses oleh prosesor akan
disimpan di dalam memori fisik. Data yang disimpan dalam memori fisik
bersifat sementara, karena data yang disimpan di dalamnya akan

tersimpan selama komputer tersebut masih dialiri daya (dengan kata lain,
komputer itu masih hidup). Ketika komputer itu direset atau dimatikan,
data yang disimpan dalam memori fisik akan hilang. Oleh karena itulah,
sebelum mematikan komputer, semua data yang belum disimpan ke
dalam media penyimpanan permanen (umumnya berbasis disk, semacam
hard disk atau floppy disk), sehingga data tersebut dapat dibuka kembali
di lain kesempatan. Memori fisik umumnya diimplementasikan dalam
bentuk Random Access Memory (RAM), yang bersifat dinamis (DRAM).
Mengapa disebut Random Access, adalah karena akses terhadap lokasilokasi di dalamnya dapat dilakukan secara acak (random), bukan secara
berurutan (sekuensial). Meskipun demikian, kata random access dalam
RAM ini sering menjadi salah kaprah. Sebagai contoh, memori yang hanya
dapat dibaca (ROM), juga dapat diakses secara random, tetapi ia
dibedakan dengan RAM karena ROM dapat menyimpan data tanpa
kebutuhan daya dan tidak dapat ditulisi sewaktu-waktu. Selain itu, hard
disk yang juga merupakan salah satu media penyimpanan juga dapat
diakses secara acak, tapi ia tidak digolongkan ke dalam Random Access
Memory.
6. C (sudah sangat jelas)
7. E (sudah sangat jelas)
8. ? (secara kontekstual (kata-kata), sebenarnya tidak ada jawabannya.
Namun yang mendekati adalah B, tetapi jika itu disebut sebagai "tombol"
menjadi tidak tepat)
9. A (sudah sangat jelas)
10.B (sudah jelas)
11.D
Estetika adalah salah satu cabang filsafat. Secara sederhana, estetika
adalah ilmu yang membahas keindahan, bagaimana ia bisa terbentuk, dan
bagaimana seseorang bisa merasakannya. Pembahasan lebih lanjut
mengenai estetika adalah sebuah filosofi yang mempelajari nilai-nilai
sensoris, yang kadang dianggap sebagai penilaian terhadap sentimen dan
rasa. Estetika merupakan cabang yang sangat dekat dengan filosofi seni.
12.? (dalam teori dijelaskan bahwa teknik dalam menggambar pensil bisa
stippel (A), dussel (D) dam arsir (A).)
13.D (dalam teori dijelaskan bahwa fungsi ilustrasi adalah memberi
bayangan..., mengkomunikasikan cerit..., menghubungkan tulisan...,
memberikan humor....)
14.A (lihat lecturer.ukdw.ac.id/anton/download/multimedia5.pdf)
15.B (maaf, teori untuk ini saya tidak tahu. Tetapi, maaf. C bisa menjadi
alternatif jawaban karena posisi handycam tidak dijelaskan)
16.B (sayang tidak dijelaskan menggunakan software apa, sehingga terkesan
bias)
The Dropper tool in Flash is somewhat different from those found in
standard graphics software. In other software, the dropper is employed to
pick a color from an image, however, in Flash the dropper tool not only
picks up the color but also the properties of a fill or line.
Note that the Dropper has no modifiers. When you click on an outline with
the dropper tool, the properties of the line such as color, thickness and

style are picked up and Flash then activates the Ink Bottle since it
understands that you would now be using this tool.
Similarly, if you click on an objects' fill with the dropper, Flash activates the
Paint Bottle with the same properties as those if the object fill.
17.B (teknik arsir ada 3, arsir biasa, arsir silang dan arsir scribbling/acak)
18.D ? (jawaban untuk soal ini adalah "spray". Tapi . . . karena yang ada hanya
super spray maka mungkin jawaban ini yang dimaksud)
19.C ? (maaf, lagi-lagi soal ini bias, karena di 3DS MAX yang ada standard
primitive, bukan basic primitive. ini yang saya tahu lho...)
20.C (sudah jelas)
21.D (bingung mau menjelaskannya, konteks soalnya agak membingungkan)
22.C (sudah jelas)
23.A (sangat jelas, walaupun tidak dijelaskan dengan software apa)
24. E (membungkus dapat berarti dikelilingi. Bener gk ya?)
25.C (sudah jelas)
26.? (Ini sangat tergantung dengan jenis kameranya. jawaban bisa B )
27.D (sudah jelas)
28.? (bias antara A dan E)
29.B (sudah jelas)
30.? (apabila memutus, jelas jawabannya adalah A. Tetapi, jika bisa untuk
memutus dan menyambung... maaf, saya belum tahu...)
31.E (sudah jelas, semoga)
32.? (maaf, konteks soal dan jawaban sangat membingungkan)
33.? (bisa C/E. Fungsi cahaya dalam pengambilan gambar adalah penerangan,
dimensi, atmosfir dan pemilihan (diktat tata cahaya). Atau, dalam diktat yg
lain, fungsinya adalah menerangi, mencipta efek 3D, memfokuskan
perhatian, menciptakan mood (suasana gelap), menjelaskan waktu dan
estetis)
34.C (sudah jelas)
35.D (sudah jelas)
36.C (sudah jelas)
37.C (sudah jelas, yang lain bukan software)
38.?
Istilah karakteristik diambil dari bahasa Inggris yakni characteristic, yang
artinya mengandung sifat khas. Ia mengungkapkan sifat-sifat yang khas
dari sesuatu.
Dalam kamus lengkap psikologi , dijelaskan bahwa karakteristik
merupakan sinonim dari kata karakter, watak, dan sifat yang memiliki
pengertian di antaranya:
Suatu kualitas atau sifat yang tetap terus-menerus dan kekal yang dapat
dijadikan cirri untuk mengidentifikasikan seorang pribadi, suatu objek,
suatu kejadian.
Intergrasi atau sintese dari sifat-sifat individual dalam bentuk suatu untas
atau kesatuan.
Kepribadian seeorang, dipertimbangkan dari titik pandangan etis atau
moral.
Dan pembahasan selanjutnya tentang karakteristik proyek
Karakteristik-karakteristik proyek adalah sebagai berikut:
a.
Temporary atau sementara, setiap kegiatan mempunya fase awal
dan fase akhir serta dibatasi dengan waktu tertentu

b.
Unique Product, Services, or results. Produk yang dihasilkan berbeda
setiap proyek dari waktu, biaya dan mutu yang sudah ditentukan
c.
Progressive Elaboration, pada kegiatan proyek harus mempunyai
sesuatu yang bisa dikembangkan dari integrasi dari beberapa konsep,
39.B (file .ppt)
40.D (sudah jelas. buka saja Adobe Premiere)