Anda di halaman 1dari 16

MIGRASI

Migrasi
Adalah

perpindahan penduduk dengan


tujuan untuk menetap dari suatu tempat ke
tempat lain melewati batas administratif
(migrasi internal) atau batas politik/negara
(migrasi internasional). Dengan kata lain,
migrasi diartikan sebagai perpindahan yang
relatif permanen dari suatu daerah (negara)
ke daerah (negara) lain

Faktor-faktor yang menyebabkan


terjadinya migrasi

Faktor ekonomi
Faktor keselamatan
Faktor keamanan
Faktor pendidikan
Faktor kepentingan pembangunan

Faktor-faktor pendorong (push


factor)

Makin berkurangnya sumber-sumber kehidupan


seperti menurunnya daya dukung lingkungan,
Menyempitnya lapangan pekerjaan di tempat asal
Adanya tekanan-tekanan seperti politik, agama,
dan suku, sehingga mengganggu hak asasi
penduduk di daerah asal.
Alasan pendidikan, pekerjaan atau perkawinan.
Bencana alam seperti banjir, kebakaran, gempa
bumi, tsunami, musim kemarau panjang atau
adanya wabah penyakit.

Faktor-faktor penarik (pull factor) antara


lain adalah

Adanya harapan akan memperoleh kesempatan


untuk memperbaikan taraf hidup.
Adanya kesempatan untuk memperoleh
pendidikan yang lebih baik.
Keadaan lingkungan dan keadaan hidup yang
menyenangkan, misalnya iklim, perumahan,
sekolah dan fasilitas-fasilitas publik lainnya.
Adanya aktivitas-aktivitas di kota besar, tempattempat hiburan, pusat kebudayaan sebagai daya
tarik bagi orang-orang daerah lain untuk bermukim
di kota besar.

Ada tiga kriteria migran

Migran seumur hidup (life time migrant) adalah orang yang


tempat tinggalnya pada saat pengumpulan data berbeda
dengan tempat tinggalnya pada waktu lahir.
Migran risen (recent migrant) adalah orang tempat tinggalnya
pada saat pengumpulan data berbeda dengan tempat
tinggalnya pada waktu lima tahun sebelumnya.
Migran total (total migrant) adalah orang yang pernah
bertempat tinggal di tempat yang berbeda dengan tempat
tinggal pada waktu pengunpulan data.

Migrasi

m = M/P X1000
mi=I/P X1000
mo=O/P X1000

mn=I-O/P X1000
mb=I+O/P1+P2 X1000
keterangan
m=mobilitas
M=Mover
P=Penduduk
I=Inmigration
O=Outmigration
mi=migrasi masuk
mn=migrasi neto
mb=migrasi bruto

Jenis-Jenis Migrasi nasional

Urbanisasi .
Transmigrasi
Ruralisasi
Migran sirkuler
Migran ulang-alik (commuter)

Jenis migrasi internasional


Imigrasi
Emigrasi
Remigrasi/repatriasi

Urbanisasi
tingkat

pertambahan penduduk di kota


berkisar 1 %- 6 %/tahun.
meledaknya jumlah pencari kerja, baik sektor
formal maupun sektor informal di perkotaan
Model Migrasi Todaro (Todaro Migration
Model). Hubungan antara lonjakan migrasi
desa-kota yang semakin cepat tersebut
dengan terus meningkatnya pengangguran di
daerah perkotaan.

Deskripsi Verbal Tentang Modal Todaro

Merupakan fenomena ekonomi sehingga keputusan untuk migrasi merupakan keputusan


yang telah dirumuskan secara rasional.
Arus migrasi merupakan tanggapan terhadap perbedaan pendapatan antara desa dengan
kota. Namun pendapatan ini bukan penghasila yang aktual, akan tetapi penghasilan yang
diharapkan (expected income)
Premis model : para migran mempertimbangkan dan membandingkan pasar-pasar tenaga
kerja yang tersedia di sektor pedesaan dan perkotaan kemudian memilih salah satunya
yang dirasa dapat memberikan keuntungan yang diharapkan (expected gains) paling
maksimum.
Expected gains diukur atas dasar angka selisih antara pendapatan riil yang diterima dari
pekerjaan di pedesaan dengan di perkotaan. Angka selisih ini juga diperhitungkan
terhadap peluang migran untk mendapatkan pekerjaan di perkotaan.
Model Migrasi Todaro beranggapan segenap angkatan kerja, actual maupun potensial,
membandingkan expected income selam kurun waktu tertentu di perkotaan (selisih antara
penghasilan dengan biaya migrasi) dengan rata-rata penghasilan di pedesaan. Keputusan
migrasi jika penghasilan bersih di kota lebih tinggi daripada penghasilan di desa.

Dampak positif dari imigrasi


membantu memenuhi kekurangan tenaga
ahli
dapat menambah rasa solidaritas
antarbangsa
adanya pengenalan ilmu dan teknologi dapat
mempercepat alih teknologi.

Dampak negatif dari imigrasi


masuknya budaya asing yang tidak sesuai
dengan kepribadian bangsa
imigran yang masuk adakalanya di antara
mereka memiliki tujuan yang kurang baik
seperti pengedar narkoba, bertujuan politik,
dan lain-lain.

Dampak positif dari emigrasi


dapat

menambah devisa bagi negara


terutama dari penukaran mata uang asing
dapat memeperkenalkan kebudayaan ke
bangsa lain
dapat mengurangi ketergantungan tenaga
ahli dari luar negeri.

Usaha pemerintah untuk menanggulangi permasalahan


migrasi, adalah sebagai berikut :

Persebaran pembangunan industri sampai ke daerah-daerah


Peningkatan pendapatan masyarakat desa melalui intensifikasi
dan Koperasi Unit Desa
Pembangunan jaringan jalan sampai ke desa-desa sehingga
hubungan antara desa dan kota menjadi lancar
Meningkatkan penyuluhan program Keluarga Berencana untuk
mengendalikan pertumbuhan penduduk di pedesaan
Pembangunan fasilitas yang lebih lengkap seperti pendidikan
dan kesehatan

Latihan
Banyaknya

penduduk yang masuk kedalam


suatu negara 1.500 jiwa, sedangkan
banyaknya penduduk yang keluar 1.300 jiwa.
Jika jumlah penduduk A adalah 10. 000.000,
hitunglah berapa jumlah penduduk migrasi
masuk, keluar dan netto.