Anda di halaman 1dari 21

KATA PENGANTAR

Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Kuasa atas segala Rahmat, sehingga kami
dapat menyelesaikan penyusunan makalah ini dalam bentuk maupun isinya yang mungkin
sangat sederhana dengan tepat waktu. Makalah ini kami buat dalam rangka memenuhi tugas
matakuliah Berpikir Sistem. Yang berisikan materi tentang Shared Vision (Visi Bersama ).
Semoga makalah ini dapat dipergunakan sebagai salah satu acuan, petunjuk maupun
pedoman dalam pembelajaran dan juga berguna untuk menambah pengetahuan bagi yang
pembaca.
Kami sadar, sebagai seorang mahasiswa yang masih proses pembelajaran, yang
makalah ini masih banyak kekurangan karena pengalaman yang kami miliki sangat kurang.
Oleh karena itu kami harapkan kepada para pembaca untuk memberikan masukan-masukan
yang bersifat membangun untuk kesempurnaan makalah ini
.

Makassar, 22 Desember 2015

Penulis

DAFTAR ISI
Kata Pengantar .......................................................................................................... i
Daftar Isi ................................................................................................................... ii
BAB I. PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang ............................................................................................. 1
1.2. Rumusan Masalah ........................................................................................ 1
1.3. Tujuan ..........................................................................................................
1
BAB II. PEMBAHASAN
2.1. Pengertian Visi.............................................................................................. 2
2.2. Faktor-Faktor Penyusun Visi........................................................................
4
2.3. Tujuan Penetapan Visi Perusahaan...............................................................
4
2.4. Cara Merumuskan Visi Suatu Usaha............................................................
4
2.5. Syarat Visi Perusahaan.................................................................................
5
2.6. Karakteristik Visi Yang Efektif....................................................................
5
2.7. Visi Yang Ideal.............................................................................................
6
2.8. Pentingnya Visi............................................................................................. 6
BAB III. PENUTUP
Simpulan ................................................................................................................... 7
Daftar Pustaka .......................................................................................................... 8

BAB I
PENDAHULUAN
1.1.Latar Belakang
Dalam suatu perusahaan atau organisasi harus memiliki suatu visi yang jelas, karena visi
yang akan membuat atau mengarahkan suatu perusahaan tersebut akan kemana tujuannya. Visi
juga sebagai pandangan tentang jangka panjang perusahaan atau rencana yang akan dicapai
oleh suatu perusahaan. Visi juga bisa disebut sebagai angan-angan atau imajinasi seseorang
tentang usaha atau diri mereka tentang perusahaanya suatu saat nanti. Visi ini berupa
parnyataan yang jelas, singkat dan padat, tetapi mempunyai makna yang luas mengenai tujuan,
cita-cita dan seseuatu yang diinginkan atau dicapai oleh seseorang dalam suatu perusahaan
tersebut.
1.2. Rumusan Masalah
1. Apa yang maksud dengan visi dan misi?
2. Apa saja faktor-faktor dalam menyusun visi dan misi?
3. Apa tujuan penetapan visi dan misi perusahaan ?
4. Bagaimana cara merumuskan visi dan misi suatu usaha?
5. Apa syarat visi dan misi perusahaan ?
6. Apa saja karakteristik merumuskan visi dan misi yang efektif?
7. Harus bagaimana visi yang ideal?
8. Apa pentingnya visi dan misi?
9. Apa yang dimaksud dengan shared vision ?
1.3. Tujuan
1. Untuk mengetahui maksud dari visi dan misi!
2. Untuk mengetahui faktor-faktor apa saja dalam menyusun visi dan misi!
3. Untuk mengetahui tujuan penetapan visi dan misi perusahaan!
4. Untuk mengetahui cara merumuskan visi dan misi suatu usaha!
5. Untuk mengetahui syarat visi dan misi perusahaan!
6. Untuk mengetahui karakteristik apa saja untuk merumuskan visi dan misi yang efektif!
7. Untuk mengetahui bagaimana visi dan misi yang ideal!
8. Untuk mengetahui pentingnya visi dan misi!
9. Untuk mengetahui maksud dari shared vision !

BAB II
PEMBAHASAN
2.1 Pengertian
Kata Visi berasal dari bahasa Inggris yaitu Vision yang berarti
penglihatan. Bisa juga diartikan sebagai gambaran untuk masa depan,
pandangan tentang jangka panjang suatu perusahaan atau rencana yang
akan dicapai oleh suatu perusahaan. Ada juga yang mengartikan visi
sebagai angan-angan atau imajinasi seseorang akan usaha atau bisnis atau
diri mereka nanti.
Visi adalah pandangan jauh tentang suatu perusahaan ataupun lembaga
dan lain-lain. Visi juga dapat di artikan tujuan perusahaan atau lembaga
dan apa yang harus dilakukan untuk mencapai tujuannya tersebut pada
masa yang akan datang atau masa depan. Visi tidak dapat dituliskan
secara lebih jelas menerangkan mengenai detail gambaran sistem yang
ditujunya, disebabkan perubahan ilmu serta situasi yang sulit diprediksi
selama masa yang panjang tersebut. Visi adalah suatu pandangan jauh
tentang perusahaan, tujuan-tujuan perusahaan dan apa yang harus
dilakukan untuk mencapai tujuan tersebut pada masa yang akan datang.
Visi tidak dapat dituliskan secra jelas menerangkan detail gambaran sistem
yang ditujunya, dikarenakan perubahan ilmu serta situasi yang sulit
diprediksi selama masa yang panjang tersebut.
Pengertian Visi Secara Mendalam
Visi adalah suatu pernyataan tentang gambaran keadaan clan
karakteristik yang ingin di capai oleh suatu lembaga pada jauh dimasa
yang akan datang. Banyak intepretasi yang dapat keluar dari pernyataan
keadaan ideal yang ingin dicapai lembaga tersebut. Visi itu sendiri
tidak dapat dituliskan secara lebih jelas menerangkan detail gambaran
sistem yang ditujunya, oleh kemungkinan kemajuan clan perubahan ilmu
serta situasi yang sulit diprediksi selama masa yang panjang
tersebut.PernyataanVisi tersebut harus selalu berlaku pada semua
kemungkinan perubahan yang mungkin terjadi sehingga suatu Visi
hendaknya mempunyai sifat / fleksibel.
Visi Perusahaan Menurut Para Ahli
a) J.B. Whittaker
Menurut J.B. Whittaker dalam bukunya Strategic Planning and
Management, visi perusahaan adalah gambaran masa depan yang
akan dipilih dan yang akan diwujudkan pada suatu saat yang
ditentukan.
b) Wibisono
Menrut Wibisono, visi merupakan rangkaian kali yang menyatakan
cita-cita atau impian sebuah organisasi atau perusahaan yang ingin

dicapai di masa depan. Atau dapat dikatakan bahwa visi merupakan


pernyataan want to be dari organisasi atau perusahaan.
c) Kotler Menurut Kotler,
visi adalah pernytaan tentang tujuan organisasi yang diekspresikan
dalam produk dan pelayanan yang ditawarkan, kelompok
masyarakat yang dilayani, nilai-nilai yang diperoleh serta aspirasi
dan cita-cita masa depan.
d) Kamus Besar Bahasa Indonesia
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, visi perusahaan adalah
pandangan terhadap suatu masalah, wawasan , kemampuan untuk
melihat pada inti persoalan.
Berdasarkan pengertian-pengertian visi perusahaan di atas maka dapat
disimpulkan bahwa visi perusahaan adalah pandangan jauh ke depan,
kemana perusahaan-perusahaan tersebut akan dibawa atau gambaran apa
yang diinginkan oleh perusahaan. Visi perusahaan akan menunjukan suatu
kondisi ideal tentang masa depan yang realistis, dapat dipercaya,
meyakinkan, serta mengandung daya tarik.
2.2.
a.
b.
c.
d.
e.

Factor-Faktor Penyusun Visi


Sejarah
Freperensi masa kini
Lingkungan pasar
Sumber daya
Kompentensi yang membedakan

2.3.
a.
b.
c.

Tujuan Penetapan Visi Perusahaan


Mencerminkan sesuatu yang akan dicapai perusahaan.
Memiliki orientasi pada masa depan perusahaan.
Menimbulkan komitmen tinggi dari seluruh jajaran dan lingkungan
perusahaan.
d. Menentukan arah dan fokus strategi perusahaan yang jelas.
e. Menjamin kesinambungan kepemimpinan organisasi perusahaan.

2.4.
a.
b.
c.
d.
e.
f.

Cara merumuskan visi suatu usaha :


Kenali bagaimana awal perkenalan tentang usaha tersebut.
Apa yang dipikirkan pada saat itu (tentang usaha tersebut).
Apa yang membuat memilih usaha tersebut.
Apa yang membuat mantap memulai usaha tersebut.
Saat ini, apa yang paling diinginkan (seputar usaha tersebut).
Di masa yang akan datang, ingin seperti apa perkembangan usaha
tersebut.
g. Gambarkan secara detail dan yakinkan diri bahwa yang di tuliskan itu
akan menjadi kenyataan.

2.5. Syarat Visi Perusahaan


Dalam penetapan visi perusahaan harus memenihi persyaratan. Adapun
persyaratan visi perusahaan antara lain :
a. Dapat dibayangkan oleh seluruh jajaran organisasi perusahaan.
b. Dapat dikomunikasikan dan dapat dimengerti oleh seluruh jajaran
organisasi perusahaan.
c. Berwawasan
jangka
panjang
dan
tidak
mengabaikan
perkembangan zaman.
d. Memiliki nilai yang memang diinginkan oleh anggota organisasi
perusahaan.
e. Terfokus pada permasalahnan instansi perusahaan agar dapat
beroperasi.
2.6.Visi yang Efektif antara lain harus memiliki Karakteristik
seperti :
a. Imagible (dapat di bayangkan).
b. Desirable (menarik).
c. Feasible (realities dan dapat dicapai).
d. Focused (jelas).
e. Flexible (aspiratif dan responsif terhadap perubahan lingkungan).
f. Communicable (mudah dipahami).
2.7.Visi bagi Organisasi atau Perusahaan dapat digunakan sebagai:
a. Penyatuan tujuan, arah dan sasaran perusahaan.
b. Dasar untuk pemanfaatan dan alokasi sumber daya serta
pengendaliannya.
c. Pembentuk dan pembangun budaya perusahaan (corporate culture)
2.8.Visi membicarakan hal-hal sebagai berikut:
a. Wawasan yang menjadi tolak ukur pertumbuhan bisnis Anda.
b. Sosok Anda atau usaha Anda di masa mendatang.
c. Bentuk usaha Anda sebesar apa.
d. Alasan Anda memasuki usaha di bnidang tersebut.
e. Imajinasi mengenai posisi usaha Anda dan kemana bisnis Anda mau
di bawa.
2.9.Visi yang Ideal harus :
a. Sederhana (simple)
b. Teratur (measurable)
c. Terjangkau (reachable)
d. Beralasan (reasonable)
e. Ambisius
f. Periode waktu (time frame)
g. Bersifat strategis
h. Persektif kondisi
i. Komunikatif

2.10.Beberapa persyaratan yang hendaknya dipenuhi oleh suatu


pernyataan visi:
a. Berorientasi ke depan
b. Tidak dibuat berdasarkan kondisi saat ini
c. Mengekspresikan kreatifitas
d. Berdasar pada prinsip nilai yang mengandung penghargaan bagi
masyarakat
2.11.Pentingnya Visi
Pentingnya sebuah visi perusahaan karena visi perusahaan sebagai
elemen utama bagi
suatu strategi untuk mencari pencapaian hasil yang lebih tinggi atau
lebih baik.
Shared Vision ( Visi bersama )
a Pengertian shared vision
Shared vision (Visi bersama) dapat diartikan sebagai membangun
rasa komitmen dalam suatu kelompok. Sebab masa depan the future
we want to create together. Dengan adanya kebersamaan tentu
akan menciptakan satu visi yang harus dipatuhi dan dijalankan demi
ketercapaian tujuan.
Ide yang ada dalam setiap individu dibangkitkan melalui
kebersamaan. Berbagai macam ide individual digabungkan dalam
satu ide besar yang handal untuk mewakili dari masing-masing
individu. Beberapa visi yang dikumpulkan akan dikombinasikan
menjadi sebuah variasi yang utuh dan universal. Inilah yang
dinamakan shared visi.
Pada intinya shared visi ini merupakan langkah yang dilakukan demi
terbangunnya komitmen anggota untuk mengembangkan visi
bersama, dan sama-sama merumuskan strategi untuk mencapai visi
tersebut. Visi itu bukan hanya milik atau hasil fikiran pemimpin saja,
tetapi merupakan milik dan hasil pemikiran dari seluruh anggota. Hal
ini disebabkan bahwa organisasi atau lembaga itu tidak akan berjalan
dan mencapai tujuan yang ingin dicapai kalau hanya pemimpin saja.
Bagaimana
langkah-langkah
yang
harus
dilakukan
dalam
menciptakan shared vision ini? Peter senge memberikan 5 langkah
yaitu:
1. Telling ( menceritakan )
Menceritakan disini bukanlah menceritakan dengan orang lain.
Tetapi menceritakan dalam diri sendiri secara internal individual.
Setiap individu merumuskan sendiri dalam dirinya visi dibentuknya
dalam dirinya. Secara psikologis, maka disinilah terjadi proses
berfikir individu tentang visinya yang akan dilimpahkannya ke
dalam organisasinya.
2. Selling ( menjualkan )

Selling (menjualkan) visi disini dimaksudkan menyampaikan visi


hasil individual ( Telling)ke forum anggota. Di sinilah visi individual
ditawarkan kepada seluruh anggota untuk disatukan. Masingmasing anggota menyampaikan visi yang telah mereka hasilkan
agar anggota lainnya bisa memahaminya. Dari sini nanti akan
nampak gambaran, keunggulan, keefisienan, serta daya dukung
untuk mencapai tujuan yang ingin dicapai. Dari berbagai visi yang
ada, maka akan dibuat suatu kesimpulan akhir yang terlebih dahulu
memikirkan pemahaman dari seluruh anggota.
Ilustrasi yang bisa diungkapkan seperti pimpinan organisasi yang
meminta padangan visi anggotanya masing-masing. Seluruh
anggota mengungkapkannya dan anggota lain menyimak dan
menelaah. Setelah semua visi dikumpulkan, maka secara bersamasama pimpinan dan anggota berkomitmen untuk menyatukannya
dalam sebuah visi yang universal.
3. Testing ( Uji Coba)
Kebulatan hasil komitmen dalam melahirkan visi itu juga harus di
uji kehandalannya. Sebab hal ini penting dilakukan untuk melihat
dimana kelemahandan kekurangan yang ada. Testing ini
dimaksudkan selain mencari kelemahan juga sebagai penguatan
pemahaman anggota dalam menyikapi kelemahan itu. Sebuah visi
yang belum matang dan belum teruji kehandalannya apabila
dilaksanakan akan membawa kepada kerusakan di masa
mendatang. Dalam menguji cobakan visi ini juga diperlukan
objektivitas. Kalau ada kelemahan harus disampaikan sebagai
bahan perbaikan untuk direvisi.
4. Consulting ( dirundingkan )
Tahap ini merupakan tahap kedua terakhir dalam pelaksanaan visi.
Kekurangan, kelemahan, dan hal-hal yang dipandang perlu untuk
memperbaiki visi itu dikonsultasikan dalam anggota. Kelemahan
yang banyak diminimalisir dan disempurnakan. Sehingga tidak ada
celah yang akan menganggu pelaksanaan visi itu. Uji coba yang
telah dilaksankan harus dikonsultasikan demi kesempurnaan.
Setelah diperbaiki dan disepakati, maka visi yang telah
disempurnakan itu dilaksankan secara bersama-sama.
5. Co-creating (Melaksanakan bersama)
Disinilah operasional dari visi yang telah sama-sama dibuat.
Seluruh anggota, pimpinan dan unsur yang terkait wajib
menjunjung tinggi dan melaksanakan visi itu. Ini merupakan
konsekuensi yang harus dilaksanakan sebab seluruh anggota,
pimpinan, dan unsur yang terkait telah faham proses terciptanya
visi yang dihasilkan. Semua bertanggung jawab penuh dalam
menjaga agar tidak terjadi kesalahan dalam menjalankan visi guna
terlaksananya organisasi yang ingin mencapai tujuan bersama.

3.1.Pengertian Misi
Selain visi, perusahaan juga harus menentukan misi yang ingin mereka raih
dalam proses kerja mereka. Secara umum, misi diartikan sebagai sebuah
penyebab mengapa perusahaan tersebut ada. Sehingga misi adalah
landasan atas terbentuknya sebuah perusahaan.
Menurut Peter F Drucker, misi diartikan sebagai sebuah alasan mendasar
atas munculnya sebuah organisasi. dengan demikian, melalui misi
perusahaan kita bisa melihat batas serta tujuan aktivitas dari bisnis yang
dilakukan perusahaan tersebut, sehingga penetapan misi juga menjadi
sebuah usaha untuk merealisasikan sebuah aktiviitas dimana suatu
perusahaan akan menciptakan produk dan jasa yang kualitasnya
memenuhi kebutuhan, keinginan serta harapan dari konsumennya.
Dalam misi sebuah produk atau jasa yang diciptakan perusahaan, harus
mampu menentukan mengenai pasar dan segmen yang akan dilayani.
Demikian juga mengenai sistem penciptaan produk dan jasa, harus bisa
ditentukan melalui misi perusahaan. Dengan kata lain, misi bisa dijadikan
media untuk perusahaan memilih cara kerja mereka dalam upaya
menghasilkan produk atau jasa untuk kepuasan pelanggan.
Seorang tokoh manajemen, Wheelen menyebutkan definisi tersendiri
mengenai makna misi. Menurut Wheelen, misi adalah sebuah susuan
kalimat, yang didalamnya berisi mengenai tujuan atau juga alasan
keberadaan sebuah perusahaan. Dimana di dalam misi tersebut berisi
mengenai hal-hal apa saja yang harus dipenuhi oleh perusahaan kepada
konsumen, baik dalam bentuk produk maupun jasa sesuai dengan jenis
perusahaan tersebut.
Dari beberapa pemahaman mengenai definisi misi di atas dapat diketahui
bahwa misi menjadi suatu kompas yang akan memandu perusahaan dalam
menentukan arah serta menunjukkan jalan yang benar dalam dunia bisnis
yang dihadapi perusahaan pada saat tertentu. Misi perusahaan ini dibuat
dengan tujuan untuk menginformasikan kepada semua pihak yang terkait
dengan perusahaan atau stakeholder, baik dari dalam perusahaan maupun
luar perusahaan. Informasi yang ingin diberikan adalah mengenai alasa
sebuah perusahaan beridiri dan kemana tujuan perusahaan setelah
didirikan tersebut.
Dengan kondisi ini, sebuah misi yang baik harus bisa disampaikan dalam
sebuah bahasa serta kesepakatan yang bisa dipahami serta dirasakan oleh
semua komponen yang berhubungan dengan perusahaan tersebut.
Tujuannya, agar semua stakeholder tersebut bisa turut berperan serta dan

bahu membahu untuk membantu perusahaan meraih misi yang hendak


dicapai.
Dalam menyusun sebuah misi perusahaan, terdapat beberapa hal yang
harus dilalui. Beberapa tahapan tersebut diantaranya adalah :
1. Melakukan proses penggalian ide dengan mengumpulkan
beberapa kata yang dianggap paling mampu menunjukkan
kondisi perusahaan.
2. Memprioritaskan serta fokus kepada beberapa kata yang
dianggap paling penting.
3. Melakukan kombinasi kata-kata yang sudah dipilih dalam
bentuk kalimat atau paragraf yang bisa menjadi gambaran misi
suatu perusahaan.
4. Mengolah kata-kata tersebut sehingga menjadi sebuah kalimat
yang paling tepat yang mampu menunjukkan kondisi
perusahaan tersebut.
Selain harus ditentukan melalui proses yang cukup detail, sebuah misi
perusahaan harus mampu terlihat bagus. Hal ini karena mengingat fungsi
dari misi perusahaan yang akan menjadi pedoman bagi perusahaan untuk
menentukan strateginya. Beberapa hal yang harus dilakukan untuk bisa
membuat misi perusahaan yang terlihat bagus antara lain :

Misi harus dibuat dalam bahasa yang luas. Dengan kata lain mampu
diterapkan dalam jangka waktu yang lama sejak misi tersebut dibuat.

Disampaikan dalam bahasa yang spesifik sehingga mampu menjadi


media komunikasi.

Misi harus bersifat jelas dan fokus pada keunggulan yang dimiliki
suatu perusahaan.

Misi tidak boleh mengandung jargon atau kalimat yang tidak memiliki
makna.

3.2.Hubungan Visi dan Misi Perusahaan Dengan Strategi


Setelah visi dan misi perusahaan selesai disusun, kedua hal tersebut harus
menjadi pedoman bagi perusahaan untuk menentukan strategi
perusahaan. Hal ini tidak boleh dibolak-balik, dimana strategi perusahaan

disusun terlebih dahulu


perusahaan.

baru

kemudian menentukan visi

dan

misi

Apabila hal ini terjadi maka strategi yang dibuat biasanya menjadi kurang
efektif sebab akan menyebabkan pengkotak-kotakan pada komitmen serta
arah dan tujuan semua orang yang berada di perusahaan. Kondisi ini
disebabkan, semua orang akan memiliki visi dan misi yang tidak sama
dalam melihat perusahaan mereka tersebut.
Dalam proses pengkomunikasian visi, peran seorang pemimpin akan sangat
penting dalam hal ini. proses penyampaian visi dan misi perusahaan oleh
seorang pemimpin dapat dilakukan dengan cara :
1. Edukasi, yaitu dengan menciptakan pemahaman semua orang pada
visi dan misi perusahaan tersebut.
2. Authentication, yaitu dengan menciptakan keyakinan kepada semua
orang bahwa antara kata dan perbuatan harus ada keselarasan dan
kesesuaian.
3. Motivasi, yaitu menciptakan kemauan dalam jiwa karyawan, bahwa
dalam setiap perbuatan yang mereka lakukan harus selaras dengan
apa yang menjadi tujuan dan komitmen perusahaan.
4. Repetition, yaitu proses penyampaian visi dan misi bisa lebih muda
dipahami apabila disampaikan berkali-kali.
5. Multiple Forum, yaitu dengan menyampaikan visi dan misi
perusahaan bukan hanya pada satu media saja. Namun, dalam
berbagai media, visi dan misi perusahaan ini harus selalu
disampaikan. Seperti pada rapat, memo atau juga pada papan
pengumuman perusahaan.
3.3.Perbedaan visi dan misi
Visi itu What be believe we can be, yang dimana Visi merupakan suatu
gambaran tentang masa depan, mau jadi apa nanti perusahaan, organisasi
ataupun suatu lembaga. Menentukan visi berarti juga menentukan tujuan
serta cita-cita yang ingin diraih. Sedengkan Misi yaitu What be believe we
can do, misi adalah apa saja yang dapat dilakukan untuk mencapai Visi
tadi. Seperti yang sudah di jelaskan tadi Misi merupakan langkah, cara
ataupun strategi apa untuk mencapai Visi.

Dapat disimpulkan dari pernyataan di atas perbedaan antara visi dan misi
adalah Visi gambaran dan tujuan suatu lembaga atau perusahaan di masa
depan sedangkan Misi adalah cara untuk mencapai tujuan itu.
Kadangkala Misi perlu dirubah sedemikian rupa jika Visi belum juga
tercapai. Jadi bukan visinya yang diubah hanya cara atau strategi untuk
mencapai tujuannya saja yang diubah. Apabila Visi berubah-ubah maka
akan terkesan tidak konsisten gambaran atau tujuan masa depan tentang
perusahaan,lembaga maupun organisasi tersebut.
3.4.Manfaat VISI Dan MISI
Visi dan Misi sering dipandang sebagai hal yang abstrak, sehingga seolah
tidak bermakna. bahkan kadang hanya sebuah pajangan didinding yang
tidak punya pengaruh apa-apa. Padahal kalau kita simak dengan seksama
banyak sekali yang terkandung dalam sebuh VISI Dan MISI.
Manfaat VISI Dan MISI:
a. Membawa orang-orang bersama kedalam mimpi yang sama.
b. Mampu membantu seseorang untuk bekerja sama dalam suatu
kegiatan.
c. Membantu seseorang dalam menggambil keputusan yang sesuai
keputusan yang sesuai tujuan.
d. Menjadi landasa perencanan bisnis yang akan dikembangkan.
e. Menantang pesaing yang sudah ada dalam tingkat kemapanan untuk
melakukan inovasi.
3.5.Unsur-unsur pokok sebuah misi adalah sebagai berikut:
a.
b.
c.
d.
e.

Kiat dan usaha untuk mewujudakan visi


Nilai-nilai dasar organisasi yang dinyatakan dalam misi organisasi
Segmen pasar dan pelanggan
Pernyataan tentang produk atau jasa yang di masuki (dijualnya)
Keyakinan yang kuat, asumsi-asumsi dan budaya kerja dengan
orientasi mutu
f. Pernyataan strategis jangka panjang dan jangja pendek
3.6.Misi akan efektif bila bersifat:
a. Ringkas dan jelas
b. Unik

c.
d.
e.
f.

Fleksible
Bisa membantu untuk mengambil keputusan
Budaya perusahaan
Memberikan inspirasi

3.7.Cara Merumuskan Misi Perusahaan:


a. Melibatkan pihak-pihak yang berkepentingan
b. Menyelaraskan kegiatan proses utama dengan sumber daya yang
ada, untuk memeungkinkan perusahaan melaksanakan kegiatannya
lebih baik dan dengan seefesien mungkin
c. Menentukan lingkungan yang sangat berguna untuk menentukan
apakah misi organisasi perusahaan tidak bertentangan secara
internal dan eksternal
3.8.Fungsi Misi:
a. Memberikan arah usaha
b. Memfokuskan langkah-langkah yang akan diambil
c. Objektif, target dan program perusahaan dirancang berdasarkan misi
yang suadah dibentuk
d. Membimbing aksi dalam berbagai tingkat
e. Membantu mencegah karyawan agar tidak salah melangkah
3.9.Berikut adalah contoh-contoh visi dan misi dari perusahaan go
public :
N
o.

1.

2.

Nama
Perusahaan

PT. Sampoerna

PT. Unilever

Visi

Menjadi perusahaan
paling terkemuka di
Indonesia.

"To become the first


choice of consumer,

Misi

1.

Memproduksi rokok
berkualitas tinggi dengan
harga yang wajar bagi
perokok dewasa

2.

Memberikan kompensasi
dan lingkungan
kerja yang baik kepada
karyawan dan membina
hubungan baik dengan
mitra usaha

3.

Memberikan sumbangsih
kepada masyarakat luas

Menjadi yang pertama

dan terbaik di kelasnya


dalam memenuhi
kebutuhan dan aspirasi
konsumen

Menjadi rekan yang


utama bagi pelanggan,
konsumen dan
komunitas.

Menghilangkan kegiatan
yang tak bernilai tambah
dari segala proses.

Menjadi perusahaan
terpilih bagi orang-orang
dengan kinerja yang
tinggi.

Menjadikan usaha kecil


dan koperasi mitra
binaan
pertamina sebagai unit
usaha yang produktif,
efisien, profitable dan
dapat mendukung usaha
dan mengangkat citra
pertamina.

Menjadikan usaha kecil


dan kopersai mitra
binaan
pertamina sebagai unit
usaha penghasil produk
berkualitas dan
inovatif yang mampu
bersaing di pasar lokal,
regional dan global.

Menjadikan usaha kecil


dan koperasi mitra
binaan
pertamina sebagai unit
usaha yang mampu
memenuhi permintaan

costumer and
community

3.

PT. Pertamina

Menjadi lembaga
pembinaan usaha
kecil dan koperasi
terkemuka yang
dapat mengangkat
citra pertamina di
mata masyarakat
indonesia.

dan kepuasan pelanggan


secara dinamis dan
berkelanjutan.

Menjadikan usaha kecil


dan koperasi sebagai
soko guru perkonomian
nasional.

Untuk mencapai visinya, PT.


Kimia Farma (Persero) Tbk
mempunyai misi sebagai
berikut :
1. Menyediakan produk dan
jasa layanan kesehatan
yang unggul untuk
memenuhi kebutuhan
masyarakat dan
meningkatkan mutu
kehidupan.

4.

Menjadi perusahaan
pelayanan kesehatan
utama di Indonesia
PT. Kimia Farma
dan berdaya saing
global.

2. Mengembangkan bisnis
pelayanan kesehatan
untuk meningkatkan nilai
perusahaan bagi
pemegang saham,
karyawan dan pihak lain
yang berkepentingan,
tanpa meninggalkan
prinsip-prinsip tata kelola
perusahaan yang baik.
3. Meningkatkan
kompetensi dan
komitmen sumber daya
manusia guna
pengembangan
perusahaan, serta dapat
berperan aktif dalam
pengembangan industri
kesehatan nasional.

5.

PT. Agri Astra

Menjadi Perusahaan
Agroindustri Benih
Nasional Kelas
Dunia

Menghasilkan Produk
Agroindustri Bermutu Melalui
Pemanfaatan
Sumber Daya Perusahaan

6.

PT. Telkom

7.

PT. Coca Cola

To become a leading
InfoCom player in
the region

Our vision serves as


the framework for
our Roadmap and
guides every aspect
of our business by
describing what we
need to accomplish
in order to continue
achieving
sustainable, quality
growth.

Secara Efisien Dan Efektif


Untuk Memberikan
Manfat Optimal Bagi
Stakeholders
One Stop InfoCom Services
with Excellent Quality and
Competitive Price and To Be
the Role Model as the Best
Managed Indonesian
Corporation
Our Roadmap starts with our
mission, which is enduring. It
declares our purpose as a
company and serves as the
standard against which we
weigh our actions and
decisions.

To refresh the world...

To inspire moments of
optimism and
happiness...

To create value and make a


difference.

3.10. Contoh Visi, Misi dan Tujuan STIKES

Visi
Visi STIKES Ngudi Waluyo Ungaran adalah pada tahun 2020 mewujudkan
STIKES unggulan dan rujukan dalam rangka menghasilkan tenaga
kesehatan profesional, mandiri dan berakhlaq mulia yang mampu
berkompetisi secara global.
Misi

Menyelenggarakan pendidikan dan pengajaran berbasis kompetensi


global di bidang kesehatan dalam berbagai jenjang pendidikan

Mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi kesehatan melalui


kegiatan penelitian

Menyebarluaskan dan mengaplikasikan ilmu dan tehnologi kesehatan


melalui pengabdian kepada masyarakat

Membangun jaringan kerjasama yang kuat


kebijakan tingkat nasional dan internasional

Membangun sistem pengelolaan institusi untuk mencapai good


governance system

dengan

pemangku

Tujuan
Tujuan pendidikan STIKES Ngudi Waluyo Ungaran adalah penjabaran
rumusan hasil yang lebih spesifik sesuai dengan visi misi yang ditetapkan.
Dalam tujuan ini meliputi profil kompetensi yang diharapkan dari lulusan
sesuai dengan kebutuhan dan standar yang dituntut oleh stakeholders
internal dan eksternal, dan juga jabaran hasil spesifik bidang penelitian,
pengabdian masyarakat, kerjasama dan tata kelola. Tujuan STIKES Ngudi
Waluyo adalah sebagai berikut:

Menghasilkan lulusan yang memiliki kemampuan yang komprehensif


dan global dalam bidang keilmuannya

Menghasilkankan sumber daya manusia kesehatan yang berakhlak


mulia dengan standar ilmiah dan etika profesionalisme yang tinggi
dalam pembangunan kesehatan masyarakat.

Menghasilkan lulusan dengan kemampuan dasar berbahasa Inggris


baik dan menguasai sistem informasi

Menghasilkan lulusan dengan jiwa kemandirian yang kuat dan


berwawasan kewirausahaan dalam bidang kesehatan

Dihasilkannya laporan penelitian yang dipublikasikan dalam jumlah


dan kualitas baik yang mendukung pengembangan keilmuan dan
peningkatan kesejahteraan masyarakat

Dihasilkannya karya-karya orisinil dengan hak paten

Meningkatnya kualitas kesehatan masyarakat, khususnya kawasan


sekitar kampus melalui peningkatan frekuensi dan kualitas dari
pengabdian masyarakat.

Terbentuknya wilayah binaan kampus sebagai wadah dalam


pengembangan dan penyebarluasan ilmu pengetahuan kesehatan.

Terjalinnya kerjasama dalam bidang pendidikan dan pengajaran,


penelitian dan pengabdian masyarakat dengan institusi dalam dan
luar negeri

Terjalinnya kerjasama dalam pemberdayaan lulusan dengan institusi


dalam dan luar negeri

Terjalinnya kerjasama dengan institusi pendukung pembelajaran baik


tingkat nasional maupun internasional

Terbentuknya manajemen STIKES yang efektif, efisien, akuntable dan


berkelanjutan

Terbentuknya sistem informasi yang efektif dan efisien.

Tersusunnya lembaga penjaminan mutu internal yang kokoh

Terakuinya pelaksanaan mutu pendidikan oleh lembaga akreditasi


eksternal yang mandiri yang bersifat nasional dan internasional

BAB III

PENUTUP
Kesimpulan
Visi adalah pandangan jauh tentang suatu perusahaan ataupun lembaga
dan lain-lain. visi perusahaan adalah pandangan jauh ke depan, kemana
perusahaan-perusahaan tersebut akan dibawa atau gambaran apa yang
diinginkan oleh perusahaan. Sebaiknya isi dibuat berdasarkan faktor
penyusun visi, tujuan penetapan visi, cara merumuskan visi, syarat visi,
karakteristik visi yang efektif, visi yang ideal dan pentingnya visi. Dalam
suatu perusahaan atau seseorang yang memiliki suatu usaha harus
memiliki visi yang jelas, karena visi yang akan membuat atau mengarahkan
perusahaan tersebut akan kemana tujuannya, dan agar perusahaan/usaha
itu dapat mencapai tujuan yang dibuat.
Visi itu What be believe we can be, yang dimana Visi merupakan suatu
gambaran tentang masa depan, mau jadi apa nanti perusahaan, organisasi
ataupun suatu lembaga. Menentukan visi berarti juga menentukan tujuan
serta cita-cita yang ingin diraih. Sedengkan Misi yaitu What be believe we
can do, misi adalah apa saja yang dapat dilakukan untuk mencapai Visi
tadi. Seperti yang sudah di jelaskan tadi Misi merupakan langkah, cara
ataupun strategi apa untuk mencapai Visi.
Dapat disimpulkan dari pernyataan di atas perbedaan antara visi dan misi
adalah Visi gambaran dan tujuan suatu lembaga atau perusahaan di masa
depan sedangkan Misi adalah cara untuk mencapai tujuan itu.
Kadangkala Misi perlu dirubah sedemikian rupa jika Visi belum juga
tercapai. Jadi bukan visinya yang diubah hanya cara atau strategi untuk
mencapai tujuannya saja yang diubah. Apabila Visi berubah-ubah maka
akan terkesan tidak konsisten gambaran atau tujuan masa depan tentang
perusahaan,lembaga maupun organisasi tersebut.

Daftar Pustaka
http://handpage.blogspot.com/p/pngertian-visi-dan-misi.html
http://sharaarief.blogspot.com/2012/04/visi-dan-misi-perusahaan.html
http://www.pengertianku.net/2014/09/pengertian-visi-dan-misi-besertaperbedaannya.html
http://bisnisukm.com/pentingnya-visi-dan-misi-perusahaan.html
http://jurnal-sdm.blogspot.com/2009/10/definisi-visi-misi-dan-strategidan.html
http://dailights.blogspot.com/2013/03/visi-dan-misi-sebuahperusahaan.html
http://www.nupinupi.com/2011/09/yuk-merumuskan-visi-misi.html
http://dix&Eaton.blogspot.com/2014/04/shared-Vision.html