Anda di halaman 1dari 6

Dian Utami C 111 09 134 1

HISTOLOGI

HISTOLOGI
KELENJAR ENDOKRIN
= Kelenjar buntu / kelenjer sekresi interna
Sekretnya disebut hormon & disekresikan
ke
dalam
pembuluh
darah,
yg
memungkinkan kelenjer ini mempengaruhi
sel-sel lain dalam tubuh organisme
PEMBAGIAN KELENJAR ENDOKRIN :
A. Kelenjar endokrin murni :
* HYpofise
* Kelenjar tiroid
* Kel. Paratiroid
* Kel. Adrenal
* Kel.pineal
B. Kelenjar endokrin tidak murni:
* Pankreas
* Testis
* Ovarium
* Ginjal
* Mucosa sistem pencernaan
C. Kelenjar endokrin sementara :
* Placenta
HYPOFISE
= Kelenjar pituitari
Makroskopis hypofise yaitu :
Bagian
anterior
:disebut
adenohypofise berwarna kemerahmerahan dengan konsistensi lunak.
Bagian posterior : disebut pars
nervosa
berwarna
keputih-putihan
dengan konsistensi keras.
Tangkai hypofise : disebut tangkai
neural
yaitu
bagian
yg
menghubungkan hypofise dgn otak &
pd bagian atas berhubungan dgn
hypothalamus, berbentuk cerobong
disebut juga infundibulum
Pars Tubelaris : merupakan bagian
adenohypofise. Ini termasuk tangkai
hypofise.
Pars intermedius : bagian dari
adenohypofise yg berbentuk bingkai
tipis & melekat pd bagian depan pas
nervosa
Yang termasuk Adenohypofise :

^ Pars tuberalis
^ Pars distalis
^ Pars intermedia
Yang termasuk Neurohypofise :
^ Pars nervosa
^ Tangkai Neural
GAMBAR 1
HISTOGENESIS HYPOFISE
Embriologi
adenohypofise
&
neurohypofise
berbeda.
Adenohypofise
berkembang dari kantong rathke yaitu
divertikulum ektodermal yang menonjol
dari atap stomadeum (atap bakal rongga
mulut).
Sedangkan
neurohypofise
berkembang dari divertikel neuroektoderal
yang
menonjol
dari
diensefalon
membentuk infundibulum, kedua divertikel
ini dengan cepat berhubungan satu dengan
lainnya
dan hubungan kantong rathke
dengan atap bakal rongga mulut hilang.
Sebaliknya
infundibulum
tetap
berhubungan dengan diencefalon dimana
bagian atasnya membentuk tangkai neural
dan bagian bawahnya inferior membentuk
pars nervosa yang mengandung sel-sel
neuroepitethel yang akan mengalami
proliferasi dengan hebat dan berdffrensiasi
menjadi sel pituisit. Dari diencefalon serat
saraf berkembang dan berjalan turun ke
bawah ke dalam tangkai neural dan masuk
ke pars nervosa
Bagian
kantong
rathke
yg
berhubungan dengan pars nervosa hy
berkembang
sedikit
menjadi
pars
intermedia. Sedangkan dinding depan
(anteroir) akan berkembang dengan cepat
dan
membentuk
pars
distalis,pars
intermedia.Pada
manusia
pada
perkembangannya banyak sel-sel akan
bermigrasi ke pars distalis dan sebagian ke
pars nervosa sehingga pada orang dewasa
pars itermedia menyusut & hanya 2% dari
hipofise.

Dian Utami C 111 09 134 2


HISTOLOGI
Pars
tuberalis
berasal
dari
pertumbuhan jaringan dari pars distalis &
mengelilingi tangkai neural pada sisi
anteroir dan lateral. Sisa kantong dapat
dilihat pada anak-anak berupa vesikel
berisi koloid yg terdapat pada perbatasan
antara adenohupofise dan neurohypofise.
PARS DISTALIS HYPOFISE
= Lobus anterior & merupakan 75% dari
seluruh hypofise. Pada pars distalis sedikit
jaringan ikat dan tersusun seperti jala-jala
yang terdiri dari serat vaskuler halus yg
berfungsi untuk menyokong sel-sel kelenjar
dan dinding sinusoid.
GAMBAR 2
MIKROSKOPIS PARS DISTALIS
Dengan pewarnaan HE dapat dilihat 2
jenis sel, yaitu :
~Sel kromofil : Sel yang berwarna
* Sel kromofil asidofilik yaitu ; sel
kromofil yg bersifat eosinofil yaitu
granula
sitoplasmanya terwarna
dengan eosin
* Sel kromofil basofilik, yaitu ; sel
kromofil yang bersifat basofil dimana
granula sitoplasmanya terwarna
kuat dengan haematoksilin.
~ Sel kromofob : merupakan sel-sel yg
tidak berwarna
Sel kromofil asidofilik :
- Jumlah 40% dari kromofil sel
- Besarnya 9 -19 mikron
- batas sel jelas
- Inti letak eksentriks,ovoid
- 1 2 anak inti
- Sitoplasma :
Granula halus, tdk sama besar,
warna merah (asidofil)
RE banyak
App. Golgi banyak
Mitokondria banyak
GAMBAR 3
GAMBAR 4

Sel kromofil basofilik :


- Jumlah10% dari kromofil sel
- Besarnya 9 -25 mikron
- batas sel jelas
- Inti letak eksentriks,ovoid, ada
kromatin kasar
- Sitoplasma : Granula lebih banyak
dari sel (asidofil), tdk sama besar
berwarna biru
App. Golgi lebih
banyak
Mitokondria banyak
Sel kromofob :
- Afinitas terhdp zat warna kurang
- Jumlah 50% dari sel pars distalis
- batas sel tidak jelas
- Sel btk bulat sampai lonjong
- Sel > kecil dari sel kromofil
- Sitoplasma :
Granula sedikit tdk berwarna
RE sedikit
App. Golgi tdk ada
Mitokondria sedikit
Disamping sel-sel tsb terdpt juga sel
folikuler yg berbtk bintang sbg sel
makropag.
Sel acidofilik kromofil ada dua jenis :
1. Sel somatotrop : Dilihat dgn pwrn
orange green, & PAS (-).
2. Sel mammotrop : Jls dgn pwrn
azocarmine, orange green Pas (-).
Sel basofilik kromofil ada tiga jenis :
1. Sel tirotrop : TSH, Reaksi PAS (-)
2. Gonadotrop
: FSH, LH
3. Kortikotrop : ACTH, beta lipoprotein
(Beta LPH)
PARS INTERMEDIA
Mikroskopis :
-Sel btk polygonal
-Inti bulat,ekssentris
-Cytoplasma :basofil
-Reaksi PAS (+)
-Menghasilkan MSH

Dian Utami C 111 09 134 3


HISTOLOGI
NEURO HYPOFISIS
Terdiri dari 2 bagian :
1. Tangkai Neural (infundibulum)
2. Pars Nervosa
Neurohypofisis terdiri dari sel pituisit
dan
serat
tak
bermyelin.
Pada
infundibulum & pars nervosa tdpt klp
massa yg tak beraturan, tersebar biru
ungu dgn pewarnaan trikron & massa
ini di sebut badan Herring.
Sel-sel Pituisit
Tersebar diantara serat saraf dgn btk yg
tak
teratur
dgn
byk
cabang,
digolongkan
pd
sel
neuroglia
&
berfungsi ps sel penyokong utk seratserat saraf.
Mikroskopis :
- Sel btk tdk teratur - inti bulat,oval dgn
jala kromatin halus
- Byk tonjola yg berarkhir pd pembuluh
darah
- Cytoplasma
: - Granula pigmen byk
- mengandung
lipodrop
- tdk mengandung
granula sekretorik
KELENJAR TIROID
Histogenesis :
Kelenjear ini mulai berkembang pada usia
kehamilan mgg IV dari kehidupan fetal
berasal dari kantong insang III, dan dinding
dorsal farings dimana pada mulanya
tumbuh berupa tonjolan medial ke arah
bawah sebanyak dua buah dgn cepat
menjadi saluran disbt : duktus tireoglosus.
Saluran ini ermuara pada foramen sekum
lidah, ujung bawah saluran ini akan
membelah
dua
membentuk
lobus,
kemudian akan terletak dan berhubungan
dengan
trakea
sekitar
minggu
VII
kehamilan.
Duktus
tireoglosus
akan
menghilang tetapi bagian terbawahnya
akan tetap ada sebagai lobus piramidalis.
Struktur histologis kelenjar tiroid

Terdiri atas kista-kista bulat yg disebut


folikel yg berupa ruangan yg dibatasi
oleh selaput epithel yg kontinyu.
Diantara follikel (ruang interfolikuler)
terdapat
sedikit
jaringan
ikat
mengandung fibroblast, serat kolagen,
& kapiler fipr fenestrata.
Besarnya bervariasi dari 50 m
sampai 1mm.
Dikelilingi oleh membrana basalis yg
tipis & jar. Ikat intertisiel yg
membentuk jala-jala retikulm, sekitar
membrana basalis.
Koloid adalah hasil sekresi dari sel-sel
follikel dgn HE berwarna merah muda.
Koloid mengandung tiroglobulin yg
komponen utamamnya glikoprotein.
Tiroglobulin ini berisi tiroksin dan
triidotironin.

GAMBAR 5, GAMBAR 6, GAMBAR 7


SEL FOLLIKULER
- Berbentuk kubis, but tinggi sel
berbeda-beda sesuai dengan keaktifan
kelenjar.
- Keadaan istirahat--- - sel kubis
rendah,koloid byk
- Keadaan aktif ---- sel kubis sampai
kolumnair & koloid kurang.
- Diantara folikel berbeda.
- Sifat sel follikel :
batas sel jls dan inti agak bulat,
pucat
sitoplasma basofilik,apical sel
byk tetesan terwarna spt koloid.
App. Golgi diatas ini
RE kasar berkembang baik.
Granula sekretori ada 3 jenis :
1.Vesikel kecil (graula subapikal)
2.Vesikel lebih besar (tetesan
koloid)
3.Vesikel sangat padat
(lis.primer)
- Mikrovilli pada permukaan sel.
SEL PARAFOLIKULER = SEL C

Dian Utami C 111 09 134 4


HISTOLOGI

CHIEF SEL ;
Lebih bk dari sel oksifil
inti bulat, ltk ditengah
sitoplasma : -asidofilik lemah
-granula sekresi sedikit
-dgn EM dibedakan sel
aktif dan istirahat.
Sel yang istirahat :
- Sedikit RE yg kasar
- APP. Golgi kecil
- Vesikel membran padat sedikit
- byk butiran glikogen
Sel yg aktif :
- RE kasar byk
- APP. Golgi bertambah byk
- Granula sekretorius byk
- Butir glikogen sedikit.

Sel ini terdapat pd basal dari epithel


folikel dan diatas membrana basalis
dan tdk pernah dekat lumen.
Jumlahnya sedikit, biasanya 3 4 sel.
Mikroskopis :
- Lebih besar dari sel folikel
- Pucat dengan HE
- Bentuk sel lonjong, inti lonjong, besar,
pucat.
Dengan EM :
- App. Golgi, RE kasar berkembang baik.
- Vesikel bulat, membran padat elektron
dan diameter 20 mm berisi kalsitonin
dan katekolamin.
- Terdapat desmosom antara sel C
berdekatan.
- Tedapat sel APUD
- Terlihat jelas dengan impreknasi
perak.

Sel chief menghasilkan hormon


disebut parathiroidhormon (PTH)
terdapat dlm granula sekretorius.

KELENJAR PARATIROID
HISTOGENESIS
Berasal dari bagian superior kantong
insang IV akan membentuk bagian superior
kelenjar dan bagian inferior kantong insang
III akan membentuk bagian inferior
kelenjar. Hal ini disebabkan karena
pertumbuhan dari kantong insang III akan
menjadi bakal timus yang bergerak ke arah
distal.
MIKROSKOPIS :
Kelenjar paratiroid dikelilingi oleh kapsula
yang terdiri dari jaringan ikat tipis dan
kapsula ini timbul septa-septa halus yang
berjalan ke sebelah dalam kelenjar tetapi
tak membagi kelenjar dlm lobulus.
Sel parenkim tersusun dalam deretan dan
saling beranastomosis dan dikelilingi oleh
septa yang dibentuk oleh jaringan ikat
yang halus.Masing-masing sel kelenjar
dikelilingi oleh jala-jala penyokong yang
dibentukoleh serat retikuler, sedangkan
jala-jala kapiler hanya terihat masuk ke
dalam parenkim kelenjar.
Dikenal dua macam sel parenkim :
1.
Chief sel = sel utama

2.

yg
yg

Sel oksifil
SEL OKSIFIL
Lebih sedikit dan lebih besar dari
seutama
sering tdk ditemukan pd anak kecil
bertambah
umur,
mk
sel
oksifilbertambah
Terdapat tunggal atau kelompok kecil
Besar sel oksifil 2x sel utama
Sitoplasma :
* Acidofil kuat
* Mitochondria byk
* Organel lain sedikit
* Tidak dijumpai granula
sekretorius
-Sel oksifil dihubungkan oleh desmosom
dengan sel utama
Disamping kedua sel tadi terdapat juga
sel peralihan (transisional sel)
Mikroskopis kel. Paratirod pd usia
lanjut :
- Sel lemak bertambah
- Sel Utama berkurang
- Sel oksifil bertambah
- Mast sel bertambah

Dian Utami C 111 09 134 5


HISTOLOGI
- Jaringan kat bertambah
KELENJAR ADRENAL = SUPRARENAL
HISTOGENESIS
Korteks dan medula mempunyai asal
embrional yg berbeda.
Korteks berasal dari mesodermal dan mulai
berkembang pada miggu ke-6 kehamilan.
Medulla berasal dari neuroektodermal :
yaitu dari krista neuralis yg berpindah
kesebelah medial primordium adrenal dan
keadaan ini mulai berkembang pada
minggu ke-7 kehamilan
MIKROSKOPIS
1). Kapsula Adrenal
Kelenjar
adrenal
dikelilingi
oleh
kapsula berupa jar.ikat padat kolagen yang
tebal dan serat elastis yg msk ke parenkim
korteks adrenal membentuk trabekula.Di
dlm trabekula berjalan pembuluh darah
dan saraf ke medulla. Sel-sel parenkim baik
korteks maupun medulla dikelilingi oleh
jala-jala yg dibtk olrh serat retikuler yg
berfungsi mengikat sel satu dengan
lainnya,menyokong pembuluh darah dan
serat saraf.
2). Korteks adrenal
Dibagi dalam 3 zona yg konsentriks
dari permukaan ke arah medulla,yaitu :
1. Z. Glomerulosa
2. Z. Fasikulata
3. Z. Retikularis
GAMBAR 8
ZONA GLOMERULOSA
- 15% dari ketebalan korteks adrenal
- sel parenkim berupa bentuk bolat kecil
- berkelompok bulat,lebih kecil dari sel
lapisan lain
- inti bulat basofil
- Sitoplasma : * Eosinofil
* tetesan lipid kecil & sedikit
- EM :* RE halus
* Timbunan RE kasar
ZONA FASICULATA
- Lapisan tengah dari korteks
- 75% dari ketebalan korteks

- Sel parenkim : * Lebih besar dr kedua


lapisan korteks
* tersusun radier
* Bentuk sel polyhedral
- EM : * Inti di tengah pucat
* RE halus/kasar berkembang baik
* App. Golgi berkembang baik
* Sejumlah tetesan lemak
* Mitochondria berbentuk tubulus
panjang dan berkelok-kelok
ZONA RETIKULARIS
- Lapisan korteks yg terletak dekat kosteks
- 10% dari ketebalan korteks
- Sel parenkim :
* Bulat, lebih kecil dari sel fasiculata
* Inti relatif besar dan pucat sehingga
disebut selpucat (light
sel),
sdgkan sel yg mengkerut disebut sel
gelap (dark Sel)
MEDULLA ADRENAL
- Antara korteks dan medulla adrenal tdk
punya yg jelas.
- medulla terdiri dr sel-sel yg dipisahkan
oleh kapiler drh dan venula.
- Mik.
: sel-sel kolumnair dengan ujung
apikal berbtsan dengan kapiler, sedgkan
permukaan basal berbtsan dgn
venule.
- Sitoplasma : - bersifat lemah
- Granula halus dgn Reaksi
kromafin (+). Karena granula megandung
katekolamin yaitu epinefrine &
nonepineprine
- EM : -RE kasar
-App. Golgi berkembang baik
-pd medulla idpt sel kromafin dan
sel ganglion simpatis.
GAMBAR 9
PANKREAS
-

Kelenjar terltk reproperitoneal


Kel. Ini tdk mempunyai kapsula yg jelas
Terdiri atas lobulus-lobulus
Merupakan
kelenjar
eksokrin
dan
endokrin

Dian Utami C 111 09 134 6


HISTOLOGI
-

Bagian eksokrin terdiri sel-sel asinus yg


menghasilkan getah pankreas
- Bagian endokrin terdiri sell-sel pulau
langerhans & menghasilkan insulin dan
glukagon.
Bagian Eksokrin Pankreas
- Terdiri dari lobus-lobus yg dibatasi
septa-septa jaringan ikat.
- Tiap lobus dibagi lagi menjadi lobulus
oleh jar. Ikat.
- Asinus merupakan kelenjar tubulo
asinus kompleks
- Asinus bulat atau oval
Bagian Endokrin Pankreas
Sel endokrin pankreas berkelompok dlm
kelompok kecil yaitu : pulau Langerhans
MIKROSKOPIS :
- Dibatasi oleh jar. Ikat retikuler tipis.
Pankreas terdiri dari :
Sel Alfa (sel A) :
- Jumlah 15% - 20% dari seluruh sel pulau
langerhans
- Granula berwarna merah tua dengan
pewarnaan trikron
- Inti bentuk tdk teratur
- EM : - Granula sebesar 300 nm isi
glukagon
- Tidak larut dl alkohol
- Menghasilkan hormon glukagon
Sel Beta (sel B ):
- Jumlah 70-75% dari seluruh sel pulau
Langerhans
- Granula berwarna orange
dengan
pewarnaan trikron
- Terletak paa sentral pulau langerhans
- Inti besar dan bulat
- EM : - Granula lebih kecil dari sel A
- Bentuknya bervariasi
- Larut dlm alkohol
GAMBAR 10

Sel Delta (Sel D)


- Jumlah 5 10% dr seluruh sel pulau
langerhans
- Granula
berwarna
biru
dengan
pewarnaan trikron
- Terletak pada perifer pulau langerhans
- EM : Granulalebih besar dari granula sel
lain
Sel C, Sel EC, dan Sel PP
- Jumah ketiganya 5% dari seluruh sel
pulau langerhans
- Sel C tidak jelas produk yg dihasilkan
- Sel EC menghasilkan serotonim
- Sel
PP menghasilkan polipeptida
pankreas.
PINEAL BODY
Disebut juga epifisis serebri, atau korpus
pineal.Terletak pd ujung posterior ventrikel
III di atas atap diensefalon.
HISTOGENESIS
Pineal mulai bertumbuh pada umur
kehamilan 2 bulan dan mulai dari tonjolan
sebelah dorsal bagian kaudal diensefalon.
STRUKTUR HISTOLOGI :
Parenkim terdiri atas 2 jenis sel :
1. Sel Pinealosit = Chief Cell
- 95% dari seluruh parenkim badan
pineal
- sel bentuk kubis
- inti sel : - bulat pada tepi lobulus
- oval pd bagian tengah
lobulus
2. Astrosit
Tersebar diantara pinealosit dan
sebagian membentuk kapsul pd bagian dlm
jar. Ikat piamater. Diantara sel-sl ditemukan
sejumlah darah dan sedikit serat-serat
kolagen dan serat saraf.