Anda di halaman 1dari 3

1. Apa itu fisika?

2. Pemanfaatan ilmu fisika dalam bidang medis

1. Anatomi

2. Fisiologi

3. Radiologi

4. Opthalmology

5. THT

6. Onkologi

7. Anestesi
3. Fungsi lensa mata
berfungsi untuk menfokuskan objek pada berbagai jarak.
4. Fungsi kornea
berfungsi memfokuskan bayangan dengan cara pembiasan.
5. Fungsi pupil
fungsinya untuk mengatur jumlah intensitas cahaya yang masuk ke dalam
mata. Pupil akan menguncup bila cahaya terlalu terang dan sebaliknya.
6. Fungsi retina
berfungsi untuk melihat pada malam hari dan kerucut-kerucut sensor yang
berfungsi untuk melihat pada siang hari.
7. Lensa sferis
lensa sferis dengan geometri permukaan berbentuk permukaan bola
8. Lensa silindris
lensa silindris dengan geometri permukaan berbentuk permukaan selinder.
9. Lensa konvergen
lensa konvergen (lensa konveks/cembung/ positif) yang mana bila suatu
sinar sejajar menembus lensa ini akan dikumpulkan ke fokus lensa
10.Lensa divergen
lensa divergen (lensa konkaf/cekung/negatif) yang mana bila suatu sinar
sejajar menembus lensa ini akan disebarkan seolah-olah meninggalkan
focus lensa.
11.Parameter keoptikan organ mata

daya akomodasi,

ketajaman penglihatan,

medan penglihatan,

respon terhadap cahaya dan warna.


12.Daya akomodasi
Kemampuan lensa mata untuk memfokuskan bayangan objek disebut
daya akomodasi.

Objek jauh maka tidak terjadi akomodasi lensa mata. Sebaliknya, bila
objek yang dilihat makin dekan maka semakin kuat lensa mata
berakomodasi.
Daya akomodasi usia, makin tua usia maka daya akomodasinya semakin
turun. Hal ini karena berkurangnya elastisitas lensa mata dengan
bertambahnya usia.
13.Miopia (rabun jauh)
Myop: masalah melihat objek yang jauh maupun yang dekat karena jarak
titik dekat dan jarak titik jauhnya tidak normal(terlalu dekat).
Sferis negatif
14.Hipermetrop (rabun jauh dan dekat)
Hipermetrop: masalah melihat objek yang jauh maupun yang dekat karena
jarak titik dekat dan jarak titik jauhnya tidak normal(terlalu jauh).
Karenanya harus memakai kacamata lensa sferis positip untuk dapat
melihat objek secara normal.
Sferis positif
15.Presbiop (rabun dekat)
Presbiop: Pada mata ini tidak ada masalah untuk melihat objek yang jauh
tetapi kesulitan dalam melihat benda yang dekat.
Sferis Positif
16.Astigmat(rabun arah tertentu)
Astigmat: masalah melihat objek dalam arah tertentu sehingga dianjurkan
untuk memakai kacamata silindris atau kacamata toroidal. Untuk
memeriksa mata astigmatisma digunakan gambar uji. Penderita
astigmatisma dengan satu mata akan melihat garis dalam satu arah lebih
jelas dari pada ke arah yang berlawanan.
Silindris Atau Toroidal
17.Radiasi yang menimbulkan ionisasi

Sinar alfa

Sinar beta

Sinar gamma

Sinar x

Proton
18.Prinsip terapi radiasi
Menimbulkan kerusakan pada jaringan tumor sebesar mungkin seraya
kerusakan seminimal mungkin pada jaringan normal di sekitarnya
19.Efek yang timbul akibat radiasi
Akibat dari radiasi pengion adalah efek biologis, yaitu efek somatis
dan efek genetis
2 efek yang merusak yaitu efek ionisasi dan efek biokimia
Efek ionisasi: sel yg terionisasi memancarkan elektron
terpecahnya molekul sel
kerusakan sel

Efek biokimia: air (H2O) H+ dan OH- dan atom netral H dan OH
(faceradical)
sangat bereaksi kimia merusak jaringan
Digunakan pada tumor ganas yang radiosensitif (3000-4000 rad
dalam 3-4 minggu), radioresponsif (4000-5000 rad dalam 4-5 minggu)
namun sulit untuk tumor yang radioresisten (> 6000 rad)
20.Gelombang suara
. Daerah infrasonik: 0-16 Hz (20 Hz)
Frekwensi getaran tanah, getaran bangunan, gempa bumi, maupun
getaran mobil truk. Vibrasi yang ditimbulkan oleh mobil truk biasanya
sekitar 1-16 Hz.
Frekwensi < 16 Hz perasaan yang kurang nyaman (discomfort),
kelesuan (fatigue), dan kadang-kadang gangguan penglihatan.

Daerah sonik atau audiofrekwensi : 16-20.000


frekwensi yang dapat didengar. Nilai ambang rata-rata secara
internasional = 1.000 Hz.
Pada usia lanjut, misalnya 60 tahun, nilai ambang berkisar = 4.000 Hz dan
40 dB lebih tinggi pada usia muda (20 tahun).
Gejala naiknya nilai ambang karena usia tua dinamakan presbikusis
(kurang pendengaran oleh karena usia semakin tua).

Daerah ultrasonik:> 20.000 Hz


Frekwensi ini dalam bidang kedokteran dipergunakan dalam hal
pengobatan, destruktif/penghancuran dan diagnostik. Hal ini terjadi
karena frekwensi yang tinggi mempunyai daya tembus jaringan cukup
besar.

21.Alat diagnostik yang menggunakan gelombang suara


USG
22.Instrumen yang menggunakan sumber daya listrik
Instrumen yang mempergunakan sumberdaya listrik misalnya
elektrokardiografi (EKG), elektroensefalografi (EEG), unit thermography,
ventilator, unit monitor EKG, dll
23.Sterilisasi
Proses membunuh segala bentuk kehidupan mikroorganisme yang ada
dalam alat atau lingkungan tertentu