Anda di halaman 1dari 9

KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT

DIREKTORAT JENDERAL CIPTA KARYA


SATUAN KERJA PENGEMBANGAN KINERJA PENGELOLAAN AIR MINUM JAMBI
Alamat

: Jalan

H. Agus Salim No. 02 Kota Baru, Tlp. ( 0741 ) 42521, Kota Baru Jambi 36127

KERANGKA ACUAN KERJA


PEKERJAAN :
PENYUSUNAN DED SPAM KAWASAN STRATEGIS
Lokasi :
-

Disetujui oleh :
Pejabat Pembuat Komitmen
Satuan Kerja Pengembangan Kinerja
Pengelolaan Air Minum Jambi

NOFTIMAN NASIR, ST, MTP


NIP. 19600810 198603 1 006

TAHUN ANGGARAN 2016

KERANGKA ACUAN KERJA


PENYUSUNAN DED SPAM KAWASAN
STRATEGIS
1.

Latar Belakang
a. Dasar Hukum
Sejalan dengan peran Pemerintah Pusat sebagai fasilitator dalam era otonomi
daerah
dan dalam kaitan dengan diterbitkannya Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2004
tentang Sumber Daya Air, Pemerintah telah menerbitkan produk pengaturan
setingkat peraturan pemerintah yang memberikan pedoman, baik kepada
pemerintah kabupaten/kota dan pihak lainnya yang terkait dengan penyelenggaraan
pelayanan air minum maupun kepada masyarakat sebagai pengguna layanan air
minum, yaitu Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 16 Tahun 2005 tentang
Pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM). Adapun wewenang dan
tanggung jawab pemerintah dalam penyelenggaraan pengembangan Sistem
Penyediaan Air Minum (SPAM) adalah meliputi : (i) menetapkan kebijakan dan
strategi nasional, (ii) menetapkan norma, standar, pedoman , dan manual (NSPM),
(iii) memfasilitasi pemenuhan kebutuhan air baku.
b. Gambaran Umum
Penyediaan air minum merupakan salah satu kebutuhan dasar dan hak sosial
ekonomi
masyarakat yang harus dipenuhi oleh Pemerintah, baik itu Pemerintah Daerah
maupun Pemerintah Pusat. Ketersediaan air minum merupakan salah satu penentu
peningkatan kesejahteraan masyarakat, yang mana diharapkan dengan ketersediaan air
minum dapat meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, dan dapat mendorong
peningkatan produktivitas masyarakat, sehingga dapat terjadi peningkatan
pertumbuhan ekonomi masyarakat. Oleh karena itu, penyediaan sarana dan prasarana
air minum menjadi salah satu kunci dalam pengembangan ekonomi wilayah.
Menilik dari permasalahan tumpang tindihnya program pengembangan sarana dan
prasarana air minum yang terjadi di masa lampau, memberi suatu pemikiran
untuk menyelesaikan permasalahan tersebut secara sistemik. Di sisi lain, kondisi
geografis, topografis dan geologis dan juga aspek sumber daya manusia yang
berbeda di setiap wilayah di Indonesia, menyebabkan ketersediaan air baku dan
kondisi pelayanan air minum yang berbeda dapat memberikan implikasi
penyelenggaraan SPAM yang berbeda untuk masing-masing wilayah. Untuk itu
dibutuhkan suatu konsep dasar yang kuat guna menjamin ketersediaan air minum
bagi masyarakat sesuai dengan tipologi dan kondisi di daerah tersebut. Rencana
Induk dan Rencana Teknis Pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum
merupakan jawaban bagi dasar pengembangan air minum suatu wilayah. Diharapkan,
dengan adanya rencana teknis pengembangan SPAM (DED) yang memenuhi syarat
peraturan berlaku (Permen PU No. 18/2007), maka pengembangan SPAM di suatu
lokasi/kawasan akan mendukung keberfungsian dan keberlanjutan yang sistematis.
c. Alasan Kegiatan Dilaksanakan
Kewajiban menyusun Rencana Teknis (DED) Pengembangan Sistem Penyediaan
Air
Minum, sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 16 Tahun 2005 tentang
Pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum adalah merupakan tanggung jawab

Pemerintah Daerah (pemerintah kabupaten/kota). Namun terbatasnya sumber daya


manusia di daerah menyebabkan Pemerintah Daerah masih membutuhkan bantuan
teknis dari Pemerintah guna menyusun rencana induk sistem penyediaan air minum
di wilayah administratifnya dan advis teknis dalam penyusunan rencana teknis pada
rencana daerah pelayanan SPAM di wilayah administrative kabupaten/kota.

Berkenaan dengan paparan yang dikemukakan di atas dan


memfasilitasi
pengembangan SPAM di beberapa kabupaten/kota, maka pada tahun anggaran
2016 melalui pendanaan rupiah murni dilakukan kegiatan Penyusunan DED
Spam Kawasan Strategis Secara umum, konsultan advisori ini akan melakukan
pendampingan
penyusunan
review
terhadap
kesiapan
rencana
teknis
pengembangan SPAM yang akan dilaksanakan dan dibiayai APBN pada TA 2016.
2.

Kegiatan yang Dilaksanakan


a. Uraian Kegiatan
Review Rencana Teknis (DED) Pengembangan SPAM
1. Melakukan inventarisasi terhadap kesiapan lokasi usulan pengembangan SPAM
yang akan dibiayai APBN TA. 2016. Kesiapan lokasi tersebut meliputi:
Kesiapan rencana induk pengembangan SPAM

Kesiapan terprogram dalam RPIJM


Kesiapan studi kelayakan atau justifikasi teknis dan biaya
Kesiapan lahan
Kesiapan sumber air baku
Kesiapan rencana teknis/DED pengembangan SPAM

Kesiapan lembaga pengelola

2. Melakukan evaluasi terhadap kesesuaian DED dengan syarat ketentuan


penyusunan rencana teknis (DED) pengembangan SPAM dengan yang diatur
dalam Permen PU No. 18 Tahun 2007 tentang Penyelenggaraan Pengembangan
Sistem Penyediaan Air Minum. Syarat dan ketentuan penyusunan DED
tersebut harus memuat:
Rancangan detail kegiatan

Perhitungan dan gambar teknis


Spesifikasi teknis
Rencana anggaran biaya
Analisis harga satuan
Tahapan dan jadwal pelaksanaan

Dokumen pelaksanaan kegiatan (dokumen lelang, jadwal pelelangan,


dan pemaketan)

3. Melakukan review terhadap pemenuhah spesifikasi dan kriteria teknis yang


diatur dalam NSPM bidang air minum.
4. Melakukan review terhadap kesesuaian rencana detail, perhitungan, dan
gambar teknis dengan situasi dan kondisi lokasi pengembangan SPAM.
5. Melakukan advis teknis terhadap tim penyusun DED pengembangan SPAM
TA 2016.
b. Batasan Kegiatan
Review Rencana Teknis (DED) Pengembangan SPAM
Wilayah studi yang ditentukan dalam kegiatan ini adalah Kab. Sarolangun, Kab.
Tebo, Kab. Merangin dan Kab. Batanghari, yang akan dibiayai oleh APBN TA 2016.

3.

Maksud dan Tujuan


a. Maksud Kegiatan
1. Membantu Pemkab/Pemkot daerah studi dalam menyusun rencana induk
pengembangan SPAM di daerahnya
2. Membantu Satker Pengembangan Air Minum dan Sanitasi Provinsi Jambi
dalam mereview kesiapan dan kesesuaian DED lokasi pengembangan SPAM yang
dibiayai APBN TA 2016.
3. Memberikan masukan bagi pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten/kota
dalam upaya mengembangkan prasarana dan sarana air minum di kabupaten / kota
melalui program yang terpadu dan berkelanjutan
b. Tujuan Kegiatan
1. Menghasilkan draft review kesiapan dan kesesuaian DED, yang dapat menjadi
pedoman pengembangan SPAM di kabupaten/kota lokasi studi hingga tahun 2030.
2. Menghasilkan rencana lokasi (short list) pengembangan SPAM yang akan
dibiayai APBN Satker Pengembangan Air Minum dan Sanitasi Provinsi Jambi TA
2016.
3. Menghasilkan rencana teknis (DED) pengembangan SPAM lokasi APBN TA
2016 yang telah dikaji ulang dan siap diimplementasikan.

4.

Indikator Keluaran dan Keluaran


a. Indikator Keluaran
Dari pekerjaan ini diharapkan indikator keluaran yang dihasilkan adalah :
Review Rencana Teknis (DED) Pengembangan SPAM
1. Rencana lokasi (short list) pengembangan SPAM propinsi Jambi yang akan dibiayai
APBN TA 2016.
2. Rencana teknis (DED) pengembangan SPAM lokasi APBN TA 2016 yang
telah dikaji ulang dan siap diimplementasikan.
b. Keluaran
Keluaran yang diharapkan dari kegiatan ini adalah:
Buku laporan dan buku Draft/Konsep Review Rencana Teknis (DED) Sistem
Pengembangan Air Minum yang siap ditindaklanjuti pemerintah kabupaten/kota
untuk menjadi dokumen legal (Draft Raperda/Draft SK Kepala Daerah)
Kabupaten/Kota yang bersangkutan. Dan dokumen ini merupakan hasil
kesepakatan dengan Bappeda kabupaten/kota dan Dinas PU kabupaten/kota.
Short list dan studi kelayakan/justifikasi teknis dan biaya rencana
lokasi pengembangan SPAM TA. 2016 yang akan dibiayai APBN.
Ringkasan laporan Rencana teknis (DED) pengembangan SPAM lokasi APBN
TA 2016 yang telah dikaji ulang dan siap diimplementasikan

4.

Cara Pelaksanaan Kegiatan


a. Metode Pelaksanaan
Metodologi kerja yang akan dilakukan dalam kegiatan Penyusunan DED SPAM
Kawasan Strategis Propinsi Jambi ini meliputi:
Review Rencana Teknis (DED) Pengembangan SPAM
1. Kajian kepustakaan
2. Survei konfirmasi kesiapan

b.

5.

Tahapan Pelaksanaan
Dalam melaksanakan pekerjaan/tugas Konsultan berkewajiban menyampaikan laporan
dengan tahapan sebagai berikut :
1. Laporan Pendahuluan
Konsep Laporan Pendahuluan harus diserahkan 1 bulan setelah mobilisasi
yang
berisikan penjelasan kembali terhadap metodologi, rencana kerja dan susunan
personel termasuk base-line informasi yang telah di-update terhadap
kerangka penugasan, konsepsi-konsepsi, wilayah studi dan standar teknis
penanganan awal. Laporan Pendahuluan disiapkan sebanyak 5 (lima) copy
untuk diserahkan pada pemilik pekerjaan.
2. Laporan Antara
Selambat-lambatnya 3 (tiga) bulan setelah penugasan, konsultan
harus
menyerahkan Laporan Antara yang berisikan kompilasi hasil survey,
identifikasi pengumpulan data, dan rencana pemanfaatan dan alokasi
penggunaan air baku yang akan menjadi bahan analisis penyusunan DED, serta
inventarisasi terhadap kesiapan lokasi usulan pengembangan SPAM dan
kelayakan rencana lokasi pengembangan SPAM TA 2016. Laporan Antara
disiapkan sebanyak 5 (lima) copy.
3. Konsep Laporan Akhir
Selambat-lambatnya 7 (tujuh) bulan setelah penugasan, konsultan
harus
menyerahkan Konsep Laporan Akhir yang berisikan pokok sasaran sesuai
dengan sasaran dan ruang lingkup studi dilengkapi dengan peta rencana
pengembangan sistem sesuai periodisasi yang ditentukan. Untuk keperluan
pembahasan, Konsep Laporan Akhir disiapkan sebanyak 5 (sepuluh) copy.
4. Laporan Akhir
Akhir masa kontrak pekerjaan, konsultan telah menyempurnakan
berdasarkan
hasil diskusi konsep laporan akhir dan menyerahkan Laporan Akhir masingmasing sebanyak 5 (lima) copy, serta soft copy Laporan Akhir termasuk peta
dan informasi pendukung penyusunan DED kepada pemilik pekerjaan,
Pemerintah Kabupaten/Kota wilayah studi (Dinas PU/Dinas Cipta Karya dan
Bappeda kabupaten/kota) dan PDAM/penyelenggara air minum yang melayani
perkotaan di wilayah studi.
5. Buku Draft/Konsep Review Rencana Teknis (DED) Pengembangan
SPAM Kabupaten/Kota
Selain laporan akhir, konsultan pada akhir pekerjaan harus menyerahkan
Buku Draft/Konsep Rencana Induk Pengembangan SPAM Kabupaten/Kota
kepada
pemilik pekerjaan, Pemerintah Kabupaten/Kota wilayah studi (Dinas
PU/Dinas Cipta Karya dan Bappeda kabupaten/kota) dan PDAM/penyelenggara
air minum yang melayani perkotaan di wilayah studi. Untuk kebutuhan
tersebut, konsultan harus menyiapkan total buku draft tersebut sebanyak 5 (lima)
copy.
Pada tahun selanjutnya (TA 2016) buku draft ini akan ditindaklanjuti oleh
Pemerintah Kabupaten/Kota wilayah studi menjadi dokumen legal (Perda/SK
Kepala Daerah) Rencana Induk Pengembangan SPAM Kabupaten/Kota

Tempat Pelaksanaan Kegiatan


Wilayah Study adalah Kab. Sarolangun, Kab. Tebo, Kab. Merangin dan Kab. Batanghari

6.

Pelaksana dan Penanggungjawab Kegiatan


a. Pelaksana Kegiatan
Untuk pelaksanaan kegiatan ini diperlukan tenaga ahli dengan uraian garis besar
penugasan sebagai berikut :

1. Team
Leader
(Ahli
Air
Minum):
Sarjana dengan latar belakang pendidikan S-1 Teknik Lingkungan / Penyehatan
dengan pengalaman profesional Sebagai Team Leader 1 tahun dan
pengalaman pada bidang pekerjaan pengelolaan dan perencanaan air minum 5
tahun.
2. Ahli Planologi bidang Air
Minum:
Sarjana dengan latar belakang pendidikan S-1 Teknik Planologi/Pengembangan
Wilayah dengan pengalaman profesional pada bidang pekerjaan perencanaan 4
tahun.
3. Ahli
Sipil
(Hidrologi
dan
Geohidrologi)
Sarjana lulusan Teknik Sipil (Hidrologi dan Geohidrologi) dengan pengalaman 4
tahun pada studi-studi Hidrologi dan geohidrologi
Disamping itu, Konsultan diharuskan menyediakan tenaga operator komputer
yang mengusai CAD, dan tenaga asministrasi sebagaimana diperlukan guna
mendukung pelaksanaan pekerjaan.

7.

b.

Penanggungjawab
Kegiatan
Penanggungjawab kegiatan ini adalah Satuan Kerja Pengembangan Air Minum
dan
Sanitasi
Provinsi
Jambi

c.

Penerima
Manfaat
Kegiatan
Penerima
manfaat
kegiatan
dan
PDAM/penyelenggara
air
kabupaten/kota

ini

adalah

minum

Pemerintah

Kabupaten/Kota,

perkotaan

Biaya
Biaya
yang
diperlukan
untuk
melaksanakan
kegiatan
ini
adalah
sebesar
Rp. 391.400.000,- (tiga ratus sembilan puluh satu juta empat ratus ribu rupiah)
dengan sumber pendanaan DIPA APBN Satker Pengembangan Air Minum dan Sanitasi
Provinsi Jambi Tahun Anggaran 2016 dan dilakukan secara kontraktual.

8.

Waktu dan Jadwal Pelaksanaan Pekerjaan


Pekerjaan dilakukan di Provinsi Jambi selama 7 (tujuh) bulan kalender dengan matriks
pelaksanaan pekerjaan sbb :
JADWAL KEGIATAN (bulan
ke-)
Laporan Pendahuluan
Pengecekan readiness criteria
rencana lokasi
Pengumpulan data
Analisis data
Laporan antara
Review DED
Konsep Laporan Akhir
Laporan akhir & Draft Buku
Review DED SPAM

P
e
j
a
b
a
t

Pembuat Komitmen
Satker Pengembangan Air Minum
dan Sanitasi Provinsi Jambi

NOFTIMAN NASIR, ST, MTP


NIP. 19600810 198603 1 006