Anda di halaman 1dari 66

OLEH :

ATIK BADIAH, SPd,S.Kp, M.Kes

Tujuan

: membantu anak yg sehat


dan sakit untuk mencapai derajat
kesehatan yg optimal sesuai tkt
perkembangan
Orientasi : promotif dan preventif
Fokus : pendekatan anak dan
keluarga
Kesehatan anak : morbiditas dan
mortalitas

Pengertian anak sebagai manusia


seutuhnya
Prinsip keperawatan anak
Peran perawatan anak

Section 1

Seseorang yang berusia


kurang dari 18 tahun dalam
masa tumbuh kembang
dengan kebutuhan khusus
baik kebutuhan fisik,
psikologis, sosial, dan
spiritual
Individu yang berada dalam
satu rentang perubahan
perkembangan dimulai dari
bayi hingga remaja

Anak tidak dianggap sebagai


miniatur dari orang dewasa tetapi
sebagai individu yang unik
Sebagai individu unik mempunyai
kebutuhan khusus dan berbeda
dengan anak yang lain sesuai tahap
perkembangannya
Orientasi bukan pada pengobatan
anak sakit tetapi juga mencegah
penyakit dan juga meningkatkan
derajat kesehatan

Perawat tidak hanya merawat anak selama


sakit tetapi bertanggung jawab secara
komprehensif memberikan askep yang
memungkinkan memenuhi kebutuhan bagi
anak dan keluarganya.
Asuhan keperawatan anak dipandang
sebagai suatu proses dan perawat
dipandang sebagai orang yang dapat
bekerja secara efektif dengan bayi dan
anak serta dapat menciptakan suatu kondisi
terutama pada orang tua yang lebih efektif
merawat anaknya.

Tujuan keperawatan anak


adalah untuk meningkatkan
kematangan yang sehat bagi
anak sebagai makhluk fisik,
intelektual, emosional dan
sosial dalam kontek keluarga
dan masyarakat.

Anak merupakan individu yang


berada dalam satu rentang
perubahan perkembangan dari lahir
sampai remaja dan merupakan
anggota unit keluarga yang dewasa
dalam suatu kultur dan masyarakat
Keluarga besarnya pengaruh
keluarga pada semua aspek
kesehatan dan perkembangan
anak, merupakan keluarga sebagai
suatu integral pada pengkajian,
analisa, rencana, intervensi dan
evaluasi keperawatan

Lingkungan lingkungan dalam


perawatan anak adalah semua faktor yang
berpengaruh pada pertumbuhan dan
perkembangan anak termasuk faktor
lingkungan internal dalam diri anak dan
lingkungan eksternal
Komunitas dan budaya akan
mempengaruhi tumbuh kembang anak
meliputi titik emosi, psikososial, seksual
intelektual dan spiritual

Kesejahteraan dan kesehatan


perbedaan utama tingkat kesejahteraan
anak dan dewasa didasarkan kematangan
anatomi, fisiologi dan psikologi

Pertumbuhan fisik, kognitif berbeda


pada tiap anak, cepat / lambat,
dipengaruhi latar belakang anak
Perkembangan konsep diri, pola
koping, telah ada sejak bayi, tetapi
belum sempurna misal menangis dll
Perilaku sosial terbentuk mulai bayi
berkembang sesuai seiring
pertambahan usia, dipengaruhi
lingkungan

Tergantung usia dan tugas perkembangan


Bayi (perpisahan) : menangis, berteriak,
menarik diri, menyerah pada situasi (diam);
(nyeri) : menangis, reaksi tubuh imobilitas.
Balita : menangis mencari ibunya, berhenti
bicara, kehilangan keterampilan yang baru,
menyerang, dll
Prasekolah : regresi, represi, proyeksi,
displacement, agresi, dll.
Remaja : tidak kooperatif, menarik diri,
menuntut, agresi, depresi, kesepian, bosan, dll

Anak sebagai anggota


unit keluarga
Keperawatan anak
memperhatikan kultur
keluarga dan
masyarakat mis,
pengetahuan, budaya,
lingkungan keluarga,
dll
Keterlibatan anggota
keluarga dalam
memberikan
pelayanan
keperawatan

Struktur fisik dapat dilihat dari umur


dan ukuran dari masing-masing bagian
tubuh misalnya, dalam melakukan teknik
resusitasi / kompresi dada pada anak
berbeda dengan orang dewasa

Fisiologis perbedaan fisiologi menuntut


perawat mengetahui hal yang
membahayakan bagi anak misalnya
memberikan cairan berbeda dengan orang
dewasa
Kemampuan berpikir perbedaan
kemampuan berpikir anak dan dewasa
pada orang dewasa berkomunikasi secara
verbal dan pada bayi dan anak
berkomunikasi terbatas, misalnya menangis

Section 3

1. THERAPEUTIC RELATIONSHIP
Hubungan perawat dengan keluarga klien
dan anak
Perawat harus mengetahui pertumbuhan
dan perkembangan anak disemua tahap
usia

Bertanggungjawab pada diri sendiri, profesi,


institusi, klien dan keluarga
Melindungi anak dalam pelanggaran hak (hak
menolak perawatan, hak memilih dokter, memilih
perawat dll)
Menjelaskan prosedur secara tepat kepada klien
dan keluarga
Kerjasama dgn anggota keluarga,
mengidentifikasi kebutuhan dan merencanakan
intervensi yg cocok untuk anak
Pembela keluarga
Khususnya dalam hal seperti menentukan haknya
sebagai klien

Perawat terlibat dalam berbagai dimensi


pencegahan
Merencanakan perawatan dengan
mempertimbangkan aspek tumbuh kembang,
nutrisi, imunisasi, keamanan dan disiplin
Mencegah kecelakaan fisik dan meningkatkan
kesehatan mental pada anak
Upaya pencegahan penyakit merupakan bagian
dari bentuk pelayanan keperawatan
Setiap melakukan asuhan keperawatan perawat
harus selalu mengutamakan tindakan pencegahan
terhadap timbulnya masalah baru sebagai dampak
dari penyakit atau masalah yang diderita

Komunikasi kepada anak dan keluarga


Memberikan pendidikan yang tepat
Anticipatory guidance kepada anak dan
keluarga
Perawat harus mampu berperan
sebagai pendidik
Beberapa pesan dan cara mengubah
perilaku pada anak atau keluarga harus
selalu dilakukan dengan pendidikan
kesehatan khususnya dalam
keperawatan

Memperhatikan kebutuhan emosional klien dan


keluarga
Support : mendengarkan, sentuhan, kehadiran fisik
komunikasi non verbal
Counseling : tukar pendapat untuk mengatasi masalah,
lebih luas drpd health teaching, melibatkan support
tehnik, membantu keluarga mengatasi stress
Memberikan waktu untuk berkonsultasi terhadap
masalah yang dihadapi oleh anak maupun keluarga
Diharapkan masalah mampu diatasi dengan cepat dan
tidak terjadi kesenjangan antara perawat, keluarga
maupun anak itu sendiri
Memberikan kemandirian keluarga dalam mengatasi
masalah kesehatan

Melakukan kolaborasi dengan anggota tim


kesehatan yang lain dokter anak, dokter
umum, ahli gizi, fisioterapist, bidan, dll
Tindakan kerjasama dalam menentukan tindakan
yang akan dilaksanakan oleh perawat dengan tim
kesehatan lain
Pelayanan keperawatan anak tidak dapat
dilaksanakan secara mandiri oleh tim perawat
tetapi harus melibatkan tim kesehatan lain
Anak merupakan individu yang kompleks yang
membutuhkan perhatian dalam perkembangan

Membantu memenuhi kebutuhan fisik dan


mental anak (memberikan minum, makan,
memandikan dll)
Memberikan pelayanan keperawatan anak
Memenuhi kebutuhan dasar anak seperti
kebutuhan asah, asih, asuh

Ikut menentukan keputusan etik


Menggunakan problem solving
Tiap keputusan : perlu nilai fisik dan
psikososial
Perawat mempunyai peran penting dalam
mengambil keputusan
Perawat selalu berhubungan dengan anak
kurang lebih 24 jam
Peran perawat sebagai pengambil keputusan
etik dapat dilakukan oleh perawat seperti akan
melakukan tindakan pelayanan keperawatan

Perawat perlu record yg sistematis dan


menganalisa hasil observasi
Perawat mencari cara perawatan inovatif
agar anak tidak takut dilakukan tindakan
keperawatan
Perawat harus melakukan kajian-kajian
keperawatan anak, yang dapat
dikembangkan untuk perkembangan
teknologi keperawatan
Peran sebagai peneliti dapat dilakukan
dalam meningkatkan mutu pelayanan
keperawatan anak

Aktif

berperan dalam
masyarakat luas
Memelihara kesejahteraan anak
Meningkatkan kualitas

Adanya

pergeseran fokus dari


pengobatan penyakit ke arah
promotif dan preventif
Peran perawat ambulatory
care dan health teaching