Anda di halaman 1dari 15

PITC

Provider Initiated Testing and


Counseling

Prinsip Penularan HIV

E
S
S
E

:
:
:
:

Exit ( keluar ).
Survive ( bertahan hidup )
Sulficient ( jumlah cukup )
Enter ( Masuk )

Jenis Pemeriksaan

Tes Antibodi ( PCR ).


Tes CD4.
Viral Load Testing.
Enzyme Immunoassays ( ElAs ).
Western Blot.
Tes Cepat HIV.

Alur pemeriksaan HIV


A1
A1
POSITIF

A1
NEGATIF

A2

LAPOR
SEBAGAI
NON REAKTIF

A2
A1 POSITIF
A2 POSITIF

A1 POSITIF
A2 NEGATIF

Ulangi A1 dan A2

A1 POSITIF
A2 POSITIF
LAPOR
SEBAGAI
REAKTIF

LAPOR
SEBAGAI
REAKTIF

A1 POSITIF
A2
NEGATIF

A1
NEGATIF
A2
NEGATIF

LAPOR
SEBAGAI
NON
-REAKTIF

STADIUM 2

STADIUM 1
Tidak ada gejala.
Pembesaran kelenjar
Limfe Menetap.

BB < 10%.
ISPA.
Herpes Zoster.
Dermatitis seboroika.
Infeksi Jamur Kuku.

STADIUM 3

BB
< 10%.
Diare kronis.
Demam.
Kandidiasis.
TB Paru.
Pneumonia.
Stomatitis akut.
Anemia.

STADIUM 4

BB > 10%.
Pneumonia.
Herpes Simpleks.
TB ekstra paru.
Limfoma.
Karsinoma serviks.
dll.

Pembesaran Kelenjar Limfe

Herpes Zoster

Dermatitis seboroika

Kandidiasis

Pneumonia

Populasi rawan HIV

IDUS.
WPS.
Pelanggan penjaja seks.
Anak ( balita ) dari ODHA.

Perawatan komprehensif
dan berkesinambungan

Perawatan dan pencegahan terpadu.


Tidak diskriminatif dan menghakimi.
Kerahasiaan dan HAM.
Meringankan gejala.
Aktif mendengar keluha odha.
Dukungan perawatan dirumah.

TERIMA KASIH
SEMOGA BERMANFAAT