Anda di halaman 1dari 12

Contoh Rencana Program Kerja untuk KKN

BAB I
PENDAHULUAN

Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan sebuah pola pengabdian masyarakat yang
diharapkan menjadi bagian pemberdayaan dan pembelajaran bagi mahasiswa untuk terjun
dalam realitas sosial masyarakat yang sebenarnya. Kuliah Kerja Nyata lahir dari saham
mahasiswa pada pembangunan. Ia muncul dari kesadaran bahwa mahasiswa sebagai calon
sarjana dapat bekerja untuk pembangunan dengan keluar dari ruang kuliah dan perpustakaan
untuk bekerja di lapangan.
Perguruan Tinggi mempunyai peran dan andil yang sangat dominan dalam
pengembangan masyarakat di sekitarnya. Universitas Islam Negeri (UIN) sebagai lembaga
perguruan tinggi yang harus aktif dalam proses pembangunan menyadari dengan penuh rasa
tanggung jawab bahwa tenaga ahli agama yang terdidik dan terlatih masih kurang didalam
masyarakat. Oleh karena itu UIN harus menerjunkan mahasiswa secara langsung ke tengahtengah masyarakat yang sedang membangun agar gerak pembangunan menjadi lebih cepat
serta dapat mencapai sasaran dan tujuan yang tepat, baik di bidang fisik-materiil maupun
dibidang mental spiritual keagaman.
Sebagai suatu perguruan tinggi agama di Indonesia UIN terbebani melaksanakan Tri
Dharma Perguruan Tinggi, yaitu Pendidikan, Penelitian Ilmiah dan Pengabdian pada
masyarakat terutama dibidang keagamaan. Segala kegiatan dalam mengembangkan ketiga
dharma tersebut harus berorientasi kepada masyarakat, dan pada akhirnya harus diabdikan
untuk kepentingan masyarakat. Mahasiswa UIN diharapkan mampu berperan dalam rangka
pembangunan manusia seutuhnya dalam masyarakat bangsa Indonesia yang sedang
membangun. Mereka seharusnya merupakan sumber motivasi yang dinamis dalam proses
pembangunan menuju ke arah inovasi dan modernisasi masa depan sesuai dengan cita-cita
bangsa Indonesia yang sosio-religius, yaitu masyarakat adil, makmur dan sejahtera serta
bertaqwa kepada Allah Subhanahu Wataala, berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.
Untuk menjawab dan berpartisipasi dalam percepatan pencapaian Millenium
Development Goals (MDGs), mulai periode III Tahun Akademik 2011/2012 (Angkatan ke77) KKN UIN Integrasi-Interkoneksi diimplementasikan dengan KKN Tematik POSDAYA

berbasis masjid, wilayah, pesantren, dan sekolah/madrasah dan lingkungan. Posdaya (Pos
Pemberdayaan Keluarga) adalah forum silaturahim, komunikasi, advokasi dan wadah
kegiatan penguatan fungsi-fungsi keluarga secara terpadu dari oleh dan untuk masyarakat.
Terkait dengan KKN Tematik Posdaya LPM UIN Sunan Kalijaga sejak tanggal 13 Januari
2012 ditunjuk oleh Yayasan Dana Sejahtera Mandiri (Yayasan Damandiri) Jakarta Sebagai
koordinator KKN TEMATIK POSDAYA BERBASIS MASJID untuk Wilayah Daerah
Istimewa Yogyakarta dan Wilayah Provinsi Jawa Tengah.

BAB II
GAMBARAN UMUM DUSUN
Kondisi Geografis
Secara Administratif, lokasi KKN terletak di Dusun Tegalsari, Kelurahan Tegaltirto,
Kecamatan

Berbah,

Kabupaten

Sleman,

PropinsiYogyakarta.

Kelurahan

Tegaltirto

mempunyai luas : 55 Ha. Jumlah Penduduk total 10.767 orang, terdiri dari Laki-laki 5427
orang, Perempuan 5340 orang, dengan jumlah Kepala Keluarga 3202 KK (KK laki-laki
sejumlah 2744 KK dan KK perempuan sejumlah 458 KK). Kelurahan Tegaltirta terdiri dari
14 dusun yakni:
1. Jagalan
2. Tlogowono
3. Blendangan
4. Berbah
5. Krikilan
6. Kadisono
7. Kuton
8. Tegalsari
9. Pendem
10. Kuncen
11. Sompilan
12. Karangwetan

13. Candirejo
14. Semoya

Dusun Tegalsari terdiri dari 6 RT dan 2 RW dan dengan batas-batas wilayahDusun


Wilayah sebagai berikut:
Sebelah Utara

: Dusun Kuton

Sebelah Selatan

: Desa Sitimulyo dan Desa Sendangtirto

Sebelah Barat

: Desa Sendangtirto

Sebelah Timur

: Desa Sitimulyo

Setelah mengadakan observasi yang penyusun lakukan sebanyak empat kali yaitu
pada tanggal 17 sampai 20 Juli 2012, masyarakat mayoritas memeluk agama Islam. Adapun
mata pencaharian sebagaian besar penduduknya adalah pedagang dan wiraswasta.
Kondisi Demografis
Secara umum sensus dusun Tegalsari dapat digambarkan secara ringkas sebagai
berikut:
Tabel 1. Bagan

Organisasi Dusun Tegalsari

Tabel 2. Jumlah Penduduk Menurut Jenis Kelamin

No.

Jenis Kelamin

Jumlah

1.

Laki-laki

345

2.

Perempuan

371

Jumlah

716

Tabel 3. Jumlah Penduduk Menurut Tingkat Pendidikan

No
.

Jumlah

Status Pendidikan

1.

Tidak Sekolah

34

2.

SD

50

SLTP

20

4.

SLTA/SMK

18

5.

Tamat AK/PT

Jumlah

128

Tabel 4. Jumlah Penduduk Menurut Jenis Pekerjaan


No

Jenis Pekerjaan

Jumlah

1.

Pedagang

68

2.

Wiraswasta

61

3.

Petani

37

4.

Kesehatan

5.

PNS

24

6.

Peternak

15

7.

Lain-lain

43

Jumlah

255

Tabel 5. Jumlah Sarana dan Prasarana Fisik

No.

Sarana

Jumlah

1.

Masjid

2.

Musholla

Posyandu
No
Agama
Jumlah
TPA
1
Islam
698
Sekolah Dasar (SD)
2
Katolik
18
Sekolah Menengah Pertama (SMP)
3
Kristen
Sekolah Mengeah Atas (SMA)
4
Budha
Lapangan Footsal
5
Hindu
Jumlah
Jumlah
716

4.
5.
6.
7.
8.

Tabel 6. Jumlah Penduduk


Berdasarkan Agama

1
1
6

Tabel 7. Perangkat Dusun


No.

Nama

Jabatan

Andi Herisanto, S, Pt.

Kepala Dusun

Musbahat

Ketua RW.17

Edi Sumbodo

Ketua RW.18

Supiran

Ketua RT.01

Dwi Suryanto

Ketua RT.02

Supriyojati

Ketua RT.03

Agus Susanto

Ketua RT.04

Sukiran

Ketua RT.05

Supratmin

Ketua RT.06

A. PERMASALAHAN
Hasil observasi yang telah dilakukan pada minggu pertama di lokasi Desa Tegalsari
RT.04/RW.18 Kelurahan Tegaltirto Kota Yogyakarta, telah didapati beberapa permasalahan

yang

perlu

mendapatkan perhatian,

diantaranya:

bidang

keagamaan,

pendidikan,

kesehatan, olahraga, dan organisasi.


a. Bidang Keagamaan
Warga Dusun Tegalsari dalam bidang keagamaan memiliki beberapa kegiatan seperti
pengajian badha Isya, TPA, dan lain sebagainya. Kegiatan TPA di masjid intensitasnya
menurun setelah tidak adanya pengajar untuk mengajar TPA setiap harinya. Kebanyakan
para pengajar sudah pada bekerja dan kuliah, sehingga waktu untuk mengajar bentrok dan
akhirnya meninggalkan untuk mengajar TPA.
b.

Bidang Pendidikan
Pada Dusun Tegalsari belum memiliki sarana sekolah jenjang SD. Anak-anak yang sedang
mengemban Sekolah Dasar harus bersekolah yang jaraknya cukup jauh tepatnya berada di
sekitar kecamatan Berbah.

c.

Bidang Kesehatan
Kesehatan masyarakat di Dusun Tegalsari belum mempunyai sarana dan fasilitas yang
memadai. Hanya terdapat satu bidan, dan program Posyandu sudah tidak berjalan lagi yang
sebelumnya rutin dilaksanakan setiap tanggal 18.

d. Olahraga
Dusun Tegalsari mempunyai banyak potensi olahraga diantaranya adalah Badminton dan
Futsal. Terdapat satu lapangan badminton yang sudah tidak layak pakai alias rusak,
sehingga warga enggan untuk bermain badminton di lapangan tersebut. Warga harus pergi
ke Gedung Serbaguna di Kelurahan untuk bermain badminton.
e.

Organisasi
Pemuda dan pemudi di Dusun Tegalsari sendiri masih kurang terjalin kesolidan sehingga sering
terjadi program-program dusun yang tidak bisa berjalan secara baik untuk itu perlu dilakukan
penjalinan kembali kekompakan pemuda dan pemudi yang ada di DusunTegalsari. Anggota
dari remaja masjid relatif sedikit dan kebanyakan anggota tidak aktif di organisasi karena bekerja
diluar daerah ataupun telah menikah dan yang sedang kuliah diluar kota.

B. IDENTIFIKASI MASALAH
Berdasarkan observasi yang telah dilakukan di Dusun Tegalsari, kami dapat
mengidentifikasi beberapa masalah. Permasalahan yang diangkat didasarkan pada dua
bidang, yaitu :
1. Bidang Jurusan

Minimnya pengetahuan tentang pembelajaran berbasis multimedia untuk anak-anak dan


remaja.

Kurangnya pengetahuan tentang pentingnya teknologi informasi bagi anak-anak.

2. Bidang Penunjang

Anak-anak yang kurang berkreatifitas dalam melakukan suatu ketrampilan.

Banyaknya film-film tidak bermoral dan tidak mendidik yang sering ditonton oleh anak-anak
dan remaja.

BAB III
PROGRAM KERJA

A. Bentuk-bentuk Program Kerja


1. Bidang Jurusan

Pembelajaran tajwid menggunakan multimedia untuk anak-anak dan remaja

Pengenalan dan pelatihan komputer untuk anak-anak

2. Bidang Penunjang

Lomba mewarnai untuk anak-anak

Pemutaran film edukasi untuk anak-anak dan remaja

B. Tujuan Program Kerja


1. Bidang Jurusan

Melatih anak-anak dan remaja cara belajar yang efektif dan efisien dengan adanya
pembelajaran multimedia.

Mengenalkan anak-anak tentang pentingnya komputer dan supaya anak-anak dapat


menggunakan komputer.

2. Bidang Penunjang

Melatih otak kanan anak dalam mengembangkan ketrampilan mewarnai yang berkreatifitas.

Mengajarkan anak-anak dan remaja tentang suatu pendidikan yang bisa dipelajari dari
sebuah film.

C. Target Yang Akan Dicapai


1. Target Kualitatif

Bidang Jurusan
Meningkatkan pemahaman anak-anak dan remaja tentang hukum tajwid yang benar sehingga
membantu mereka dalam belajar Al-Quran.
Meningkatkan pemahaman anak-anak mengenai penggunaan komputer.

Bidang Penunjang

Meningkatnya kreatifitas dan pemahan dalam ketrampilan mewarnai yang baik dan rapi.

Dapat mengambil pelajaran yang membangun dari suatu cerita film yang ditayangkan.

2. Target Kuantitatif

Bidang Jurusan

Terlaksananya pembelajaran bahasa arab berbasis multimedia minimal 1 kali dalam


seminggu selama bulan Ramadhan.

Terlaksananya pelatihan komputer yang diikuti minimal 10 anak setiap seminggu sekali pada
bulan Agustus.

Bidang Penunjang

Terlaksananya kegiatan lomba mewarnai 1 kali pada akhir bulan Juli.

Terlaksananya kegiatan menonton bersama film bersama 1 kali pada bulan Agustus.
BAB IV
MEKANISME PELAKSANAAN

A. Organisasi Pelaksana
Demi menciptakan keselarasan serta kelancaran dalam menjalankan program kerja,
maka diperlukan koordinasi kepada pihak-pihak yang mendukung jalannya program kerja
ataupun pola koordinasi pelaksanaan KKN sebagai berikut:
Pelindung

: Rektor UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta


Panitia KKN Angkatan ke-77

Penasehat

: Muryanti, M.A. selaku DPL

Bapak Andi Herisanto, S, Pt. selaku Dukuh Tegalsari


Bapak Supiran selaku Ketua RT.01
Bapak Dwi Suryanto selaku Ketua RT.02
Bapak Supriyo Jati selaku Ketua RT.03
Bapak Agus Susanto selaku Ketua RT.04
Bapak Sakiran selaku Ketua RT.05
Bapak Supratmin selaku Ketua RT.06
Bapak Musbahat selaku Ketua RW.17
Bapak Edi Sumbodo selaku Ketua RW.18
Mas Afrian Pratama selaku Ketua Pemuda
Ibu Sariyati selaku Ketua PAUD
Pelaksana

: Ayu Dwi Noviyati

Anggota

1. Muhammad Hasbi
2. Ixnu Subextyo
3. M. Albab Alghozali
4. Husnul Khotimah Obaja Zas
5. Siskha Noviarti
6. Fatah Achmad A
7. Rifqi Akbar Cahyawan
8. Muhammad Miftahudin
9. Siti Masyithoh
B. Pihak Yang Diajak Ikut Serta
1. Kepala Desa Tegalsari Bapak Susilo Nugroho, SIP
2. Kepala Dusun Tegalsari dan seluruh perangkatnya
3. Tokoh-tokoh masyarakat Dusun Tegalsari
4. Seluruh warga masyarakat Dusun Tegalsari
5. Pemuda dan pemudi Dusun Tegalsari
6. Anggota KKN Angkatan ke-77 di Dusun Tegalsari
7. Pihak-pihak yang diminta bantuan
C. Jadwal Kegiatan

Jadwal kegiatan pelaksanaan rencana program kerja individu KKN Tematik


Posdaya Angkatan ke-77 Dusun Tegalsari Kelurahan Tegaltirto Berbah Sleman seperti pada
tabel 8.
Tabel 8. Jadwal Kegiatan Pelaksanaan RPK Individu
Waktu pelaksanaan
No

Program kerja
I

Juli
II III

IV

Keterangan tanggal

Agustus
II III IV

1.

Pembelajaran
tajwid
menggunakan
multimedia

Kondisional
hari jumatjam 16:00
selesai

2.

Pengenalan
dan pelatihan
komputer
untuk anakanak

Kondisionalhari sabtu jam


13:00 - selesai

3.

Lomba
mewarnai
untuk anakanak

Kondisionaltanggal 29
hariminggu jam 16:00
selesai

4.

Pemutaran
film edukasi
untuk anakanak dan
remaja

Kondisionaltanggal 15
hariRabu jam13:00 selesai

D. Anggaran Biaya
1. Sumber Dana
Beberapa sumber dana diperoleh dari :
a.

Swadaya masyarakat

b. Pelaksana dan pembantu pelaksana


c.

Donatur dan bantuan lain yang halal

d. Peserta KKN
2. Anggaran Biaya Pelaksanaan Program Kerja
Pembelajaran

tajwid menggunakan

untuk anak-anak dan remaja

multimedia

a.

Sewa Proyektor

Rp

50.000,00

.
Pengenalan dan pelatihan komputer untuk anakanak
Rp

a.

50.000,00

Modul pelatihan komputer

Lomba mewarnai untuk anak-anak


Rp

a.

60.000,00

Pola gambar

Rp

45.000,00

b. Dorprize
Pemutaran film edukasi untuk anak-anak dan remaja

Rp

a.

50.000,00

Sewa Proyektor

Rp

b. Souvenir

Jumlah

Rp

150.000,00

305.000,00

BAB V
PENUTUP

Alhamdulillah puji syukur penyusun panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah
membantu kelancaran dalam menyusun rencana program kerja. Rencana Program Kerja
Individu ini disusun berdasarkan observasi, wawancara, dan data-data yang ada dan
diharapkan dapat mempermudah pelaksanaan program dan sebagai acuan awal bagi kegiatan

dan program. Tentu saja rencana program ini jauh dari kesempurnaan karena waktu yang
tersedia dan sumber data yang kurang memadai sehingga tidak menutup kemungkinan akan
terjadi perubahan pada saat pelaksanaan atau pengembangan program.
Rencana program ini adalah tangggung jawab penyusun, namun hal tersebut tidak
akan dapat berjalan dengan optimal tanpa bantuan dan partisipasi dari pihak-pihak terkait.
Oleh karena itu penyusun sangat mengharapkan peran-serta dan kerjasama yang mendukung
dari semua pihak agar rencana program kerja ini terealisasikan dengan baik dan bermanfaat.