Anda di halaman 1dari 12

TEKNIK PEMBUATAN GUGATAN

PENDAHULUAN

IDENTITAS :
POSITA :
(dasar Gugatan)
Fundamentum
Petendi)

PETITUM:
(tuntutan)

Tanggal

Penggugat

Tujuan

Perihal

Identitas Advokat

Tergugat

a. Diterangkan hubungan hukum antara Penggugat dan Tergugat


b. Diterangkan bagaimana timbul sengketa atau permasalahan sehingga
gugatan harus diajukan
c. Bagaimana akibat hukum dan Perbuatan Tergugat terhadap Penggugat
d. Apa yang dinyatakan harus mempunyai dasar hukum atau dapat
dibuktikan baik bukti
tertulis atau saksi dalam setiap point atau kalimat
e. Tidak boleh ada pertentangan antara satu kalimat /pernyataan satu
dengan lainnya
f. Sebaiknya tidak terjadi pengulangan pernyataan atau kalimat
g. Memakai bahasa yang mudah dimengerti dan tidak menimbulkan
persepsi yang mungkin berbeda.
a. Pemohon agar Gugatan dapat dikabulkan seluruhnya
b. Pernyataan Tergugat telah melakukan Perbuata melawan
hukum/wanprestasi atau
Melanggar hak keperdataan Penggugat
c. Menghukum Tergugat untuk melakukan prestasi, melakukan sesuatu
atau menimbulkan

Pembuka

Atau meniadakan peristiwa hukum.


d. Menetapkan biaya menurut hukum

TEKNIK PEMBUATAN SURAT KUASA

IDENTITAS

Pemberi Kuasa

Maksud dan tujuan pemberian kuasa

Wewenang Pemberian Kuasa

Tempat dan Tanggal

Tanda Tangan SK diatas Materai

Penerima Kuasa

JAWABAN

PENDAHULUA
N

Tangga
l

Tujuan

IDENTITAS :

2. Penggugat

Periha
l

Identitas
Advokat

1. Tergugat

Posita

a. Bantahan atau sanggahan atau pengakuan dari


Gugatan
b. Menyatakan dalil-dalil yang menyatakan Tergugat
tidak melakukan perbuatan sebagaimana yang
dinyatakan dalam gugatan
c. Menolak atau memberikan dalil versi dari Tergugat
d. Gugatan tidak memenuhi unsur dari hukum
keperdataan

Petitum

a. Gugatan ditolak
b. Menyatakan tidak ada perbuatan Tergugat yang
melanggar hukum Keperdataan Penggugat
c. Biaya dibebankan kepada Penggugat atau Menurut
Hukum

Pembu
ka

Hal-Hal yang terdapat di dalam jawaban :


1. Eksepsi :

Tangkisan adalah hak Tergugat untuk menyangah dalil


Penggugat
a. Kompetensi
b. Gugatan Kabur atau tidak jelas
c. Gugatan kurang Pihak
d. Salah sasaran (error in persona)
Akibat hukum atau dimohonkan kepada Majelis Hakim
Untuk eksepsi adalah Gugatan Penggugat dinyatakan
tidak dapat diterima (niet onvankelijke verklaard).

2. Rekovensi

Gugat balik atau tuntutan dari Tergugat sebab dalam


gugatan ada
Beberapa hal yang tidak benar atau tidak sesuai dengan
kenyataan. Mengenai sistematika dan cara penyajiannya
dalam jawaban sama dengan gugatan terdapat posita
dan petitum.

3. Konvensi :

Jawaban Pokok atau konvensi berisi tentang tanggapan,


tangkisan,

Bantahan, penolakan atau bahkan pengakuan yang


dikemukakan Tergugat untuk menganggapi Gugatan
Penggugat.
Mengenai isi dan sistematika penyajiannya sama dengan
cara pembuatan gugatan, setiap point atau pernyataan
dari gugatan harus ditanggapi baik hal tersebut dibantah
atau diterima.

MEMORI
PENDAHULUAN

Tanggal

Tujuan

Identitas Advokat

Pembuka

Perihal

Posita :

1. Amar Putusan Majelis Hakim Tingkat Pertama/Banding


2. Alasan atau dasar diajukan Memori Banding/ Kasasi
3. Keberatasn, Penolakan atau penerimaan atas putusan
4. Kekeliruan atau kesalahan majelis Hakim dalam menerapkan hukum
5. Pembahasan atas pertimbangan hukum Majelis Hakim

Petitum :

- Meminta Majelis Hakim tingkat banding/Kasasi Membatalkan putusan


Majelis Hakim Tingkat Pertama / Kasasi
- Petitum yang ada di Gugatan (Penggugat), atau Jawaban (Tergugat)
dijadikan dasar dalam petitum

KONTRA MEMORI
PENDAHULUAN

Tanggal

Tujuan

Identitas Advokat

Pembuka

Perihal

Posita :

1. Amar Putusan Majelis Hakim Tingkat Pertama/Banding


2. Alasan atau dasar diajukan Kontra Memori Banding/ Kasasi
3. Tanggapan terhadap dalil memori Banding / Kasasi apakah
Keberatan, menolak atau menerima
4. Pembahasan atas pertimbangan hukum Majelis Hakim

Petitum :

- Meminta Majelis Hakim tingkat banding/Kasasi menguatkan putusan


Majelis Hakim Tingkat Pertama / Banding
- Petitum yang ada di Gugatan (Penggugat), atau Jawaban (Tergugat)
dijadikan dasar dalam petitum

KESIMPULAN
PENDAHULUAN

Tanggal

Tujuan

Identitas Advokat

Pembuka

Perihal

POSITA :

1.Dalil Gugatan + alat bukti yang diajukan = Penggugat


2.Dalil Jawaban + alat bukti yang diajukan = Tergugat
3.Dasar Hukum
4.Pendapatan dari ahli hukum (kalau ada)
5.Pembahasan tentang Pembuktian
6.Teori hukum (kalau ada)

Petitum :

Untuk Petitum diadopsi dari Gugatan (Penggugat) dan jawaban


(Tergugat)
Tidak dapat melebihi atau tidak ada didalam Gugatan atau
jawaban kalau mengurangi tidak apa-apa.

PROSES PENYELESAIAN
PERKARA PERDATA
Klien = A

Menceritakan Permasalahan (Kronologis)


Menceritakan Timbul Masalah
Memberikan Data

Advokat = B

Konsultasi

Mempelajari Data dan Keterangan


Mencari dasar hukum
Membuat Konstruksi Permasalahan
Membuat Kontruksi Hukum

Kesepakatan Biaya

Penandatangan
Kontrak

Surat
Kuasa
Langkah Pertama : 1. Membuat Undangan
(usaha mediasi)
2. Membuat Somasi 1, 2 dan 3 (terakhir)
(Non Litigasi)3. Membuat dan Menandatangani kesepakatan
Langkah Kedua :
1. Membuat Gugatan
(Litigasi)
2. Mengajukan Gugatan