Anda di halaman 1dari 5

BEAUTY and THE BEAST

Disebuah pedesaan pinggiran, hiduplah seorang ilmuwan


tua bernama Maurice. Dia sangat berambisi untuk
memenangkan nobel penghargaan penemuan paling
bergengsi. Dia tidak hidup sendiri, melainkan dia hidup
berdua bersama putri tunggalnya, Belle. Belle adalah
gadis tercantik di desa itu. Tak ayal, banyak pria berniat
meminangnya. Tak terkecuali, preman desa, Gaston.
Gaston mencintai Belle karena kecantikannya semata,
bukan karena hatinya. Belle tidak seperti gadis pada
umumnya,
meskipun
dia
cantik,
Belle
tidak
menghabiskan waktunya hanya untuk berdandan, dia
menghabiskannya didalam perpustakaan. Membaca dan
bersenandung, adalah kesenangan Belle. Didalam
perpustakaan, ada satu buku yang membuatnya tergilagila, yaitu buku dongeng tentang pangeran yang dikutuk
karena
tidak
mengenal
kasih
sayang.
Semuanya berawal saat Maurice pergi ke luar kota untuk
mengikuti lomba penemuan terbesar. Ditengah jalan,
Maurice tersesat dan dikepung sekawanan serigala.
Kemudian, Philip, kuda yang ditunggangi Maurice
ketakutan dan hampir masuk kedalam jurang. Karena
spontan kaget, Philip berbalik sehingga Maurice pun

terjatuh di hutan gelap. Maurice yang ketakutan berlari


tak tentu arah. Sampailah ia didepan gerbang sebuah
kastil tua. Diapun segera memasukinya untuk meloloskan
diri
dari
kejaran
serigala
lapar.
Tak disangka, kastil tua itu milik seorang pangeran yang
dikutuk
menjadi
monster
buruk
rupa
karena
kesombongannya. Seluruh penghuninya pun berubah
menjadi benda-benda, bukan lagi manusia. Maurice
langsung saja dijebloskan kedalam penjara menara yang
menyeramkan.

Philip kembali ke rumah Belle. Belle sangat khawatir


karena Philip pulang tanpa ayahnya. Diapun menyusul
ayahnya dan kembali ke kastil menyeramkan itu. Saat
Belle memasukinya, penghuni yang berupa benda-benda
itu senang bukan main. Mereka berharap, dengan
datangnya Belle, maka kutukan itu bisa berakhir. Mereka
juga semakin khawatir karena mawar ajaib akan segera
layu dan rontok, jika itu terjadi, maka mereka tidak akan
bisa kembali semula dan tetap terkutuk selamanya.
Maka, mereka menuntun Belle menuju penjara ayahnya.
Saat Beast tahu, dia marah bukan main. Namun, dia
menawarkan 2 pilihan kepada Belle. Ayahnya bebas dan
dia ditawan selamanya, atau ayahnya yang menjadi
tawanan selamanya. Belle memilih opsi pertama, dia
menggantikan ayahnya. Dia menangis dan sedih karena
dia tahu dia tak bisa lagi bertemu ayahnya. Dia
membayangkan akan disiksa dan dipenjara.

Bayangan Belle seutuhnya salah. Didalam kastil, dia


sangat bahagia. Hari-hari berlalu, banyak hal baru yang
ia lalui bersama Beast. Walau mulanya ia takut kepada
Beast yang tempramen, akhirnya hati Beast luluh oleh
kebaikan dan keteguhan hati Belle yang mengajarinya
tentang kasih sayang. Bulan berganti. Hari berlalu. Cinta
tumbuh diantara mereka. Sejak Beast menyelamatkan
Belle dari serangan kawanan serigala, Belle semakin
mencintai Beast. Namun, suatu hari Belle melihat
ayahnya terpuruk diterpa hujan salju melalui cermin ajaib
Beast. Belle tak sanggup melihat ayahnya menderita.
Dengan berat hati, Beast merelakan Belle pergi, dan tak
lagi menjadi tawanannya. Beast terpukul dan hanya bisa
melamun memikirkan Belle sepanjang hari. Belle pulang
dengan membawa cermin ajaib Beast sebagai
penghubung mereka.
Gaston, yang telah berambisi menikahi Belle, berniat
memasukkan Maurice kedalam rumah sakit jiwa. Maurice
yang telah bercerita tentang Beast kepada Gaston dan
seluruh warga desa, dianggap gila karena tidak mungkin
ada makhluk seperti Beast. Kemudian, Gaston mendesak
Belle. Jika dia mau menikah dengannya, ayahnya akan
bebas. Tetapi, Belle tidak mau menerima pinangan
Gaston yang memaksa. Gaston marah dan menarik ayah
Belle kedalam kereta untuk diangkut. Belle tidak mau
semua ini terjadi. Dia kemuadian mengambil cermin ajaib

dan menunjukkan bahwa Beast benar-benar ada dan dia


sangat menyayanginya. Gaston yang cemburu kemudian
mengajak warga berbondong-bondong untuk menyerbu
kastil Beast dan memprovokasi bahwa Beast bisa
memangsa warga jiga terus dibiarkan. Belle kemudian
membela Beast. Karena Gaston tidak terima, Belle dan
Maurice dikurung didalam gudang bawah tanah. Untung
saja, Chips, putra Mrs.Potts diam-diam menyelinap
kedalam tas Belle. Kemudian dia menyelamatkan Belle
serta Maurice dan segera menyusul ke kastil.

Kastil sudah berhasil diporak-porandakan oleh warga.


Namun, pihak Beast menang dalam pertarungan
spektakuler itu. Anak buah Beast berpesta pora atas
kemenangan mereka. Mereka tidak tahu bahwa Gaston
sudah menyelinap ke menara sisi barat, tempat Beast
berada. Pertarungan berlangsung. Beast hanya bisa diam
saja karena telah patah hati dan putus asa ditinggal
orang yang dicintainya. Gaston menguasai Beast
sepenuhnya. Tepat saat Gaston akan menghunus Beast,
seketika itu Belle bersama Maurice dan Phillip datang.
Kekuatan dan semangat Beast kembali. Beast pun
memenangkan pertarungan. Nahas, saat Beast berusaha
meraih tangan Belle, punggung Beast ditusuk oleh
Gaston. Karena kesakitan, Beast menepis Gaston dan
Gastonpun terlempar ke jurang.

Hujan semakin deras. Beast tak sanggup lagi bertahan.


Belle menangis sambil memegang tangan Beast. Tepat
saat helaian mawar ajaib terakhir rontok, Beast sudah tak
bernapas lagi. Belle pun menangis histeris dan berkata
bahwa dia mencintai Beast. Keajaiban terjadi. Perlahan,
kutukan itu sirna. Seluruh istana kembali menjadi istana
yang menawan, anak buah Beast menjadi manusia lagi.
Dan... Beast kembali menjadi manusia, pangeran yang
tampan dan gagah, yang mengerti akan arti cinta dan
kasih sayang. Akhirnya, Beast dan Belle menikah dan
hidup bahagia selamanya.