Anda di halaman 1dari 30

SOAL LAJU REAKSI

1. Untuk membuat 500 mL larutan H2SO4 0.05 M dibutuhkan larutan H2SO4 5 M


sebanyakmL
A. 5 mL
B. 10 mL
C. 2.5 mL
D. 15 mL
E. 5.5 mL
Kunci Jawaban

:A

Pembahasan :
Mencari volume yang dibutuhkan pada proses pengenceran.
Rumus pengenceran
V1. M1 = V2. M2
Misal volume yang dibutuhkan sebanyak x mL, maka :
500 . 005

= xx5

25

5x

5 mL

jadi, volume H2SO4 5 M yang dibutuhkan sebanyak 5 mL


2. Konsentrasi larutan yang dibuat dari 25 gr padatan CaCO 3 dan dilarutkan dalam air
hingga volume larutan menjadi 500 mL adalahM. (Ar Ca = 40, C = 12, O = 16)
A. 0.05 M
B. 0.25 M
C. 0.5 M
D. 0.025 M
E. 0.005 M
Kunci jawaban

:C

Pembahasan :
Mol CaCO3 =
=

m
Mr
25

100

= 0.25 mol
LAJU REAKSI

Rahayu Jati Permana | XI-CIBI

Konsentrasi CaCO3 =
=

0.25
0.5

= 0.5 M
Jadi, konsentrasi larutan CaCO3 yang dihasilkan adalah 0.5 M.
3. Sebanyak 500 mL larutan Ca(OH)2 0.1 M dicampur dengan larutan 250 mL
Ca(OH)2 0.4 M. Konsentrasi campuran tersebut adalahM
A. 0.002
B. 0.02
C. 0.25
D. 0.2
E. 2
Kunci Jawaban

:D

Pembahasan :
Menentukan konsentrasi campuran suatu larutan :
1.1+ 2.2

M campuran =
=

1+ 2
0.5 x 0.1 + 0.25 x 0.4
0.5 + 0.25

= 0.2 M
Jadi, konsentrasi campuran tersebut adalah 0.2 M
4. Volume asam klorida 37% massa jenis 1.19 kg.L-1 yang dibutuhkan untuk membuat
120 mL larutan dengan konsentrasi 0.5 M adalahmL (Ar H = 1, Cl = 35.5)
A. 49.7
B. 4.97
C. 497
D. 0.497
E. 0.0497
Kunci Jawaban

LAJU REAKSI

:B

Rahayu Jati Permana | XI-CIBI

Pembahasan :
Menentukan konsentrasi HCl 37%
M

=
=

x 10 x %
Mr
1.19 x 10 x 37
36.5

= 12.06 M

Volume HCl 37% yang dibutuhkan


V1. M1

V2. M2

120 x 0.5

a x 12.06

60

12.06a

4.97 mL

jadi, volume larutan yang dibutuhkan sebanyak 4.97 mL

5. Massa kristal NaOH yang dibutuhkan untuk membuat 250 mL larutan 0.1 M
adalahgr (Mr Na = 23, O = 16, H = 1)
A. 1.0
B. 0.1
C. 10
D. 100
E. 0.01
Kunci Jawaban

:A

Pembahasan :
M =
0.1 =

0.25

0.025 =
0.025 =
m

LAJU REAKSI

;n=

40

= 1.0 gram

Rahayu Jati Permana | XI-CIBI

6. Sebanyak 0.5 mol gas NO2 dipanaskan dalam ruangan dengan volume 5 liter
sehingga membentuk dinitrogen pentaoksida menurut persamaan :
4NO2 (g) + O2 (g) 4N2O5 (g)
Dalam 20 detik pertama terbentuk 0.5 mol N2O5. Laju pengurangan NO2 adalah
A. 5 x 10-2
B. 5 x 10-4
C. 5 x 103
D. 5 x 10-3
E. 5 x 10-1
Kunci Jawaban

:D

Pembahasan :
Konsentrasi NO2 =

0.5
5

= 0.1 M
Laju pengurangan NO2 =
=

[NO 2]
t

0.1
20

= 5 x 10-3
7. Pada reaksi A + B C diperoleh persamaan laju reaksi v = k [A]2. Dari
persamaan laju tersebut dapat disimpulkan bahwa..kecuali
A. laju reaksi dipengaruhi oleh perubahan konsentrasi A.
B. orde reaksi atau tingkat reaksi konsentrasi B sama dengan nol.
C. laju reaksi tidak dipengaruhi oleh konsentrasi B.
D. laju reaksi hasil pereaksi C mempengaruhi laju reaktan B.
E. koefisien pereaksi A tidak sama dengan orde reaksi.

Kunci Jawaban

:D

Pembahasan :
Laju reaksi tersebut hanya dipengaruhi oleh satu pereaksi saja. Hal itu ditandai
dengan tidak ditulisnya pereaksi B dalam persamaan laju. Seberapa besar perubahan
konsentrasi pereaksi B tidak mempengaruhi laju pembentukan produk reaksi C.

LAJU REAKSI

Rahayu Jati Permana | XI-CIBI

8. Dari reaksi 2 N2O5 4 NO2 + O2 diperoleh data pembentukan senyawa NO 2


sebagai berikut:
No [NO2] (M)
Waktu (jam)
1
0.000
0
2
0.020
1
3
0.040
2
4
0.080
3
Laju pembentukan NO2 adalah
A.

5.5 x 10-4 M/s

B.

5.5 x 10-6 M/s

C.

5.5 x 10-5 M/s

D.

5.5 x 10-3 M/s

E.

5.5 x 10-7 M/s

Kunci Jawaban

:B

Pembahasan : Perhatikan data no. 2 dan 3


M = 0.040 0.020
= 0.020 M
t

=21
= 1 jam = 3600 sekon

v NO2

0.02
3600

= 5.5 x 10-6 M/s

9. Faktor-faktor yang mempengaruhi laju reaksi adalah.


1.

luas permukaan sentuhan

2.

konsentrasi zat pereaksi

3.

suhu saat reaksi berlangsung

4.

penambahan katalis yang tepat

A. 1,3
B. 2,4
C. 1,4
D. 1,2,4
E.

1,2,3,4

LAJU REAKSI

Rahayu Jati Permana | XI-CIBI

Kunci Jawaban

:E

Pembahasan :
Faktor-faktor yang mempengaruhi laju reaksi antara lain :
a.

Suhu

: Semakin tinggi suhu, semakin cepat reaksi berlangsung.

b.

Luas permukaan sentuh : makin luas luas permukaan sentuhnya, maka reaksi
berlangsung semakin cepat.

c.

Konsentrasi pereaksi

: semakin besar konsentrasi, maka reaksi akan semakin

cepat
d.

Katalis : penambahan katalis akan mempercepat laju reaksi, karena adanya


katalis menurunkan energi aktivasi reaksi.

10. Kenaikan suhu umumnya menaikkan reaksi. Alasan yang tepat untuk menjelaskan
hal di atas adalah .
A.

energi kinetik dari molekul-molekul menurun

B.

kenaikkan suhu menghasilkan reaksi dapat balik

C.

kecepatan masing-masing molekul menjadi sama

D.

energi kinetik dari molekul-molekul meningkat

E.

kenaikan suhu memperkecil energi aktivasi

Kunci jawaban

:D

Penyelesaian

Efek dari kenaikan suhu adalah memperbesar energi kinetik rata-rata dari sistem
yang demikian lebih banyak yang dapat mencapai keadaan peralihan, dengan kata
lain kecepatan reaksi akan diperbesar.

Untuk soal nomor 10 sampai 12 perhatikan data di bawah ini.


No.

Besi 0.2 gram

[HCl]

Serbuk

3M

serbuk

2M

1 keping

3M

1 keping

2M

1 keping

1M

LAJU REAKSI

Rahayu Jati Permana | XI-CIBI

11. Pada percobaan 1 dan 3 faktor yang berpengaruh terhadap jalannya reaksi adalah
A. konsentrasi HCl
B. sifat-sifat
C. suhu
D. katalis
E. luas permukaan
Kunci Jawaban

:E

Pembahasan :
No.
Besi 0.2 gram
1
Serbuk
3
1 keping
Pada percobaan nomor 1, besi

[HCl]
3M
3M
0.2 gram yang digunakan berbentuk serbuk,

sedangkan pada percobaan nomor 3, besi 0.2 gram yang digunakan berbentuk
kepingan. Hal itu menandakan bahwa meski konsentrasi HCl yang digunakan sama,
yaitu 3 M, terdapat perbedaan pada luas permukaan besi 0.2 gram yang digunakan.
12. Dari percobaan di atas, reaksi yang paling cepat brlangsung adalah
A. 1
B. 2
C. 3
D. 4
E. 5

Kunci Jawaban

:A

Pembahasan :
Pada percobaan 1, yang digunakan adalah serbuk besi 0.2 gram dan larutan HCl 3
M. bentuk serbuk dapat memperbesar luas permukaan dan konsentrasi HCl yang
tinggi juga dapat mempercepat reaksi berlangsung.
13. Reaksi yang berlangsung paling lama adalah reaksi nomor
A. 1
B. 2
C. 3
LAJU REAKSI

Rahayu Jati Permana | XI-CIBI

D. 4
E. 5
Kunci Jawaban

:E

Pembahasan

Reaksi nomor 5 menggunakan kepingan besi 0.2 gram dan larutan HCl 1 M. Bentuk
kepingan memiliki luas permukaan yang sempit dan konsentrasi larutan HCl yang
rendah juga menyebabkan reaksi berlangsung cukup lama.
Untuk soal nomor 13 sampai 15 perhatikan data di bawah ini.
Data percobaan untuk reaksi A + B produk
Percobaan
1
2
3
4
5

Massa / bentuk zat A


5 gram larutan
5 gram serbuk
5 gram larutan
5 gram padatan
5 gram serbuk

Konsentrasi B (M)
0.25
0.5
0.5
0.5
0.5

Waktu (s)
15
12
7
20
8

Suhu ( )
25
25
25
25
35

14. Pada percobaan 2 dan 5, faktor yang mempengaruhi laju adalah


A. waktu
B. konsentrasi
C. suhu
D. bentuk
E. katalis

Kunci Jawaban

:C

Pembahasan : percobaan 2 dan 5 sama sama menggunakan serbuk zat A, luas


permukaan zat nya sama, larutan B juga mempunyai konsentrasi yang sama yaitu
0.25 M, namun pada suhu, tampak bahwa percobaan 2 dilakukan pada suhu 25
dan percobaan 5 pada 35. Tampak waktu reaksi percobaan 5 juga lebih cepat
disbanding reaksi nomor 2. Sehingga factor yang berpengaruh adalah factor suhu.
15. Kenaikan suhu menyebabkan reaksi berlangsung dengan cepat, hal itu karena
A. memperbesar luas permukaan
B. menaikkan suhu larutan
C. memperbesar energi kinetik molekul pereaksi
LAJU REAKSI

Rahayu Jati Permana | XI-CIBI

D. memperbesar tekanan
E. menaikkan energi pengaktifan zat yang bereaksi

Kunci Jawaban

:C

Pembahasan

: kenaikan suhu menyebabkan energi kinetik molekul-molekul

pereaksi bergerak lebih cepat. Pergerakan molekul tersebut semakin cpat sehingga
menyebabkan tumbukan lebih sering terjadi. Sehingga pembentukan produk
semakin cepat dan reaksi berlangsung lebih cepat.
16. Dari kelima data percobaan di atas, kombinasi faktor yang dapat mempercepat
pembentukan produk adalah reaksi nomor
A. 2
B. 3
C. 4
D. 5
E. 1
Kunci jawaban

:D

Pembahasan

: pada percobaan nomor 5, zat A yang digunakan berbentuk

serbuk, larutan B mempunyai konsentrasi 0.5 M, dan suhu reaksi nya sebesar 35.
Kombinasi di atas dapat mempercepat laju reaksi.
Untuk soal nomor 17-20 perhatikan data berikut.
Data percobaan penentuan laju reaksi P + Q R
No
1
2
3
4
5

[P] (M)
0.40
0.80
0.20
0.40
0.20

[Q] (M)
0.20
0.20
0.40
0.80
0.20

Laju reaksi (M/s)


0.096
0.348
0.048
0.192
0.024

17. Orde reaksi terhadap P adalah


A. 1
B. 2
C. 3
D. 1 2
LAJU REAKSI

Rahayu Jati Permana | XI-CIBI

E. 0
Kunci Jawaban

:B

Pembahasan :
Menentukan orde reaksi P melalui data 1 dan 2
0.40
0.80
1
2

x =

0.096
0.348
1

18. Orde reaksi terhadap Q adalah


A. 1
B. 2
C. 3
D. 1 2
E. 0
Kunci Jawaban

:A

Pembahasan :
Menentukan orde reaksi Q menggunakan data 3 dan 5
0.40
0.20

0.048
0.024

19. Orde total dari reaksi tersebut adalah


A. 1
B. 2
C. 3
D. 4
E. 5
Kunci Jawaban

:C

Pembahasan :
Orde total

= orde raksi P + orde reaksi Q


=2+1
=3

LAJU REAKSI

Rahayu Jati Permana | XI-CIBI

10

20. Persamaan laju reaksinya adalah


A. v = k [P]
B. v = k [Q]
C. v = k [Q]2
D. v = k [P] [Q]
E. v = k [P] 2 [Q]

Kunci jawaban

:E

Pembahasan : Orde reaksi terhadap P adalah 2 dan orde reaksi terhadap Q adalah 1
persamaan laju reaksi :
v = k [P] 2 [Q]
21. Pada reaksi P + Q P2Q diketahui bahwa reaksi berorde satu terhadap konsentrasi
Q. Hubungan laju reaksi awal zat Q ditunjukkan oleh grafik
A.

C.

E.

[Q]

B.

D.

[Q]

Kunci Jawaban

[Q]

:D

Pembahasan : Suatu reaksi dikatakan berorde satu terhadap suatu pereaksi apabila
laju reaksi berbanding lurus dengan konsentrasi pereaksi tersebut.

LAJU REAKSI

Rahayu Jati Permana | XI-CIBI

11

22. Untuk reaksi A + B AB diperoleh data sebagai berikut.


Jika konsentrasi A dinaikkan tiga kali pada konsentrasi B tetap, laju reaksi menjadi
sembilan kali lebih cepat. Jika konsentrasi A dan B dinaikkan tiga kali, laju reaksi
menjadi 27 kali lebih cepat. Persamaan laju reaksinya adalah
A. v = k [A]2 [B]
B. v = k [A] [B]2
C. v = k [A] [B]
D. v = k [A]2 [B]2
E. v = k [A]
Kunci Jawaban

:A

Pembahasan :
[A]

[B]

3a

9v

3a

3b

27v

Menentukan orde reaksi A menggunakan data 1 dan 2:

3
1
3

x=

9
1
9

Menentukan orde reaksi B menggunakan data 2 dan 3

3
1
3

=
=
=

9
27
1
3

23. Dari reaksi: 2 A + B A2B, diperoleh laju reaksi v = 0,8 [A] [B]2. Ke dalam wadah
4 L dimasukkan 4.8 mol zat A dan 3.2 mol zat B. Laju reaksi setelah 25% zat A
bereaksi adalah
A. 1.152 M/s
B. 0.1152 M/s
C. 0.01152 M/s
LAJU REAKSI

Rahayu Jati Permana | XI-CIBI

12

D. 11.52 M/s
E. 1152 M/s

Kunci Jawaban

:B

Pembahasan :
Mol zat A mula-mula = 3.2 mol
25% zat A bereaksi =

25
100

x 4.8 mol

= 1.2 mol
Menentukan laju reaksi setelah 25% A bereaksi :
2A

+ B

A2B

Mula-mula

4.8 mol

3.2 mol

Bereaksi

1.2 mol

0.6 mol

0.6 mol

Sisa

3.6 mol

1.6 mol

0.6 mol

= 0,8 [A] [B]2


= 0.8

1.6 2

3.6
4

= 0.1152 M/s
24. Pada reaksi 2H2 + 2NO 2H2O + N2, eksperimen menyatakan bahwa
persamaanlaju reaksinya adalah v = k [H2] [NO]2 dengan nilai k = 1 x 10-8. Jika 5
mol H2 dan 2.5 mol NO direaksikan dalam bejana 5 liter , laju reaksinya adalah
A. 2.5 x 10-10
B. 2.5 x 10-8
C. 2.5 x 10-9
D. 2.5 x 10-11
E. 2.5 x 10-7

Kunci Jawaban

:C

Pembahasan

= k [H2] [NO]2
= 1 x 10-8

LAJU REAKSI

5
5

2.5 2
5

Rahayu Jati Permana | XI-CIBI

13

= 2.5 x 10-9

25. Reaksi antara logam magnesium dengan larutan HCl adalah sebagai berikut.
Mg (s) + 2HCl (aq) MgCl2 (aq) + H2 (g)
1. Meningkatkan konsentrasi larutan HCl
2. Meningkatkan suhu reaksi
3. Menggunakan pita magnesium
4. Menghilangkan gas hidrogen hasil reaksi
Dari perlakuan di atas yang dapat meningkatkan tumbukan antara pereaksi adalah
A. 1 dan 2
B. 3 dan 4
C. 1, 2, dn 3
D. 2, 3, dan 4
E. 1, 2, 3, dan 4

Kunci Jawaban

:A

Pembahasan : meningkatkan konsentrasi reaksi dapat mempercepat reaksi,


meningkatkan suhu reaksi juga dapat mempercepat reaksi.

26. Suatu laju reaksi akan meningkat tiga kali laju semula jika suhu reaksi ditingkatkan
20. Berapa kali lebih cepat laju reaksi yang berlangsung pada suhu 80C
dibandingkan reaksi yang berlangsung pada suhu 20C?
A. 5vo
B. 8vo
C. 6vo
D. 7vo
E. 9vo

LAJU REAKSI

Rahayu Jati Permana | XI-CIBI

14

Kunci Jawaban

:E

Pembahasan

Menggunakan skala
vo

3vo

20

40

6vo

9vo

60

80

Dengan menggunakan rumus

va

=
=

x vo

8020
20

=3

va

= 3

x vo

= 9vo
27. Diketahui laju reaksi zat C = 2.4 x 10-4 M/s. Jika persamaan reaksinya:
A + 2 C AC2
Laju pembentukan senyawa AC2 adalah
A. 12 x 10-4 M/s
B. 1.2 x 10-5 M/s
C. 1.2 x 10-4 M/s
D. 1.2 x 10-3 M/s
E. 1.2 x 10-2 M/s

Kunci Jawaban

:C

Pembahasan

Perbandingan laju reaksi zat-zat dalam reaksi


A

: C

: AC2

: 2

: 1

Laju pembentukan senyawa AC2

= 1 2 x 2.4 x 10-4 M/s


= 1.2 x 10-4 M/s

LAJU REAKSI

Rahayu Jati Permana | XI-CIBI

15

Untuk soal nomor 28 sampai 32, gunakan data di bawah ini.


Dari reaksi C3H8 + O2 H2O + CO2 diperoleh data sebagai berikut :
No
1
2
3
4
5

[C3H8] (M)
0.03
0.06
0.04
0.03
0.02

[O2] (M)
0.04
0.02
0.04
0.08
0.04

Waktu (s)
24
10
12
6
48

28. Orde reaksi terhadap C3H8 adalah


A. 1
B. 2
C. 3
D. 0
E. 1 2
Kunci Jawaban

:B

Pembahasan

Untuk menentukan orde reaksi C3H8 perhatikan data 3 dan 5


0.04
0.02

1 12
1 48

29. Orde reaksi terhadap O2 adalah


A. 2
B. 1
C. 3
D. 0
E. 1 2
Kunci Jawaban

:A

Pembahasan

Untuk menentukan orde reaksi O2 perhatikan data 1 dan 4


0.04
0.08

LAJU REAKSI

1 24
1 6

Rahayu Jati Permana | XI-CIBI

16

1
2

=
=

1
4

30. Persamaan laju reaksi nya adalah


A. v = k [C3H8]2
B. v = k [C3H8]2 [O2]
C. v = k [O2]
D. v = k [C3H8]2 [O2] 2
E. v = k [C3H8] [O2]
Kunci Jawaban

:D

Pembahasan

Laju reaksi terhadap C3H8 adalah 2, laju reaksi terhadap O2 adalah 2


Sehingga, persamaan lajunya adalah v = k [C3H8]2 [O2] 2
31. Nilai tetapan laju reaksinya adalah
A. 6.94 x 101
B. 6.94 x 102
C. 6.94 x 103
D. 6.94 x 104
E. 6.94 x 105

Kunci Jawaban

:D

Pembahasan

Untuk menentukan tetapan laju, pilih salah satu data, missal data nomor 2
v = k [C3H8]2 [O2] 2
1
10

0.1
k

= k (0.06)2 (0.02)2
= k (3.6 x 10-3) (4 x 10-4)
= 6.94 x 104

LAJU REAKSI

Rahayu Jati Permana | XI-CIBI

17

32. Grafik hubungan antara laju reaksi dengan konsentrasi C 3H8 adalah
A.

C.

E.

[C3H8]

[C3H8]

B.

[C3H8]

D.

[C3H8]

[C3H8]

Kunci Jawaban

:A

Pembahasan

: C3H8 mempunyai orde dua terhadap laju reaksi. Suatu reaksi

dikatakan berorde dua terhadap laju reaksi jika laju reaksi merupakan pangkat dua
dari konsentrasi pereaksi itu.
33. Dari persamaan reaksi 2P + 3Q P2Q3, diperoleh persamaan laju v = 4,8 [P] [Q]2.
Jika dalam volume 4 L direaksikan 4 mol P dan 6 mol Q, laju reaksi setelah 30% P
bereaksi adalah
A. 5.5296 x 101 M/s
B. 5.5296 x 100 M/s
C. 5.5296 x 102M/s
D. 5.5296 x 103 M/s
E. 5.5296 x 10-1 M/s

LAJU REAKSI

Rahayu Jati Permana | XI-CIBI

18

Kunci Jawaban

:A

Pembahasan

20% P yang bereaksi = 20% x 4 mol = 0.8

Mula-mula
Bereaksi
Sisa

2P
4 mol
0.8 mol
3.2 mol

:
:
:

+ 3Q
6 mol
1.2mol
4.8 mol

P2Q3
0.4 mol
0.4 mol

Laju reaksi setelah 20% P bereaksi :


v

= 4,8 [P] [Q]2


= 4.8

4.8 2

3.2
4

= 5.5296 M/s

34. Diketahui laju reaksi naik dua kali pada setiap kenaikan suhu 15C. Jika pada suhu
25C reaksi berlangsung selama 240 sekon, waktu berlangsungnya reaksi pada suhu
100C adalah sekon.
A. 7500
B. 75
C. 750
D. 0.75
E. 7.5
Kunci jawaban

:E

Pembahasan

= 0 x
= 240 x
= 240 x

:
0

100 25
15

2
1 5
2

= 7.5 sekon

LAJU REAKSI

Rahayu Jati Permana | XI-CIBI

19

35. Suatu reaksi A+ B hasil reaksi, persamaan laju reaksinya v= k [A] [B]. Bila pada
suhu tetap konsentrasi A dan B masing-masing dua kali dari semula, laju reaksi
adalah .
A. tidak berubah
B. empat kali lebih besar
C. delapan kali lebih besar
D. enambelas lebih besar
E. dua kali lebih besar

Kunci Jawaban

:D

Pembahasan

Misal pada kondisi mula-mula konsentrasi A adalah a dan konsentrasi B adalah b


dan laju reaksinya adalah vo. nilai va dapat ditentukan melalui perbandingan.
vo
va
vo
va
va

(a)2

(2a)2 (2b)2

a2

b2

4a2

4b2

(b)2

= 16 v0

Untuk soal nomor 36 38 perhatikan data berikut.


Laju reaksi 2A (aq) + B2 (aq) C (s) + D (aq)
Ditentukan dengan mengukur waktu yang diperlukan untuk membentuk sejumlah
endapan C.
No

[A] (M)

[B2] (M)

Waktu (s)

0.1

0.1

80

0.2

0.1

40

0.2

0.2

10

0.4

0.3

20

LAJU REAKSI

Rahayu Jati Permana | XI-CIBI

20

36. Orde reaksi terhadap pereaksi A adalah


A. 2
B. 3
C. 4
D. 0
E. 1

Kunci Jawaban

:E

Pembahasan

Untuk menentukan orde reaksi C3H8 perhatikan data 1 dan 2


0.1
0.2
1
2
1
2

=
=
=
=

1 80
1 40
40
80
1
2

37. Orde reaksi terhadap pereaksi B2 adalah


A. 3
B. 4
C. 0
D. 2
E. 1

Kunci Jawaban

:D

Pembahasan

Untuk menentukan orde reaksi B2 perhatikan data 2 dan 3


0.1
0.2
1
2
1
2

x
LAJU REAKSI

=
=
=
=

1 40
1 10
10
40
1
4

2
Rahayu Jati Permana | XI-CIBI

21

38. Nilai tetapan laju reaksi nya adalah


A. 0.125
B. 12.5
C. 1.25
D. 125
E. 0.0125

Kunci Jawaban

:B

Pembahasan

Untuk menentukan nilai tetapan lajunya, gunakan salah satu data percobaan. Misal
menggunakan data nomor 2.
v = k [A] [B2] 2
1
40

= k (0.2) (0.1)2

k = 12.5
39. Persamaan laju reaksi lengkapnya adalah
A. v = 12.5 [A] 2 [B2] 2
B. v = 12.5 [B2] 2
C. v = 12.5 [A] [B2] 2
D. v = 12.5 [A]
E. v = 12.5 [B2]
Kunci Jawaban

:C

Pembahasan

Orde reaksi terhadap A = 1


Orde reaksi terhadap B2 = 2
Tetapan laju reaksi = 12.5
Maka persamaan lajunya adalah v = 12.5 [A] [B2] 2

LAJU REAKSI

Rahayu Jati Permana | XI-CIBI

22

40. Waktu yang dibutuhkan jika konsentrasi pereaksi A 0.6 M dan konsentrasi pereaksi
B2 adalah 0.3 M adalah
A. 1.5
B. 15
C. 150
D. 0.15
E. 0.015

Kunci Jawaban

:B

Pembahasan

= 12.5 [A] [B2] 2

= 12.5 (0.6) (0.3)2


= 0.675
v

1
0.675

= 1.5 sekon

41. Perhatikan grafik hubungan antara laju reaksi dengan konsentrasi pereaksi pada
reaksi P2 + Q produk berikut!
Laju reaksi saat pereaksi P2 tetap

Laju reaksi saat pereaksi Q tetap

[Q]

[P2]

Persamaan laju reaksi yang tepat berdasarkan grafik di atas adalah


A. v = k [P2]2 [Q]
B. v = k [P2]2 [Q] 2
C. v = k [P2] [Q] 2
D. v = k [P2]2
E. v = k [Q]

LAJU REAKSI

Rahayu Jati Permana | XI-CIBI

23

Kunci Jawaban

:C

Pembahasan

Saat pereaksi P2 tetap, pereaksi Q berorde 2 terhadap laju reaksi


Saat pereaksi Q tetap, pereaksi P2 berorde 1 terhadap laju reaksi
Sehingga persamaan lajunya adalah : v = k [P2] [Q] 2
42. Logam Zn bereaksi dengan larutan HCl menurut reaksi berikut:
Zn (s) + HCl (aq) ZnCl2 (aq) + H2 (g)
Agar didapatkan laju reaksi yang tinggi, larutan yang sebaiknya digunakan
adalah(Ar H = 1 ; Cl = 35.5)
A. 30 gr HCl dalam 1000 mL air
B. 25 gr HCl dalam 1000 mL air
C. 20 gr HCl dalam 100 mL air
D. 15 gr HCl dalam 100 mL air
E. 5 gr HCl dalam 1000 mL air

Kunci Jawaban

:C

Pembahasan

Menentukan konsentrasi HCl


Mol HCl

20
36.5

= 0.55 mol
[HCl]

0.55
0.1

= 5.5 M
43. Empat gram logam Zn bereaksi dengan 100 mL larutan HCl pada berbagai kondisi
yang ditunjukkan dalam table di bawah ini. Pada kondisi bagaimanakah gas oksigen
terbentuk paling banyak?
A
B
C
D
E

Suhu ()
30
25
35
40
35

LAJU REAKSI

Konsentrasi (mol/L)
0.5
0.5
1.0
1.0
1.5

Bentuk logam Zn
Serbuk
Padat
Padat
Serbuk
Padat
Rahayu Jati Permana | XI-CIBI

24

Kunci Jawaban

:D

Pembahasan

: pada percobaan D, suhu reaksi dibuat tinggi, yaitu 40,

konsentrasi larutan HCl yang digunakan juga cukup besar yaitu 1.0 mol/L, juga
logam Zn yang digunakan berbentuk serbuk, sehingga dapat memperbesar luas
permukaan sentuhnya.
44. reaksi 2NO + Cl2 2NOCl mempunyai reaksi v = 5.6 [NO]2 [Cl2] dalam M/dtk.
apabila pada suatu percobaan sebanyak 4 mol NO dan 3 mol Cl2 direaksikan dalam
wadah 8 L. laju reaksi pada saat 60% NO bereaksi yaitu M/detik
A. 806.4 M/dtk
B. 80.64 M/dtk
C. 8.064 M/dtk
D. 0.08064 M/dtk
E. 0.8064 M/dtk

Kunci Jawaban

:E

Pembahasan

60 % NO bereaksi =

60
100

x 4 mol

= 2.4 mol
2NO

+ Cl2

2NOCl

Mula-mula

4 mol

3 mol

Bereaksi

2.4 mol

1.2 mol

2.4 mol

Sisa

1.6 mol

1.8 mol

2.4 mol

Laju reaksi saat 60% NO bereaksi adalah :


v

= 5.6 [NO]2 [Cl2]


= 5.6

1.6 2 1.8
8

= 0.8064 M/dtk

LAJU REAKSI

Rahayu Jati Permana | XI-CIBI

25

45. Perhatikan data berikut.


Percobaan (H2) mol/L
1
a
2
2a
3
4a
4
4a
5
4a

(SO2) mol/L
4a
4a
4a
2a
a

Waktu (detik)
36
18
9
18
36

1. Orde reaksi terhadap H2 adalah 1


2. Orde reaksi terhadap SO2 adalah 2
3. Orde total reaksi tersebut adalah 2
4. Persamaan laju reaksinya adalah v = k [H2] 2 [SO2]2
Pernyataan yang tepat untuk tabel di atas adalah
A. 1 dan 2
B. 1 dan 3
C. 2 dan 4
D. 1 dan 4
E. 3 dan 4

Kunci Jawaban

:B

Pembahasan

Menentukan orde reaksi H2 dengan data 1 dan 2

2
1
2

1
2

1 36
1 18

=
=

18
36

1
2

Menentukan orde reaksi SO2 dengan data 3 dan 4


4
2
2

=
=

LAJU REAKSI

1 9
1 18
18
9
Rahayu Jati Permana | XI-CIBI

26

= 2
=

Orde reaksi total

= orde reaksi H2 + orde reaksi SO2


=1+1
=2

46. Dalam suatu pabrik, proses pembuatan SO3 menggunakan suatu katalis

yaitu

Vanadium pentaoksida menurut persamaan reaksi :


SO2 (g) + O2 (g) 2SO3 (g)
Fungsi katalis dalam reaksi tersebut adalah
A. Meningkatkan hasil reaksi
B. Meningkatkan jumlah tumbukan partikel-partikel pereaksi
C. Menurunkan energi aktivasi
D. Meningkatkan energi kinetik pereaksi
E. Memperbesar luas permukaan pereaksi

Kunci Jawaban

:C

Pembahasan

Dalam suatu reaksi, katalis ikut bereaksi dengan pereaksi. Katalis menurunkan
energi aktivasi yang harus dicapai sehingga reaksi berjalan dengan lebih cepat, dan
ada lagi saat reaksi selesai.

47. Reaksi antara asam sulfat dengan magnesium karbonat di bawah ini dibuat pada
berbagai macam kondisi. Kondisi yang menghasilkan laju reaksi optimum adalah
A.

B.

Larutan
Air 50

LAJU REAKSI

H2SO4
Air 50

pekat

H2SO4
Serbuk

Serbuk

MgCO3

MgCO3

Rahayu Jati Permana | XI-CIBI

27

C.

D.
Larutan
H2SO4
Air 28

pekat
Serbuk

Air 28

H2SO4
kepingan
MgCO3

MgCO3

E.

H2SO4
Air 28

pekat
Kepingan
MgCO3

Kunci jawaban

:B

Pembahasan

: pada percobaan B, digunakan serbuk MgCO3 dan

larutan H2SO4 pekat. Selain itu juga dilakukan pada suhu yang cukup tinggi yaitu
50

48. Pada proses pembuatan asam nitrat HNO3 adalah oksidasi ammonia di udara. Dalam
proses ini, ammonia dicampur dengan udara berlebih, dan dipanaskan sampai
temperatur tinggi dengan dengan bantuan platina (Pt). Dari pertanyaan berikut yang
sesuai..kecuali
A. menggunakan katalis Pt.
B. proses Ostwald.
C. dilanjutkan dengan ammonia akan diubah menjadi NO yang selanjutnya
dioksidasi di udara menjadi NO2 dengan mereaksikan dengan air menjadi asam
nitrat.
D. Reaksi dilakukan pada suhu 900.
E. jawaban a dan c salah.

Kunci Jawaban

:E

Pembahasan

Proses pembuatan asam nitrat merupakan proses Ostwld, katalis yang digunakan
adalah Platinum (Pt), pada suhu 900, ammonia akan diubah menjadi NO, yang
LAJU REAKSI

Rahayu Jati Permana | XI-CIBI

28

selanjutnya

mengalami

oksidasi

menjadi

NO2

lalu

oksidasi

selanjutnya

menghasilkan HNO3
49. Harga tetapan laju reaksi bertambah tiga kali lipat jika suhu dinaikkan 30C . Reaksi
A + B C mempunyai harga laju reaksi a mol/L .dt pada suhu 40C. Jika reaksi itu
berlangsung pada suhu 10C dan 130C maka laju reaksinya adalah

A. 9a dan 3a
B. 6a dan 9a
C. 1 3a dan 9a
D. 6a dan 1 3a
E. 27a dan 1 3a

Kunci Jawaban

:C

Pembahasan

Menggunakan skala
10C

40C

70C

100C

130C

a mol/L.dtk

3a mol/L.dtk

6a mol/L.dtk

9a mol/L.dtk

3 mol/L.dtk

Menggunakan rumus :
Dengan menggunakan rumus
Pada suhu 10C

va

=
=

x vo

1040
30

= -1

va

= 3

-1

xa

=3a

LAJU REAKSI

Rahayu Jati Permana | XI-CIBI

29

Pada suhu 130C

va

x vo

13040

30

=3

va

= 3

xa

= 9a
50. Suatu reaksi pada 15C berlangsung hingga selesai selama 10 menit. Jika setiap
kenaikan 15 C laju reaksi menjadi 2 kali lebih cepat, maka reaksi tersebut
diperkirakan akan selesai jika suhu dinaikkan menjadi 75C selama
A. 0.00625 menit
B. 00.625 menit
C. 0.625 menit
D. 6.25 menit
E. 62.5 menit

Kunci ajwaban

:C

Pembahasan

Menggunakan skala
15C

30C

45C

60C

75C

10 menit

5 menit

2.5 menit

1.25 menit

0.625 menit

Menggunakan rumus
Pada suhu 75C
1
=

1
2

1
2

7515
15

0
10 menit

10 menit

= 0.625 menit

LAJU REAKSI

Rahayu Jati Permana | XI-CIBI

30