Anda di halaman 1dari 2

Untuk Telur yang Baik Memiliki Ciri :

1. Jangan menetaskan telur bebek yang berwarna terlalu putih atau terlalu biru (Jika telur
bebek terlalu putih biasanya DOD nya kecil, jika telurnya terlalu biru biasanya susah
pecah dan jika berhasil biasanya bebeknya lumpuh)
2. Telur bebek yang ditetaskan jangan berumur lebih dari 4 hari. Telur bebek yang berumur
lebih dari 4 hari biasanya kualitasnya sudah kurang bagus
3. Telur dalam kondisi bersih.
4. Kulitnya halus.
5. Tebal kulitnya rata, agar saat menetas dapat serentak.
Setelah Telur Bebek yang akan di tetaskan sudah ada dan siap, kita akan mempersiapkan untuk
menuju proses penetasan. Proses penetasan dapat kita lakukan dengan menggunakan Mesin
Penetas Telur yang terbuat dari kayu, dimana Alat ini harus dapat menjaga suhu di dalamnya dan
menjaga kelembaban-nya. untuk cara membuat Box Mesin Penetas Telur dapat dilihat disini.
Untuk apa saja yang harus dilakukan selama Telur Beber berada di dalam Mesin Penetas dapat
kita simak Sebagai Berikut :
1. Atur
suhu
dan
kondisikan
agar
terjaga
stabil.
Untuk umur telur 1 24 hari
38oC
(
99oF

101oF
)
Untuk umur telur 25 28 hari sebaiknya di turunkan 1 s/d 2oF
2. Mengatur kelembapan , yang baik dalam mesin tetas dari hari ke 1 sampai hari ke 25
yaitu antara 55% 65% setelah hari ke 25 kelembapan sebaiknya dinaikan menjadi 75%.
Pada mesin tetas sederhana untuk mengatur kelembapan dengan cara menaruh bak / baki
yang diisi air di bawah rak telur dan untuk menambah kelembapan dengan menyemrot
telur dengan air secukupnya setelah itu diangin anginkan, dilakukan setiap beberapa kali
( 2 3 kali ) dalam satu hari pada saat pembalikan telur.
3. Candling (memeriksa perkembangan telur dengan cara meneropong telur menggunakan
cahaya
lampu).
Pemeriksaan Pertama : Pada hari ke 4
Pemeriksaan
Kedua
:
Pada
hari
ke
10
Pemeriksaan Ketiga
: Pada hari ke 20,
Telur yang kosong atau mati harus segera di singkirkan.
4.

Menjaga Posisi telur dan pembalikannya secara teratur, disarankan pada jam yang sama
dan jangan terlalu lama membuka Box Mesin Penetas karna suhu didalamnya akan turun
dan
berefek
kegagalan.
Lebih
Jelasnya
Seperti
Prosedur
Dibawah
ini
:

- Pada Mesin tetas sederhana biasanya sebagian penetas ada yang menempatkan telur
dengan posisi tergeletak ( tiduran ) dan ada juga penetas yang menempatkan telur dalam
mesin dengan posisi berdiri miring 45 derajat dengan bagian tumpul diatas.telur dan
ditempatkan pada rak yang sama dari proses awal sampai akhir penetasan.
- Pada hari ke 2 s/d hari ke 25 pembalikan telur dilakukan 3 kali sehari., telur juga perlu
di angin anginkan selama 5 10 menit, waktu pelaksaan pembalikan telur ini dapat
bersamaan dengan pembasahan ( telur disemprot air secukupnya ) biarkan pintu mesin
tetas
terbuka
sebentar
untuk
mengangin
anginkan
telur.
- Setelah hari ke 25 atau pada tiga hari terakhir menjelang penetasan sebaiknya telur
tidak perlu di balik / di putar. kelembapan perlu dinaikan sedikit untuk membantu proses
retaknya cangkang (pipping ).