Anda di halaman 1dari 19

SATUAN ACARA PEMBELAJARAN (SAP)

ASUHAN KEBIDANAN IBU III (NIFAS)


KEBUTUHAN DASAR MASA NIFAS

Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Tugas Mikro Treaching pada


Pogram Studi DIV Kebidanan Pendidik

Disusun Oleh :

Lilis Hamidah

PROGRAM STUDI DIPLOMA IV KEBIDANAN


POLTEKES BHAKTI PERTIWI HUSADA CIREBON
TAHUN 2013
SATUAN ACARA PEMBELAJARAN

A. Identitas Mata Kuliah


Program Studi
Mata Kuliah
Kode Mata Kuliah
Pokok Bahasan
Waktu Pertemuan
Pertemuan ke
Semester
Hari/tanggal
Dosen

: DIV Kebidanan Pendidik


: Asuhan kebidanan Ibu III (Nifas)
: Bd. 303
: Kebutuhan Dasar Masa Nifas
: 30 menit
: II (satu)
: I (satu)
: Agustus 2013
: Lilis Hamidah

B. Standar Kompetensi
Mahasiswa mampu menjelaskan perubahan adaptasi dan fisiologis pada ibu
nifas serta dapat menjelaskan tentang kebutuhan dasar masa nifas pada ibu ifas
C. Kompetensi Dasar
Setelah mengikuti pembelajaran ini, mahasiswa
1. Mampu menjelaskan tentang masa nifas
2. Mampu menjelaskan tentang kebutuhan dasar masa nifas
D. Indikator kompetensi
1. Menjelaskan tentang masa ibu nifas
2. Menjelaskan tentang kebutuhan dasar masa nifas
E. Pokok Materi
1. Kebutuhan dasar ibu nifas nutrisi dan gizi
2. Kebutuhan dasar ibu nifas Ambulasi
3. Kebutuhan dasar ibu nifas Eliminasi BAB/BAK
4. Kebutuhan dasar ibu nifas Kebersihan diri/ Perineum
5. Kebutuhan dasar ibu nifas Istirahat
6. Kebutuhan dasar ibu nifas Seksual
7. Kebutuhan dasar ibu nifas Latihan/ Senam nifas
F. Kegiatan Pembelajaran
Langkah
Pendahuluan 2
menit
Inti 25 menit

Kegiatan pembelajaran
1.
2.
3.
1.

Metode

Memberikan salam
Ceramah
Kontrak pembejalaran
Apersepsi
Menjelaskan tentang masa Ceramah
Tanya
nifas

Media dan
alat
Laptop
Whiteboard
Spidol
LCD,
powerpoint

Langkah

Kegiatan pembelajaran
2. Menjelaskan
a.
b.
c.
d.

Metode

kebutuhan jawab

Media dan
alat
presentation

dasar masa nifas seperti


Nifas nutrisi dan gizi
Ambulasi
Eliminasi BAB/BAK
Kebersihan diri/

Perineum
e.
Istirahat
f.
Seksual
g.
Latihan/ Senam nifas
3. Memberikan
kesempatan
kepada

mahasiswa

untuk

bertanya
Penutup 3 menit 1. Melakukan evaluasi akhir Ceramah
Tanya
secara
lisan
dengan
jawab
memberikan
pertanyaan
kepada mahasiswa
2. Menutup pertemuan dengan
memberikan salam
G. Referensi
Buku Sumber :
1. Seller P (1993) Midwifery Vol 1 juta, South Amerika
2. V Ruth Bennet dan Vanda (1999) Mylers Texbook for midwifery. UK
London
3. Varney, 1977. Varney Midwifery
Buku Anjuran
1. Sweet BR, 1997. Mates Midwifery, Bailliere. Tindain, London
2. Pusdiknakes, WHO, JHPIEGO, 2011. Buku IV, Asuhan Kebidanan pada
ibu postpartum
3. WHO, 2001. Panduan Praktis Materenal dan Neonatal
4. Saifuddin. 2000. Buku Acuan Nasional Pelayanan Kesehatan. Jakarta

H. Evaluasi
1. Apakah yang dimaksud dengan masa nifas
2. Kebutuhan apa saja yang dibutuhkan oleh ibu nifas?
Jawab :
1. Puerperium adalah masa sesudah persalinan yang diperlukan untuk
2.
a.
b.
c.
d.
e.
f.
g.

pulihnya kembali alat kandungan yang lamanya 6 minggu.


Kebutuhan dasar masa nifas yaitu :
Kebutuhan dasar ibu nifas nutrisi dan gizi
Kebutuhan dasar ibu nifas Ambulasi
Kebutuhan dasar ibu nifas Eliminasi BAB/BAK
Kebutuhan dasar ibu nifas Kebersihan diri/ Perineum
Kebutuhan dasar ibu nifas Istirahat
Kebutuhan dasar ibu nifas Seksual
Kebutuhan dasar ibu nifas Latihan/ Senam nifas

LESSON PLAN TEORY


A. Identitas Mata Kuliah
Mata kualiah
Kode MK
Topik
Sub Pokok
Waktu
Dosen

: Asuhan Kebidanan III (Nifas)


: Bd. 303
: Masa nifas
: Kebutuhan Dasar Masa Nifas
: Agustus 2013
: Lilis Hamidah

B. Objektif (objektif dari silabus)


Setelah mengikuti perkuliahan ini mahasiswa mampu menjelaskan dan
memahami tentang kebutuhan dasar masa nifas pada ibu nifas.
C. Referensi
1. Seller P (1993) Midwifery Vol 1 juta, South Amerika
2. V Ruth Bennet dan Vanda (1999) Mylers Texbook for midwifery. UK
London
3. Varney, 1977. Varney Midwifery
D. Bahan dan sumber /media
Hand out
Multi media
White board
OHT,OHP

Waktu
2 menit

Deskripsi
Pendahuluan
Perkenalan(salam)
Penyampaian OPS
Penyampaian struktur pembelajaran
Melakukan stimulasi

Metode :
1. Ceramah ilustratif
2. Tanya Jawab
3. Diskusi
4. Latihan soal

Metode dan alat


Hand out
Multi media
White board
OHT,OHP

Objektif perilaku siswa


1. Menjelaskan tentang perubahan sistem pencernaan
2. Menjelaskan tentang perubahan sistem perkemihan
Waktu
Uraian materi
Metode dan alat
28 menit
1. Puerperium (nifas)
Metode :
Puerperium
adalah
masa
sesudah Ceramah
persalinan yang diperlukan untuk pulihnya Tanya jawab
kembali alat kandungan yang lamanya 6 Media

5 menit

5 menit

Hand out
minggu.
2. Kebutuhan dasar masa nifas
White boar
a. Nutrisi dan gizi
OHT/OHP
b. Ambulasi
c. Eliminasi BAB/BAK
d. Kebersihan diri/ Perineum
e. Istirahat
f. Seksual
g. Latihan/ Senam nifas
Evaluasi
Metode
a. Apakah yang dimaksud dengan masa Tanya jawab
Media
nifas?
Multimedia
b. Apa saja kebutuhan dasar masa nias?
Penutup
Metode:
1. Menekankan pentingnya materi ini kepada Ceramah
mahasiswa
2. Menyampaikan bahwa OPS telah tercapai
3. Dosen
memberitahukan
kepada
mahasiswa topik apa yang akan dipelajari
di pertemuan selanjutnya
4. Dosen mengucapkan terima kasih atas
perhatian mahasiswi
5. Dosen menutup perkuliahan
mengucapkan salam

dengan

DASAR TEORI
Kebutuhan dasar masa nifas
1. Pengertian masa nifas
Puerperium adalah masa sesudah persalinan yang diperlukan untuk
pulihnya kembali alat kandungan yang lamanya 6 minggu.
2. Masa Nifas
Masa nifas merupakan masa adaptasi yang melibatkan seluruh sistem
tubuh dimana pada tahapan ini terjadi dua proses penting dalam tubuh
meliputi : proses involusi dan proses laktasi.
3. Kebutuhan dasar masa nifas
a. Nutrisi dan Cairan
Kualitas dan jumlah makanan yang akan dikonsumsi akan
sangat mempengaruhi produksi ASI. Selama menyusui, ibu dengan
status gizi

baik rata-rata memproduksi ASI sekitar 800cc yang

mengandung 600 kkal, sedangkan ibu yang status ggizinya kurang


biasnya akn sedikit menghasilkan ASI.
Beberapa anjuran yang berhubungan dengan pemenuhan gizi
ibu menyusui antara lain :
1)
2)
3)
4)
5)

Mengonsumsi tambahan kalori tiap hari sebanyak 500 kkal


Makan dengan diet berimbang, cukup protein, mineral dan vitamin
Minum sedikitnya 3 liter setiap hari terutama setelah menyusui
Mengonsumsi tablet zat besi
Minum kapsul vitamin A agar dapaat meberikan vitamin A kepada

bayinya.
b. Ambulasi Dini
Ambulasi dini adalah kebijaksanaan untuk selekas mungkin
membimbing pasien keluar dari tempat tidurnya dan membimbingnya
untuk berjalan. Ambulasi dini ini tidak dibenarkan pada pasien dengan
penyakit anemia, jantung, paru-paru, demam dan keadaan lain yang
membutuhkan istirahat. Keuntungannya yaitu :
1) Penderita merasa lebih sehat dan lebih kuat
2) Faal usus dan kandung kemih menjadi lebih baik.

3) Memungkinkan bidan untuk memberikan bimbingan kepada ibu


mengenai cara merawat bayinya.
4) Lebih sesuai dengan keadaan Indonesia.
Ambulasi dini dilakukan secara perlahan namun meningkat
secara berangsur-angsur, mulai dari jalan-jalan ringan dari jam ke jam
sampai hitungan hari hingga pasien dapat melakukannya sendiri tanpa
pendamping sehingga tujuan memandirikan pasien dapat terpenuhi.
c. Eliminasi : Buang Air Kecil dan Besar
Biasanya dalam 6 jam pertama post partum, pasien sudah dapat
buang air kecil. Semakin lama urine ditahan, maka dapat
mengakibatkan infeksi. Maka dari itu bidan harus dapat meyakinkan
ibu supaya segera buang air kecil, karena biasany ibu malas buang air
kecing karena takut akan merasa sakit. Segera buang air kecil setelah
melahirkan dapat mengurangi kemungkinan terjadinya komplikasi
post partum.
Dalam 24 jam pertama , pasien juga sudah harus dapat buang
air besar. Buang air besar tidak akan memperparah luka jalan lahir,
maka dari itu buang air besar tidak boleh ditahan-tahan. Untuk
memperlancar buang air besar, anjurkan ibu untuk mengkonsumsi
makanan tinggi serat dan minum air putih.
d. Kebersihan Diri
Bidan harus bijaksana dalam memberikan motivasi ibu untuk
melakukan personal hygiene secara mandiri dan bantuan dari keluarga.
Ada beberapa langkah dalam perawatan diri ibu post partum, antara
lain :
1) Jaga kebersihan seluruh tubuh ibu untuk mencegah infeksi dan
alergi kulit pada bayi.
2) Membersihakan daerah kelamin dengan sabun dan air, yaitu dari
daerah depan ke belakang, baru setelah itu anus.
3) Mengganti pembalut minimal 2 kali dalam sehari.

4) Mencuci tangan denag sabun dan air setiap kali selesai


membersihkan daerah kemaluan
5) Jika mempunyai luka episiotomy, hindari untuk menyentuh daerah
luka agar terhindar dari infeksi sekunder.
e. Istirahat
Ibu post partum sangat membutuhkan istirahat yang cukup
untuk memulihkan kembali kekeadaan fisik. Kurang istirahat pada ibu
post partum akan mengakibatkan beberapa kerugian, misalnya :
1) Mengurangi jumlah ASI yang diproduksi
2) Memperlambat proses involusi uterus

dan

memperbanyak

perdarahan
3) Menyebabkan depresi dan ketidaknyamanan untuk merawat bayi
dan diri sendiri.
Bidan harus menyampaikan kepada pasien dan keluarga agar
ibu kembali melakukan kegiatan-kegiatan rumah tangga
perlahan dan bertahap.

secara

Namun harus tetap melakukan istirahat

minimal 8 jam sehari siang dan malam.


f. Seksual
Secara fisik, aman untuk melakukan hubungan seksual begitu
darah merah berhenti dan ibu dapat memasukan satu atau dua jarinya
ke dalam vagina tanpa rasa nyeri. Tetapi banyak budaya dan agama
yang melarang sampai masa waktu tertentu misalnya 40 hari atau 6
mingggu setelah melahirkan. Namun kepiutusan itu etrgantung pada
pasangan yang bersangkutan.
g. Latihan / Senam Nifas
Agar pemulihan organ-organ ibu cepat dan maksimal,
hendaknya ibu melakukan senam nifas sejak awal (ibu yang menjalani
persalinan normal). Banyak diantara senam postpartum sebenarnya
sama dengan senam antenatal, hal yang paling penting bagi ibu adalah

agar senam-senam tersebut hendaknya dilakukan secara perlahan


dahulu lalu semakin lama semakin sering.
Tunda dulu setiap latihan senam yang bisa menimbulkan rasa
sakit atau ketegangan pada dasar panggul. Senam yang pertama paling
baik dan paling aman untuk memperkuat dasar panggul yaitu senam
kegel. Segera lakukan senam kegel pada hari pertama postpartum bila
memang memungkinkan. Meskipun kadang-kadang sulit untuk secara
mudah mengaktifkan otot dasar panggul ini selama hari pertama atau
kedua. Anjurkanlah ibu tersebut untuk mencobanya.
Senam kegel akan membantu penyembuhan postpartum dengan
jalan membuat kontraksi dan pelepasan secara bergantian pada otot
dasar panggul yaitu :
1)
2)
3)
4)
5)
6)

Membuat jahitan lebih merapat satu sama lain


Menambah sirkulasi darah ke jalan lahir dan setiap luka disana
Mempercepat penyembuhan luka
Meredakan hemoroid
Meningkatkan pengendalian atas urin
Meringankan perasaan bahwa tanda segalanya sudah berantakan

SILABUS
1. Identitas Mata Kuliah
Mata Kuliah

: Asuhan kebidanan Ibu Nifas (Askeb III)

Kode Mata Kuliah

: Bd. 303

Beban Studi

: 2 SKS (T1, P1)

Program Studi

: DIV Kebidanan Pendidik

Penempatan

: Semester I

2. Tujuan Mata Kuliah


Setelah mengikuti kuliah ini mahasiswa mampu :
a. Memahami konsep dasar nifas
b. Menjelaskan proses laktasi dan menyusui
c. Menjelaskan respon orang tua terhadap bayi baru lahir
d. Menjelaskan perubahan fisiologis
e. Menjelaskan proses adaptasi fisiologi dan psikologis ibu dalam masa nifas
f. Mengidentifikasi kebutuhan dasar ibu masa nifas
g. Melaksanakan asuhan kebidanan pada ibu masa nifas
h. Melaksanakan program tindaklanjut asuhan masa nifas
i. Menjelaskan cara deteksi dini komplikasi pada masa nifas dan
penanganannya
j. Mendokumentasikan hasil asuhan masa post partum
3. Standar Kompetensi
Memberikan kemampuan

kepada

mahasiswa

untuk

melaksanakan

asuhankebidanan pada masa nifas dengan pendekatan manajemen kebidanan


di dasari konsep sikap dan ketrampilan dengan pokok bahasan: konsep dasar
masa nifas, respon orang tua terhadap bayi baru lahir, proses adaptasi, fisiologi
dan psikologi masa nifas, kebutuhan dasar masa nifas,melaksanakan asuhan
kebidanan pada masa nifas melaksanakan kunjungan rumah pada masa nifas,
deteksi dini komplikasi masa dan pendokumentasiannya
4. Materi Pokok
a. Kebutuhan dasar ibu nifas nutrisi dan gizi
b. Kebutuhan dasar ibu nifas Ambulasi
c. Kebutuhan dasar ibu nifas Eliminasi BAB/BAK
d. Kebutuhan dasar ibu nifas Kebersihan diri/ Perineum

e. Kebutuhan dasar ibu nifas Istirahat


f. Kebutuhan dasar ibu nifas Seksual
g. Kebutuhan dasar ibu nifas Latihan/ Senam nifas
5. Kegiatan pembelajaran
Kegiatan belajar mengajar dilakukan dengan tatap muka di dalam kelas oleh
dosen pengajar kepada mahasiswa sebagai peserta didik.
6. Alat dan media pembelajaran
Alat dan media pembelajaran menggunakan papan tulis, LCD,Infokus, laptop,
powerpoint presentation dan gambar
7. Metode Pembelajaran
a. Ceramah
b. Tanya jawab
c. Diskusi
8. Evaluasi
Keberhasilan mahasiswa dalam perkualihan ini ditentukan oleh prestasi yang
dicapai oleh yang bersangkutan dalam:
a. Partisipasi dalam kegiatan pembelajaran di kelas
b. Penyusunan dan pnyajian makalah di kelas
c. Laporan dan tugas-tugas perkuliajam
d. Ujian Tengah Semester (UTS)
e. Ujian Akhir Semester (UAS)
9. Referensi
Buku Utama :
1. Seller P (1993) Midwifery Vol 1 juta, South Amerika
2. V Ruth Bennet dan Vanda (1999) Mylers Texbook for midwifery. UK
London
3. Varney, 1977. Varney Midwifery
Buku Anjuran
1. Sweet BR, 1997. Mates Midwifery, Bailliere. Tindain, London
2. Pusdiknakes, WHO, JHPIEGO, 2011. Buku IV, Asuhan Kebidanan pada
ibu postpartum
3. WHO, 2001. Panduan Praktis Materenal dan Neonatal
4. Saifuddin. 2000. Buku Acuan Nasional Pelayanan Kesehatan. Jakarta

GARIS-GARIS BESAR PROGRAM PENGAJARAN


(GBPP)
Mata Kuliah

: Asuhan Kebidanan Nifas

Kode Mata Kuliah

: Bd.303

Beban Studi

:24 SKS (T:1.P:1)

Penempatan

: Semester I

A. Deskripsi
Mata kuliah ini memberikan kemampuan kepada mahasiswa untuk
melaksanakan asuhankebidanan pada masa nifas dengan pendekatan
manajemen kebidanan di dasari konsep sikap dan ketrampilan dengan pokok
bahasan: konsep dasar masa nifas, respon orng tua terhadap bayi barulahir,
proses adaptasi, fisiologi dan psikologi masa nifas, kebutuhan dasar masa
nifas,melaksanakan asuhan kebidanan pada masa nifas melaskanakan
kunjungan rumah pada masanifas, deteksi dini komplikasi masa dan
pendokumentasiannya
B. Tujuan Pembelajaran
1. Menjelaskan konsep dasar nifas
2. Menjelaskan proses laktasi dan menyusui
3. Menjelaskan respon orang tua terhadap bayi baru lahir
4. Menjelaskan perubahan fisiologis
5. Menjelaskan proses adaptasi fisiologi dan psikologis ibu dalam masa nifas
6. Mengidentifikasi kebutuhan dasar ibu masa nifas
7. Melaksanakan asuhan kebidanan pada ibu masa nifas
8. Melaksanakan program tindaklanjut asuhan masa nifas
9. Menjelaskan cara deteksi dini komplikasi pada masa nifas dan
penanganannya
10. Mendokumentasikan hasil asuhan masa post partum
C. Proses Pembelajaran
Dilakukan di kelas dengan menggunakan ceramah, diskusi dan penugasan

D. Rincian Kegiatan
No
1

Tujuan Pembelajaran
Khusus
Pada akhir perkuliahan
mahasiswa dapat :
1 Menjelaskan konsep
dasar masa nifas

Menjelaskan

Pokok/Sub pokok bahasan


1.1 Tujuan asuhan nifas
1.2 Peran dan tanggung jawab bidan dalam Masa

jam

nifas
1.3 Tahapan masa nifas
1.4 Keabijakan program nasional masa nifas

proses 2.1. Anatomi dan laktasi

laktasi dan menyusui

Waktu
T
P
1 jam 2

2.2 Dukungan bidan dalam pemberian ASI

Buku sumber
BU. 3 p 623 628
BA. 1 p. 457469

1 jam

BA 2
BU.1,2 BU. 3 P

jam

623-628 BA.1 P

2.3 Manfaat pemberian ASI

457-46 BA.2

2.4 Komposisi gizi dalam ASI

BA.3

2.5 upaya mem[perbanyak ASI


2.6 tanda bayi cukup ASI
2.7 ASI ekslusif
2.8 Cara merawat payudara
2.9 Cara menyusui yang benar
2.10 Masalah dalam pemberian ASI
3

Menjelaskan

respon 3.1. respon orang tua terahadap b ayi baru lahir

BU. 2 P 615-

No

Tujuan Pembelajaran

Pokok/Sub pokok bahasan

Khusus
orang tua terhadap bayi 3.1. bounding attacchment
baru lahir (BBL)

Menjelaskan

Buku sumber
621

3.2 Dukungrespon ayah dan keluarga

P. 673-675

3.3 sibling Ravally

BU 3 P 623-625

perubahan 4.1. Perubahan sistem reproduksi

fisiologis

Waktu
P

BA.4 P 330-335
BU. 3 p 623 -

- uterus

628

- vagina dan perioneum

BA. 1 p. 323-

4.2. perubahan sistem pencernaan

326

4.3 perubahan sistem perkemihan


4.4 perubahan sistem musculoskeletal
4.5 perubahan sistem endokrim
4.6 perubahan tanda-tanda vital
4.7 perubahan sistem hemotologi
4.8 perubahan sistem kardiovaskuler
5

Menjelaskan

4.9 perubahan sistem endokrin


proses 5.1. Proses adaptasi psikologis ibu masa nifas

BU.2 P 615

adapatasi psikologis ibu 5.1. Adaptasi psikologis ibu masa nifas

621 P 673-675

dalam masa nifas

BU. 3 P 628-

5.2 Pos partum blues

No

Tujuan Pembelajaran

Pokok/Sub pokok bahasan

Khusus
6

Menjelaskan

5.3 Kesedihan dan duka cita


kebutuhan 6.1. Nutrisi dan cairan

dasar ibu masa nifas

Waktu
P
2

Buku sumber
635
BU.2 P 615

6.2 Ambulasi

621

6.3 Eliminasi : bak/bab

P 673-675

6.4. Kebersihan diri/perioneum

BA. 4 P 330-

6.5 Istirahat

335

6.6 Seksual
7

Melaksanakan

6.7 Latihan/senam nifas


asuhan 7.1.3. Pemeriksaan fisik

kebidanan pada ibu masa

- Tanda-tanda vital vital

nifas

- Payudara

1
1
2
2

BU 3
BA 1, 2

- Uterus

BU 3

- Kandung kemih

BA 1,2

- Genetalia
- Perineum
- Extremitas bawah
- Pengkajian psikolis dan
pengetahuan ibu

No

Tujuan Pembelajaran
Khusus

Pokok/Sub pokok bahasan

Waktu
P

Buku sumber

7.2. Merumuskan diagnosa/masalah aktual al :


7.2.1. Masalah nyeri
7.2.2. Masalah infeksi
7.2.3. Masalah cemas, perawatan perineum
Payudara, ASI eksklusif
7.2.4. masalah KB, Gsizi, tanda bahaya, senam,
menyusui
7.3. Merumuskan diagnosa/masalah potensial al:
7.3.1. Gangguan perkemihan
7.3.2. Ganggunan BAB

Melaksanakan

7.3.3. Gangguan hubungan seksual


program 8.1. Tindak lanjut asuhan nifas di rumah

tindaklanjut asuhan masa 8.1.1. Jadwal kunjungan rumah


nifas

8.1.2. Asuhan klanjutan masa nifas di rumah


6.2.3. Penyuluhan masa nifas
- gizi
- suplemen zat besi/vit A
- kebersihan diri/bayi

B.U. 3
Ba 1,2,3

No

Tujuan Pembelajaran

Pokok/Sub pokok bahasan

Khusus

Waktu
P

Buku sumber

- istirahat/tidur
- pemberian ASI
- latihan/senam nifas
- hubungan seks dan keluarga
- berencana

Melakukan deteksi dini 9.1.

- tanda-tanda bahaya
Cara deteksi dini komplikasi pada nifas dan

komplikasi pada masa

penangannya

nifas dan penangannya

9.1.1. Perdarahan per vagina


9.1.2. Infeksi masa nifas
9.1.3. Sakit kepala nyeri epigastrik penglihatan
kabur
9.1.4 pembengkakan di wajah atau
ekstremitas
9.1.6 Payudara yang berubah menjadi
Merah, panas, dan/atau terasa sakit
9.1.7 kehilangan nafsu makan dalam waktu
Yang lama

B.U. 1,2,3
Ba 1,2,3

No

Tujuan Pembelajaran
Khusus

Pokok/Sub pokok bahasan

Waktu
P

9.1.8 rasa sakit, merah, lunak dan/atau


pembengkakan di kaki
9.1.9 Merasa sedih atau tidak mampu Mengasuh

10

Melaksanakan

sendiri bayinya dan diri sendiri


dokumentasi asuhan dalam bentuk laporan asuhan

pendokumentasian

kebidanan masa nifas

asuhan

Buku sumber