Anda di halaman 1dari 7

ANALISIS JURNAL

1. Judul Artikel

: Intervensi Aktivitas Fisik Pada Anak-Anak Dan

Remaja Dengan Diabetes Mellitus Tipe 1


2. Kata kunci
:3. Penulis : H. Quirk dkk, University of Nottingham UK. Acceptes
20 Juni 2014
4. Telaah step 1 (Fokus penelitian jelas)
Problems
Orang dengan diabetes tipe 1
memiliki

setidaknya

dua

kali

risiko pengembangan penyakit


kardiovaskular
dengan

dibandingkan

mereka

yang

tidak

diabetes.
Pada penderita diabetes, faktor
risiko

penyakit

kardiovaskular,

seperti disfungsi endotel, dapat


hadir

pada

awal

preadolescence;Oleh karena itu,


orang-orang

muda

dengan

diabetes tipe 1 disarankan untuk


terlibat

dalam

aktivitas

fisik

secara teratur, dengan insulin


yang tepat dan pengaturan pola

makan, dan aktivitas fisik pada


penderita

diabetes

sangat

diprioritaskan.
Tujuan dari penelitian ini adalah
untuk memeriksa berbagai hasil
kesehatan klinis yang relevan
dari

intervensi

aktivitas

fisik;untuk menguji karakteristik


intervensi yang ada, termasuk
tingkat

kepatuhan

samping

dan

efek

dan

untuk

merekomendasikan

strategi

promosi aktivitas fisik.


Intervensi

Terapi Aktivitas Fisik seperti


latihan aerobik termaksud
berjalan, berenang, dan tari.
Intervensi lain seperti sirkuit,
bersepeda, melompat, berlari,
bermain bola dan permainan2

Comparison Intervension

kelompok lainnya.
Tidak ada intervensi
pembanding.

Outcome

1) Pegaruh aktifitas Fisik : 19


study melaporkan : 14
penelitian efek yang
menguntungkan dari
intervensi aktivitas fisik, 3
study tidak signifiakn, dan 4
study lainnya tidak mengukur
kebugaran fisik sebagai hasil.
2) 9 studi diukur dosis insulin
setiap hari sebelum dan
setelah aktivitas fisik
intervensi, 3 penelitian (174
peserta) tidak menunjukkan
penurunan dosis insulin
antara peserta dalam
kelompok intervensi.
3) Penurunan yang signifikan
dalam BMI pada kedua
kelompok anak-anak yang
melakukan sesi aktivitas fisik
sekali dan tiga kali per
minggu, dan pengurangan
lebih besar pada mereka yang
berpartisipasi tiga kali
seminggu.
Efek signifikan dari aktivitas fisik
pada pengurangan HbA1c, BMI,
dan kolesterol total, yang
memperkuat pentingnya

aktivitas fisik dalam pengelolaan


klinis diabetes untuk menunda
atau mengurangi risiko
komplikasi mikrovaskuler dan
penyakit kardiovaskular.
Studi ini menunjukkan bahwa
intervensi aktivitas fisik
meningkatkan kebugaran
kardiovaskular dan memiliki
potensi untuk meningkatkan
tingkat aktivitas fisik dan tidak
ada efek samping dari aktivitas
fisik yang dilakukan.
5. Telaah step 2 (validitas)
Recruitmen
Penelitian

yang

memenuhi

digunakan

syarat

untuk

dimasukkan dalam review ini


hanya

memasukkan

orang-

orang dengan populasi studi


anak-anak

dan

orang

muda

berusia 18 tahun, secara


klinis
diabetes

didiagnosis
tipe

1.

dengan
Intervensi

penelitian adalah aktivitas fisik,


yang harus lebih dari satu sesi
kegiatan,

di

mana

aktivitas

fisik

program

disampaikan

Maintenance
melalui sesi yang dijadwalkan.
Compar-Ison kohort / kontrol
termasuk mereka yang tidak
intervensi

aktivitas

fisik,

aktivitas normal sehari-hari dan


Measurment
individu tanpa diabetes tipe 1.
Artikel harus telah peer-review
dan diterbitkan dalam bahasa
Inggris. Tidak ada batasan pada
tahun publikasi.

Dalam penelitian ini kelompok


non intervensi diperintahkan
untuk melakukan aktivitas
sehari-hari. Dan kelompok
intervensi diberikan pedoman
aktivitas fisik Selama 20-60

menit, 3-6 hari dalam


seminggu.
Heterogenitas antara studi
ditentukan dengan
menggunakan uji chi-squared.

5. Telaah step 3 (Apikalibitas)


Pada penderita diabetes, faktor risiko penyakit
kardiovaskular oleh karena itu, orang-orang muda dengan
diabetes tipe 1 disarankan untuk terlibat dalam aktivitas fisik
secara teratur, dengan insulin yang tepat dan pengaturan pola
makan, dan aktivitas fisik pada penderita diabetes sangat
diprioritaskan. Dalam jurnal ini hasil dari tinjauan dari
beberapa jurnal menunjukkan bahwa intervensi aktivitas fisik
meningkatkan kebugaran kardiovaskular dan memiliki potensi
untuk meningkatkan tingkat aktivitas fisik dan tidak ada efek
samping dari aktivitas fisik yang dilakukan.
6. Kesimpulan Penelitian
Tinjauan dalam jurnal ini menunjukkan bahwa intervensi
aktivitas fisik memiliki berbagai manfaat kesehatan bagi anakanak dan orang muda dengan diabetes tipe 1. Temuan ini
secara klinis penting berkaitan dengan manajemen diabetes
dan menunda onset dini komplikasi, seperti penyakit
kardiovaskular. Meskipun temuan intervensi yang ada tidak
menggunakan teori psikologis perubahan perilaku kesehatan

atau menentukan keberlanjutan jangka panjang dari hasil


kesehatan yang positif.
Heterogenitas dalam desain penelitian, metode dan
pelaporan tetap penghalang untuk sepenuhnya memahami
pengaruh aktivitas fisik pada hasil kesehatan pada orang muda
dengan diabetes tipe 1, oleh karena itu, klarifikasi lebih lanjut
diperlukan untuk memahami unsur-unsur intervensi aktivitas
fisik yang paling efektif untuk orang-orang muda dengan
diabetes tipe 1, dan bagaimana perubahan aktivitas fisik
mungkin terjadi.
7. Kelebihan dan Kelemahan Jurnal
a. Kelebihan jurnal
1) Berdasarkan sistematika penulisan, jurnal ini merupakan
salah satu jurnal yang lengkap. Baik itu metode, tekhnik
sampling, hingga hasil analisa statistik dan pembahasan
dijelaskan dengan terperinci.
2) Jurnal penelitian ini dapat diterapkan dan
direkomendasikan kepada pasien khusnya usia muda
yang menderita diabetes tipe 1 untuk melakukan aktivitas
fisik sehingga mampu mengatasi gejala ataw komplikasi
dini yang bisa terjadi pada pasien penderita diabetes tipe
1.
b. Kekurangan
Jurnal penelitian ini tidak dilengkapi dengan kata kunci