Anda di halaman 1dari 4

I.

PENGERTIAN DISKRIMINASI

Diskriminasi merujuk kepada pelayanan yang tidak adil terhadap individu


tertentu, di mana layanan ini dibuat berdasarkan karakteristik yang diwakili oleh individu
tersebut. Diskriminasi merupakan suatu kejadian yang biasa dijumpai dalam masyarakat
manusia, ini disebabkan karena kecenderungan manusian untuk membeda-bedakan yang
lain.
Ketika seseorang diperlakukan secara tidak adil karena karakteristik suku,
antargolongan, kelamin, ras, agama dan kepercayaan, aliran politik, kondisi fisik atau
karateristik lain yang diduga merupakan dasar dari tindakan diskriminasi.
Ada dua jenis diskriminasi, yaitu :
a) Diskriminasi langsung, terjadi saat hukum, peraturan atau kebijakan
jelas-jelas menyebutkan karakteristik tertentu, seperti jenis kelamin, ras,
dan sebagainya, dan menghambat adanya peluang yang sama.
b) Diskriminasi tidak langsung, terjadi saat peraturan yang bersifat netral
menjadi diskriminatif saat diterapkan di lapangan.
Pada kesempatan kali ini, kami akan membahas diskriminasi gender terhadap
perempuan di dunia kerja yang sampai saat ini masih banyak dijumpai di perusahaanperusahaan.

II.

CONTOH ARTIKEL

a) Diskriminasi pekerjaan terhadap wanita hamil


Metro Sindo News (Rabu, 7 Oktober 2015 13:22 WIB)
Republika
Internasional
(Senin,
Juni 2015,
WIB)
Dapat
Diskriminasi,
Ini01Kisah
Buruh04:45
Hamil
Meninggal di Pabrik
Wanita Muslim Ini Alami Diskriminasi
JAKARTAdi- Pesawat
Aksi ratusan buruh yang
berdandan seperti ibu hamil di Istana Negara
Sebuah
Amerika Jokowi
Serikat
juga maskapai
mendesakpenerbangan
agar Presiden
dikabarkanmemperhatikan
telah melakukankesejahteraan
diskriminasi terhadap
seorang
buruh wanita
wanita Muslim.
Diskriminasi
itu
berupa
penolakan
yang sedang hamil. Karena ada diskriminasi,
pramugari pernah
memberikan
minuman
soda
kaleng
yang
belum
terjadi kasus buruh wanita meninggal
dibuka karena
sebagai
senjata.tidak
di diduga
pabrik bisa
saatdigunakan
melahirkan
karena
mendapat fasilitas melahirkan.
Hal Mangunah
itu dialami Ketua
gadis berjilbab
Ahmad.
Ia melakukan
perjalananCouncil
dengan
Seri
Komite Tahera
Perempuan
Industri
ALL Indonesian
United
Airlines
dari
Chicago
ke
Washington
DC,
Sabtu
(30/5)
waktu
setempat.
Saat
itu
menceritakan kisah pahit yang dialami para buruh wanita ditempat kerja.
pramugari
menolak
memberikan
kaleng
soda yang
sementaraItu
penumpang
lain
"Ada buruh
wanita
di Cikupa,
Tangerang
yangbelum
tewas dibuka
saat melahirkan.
karena tidak
bisa
mendapatkannya.
mendapatkan fasilitas bersalin dari pabrik dia juga pekerja kontrak," kata Seri di depan Istana
Ketika
Tahera meminta penjelasan, ia diberitahu hal itu dilakukan untuk alasan
Negara, Rabu
(7/10/2015).
keamanan.
Mahasiswa
yangcoordinator
juga ustadzah
tersebut memposting
hal yangbanyak
dialaminya
Indah Saptorini project
dari IndustriALL
juga menjelaskan
dari
tersebut
ke
akun
media
sosial.
para buruh yang tengah hamil memaksakan diri bekerja agar pasca melahirkan mendapatkan
"Saya tidak bisa tidak menangis di pesawat ini karena saya pikir orang-orang akan
cuti lebih banyak.
membela
sayamaksain
dan mengatakan
sesuatu,"
di akun
facebook bisa
dikutip
daricuti
Aljazirah
"Mereka
kerja supaya
apa? tulisnya
supaya pasca
melahirkan
dapat
lebih
edisi Ahad
(31/5).
banyak.
Hasilnya
ibu hamil tewas, bayi tewas saat melahirkan di pabrik di antara mesinKedua kata
petugas
yang terlibat dan pilot pesawat itu kemudian meminta maaf atas
mesin produksi,"
Indah.
insiden tersebut.
Dalam sebuah
pernyataan
tersebut
Sabtu (30/5)
malam, mereka
Berdasarkan
Konvensi
ILO Nomaskapai
183 tentang
Perlindungan
Maternitas
pada
mengatakan
telah
terjadi
kesalahpahaman
mengenai
sekaleng
diet
soda.
Mereka
mengaku
pasal 4 tentang cuti hamil yang menyebutkan jatah cuti bagi buruh yang sedang hamil selama
mencoba beberapa kali untuk mengakomodasi permintaan Tahera.
14 telah
minggu.
pesawat
dengan
nyonya hari
Ahmad
setelah
tiba di
"Di"Awak
Indonesia
cuma bertemu
12 minggu
itu makanya
ini kita
tuntutpenerbangan
pemerintah supaya
Washington
untuk
memberikan
bantuan
dan
membahas
lebih
lanjut
masalah
ini,"
kata
memperhatikan kehidupan buruh wanita," terangnya. Selain kasus tewasnya buruh perempuan
pernyataan
yang
tengahtersebut.
bersalin, banyak didapati diskriminasi di lingkungan kerja.
Sayangnya,
Taherah
telah pihak
memicu
kemarahan
di media sosial.
"Diskriminasinya
saat postingan
mengetahui
buruhtersebut
lagi hamil,
perusahaan
memindahkan
ke
Menurut
Topsy,
muncul
denganmemecatnya
puluhan ribu
tempat
yangsitus
tidakanalisis
layak dan
tidak
aman.permintaan
Bahkan adamemboikot
perusahaanmaskapai
yang langsung
tagartahu
di Twitter.
Cerita
tersebut
banyak dibagikan di Facebook.
begitu
buruh itu
hamil,"
tutupjuga
Indah.
Sumber
Ada: http://internasional.republika.co.id/berita/internasional/global/15/06/01/np8hwjindikasi, beberapa perusahaan banyak yang memasung hak-hak reproduksi
wanita-muslim-ini-alami-diskriminasi-di-pesawat
perempuan seperti pemberian cuti melahirkan bagi karyawan perempuan dianggap
pemborosan dan inefisiensi. Perempuan dianggap mengganggu produktivitas perusahaan
sehingga ada perusahaan yang mensyaratkan calon karyawan perempuan diminta untuk
menunda perkawinan dan kehamilan selama beberapa tahun apabila mereka diterima bekerja.
Syarat ini pun menjadi dalih sebagai pengabdian perempuan kepada perusahaan layaknya
anggota TNI yang baru masuk.
Sebelumnya diberitakan sekitar ratusan buruh perempuan dari 11 serikat buruh
menggelar aksi unjuk rasa di depan Istana Negara dalan memperingati Hari Kerja Layak yang
diperkngayi setiap tanggal 7 Oktober. Para demonstran yang memakai baju hamil itu
membubarkan diri sekira pukul 12.10 WIB.
Sumber : http://metro.sindonews.com/read/1051065/170/dapat-diskriminasi-ini-kisahburuh-hamil-meninggal-di-pabrik-1444198953
b) Diskriminasi terhadap wanita muslim
2

III.

ANALISIS ARTIKEL

Sudah 69 tahun Indonesia merdeka dari belenggu penjajahan bangsa asing, namun
kondisi kaum perempuan bangsa ini dinilai masih belum sejalan dengan semangat kemerdekaan
dan demokrasi. Dari salah satu artikel diatas, kelompok kami menilai masih ada diskriminatif
terhadap perempuan dalam praktik demokrasi di Indonesia.
Diskriminasi gender banyak terjadi dalam setiap bidang kehidupan bermasyarakat. Mulai
dari pengkelasan peran dalam pekerjaan, jabatan publik, hingga pemeran panggung politik.
Mulai dari zaman terdahulu hingga sekarang. Dan memang pada umumnya yang menjadi korban
diskriminasi gender ini adalah kaum perempuan.
Dari artikel berita diatas, dapat dijelaskan beberapa penyebab yang menimbulkan adanya
diskriminasi terhadap wanita dalam pekerjaan di antaranya, pertama, adanya tata nilai sosial
budaya dalam masyarakat Indonesia yang umumnya lebih mengutamakan laki-laki daripada
perempuan (ideologi patriaki). Kedua, adanya bias budaya yang memasung posisi perempuan
sebagai pekerja domestik atau dianggap bukan sebagai pencari nafkah utama dan tak pantas
melakukannya. Ketiga, adanya peraturan perundang-undangan yang masih berpihak pada salah
satu jenis kelamin dengan kata lain belum mencerminkan kesetaraan gender, contohnya pada UU
No. 1 tahun 1974 tentang Perkawinan dan Surat Edaran Menteri Tenaga Kerja No. 7 tahun 1990
tentang Pengelompokan Komponen Upah dan Pendapatan Non-upah yang menyebutkan bahwa
tunjangan tetap diberikan kepada istri dan anak. Dalam hal ini, pekerja wanita dianggap lajang
sehingga tidak mendapat tunjangan, meskipun ia bersuami dan mempunyai anak Keempat, masih
adanya anggapan bahwa perbedaan kualitas modal manusia, misalnya tingkat pendidikan dan
kemampuan fisik menimbulkan perbedaan tingkat produktifitas yang berbeda pula. Ada pula
anggapan bahwa kaum wanita adalah kaum yang lemah dan selalu berada pada posisi yang lebih
rendah daripada laki-laki.

Agar dapat mengurangi adanya diskriminasi pekerjaan terhadap wanita ini, kelompok
kami menawarkan beberapa solusi, di antaranya perusahaan dapat menerapkan program
manajemen diversitas di tempat kerja. Perusahaan juga perlu membuat guidance atau standard
operating procedure sebagai acuan bagi setiap pegawai. Perusahaan juga dapat memberlakukan
sistem kompensasi berbasis kinerja (reward based performance).
Perusahaan juga bisa memberikan kesempatan yang lebih luas bagi wanita untuk
memperoleh pendidikan dan pelatihan yang lebih tinggi untuk mengurangi kesenjangan antara
gender. Perusahaan harus menyediakan lembaga atau organisasi hukum khusus pekerja wanita
yang ingin memperjuangkan haknya di pengadilan. Perlu ada rekonstruksi ulang terhadap
peraturan perundangan di Indonesia dan membuat equal rights yang dapat melindungi dan
menjamin hak-hak wanita yang terdiskriminasi.
Setiap individu harus belajar untuk bekerjasama agar meningkatkan suasana kerja yang
lebih nyaman dan berkesinambungan. Membicarakan atau melaporkan segala permasalahan dan
tindakan diskriminasi pada pemimpin perusahaan atau pada serikat pekerja (whistle blower).
Harus ada surat perjanjian kerja yang rinci dan jelas sebelum seorang pekerja wanita mulai
melakukan pekerjaan di suatu institusi atau jabatan tertentu.

IV.

DAFTAR PUSTAKA

https://id.wikipedia.org/wiki/Diskriminasi

http://kbbi.web.id/diskriminasi

http://internasional.republika.co.id/berita/internasional/global/15/06/01/n
p8hwj-wanita-muslim-ini-alami-diskriminasi-di-pesawat

http://metro.sindonews.com/read/1051065/170/dapat-diskriminasi-inikisah-buruh-hamil-meninggal-di-pabrik-1444198953