Anda di halaman 1dari 13

TERAPI FARMAKOLOGI

PADA SALURAN
PERNAPASAN

Agnes Christie Rinda, S.Farm, M.Farm.,Apt

A. RHINITIS
Radang membran mukosa hidung yang
ditandai dengan bersin, gatal, hidung berlendir
dan kongesti atau hidung tersumbat
Dapat terjadi karena menghirup alergen,
seperti debu, bulu binatang, serbuk sari
bunga, asap rokok dan polutan.

SELMAST
MAST
SEL

Alergen

RHINITIS

ANTIHISTAMIN
(PENGHAMBAT RESEPTOR H1)
Histamin disimpan di sel mast dan basofil
Kerjanya diperantarai oleh 2 reseptor, yaitu H1dan H2
Antihistamin akan menduduki reseptor H1 sehingga
Histamin tidak dapat berikatan dengan reseptor Histamin
gejala alergi tidak timbul
Nama Obat

Dosis Dewasa

Efek samping

Klorfeniramin

2-4 mg setiap 4-6 jam

Sedasi, pusing, mual, diare

Dimenhidrinat

50-100 mg setiap 4-6 jam

Sedasi, pusing, mual, diare

Difenhidramin

25-50 mg setiap 4-8 jam

Hipotensi, takhikardia, sedasi

Loratadine

10 mg/hari

Pusing, fatigue

AGONIS -ADRENERGIK
(DEKONGESTAN)
Bekerja pada reseptor -adrenergik di pembuluh darah
mukosa hidung konstriksi arteriola di mukosa hidung
mengurangi infiltrasi cairan dari pembuluh darah ke
jaringan sekitar yang dapat menyebabkan udem
Bekerja pada reseptor 2 di bronkus relaksasi bronkus
gangguan aspirasi udara yang masuk ke paru-paru
berkurang
Sering diberikan dalam bentuk aerosol untuk mempercepat
kerja obat dan mengurangi efek sistemik (meningkatkan
TD dan denyut jantung)
Nama Obat

Dosis Dewasa

Efek Samping

Fenilefrin

10 mg setiap 4-6 jam

Aritmia, hipertensi, mual

Pseudoefedrin

30 mg 2 kali sehari

Aritmia, takhikardia, palpitasi

KORTIKOSTEROID
Diberikan hanya jika antihistamin sudah tidak
efektif
Bukan merupakan pilihan utama karena ES nya
lebih berat.
Untuk mengurangi ES sistemik (hipertensi,
aritmia) diberikan melalui nasal spray
Nama Obat

Dosis Dewasa

Efek Samping

Beklometason

1-2 inhalasi, 2 kali


sehari

Epistaksis, infeksi jamur Candida

Flutikason

2 spray (50
mcg/spray)

Pusing, iritasi tenggorokan, mual,


muntah

Triamsinolon

220 mcg/hari

Pusing, faringitis, mual, diare

B. BRONKODILATOR
Merupakan obat yang mempunyai efek dilatasi
atau relaksasi bronkus terapi asma
Bronkokonstriksi
dapat
terjadi
karena
perangsangan parasimpatik atau hambatan
simpatik di bronkus
Pada kasus asma, perangsangan terjadi
karena meningkatnya kepekaan bronkus
terhadap rangsang
Contoh: Agonis 2, Metil Xantin, antagonis
kolinergik, kortikosteroid

AGONIS 2

Untuk mendapatkan efek yang cepat inhalasi dan injeksi


Untuk mendapatkan efek yang lama seperti pada pencegahan
serangan asma berulang oral
Agonis reseptor terbagi 2 yaitu selektif (merangsang reseptor
2 saja) dan non selektif (merangsang reseptor 1 dan 2)
Agonis selektif lebih disukai menyebabkan dilatasi bronkus
tanpa merangsang 1 (peningkatan frekuensi dan kekuatan
jantung)
Nama Obat

Dosis Dewasa

Efek Samping

Albuterol/
Salbutamol

2-4 mg 3-4 kali per hari,


maks. 8 mg

Hipokalemia, aritmia, hiperglikemia,


diare, mulut kering

Terbutalin

2,5-5 mg, 3 kali sehari

Hiperglikemia, hipokalemia,
takhikardia, hipertensi

Salmeterol

Inhalasi: 150 ug, 2 kali sehari

Pusing, hipertensi, hiperglikemia

Fenoterol

Inhalasi: 200 ug, 2 kali sehari

Hiperglikemia, hipokalemia

METIL XANTIN

Zat yang berasal dari tanaman teh, kopi atau koka


Contoh: Kafein, Teobromin, Teofilin
Yang bermanfaat sebagai bronkodilator hanya Teofilin
Aminofilin preparat larut dalam air dari Teofilin
Enzim fosfodiesterase berfungsi untuk mengaktifasi cyclic
adenosin mono phosphate (c-AMP) kontraksi bronkus
Teofilin bekerja dengan menghambat enzim tersebut
relaksasi bronkus
Dosis Teofilin sangat individual rentang terapi sempit (jarak
antara dosis terapi dan toksik sempit) potensi efek toksik
Dosis Lazim: Teofilin 100-200mg setiap 6-12 jam
Aminofilin 200-300 mh setiap 6-8 jam
Efektifitas Teofilin < Agonis 2

ES: mual, muntah, sakit kepala, hipotensi

ANTAGONIS KOLINERGIK
Baru diberikan jika obat-obat lain
kurang efektif atau hanya sebagai terapi
tambahan pada agonis 2
Contoh: Inhalasi Ipratropium bromid
Dosis lazim: 40 ug, 3-4 kali sehari
ES: mulut kering, pusing, mual, diare

KORTIKOSTEROID
Efek utama dalam terapi asma
menghambat inflamasi yang terjadi di
saluran pernapasan.
Digunakan jika bronkodilator lain kurang
efektif
Contoh:
Prednison, Deksametason, Beklometason,
Triamsinolon

C. MUKOLITIK DAN EKSPEKTORAN


MUKOLITIK
Asma, bronkitis, infeksi bronkus produksi mukus
Mukus mengandung glikoprotein, polisakarida, debris
sel dan cairan/eksudat infeksi harus dikeluarkan
Mukolitik bekerja dengan memecah glikoprotein yang
terdapat pada mukus menjadi molekul-molekul yang
lebih kecil sehingga menjadi lebih encer.
Mukus yang encer akan lebih mudah dikeluarkan
pada saat batuk
Nama Obat

Dosis Dewasa

Efek Samping

Asetilsistein

200 mg, 3 kali sehari

Hipotensi, takhikardia, mual

Bromheksin

8 mg, 2-3 kali sehari

Pusing, vertigo, diare, mual

Lanjutan... (ekspektoran)
Saluran pernapasan yang terlalu kering dapat
menyebabkan iritasi dan memicu refleks batuk
Ekspektoran meningkatkan sekresi di saluran
napas mengurangi iritasi dan batuk akan
berkurang
Ekspektoran juga mengencerkan mukus dalam
bronkus sehingga mudah dikeluarkan
Nama Obat

Dosis Dewasa

Efek Samping

Guaifenesin

100 mg, 3 kali sehari

Pusing, mual, muntah,


nyeri perut

Gliseril guaiakolat

50-100 mg, 2-3 kali sehari

Mual, muntah

D. ANTITUSIF

Batuk kering (batuk tidak produktif) adalah batuk yang tidak


menghasilkan sekret, membuat tenggorokan gatal dan
menyebabkan suara serak dan hilang
Dipicu oleh inhalasi partikel-partikel makanan, bahan iritan,
asap rokok atau karena perubahan temperatur atau gejala sisa
dari infeksi virus atau karena flu
Batuk merupakan mekanisme perlindungan dan pembersihan
saluran napas dari zat-zat yang tidak diinginkan oleh tubuh
Pada kondisi inflamasi atau kanker mengganggu
Antitusif merupakan obat yang menghambat refleks batuk

Nama Obat

Dosis Dewasa

Efek Samping

Kodein

10-20 mg tiap 4-6 jam, maks. 120


mg

Drowsiness, konstipasi, hipotensi

Dekstrometorfan

10-20 mg tiap 4 jam, maks. 120 mg

Mual, konstipasi, depresi pernapasan

Noscapine

10-20 mg tiap 4-6 jam, maks. 120


mg

Pusing, gangguan pencernaan