Anda di halaman 1dari 4

PLTA Koto Panjang Retak Tidak Benar

PLTA Koto Panjang atau Pembangkit Listrik


Tenaga Air Koto Panjang, merupakan salah satu pembangkit listrik bertenaga air, yang berada di
kabupaten Kampar, Riau. PLTA ini menggunakan air Sungai Kampar sebagai sumber penggerak
turbinnya, saluran masuk In-take dam PLTA ini berada di daerah Rantau Berangin. Namun akibat
pembuatan dam atau waduk untuk PLTA ini menyebabkan beberapa desa pada kawasan Koto
Panjang menjadi terendam, sehingga pemukiman warga tersebut dipindah ke kawasan aman
lainnya. PLTA Koto Panjang memiliki kapasitas terpasang 3 x 38 megawatt (114 MW).
Beredarnya kabar terutama di broadcast message Blackberry mengenai retaknya PLTA ini
membuat warga Riau resah. Pihak kepolisian dari @RTMCRiau bertindak cepat dengan
mengkorfirmasi ke pihak manajemen PLTA dan disimpulkanlah isu tersebut TIDAK BENAR,
berikut keterangan dari Facebook page RTMC Riau:

Kawasan PLTA Koto Panjang tidak semata-mata sebagai sumber tenaga listrik
dan sumber air bersih, tapi juga menyimpan nilai historis bagi masyarakat
Kabupaten Kampar dan Kabupaten Lima Puluh Kota khususnya serta masyarakat
Provinsi Riau dan Sumatera Barat pada umumnya.
Pembangunan kawasan PLTA Koto Panjang dimulai tahun 1979, ketika PLN
berencana membangun dam skala kecil di Tanjung Pauh untuk memanfaatkan air
Batang Mahat, anak Sungai Kampar Kanan. Pada bulan September dan November
1979, TEPSCO (Tokyo Electric Power Service Co. Ltd.), sebuah perusahaan konsultan
Jepang, mengirim tim pencarian proyek (project finding) ke Sumatera.
Dari hasil survey yang dilakukan, TEPSCO mengusulkan pembangunan waduk
berskala besar di pertemuan Sungai Kampar Kanan dengan Batang Mahat yang
lokasi damsitenya di daerah Koto Panjang. Pada bulan Januari 1993, pembangunan
proyek yang terletak di tapal batas Provinsi Riau dengan Provinsi Sumatera Barat ini
pun dimulai. Pada bulan Maret 1996, bendungan selesai dibangun dan langsung
dilakukan ujicoba penggenangan air. Bertepatan dengan hari Jumat tanggal 28
Februari 1997, penggenangan air secara resmi dilakukan.
Keistimewaan
Kawasan PLTA Koto Panjang memiliki panorama alam yang indah dengan latar
deretan bukit-bukit yang ditumbuhi berbagai jenis pepohonan. Dari jauh terlihat
Gunung Bukit Barisan yang menjadi hulu air waduk ini. Air danaunya yang biru
seakan-akan menarik pengunjung untuk mengarungi areal sekitar 12.900 hektar ini
dengan perahu atau pompong. Kawasan yang asri dan tenang ini sangat cocok
dijadikan tempat untuk melepaskan penat sehabis bekerja seharian atau sekadar
untuk mencari inspirasi.
Lokasi
PLTA Koto Panjang terletak di Desa Merangin, Kecamatan Bangkinang Barat,
Kabupaten Kampar, Provinsi Riau, Indonesia.
Akses

Lokasi PLTA Koto Panjang berjarak sekitar 20 kilometer dari Bangkinang, ibukota
Kabupaten Kampar. Dan berjarak sekitar 87 kilometer dari Pekanbaru, ibukota
Provinsi Riau. Dapat diakses dengan menggunakan kendaraan roda dua atau roda
empat, karena berada di pinggir jalan lintas utama yang menghubungkan Provinsi
Riau dengan Provinsi Sumatera Barat.
Harga Tiket
Dalam konfirmasi
Akomodasi dan Fasilitas
Pada kawasan wisata PLTA Koto Panjang terdapat warung-warung yang menjual
berbagai jenis makanan, minuman dan cinderamata.
Penulis : Yusriandi Pagarah
Sumber : Wisata Melayu