Anda di halaman 1dari 11

CHECK LIST TELAAH DOKUMEN HAK PASIEN DAN KELUARGA

PFR)

( HPK /

RUTI NUBI, SKM , medio Oktober 2013.

N
O
1

STD/
EP
1

DOKUMEN

YA

Kebijakan tentang hak pasien dan keluarga

TD
K

RS bertangg-jwb utk memberikan proses yg


mendukung hak pasien dan keluarganya selama
dalam yan.

Regulasi RS :
Pedoman/panduan/Kebijakan tentang hak
pasien dan keluarga yang mendukung dan
melindungi hak pasien dan keluarga.
Dokumen :
Persetujuan pelepasan informasi apa saja
yang berhubungan dengan pelayanan yang
boleh diketahui keluarganya/ pihak lain
(dapat menjadi bagian dari persetujuan
umum/general consent)
Implementasi :
- Pemahaman pimpinan RS tentang hak
pasien dan keluarga sesuai peraturan
perundang-undangan
- Pemahaman staf pelayanan atas hak
pasien dan keluarga
Persetujuan (Consent ) : tdd
- General consent (persetujuan Umum)
Persetujuan perawatan dan
pegobatan)
- Informed consent (persetujuan khusus)
2

1.1

Contoh ; Kebijakan Pelayanan Kerohanian :


Mencakup hal2 :
- Pelayanan rohani dan bimbingan kerohanian
harus sesuai dengan agama/kepercayaan
pasien
- Rumah sakit merespon dan memfasilitasi
kebutuhan kerohanian pasien
- Bimbingan kerohanian pasien harus
dilakukan sesuai dengan
agama/kepercayaan pasien

V
V
v

KETERANGA
N

Sebelum memberikan bimbingan


keagamaan harus melakukan identifikasi
agama/kepercayaan pasien
- Seluruh staf yang memberikan pelayanan
pasien harus mehami dan menjalankan
kebijakan ini
Dokumen yg hrs ada :
Panduan Pelayanan Kerohanian
SPO pelayanan kerohanian
Formulir permintaan pelayanan kerohanian
Daftar ketersediaan & akses kebutuhan ke
Rohanian
PROSES :
- Proses identifikasi yang menyangkut juga
agama dan kepercayaan pasien
- Proses staf pelayanan menyediakan
pelayanan kerohanian sesuai permintaan
pasien atau keluarga
Bukti bahwa RS telah memberikan pelayanan
kerohanian (keagamaan atau spiritual), bentuk
dokumen tertulis

1.2

Kebijakan /Panduan /SPO pelayanan sesuai


kebutuhan privasi pasien (cek RM) cek general
consent)

1.3

Kebijakan RS tentang upaya perlindungan


harta milik
SPO penitipan/penyimpanan barang milik
pasien
Regulasi RS tentang : tanggung jawab
terhadap barang milik pasien.
SPO dan formulir penyimpanan
- Proses Penyampaian informasi tentang
tanggung jawab RS terhadap barang
milik pasien
- Proses perlindungan barang milik pasien
pada saat pasien tidak mampu
bertanggung jawab atas barang
miliknya
PEmberian Perlindungan dan PENGAMBIL
ALIHAN TG JAWAB KEPADA PASIEN YANG
spt:
1. Pasien emergensi
2. Pasien bedah rawat sehari
2

3. Pasien rawat inap


4. Pasien yang tidak mampu
mengamankan barang miliknya, dan
5. Mereka yang tidak mampu membuat
keputusan mengenai barang pribadinya
5

1.4

Kebijakan / Panduan / SPO perlindungan terhadap


kekerasan fisik
Dokumen implementasi :
Daftar pengunjung RS diluar jam besuk

Proses :
-

1.5

Cara RS untuk melindungi pasien dari


kekerasan fisik
Cara RS untuk melindungi terutama bayi,
anak, manula dan pasien yang tidak mampu
melindungi dirinya sendiri
Penggunaan identitas pengunjung RS dan
mekanisme pengawasannya
Pengawasan terhadap lokasi pelayanan
yang terpencil atau terisolasi

Panduan pelindungan terhadap kekerasan fisik


SPO perlindungan terhadap kekerasan fisik
Dokumen implementasi :
Daftar kelompok yang berisiko

Proses :
-

1.6

Identifikasi RS thd klp yg berisiko


Klp yg dilindungi RS meliputi ; anak2,
individu yg cacat, lansia dan klp lainnya
Pemahaman & T J staf dlm memberikan
perlindungan.

Regulasi :
Tentang perlindungan terhadap kerahasian
informasi pasien

Proses :
1. Penjelasan ke pasien tentang rahasia
kedokteran dan proses untuk membuka
rahasia kedokteran sesuai ketentuan dalam
peraturan perundang-undangan
2. Permintaan persetujuan pasien untuk
membuka informasi yang bukan merupakan
rahasia kedokteran
3. Upaya RS untuk menjaga kerahasiaan
informasi kesehatan pasien.

Kebijakan Panduan / SPO komunikasi efekti f


untuk mendorong keterlibatan pasien dan
keluarganya dalam proses pelayanan
Kebijakan / Panduan / SPO cara memperoleh
second opinion di dalam atau di luar RS
Dokumen implementasi :
Bukti pelaksanaan pelatihan / Sosialisasi :
Sertifikasi pelatihan staf tentang komunikasi
pemberian informasi dan edukasi yang efektif

Wawancara DPJP/staf keperawatan :


-

Cara yang dilakukan untuk dapat


mendorong keterlibatan pasien dan
keluarganya dalam proses pelayanan
- Cara yang dilakukan agar pasien dan
keluarganya tidak ragu untuk mendapatkan
second opinion, serta kompromi dalam
pelayanan, baik di dalam maupun di luar
rumah sakit
- Pelatihan/sosialisasi yang dilaksanakan
agar staf RS mampu mendukung partisipasi
pasien dan keluarganya dalam proses
asuhan
KEPUTUSAN DOKTER DIBAWAH INI DAPAT
DIMINTAKAN SECOND OPINION:
1. Tindakan operasi: appendictomi,
tonsilektomi, caesar,dll
2. Pemberian obat jangka panjang (>2
mg), misalnya pemberian obat TBC
jangka panjang, antibiotika jangka
panjang dll
3. Mengadviskan pemberian obat yang
sangat mahal : obat, antibiotika, susu
mahal. imunisasi yang sangat mahal
4. Kebiasaan dokter memberikan terlalu
sering antibiotika berlebihan pada
kasus yang tidak seharusnya
diberikan : seperti infeksi saluran
napas, diare, muntah, demam
virus, dan sebagainya. Biasanya
dokter memberikan diagnosis infeksi
virus tetapi selalu diberi antibiotika.
5. Mengadviskan pemeriksaan
laboratorium dengan biaya sangat
besar
6. Diagnosis dokter yang meragukan :
biasanya dokter tersebut

menggunakan istilah gejala seperti


gejala tifus, gejala ADHD, gejala
demam berdarah, gejala usus buntu.
Atau diagnosis autis ringan, ADHD
ringan dan gangguan perilaku lainnya.
7. Pemeriksaan dan pengobatan yang
tidak direkomendasikan oleh institusi
kesehatan nasional atau internasional :
seperti pengobatan dan terapi
bioresonansi, dll

2.1

2.1.1

2.2

Kebijakan / Panduan / SPO tentang penjelasan


hak pasien dalam pelayanan
Kebijakan/Panduan/SPO tentang panduan
persetujuan tindakan kedokteran
Dokumen:
Formulir pemberian edukasi
Formulir persetujuan / penolakan tindakan
kedokteran
Kebijakan / Panduan / SPO tentang penjelasan
hak pasien dalam pelayanan

Dokumen:
Materipenjelasan
Formulir pemberian penjelasan / edukasi

Kebijakan / Panduan / SPO tentang


penjelasan hak pasien dalam pelayanan
Dokumen:

Formulir pemberian edukasi


Formulir persetujuan / penolakan
tindakan kedokteran

2.3

Panduan penolakan resusitasi (DNR)


SPO penolakanresusitasi
Formulir penolakan resusitasi

DNR tidak berarti tidak mengobati atau tidak


peduli. DNR hanya berarti tidak melakukan
resusitasi dengan memberikan CPR, electric
shock atau obat untuk restart jantung. Jika
situasi memburuk, ada peran dalam situasi
tertentu untuk membiarkan kerusakan alami
dari tubuh terjadi,

2.4

Panduan manajemen nyeri


SPO asesmen nyeri
SPO pelayanan kedokteran tentang manajemen
nyeri

Manajemen Nyeri : Pasien memiliki

hak untuk:
-

Pain

Informasi dan jawaban atas pertanyaan


Anda tentang rasa sakit dan nyeri
Meminta staf peduli dan menangani
keluhan Anda dengan serius
Mendapat respon cepat ketika pasien
melaporkan nyeri
Perlakuan nyeri terbaik yg tersedia.
Mendapat jasa dr Spesialis yg dapat
mengatasi nyeri jika diperlukan
Assessment Scales tdd (al):
Verbal Pain Intensity scale
Visual Analog Scale
0 10 Numeric Pain Intensity
Scale
Faces Pain Scale : Wong Baker

Intervensi Nyeri :

2.5

Obat : Non Opioid, Adjuvant, Opioid


Suntikan anestesi lokal
Blok saraf
Terapi fisik dan air: whirlpool, USG, dan
pijat otot
Stimulasi Listrik : stimulasi listrik
transkutan (TENS)
Akupunktur
Terapi Psikologis
Teknik relaksasi
Bedah

Panduan pelayanan pasien tahap terminal


SPO pelayanan pasien tahap terminal
Dokumentasi pelayanan tahap terminal dalam
rekam medis

Regulasi RS :

Panduan penyelesaian komplain, keluhan, konflik


atau perbedaan pendapat pasien dan keluarga
SPO penyelesaian komplain, keluhan, konflik atau
perbedaan pendapat

Dokumen implementasi :
- Bukti penjelasan dan catatan komplain
- Bukti penanganannya dan Laporan
penyelesaian komplain

Proses Penanganan /Penyelesaian


Komplain:
-

Proses penyampaian informasi bila


pasien akan komplain, keluhan, konflik
atau perbedaan pendapat
Proses investigasi / penelitian bila ada
komplain
Proses analisis terhadap hasil
investigasi/penelitian komplain
Keterlibatan pasien/keluarga dalam
penyelesaian komplain
Bagaiman seluruh proses tersebut tidak
mempengaruhi konsistensi pelayanan

Kebijakan/Panduan/SPO tentang identifikasi


nilai-nilai dan kepercayaan pasien dalam
pelayanan

Regulasi RS :
Regulasi RS :
Proses :
- Pelaksanaan identifikasi nilai-nilai dan
kepercayaan pasien/keluarga dan
penerapannya dalam pelayanan
- Bgmn peran staf dlm melindungi ps dn
kelg
5

Kebijakan/Panduan/SPO tentang pemberian


informasi hak dan tanggung jawab pasien dgn
bahasa yg mudah dipahami.

Leaflet/banner hak dan tanggung jawab pasien

Kebijakan / Panduan / SPO persetujuan tindakan


kedokteran
Daftar tindakan yang memerlukan informed
concent
Dokumen informed consent

Formulir persetujuan/ penolakan

Acuan:
UU 29/2004 tentang Praktik Kedokteran
7

UU 44/2009 tentang Rumah Sakit


PMK 290/2008 tentang Persetujuan
Tindakan Kedokteran
Manual Persetujuan Tindakan
Kedokteran, KKI, 2006
Regulasi RS :

Proses :
Proses pasien atau keluarga menyetujui
atau menolak tindakan kedokteran
6.1

Kebijakan/Panduan/SPO tentang pemberian


informasi termasuk rencana pengobatan dan
pemebri pelayanan.

Kebijakan / Panduan / SPO tentang penetapan


DPJP

Dokumen dalam rekam medis :


Penetapan DPJP pemberi pelayanan.
Bukti pemberian informasi perencanaan
pelayanan oleh DPJP
RS hrs memp. Catatan penetapan DPJP dan

data diri DPJP (RS harus memiliki data


diri DPJP: lamakerja, pendidikan,
fellowship, kursus dll)

Penjelasan Tentang Penyakit


Pasien :
1. Kondisi pasien
2. Usulan pengobatan
3. Nama individu yang memberikan
pengobatan
4. Potensi manfaat dan kekurangannya
5. Kemungkinan alternatif
6. Kemungkinan keberhasilan
7. Kemungkinan timbulnya masalah
selama masa pemulihan
8. Kemungkinan yang terjadi apabila tidak
diobati.

Pemberian Informasi Kepada Pasien :


Pasal 45 UU Praktik Kedokteran batasan
minimal informasi yang diberikan kepada
8

pasien:
a. Diagnosis dan tata cara tindakan medis
b. Tujuan tindakan medis yang dilakukan
c. Alternatif tindakan lain dan risikonya
d. Risiko dan komplikasi yang mungkin
terjadi, dan
e. Prognosis terhadap tindakan yang
dilakukan
6.2

6.3

Kebijakan / Panduan / SPO tentang persetujuan


tindakan kedokteran
Dokumen: Formulir persetujuan / penolakan
tindakan kedokteran
Kebijakan / Panduan / SPO tentang penjelasan dan

Persetujuan Umum (general concent)


Pasien diberi penjelasan :
- Ruang lingkup dari persetujuan umum misal
tes dan pengobatan mana yg masuk dalam
persetujuan umum
- Tentang tes dan pengobatan mana
memerlukan persetujuan khusus
(informed consent)
- Bila ada mahasiswa dan trainees lain
terlibat dalam proses pelayanan.
Penetapan dokumentasi persetujuan umum,
dalam rekam medis pasien
Dokumen:

Formulir persetujuan umum

6.4

Kebijakan/Panduan/SPO tentang informed


consent
SAAT PERMINTAAN INFORMED
CONSERNT :
1. Sebelum operasi atau prosedur invasif
2. Sebelum anestesia termasuk sedasi yang
moderat dan dalam
3. Sebelum penggunaan darah atau produk
darah
4. Sebelum pelaksanaan tindakan dan
pengobatan yang berisiko tinggi.
5.
Dokumen tertulis :
- Mencatat ldentitas petugas yang
memberikan penjelasanan di dalam rekam
medis pasien dan tanda tangannya
- Bila informed consent lisan juga harus

dicatat
Formulir persetujuan / penolakan tindakan
kedokteran

6.4.1 Daftar tindakan dan pengobatan yang memerlukan


informed consent

7.

7.1

Kebijakan/Panduan/SPO tentang pemberian


informasi termasuk mendapatkan hasil penelitian
yang menyangkut pengobatan pasien

Dokumentasi rapat pembahasan daftar tersebut


atas kerja sama d o k t e r dan profesional lain
yg memberikan pengobatan dan melakukan
tindakan.

Dokumen:
Formulir pemberian informasi
Formulir persetujuan mengikuti penelitian

Kebijakan/Panduan/SPO tentang menyertakan


pasien dalam suatu penelitian, pemeriksaan/
investigasi atau clinical trial
Dokumen: Formulir persetujuan/ penolakan
penelitian, pemeriksaan/ investigasi atau
clinical trial

Kebijakan/Panduan/SPO tentang keikut sertaan


pasien dalam penelitian klinis
Dokumen:
Dokumen pemberian informasi kepada pasien
keterlibatan dalam penelitian klinis
Formulirpersetujuan/ penolakan keikut sertaan
dalam penelitian klinis

10

SK Komite /panitia etik penelitian


Kebijakan, Pedoman pengorganisasian komite
etik penelitian
Program kerja komite etik penelitian

*Untuk RS
Pendidikan

Bukti pengawasan penelitian

Kebijakan/Panduan/SPO pelayanan donasi /


transplantasi organ

Dokumen informasi tentang tata cara untuk


menyumbang organ tubuh dan jaringan tubuh
lainnya

10

11

Kebijakan/Panduan/SPO tentang donasi/


transplantasi organ
Dokumen:
Formulir persetujuan / penolakan donor/
transplantasi

Bukti Kerjasama dengan lembaga


kemasyarakatan (misal Bank Mata)

11